Memiliki ijazah dari perguruan tinggi luar negeri tentu menjadi pengalaman akademik yang penting. Namun, ketika Anda ingin menggunakan ijazah tersebut untuk kebutuhan pendidikan atau administrasi di Indonesia, Anda mungkin perlu menjalani proses penyetaraan.
Situasi dapat menjadi lebih kompleks ketika ijazah menggunakan bahasa selain Bahasa Inggris. Misalnya, ijazah menggunakan Bahasa Jepang, Mandarin, Korea, Arab, Jerman, Prancis, atau bahasa negara lain. Dalam kondisi tersebut, pemohon perlu memperhatikan kebutuhan terjemahan sebelum mengajukan penyetaraan.
Lalu, bagaimana cara urus penyetaraan ijazah luar negeri yang tidak berbahasa Inggris?
Secara umum, Anda perlu menyiapkan ijazah asli, transkrip akademik, serta terjemahan yang sesuai dengan ketentuan. Namun, detail persyaratan dapat mengikuti sistem layanan dan kebutuhan pemeriksa dokumen.
Permendikbudristek Nomor 50 Tahun 2024 saat ini mengatur bahwa ijazah atau dokumen hasil belajar dari sistem pendidikan tinggi luar negeri dapat memperoleh pengakuan untuk melanjutkan pendidikan pada perguruan tinggi dalam sistem pendidikan nasional melalui penyetaraan. Aturan tersebut juga menyebut bahwa perguruan tinggi tujuan menjalankan penyetaraan sesuai panduan Kementerian.
Selain itu, laman resmi layanan pendidikan luar negeri memberikan petunjuk khusus bagi dokumen yang tidak menggunakan Bahasa Inggris. Karena itu, pemohon sebaiknya memahami kebutuhan terjemahan sejak awal.
Baca juga : Pengurusan Ijazah Luar Negeri Tidak Berbahasa Inggris
Apa Itu Penyetaraan Ijazah Luar Negeri?
Penyetaraan ijazah merupakan proses untuk mengakui dokumen hasil pendidikan tinggi luar negeri agar dapat digunakan sesuai kebutuhan pendidikan dalam sistem nasional.
Permendikbudristek Nomor 50 Tahun 2024 menyebut bahwa ijazah atau dokumen hasil belajar dari sistem pendidikan tinggi luar negeri dapat memperoleh pengakuan untuk melanjutkan pendidikan melalui penyetaraan. Untuk kebutuhan tersebut, perguruan tinggi tujuan menjalankan proses sesuai panduan Kementerian.
Dengan demikian, pemohon perlu melihat tujuan penggunaan ijazah terlebih dahulu.
Misalnya, Anda ingin melanjutkan kuliah ke jenjang lebih tinggi. Dalam kondisi tersebut, perguruan tinggi tujuan menjadi pihak yang perlu Anda perhatikan.
Sementara itu, kebutuhan untuk pekerjaan, profesi, atau administrasi tertentu dapat memiliki persyaratan tambahan. Karena itu, jangan hanya mengandalkan informasi lama mengenai proses penyetaraan.
Baca juga : Apakah Ijazah Luar Negeri Wajib Bahasa Inggris?
Mengapa Ijazah Tidak Berbahasa Inggris Membutuhkan Perhatian Khusus?
Bahasa dokumen menjadi salah satu faktor penting dalam pemeriksaan administrasi.
Tim pemeriksa perlu memahami informasi pada ijazah dan transkrip agar mereka dapat menilai dokumen secara tepat. Jika dokumen menggunakan bahasa yang tidak mereka gunakan dalam pemeriksaan, terjemahan dapat membantu proses tersebut.
Laman resmi FAQ layanan pendidikan luar negeri menjelaskan bahwa dokumen yang tidak menggunakan Bahasa Inggris wajib diterjemahkan. Untuk ijazah dan transkrip akademik, laman tersebut menyebut kebutuhan penerjemah tersumpah atau sworn translator.
Karena itu, pemohon yang memiliki ijazah Bahasa Jepang, Mandarin, Korea, Arab, Jerman, atau bahasa asing lain perlu memperhatikan tahap terjemahan sejak awal.
Baca juga : Cara Menerjemahkan Ijazah Luar Negeri Bahasa Asing
Dokumen Apa Saja yang Perlu Disiapkan?
Sebelum mengajukan penyetaraan, siapkan dokumen secara lengkap.
Beberapa dokumen utama yang perlu Anda periksa antara lain:
1. Ijazah Asli
Ijazah menjadi dokumen utama yang menunjukkan penyelesaian pendidikan.
Pastikan seluruh informasi pada ijazah terlihat jelas, termasuk:
- nama pemegang ijazah;
- nama perguruan tinggi;
- program studi;
- jenjang pendidikan;
- gelar;
- tanggal kelulusan;
- nomor dokumen; dan
- informasi akademik lain yang tercantum.
Jika ijazah menggunakan bahasa selain Bahasa Inggris, siapkan terjemahan sesuai ketentuan layanan.
Baca juga : Apakah Ijazah Bahasa Arab dari Luar Negeri Harus Diterjemahkan?
2. Transkrip Akademik
Transkrip akademik juga memiliki peran penting karena memuat rincian mata kuliah, nilai, jumlah kredit, dan informasi akademik lainnya.
Karena itu, jangan hanya memperhatikan ijazah.
Laman resmi layanan pendidikan luar negeri secara khusus menyebut bahwa ijazah dan transkrip yang tidak menggunakan Bahasa Inggris wajib memperoleh terjemahan dari penerjemah tersumpah atau sworn translator.
Baca juga : Ijazah Bahasa Mandarin dari China Apakah Harus Diterjemahkan?
3. Dokumen Pendukung
Selain dua dokumen utama tersebut, pemeriksa dapat membutuhkan informasi tambahan untuk memahami sistem pendidikan yang Anda tempuh.
FAQ resmi juga menyarankan pemohon melengkapi dokumen penunjang seperti kartu mahasiswa, izin tinggal, surat sponsor beasiswa jika ada, log book, serta dokumen lain yang membantu proses penilaian.
Namun, kebutuhan setiap pemohon dapat berbeda. Karena itu, periksa persyaratan pada sistem layanan sebelum mengunggah dokumen.
Baca juga : Ijazah Jepang Apa Perlu Diterjemahkan untuk Penyetaraan?
Cara Mengurus Penyetaraan Ijazah yang Tidak Berbahasa Inggris
Setelah dokumen siap, Anda dapat mengikuti beberapa tahapan berikut.
Langkah 1: Tentukan Tujuan Penyetaraan
Pertama, tentukan alasan Anda membutuhkan penyetaraan.
Apakah Anda ingin melanjutkan pendidikan? Apakah Anda membutuhkan pengakuan akademik untuk pekerjaan? Atau apakah Anda membutuhkan dokumen untuk keperluan administrasi tertentu?
Tujuan tersebut membantu Anda memahami dokumen yang perlu Anda siapkan.
Langkah 2: Periksa Bahasa Ijazah dan Transkrip
Selanjutnya, lihat bahasa yang digunakan pada ijazah dan transkrip.
Jika kedua dokumen sudah menggunakan Bahasa Inggris, Anda perlu mengikuti persyaratan layanan yang berlaku.
Namun, jika dokumen menggunakan bahasa lain, perhatikan ketentuan terjemahan. Layanan resmi menyebut bahwa ijazah dan transkrip yang tidak menggunakan Bahasa Inggris memerlukan terjemahan tersumpah.
Baca juga : Apa Itu Penerjemah Tersumpah untuk Ijazah Luar Negeri?
Langkah 3: Cari Penerjemah Tersumpah
Setelah mengetahui kebutuhan terjemahan, pilih penerjemah tersumpah atau sworn translator sesuai ketentuan.
Contohnya, Anda memiliki ijazah dari Jepang. Maka, pastikan penerjemah mampu menangani Bahasa Jepang ke Bahasa Inggris atau pasangan bahasa lain yang layanan minta.
Begitu pula untuk ijazah China, Korea, Jerman, Prancis, Arab, dan bahasa lainnya.
Jangan hanya memilih penerjemah berdasarkan kemampuan bahasa. Periksa juga status dan format hasil terjemahan yang mereka berikan.
Langkah 4: Terjemahkan Ijazah dan Transkrip
Berikutnya, lakukan terjemahan terhadap dokumen yang memang membutuhkan terjemahan.
Pastikan hasil terjemahan memuat informasi yang konsisten dengan dokumen asli.
Periksa nama, tanggal, nomor ijazah, nama universitas, program studi, gelar, mata kuliah, nilai, dan jumlah kredit.
Selain itu, jangan mengubah angka atau informasi akademik tanpa dasar.
Baca juga : Terjemahan Ijazah Luar Negeri ke Bahasa Indonesia atau Inggris?
Langkah 5: Siapkan Scan Dokumen
Setelah terjemahan selesai, siapkan file digital dengan kualitas yang baik.
FAQ resmi layanan pendidikan luar negeri menyarankan pemohon mengunggah scan dokumen yang jelas dan mudah terbaca.
Karena itu, hindari foto yang buram, terpotong, terlalu gelap, atau memiliki pantulan cahaya.
Selanjutnya, periksa ukuran dan format file sesuai ketentuan sistem.
Langkah 6: Ajukan Melalui Sistem Resmi
Informasi ULT Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang diperbarui pada Mei 2026 mengarahkan masyarakat untuk menggunakan laman layanan resmi pemerintah terkait prosedur penyetaraan ijazah.
Karena sistem layanan dapat mengalami pembaruan, gunakan informasi terbaru dari kanal resmi sebelum mengajukan permohonan.
Jangan mengandalkan tutorial lama yang masih menggunakan prosedur dari peraturan sebelumnya.
Langkah 7: Lengkapi Jika Ada Permintaan Dokumen Tambahan
Setelah pengajuan berjalan, pemeriksa dapat membutuhkan informasi tambahan.
FAQ resmi bahkan menjelaskan bahwa kelengkapan informasi dapat membantu tim memahami sistem pendidikan yang pemohon tempuh. Sebaliknya, informasi yang kurang lengkap dapat membuat proses penilaian membutuhkan waktu lebih lama.
Karena itu, periksa notifikasi secara berkala dan siapkan dokumen pendukung jika pihak pemeriksa memintanya.
Baca juga : Dokumen Apa yang Perlu Diterjemahkan Saat Penyetaraan Ijazah?
Apakah Ijazah Jepang Wajib Diterjemahkan?
Jika ijazah Jepang menggunakan Bahasa Jepang dan layanan penyetaraan meminta dokumen dalam Bahasa Inggris, maka Anda perlu menyiapkan terjemahan sesuai ketentuan.
Bahasa Jepang memiliki sistem penulisan yang berbeda dari Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris. Selain itu, istilah akademik Jepang dapat memiliki konteks khusus.
Karena itu, penerjemah perlu memahami istilah pendidikan tinggi agar hasil terjemahan tidak sekadar menerjemahkan kata per kata.
Bagaimana dengan Ijazah China?
Prinsipnya sama.
Jika ijazah dan transkrip menggunakan Bahasa Mandarin, pemohon perlu memperhatikan persyaratan terjemahan. FAQ resmi juga memberikan catatan khusus bagi lulusan China bahwa dokumen CDGDC wajib menggunakan penerjemah tersumpah apabila dokumen aslinya menggunakan Bahasa Mandarin.
Karena itu, pemohon dari China sebaiknya memeriksa seluruh dokumen akademik sebelum memulai pengajuan.
Baca juga : Apakah Terjemahan Ijazah Luar Negeri Harus Dilegalisir?
Apakah Terjemahan dari Universitas Asal Bisa Digunakan?
Tidak selalu harus menggunakan penerjemah tersumpah jika perguruan tinggi asal sudah menyediakan versi terjemahan yang memenuhi ketentuan layanan.
FAQ resmi menyebut bahwa jika negara asal menggunakan bahasa selain Bahasa Inggris tetapi perguruan tinggi menyediakan versi terjemahan, versi tersebut dapat diterima. Namun, pemohon tetap perlu melampirkan ijazah dalam bahasa asli bersama versi terjemahan Bahasa Inggris tersebut.
Jadi, sebelum membayar jasa terjemahan, periksa terlebih dahulu apakah universitas asal sudah menyediakan versi Bahasa Inggris yang dapat layanan terima.
Langkah ini dapat menghemat waktu dan biaya.
Apakah Perlu Legalisasi Ijazah?
Jangan langsung menganggap bahwa setiap ijazah luar negeri membutuhkan legalisasi tambahan.
Permendikbudristek Nomor 50 Tahun 2024 menyatakan bahwa ijazah, transkrip nilai, surat keterangan pendamping ijazah, sertifikat kompetensi, dan sertifikat profesi dapat difotokopi tanpa pengesahan. Jika kebutuhan melanjutkan pendidikan atau bekerja memerlukan pengesahan fotokopi, perguruan tinggi dapat menjalankan pengesahan tersebut.
Karena itu, periksa kebutuhan aktual pada layanan penyetaraan sebelum mengurus legalisasi.
Kesalahan yang Sering Terjadi
Beberapa kesalahan dapat membuat proses penyetaraan menjadi lebih panjang.
- pemohon menggunakan terjemahan biasa ketika persyaratan meminta penerjemah tersumpah.
- pemohon hanya menerjemahkan ijazah dan lupa memeriksa transkrip.
- pemohon mengunggah scan yang buram.
- nama pada paspor, ijazah, dan terjemahan tidak konsisten.
- pemohon mengikuti panduan lama yang masih mengacu pada aturan sebelumnya.
Permendikbudristek Nomor 50 Tahun 2024 mencabut Permendikbudristek Nomor 6 Tahun 2022. Karena itu, pemohon perlu merujuk pada ketentuan yang berlaku sekarang.
Tips Agar Pengurusan Lebih Lancar
Agar proses berjalan lebih terarah, lakukan beberapa langkah berikut:
- Periksa persyaratan terbaru sebelum mengajukan.
- Pastikan ijazah dan transkrip terbaca jelas.
- Siapkan terjemahan tersumpah jika persyaratan meminta.
- Lampirkan dokumen asli bersama terjemahan sesuai instruksi.
- Lengkapi dokumen pendukung.
- Gunakan kanal layanan resmi.
- Periksa notifikasi setelah pengajuan.
- Simpan salinan seluruh dokumen yang Anda kirim.
Selain itu, jika Anda merasa ragu terhadap bahasa terjemahan atau kelengkapan dokumen, lakukan pemeriksaan sebelum mengirim permohonan.
Cara urus penyetaraan ijazah luar negeri tidak berbahasa Inggris
Cara urus penyetaraan ijazah luar negeri tidak berbahasa Inggris pada dasarnya membutuhkan perhatian lebih pada tahap penerjemahan dokumen.
Jika ijazah dan transkrip menggunakan bahasa selain Bahasa Inggris, Anda perlu mengikuti ketentuan terjemahan yang berlaku. Layanan resmi saat ini menyebut bahwa ijazah dan transkrip yang tidak menggunakan Bahasa Inggris wajib menggunakan terjemahan penerjemah tersumpah atau sworn translator.
Selanjutnya, Anda perlu memastikan scan dokumen jelas, menyiapkan dokumen pendukung, lalu mengajukan permohonan melalui sistem resmi. Untuk informasi prosedur terbaru, ULT Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mengarahkan masyarakat ke layanan resmi penyetaraan ijazah.
Sementara itu, Permendikbudristek Nomor 50 Tahun 2024 menjadi salah satu dasar penting untuk pengaturan ijazah pendidikan tinggi luar negeri dan saat ini masih berstatus berlaku.
Jadi, jika Anda memiliki ijazah Jepang, China, Korea, Arab, Jerman, Prancis, atau negara lain yang tidak menggunakan Bahasa Inggris, jangan langsung mengajukan dokumen tanpa memeriksa kebutuhan terjemahan.
Pastikan ijazah asli, transkrip, terjemahan, dan dokumen pendukung Anda sesuai dengan persyaratan layanan sebelum memulai proses.
Konsultasikan Pengurusan Penyetaraan Ijazah Anda Sekarang