Syarat Temporary Work Visa USA untuk WNI

Nisa

Updated on:

Syarat Temporary Work Visa USA untuk WNI
Direktur Utama Jangkar Groups

Amerika Serikat memiliki beberapa kategori visa untuk tenaga kerja asing yang ingin bekerja dalam jangka waktu tertentu. Bagi Warga Negara Indonesia (WNI), pengajuan Syarat Temporary Work Visa USA harus di sesuaikan dengan jenis pekerjaan, kualifikasi, perusahaan pemberi kerja, serta kategori visa yang tersedia.

Berbeda dengan visa kunjungan, visa pekerja sementara memungkinkan pemegangnya melakukan pekerjaan tertentu di Amerika Serikat sesuai dengan ketentuan visa yang di berikan.

Sebagian besar kategori temporary worker visa membutuhkan petisi dari calon pemberi kerja di Amerika Serikat yang harus mendapatkan persetujuan dari U.S. Citizenship and Immigration Services (USCIS) sebelum pekerja dapat mengajukan visa di kedutaan atau konsulat AS.

Baca Juga : Temporary Work Visa USA Panduan Visa Kerja Sementara Amerika Serikat

Apa Itu Temporary Work Visa USA?

Temporary Work Visa USA adalah visa nonimigran yang di gunakan oleh pekerja asing untuk melakukan pekerjaan tertentu di Amerika Serikat dalam jangka waktu terbatas.

Pemerintah Amerika Serikat menyediakan beberapa kategori visa pekerja sementara, antara lain H-1B, H-2A, H-2B, H-3, L, O, P, dan Q. Setiap kategori mempunyai tujuan dan persyaratan yang berbeda.

Oleh karena itu, WNI yang ingin bekerja di Amerika Serikat perlu mengetahui terlebih dahulu jenis pekerjaan dan kategori visa yang sesuai.

Jenis Temporary Work Visa USA untuk WNI

Tidak semua WNI yang bekerja sementara di Amerika Serikat menggunakan jenis visa yang sama. Beberapa kategori yang umum antara lain:

H-1B untuk Pekerjaan Khusus

H-1B di peruntukkan bagi pekerjaan dalam kategori specialty occupation. Umumnya, pemohon harus memenuhi persyaratan pendidikan atau pengalaman yang setara dengan kualifikasi yang di persyaratkan untuk pekerjaan tersebut.

Baca Juga : Jenis-Jenis Temporary Work Visa USA untuk Pekerja Asing

H-2A untuk Pekerja Pertanian Sementara

H-2A di gunakan untuk pekerjaan pertanian yang bersifat sementara atau musiman.

Namun, terdapat ketentuan mengenai negara yang warganya dapat menggunakan kategori H-2A, dengan pengecualian tertentu.

H-2B untuk Pekerja Nonpertanian Sementara

H-2B di tujukan untuk pekerjaan nonpertanian yang bersifat sementara atau musiman.

Kategori ini juga memiliki ketentuan mengenai negara yang warganya memenuhi syarat, sehingga WNI perlu memastikan kelayakan berdasarkan aturan yang berlaku saat pengajuan.

H-3 untuk Trainee

H-3 dapat di gunakan bagi peserta pelatihan tertentu di Amerika Serikat yang memenuhi persyaratan kategori tersebut.

L-1 untuk Transfer Karyawan Antarperusahaan

L-1 digunakan untuk karyawan yang di transfer dari perusahaan di luar Amerika Serikat ke kantor cabang, induk, afiliasi, atau anak perusahaan yang memenuhi ketentuan di AS.

Kategori ini mencakup posisi manajerial atau eksekutif maupun posisi yang membutuhkan specialized knowledge.

Baca Juga : H-1B Work Visa USA Syarat, Sponsor dan Proses Pengajuan

O untuk Individu dengan Kemampuan atau Prestasi Luar Biasa

Visa O di peruntukkan bagi individu dengan kemampuan atau pencapaian luar biasa dalam bidang tertentu seperti sains, seni, pendidikan, bisnis, atau atletik, sesuai dengan persyaratan kategorinya.

P untuk Atlet, Artis, dan Entertainer

Visa P mencakup beberapa kategori untuk atlet, artis, entertainer, serta personel pendukung tertentu.

Q-1 untuk Program Pertukaran Budaya Internasional

Q-1 di gunakan bagi peserta program pertukaran budaya internasional yang memenuhi ketentuan program tersebut.

Syarat Temporary Work Visa USA untuk WNI

Persyaratan dapat berbeda berdasarkan jenis visa. Namun, secara umum WNI perlu memenuhi beberapa persyaratan utama.

Baca Juga : H-2A Temporary Work Visa USA untuk Pekerja Pertanian

1. Memiliki Paspor yang Berlaku

Pemohon harus mempunyai paspor yang masih berlaku. Departemen Luar Negeri AS menyatakan bahwa paspor untuk pengajuan visa pekerja sementara harus berlaku setidaknya enam bulan setelah masa tinggal di Amerika Serikat, kecuali terdapat pengecualian berdasarkan perjanjian negara tertentu.

2. Memiliki Tawaran Pekerjaan

Calon pekerja umumnya harus mempunyai pekerjaan atau hubungan kerja yang sesuai dengan kategori visa yang di ajukan.

Informasi mengenai pekerjaan, perusahaan, posisi, dan aktivitas yang akan di lakukan harus konsisten dengan petisi dan aplikasi visa.

3. Mendapatkan Petisi dari Pemberi Kerja

Untuk sebagian besar kategori temporary worker visa, calon pemberi kerja di Amerika Serikat harus mengajukan Form I-129, Petition for a Nonimmigrant Worker, kepada USCIS.

Petisi tersebut harus di setujui sebelum pemohon dapat melanjutkan pengajuan visa. Setelah di setujui, pemberi kerja menerima Form I-797, yang memuat informasi persetujuan petisi.

4. Memenuhi Kualifikasi Pekerjaan

Persyaratan kualifikasi bergantung pada kategori visa.

Sebagai contoh, H-1B berkaitan dengan pekerjaan khusus yang umumnya membutuhkan gelar sarjana atau pengalaman yang setara dalam bidang yang relevan. Sementara itu, kategori L-1 mempunyai persyaratan hubungan perusahaan dan pengalaman kerja tertentu.

Baca Juga : H-2B Temporary Work Visa USA untuk Pekerja Non-Pertanian

5. Mengisi Form DS-160

Pemohon visa nonimigran harus mengisi Form DS-160 secara online dan membawa halaman konfirmasi saat wawancara visa.

Pemohon visa pekerja yang menggunakan sistem berbasis petisi juga perlu menyiapkan informasi dari petisi, termasuk nomor tanda terima petisi.

6. Membayar Biaya Pengajuan Visa

Kategori visa pekerja sementara berbasis petisi termasuk dalam kelompok visa dengan biaya pemrosesan US$205 menurut tabel biaya visa Departemen Luar Negeri AS yang berlaku saat ini. Biaya tersebut bersifat non-refundable.

Selain biaya visa, dalam kondisi tertentu dapat terdapat biaya lain yang berkaitan dengan petisi atau kategori visa.

7. Mengikuti Wawancara Visa

Wawancara pada umumnya di perlukan untuk pemohon visa, meskipun terdapat pengecualian terbatas. Petugas konsuler juga dapat meminta wawancara apabila di perlukan.

Baca Juga : Sponsor Temporary Work Visa USA untuk Pekerja Asing

Dokumen Temporary Work Visa USA untuk WNI

Dokumen yang di perlukan dapat berbeda berdasarkan kategori visa. Secara umum, pemohon perlu mempersiapkan:

  • Paspor yang masih berlaku.
  • Konfirmasi Form DS-160.
  • Bukti pembayaran biaya aplikasi apabila di wajibkan sebelum wawancara.
  • Foto sesuai ketentuan visa jika di perlukan.
  • Nomor tanda terima petisi Form I-129 atau Form I-797.
  • Dokumen pekerjaan.
  • Dokumen kualifikasi pendidikan atau keahlian jika relevan.
  • Dokumen tambahan sesuai kategori visa.

Untuk pemohon kategori L tertentu yang termasuk dalam blanket petition, Form I-129S juga dapat di perlukan saat wawancara.

Proses Mengurus Temporary Work Visa USA dari Indonesia

Secara umum, proses pengajuan dapat di lakukan melalui beberapa tahap.

Tahap 1: Mendapatkan Pekerjaan di Amerika Serikat

Calon pekerja terlebih dahulu mendapatkan tawaran pekerjaan dari perusahaan atau pemberi kerja yang memenuhi persyaratan.

Tahap 2: Pemberi Kerja Mengajukan Petisi

Pemberi kerja mengajukan petisi kepada USCIS apabila kategori visa tersebut memang membutuhkan petisi.

Untuk kategori yang memerlukan labor certification, proses sertifikasi tenaga kerja tertentu harus di lakukan terlebih dahulu sebelum pemberi kerja mengajukan Form I-129 kepada USCIS.

Baca Juga : Cara Mengajukan Temporary Work Visa USA dari Indonesia

Tahap 3: Menunggu Persetujuan USCIS

USCIS akan memproses petisi. Setelah di setujui, pemberi kerja menerima pemberitahuan persetujuan yang dapat di gunakan dalam proses aplikasi visa.

Tahap 4: Mengisi DS-160

Setelah memenuhi tahap petisi yang di perlukan, calon pekerja mengisi Form DS-160 secara online.

Tahap 5: Membayar Biaya Visa

Pemohon membayar biaya aplikasi sesuai kategori visa dan ketentuan pembayaran yang berlaku.

Tahap 6: Menjadwalkan Wawancara

Pemohon kemudian mengikuti prosedur penjadwalan wawancara sesuai instruksi Kedutaan atau Konsulat AS tempat pengajuan.

Tahap 7: Mengikuti Wawancara

Pemohon membawa dokumen yang di persyaratkan dan menjelaskan tujuan perjalanan, pekerjaan, serta informasi terkait petisi secara konsisten.

Tahap 8: Menunggu Keputusan Visa

Setelah proses pemeriksaan selesai, permohonan dapat di setujui atau memerlukan proses tambahan sesuai keputusan petugas konsuler.

Baca Juga : Biaya Temporary Work Visa USA Apa Saja yang Harus Dibayar?

Apakah WNI Bisa Mengajukan Temporary Work Visa USA?

WNI dapat mengajukan visa pekerja sementara apabila memenuhi persyaratan kategori visa yang sesuai.

Namun, kewarganegaraan Indonesia saja tidak otomatis membuat seseorang memenuhi syarat untuk seluruh kategori temporary worker visa. Syarat Temporary Work Visa USA, Persyaratan bergantung pada pekerjaan, petisi, kualifikasi, perusahaan pemberi kerja, dan aturan khusus kategori visa.

Untuk H-2A dan H-2B, misalnya, terdapat daftar negara yang memenuhi syarat dan pengecualian tertentu. Karena itu, WNI perlu memeriksa ketentuan terbaru untuk kategori yang akan di gunakan.

Berapa Lama Proses Temporary Work Visa USA?

Lama proses tidak dapat di tentukan dengan satu angka untuk semua pemohon.

Waktu pengurusan dapat di pengaruhi oleh:

  • Jenis visa.
  • Waktu pemrosesan petisi USCIS.
  • Kebutuhan labor certification.
  • Kelengkapan dokumen.
  • Ketersediaan jadwal wawancara.
  • Pemeriksaan administratif apabila diperlukan.
  • Kondisi kasus masing-masing pemohon.

Departemen Luar Negeri AS juga menyatakan bahwa waktu tunggu wawancara dapat berbeda berdasarkan lokasi, musim, dan kategori visa.

Baca Juga : Masa Berlaku Temporary Work Visa USA dan Perpanjangannya

Apakah Temporary Work Visa USA Sama dengan Visa Turis?

Tidak.

Visa turis atau visa kunjungan bukan merupakan izin untuk bekerja di Amerika Serikat. Pekerja asing yang ingin melakukan pekerjaan sementara harus menggunakan kategori visa yang sesuai dengan aktivitas pekerjaannya.

Karena itu, calon pekerja tidak sebaiknya menggunakan visa kunjungan untuk melakukan pekerjaan yang membutuhkan visa kerja.

Hal yang Perlu Diperhatikan WNI Sebelum Mengajukan Visa Kerja USA

Sebelum mengajukan Temporary Work Visa USA, WNI sebaiknya:

  1. Memastikan jenis pekerjaan sesuai dengan kategori visa.
  2. Memastikan perusahaan pemberi kerja benar-benar memberikan pekerjaan yang sah.
  3. Memeriksa apakah kategori visa membutuhkan petisi.
  4. Memastikan informasi dalam kontrak, petisi, dan DS-160 konsisten.
  5. Menyiapkan dokumen pendidikan atau pengalaman kerja jika diperlukan.
  6. Memeriksa masa berlaku paspor.
  7. Mengetahui biaya resmi yang harus dibayarkan.
  8. Tidak memberikan informasi palsu dalam aplikasi.
  9. Menyimpan salinan seluruh dokumen pengajuan.
  10. Memahami hak dan perlindungan sebagai pekerja sementara di Amerika Serikat.

Departemen Luar Negeri AS juga menyediakan informasi hak dan perlindungan bagi pekerja sementara dalam bahasa Indonesia, termasuk hak atas pembayaran yang adil, tempat kerja yang aman, serta perlindungan dari diskriminasi dan eksploitasi.

Baca Juga : Apakah Keluarga Bisa Ikut Pemegang Temporary Work Visa USA?

Untuk sebagian besar kategori, proses dimulai dari pemberi kerja di Amerika Serikat yang mengajukan petisi kepada USCIS. Setelah petisi yang diperlukan disetujui, calon pekerja dapat melanjutkan proses aplikasi visa, termasuk mengisi DS-160, membayar biaya visa, menyiapkan dokumen, dan mengikuti wawancara. Syarat Temporary Work Visa USA Dengan memahami kategori visa sejak awal, WNI dapat menyiapkan dokumen dan proses pengajuan sesuai dengan tujuan pekerjaan yang akan dilakukan di Amerika Serikat.

Konsultasi Temporary Work Visa Sekarang!

Avatar photo
Nisa