Ijazah luar negeri menjadi salah satu dokumen penting bagi seseorang yang ingin melanjutkan pendidikan, mencari pekerjaan, mengikuti proses profesional, atau mengurus berbagai keperluan administrasi internasional. Namun, bagaimana jika ijazah tersebut tidak menggunakan bahasa Inggris? Kondisi ini cukup sering muncul, terutama bagi lulusan perguruan tinggi dari negara yang menggunakan bahasa nasional sebagai bahasa utama dalam dokumen akademik.
Pengurusan ijazah luar negeri tidak berbahasa Inggris memerlukan perhatian khusus. Sebab, pihak kampus, instansi pemerintah, perusahaan, atau lembaga luar negeri mungkin membutuhkan dokumen yang dapat mereka pahami secara jelas. Oleh karena itu, pemilik ijazah perlu memahami proses penerjemahan, legalisasi, penyetaraan, serta persyaratan tambahan sesuai tujuan penggunaan dokumen.
Selain itu, setiap negara dan lembaga dapat mempunyai ketentuan yang berbeda. Karena itu, langkah pengurusan tidak selalu sama untuk setiap pemohon.
Baca juga : Apakah Ijazah Luar Negeri Wajib Bahasa Inggris?
Mengapa Ijazah Luar Negeri Tidak Berbahasa Inggris Memerlukan Penanganan Khusus?
Ijazah merupakan dokumen akademik yang memuat informasi penting. Biasanya, dokumen tersebut mencantumkan nama lulusan, nama institusi pendidikan, program studi, gelar, tanggal kelulusan, serta informasi akademik lainnya.
Apabila seluruh informasi menggunakan bahasa asing selain bahasa Inggris, pihak penerima dokumen mungkin membutuhkan terjemahan resmi. Misalnya, seorang lulusan dari Jepang dapat mempunyai ijazah berbahasa Jepang. Sementara itu, lulusan dari Jerman, Korea Selatan, China, Rusia, atau negara lain juga dapat mempunyai dokumen akademik dengan bahasa nasional masing-masing.
Karena itu, pemohon perlu menentukan terlebih dahulu tujuan penggunaan ijazah. Tujuan tersebut akan menentukan jenis terjemahan dan pengesahan yang mungkin diperlukan.
Sebagai contoh, kebutuhan untuk melanjutkan kuliah dapat berbeda dengan kebutuhan untuk bekerja, mengurus visa, melakukan penyetaraan pendidikan, atau mengikuti proses profesi tertentu.
Baca juga : Cara Menerjemahkan Ijazah Luar Negeri Bahasa Asing
Apakah Ijazah Harus Diterjemahkan ke Bahasa Inggris?
Tidak selalu. Namun, banyak institusi internasional menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa komunikasi administrasi. Oleh sebab itu, terjemahan bahasa Inggris sering menjadi pilihan ketika penerima dokumen meminta versi yang mudah mereka pahami.
Selain bahasa Inggris, beberapa lembaga mungkin meminta terjemahan ke bahasa negara tujuan. Misalnya, pemohon yang hendak menggunakan ijazah untuk keperluan tertentu pada sebuah institusi di negara dengan bahasa resmi selain Inggris dapat memperoleh permintaan khusus mengenai bahasa terjemahan.
Dengan demikian, pemohon sebaiknya tidak langsung menerjemahkan dokumen tanpa memeriksa persyaratan lembaga tujuan.
Selanjutnya, perhatikan pula jenis penerjemah yang lembaga tujuan terima. Sebagian lembaga menerima terjemahan dari penerjemah tersumpah. Namun, sebagian lainnya dapat mempunyai persyaratan tambahan mengenai legalisasi, sertifikasi, atau format dokumen.
Baca juga : Apakah Ijazah Bahasa Arab dari Luar Negeri Harus Diterjemahkan?
Peran Penerjemah Tersumpah dalam Pengurusan Ijazah
Penerjemah tersumpah mempunyai peran penting ketika pemohon membutuhkan terjemahan resmi. Penerjemah tersebut menerjemahkan isi dokumen dari bahasa asli menuju bahasa tujuan dengan memperhatikan istilah akademik dan administrasi.
Hal ini penting karena terjemahan ijazah bukan sekadar mengganti kata dari satu bahasa ke bahasa lain. Nama program studi, gelar akademik, nama institusi, dan istilah pendidikan membutuhkan ketelitian.
Selain itu, penerjemah perlu menjaga kesesuaian informasi dengan dokumen asli. Nama, tanggal, nomor dokumen, gelar, serta keterangan akademik harus tetap konsisten.
Karena itu, pemohon sebaiknya tidak menggunakan terjemahan otomatis sebagai dokumen utama untuk kebutuhan resmi. Terjemahan mesin memang dapat membantu memahami isi secara umum. Akan tetapi, lembaga resmi biasanya mempunyai standar tersendiri untuk menerima dokumen terjemahan.
Baca juga : Ijazah Bahasa Mandarin dari China Apakah Harus Diterjemahkan?
Dokumen Apa Saja yang Perlu Dipersiapkan?
Persyaratan dapat berbeda sesuai negara asal ijazah dan tujuan penggunaan. Namun, beberapa dokumen berikut sering menjadi bagian dari proses pengurusan:
- Ijazah asli
Pastikan kondisi dokumen masih jelas sehingga seluruh informasi dapat terbaca. - Transkrip nilai
Dokumen ini penting karena memuat daftar mata kuliah, nilai, jumlah kredit, serta informasi akademik lainnya. - Terjemahan resmi
Jika lembaga tujuan meminta bahasa tertentu, siapkan terjemahan sesuai ketentuan mereka. - Paspor atau identitas
Dokumen identitas membantu mencocokkan nama pemilik ijazah dengan dokumen akademik. - Dokumen pendukung akademik
Beberapa proses dapat membutuhkan surat keterangan lulus, diploma supplement, atau surat dari perguruan tinggi. - Dokumen legalisasi atau pengesahan
Kebutuhan ini bergantung pada negara tujuan, lembaga penerima, serta tujuan penggunaan. - Surat kuasa
Jika pemilik ijazah meminta bantuan pihak lain untuk mengurus proses tertentu, surat kuasa mungkin diperlukan.
Oleh karena itu, pemohon sebaiknya membuat daftar dokumen sebelum memulai proses. Langkah ini membantu mengurangi risiko kekurangan berkas.
Baca juga : Ijazah Jepang Apa Perlu Diterjemahkan untuk Penyetaraan?
Bagaimana Proses Pengurusan Ijazah Luar Negeri yang Tidak Berbahasa Inggris?
Secara umum, proses dapat dimulai dengan pemeriksaan dokumen. Pada tahap ini, pemohon perlu memastikan nama, tanggal lahir, nama kampus, program studi, serta informasi lain pada ijazah sudah sesuai.
Kemudian, pemohon menentukan bahasa terjemahan berdasarkan permintaan lembaga tujuan. Setelah itu, proses penerjemahan dapat berjalan melalui penerjemah yang memenuhi ketentuan.
Berikutnya, pemohon perlu memeriksa kebutuhan legalisasi atau pengesahan. Tahap ini sangat penting karena setiap negara mempunyai sistem administrasi masing-masing.
Selanjutnya, apabila tujuan penggunaan memerlukan penyetaraan pendidikan, pemohon dapat mengikuti prosedur evaluasi atau pengakuan kualifikasi sesuai lembaga yang mempunyai kewenangan.
Terakhir, seluruh dokumen dapat pemohon serahkan kepada lembaga tujuan sesuai format dan persyaratan mereka.
Perlu kita pahami bahwa urutan tersebut bersifat umum. Proses sebenarnya dapat berubah berdasarkan negara asal ijazah, negara tujuan, jenis pendidikan, serta tujuan penggunaan.
Baca juga : Apa Itu Penerjemah Tersumpah untuk Ijazah Luar Negeri?
Pengurusan untuk Kuliah di Luar Negeri
Lulusan perguruan tinggi asing yang ingin melanjutkan pendidikan dapat menghadapi persyaratan tambahan. Universitas tujuan biasanya memerlukan ijazah dan transkrip sebagai bukti pendidikan sebelumnya.
Jika dokumen tidak menggunakan bahasa Inggris, universitas dapat meminta terjemahan. Selain itu, universitas tertentu dapat meminta dokumen akademik lain seperti silabus, diploma supplement, atau surat keterangan dari institusi pendidikan asal.
Karena itu, calon mahasiswa sebaiknya membaca persyaratan penerimaan sebelum melakukan penerjemahan. Dengan begitu, pemohon dapat menyesuaikan dokumen sejak awal.
Baca juga : Terjemahan Ijazah Luar Negeri ke Bahasa Indonesia atau Inggris?
Pengurusan untuk Bekerja di Luar Negeri
Kebutuhan kerja juga mempunyai karakteristik tersendiri. Perusahaan atau lembaga profesional dapat meminta bukti pendidikan dalam bahasa yang mereka pahami.
Selain ijazah, pemberi kerja mungkin meminta transkrip nilai, sertifikat kompetensi, surat pengalaman kerja, atau dokumen pendukung lainnya.
Kemudian, beberapa profesi mempunyai aturan khusus mengenai pengakuan kualifikasi. Oleh sebab itu, pemilik ijazah perlu mencari tahu lembaga yang menangani pengakuan profesi pada negara tujuan.
Baca juga : Dokumen Apa yang Perlu Diterjemahkan Saat Penyetaraan Ijazah?
Pengurusan untuk Visa dan Keperluan Imigrasi
Dalam beberapa proses visa, pemohon mungkin perlu menunjukkan dokumen pendidikan sebagai bagian dari persyaratan. Kondisi tersebut dapat muncul pada visa pendidikan, pekerjaan, atau program tertentu.
Namun, kebutuhan setiap jenis visa tidak sama. Karena itu, pemohon perlu mengikuti daftar dokumen dari otoritas imigrasi atau perwakilan resmi negara tujuan.
Apabila mereka meminta terjemahan bahasa Inggris, gunakan format sesuai ketentuan. Jika mereka meminta legalisasi atau pengesahan tambahan, lakukan tahap tersebut sebelum menyerahkan dokumen.
Baca juga : Apakah Terjemahan Ijazah Luar Negeri Harus Dilegalisir?
Kesalahan yang Sering Terjadi
Beberapa kesalahan dapat memperlambat proses pengurusan ijazah luar negeri tidak berbahasa Inggris.
- pemohon langsung menerjemahkan dokumen tanpa memeriksa persyaratan lembaga tujuan. Akibatnya, format terjemahan mungkin tidak sesuai.
- pemohon hanya menerjemahkan ijazah tetapi melupakan transkrip nilai. Padahal, lembaga tujuan dapat meminta kedua dokumen tersebut.
- pemohon tidak mencocokkan ejaan nama pada paspor dan ijazah. Perbedaan kecil pada nama dapat menimbulkan pertanyaan administratif.
- pemohon mengabaikan kebutuhan legalisasi atau pengesahan. Padahal, lembaga tujuan dapat meminta tahapan tersebut.
- pemohon menggunakan penerjemahan yang tidak memenuhi ketentuan lembaga penerima. Karena itu, pemeriksaan persyaratan sejak awal sangat penting.
Baca juga : Cara Urus Penyetaraan Ijazah Luar Negeri Tidak Berbahasa Inggris
Berapa Lama Proses Pengurusan Ijazah Luar Negeri?
Lama proses tidak mempunyai satu angka yang berlaku untuk semua kasus. Waktu pengerjaan bergantung pada bahasa dokumen, jumlah halaman, kebutuhan penerjemahan, jenis pengesahan, respons perguruan tinggi, serta tujuan penggunaan.
Jika dokumen hanya membutuhkan penerjemahan, proses dapat berjalan lebih sederhana. Namun, apabila pemohon membutuhkan legalisasi, pengesahan, verifikasi, atau penyetaraan, waktu pengurusan dapat menjadi lebih panjang.
Oleh sebab itu, pemohon sebaiknya tidak menunggu sampai mendekati batas waktu pendaftaran. Persiapkan dokumen lebih awal agar setiap tahapan mempunyai waktu yang cukup.
Mengapa Pemeriksaan Persyaratan Sangat Penting?
Setiap kasus dapat mempunyai kebutuhan berbeda. Ijazah dari Jepang tentu dapat mempunyai prosedur yang berbeda dengan ijazah dari Korea Selatan, China, Jerman, Prancis, atau negara lainnya.
Selain itu, kebutuhan untuk kuliah juga berbeda dengan kebutuhan kerja, visa, penyetaraan, atau keperluan profesional.
Karena itu, pemeriksaan dokumen secara individual menjadi langkah penting. Dengan pemeriksaan tersebut, pemohon dapat mengetahui dokumen yang perlu diterjemahkan, jenis pengesahan yang mungkin diperlukan, serta tahapan administrasi yang perlu mereka jalankan.
Jasa Pengurusan Ijazah Luar Negeri Tidak Berbahasa Inggris
Mengurus ijazah luar negeri dengan bahasa selain Inggris dapat terasa rumit, terutama ketika pemohon belum memahami persyaratan penerjemahan, legalisasi, pengesahan, atau penyetaraan.
PT Jangkar Global Groups dapat membantu memberikan informasi dan konsultasi mengenai kebutuhan pengurusan dokumen sesuai tujuan penggunaan. Pemohon dapat berkonsultasi terlebih dahulu mengenai kondisi ijazah, bahasa dokumen, negara asal, negara tujuan, serta kebutuhan administrasinya.
Dengan konsultasi sejak awal, pemohon dapat memperoleh gambaran mengenai tahapan yang perlu mereka persiapkan. Selain itu, pemeriksaan awal juga dapat membantu mengurangi risiko kesalahan dokumen.
Jadi, jangan terburu-buru menerjemahkan atau mengurus pengesahan sebelum memahami kebutuhan lembaga tujuan. Siapkan ijazah dan dokumen pendukung, kemudian konsultasikan kebutuhan Anda agar proses dapat berjalan secara lebih terarah.
Butuh konsultasi pengurusan ijazah luar negeri yang tidak berbahasa Inggris? Hubungi PT Jangkar Global Groups sekarang.
Konsultasikan Pengurusan Penyetaraan Ijazah Anda Sekarang