Apa Itu Penerjemah Tersumpah untuk Ijazah Luar Negeri?

Santsanisy

Apa Itu Penerjemah Tersumpah untuk Ijazah Luar Negeri
Direktur Utama Jangkar Groups

Bagi seseorang yang memperoleh ijazah dari perguruan tinggi luar negeri, proses penggunaan dokumen tersebut di Indonesia sering membutuhkan beberapa tahap tambahan. Selain memastikan keaslian ijazah, pemilik dokumen mungkin perlu menyiapkan terjemahan agar pihak kampus, instansi pemerintah, perusahaan, atau lembaga lain dapat memahami isi dokumen secara tepat.

Dalam kondisi seperti ini, istilah penerjemah tersumpah sering muncul. Lalu, apa sebenarnya penerjemah tersumpah untuk ijazah luar negeri? Mengapa hasil terjemahannya memiliki nilai penting? Selain itu, apakah setiap ijazah asing selalu membutuhkan penerjemah tersumpah?

Artikel ini membahas pengertian, fungsi, manfaat, serta hal penting yang perlu Anda perhatikan sebelum menerjemahkan ijazah luar negeri.

Baca juga : Pengurusan Ijazah Luar Negeri Tidak Berbahasa Inggris

Apa Itu Penerjemah Tersumpah?

Penerjemah tersumpah merupakan penerjemah profesional yang sudah memenuhi persyaratan kompetensi serta menjalani proses pengangkatan dan pengambilan sumpah sesuai ketentuan pemerintah.

Menurut Ditjen Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum, penerjemah tersumpah memiliki kualifikasi untuk menerjemahkan dokumen dari bahasa Indonesia ke bahasa asing maupun sebaliknya. Hasil pekerjaannya juga dapat berupa terjemahan dokumen resmi, termasuk ijazah, akta kelahiran, akta nikah, perjanjian, serta berbagai dokumen hukum dan administratif.

Dengan demikian, penerjemah tersumpah bukan sekadar orang yang menguasai bahasa asing. Profesi ini memiliki tanggung jawab profesional terhadap ketepatan isi terjemahan.

Selain itu, Ditjen AHU menjelaskan bahwa terjemahan tersumpah memiliki pernyataan tertulis atau affidavit dari penerjemah yang menyatakan bahwa hasil terjemahan tersebut akurat dan benar.

Baca juga : Apakah Ijazah Luar Negeri Wajib Bahasa Inggris?

Mengapa Ijazah Luar Negeri Membutuhkan Penerjemah Tersumpah?

Ijazah luar negeri sering menggunakan bahasa yang berbeda dari bahasa Indonesia. Contohnya, seseorang dapat memperoleh ijazah dari Jepang, China, Korea Selatan, Jerman, Prancis, Arab Saudi, atau negara lain.

Selanjutnya, pemilik ijazah mungkin ingin menggunakan dokumen tersebut untuk berbagai keperluan, seperti:

  1. melanjutkan pendidikan di Indonesia;
  2. mengajukan penyetaraan atau pengakuan ijazah;
  3. melamar pekerjaan;
  4. mengurus administrasi perusahaan;
  5. mengikuti proses profesi tertentu;
  6. mengajukan visa atau keperluan imigrasi;
  7. mengurus legalisasi dokumen;
  8. melengkapi dokumen untuk instansi pemerintah; dan
  9. menggunakan dokumen akademik untuk keperluan luar negeri.

Namun, kebutuhan terjemahan tidak selalu sama untuk setiap keperluan. Pihak penerima dokumen dapat menentukan bahasa, format, serta jenis terjemahan yang mereka terima.

Karena itu, pemilik ijazah sebaiknya memeriksa persyaratan lembaga tujuan sebelum memesan terjemahan.

Baca juga : Cara Menerjemahkan Ijazah Luar Negeri Bahasa Asing

Apa Perbedaan Penerjemah Biasa dan Penerjemah Tersumpah?

Perbedaan utama terletak pada status profesional serta penggunaan hasil terjemahan.

Penerjemah biasa dapat membantu menerjemahkan berbagai jenis teks untuk kebutuhan umum. Misalnya, seseorang membutuhkan terjemahan artikel, surat pribadi, materi pemasaran, atau dokumen internal perusahaan.

Sementara itu, penerjemah tersumpah memiliki kompetensi dan status khusus untuk menangani dokumen resmi. Pemerintah juga mengatur profesi tersebut melalui Kementerian Hukum.

Ditjen AHU menjelaskan bahwa penerjemah tersumpah memiliki kompetensi yang dapat dibuktikan melalui sertifikasi profesi, kemudian menjalani proses pengangkatan dan pengambilan sumpah. Pada 2025, Kementerian Hukum juga menerbitkan Permenkum Nomor 4 Tahun 2025 yang mengatur syarat dan tata cara pengangkatan, pelaporan, pemberhentian, perpanjangan, serta pengawasan penerjemah tersumpah.

Oleh sebab itu, jangan menyamakan hasil terjemahan umum dengan terjemahan tersumpah ketika sebuah instansi meminta dokumen resmi.

Baca juga : Apakah Ijazah Bahasa Arab dari Luar Negeri Harus Diterjemahkan?

Apa Saja Bagian Ijazah yang Perlu Diterjemahkan?

Ketika pihak tujuan meminta terjemahan ijazah, penerjemah biasanya perlu memperhatikan seluruh informasi penting pada dokumen.

Beberapa bagian yang dapat muncul antara lain:

  1. nama perguruan tinggi;
  2. nama pemegang ijazah;
  3. nomor ijazah;
  4. nama program studi;
  5. jenjang pendidikan;
  6. gelar akademik;
  7. tanggal kelulusan;
  8. pernyataan kelulusan;
  9. nama pejabat yang menandatangani;
  10. cap atau tanda resmi;
  11. keterangan akademik; dan
  12. informasi tambahan yang tercantum pada ijazah.

Selain ijazah, pihak penerima juga mungkin meminta terjemahan transkrip nilai. Karena itu, pemilik dokumen perlu memeriksa persyaratan secara menyeluruh agar tidak hanya menerjemahkan ijazah sementara dokumen pendukung masih kurang.

Baca juga : Ijazah Bahasa Mandarin dari China Apakah Harus Diterjemahkan?

Apakah Semua Ijazah Luar Negeri Wajib Menggunakan Penerjemah Tersumpah?

Tidak selalu.

Kebutuhan penerjemah tersumpah bergantung pada tujuan penggunaan dokumen serta persyaratan lembaga penerima. Karena itu, pemilik ijazah tidak sebaiknya langsung menyimpulkan bahwa seluruh ijazah asing wajib menggunakan terjemahan tersumpah.

Sebagai contoh, suatu universitas mungkin memiliki ketentuan sendiri untuk menerima dokumen akademik asing. Sementara itu, lembaga lain dapat meminta terjemahan tersumpah sebagai bagian dari administrasi.

Selain itu, kebutuhan terjemahan dapat muncul pada tahap legalisasi atau penggunaan dokumen untuk urusan lintas negara. Kementerian Luar Negeri juga memiliki ketentuan yang memungkinkan pejabat meminta terjemahan Bahasa Indonesia untuk dokumen berbahasa asing dalam proses legalisasi tertentu. Jika pihak berwenang meminta terjemahan tersebut, prosesnya harus menggunakan penerjemah tersumpah yang terdaftar pada kementerian yang menangani urusan hukum.

Jadi, langkah paling aman adalah melihat persyaratan lembaga tujuan terlebih dahulu.

Baca juga : Ijazah Jepang Apa Perlu Diterjemahkan untuk Penyetaraan?

Penerjemah Tersumpah untuk Ijazah Bahasa Jepang, Mandarin, Korea, dan Bahasa Asing Lain

Ijazah dari berbagai negara dapat menggunakan sistem penulisan dan istilah akademik yang berbeda.

Misalnya, ijazah Jepang dapat menggunakan bahasa Jepang dan karakter kanji. Ijazah China dapat menggunakan bahasa Mandarin dan aksara Han. Sementara itu, ijazah Korea dapat menggunakan Hangul.

Karena itu, penerjemahan membutuhkan ketelitian tinggi.

Penerjemah tidak cukup hanya mengubah kata per kata. Mereka juga perlu memahami istilah akademik, nama institusi, jenjang pendidikan, gelar, program studi, serta konteks dokumen.

Selanjutnya, nama orang dan nama institusi perlu mendapat perhatian khusus. Kesalahan satu huruf saja dapat menimbulkan perbedaan antara dokumen asli dan hasil terjemahan.

Oleh sebab itu, sebelum memulai proses, pemilik ijazah sebaiknya memberikan dokumen yang jelas dan mudah terbaca.

Baca juga : Terjemahan Ijazah Luar Negeri ke Bahasa Indonesia atau Inggris?

Apa Manfaat Terjemahan Tersumpah untuk Ijazah Luar Negeri?

Terjemahan tersumpah dapat membantu ketika sebuah lembaga membutuhkan dokumen akademik dalam bahasa tertentu dengan status terjemahan resmi.

Beberapa manfaatnya antara lain:

1. Membantu lembaga memahami isi ijazah

Pihak kampus atau instansi dapat memahami informasi akademik tanpa harus menguasai bahasa asli dokumen.

2. Mendukung administrasi dokumen

Terjemahan tersumpah dapat menjadi bagian dari berkas administrasi ketika lembaga tujuan mensyaratkannya.

3. Mengurangi risiko kesalahan terjemahan

Penerjemah profesional memiliki tanggung jawab terhadap ketepatan hasil terjemahan. Karena itu, prosesnya membutuhkan ketelitian terhadap nama, angka, tanggal, gelar, dan istilah akademik.

4. Mendukung proses lintas negara

Dokumen pendidikan sering bergerak antara berbagai negara untuk kebutuhan pendidikan, pekerjaan, imigrasi, bisnis, maupun administrasi lainnya. Ditjen AHU juga menegaskan bahwa penerjemah tersumpah memiliki peran penting dalam kebutuhan dokumen lintas negara dan proses legalisasi atau apostille.

Baca juga : Dokumen Apa yang Perlu Diterjemahkan Saat Penyetaraan Ijazah?

Bagaimana Cara Memilih Penerjemah Tersumpah untuk Ijazah?

Sebelum menyerahkan ijazah, perhatikan beberapa hal berikut.

  1. periksa status penerjemah. Pastikan Anda menggunakan penerjemah tersumpah yang memiliki status dan kompetensi sesuai ketentuan yang berlaku.
  2. tanyakan pasangan bahasa. Tidak semua penerjemah menangani semua bahasa. Misalnya, Anda membutuhkan terjemahan Jepang ke Indonesia, maka pastikan penerjemah memiliki kualifikasi untuk pasangan bahasa tersebut.
  3. jelaskan tujuan penggunaan. Sampaikan apakah dokumen akan digunakan untuk penyetaraan, kuliah, pekerjaan, visa, legalisasi, apostille, atau kebutuhan lainnya.
  4. tanyakan dokumen pendukung. Beberapa proses membutuhkan ijazah sekaligus transkrip nilai atau dokumen akademik lain.
  5. periksa kembali hasil terjemahan. Cocokkan nama, nomor dokumen, tanggal, program studi, gelar, dan informasi penting lainnya dengan dokumen asli.

Dengan langkah tersebut, Anda dapat mengurangi risiko masalah administrasi pada tahap berikutnya.

Baca juga : Apakah Terjemahan Ijazah Luar Negeri Harus Dilegalisir?

Apakah Terjemahan Tersumpah Sama dengan Legalisasi?

Tidak.

Terjemahan tersumpah berkaitan dengan proses penerjemahan dokumen oleh penerjemah yang memiliki status tersumpah. Sementara itu, legalisasi berkaitan dengan pengesahan tanda tangan atau kewenangan pejabat tertentu sesuai prosedur yang berlaku.

Karena itu, keduanya memiliki fungsi berbeda.

Dalam kondisi tertentu, sebuah dokumen dapat membutuhkan terjemahan tersumpah sekaligus legalisasi. Bahkan, proses lanjutan dapat melibatkan apostille atau lembaga luar negeri, tergantung negara dan tujuan penggunaan dokumen.

Kementerian Luar Negeri juga menjelaskan bahwa dokumen asing berbahasa asing pada proses legalisasi tertentu dapat membutuhkan terjemahan Bahasa Indonesia melalui penerjemah tersumpah yang terdaftar pada kementerian terkait.

Dengan demikian, jangan menganggap bahwa setelah menerjemahkan ijazah, seluruh proses administrasi otomatis selesai.

Baca juga : Cara Urus Penyetaraan Ijazah Luar Negeri Tidak Berbahasa Inggris

Berapa Lama Proses Terjemahan Ijazah Tersumpah?

Lama pengerjaan dapat berbeda antara satu penerjemah dan penerjemah lainnya. Faktor yang memengaruhi antara lain jumlah halaman, pasangan bahasa, tingkat kesulitan dokumen, kualitas scan, serta jumlah dokumen yang harus diterjemahkan.

Ijazah satu halaman tentu memiliki kebutuhan berbeda dibandingkan satu paket yang terdiri dari ijazah, transkrip, surat keterangan lulus, dan dokumen akademik lainnya.

Karena itu, sebaiknya tanyakan estimasi waktu sebelum menyerahkan dokumen. Jika Anda memiliki batas waktu pendaftaran kampus, pekerjaan, visa, atau legalisasi, sampaikan jadwal tersebut sejak awal.

Penerjemah tersumpah untuk ijazah luar negeri

Penerjemah tersumpah untuk ijazah luar negeri merupakan penerjemah profesional yang memiliki status dan kompetensi khusus untuk menangani dokumen resmi. Hasil terjemahannya dapat mendukung berbagai kebutuhan administrasi, termasuk penggunaan ijazah asing ketika lembaga tujuan meminta terjemahan resmi.

Namun, tidak semua ijazah luar negeri otomatis membutuhkan terjemahan tersumpah. Kebutuhan tersebut bergantung pada tujuan penggunaan dan persyaratan lembaga penerima.

Oleh karena itu, sebelum menerjemahkan ijazah Jepang, China, Korea, Jerman, Arab, atau dokumen akademik dari negara lain, periksa terlebih dahulu persyaratan lembaga tujuan. Dengan begitu, Anda dapat memilih jenis terjemahan yang tepat dan menghindari pekerjaan berulang.

Jika Anda masih bingung mengenai penerjemah tersumpah untuk ijazah luar negeri, pasangan bahasa yang tepat, kebutuhan terjemahan ijazah dan transkrip, atau tahapan lanjutan seperti legalisasi dan apostille, Anda dapat berkonsultasi dengan PT Jangkar Global Groups.

Konsultasikan Pengurusan Penyetaraan Ijazah Anda Sekarang

Santsanisy