Ijazah bahasa Mandarin dari China apakah harus diterjemahkan? Pertanyaan ini sering muncul bagi lulusan universitas China yang ingin menggunakan dokumen akademiknya untuk kuliah, bekerja, mengurus visa, atau memenuhi persyaratan administrasi di Indonesia maupun negara lain.
China mempunyai banyak perguruan tinggi yang menggunakan bahasa Mandarin sebagai bahasa pengantar. Karena itu, mahasiswa internasional dapat memperoleh ijazah dan transkrip nilai dalam bahasa Mandarin. Kondisi tersebut tentu memerlukan perhatian ketika pemilik ijazah ingin menyerahkan dokumen kepada lembaga yang menggunakan bahasa Indonesia atau bahasa Inggris.
Namun, tidak semua ijazah bahasa Mandarin dari China otomatis wajib diterjemahkan. Kebutuhan terjemahan bergantung pada tujuan penggunaan dan persyaratan lembaga penerima. Dengan demikian, pemilik ijazah perlu memahami kebutuhan dokumen sebelum memulai proses penerjemahan.
Selain itu, terjemahan bukan satu-satunya hal yang perlu diperhatikan. Beberapa proses juga dapat memerlukan verifikasi akademik, legalisasi, apostille, atau pengakuan kualifikasi. Oleh sebab itu, persiapan sejak awal menjadi langkah penting.
Baca juga : Pengurusan Ijazah Luar Negeri Tidak Berbahasa Inggris
Mengapa Ijazah Bahasa Mandarin Membutuhkan Perhatian Khusus?
Ijazah merupakan dokumen akademik yang memuat informasi penting mengenai pendidikan seseorang. Dokumen tersebut dapat mencantumkan nama lulusan, nama universitas, program studi, gelar, tanggal kelulusan, dan nomor dokumen.
Ketika seluruh informasi menggunakan bahasa Mandarin, pihak penerima yang tidak memahami bahasa tersebut mungkin membutuhkan terjemahan.
Sebagai contoh, seorang mahasiswa Indonesia menyelesaikan pendidikan di universitas China. Kemudian, ia ingin menggunakan ijazah tersebut untuk melanjutkan kuliah pada universitas di Indonesia. Pihak universitas tujuan dapat meminta terjemahan bahasa Indonesia agar mereka dapat memahami isi dokumen.
Sebaliknya, apabila lulusan ingin mendaftar pada universitas yang menggunakan bahasa Inggris, pihak universitas dapat meminta terjemahan bahasa Inggris.
Karena itu, pemilik ijazah perlu menentukan bahasa yang sesuai dengan kebutuhan lembaga tujuan.
Baca juga : Apakah Ijazah Luar Negeri Wajib Bahasa Inggris?
Apakah Semua Ijazah China Wajib Bahasa Inggris?
Tidak. Universitas China dapat menerbitkan dokumen akademik menggunakan bahasa Mandarin. Selain itu, beberapa institusi dapat menyediakan dokumen bilingual atau dokumen pendukung dalam bahasa Inggris.
Namun, format dokumen dapat berbeda antara satu universitas dan universitas lainnya. Karena itu, pemohon perlu memeriksa bahasa yang tercantum pada ijazah dan transkrip.
Jika ijazah sudah menggunakan bahasa Mandarin dan Inggris, kebutuhan terjemahan dapat berbeda dengan ijazah yang seluruh informasinya menggunakan bahasa Mandarin.
Dengan demikian, pemohon tidak perlu menerjemahkan dokumen secara otomatis. Sebaliknya, periksa terlebih dahulu persyaratan lembaga penerima.
Baca juga : Cara Menerjemahkan Ijazah Luar Negeri Bahasa Asing
Kapan Ijazah Bahasa Mandarin Harus Diterjemahkan?
Kebutuhan terjemahan biasanya muncul ketika lembaga penerima meminta dokumen dalam bahasa tertentu.
Misalnya, pemohon ingin menggunakan ijazah China untuk keperluan pendidikan di Indonesia. Jika universitas tujuan meminta terjemahan bahasa Indonesia, pemohon perlu mengikuti ketentuan tersebut.
Sementara itu, jika pemohon ingin menggunakan ijazah untuk kuliah di negara yang menggunakan bahasa Inggris, lembaga tujuan dapat meminta terjemahan bahasa Inggris.
Selain itu, beberapa proses administrasi dapat meminta terjemahan resmi atau terjemahan tersumpah. Karena itu, pemohon perlu memahami jenis terjemahan yang lembaga penerima terima.
Baca juga : Apakah Ijazah Bahasa Arab dari Luar Negeri Harus Diterjemahkan?
Ijazah China untuk Melanjutkan Kuliah di Indonesia
Lulusan universitas China yang ingin melanjutkan pendidikan di Indonesia perlu memperhatikan persyaratan universitas tujuan.
Pihak universitas dapat meminta ijazah, transkrip nilai, surat keterangan lulus, atau dokumen akademik lainnya. Jika dokumen menggunakan bahasa Mandarin, universitas dapat meminta terjemahan bahasa Indonesia.
Namun, persyaratan tidak selalu sama. Setiap universitas dapat mempunyai kebijakan penerimaan mahasiswa asing atau lulusan luar negeri.
Oleh sebab itu, calon mahasiswa sebaiknya menghubungi bagian penerimaan mahasiswa sebelum menerjemahkan dokumen.
Selain itu, jika universitas meminta dokumen akademik yang sudah melalui proses pengakuan atau penyetaraan, pemohon perlu mengikuti prosedur lembaga yang mempunyai kewenangan.
Baca juga : Ijazah Jepang Apa Perlu Diterjemahkan untuk Penyetaraan?
Ijazah China untuk Melanjutkan Kuliah di Negara Lain
Pemilik ijazah China yang ingin melanjutkan pendidikan di luar Indonesia juga perlu memperhatikan bahasa dokumen.
Sebagian universitas internasional menggunakan bahasa Inggris dalam proses penerimaan. Karena itu, universitas dapat meminta ijazah dan transkrip dalam bahasa Inggris.
Namun, calon mahasiswa perlu membaca persyaratan resmi universitas tujuan. Beberapa lembaga mungkin menerima dokumen Mandarin, sedangkan lembaga lain meminta terjemahan resmi.
Selain itu, dokumen terjemahan dapat mempunyai ketentuan mengenai format, tanda tangan penerjemah, atau pengesahan. Karena itu, pemohon sebaiknya menyesuaikan dokumen dengan persyaratan universitas.
Baca juga : Apa Itu Penerjemah Tersumpah untuk Ijazah Luar Negeri?
Ijazah China untuk Keperluan Kerja
Perusahaan juga dapat meminta terjemahan ijazah bahasa Mandarin.
Kondisi ini terutama muncul ketika pemohon melamar pekerjaan pada perusahaan internasional, lembaga pendidikan, atau organisasi yang menggunakan bahasa Indonesia atau bahasa Inggris.
Sebagai contoh, seorang lulusan universitas China ingin melamar pekerjaan pada perusahaan Indonesia. Perusahaan tersebut dapat meminta ijazah dan transkrip dalam bahasa Indonesia agar bagian administrasi dapat memahami latar belakang pendidikan.
Sementara itu, perusahaan internasional dapat meminta bahasa Inggris.
Karena itu, pemohon perlu memeriksa dokumen yang perusahaan minta sebelum memilih layanan terjemahan.
Baca juga : Terjemahan Ijazah Luar Negeri ke Bahasa Indonesia atau Inggris?
Ijazah China untuk Pengurusan Visa
Dokumen pendidikan dapat menjadi bagian dari persyaratan beberapa jenis visa. Namun, setiap jenis visa mempunyai kebutuhan yang berbeda.
Misalnya, visa pendidikan dapat meminta bukti pendidikan sebelumnya. Sementara itu, visa kerja dapat mempunyai persyaratan mengenai kualifikasi atau pengalaman profesional.
Jika pihak imigrasi atau lembaga terkait meminta terjemahan bahasa Inggris, pemohon perlu mengikuti ketentuan tersebut.
Selain itu, beberapa proses visa dapat meminta dokumen tambahan seperti transkrip nilai, surat keterangan lulus, atau surat dari institusi pendidikan.
Karena itu, pemohon sebaiknya memeriksa daftar persyaratan visa sebelum menerjemahkan dokumen.
Baca juga : Dokumen Apa yang Perlu Diterjemahkan Saat Penyetaraan Ijazah?
Apakah Terjemahan Harus Menggunakan Penerjemah Tersumpah?
Jawabannya bergantung pada ketentuan lembaga penerima.
Penerjemah tersumpah dapat menjadi pilihan ketika lembaga meminta terjemahan resmi. Penerjemah tersebut perlu mempunyai kemampuan bahasa Mandarin dan bahasa tujuan yang baik.
Selain itu, penerjemah perlu memahami istilah akademik. Nama gelar, program studi, nama universitas, serta informasi akademik lainnya harus mempunyai makna yang tepat.
Terjemahan ijazah bukan sekadar mengganti kata. Penerjemah perlu memastikan informasi pada dokumen sumber tetap konsisten.
Karena itu, pemohon sebaiknya memilih penerjemah yang memahami kebutuhan dokumen akademik.
Baca juga : Apakah Terjemahan Ijazah Luar Negeri Harus Dilegalisir?
Apakah Transkrip Nilai Juga Harus Diterjemahkan?
Banyak pemohon hanya memperhatikan ijazah. Padahal, transkrip nilai juga dapat menjadi bagian penting dalam proses administrasi.
Transkrip biasanya memuat daftar mata kuliah, nilai, jumlah kredit, indeks prestasi, serta informasi akademik lainnya.
Jika lembaga tujuan meminta ijazah dan transkrip dalam bahasa tertentu, pemohon perlu menyiapkan kedua dokumen tersebut.
Selain itu, penerjemah perlu memperhatikan istilah mata kuliah. Kesalahan pada terjemahan mata kuliah dapat menimbulkan pertanyaan ketika pihak penerima melakukan pemeriksaan.
Oleh sebab itu, terjemahan transkrip perlu memperoleh perhatian yang sama seperti terjemahan ijazah.
Baca juga : Cara Urus Penyetaraan Ijazah Luar Negeri Tidak Berbahasa Inggris
Apakah Terjemahan Sama dengan Legalisasi?
Tidak. Terjemahan dan legalisasi mempunyai fungsi berbeda.
Terjemahan membantu pihak penerima memahami isi dokumen dalam bahasa yang mereka gunakan. Sementara itu, legalisasi atau pengesahan berkaitan dengan proses pemeriksaan keaslian tanda tangan, cap, atau dokumen sesuai ketentuan yang berlaku.
Karena itu, pemohon dapat membutuhkan terjemahan sekaligus legalisasi.
Namun, urutan proses bergantung pada negara penerbit dokumen, negara tujuan, dan lembaga penerima. Sebelum mengurus pengesahan, pemohon perlu mengetahui apakah lembaga meminta legalisasi dokumen asli, terjemahan, atau keduanya.
Bagaimana dengan Apostille untuk Ijazah China?
Apostille merupakan bentuk pengesahan dokumen publik untuk penggunaan lintas negara yang mengikuti ketentuan Konvensi Apostille.
China dan Indonesia mulai menerapkan hubungan berdasarkan Konvensi Apostille pada 7 November 2023. Karena itu, dokumen publik dalam lingkup konvensi yang berasal dari Indonesia dan hendak digunakan di China dapat memerlukan apostille, bukan legalisasi konsuler seperti sebelumnya.
Namun, apostille tidak otomatis menjamin bahwa setiap lembaga di China menerima dokumen tersebut. Pemohon tetap perlu memeriksa persyaratan format, isi, masa berlaku, dan terjemahan kepada lembaga tujuan.
Oleh sebab itu, jangan menyamakan apostille dengan terjemahan. Keduanya mempunyai fungsi berbeda dalam proses administrasi.
Kesalahan yang Sering Terjadi
Beberapa kesalahan dapat memperlambat pengurusan ijazah bahasa Mandarin dari China.
- pemohon langsung menerjemahkan dokumen tanpa memeriksa persyaratan lembaga tujuan.
- pemohon hanya menerjemahkan ijazah dan melupakan transkrip nilai.
- pemohon memilih bahasa terjemahan berdasarkan perkiraan.
- pemohon menggunakan terjemahan otomatis untuk kebutuhan resmi.
- pemohon tidak memeriksa kesesuaian nama pada paspor, ijazah, dan dokumen lainnya.
- pemohon mengabaikan kebutuhan legalisasi, apostille, atau penyetaraan.
- pemohon baru mulai mengurus dokumen ketika batas waktu pendaftaran sudah dekat.
Karena itu, pemeriksaan dokumen sejak awal dapat membantu mengurangi risiko kesalahan.
Tips Mengurus Ijazah Bahasa Mandarin dari China
Agar proses berjalan lebih terarah, lakukan beberapa langkah berikut:
- Tentukan tujuan penggunaan ijazah.
- Periksa persyaratan lembaga penerima.
- Tentukan bahasa terjemahan.
- Siapkan ijazah dan transkrip asli.
- Pilih penerjemah sesuai kebutuhan.
- Pastikan penerjemah memahami bahasa Mandarin.
- Periksa kesesuaian nama dan data akademik.
- Pastikan hasil terjemahan mengikuti dokumen asli.
- Periksa kebutuhan legalisasi atau apostille.
- Mulai proses lebih awal.
Dengan demikian, pemilik ijazah dapat menyiapkan dokumen secara lebih sistematis.
Konsultasi Ijazah Bahasa Mandarin dari China
Jadi, ijazah bahasa Mandarin dari China tidak selalu wajib diterjemahkan. Kebutuhan terjemahan bergantung pada tujuan penggunaan dan persyaratan lembaga penerima.
Jika lembaga meminta bahasa Indonesia, pemohon dapat membutuhkan terjemahan bahasa Indonesia. Begitu pula jika universitas atau perusahaan meminta bahasa Inggris, pemohon perlu menyiapkan terjemahan bahasa Inggris sesuai ketentuan.
Selain itu, pemohon perlu memperhatikan transkrip nilai, penerjemah tersumpah, legalisasi, apostille, dan penyetaraan apabila lembaga tujuan memintanya.
Karena setiap kasus dapat mempunyai kebutuhan berbeda, pemeriksaan dokumen sebelum proses penerjemahan sangat penting.
Masih bingung apakah ijazah bahasa Mandarin dari China harus diterjemahkan? Konsultasikan dokumen dan tujuan penggunaannya bersama PT Jangkar Global Groups.
Konsultasikan Pengurusan Penyetaraan Ijazah Anda Sekarang