GACC Registration Number untuk Palm Oil Fungsi dan Cara Cek

Isma

Updated on:

GACC Registration Number untuk Palm Oil Fungsi dan Cara Cek
Direktur Utama Jangkar Groups

GACC Registration Number untuk Palm Oil merupakan nomor registrasi yang berkaitan dengan perusahaan atau fasilitas pangan luar negeri yang terdaftar pada General Administration of Customs of China (GACC). Bagi perusahaan Indonesia yang memproduksi, mengolah, atau mengekspor produk palm oil ke China, nomor ini menjadi salah satu informasi penting dalam proses ekspor.

Namun, GACC Registration Number tidak boleh di pahami hanya sebagai nomor administratif. Nomor tersebut berkaitan dengan status registrasi perusahaan di sistem otoritas China. Selain itu, untuk produk tertentu, informasi registrasi juga berkaitan dengan proses pemeriksaan, pelabelan, dokumentasi ekspor, dan pengawasan keamanan pangan.

DAFTAR ISI

Baca Juga : GACC Palm Oil: Panduan Lengkap Ekspor Palm Oil Indonesia ke China

Sejak 1 Juni 2026, ketentuan baru mengenai registrasi perusahaan pangan luar negeri berdasarkan GACC Decree No. 280 mulai berlaku. Oleh karena itu, perusahaan palm oil Indonesia perlu memastikan bahwa informasi registrasinya mengikuti ketentuan yang berlaku saat ini, bukan hanya mengandalkan prosedur lama berdasarkan Decree No. 248.

Di sisi lain, pengecekan GACC Registration Number juga penting bagi importir China. Importir dapat menggunakan informasi registrasi untuk memastikan bahwa perusahaan pemasok yang tercantum dalam dokumen ekspor memang memiliki registrasi yang sesuai.

Karena itu, perusahaan palm oil sebaiknya mengetahui nomor registrasinya, memahami fungsi nomor tersebut, serta mengetahui cara melakukan pengecekan status dan data registrasinya.

Baca Juga : GACC Palm Refinery: Persyaratan Ekspor Produk Palm Oil ke China

Apa Itu GACC Registration Number?

GACC Registration Number adalah nomor identifikasi registrasi yang di berikan kepada perusahaan produksi, pengolahan, atau penyimpanan pangan luar negeri yang telah mendapatkan registrasi sesuai ketentuan GACC.

GACC sendiri merupakan General Administration of Customs of China, yaitu otoritas kepabeanan China yang juga mempunyai kewenangan dalam pengawasan pangan impor, pemeriksaan dan karantina, serta pengelolaan registrasi perusahaan pangan luar negeri.

Dalam konteks palm oil, nomor registrasi tersebut dapat berkaitan dengan perusahaan yang menghasilkan atau mengolah produk minyak sawit yang masuk ke China sebagai produk pangan.

Baca Juga : Cara Registrasi GACC untuk Palm Refinery Indonesia

Misalnya, perusahaan Indonesia memiliki fasilitas refinery yang menghasilkan produk minyak sawit olahan untuk pasar China. Apabila produk tersebut termasuk dalam cakupan registrasi pangan luar negeri, perusahaan perlu memenuhi persyaratan registrasi GACC.

Setelah proses registrasi di setujui, perusahaan memperoleh nomor registrasi yang di gunakan dalam administrasi ekspor.

Dengan demikian, GACC Registration Number dapat di pandang sebagai identitas registrasi perusahaan dalam sistem pengawasan pangan impor China.

Namun, nomor tersebut bukan pengganti seluruh dokumen ekspor. Perusahaan tetap harus memenuhi persyaratan lain yang berkaitan dengan produk, karantina, kepabeanan, label, keamanan pangan, dan dokumen perdagangan.

Baca Juga : Syarat GACC untuk Perusahaan Palm Oil Indonesia

Peran GACC Registration Number dalam Ekspor Palm Oil

Mengapa GACC Registration Number Penting untuk Palm Oil?

Produk palm oil yang di ekspor ke China perlu memenuhi persyaratan negara tujuan. Oleh karena itu, keberadaan nomor registrasi menjadi bagian penting dari kepatuhan perusahaan.

GACC Decree No. 280 mengatur registrasi perusahaan produksi pangan luar negeri dan mewajibkan perusahaan yang termasuk dalam cakupan aturan untuk memperoleh registrasi sebelum melakukan ekspor pangan ke China.

Baca Juga : Cara Cek Perusahaan Palm Oil yang Sudah Terdaftar GACC

Selain itu, GACC memiliki sistem informasi untuk melakukan pencarian terhadap perusahaan luar negeri yang telah masuk dalam daftar registrasi terkait pemeriksaan dan karantina. Portal resmi GACC menyediakan layanan informasi perusahaan luar negeri yang terdaftar.

Karena itu, GACC Registration Number mempunyai beberapa fungsi.

Pertama, nomor tersebut menjadi identitas perusahaan dalam sistem registrasi GACC.

Kedua, nomor tersebut membantu menghubungkan perusahaan dengan produk yang di ekspor.

Ketiga, nomor tersebut dapat di gunakan dalam informasi yang berkaitan dengan label atau kemasan sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga : Masa Berlaku Registrasi GACC Palm Oil dan Cara Perpanjangannya

Keempat, nomor tersebut membantu proses pemeriksaan administratif ketika produk masuk ke China.

Kelima, nomor tersebut memudahkan perusahaan dan importir melakukan verifikasi terhadap status registrasi.

Dengan demikian, kesalahan menuliskan nomor registrasi dapat menimbulkan masalah administratif pada proses ekspor.

Baca Juga : HS Code Palm Oil untuk Ekspor ke China

GACC Registration Number dan Perusahaan Palm Oil Indonesia

Perusahaan palm oil Indonesia perlu terlebih dahulu memastikan bahwa produk yang akan di kirim memang termasuk dalam ruang lingkup registrasi GACC.

Hal ini penting karena tidak semua produk berbahan dasar kelapa sawit otomatis di perlakukan sama.

Baca Juga : HS Code 1511902001: Palm Stearin 50–56°C

Contohnya:

  • CPO;
  • RBD Palm Oil;
  • RBD Palm Olein;
  • RBD Palm Stearin;
  • palm kernel oil;
  • specialty fats;
  • produk pangan berbasis palm oil;
  • produk turunan sawit non-pangan.

Klasifikasi produk harus di periksa berdasarkan karakteristik, penggunaan, dan kategori produk.

Baca Juga : HS Code 1511902001 untuk Ekspor Palm Stearin Indonesia ke China

Untuk edible oils, persyaratan registrasinya perlu mendapatkan perhatian khusus. Perusahaan tidak cukup hanya melihat nama dagang produk, tetapi harus memastikan kategori produk sesuai dengan ketentuan China yang berlaku.

Oleh karena itu, sebelum membicarakan nomor registrasi, perusahaan sebaiknya memastikan tiga hal terlebih dahulu:

  1. Produk yang di ekspor sudah di klasifikasikan dengan benar.
  2. Fasilitas yang memproduksi produk sudah memenuhi persyaratan.
  3. Perusahaan sudah menggunakan jalur registrasi yang sesuai.

Setelah ketiga hal tersebut terpenuhi, barulah nomor registrasi dapat di gunakan secara tepat dalam kegiatan ekspor.

Baca Juga : Perbedaan HS Code 1511902001 dan 1511902090

Perbedaan GACC Registration Number dengan Nomor Izin Perusahaan Indonesia

Kesalahan yang cukup umum adalah menganggap GACC Registration Number sama dengan NIB atau nomor izin usaha Indonesia.

Padahal, keduanya berbeda.

NIB merupakan identitas perizinan usaha di Indonesia.

Baca Juga : Perbedaan HS Code Palm Olein dan Palm Stearin

Sementara itu, GACC Registration Number berkaitan dengan registrasi perusahaan atau fasilitas pangan luar negeri dalam sistem otoritas China.

Dengan kata lain, perusahaan dapat memiliki NIB Indonesia tetapi belum tentu mempunyai GACC Registration Number.

Sebaliknya, memperoleh GACC Registration Number tidak berarti perusahaan tidak membutuhkan legalitas Indonesia.

Keduanya mempunyai fungsi berbeda dan saling melengkapi.

Baca Juga : HS Code Palm Oil RBD untuk Ekspor ke China

Oleh karena itu, perusahaan palm oil sebaiknya membuat daftar seluruh nomor registrasi yang di gunakan dalam kegiatan ekspor.

Contohnya:

Jenis NomorFungsi
NIBIdentitas usaha di Indonesia
Nomor izin usahaLegalitas kegiatan usaha
Nomor registrasi fasilitasIdentitas fasilitas sesuai sistem tertentu
GACC Registration NumberRegistrasi pada otoritas China
HS CodeKlasifikasi barang
Nomor dokumen eksporIdentifikasi transaksi ekspor

Dengan pemisahan tersebut, perusahaan tidak mudah salah memasukkan nomor ketika mengisi dokumen ekspor.

Baca Juga : Cara Menentukan HS Code Palm Oil yang Tepat

Fungsi GACC Registration Number untuk Ekspor Palm Oil

1. Identitas Perusahaan Terdaftar

Fungsi paling utama adalah sebagai identitas registrasi perusahaan dalam sistem GACC.

Nomor tersebut menghubungkan perusahaan dengan data registrasi yang telah di setujui.

Data tersebut dapat berkaitan dengan nama perusahaan, alamat fasilitas, jenis produk, negara asal, serta informasi lain yang relevan.

Karena itu, perubahan data perusahaan perlu di tangani dengan hati-hati.

Baca Juga : Kesalahan HS Code Palm Oil yang Bisa Menghambat Customs Clearance China

2. Mendukung Proses Ekspor ke China

GACC Registration Number merupakan salah satu informasi yang di perlukan dalam rantai administrasi ekspor pangan ke China.

Namun, nomor tersebut bukan satu-satunya dokumen.

Perusahaan tetap harus menyiapkan dokumen ekspor, dokumen perdagangan, dokumen keamanan pangan, dan dokumen karantina sesuai kebutuhan.

Dengan demikian, registrasi GACC harus di pandang sebagai bagian dari sistem kepatuhan ekspor, bukan sebagai satu-satunya izin masuk China.

Baca Juga : Apa Itu Palm Stearin? Pengertian dan Fungsinya

3. Membantu Verifikasi Importir China

Importir China perlu memastikan bahwa supplier dari Indonesia memenuhi persyaratan yang berlaku.

Karena itu, importir dapat meminta:

  • nama perusahaan;
  • alamat fasilitas;
  • nomor registrasi GACC;
  • jenis produk;
  • dokumen pendukung;
  • informasi produksi.

Selanjutnya, importir dapat mencocokkan informasi tersebut dengan data registrasi yang tersedia pada sistem resmi.

Dengan demikian, nomor registrasi memberikan lapisan verifikasi tambahan dalam hubungan bisnis antara eksportir Indonesia dan importir China.

Baca Juga : Spesifikasi Palm Stearin HS Code 1511902001

4. Berkaitan dengan Informasi pada Kemasan

Ketentuan registrasi GACC juga mengatur pencantuman nomor registrasi pada kemasan pangan yang di ekspor ke China.

Decree No. 280 menyebutkan bahwa perusahaan yang telah memperoleh registrasi harus mencantumkan nomor registrasi China atau nomor registrasi yang di berikan otoritas negara asal pada kemasan pangan yang di ekspor ke China.

Oleh karena itu, perusahaan perlu memastikan nomor pada kemasan benar.

Kesalahan satu angka saja dapat menyebabkan informasi kemasan tidak sesuai dengan data registrasi.

Baca Juga : Melting Point Palm Stearin 50–56°C dan Hubungannya dengan HS Code

Apakah GACC Registration Number Sama dengan Nomor Registrasi Produk?

Tidak selalu.

GACC Registration Number pada konteks ini terutama berkaitan dengan registrasi perusahaan produksi, pengolahan, atau penyimpanan pangan luar negeri.

Sementara itu, informasi produk dapat menjadi bagian dari data registrasi perusahaan.

Jadi, perusahaan sebaiknya tidak menyebut nomor registrasi perusahaan sebagai “nomor izin produk” tanpa konteks.

Perbedaan ini penting karena satu perusahaan dapat mempunyai beberapa jenis produk yang masuk dalam ruang lingkup kegiatan produksinya.

Baca Juga : Kegunaan Palm Stearin untuk Industri

Misalnya, sebuah refinery dapat menghasilkan:

  • RBD Palm Olein;
  • RBD Palm Stearin;
  • RBD Palm Oil.

Produk-produk tersebut dapat mempunyai karakteristik dan persyaratan yang berbeda.

Karena itu, perusahaan perlu memastikan bahwa produk yang di kirim memang tercakup dalam ruang lingkup registrasinya.

Baca Juga : Palm Stearin untuk Bahan Baku Industri Makanan

Cara Mendapatkan GACC Registration Number

Sebelum dapat mengecek nomor registrasi, perusahaan tentu harus memperoleh registrasi terlebih dahulu.

Secara umum, prosesnya melibatkan beberapa tahap.

Tahap 1: Identifikasi Produk

Perusahaan menentukan produk palm oil yang akan di ekspor.

Tahap ini penting karena kategori produk menentukan jalur registrasi dan persyaratan yang harus di penuhi.

Baca Juga : Palm Stearin untuk Industri Oleochemical

Tahap 2: Identifikasi Fasilitas

Perusahaan menentukan fasilitas yang menghasilkan produk.

Data pabrik harus jelas dan konsisten.

Tahap 3: Persiapan Dokumen

Perusahaan menyiapkan legalitas, data fasilitas, data produk, sistem keamanan pangan, dan dokumen pendukung.

Tahap 4: Verifikasi Otoritas Indonesia

Untuk kategori tertentu, termasuk kelompok edible oils, perusahaan perlu memperhatikan mekanisme rekomendasi dari otoritas kompeten negara asal.

Dalam praktiknya, Badan Karantina Indonesia juga mempunyai layanan yang berkaitan dengan GACC dan secara aktif mendampingi pemenuhan persyaratan ekspor ke China. Portal resmi Barantin menyediakan akses layanan GACC serta informasi terkait ekspor.

Tahap 5: Pengajuan Registrasi

Permohonan di ajukan melalui mekanisme yang berlaku untuk kategori perusahaan.

Tahap 6: Evaluasi

GACC dapat melakukan pemeriksaan dokumen maupun evaluasi lebih lanjut sesuai kebutuhan.

Tahap 7: Persetujuan

Jika persyaratan terpenuhi, perusahaan mendapatkan registrasi.

Tahap 8: Nomor Registrasi

Setelah registrasi di berikan, perusahaan memperoleh nomor registrasi yang kemudian di gunakan sesuai ketentuan.

Cara Cek GACC Registration Number untuk Palm Oil

Pengecekan dapat dilakukan melalui sumber resmi GACC yang menyediakan layanan informasi perusahaan luar negeri.

GACC memiliki portal informasi untuk pemeriksaan dan karantina komoditas pertanian serta daftar perusahaan luar negeri yang telah terdaftar. Salah satu layanan resmi tersebut menyediakan menu “境外企业检疫注册名单”, yang secara umum berarti daftar registrasi perusahaan luar negeri untuk kepentingan pemeriksaan/karantina.

Namun, tampilan dan menu portal dapat berubah seiring pembaruan sistem.

Karena itu, perusahaan sebaiknya menggunakan portal resmi GACC dan tidak bergantung pada situs pihak ketiga sebagai sumber utama.

Secara umum, langkah pengecekan dapat dilakukan sebagai berikut.

Langkah 1: Buka Portal Resmi GACC

Gunakan portal layanan resmi GACC.

Langkah 2: Cari Menu Informasi Perusahaan

Cari layanan yang berkaitan dengan registrasi perusahaan luar negeri atau daftar perusahaan yang terdaftar.

Langkah 3: Pilih Pencarian yang Sesuai

Gunakan fasilitas pencarian berdasarkan informasi yang tersedia.

Langkah 4: Masukkan Nama Perusahaan

Masukkan nama perusahaan sesuai data registrasi.

Sebaiknya gunakan nama resmi yang di gunakan ketika perusahaan di daftarkan.

Langkah 5: Cocokkan Negara Asal

Pastikan negara asal menunjukkan Indonesia.

Langkah 6: Cocokkan Fasilitas

Periksa alamat atau fasilitas yang terdaftar.

Langkah 7: Cocokkan Produk

Pastikan produk yang tercantum relevan dengan produk yang akan di kirim.

Langkah 8: Cocokkan Nomor Registrasi

Jika data di temukan, cocokkan nomor registrasi dengan dokumen perusahaan.

Dengan demikian, perusahaan tidak hanya mencari nomor, tetapi juga memeriksa apakah keseluruhan informasi sesuai.

Cara Cek GACC Registration Number Berdasarkan Nama Perusahaan

Pencarian berdasarkan nama perusahaan merupakan salah satu cara yang dapat di gunakan apabila nomor registrasi tidak di ketahui.

Misalnya, perusahaan Indonesia bernama:

PT ABC Palm Oil Indonesia

Perusahaan dapat mencari berdasarkan nama resmi perusahaan tersebut.

Namun, perusahaan harus memperhatikan kemungkinan perbedaan penulisan.

Nama dalam sistem GACC dapat menggunakan format tertentu, transliterasi, atau bahasa yang berbeda.

Oleh karena itu, jika pencarian berdasarkan nama Indonesia tidak menghasilkan data, perusahaan tidak boleh langsung menyimpulkan bahwa registrasinya tidak ada.

Periksa kembali:

  • nama legal;
  • nama Inggris;
  • nama fasilitas;
  • variasi penulisan;
  • alamat;
  • kategori produk.

Selain itu, mintalah importir China membantu melakukan pengecekan jika mereka terbiasa menggunakan sistem GACC.

Cara Cek Berdasarkan Nomor Registrasi

Jika perusahaan sudah mengetahui nomor registrasinya, proses verifikasi biasanya lebih mudah.

Masukkan nomor registrasi pada sistem yang menyediakan pencarian tersebut.

Selanjutnya, cocokkan informasi yang muncul dengan dokumen perusahaan.

Periksa:

  • nomor registrasi;
  • nama perusahaan;
  • negara;
  • alamat;
  • kategori;
  • status;
  • masa berlaku jika di tampilkan;
  • informasi fasilitas.

Jika seluruh informasi sesuai, data tersebut dapat menjadi indikasi bahwa nomor registrasi yang di miliki perusahaan cocok dengan data resmi.

Namun, perusahaan tetap perlu memperhatikan apakah sistem menampilkan status terkini.

Cara Cek Status GACC Registration Number

Mengecek nomor saja belum cukup.

Perusahaan juga perlu mengecek status registrasi.

Status dapat menunjukkan apakah perusahaan masih terdaftar atau terdapat perubahan tertentu.

Oleh karena itu, ketika melakukan pengecekan, jangan hanya mencatat nomor.

Simpan juga:

  • nama perusahaan;
  • nomor registrasi;
  • tanggal pengecekan;
  • status;
  • kategori produk;
  • informasi fasilitas;
  • masa berlaku jika tersedia.

Langkah tersebut bermanfaat terutama bagi perusahaan yang rutin melakukan ekspor.

Dengan demikian, perusahaan mempunyai catatan internal mengenai status kepatuhan.

Bagaimana Jika GACC Registration Number Tidak Ditemukan?

Kondisi ini tidak selalu berarti perusahaan tidak mempunyai registrasi.

Ada beberapa kemungkinan.

1. Nama Perusahaan Berbeda

Sistem mungkin menggunakan nama yang berbeda dari nama yang biasa di gunakan perusahaan dalam komunikasi bisnis.

2. Data Belum Tersinkronisasi

Data registrasi mungkin belum muncul pada sistem pencarian publik.

3. Salah Nomor

Nomor yang di masukkan mungkin salah satu digit.

4. Salah Kategori Pencarian

Perusahaan mencari pada menu yang tidak sesuai dengan kategori produknya.

5. Data Lama

Perusahaan mungkin menggunakan nomor dari registrasi lama.

6. Registrasi Belum Selesai

Permohonan mungkin masih berada dalam proses.

7. Ada Perubahan Data

Data perusahaan mungkin sudah di perbarui.

Karena itu, jangan langsung menganggap registrasi gagal hanya karena pencarian pertama tidak menghasilkan data.

Apa yang Harus Dilakukan Jika Nomor Tidak Muncul?

Jika GACC Registration Number tidak di temukan, lakukan pemeriksaan secara bertahap.

Pertama, periksa nomor.

Pastikan tidak ada angka yang tertukar.

Kedua, periksa nama perusahaan.

Gunakan nama sesuai dokumen registrasi.

Ketiga, periksa alamat.

Bandingkan alamat fasilitas dengan dokumen.

Keempat, periksa kategori.

Pastikan menggunakan menu pencarian yang sesuai.

Kelima, periksa dengan importir.

Importir China dapat membantu melakukan verifikasi pada sistem yang mereka gunakan.

Keenam, hubungi otoritas terkait.

Untuk kasus yang berkaitan dengan proses rekomendasi atau registrasi Indonesia, perusahaan dapat meminta klarifikasi melalui otoritas terkait.

Dengan demikian, perusahaan tidak membuat keputusan berdasarkan hasil pencarian yang belum terverifikasi.

GACC Registration Number dan Barantin

Bagi perusahaan palm oil Indonesia, hubungan dengan Badan Karantina Indonesia perlu di pahami.

Barantin memiliki layanan dan fungsi terkait karantina hewan, ikan, dan tumbuhan. Portal resminya juga menyediakan akses layanan GACC Tumbuhan untuk pengajuan GACC komoditas tumbuhan.

Selain itu, Barantin pada 2026 mendampingi audit GACC terhadap komoditas minyak nabati dan turunan kelapa sawit di fasilitas produksi di Gresik. Audit tersebut mencakup aspek keamanan pangan dan ketertelusuran produk.

Hal ini menunjukkan bahwa registrasi dan kepatuhan GACC tidak hanya berkaitan dengan pengisian data perusahaan.

Perusahaan juga perlu menunjukkan kemampuan memenuhi persyaratan teknis.

GACC Registration Number dan Audit GACC

Nomor registrasi tidak berarti perusahaan bebas dari pengawasan.

Sebaliknya, perusahaan yang sudah terdaftar tetap dapat berada dalam sistem pengawasan GACC.

Audit terhadap sektor sawit pada 2026 menunjukkan bahwa aspek yang di perhatikan dapat mencakup:

  • proses produksi;
  • pengendalian mutu;
  • sanitasi;
  • higiene;
  • traceability;
  • keamanan pangan;
  • pengendalian risiko.

Dalam audit GACC terhadap perusahaan minyak nabati dan turunan sawit di Gresik pada Juli 2026, Badan Karantina Indonesia menyebut pemeriksaan berkaitan dengan pemenuhan persyaratan keamanan pangan dan ketertelusuran produk sawit yang di ekspor ke China.

Oleh karena itu, perusahaan tidak boleh menganggap nomor registrasi sebagai akhir proses kepatuhan.

Apakah GACC Registration Number Menjamin Produk Masuk China?

Tidak.

Nomor registrasi menunjukkan bahwa perusahaan memiliki status registrasi yang relevan, tetapi bukan jaminan bahwa setiap shipment otomatis lolos pemeriksaan.

Produk tetap dapat di periksa berdasarkan ketentuan impor China.

Misalnya, pemeriksaan dapat berkaitan dengan:

  • dokumen;
  • label;
  • keamanan pangan;
  • kesesuaian produk;
  • deklarasi;
  • karantina;
  • kondisi shipment;
  • persyaratan importasi.

Dengan demikian, perusahaan tetap perlu memastikan setiap pengiriman sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

GACC Registration Number dan Label Palm Oil

Perusahaan perlu memperhatikan pencantuman nomor registrasi pada kemasan.

Kesalahan yang perlu di hindari antara lain:

  • nomor registrasi salah;
  • nomor registrasi milik fasilitas lain;
  • nomor registrasi lama;
  • nomor registrasi tidak terbaca;
  • nomor tidak sesuai dokumen;
  • informasi perusahaan berbeda.

Oleh karena itu, sebelum produksi kemasan dalam jumlah besar, bagian regulatory dan quality assurance sebaiknya memverifikasi informasi GACC.

Jika perusahaan mempunyai beberapa fasilitas, jangan menggunakan nomor registrasi salah satu fasilitas pada produk dari fasilitas lain tanpa memastikan bahwa penggunaan tersebut memang di perbolehkan.

GACC Registration Number pada Produk Curah

Produk palm oil dapat dikirim dalam berbagai bentuk, termasuk bulk shipment.

Dalam pengiriman curah, informasi registrasi mungkin tidak selalu terlihat seperti pada produk retail dalam kemasan konsumen.

Namun, perusahaan tetap harus memastikan seluruh dokumen shipment mencerminkan identitas perusahaan dan fasilitas yang terdaftar.

Dokumen dapat mencakup:

  • invoice;
  • packing list;
  • bill of lading;
  • certificate;
  • dokumen karantina;
  • COA;
  • dokumen deklarasi;
  • informasi registrasi.

Dengan demikian, meskipun produknya dikirim dalam bentuk bulk, identitas perusahaan tetap dapat diverifikasi.

GACC Registration Number dan Certificate of Analysis

COA atau Certificate of Analysis berbeda dari GACC Registration Number.

COA menunjukkan hasil pengujian atau analisis terhadap produk.

Sementara itu, GACC Registration Number menunjukkan identitas registrasi perusahaan dalam sistem GACC.

Keduanya dapat digunakan dalam rangkaian dokumen ekspor, tetapi memiliki fungsi berbeda.

Misalnya:

GACC Registration Number: menunjukkan perusahaan terdaftar.

COA: menunjukkan hasil pengujian batch produk.

Oleh karena itu, perusahaan tidak boleh menggunakan COA sebagai pengganti nomor registrasi atau sebaliknya.

GACC Registration Number dan HS Code

HS Code juga berbeda dari nomor registrasi GACC.

HS Code digunakan untuk klasifikasi barang dalam perdagangan internasional.

Sementara itu, GACC Registration Number berkaitan dengan registrasi perusahaan.

Contohnya:

Sebuah perusahaan dapat mempunyai satu fasilitas yang memproduksi beberapa produk dengan klasifikasi berbeda.

Karena itu, perusahaan harus mengelola data berikut secara terpisah:

  • nomor registrasi perusahaan;
  • HS Code;
  • nama produk;
  • spesifikasi produk;
  • kategori pangan;
  • data shipment.

Pemisahan tersebut membantu menghindari kesalahan administrasi.

Masa Berlaku GACC Registration Number

Berdasarkan Decree No. 280, registrasi perusahaan pangan luar negeri memiliki masa berlaku lima tahun, dengan ketentuan perpanjangan yang mengikuti aturan yang berlaku untuk kategori perusahaan tersebut.

Oleh karena itu, perusahaan perlu mencatat tanggal registrasi dan tanggal berakhirnya masa berlaku.

Jangan menunggu sampai shipment akan dilakukan baru memeriksa status registrasi.

Sebaiknya perusahaan membuat sistem pengingat internal.

Contohnya:

  • pemeriksaan 12 bulan sebelum berakhir;
  • pemeriksaan 6 bulan sebelum berakhir;
  • pemeriksaan 3 bulan sebelum berakhir.

Dengan demikian, perusahaan mempunyai waktu untuk menangani masalah perpanjangan atau perubahan data.

Apakah GACC Registration Number Bisa Berubah?

Nomor registrasi tidak seharusnya dianggap sebagai data yang dapat diubah sembarangan.

Perubahan informasi perusahaan harus mengikuti mekanisme yang ditetapkan.

Decree No. 280 juga membedakan perubahan data tertentu dengan perubahan signifikan yang dapat berdampak pada registrasi. Perubahan besar seperti perpindahan fasilitas produksi dapat mempunyai konsekuensi berbeda dibandingkan perubahan informasi administratif biasa.

Karena itu, sebelum memindahkan pabrik atau mengubah struktur fasilitas, perusahaan sebaiknya memeriksa konsekuensi terhadap registrasi GACC.

GACC Registration Number untuk Beberapa Fasilitas

Perusahaan besar dapat mempunyai beberapa pabrik atau refinery.

Misalnya:

  • Pabrik A di Riau;
  • Refinery B di Sumatera Utara;
  • Refinery C di Jawa Timur.

Perusahaan tidak boleh menganggap bahwa semua fasilitas otomatis menggunakan satu nomor registrasi.

Setiap fasilitas harus diperiksa berdasarkan struktur registrasi dan ketentuan yang berlaku.

Karena itu, perusahaan sebaiknya membuat GACC Facility Register.

Contohnya:

FasilitasProdukNomor GACCStatus
Pabrik ACPONomor XAktif
Refinery BRBD Palm OleinNomor YAktif
Refinery CPalm StearinNomor ZProses

Dengan tabel tersebut, tim ekspor dapat menghindari penggunaan nomor yang salah.

Kesalahan dalam Menggunakan GACC Registration Number

Beberapa kesalahan yang sering perlu dihindari antara lain:

Salah memasukkan digit

Nomor panjang mudah mengalami kesalahan ketika diketik manual.

Menggunakan nomor perusahaan lain

Hal ini dapat terjadi apabila grup perusahaan mempunyai banyak entitas.

Menggunakan nomor fasilitas yang berbeda

Produk berasal dari fasilitas A tetapi nomor yang digunakan berasal dari fasilitas B.

Menggunakan nomor lama

Perusahaan menggunakan data yang sudah tidak relevan.

Tidak mencocokkan nama perusahaan

Nomor benar, tetapi nama perusahaan pada dokumen berbeda.

Tidak memeriksa status

Perusahaan hanya menyimpan nomor tanpa memeriksa apakah status registrasi masih berlaku.

Tidak memperbarui artwork

Kemasan masih menggunakan nomor lama.

Oleh karena itu, perusahaan sebaiknya memiliki prosedur internal untuk mengontrol penggunaan nomor registrasi.

Cara Menyimpan GACC Registration Number dengan Aman

Perusahaan sebaiknya menyimpan informasi registrasi dalam sistem dokumentasi resmi.

Minimal simpan:

  • nomor registrasi;
  • nama perusahaan;
  • alamat fasilitas;
  • kategori produk;
  • tanggal registrasi;
  • masa berlaku;
  • dokumen persetujuan;
  • bukti pengecekan;
  • komunikasi dengan otoritas;
  • dokumen perubahan.

Selain itu, akses terhadap data sebaiknya diberikan kepada bagian yang membutuhkan, seperti:

  • regulatory;
  • quality assurance;
  • export;
  • shipping;
  • compliance;
  • management.

Dengan demikian, seluruh bagian menggunakan informasi yang sama.

Checklist Cek GACC Registration Number Palm Oil

Sebelum melakukan ekspor, perusahaan dapat menggunakan checklist berikut.

PemeriksaanStatus
Nomor GACC tersedia☐
Nama perusahaan sesuai☐
Alamat fasilitas sesuai☐
Negara asal Indonesia☐
Produk tercakup☐
Status registrasi sesuai☐
Masa berlaku diperiksa☐
Nomor pada dokumen ekspor sesuai☐
Nomor pada kemasan sesuai☐
Data importir sesuai☐
HS Code sudah diverifikasi☐
Dokumen keamanan pangan tersedia☐
COA tersedia☐
Traceability tersedia☐
Dokumen karantina tersedia☐

Checklist tersebut sebaiknya dilakukan sebelum shipment.

Cara Membuat SOP Internal untuk GACC Registration Number

Perusahaan palm oil yang melakukan ekspor secara rutin sebaiknya mempunyai SOP khusus.

SOP dapat mencakup beberapa tahap.

Tahap 1: Pendaftaran

Bagian regulatory menyimpan data registrasi.

Tahap 2: Verifikasi

Sebelum shipment, bagian export memeriksa nomor.

Tahap 3: Persetujuan

Quality assurance memastikan produk berasal dari fasilitas yang sesuai.

Tahap 4: Dokumentasi

Nomor dimasukkan ke dokumen yang diwajibkan.

Tahap 5: Label

Bagian packaging memastikan nomor pada kemasan sesuai.

Tahap 6: Final Check

Tim compliance melakukan pemeriksaan terakhir.

Dengan sistem tersebut, risiko salah nomor dapat dikurangi.

Kapan GACC Registration Number Harus Dicek?

Pengecekan tidak hanya dilakukan ketika pertama kali mendapatkan registrasi.

Perusahaan sebaiknya mengecek nomor dalam beberapa kondisi.

Sebelum ekspor pertama

Pastikan data sudah benar.

Sebelum shipment rutin

Pastikan status masih sesuai.

Setelah perubahan perusahaan

Periksa apakah perubahan berdampak pada registrasi.

Setelah perubahan fasilitas

Periksa apakah fasilitas masih tercakup.

Setelah perubahan produk

Pastikan produk baru tercakup.

Sebelum masa berlaku berakhir

Pastikan proses perpanjangan berjalan.

Setelah ada perubahan regulasi

Periksa apakah persyaratan baru memengaruhi registrasi.

Dengan demikian, pengecekan menjadi bagian dari compliance rutin.

Peran Importir China dalam Pengecekan GACC

Importir China mempunyai peran penting dalam memastikan dokumen pemasok sesuai.

Sebelum melakukan transaksi, importir dapat meminta nomor registrasi dari eksportir.

Kemudian, importir dapat membandingkan:

  • nama perusahaan;
  • nomor registrasi;
  • fasilitas;
  • produk;
  • negara asal.

Jika informasi tidak cocok, sebaiknya masalah tersebut diselesaikan sebelum shipment.

Hal ini penting karena kesalahan administrasi dapat menimbulkan pertanyaan ketika barang diperiksa di China.

GACC Registration Number Bukan Sertifikat Mutu

Perlu ditegaskan bahwa GACC Registration Number bukan sertifikat mutu produk.

Nomor tersebut tidak dengan sendirinya membuktikan bahwa setiap batch palm oil memenuhi semua spesifikasi.

Mutu produk tetap harus dibuktikan melalui sistem quality control dan dokumen pengujian yang relevan.

Dengan demikian:

GACC Registration Number = identitas registrasi perusahaan.

COA = hasil analisis produk.

HS Code = klasifikasi barang.

Dokumen karantina = bukti pemenuhan persyaratan karantina tertentu.

Invoice = dokumen transaksi.

Masing-masing mempunyai fungsi berbeda.

GACC Registration Number dan Keamanan Pangan

Registrasi GACC berkaitan erat dengan keamanan pangan.

Karena itu, perusahaan yang mempunyai nomor registrasi tetap harus mempertahankan sistem keamanan pangan.

Barantin menyebut bahwa dalam pengawasan terhadap ekspor Indonesia ke China, beberapa aspek yang perlu diperkuat dapat mencakup ketertelusuran, pengendalian hama, environmental monitoring, manajemen mutu, pengendalian titik kritis keamanan pangan, serta kapasitas laboratorium.

Dengan demikian, nomor registrasi tidak boleh diperlakukan sebagai pengganti sistem keamanan pangan.

Apa yang Terjadi Jika Perusahaan Tidak Memenuhi Persyaratan?

Registrasi bukan berarti perusahaan terbebas dari pengawasan.

Apabila ditemukan ketidaksesuaian, perusahaan dapat diminta melakukan tindakan perbaikan.

Dalam konteks pengawasan ekspor Indonesia ke China, Barantin pada 2026 menyampaikan bahwa perusahaan yang tidak memenuhi protokol atau persyaratan yang telah disepakati dapat dikenai penghentian sementara kegiatan ekspor sampai tindakan perbaikan diselesaikan dan diverifikasi.

Karena itu, perusahaan perlu mempertahankan kepatuhan setelah memperoleh nomor GACC.

Tips Agar GACC Registration Number Tidak Bermasalah

Ada beberapa langkah sederhana yang dapat diterapkan.

Pertama, simpan nomor dalam database perusahaan.

Kedua, hindari mengetik ulang secara manual apabila terdapat dokumen resmi yang dapat dijadikan sumber.

Ketiga, selalu cocokkan nomor dengan nama fasilitas.

Keempat, lakukan pemeriksaan sebelum shipment.

Kelima, koordinasikan perubahan dengan bagian regulatory.

Keenam, simpan bukti pengecekan.

Ketujuh, gunakan sumber resmi GACC untuk verifikasi.

Kedelapan, koordinasikan dengan importir China.

Kesembilan, jangan menggunakan nomor fasilitas lain.

Kesepuluh, pantau masa berlaku registrasi.

Dengan demikian, risiko administratif dapat diminimalkan.

FAQ GACC Registration Number untuk Palm Oil

Apa itu GACC Registration Number?

GACC Registration Number adalah nomor yang berkaitan dengan registrasi perusahaan pangan luar negeri dalam sistem GACC. Nomor ini digunakan untuk mengidentifikasi perusahaan atau fasilitas yang telah terdaftar sesuai ketentuan.

Apakah palm oil Indonesia membutuhkan GACC Registration Number?

Jika produk palm oil yang diekspor termasuk pangan dalam cakupan registrasi GACC, perusahaan produksi, pengolahan, atau penyimpanan yang relevan perlu mengikuti ketentuan registrasi.

Di mana cara cek GACC Registration Number?

Pengecekan dapat dilakukan melalui layanan informasi resmi GACC yang menyediakan daftar perusahaan luar negeri terdaftar. Portal resmi GACC menyediakan layanan informasi perusahaan luar negeri untuk keperluan pemeriksaan dan karantina.

Apakah GACC Registration Number sama dengan NIB?

Tidak. NIB merupakan identitas perizinan usaha di Indonesia, sedangkan GACC Registration Number berkaitan dengan registrasi perusahaan dalam sistem otoritas China.

Apakah GACC Registration Number sama dengan HS Code?

Tidak. HS Code merupakan kode klasifikasi barang, sedangkan GACC Registration Number berkaitan dengan registrasi perusahaan.

Apakah nomor GACC dicantumkan pada kemasan?

Ketentuan GACC mengatur pencantuman nomor registrasi pada kemasan pangan yang diekspor ke China. Perusahaan harus mengikuti format dan ketentuan yang berlaku untuk produknya.

Apakah nomor GACC menjamin barang pasti masuk China?

Tidak. Produk tetap harus memenuhi persyaratan impor, keamanan pangan, dokumen, karantina, pemeriksaan, dan ketentuan lain yang berlaku.

Berapa lama masa berlaku registrasi?

Decree No. 280 menetapkan masa berlaku registrasi selama lima tahun, dengan ketentuan perpanjangan yang berlaku untuk kategori perusahaan terkait.

Bagaimana jika nomor GACC tidak ditemukan?

Periksa kembali nomor, nama perusahaan, alamat fasilitas, kategori produk, dan sumber pencarian. Jika tetap tidak ditemukan, perusahaan sebaiknya melakukan klarifikasi melalui jalur registrasi atau otoritas terkait sebelum melakukan shipment.

Apakah satu perusahaan bisa memiliki beberapa nomor?

Hal tersebut perlu dilihat berdasarkan struktur registrasi, fasilitas, kategori produk, dan ketentuan yang berlaku. Perusahaan dengan beberapa fasilitas tidak boleh berasumsi bahwa seluruh pabrik otomatis menggunakan nomor yang sama.

Apakah GACC Registration Number harus dicek setiap kali ekspor?

Tidak selalu ada kewajiban melakukan pencarian publik setiap shipment, tetapi secara internal perusahaan sebaiknya memastikan status dan data registrasi tetap sesuai sebelum pengiriman.

GACC Registration Number untuk Palm Oil merupakan bagian penting dari kepatuhan perusahaan Indonesia yang mengekspor produk minyak sawit ke China. Nomor ini berfungsi sebagai identitas registrasi perusahaan atau fasilitas yang telah memenuhi persyaratan registrasi GACC sesuai kategori yang berlaku.

Bagi perusahaan palm oil, nomor tersebut perlu dikaitkan dengan beberapa aspek sekaligus, yaitu identitas perusahaan, fasilitas produksi, kategori produk, dokumen ekspor, label, serta proses pemeriksaan di negara tujuan.

Selain itu, perusahaan perlu membedakan GACC Registration Number dari NIB, HS Code, COA, maupun dokumen karantina. Masing-masing mempunyai fungsi berbeda sehingga tidak boleh digunakan secara bergantian.

Untuk cara cek GACC Registration Number, perusahaan dapat menggunakan layanan informasi resmi GACC yang menyediakan data perusahaan luar negeri terdaftar. Portal resmi GACC menyediakan layanan pencarian daftar perusahaan luar negeri untuk kebutuhan pemeriksaan dan karantina.

Namun, pencarian nomor saja tidak cukup. Perusahaan perlu mencocokkan nama, alamat fasilitas, kategori produk, status, dan masa berlaku jika informasi tersebut tersedia.

Di Indonesia, perusahaan juga perlu memperhatikan koordinasi dengan otoritas terkait. Badan Karantina Indonesia menyediakan layanan GACC untuk komoditas tumbuhan dan pada 2026 terlibat dalam pendampingan audit GACC terhadap sektor minyak nabati dan turunan kelapa sawit.

Dengan demikian, GACC Registration Number sebaiknya dikelola sebagai bagian dari sistem compliance ekspor, bukan sekadar nomor yang dicantumkan pada dokumen. Perusahaan yang melakukan ekspor palm oil secara rutin sebaiknya memiliki database, SOP verifikasi, sistem pengendalian dokumen, serta jadwal pemeriksaan status registrasi agar setiap shipment menggunakan informasi yang benar dan sesuai dengan ketentuan China yang berlaku.

Konsultasikan Ekspor Palm Oil Sekarang

Isma