Perbedaan Visa L-1A dan L-1B Amerika

Siti Aidah

Updated on:

Perbedaan Visa L-1A dan L-1B Amerika
Direktur Utama Jangkar Groups

Perbedaan Visa L-1A dan L-1B Amerika perlu di pahami oleh karyawan perusahaan internasional yang akan di pindahkan ke Amerika Serikat. Keduanya sama-sama merupakan kategori visa nonimigran L untuk intracompany transferee. Namun, dasar kualifikasi, jenis pekerjaan, bukti yang di perlukan, serta karakter posisi di Amerika memiliki perbedaan yang cukup jelas.

Secara umum, Visa L-1A di tujukan untuk pekerja yang akan menjalankan fungsi manajerial atau eksekutif. Sementara itu, Visa L-1B di gunakan untuk pekerja yang memiliki specialized knowledge atau pengetahuan khusus mengenai produk, layanan, proses, prosedur, teknologi, atau kepentingan organisasi. USCIS membedakan kedua klasifikasi tersebut berdasarkan kapasitas pekerjaan yang akan di jalankan di Amerika Serikat.

Meskipun demikian, persamaan dasar tetap berlaku. Pemohon harus memiliki hubungan kerja dengan organisasi yang memenuhi syarat dan umumnya harus telah bekerja di luar Amerika Serikat selama sedikitnya satu tahun secara terus-menerus dalam tiga tahun sebelum pengajuan, dalam kapasitas yang memenuhi ketentuan L-1. Perusahaan di Amerika juga harus memiliki hubungan yang memenuhi syarat dengan perusahaan tempat pemohon bekerja sebelumnya.

Karena itu, perbedaan Visa L-1A dan L-1B bukan sekadar perbedaan nama visa. Klasifikasi yang di pilih harus sesuai dengan jabatan, tanggung jawab, pengalaman, hubungan perusahaan, serta bukti yang dapat di siapkan oleh perusahaan dan pemohon.

Baca Juga : Visa L-1A dan L-1B Amerika: Syarat, Proses, Biaya, dan Perbedaan

Perbedaan Utama Visa L-1A dan L-1B Amerika

Perbedaan paling mendasar terletak pada jenis kapasitas pekerjaan yang akan di jalankan di Amerika Serikat. L-1A di gunakan untuk posisi managerial capacity atau executive capacity. Sebaliknya, L-1B di gunakan untuk posisi yang membutuhkan specialized knowledge.

Pada L-1A, fokus penilaian berada pada fungsi kepemimpinan, pengelolaan organisasi, pengelolaan fungsi penting, pengambilan keputusan, serta kewenangan dalam struktur perusahaan. Jadi, jabatan seseorang tidak hanya di lihat dari nama posisinya, tetapi juga dari tugas nyata yang akan di jalankan.

Sementara itu, L-1B tidak mengharuskan seseorang menjadi manajer atau eksekutif. Fokusnya berada pada pengetahuan khusus yang di miliki pemohon dan bagaimana pengetahuan tersebut berkaitan dengan perusahaan, produk, layanan, proses, teknologi, atau prosedur organisasi. USCIS juga menjelaskan bahwa L-1B tidak mensyaratkan pemohon memiliki jabatan tertentu atau gaji tertentu hanya karena klasifikasinya sebagai specialized knowledge worker.

Dengan demikian, seseorang yang memiliki jabatan tinggi belum tentu otomatis memenuhi L-1A. Begitu juga seseorang yang bukan manajer tetap dapat memenuhi L-1B apabila bukti specialized knowledge dapat di tunjukkan secara memadai.

Baca Juga : Apa Itu Visa L-1A Amerika? Panduan untuk Manajer dan Eksekutif

Perbedaan L-1A dan L-1B Berdasarkan Jenis Pekerjaan

Jenis pekerjaan menjadi salah satu aspek penting dalam memahami perbedaan Visa L-1A dan L-1B Amerika. Posisi L-1A harus berkaitan dengan fungsi manajerial atau eksekutif. Posisi tersebut perlu di jelaskan melalui struktur organisasi, tanggung jawab, kewenangan, serta kegiatan bisnis yang akan di jalankan.

Pada posisi manajerial, pemohon dapat memiliki tanggung jawab untuk mengelola organisasi, departemen, fungsi, atau komponen penting perusahaan. Sementara itu, kapasitas eksekutif berkaitan dengan pengarahan manajemen organisasi atau fungsi utama, penetapan kebijakan dan tujuan, serta kewenangan dalam mengambil keputusan penting.

Sebaliknya, L-1B lebih berfokus pada kemampuan atau pengetahuan tertentu yang di miliki pemohon. Pengetahuan tersebut dapat berkaitan dengan produk perusahaan, layanan, penelitian, peralatan, teknik, manajemen, atau proses dan prosedur organisasi.

Karena itu, uraian pekerjaan menjadi bagian penting dalam menentukan klasifikasi. Perusahaan sebaiknya tidak hanya mencantumkan jabatan seperti “Manager”, “Director”, “Engineer”, atau “Specialist”. Tugas sebenarnya, kewenangan, hubungan dengan struktur perusahaan, serta kebutuhan bisnis perlu di jelaskan secara konsisten.

Baca Juga : Apa Itu Visa L-1B Amerika? Syarat Specialized Knowledge

Perbedaan L-1A dan L-1B dari Specialized Knowledge

Specialized knowledge merupakan karakteristik utama L-1B. Istilah ini tidak sekadar berarti seseorang memiliki pengalaman kerja yang lama atau mempunyai kemampuan profesional. Pengetahuan tersebut harus memiliki hubungan dengan organisasi dan dapat di jelaskan melalui produk, layanan, proses, prosedur, teknologi, atau kepentingan perusahaan.

USCIS mendefinisikan specialized knowledge sebagai pengetahuan khusus mengenai produk, layanan, penelitian, peralatan, teknik, manajemen, atau kepentingan organisasi beserta penerapannya dalam pasar internasional. Specialized knowledge juga dapat berupa tingkat pengetahuan atau keahlian yang lebih maju dalam proses dan prosedur organisasi.

Dengan demikian, pengalaman kerja bertahun-tahun saja tidak otomatis menjadikan seseorang memenuhi L-1B. Bukti perlu menunjukkan apa yang membuat pengetahuan pemohon relevan dan khusus bagi pekerjaan yang akan di jalankan di Amerika.

Perbedaan L-1A dan L-1B dari Pengalaman Kerja di Luar Amerika

Perbedaan L-1A dan L-1B dari Pengalaman Kerja di Luar Amerika

Kedua kategori memiliki persyaratan pengalaman kerja yang berkaitan dengan organisasi yang sama atau organisasi yang memiliki hubungan memenuhi syarat. Secara umum, pemohon harus telah bekerja secara terus-menerus selama setidaknya satu tahun dalam tiga tahun sebelum pengajuan atau penerimaan ke Amerika Serikat, sesuai ketentuan yang berlaku.

Namun, kapasitas pekerjaan yang menjadi dasar pengajuan dapat berbeda. Untuk L-1A, pengalaman tersebut perlu berkaitan dengan kapasitas manajerial atau eksekutif apabila klasifikasi tersebut menjadi dasar kualifikasi. Untuk L-1B, pengalaman dapat berkaitan dengan posisi yang melibatkan specialized knowledge.

Hal ini menunjukkan bahwa riwayat pekerjaan perlu di lihat secara lebih mendalam. Nama jabatan pada surat kerja saja belum cukup untuk menggambarkan kapasitas pemohon. Tugas, tanggung jawab, pengalaman, serta hubungan pekerjaan dengan organisasi perlu di jelaskan melalui dokumen pendukung.

Perbedaan Bukti yang Di Perlukan untuk L-1A dan L-1B

Bukti yang di gunakan dalam pengajuan juga dapat berbeda karena karakter masing-masing klasifikasi tidak sama. Pada L-1A, dokumen perlu membantu menunjukkan bahwa posisi di Amerika benar-benar bersifat managerial atau executive.

Bukti tersebut dapat mencakup struktur organisasi, uraian jabatan, jumlah dan posisi staf, kewenangan pemohon, fungsi departemen, aktivitas bisnis, serta informasi mengenai tanggung jawab strategis. Tujuannya adalah menunjukkan hubungan antara jabatan pemohon dengan kegiatan operasional atau strategis perusahaan.

Pada L-1B, bukti lebih banyak di arahkan untuk menunjukkan specialized knowledge. USCIS dapat mempertimbangkan informasi mengenai produk atau layanan perusahaan, proses internal, teknologi, pelatihan, pengalaman kerja, laporan, kontrak, pernyataan tugas, dokumentasi teknis, maupun bukti lain yang menjelaskan pengetahuan khusus pemohon.

Karena itu, dokumen L-1A dan L-1B tidak sebaiknya di susun menggunakan pendekatan yang sama. Bukti perlu di sesuaikan dengan dasar klasifikasi yang di gunakan.

Baca Juga : Dokumen Visa L-1A dan L-1B Amerika: Checklist Pengajuan

Perbedaan Visa L-1A dan L-1B dalam Struktur Organisasi

Struktur organisasi menjadi sangat penting terutama pada pengajuan L-1A. Perusahaan perlu dapat menjelaskan posisi pemohon dalam organisasi dan bagaimana kewenangannya berkaitan dengan fungsi yang di kelola.

Sebagai contoh, seorang manajer dapat memiliki tanggung jawab atas departemen tertentu dan mengawasi pekerjaan profesional atau fungsi utama. Namun, penilaian tidak hanya di dasarkan pada apakah pemohon memiliki bawahan. USCIS juga mempertimbangkan keseluruhan tugas, struktur organisasi, serta kebutuhan organisasi dalam konteks bisnisnya.

Pada L-1B, pemohon tidak harus berada pada posisi manajemen. USCIS secara khusus menjelaskan bahwa pekerja L-1B tidak harus menjadi manager, executive, officer, atau supervisor. Fokusnya tetap pada specialized knowledge dan kebutuhan perusahaan terhadap pengetahuan tersebut.

Oleh sebab itu, struktur organisasi tetap dapat di gunakan untuk mendukung pengajuan L-1B, tetapi fungsinya berbeda. Dokumen tersebut dapat membantu menjelaskan posisi pemohon dan hubungan pekerjaannya dengan operasi perusahaan.

Perbedaan L-1A dan L-1B untuk Karyawan Perusahaan Indonesia

Karyawan perusahaan Indonesia dapat menggunakan L-1 apabila hubungan antara perusahaan di Indonesia dan entitas di Amerika memenuhi persyaratan. Hubungan tersebut dapat berupa parent, subsidiary, affiliate, atau branch sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam praktiknya, perusahaan perlu dapat menunjukkan hubungan kepemilikan atau kontrol tersebut. Bukti dapat berupa dokumen perusahaan, laporan tahunan, dokumen pendirian, laporan keuangan, sertifikat saham, atau dokumen lain yang relevan.

Setelah hubungan perusahaan dapat di tunjukkan, klasifikasi L-1A atau L-1B perlu di tentukan berdasarkan pekerjaan yang akan di lakukan di Amerika. Jika pemohon akan menjalankan fungsi manajerial atau eksekutif, L-1A dapat menjadi klasifikasi yang relevan. Jika pekerjaan membutuhkan specialized knowledge, L-1B dapat di gunakan apabila seluruh persyaratannya terpenuhi.

Baca Juga : Syarat Visa L-1 Amerika untuk Karyawan Perusahaan Indonesia

Perbedaan Visa L-1A dan L-1B untuk New Office

L-1A dan L-1B juga dapat di gunakan dalam konteks pembukaan kantor baru di Amerika Serikat, tetapi bukti tambahan yang di perlukan memiliki karakter berbeda.

Untuk L-1A new office, USCIS mensyaratkan antara lain adanya premises yang memadai, pengalaman pemohon selama satu tahun dalam kapasitas eksekutif atau manajerial dalam periode yang di tentukan, serta bukti bahwa operasi Amerika akan dapat mendukung posisi manajerial atau eksekutif dalam satu tahun setelah persetujuan.

Sementara itu, L-1B new office memiliki fokus pada tersedianya physical premises yang memadai dan kemampuan finansial untuk memberikan remunerasi kepada pemohon serta memulai kegiatan bisnis.

Dengan demikian, istilah “new office” tidak berarti persyaratan L-1A dan L-1B menjadi sama. Bukti tetap perlu di sesuaikan dengan jenis posisi yang akan di jalankan.

Baca Juga : Visa L-1A untuk Membuka Kantor atau Perusahaan Baru di Amerika

Perbedaan Masa Tinggal Visa L-1A dan L-1B

Perbedaan Visa L-1A dan L-1B juga dapat di lihat dari batas waktu status nonimigran. Secara umum, L-1A dapat di berikan untuk periode awal hingga tiga tahun, sedangkan L-1A untuk new office dapat memiliki periode awal yang lebih terbatas sebelum perlu di evaluasi kembali sesuai ketentuan.

L-1B juga memiliki periode awal yang dapat mencapai tiga tahun, termasuk ketentuan khusus untuk new office. Namun, batas maksimum masa tinggal untuk masing-masing kategori berbeda. L-1A secara umum memiliki batas maksimum tujuh tahun, sedangkan L-1B memiliki batas maksimum lima tahun.

Karena itu, rencana kerja jangka panjang perlu di pertimbangkan sejak awal. Perusahaan dan pemohon sebaiknya memahami bukan hanya periode visa atau dokumen visa, tetapi juga status imigrasi dan masa tinggal yang di izinkan.

Perbedaan Visa L-1A dan L-1B untuk Keluarga

Pemegang L-1A maupun L-1B dapat memiliki anggota keluarga yang memenuhi syarat untuk ikut ke Amerika Serikat melalui kategori L-2. Kategori tersebut pada dasarnya merupakan status turunan bagi pasangan dan anak yang memenuhi ketentuan.

Perbedaan klasifikasi utama antara L-1A dan L-1B tidak menghilangkan kemungkinan keluarga untuk ikut. Namun, setiap anggota keluarga tetap perlu memenuhi persyaratan dan prosedur imigrasi yang berlaku.

Dengan demikian, keluarga tidak menjadi faktor utama dalam menentukan apakah seseorang seharusnya menggunakan L-1A atau L-1B. Penentuan klasifikasi tetap di dasarkan pada pekerjaan dan kualifikasi pemohon utama.

Baca Juga : Visa L-1 Amerika dan Keluarga: Istri dan Anak Bisa Ikut?

Perbedaan L-1A dan L-1B dalam Rencana Green Card

L-1A dan L-1B sama-sama merupakan visa nonimigran, sehingga keduanya berbeda dari visa imigran. Namun, pemegang L-1 dapat memiliki jalur imigrasi tertentu apabila memenuhi persyaratan kategori green card yang sesuai.

Dalam konteks perencanaan imigrasi, klasifikasi L-1A sering berkaitan dengan kategori employment-based tertentu untuk manager atau executive multinational. Sementara itu, pemegang L-1B dapat memiliki jalur berbeda berdasarkan kualifikasi dan kategori imigrasi yang tersedia.

Karena proses menuju permanent residence memiliki persyaratan tersendiri, pemegang L-1 sebaiknya tidak menganggap bahwa perubahan status menuju green card terjadi secara otomatis. Strategi imigrasi perlu di sesuaikan dengan profil pekerjaan, perusahaan, kualifikasi, serta kategori immigrant visa yang tersedia.

Baca Juga : Visa L-1 ke Green Card: L-1A dan L-1B ke Permanent Residence

Tabel Perbedaan Visa L-1A dan L-1B Amerika

AspekVisa L-1AVisa L-1B
Fokus utamaManagerial atau executive capacitySpecialized knowledge
Jenis pekerjaanManajer atau eksekutifPekerja dengan pengetahuan khusus
Fokus pembuktianKewenangan, fungsi manajemen, struktur dan tanggung jawabPengetahuan khusus, keahlian, proses, produk, layanan atau prosedur
Harus menjadi manajer?Ya, jika menggunakan managerial capacity sebagai dasarTidak
Specialized knowledgeBukan dasar utama klasifikasiMenjadi dasar utama klasifikasi
New officeDapat di gunakan dengan persyaratan tambahanDapat di gunakan dengan persyaratan tambahan
Masa maksimum umumHingga 7 tahunHingga 5 tahun

Tabel tersebut menunjukkan bahwa perbedaan Visa L-1A dan L-1B terutama berada pada dasar pekerjaan dan bukti kualifikasi. Karena itu, pemohon sebaiknya tidak menentukan kategori hanya berdasarkan jabatan yang tertulis pada kartu nama atau struktur internal perusahaan.

Cara Menentukan L-1A atau L-1B Berdasarkan Pekerjaan

Penentuan klasifikasi dapat di mulai dengan melihat pekerjaan yang benar-benar akan di lakukan di Amerika Serikat. Jika pekerjaan berfokus pada pengelolaan organisasi, departemen, fungsi utama, kebijakan, atau pengambilan keputusan eksekutif, karakter tersebut lebih dekat dengan L-1A.

Sebaliknya, jika pekerjaan terutama membutuhkan pengetahuan khusus mengenai sistem, produk, teknologi, proses, layanan, atau prosedur perusahaan, karakter tersebut lebih dekat dengan L-1B.

Selanjutnya, perusahaan perlu membandingkan pekerjaan tersebut dengan bukti yang tersedia. Uraian pekerjaan, struktur organisasi, surat pengalaman kerja, dokumen perusahaan, kontrak, catatan pelatihan, serta dokumen operasional harus menunjukkan cerita yang konsisten.

Jadi, perbedaan Visa L-1A dan L-1B tidak sebaiknya di tentukan hanya berdasarkan nama jabatan. Substansi pekerjaan dan bukti pendukung justru menjadi bagian penting dalam proses pengajuan.

Kesalahan dalam Menentukan Visa L-1A dan L-1B

Salah satu kesalahan yang dapat terjadi adalah menganggap jabatan “Manager” secara otomatis memenuhi L-1A. Nama jabatan perlu di dukung dengan tugas dan kewenangan yang benar-benar menunjukkan kapasitas manajerial atau eksekutif.

Kesalahan lain adalah menganggap pengalaman teknis otomatis memenuhi L-1B. Pemohon tetap perlu menjelaskan specialized knowledge yang di miliki dan hubungannya dengan pekerjaan yang akan di jalankan di Amerika.

Selain itu, perbedaan informasi antara dokumen perusahaan, formulir petisi, resume, surat pengalaman kerja, dan wawancara dapat menimbulkan pertanyaan. Karena itu, seluruh informasi sebaiknya di periksa kembali sebelum pengajuan.

Baca Juga : Proses Pengajuan Visa L-1 Amerika dari Indonesia

Perbandingan Dokumen untuk L-1A dan L-1B

Dokumen dasar untuk L-1A dan L-1B memiliki sejumlah persamaan. Keduanya tetap membutuhkan bukti hubungan perusahaan yang memenuhi syarat, pengalaman kerja yang relevan, serta posisi yang akan di jalankan di Amerika.

Namun, dokumen pendukung utama perlu di sesuaikan dengan klasifikasi. Untuk L-1A, bukti mengenai struktur organisasi, fungsi manajemen, kewenangan, jumlah staf, serta tanggung jawab strategis dapat menjadi bagian penting.

Untuk L-1B, bukti mengenai specialized knowledge perlu mendapatkan perhatian lebih besar. Informasi mengenai teknologi, proses, produk, layanan, pelatihan, pengalaman, dokumentasi internal, atau kebutuhan perusahaan terhadap pengetahuan tersebut dapat di gunakan untuk memperkuat penjelasan.

Baca Juga : Biaya Dan Lama Proses Visa L Amerika Biaya Petisi & Visa

Proses Pengajuan Tetap Memiliki Tahap Petisi dan Visa

Perbedaan klasifikasi tidak berarti proses administrasinya sepenuhnya berbeda. Untuk pengajuan berbasis petisi, perusahaan mengajukan Form I-129 kepada USCIS dengan bukti yang menunjukkan hubungan perusahaan, pengalaman kerja, dan posisi yang memenuhi klasifikasi L-1.

Setelah petisi di setujui dan pemohon mengajukan visa dari luar Amerika Serikat, proses konsuler biasanya melibatkan DS-160, pembayaran biaya, penjadwalan wawancara, serta pemeriksaan dokumen. Department of State mencantumkan biaya aplikasi visa kategori L sebesar US$205.

Pemohon juga perlu menyiapkan nomor tanda terima petisi sebagaimana tercantum pada Form I-129 atau Form I-797. Untuk pemohon yang termasuk blanket petition, terdapat dokumen tambahan seperti Form I-129S sesuai ketentuan.

Karena itu, perbedaan L-1A dan L-1B terutama berada pada dasar kualifikasi dan bukti pekerjaan, bukan berarti pemohon dapat mengabaikan tahapan administrasi visa yang berlaku.

Bagaimana Memilih Klasifikasi yang Sesuai?

Klasifikasi sebaiknya di sesuaikan dengan pekerjaan nyata dan bukti yang tersedia. Untuk L-1A, perhatian utama berada pada kapasitas managerial atau executive. Untuk L-1B, perhatian utama berada pada specialized knowledge.

Perusahaan juga perlu memastikan bahwa hubungan antara posisi di Indonesia dan posisi di Amerika dapat di jelaskan dengan masuk akal. Selain itu, uraian pekerjaan harus konsisten dengan struktur organisasi dan kegiatan bisnis perusahaan.

Jika terdapat keraguan antara kedua klasifikasi, pemeriksaan dokumen dan analisis posisi pekerjaan sebaiknya di lakukan sebelum petisi di ajukan. Dengan demikian, perusahaan dapat menyusun bukti berdasarkan kategori yang memang sesuai dengan kondisi pemohon.

Pengurusan Visa L-1A dan L-1B Amerika

Perbedaan Visa L-1A dan L-1B Amerika perlu di pahami sebelum dokumen di siapkan. L-1A berfokus pada managerial atau executive capacity, sedangkan L-1B berfokus pada specialized knowledge. Karena itu, dokumen dan uraian pekerjaan perlu di sesuaikan dengan klasifikasi yang di gunakan.

PT Jangkar Global Groups dapat membantu dalam pemeriksaan dokumen, persiapan administrasi, penyusunan kebutuhan dokumen, serta pendampingan proses pengurusan visa L-1A dan L-1B Amerika. Setiap kasus tetap perlu di periksa berdasarkan kondisi perusahaan, pekerjaan, dan dokumen pemohon.

Konsultasi Visa L-1A dan L-1B Amerika Sekarang

Siti Aidah