Manfaat ABTC bagi Pengusaha Indonesia Sering ke Negara APEC

Nisa

Updated on:

Manfaat ABTC bagi Pengusaha Indonesia Sering ke Negara APEC
Direktur Utama Jangkar Groups

Bagi pengusaha Indonesia yang sering melakukan perjalanan bisnis ke negara-negara kawasan Asia Pasifik, efisiensi waktu dalam perjalanan internasional menjadi hal yang sangat penting. Pertemuan dengan mitra bisnis, negosiasi kontrak, kunjungan perusahaan, pameran, hingga kegiatan perdagangan dapat mengharuskan seorang pengusaha bepergian ke beberapa negara dalam waktu yang relatif singkat. Salah satu fasilitas yang dapat membantu perjalanan bisnis tersebut adalah APEC Business Travel Card (ABTC). Manfaat ABTC bagi Pengusaha Kartu ini di rancang untuk mempermudah perjalanan bisnis jangka pendek bagi pelaku usaha yang sering bepergian di kawasan APEC.

ABTC memberikan fasilitas berupa proses imigrasi yang lebih cepat melalui jalur khusus serta, apabila pemegang kartu telah mendapatkan pre-clearance dari ekonomi APEC tertentu, kemudahan untuk melakukan perjalanan bisnis jangka pendek tanpa mengajukan permohonan visa secara terpisah ke ekonomi tersebut.

Baca Juga: ABTC APEC Panduan Lengkap Business Travel Card

Apa Itu ABTC?

ABTC atau APEC Business Travel Card adalah kartu perjalanan bisnis yang ditujukan bagi pelaku perjalanan bisnis yang memenuhi persyaratan dari ekonomi APEC masing-masing.

Program ini di buat untuk mempermudah mobilitas pebisnis yang sering melakukan perjalanan bisnis lintas negara di kawasan Asia Pasifik.

Maka Saat ini terdapat ekonomi APEC yang berpartisipasi penuh dalam skema ABTC dan ekonomi transisional. Indonesia termasuk salah satu ekonomi yang berpartisipasi dalam skema tersebut.

Tujuan ABTC bagi Pelaku Bisnis

Secara umum, ABTC bertujuan untuk:

  1. Mempermudah perjalanan bisnis jangka pendek.
  2. Mengurangi proses administrasi perjalanan.
  3. Mempercepat proses imigrasi.
  4. Mendukung mobilitas pengusaha di kawasan APEC.
  5. Membantu kegiatan perdagangan dan investasi lintas negara.

Baca Juga: Apa Itu ABTC dan APEC? Pengertian APEC Business Travel Card

Mengapa ABTC Penting bagi Pengusaha Indonesia?

Pengusaha yang melakukan perjalanan internasional sesekali mungkin tidak terlalu membutuhkan fasilitas khusus. Namun, bagi pengusaha yang dalam satu tahun harus beberapa kali mengunjungi negara APEC, proses visa dan pemeriksaan imigrasi dapat menjadi bagian yang cukup menyita waktu.

Dengan ABTC, perjalanan bisnis dapat menjadi lebih praktis karena kartu ini memberikan fasilitas yang memang di rancang untuk frequent business travellers.

APEC menjelaskan bahwa ABTC memberikan akses fast-track pada jalur imigrasi khusus di bandara utama negara atau ekonomi peserta serta fasilitas masuk jangka pendek bagi pemegang kartu yang telah mendapatkan pre-clearance.

Baca Juga: Syarat Membuat ABTC Indonesia Dokumen dan Ketentuannya

Manfaat ABTC bagi Pengusaha Indonesia

Ada beberapa manfaat utama ABTC yang dapat di rasakan oleh pengusaha Indonesia yang sering melakukan perjalanan bisnis ke negara APEC.

1. Mempercepat Proses Imigrasi

Salah satu manfaat paling praktis dari ABTC adalah akses ke jalur khusus APEC di bandara yang berpartisipasi.

Dengan fasilitas tersebut, pemegang kartu dapat memperoleh proses pemeriksaan imigrasi yang lebih cepat di bandingkan antrean umum, sesuai fasilitas yang berlaku di ekonomi tujuan. Hal ini sangat berguna bagi pengusaha yang memiliki jadwal perjalanan padat.

Misalnya, seorang pengusaha Indonesia harus menghadiri:

  • Pertemuan bisnis di Singapura.
  • Negosiasi dengan supplier di Malaysia.
  • Pameran dagang di Jepang.
  • Pertemuan investor di Australia.

Waktu yang di hemat dalam proses imigrasi dapat membantu menjaga jadwal perjalanan tetap efisien.

2. Mempermudah Perjalanan Bisnis ke Negara APEC

ABTC di rancang untuk memfasilitasi perjalanan bisnis jangka pendek di kawasan APEC.

Maka Bagi pemegang kartu yang telah mendapatkan pre-clearance dari ekonomi tertentu, tidak perlu mengajukan visa atau izin masuk secara terpisah untuk perjalanan bisnis jangka pendek ke ekonomi tersebut, sesuai ketentuan yang berlaku.

Namun, fasilitas tersebut hanya berlaku untuk ekonomi yang memberikan pre-clearance kepada pemegang kartu.

Baca Juga: Cara Membuat ABTC Indonesia Syarat dan Prosedur Pengajuan

3. Mengurangi Pengurusan Visa Berulang

Pengusaha yang sering bepergian dapat menghadapi beban administrasi apabila harus mengajukan visa secara berulang untuk setiap perjalanan. Dengan ABTC dan pre-clearance yang di berikan oleh ekonomi tujuan, proses tersebut dapat menjadi lebih sederhana.

Karena itu, ABTC sangat relevan bagi pengusaha yang memiliki aktivitas bisnis lintas negara secara rutin.

4. Mendukung Perjalanan Multiple Entry

ABTC memberikan fasilitas perjalanan jangka pendek berulang ke ekonomi APEC yang telah memberikan pre-clearance, selama ketentuan masuk ekonomi tersebut di penuhi.

APEC menyatakan bahwa kartu yang di terbitkan bagi peserta yang memenuhi ketentuan dapat berlaku selama lima tahun, dengan fasilitas yang bergantung pada pre-clearance masing-masing ekonomi.

Maka Fasilitas tersebut sangat bermanfaat bagi pengusaha yang harus berulang kali bertemu klien, supplier, investor, atau mitra bisnis di luar negeri.

5. Menghemat Waktu Perjalanan Bisnis

Dalam dunia bisnis, waktu memiliki nilai ekonomi.

Pengusaha yang harus melakukan perjalanan beberapa kali dalam setahun dapat memperoleh manfaat dari proses imigrasi yang lebih efisien.

APEC menyebut ABTC sebagai salah satu instrumen yang membantu mengurangi waktu dan biaya yang berkaitan dengan perjalanan bisnis serta mempercepat proses imigrasi.

6. Mempermudah Mobilitas Pengusaha

Mobilitas menjadi semakin penting bagi perusahaan yang melakukan kegiatan perdagangan dan investasi lintas negara.

Dengan adanya fasilitas ABTC, pengusaha dapat lebih mudah melakukan perjalanan untuk kegiatan seperti:

  • Pertemuan dengan mitra bisnis.
  • Negosiasi kontrak.
  • Kunjungan supplier.
  • Kunjungan perusahaan.
  • Pameran dagang.
  • Pertemuan investor.
  • Penjajakan peluang investasi.
  • Kegiatan perdagangan internasional.

7. Mendukung Ekspansi Bisnis ke Kawasan APEC

Pengusaha Indonesia yang ingin mengembangkan bisnis ke pasar Asia Pasifik dapat memperoleh manfaat dari kemudahan mobilitas.

Semakin mudah perjalanan di lakukan, semakin praktis pula pengusaha untuk melakukan kunjungan langsung kepada calon mitra atau pelanggan.

ABTC sendiri merupakan bagian dari upaya APEC untuk memfasilitasi mobilitas pelaku bisnis dan mendukung perdagangan serta investasi di kawasan.

Baca Juga: Negara yang Bisa Dikunjungi dengan ABTC Daftar Ekonomi APEC

Negara APEC yang Dapat Di akses dengan ABTC

ABTC berkaitan dengan ekonomi-ekonomi yang berpartisipasi dalam skema tersebut.

Ekonomi yang berpartisipasi penuh antara lain:

  1. Australia
  2. Brunei Darussalam
  3. Chile
  4. China
  5. Hong Kong, China
  6. Indonesia
  7. Jepang
  8. Korea
  9. Malaysia
  10. Meksiko
  11. Selandia Baru
  12. Papua Nugini
  13. Peru
  14. Filipina
  15. Rusia
  16. Singapura
  17. Chinese Taipei
  18. Thailand
  19. Vietnam

Kanada dan Amerika Serikat merupakan anggota transisional dalam skema ABTC.

Namun, pemegang ABTC tetap harus memperhatikan status pre-clearance dan ketentuan masing-masing ekonomi.

Apakah Semua Negara APEC Bebas Visa dengan ABTC?

Tidak selalu.

Ini merupakan salah satu hal yang penting di pahami oleh calon pemohon ABTC.

ABTC tidak berarti pemegang kartu otomatis bebas visa untuk seluruh negara APEC.

Fasilitas bebas permohonan visa atau izin masuk secara terpisah berlaku untuk ekonomi yang telah memberikan pre-clearance kepada pemegang kartu.

Jika suatu ekonomi tidak tercantum sebagai negara yang memberikan pre-clearance, pemegang kartu tetap harus memenuhi persyaratan visa atau dokumen perjalanan yang di tetapkan oleh negara tujuan.

Baca Juga: ABTC untuk WNI Siapa yang Bisa Mengajukan Apa Syaratnya?

Apakah ABTC Menggantikan Paspor?

Tidak.

ABTC bukan pengganti paspor.

Pemegang kartu tetap harus memiliki paspor yang masih berlaku dan membawa paspor tersebut ketika melakukan perjalanan internasional.

APEC menegaskan bahwa paspor tetap menjadi dokumen identitas perjalanan utama, sedangkan ABTC di gunakan bersama dengan paspor sesuai ketentuan skema.

Karena itu, pengusaha yang memiliki ABTC tetap perlu memperhatikan masa berlaku paspornya.

Apakah ABTC Bisa Di gunakan untuk Wisata?

ABTC pada dasarnya di rancang untuk perjalanan bisnis jangka pendek, bukan sebagai kartu wisata.

APEC menyatakan bahwa ABTC tidak di rancang khusus untuk tujuan pariwisata. Ketentuan mengenai perjalanan wisata dapat berbeda berdasarkan kebijakan ekonomi tujuan.

Oleh sebab itu, pemegang kartu sebaiknya memahami tujuan perjalanan dan ketentuan masuk sebelum berangkat.

Baca Juga: Berapa Lama Proses ABTC Indonesia? Tahapan, Status Pengajuan

Siapa yang Cocok Menggunakan ABTC?

ABTC sangat relevan bagi pengusaha yang memiliki pola perjalanan internasional secara rutin.

Contohnya:

Pengusaha Ekspor-Impor

Pelaku bisnis ekspor-impor dapat membutuhkan perjalanan rutin untuk bertemu supplier, buyer, distributor, maupun mitra logistik.

Pemilik Perusahaan Multinasional

Pengusaha yang memiliki cabang atau mitra bisnis di beberapa negara APEC dapat memperoleh manfaat dari kemudahan mobilitas.

Investor

Investor yang aktif melakukan penjajakan peluang bisnis dan investasi di kawasan Asia Pasifik dapat menggunakan fasilitas ABTC sesuai persyaratan.

Profesional Bisnis yang Sering Perjalanan

Pelaku bisnis yang secara rutin menghadiri meeting, konferensi, pameran, atau kegiatan perdagangan di negara APEC juga dapat mempertimbangkan ABTC jika memenuhi persyaratan.

APEC secara umum mensyaratkan pemohon sebagai bona fide business person yang melakukan perjalanan bisnis jangka pendek secara rutin di kawasan APEC, selain persyaratan lain yang ditentukan oleh ekonomi asal masing-masing.

Syarat Umum ABTC bagi Pengusaha

Persyaratan ABTC tidak sepenuhnya sama di setiap ekonomi karena masing-masing memiliki prosedur dan kriteria domestik sendiri.

Namun, APEC mencantumkan beberapa kriteria umum, antara lain:

  1. Memiliki paspor yang valid dari ekonomi APEC yang berpartisipasi.
  2. Merupakan pelaku bisnis yang melakukan perjalanan bisnis secara rutin.
  3. Tidak memiliki catatan pidana tertentu.
  4. Memenuhi persyaratan tambahan yang ditetapkan ekonomi asal.

Untuk Indonesia, calon pemohon harus mengikuti persyaratan dan prosedur yang berlaku dari otoritas Indonesia.

Baca Juga: Perbedaan ABTC dan Visa Bisnis Mana yang Dibutuhkan

Berapa Lama Masa Berlaku ABTC?

ABTC yang diterbitkan dalam skema saat ini dapat memiliki masa berlaku hingga lima tahun, sesuai ketentuan program dan validitas yang berlaku.

Pemegang kartu tetap harus memperhatikan masa berlaku paspor.

Jika paspor diperbarui atau diganti dan kartu ABTC masih merujuk pada informasi paspor lama, pemegang kartu perlu mengikuti ketentuan yang berlaku untuk pembaruan atau penerbitan kartu terkait.

ABTC Fisik dan Virtual ABTC

Saat ini skema ABTC juga telah mendukung Virtual ABTC.

Virtual ABTC memungkinkan pemegang kartu menampilkan kartu digital melalui perangkat yang didukung.

APEC menjelaskan bahwa Virtual ABTC memberikan fasilitas perjalanan yang sama dalam skema ABTC, tetapi kartu ditampilkan melalui perangkat digital. Indonesia termasuk ekonomi yang telah menyediakan Virtual ABTC.

Bagi pengusaha yang sering bepergian, bentuk digital ini dapat memberikan kemudahan tambahan dalam membawa dan menunjukkan kartu.

Baca Juga: Cara Cek Status ABTC dan Negara yang Sudah Pre-Clearance

Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Menggunakan ABTC

Meskipun memiliki banyak manfaat, ABTC bukan jaminan mutlak seseorang pasti diperbolehkan masuk ke suatu negara.

Setiap ekonomi tetap memiliki kewenangan untuk menentukan siapa yang dapat masuk dan berapa lama seseorang dapat tinggal.

APEC juga menegaskan bahwa pemegang ABTC tetap perlu memeriksa persyaratan masuk terbaru dari negara tujuan sebelum melakukan perjalanan.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  1. Pastikan paspor masih berlaku.
  2. Periksa negara yang memberikan pre-clearance.
  3. Pastikan tujuan perjalanan sesuai dengan fasilitas ABTC.
  4. Periksa ketentuan visa negara tujuan.
  5. Patuhi batas waktu tinggal.
  6. Jangan menggunakan ABTC untuk kegiatan yang tidak diperbolehkan.
  7. Periksa perubahan kebijakan sebelum keberangkatan.

Apakah ABTC Menguntungkan bagi Pengusaha yang Sering ke Negara APEC?

Bagi pengusaha yang memang sering melakukan perjalanan bisnis ke kawasan APEC, ABTC dapat memberikan keuntungan yang cukup besar dari sisi waktu, efisiensi administrasi, dan kemudahan proses imigrasi.

Manfaatnya akan semakin terasa bagi pengusaha yang dalam satu tahun harus berkali-kali mengunjungi beberapa ekonomi APEC untuk menjalankan kegiatan bisnis.

Sebaliknya, apabila seseorang hanya bepergian satu atau dua kali dan tidak memiliki kebutuhan perjalanan bisnis rutin, manfaat ABTC mungkin tidak sebesar bagi frequent business traveller.

Baca Juga: ABTC Perjalanan Bisnis ke APEC Tips Menggunakan Kartu

Cara Memaksimalkan Manfaat ABTC bagi Pengusaha Indonesia

Agar ABTC benar-benar memberikan manfaat, pengusaha dapat melakukan beberapa langkah.

1. Tentukan Negara Tujuan Bisnis

Buat daftar negara APEC yang paling sering dikunjungi.

2. Periksa Status Pre-Clearance

Pastikan negara tujuan memberikan pre-clearance pada ABTC yang dimiliki.

3. Pastikan Dokumen Selalu Valid

Paspor dan dokumen perjalanan harus tetap memenuhi persyaratan.

4. Gunakan untuk Tujuan Bisnis

ABTC sebaiknya digunakan sesuai fungsi utamanya sebagai fasilitas perjalanan bisnis jangka pendek.

5. Periksa Aturan Sebelum Berangkat

Kebijakan imigrasi dapat berubah sehingga pemeriksaan persyaratan sebelum perjalanan tetap penting.

Dengan ABTC, pengusaha dapat memperoleh fasilitas fast-track immigration, kemudahan perjalanan bisnis jangka pendek, serta manfaat pre-clearance pada ekonomi yang telah menyetujui pemegang kartu tersebut. Fasilitas ini dapat membantu menghemat waktu dan mengurangi beban administrasi perjalanan, khususnya bagi pengusaha yang rutin melakukan pertemuan bisnis, perdagangan, investasi, atau kegiatan perusahaan di kawasan Asia Pasifik.

Konsultasi Visa Anda Sekarang!

Avatar photo
Nisa