Visa L-1B Amerika adalah visa nonimigran yang di gunakan untuk memindahkan karyawan perusahaan dari kantor di luar Amerika Serikat ke perusahaan yang memiliki hubungan yang memenuhi syarat di Amerika. Kategori ini secara khusus di gunakan bagi karyawan yang akan bekerja dalam kapasitas specialized knowledge atau pengetahuan khusus.
Berbeda dengan Visa L-1A yang di tujukan untuk manajer dan eksekutif, Visa L-1B berfokus pada pengetahuan khusus yang di miliki karyawan mengenai produk, layanan, riset, peralatan, teknik, manajemen, atau proses dan prosedur organisasi. Karena itu, jabatan seperti manager tidak menjadi syarat utama untuk kategori L-1B.
Dalam pengajuan Visa L-1B Amerika, perusahaan harus dapat menjelaskan hubungan antara pengalaman karyawan, specialized knowledge, dan pekerjaan yang akan di lakukan di Amerika Serikat. Jadi, pengalaman kerja yang panjang saja belum otomatis membuat seseorang memenuhi syarat. Pengetahuan yang di klaim sebagai specialized knowledge perlu di jelaskan secara spesifik dan di dukung oleh bukti yang relevan.
Selain itu, L-1B merupakan bagian dari kategori intracompany transferee. Artinya, pemindahan karyawan harus berkaitan dengan organisasi yang memenuhi persyaratan hubungan perusahaan. Oleh sebab itu, pengajuan tidak hanya membahas kemampuan individu, tetapi juga hubungan perusahaan asing dengan perusahaan di Amerika.
Apa Itu Visa L-1B Amerika?
Visa L-1B Amerika merupakan kategori visa bagi karyawan perusahaan yang di pindahkan ke Amerika Serikat untuk menjalankan pekerjaan yang membutuhkan specialized knowledge. USCIS menjelaskan specialized knowledge sebagai pengetahuan khusus mengenai produk, layanan, riset, peralatan, teknik, manajemen, atau kepentingan organisasi dan penerapannya di pasar internasional, atau tingkat pengetahuan dan keahlian yang lebih tinggi mengenai proses dan prosedur organisasi.
Dengan demikian, specialized knowledge tidak hanya berarti seseorang mempunyai keterampilan profesional. Fokusnya adalah pengetahuan yang berkaitan dengan organisasi tertentu dan pekerjaan yang akan di lakukan di Amerika. Pengetahuan tersebut dapat di peroleh melalui pengalaman kerja, pelatihan, pendidikan, atau keterlibatan langsung dalam produk dan proses perusahaan.
Sebagai contoh, seorang karyawan mungkin memiliki pemahaman mendalam mengenai sistem internal perusahaan, teknologi yang di gunakan perusahaan, prosedur produksi, metode pelayanan, atau proses bisnis tertentu. Jika pengetahuan tersebut relevan dengan posisi di Amerika dan dapat di buktikan, kondisi tersebut dapat menjadi bagian dari dasar pengajuan L-1B.
Namun, setiap kasus perlu di lihat berdasarkan keseluruhan bukti. USCIS menempatkan beban pembuktian pada perusahaan yang mengajukan petisi. Karena itu, perusahaan perlu menjelaskan kondisi pekerjaan dan specialized knowledge secara rinci, spesifik, serta dapat di percaya.
Baca Juga : Visa L-1A dan L-1B Amerika: Syarat, Proses, Biaya, dan Perbedaan
Apa yang Dimaksud Specialized Knowledge?
Specialized knowledge merupakan unsur utama dalam Visa L-1B Amerika. Pengetahuan ini dapat berupa pemahaman khusus mengenai produk, layanan, riset, peralatan, teknik, manajemen, atau kepentingan organisasi. Selain itu, specialized knowledge dapat berupa tingkat pengetahuan atau keahlian yang lebih tinggi mengenai proses dan prosedur perusahaan.
Karena itu, perusahaan perlu menjelaskan secara konkret pengetahuan yang di miliki karyawan. Penjelasan dapat mencakup bagaimana pengetahuan tersebut di peroleh, berapa lama karyawan menggunakannya, bagaimana pengetahuan tersebut di terapkan, serta mengapa pengetahuan tersebut di butuhkan untuk pekerjaan di Amerika.
USCIS juga menjelaskan bahwa pengetahuan yang bersifat umum, tidak kompleks, atau mudah di ajarkan kepada orang lain tidak termasuk specialized knowledge. Sebaliknya, bukti mengenai pelatihan internal, pengalaman kerja, produk atau proses yang kompleks, serta dampak keahlian karyawan terhadap operasi perusahaan dapat di gunakan untuk membantu pembuktian.
Jadi, istilah specialized knowledge tidak cukup hanya di tuliskan dalam surat perusahaan. Perusahaan perlu menghubungkan klaim tersebut dengan pekerjaan yang sebenarnya di lakukan oleh karyawan dan kebutuhan operasional di Amerika Serikat.
Contoh Specialized Knowledge
Specialized knowledge dapat muncul dalam berbagai bidang. Misalnya, seorang karyawan memahami sistem perangkat lunak internal yang di kembangkan khusus untuk perusahaan. Karyawan tersebut kemudian di pindahkan ke Amerika untuk membantu implementasi, pengembangan, atau pelatihan penggunaan sistem tersebut.
Contoh lain dapat berupa pengetahuan mengenai proses produksi tertentu, teknologi perusahaan, metode pengujian, prosedur operasional, atau layanan khusus yang berkaitan dengan bisnis perusahaan. Namun, contoh tersebut tidak otomatis memenuhi syarat. Bukti dan kondisi pekerjaan tetap harus di periksa berdasarkan keadaan masing-masing kasus.
Pengetahuan mengenai teknologi yang tersedia secara umum juga perlu di jelaskan dengan hati-hati. Yang perlu di tunjukkan bukan hanya bahwa pemohon menguasai teknologi tersebut, tetapi bagaimana pengalaman dan pengetahuannya berkaitan secara khusus dengan organisasi serta pekerjaan yang akan di lakukan di Amerika.
Baca Juga : Apa Itu Visa L-1A Amerika? Panduan untuk Manajer dan Eksekutif
Syarat Visa L-1B Amerika
Syarat Visa L-1B Amerika mencakup unsur yang berkaitan dengan perusahaan, pengalaman kerja, specialized knowledge, dan pekerjaan yang akan di lakukan di Amerika. USCIS menyebutkan bahwa petisi harus menunjukkan bahwa organisasi memenuhi syarat dan bahwa penerima manfaat telah bekerja di luar Amerika untuk organisasi terkait secara penuh waktu setidaknya satu tahun dalam tiga tahun sebelum pengajuan, dalam kapasitas yang memenuhi ketentuan L-1.
Untuk L-1B, pemohon juga harus datang ke Amerika untuk bekerja dalam kapasitas specialized knowledge bagi perusahaan yang sama atau subsidiary atau affiliate yang memenuhi ketentuan. Selain itu, pendidikan, pelatihan, dan pengalaman kerja sebelumnya harus mendukung kemampuan pemohon untuk menjalankan pekerjaan yang akan di lakukan di Amerika.
Secara umum, hal-hal yang perlu di perhatikan meliputi:
- Perusahaan asing dan perusahaan Amerika mempunyai hubungan organisasi yang memenuhi syarat.
- Pemohon telah bekerja secara penuh waktu pada organisasi terkait selama periode yang di persyaratkan.
- Pemohon mempunyai specialized knowledge yang dapat di jelaskan dan di buktikan.
- Posisi di Amerika membutuhkan specialized knowledge tersebut.
- Pendidikan, pelatihan, dan pengalaman pemohon mendukung pekerjaan yang akan di jalankan.
- Perusahaan dapat memberikan bukti yang cukup mengenai hubungan organisasi dan pekerjaan pemohon.
Persyaratan tersebut perlu di lihat sebagai satu rangkaian. Karena itu, dokumen sebaiknya tidak hanya berfokus pada biodata karyawan. Hubungan perusahaan, riwayat pekerjaan, specialized knowledge, dan pekerjaan di Amerika perlu di jelaskan secara konsisten.
Baca Juga : Syarat Visa L-1 Amerika untuk Karyawan Perusahaan Indonesia
Pengalaman Kerja dalam Pengajuan L-1B
Pengalaman kerja merupakan bagian penting dalam pengajuan Visa L-1B Amerika. Pemohon harus mempunyai hubungan kerja yang memenuhi ketentuan dengan organisasi di luar Amerika Serikat sebelum di pindahkan ke organisasi terkait di Amerika.
Dalam kondisi ini, pengalaman kerja tidak hanya di nilai berdasarkan jumlah tahun bekerja. Jenis pekerjaan dan pengetahuan yang di peroleh selama bekerja juga penting karena keduanya berkaitan dengan specialized knowledge yang menjadi dasar pengajuan.
Misalnya, seorang karyawan telah bekerja pada perusahaan Indonesia selama beberapa tahun dan selama periode tersebut terlibat dalam pengembangan sistem internal. Jika kemudian perusahaan terkait di Amerika membutuhkan karyawan tersebut untuk menerapkan atau mengembangkan sistem yang sama, perusahaan perlu menjelaskan hubungan antara pengalaman tersebut dengan posisi baru.
Karena itu, surat keterangan kerja sebaiknya tidak hanya mencantumkan jabatan. Uraian tugas, proyek yang pernah di tangani, pelatihan yang di ikuti, teknologi atau proses yang di gunakan, serta pengalaman yang relevan dapat membantu menjelaskan bagaimana specialized knowledge tersebut di peroleh.
Bagaimana Membuktikan Specialized Knowledge?
Pembuktian specialized knowledge merupakan salah satu bagian paling penting dalam petisi Visa L-1B Amerika. USCIS menyatakan bahwa perusahaan perlu memberikan penjelasan rinci mengenai bidang usaha, produk atau layanan, sifat specialized knowledge, tugas yang akan di jalankan, serta kebutuhan terhadap pengetahuan tersebut.
Bukti yang di gunakan dapat berbeda-beda sesuai dengan karakter perusahaan dan pekerjaan. USCIS menyebutkan beberapa contoh bukti yang dapat mendukung, antara lain dokumentasi pelatihan, pengalaman kerja, pendidikan, catatan personel, bukti keterlibatan dalam produk atau proses, kontrak, laporan, dokumentasi internal, serta bukti mengenai dampak pekerjaan terhadap operasi perusahaan.
Perusahaan juga dapat menjelaskan bagaimana pengetahuan tersebut di peroleh dan seberapa sulit pengetahuan tersebut di transfer kepada karyawan lain tanpa menimbulkan biaya atau gangguan yang signifikan terhadap kegiatan bisnis. Penjelasan semacam ini dapat membantu menggambarkan karakter pengetahuan yang di klaim sebagai specialized knowledge.
Namun, banyaknya dokumen bukan satu-satunya hal yang di perhatikan. Bukti harus relevan dengan klaim yang di sampaikan. USCIS menilai keseluruhan catatan untuk menentukan apakah perusahaan telah memenuhi beban pembuktian.
Posisi Pekerjaan yang Membutuhkan Specialized Knowledge
Pekerjaan dalam kategori L-1B harus mempunyai hubungan dengan specialized knowledge yang di miliki pemohon. Karena itu, uraian posisi di Amerika menjadi bagian penting dalam petisi.
Perusahaan perlu menjelaskan tugas utama yang akan di jalankan oleh karyawan. Jika pekerjaan berkaitan dengan implementasi sistem perusahaan, misalnya, uraian dapat menjelaskan sistem yang akan di gunakan, tanggung jawab pemohon, proyek yang akan di tangani, serta pengetahuan khusus yang membuat pemohon mampu menjalankan pekerjaan tersebut.
Hal yang sama berlaku untuk bidang lain. Karyawan dapat bekerja pada proyek teknologi, produk, layanan, proses produksi, konsultasi internal, atau kegiatan operasional tertentu selama posisi tersebut memenuhi persyaratan specialized knowledge.
USCIS juga menekankan pentingnya penjelasan yang detail dan kredibel mengenai layanan yang akan di lakukan. Oleh sebab itu, uraian pekerjaan sebaiknya tidak berhenti pada nama jabatan seperti specialist, engineer, consultant, atau analyst. Tugas sebenarnya perlu di jelaskan agar hubungan dengan specialized knowledge dapat terlihat.
Baca Juga : Proses Pengajuan Visa L-1 Amerika dari Indonesia
Visa L-1B untuk Karyawan Perusahaan Indonesia
Karyawan perusahaan Indonesia dapat mengajukan Visa L-1B Amerika apabila perusahaan Indonesia dan organisasi di Amerika mempunyai hubungan yang memenuhi ketentuan serta persyaratan lainnya terpenuhi.
Dalam situasi tersebut, pengalaman kerja di Indonesia dapat menjadi dasar untuk menjelaskan specialized knowledge. Namun, perusahaan perlu menunjukkan bahwa pengetahuan tersebut berkaitan dengan organisasi dan pekerjaan yang akan di jalankan di Amerika.
Misalnya, perusahaan Indonesia memiliki sistem internal yang kemudian di gunakan atau di kembangkan pada perusahaan terkait di Amerika. Karyawan yang mempunyai pengalaman mendalam dalam sistem tersebut dapat di pindahkan untuk menjalankan pekerjaan tertentu. Dalam petisi, perusahaan perlu menjelaskan hubungan antara sistem, pengalaman karyawan, dan kebutuhan perusahaan Amerika.
Dokumen perusahaan Indonesia dan perusahaan Amerika juga perlu di periksa agar informasi yang di cantumkan tidak bertentangan. Struktur organisasi, hubungan kepemilikan, jabatan, masa kerja, uraian pekerjaan, dan kegiatan bisnis perlu di jelaskan berdasarkan kondisi yang sebenarnya.
Hubungan Perusahaan dalam Visa L-1B
Visa L-1B bukan visa kerja umum yang dapat di gunakan untuk memindahkan karyawan ke perusahaan mana pun di Amerika. Dasarnya adalah hubungan antara organisasi asing dan organisasi Amerika yang memenuhi ketentuan L-1.
USCIS menyebutkan bahwa organisasi yang memenuhi syarat dapat berupa perusahaan Amerika atau asing yang mempunyai hubungan sebagai parent, branch, affiliate, atau subsidiary. Organisasi juga harus menjalankan kegiatan usaha sebagaimana di persyaratkan dalam ketentuan L-1.
Karena itu, perusahaan perlu menyiapkan bukti mengenai hubungan tersebut. Dokumen kepemilikan, struktur organisasi, dokumen perusahaan, serta bukti kegiatan usaha dapat di gunakan sesuai kebutuhan kasus.
Hubungan bisnis biasa tidak otomatis sama dengan hubungan organisasi yang memenuhi syarat L-1. Oleh sebab itu, struktur perusahaan perlu di periksa sebelum petisi di ajukan.
Baca Juga : Perbedaan Visa L-1A dan L-1B Amerika
Visa L-1B untuk Membuka Kantor Baru
Visa L-1B juga dapat di gunakan dalam kondisi tertentu ketika perusahaan membuka kantor baru di Amerika Serikat. Untuk kategori new office, persyaratan specialized knowledge tetap harus di penuhi.
USCIS menjelaskan bahwa untuk L-1B new office, perusahaan perlu menunjukkan bahwa kantor baru mempunyai tempat usaha yang memadai serta kemampuan finansial untuk membayar penerima manfaat dan mulai menjalankan kegiatan usaha di Amerika.
Dengan demikian, pembukaan kantor baru tidak menghapus persyaratan specialized knowledge. Perusahaan tetap harus menjelaskan mengapa karyawan tersebut mempunyai pengetahuan khusus dan mengapa pengetahuan tersebut di perlukan untuk pekerjaan di kantor baru.
Kondisi new office juga mempunyai ketentuan masa persetujuan awal yang berbeda. USCIS menyatakan bahwa persetujuan awal petisi new office di batasi tidak lebih dari satu tahun, kemudian dapat di minta perpanjangan sesuai ketentuan apabila persyaratan terpenuhi.

Berapa Lama Visa L-1B Bisa Digunakan?
Visa L-1B mempunyai batas maksimum masa tinggal lima tahun di Amerika Serikat. Batas tersebut berbeda dari L-1A yang memiliki batas maksimum lebih panjang untuk posisi manajerial atau eksekutif.
Masa berlaku pada kasus tertentu dapat berbeda berdasarkan persetujuan petisi dan kondisi pekerjaan. Untuk new office, misalnya, persetujuan awal memiliki ketentuan khusus seperti yang telah di jelaskan sebelumnya.
Selain itu, masa berlaku visa pada paspor perlu di bedakan dari masa tinggal yang di izinkan di Amerika Serikat. Pemohon sebaiknya memeriksa dokumen imigrasi yang berlaku untuk mengetahui periode tinggal yang di berikan.
Perencanaan masa kerja juga penting karena L-1B memiliki batas maksimum. Jika karyawan kemudian berpindah ke posisi manajerial atau eksekutif, terdapat aturan tersendiri mengenai perubahan kapasitas dan masa tinggal maksimum yang perlu di perhatikan.
Baca Juga : Biaya Dan Lama Proses Visa L Amerika Biaya Petisi & Visa
Apakah Keluarga Pemegang Visa L-1B Bisa Ikut?
Pemegang Visa L-1B Amerika dapat di ikuti atau di susul oleh pasangan dan anak yang belum menikah serta berusia di bawah 21 tahun melalui kategori L-2 apabila persyaratan yang berlaku terpenuhi.
Pasangan pemegang L-1 dapat memperoleh status L-2S sesuai ketentuan yang berlaku. USCIS menjelaskan bahwa pasangan dengan status L-2S merupakan kategori yang di akui sebagai pasangan tanggungan L dan mempunyai ketentuan izin kerja tersendiri.
Meskipun demikian, status keluarga tetap mempunyai dokumen dan proses administrasi masing-masing. Karena itu, dokumen hubungan keluarga, paspor, dan dokumen imigrasi perlu di siapkan sesuai kebutuhan.
Baca Juga : Visa L-1 Amerika dan Keluarga: Istri dan Anak Bisa Ikut?
Apakah Visa L-1B Bisa Menuju Green Card?
Visa L-1B merupakan status nonimigran sehingga tidak sama dengan green card. Pemegang L-1B dapat mempertimbangkan jalur permanent residence apabila memenuhi persyaratan kategori imigrasi tertentu.
Namun, L-1B tidak secara otomatis berubah menjadi green card. Setiap jalur menuju permanent residence mempunyai persyaratan dan proses tersendiri. Karena itu, rencana imigrasi perlu di lihat berdasarkan pekerjaan, perusahaan, kualifikasi pemohon, dan kategori yang tersedia.
Perencanaan tersebut juga perlu mempertimbangkan batas maksimum masa tinggal L-1B. Karena itu, apabila pemegang L-1B mempunyai rencana jangka panjang di Amerika Serikat, pemeriksaan status dan pilihan imigrasi sebaiknya di lakukan sebelum batas masa tinggal tercapai.
Baca Juga : Visa L-1 ke Green Card: L-1A dan L-1B ke Permanent Residence
Kesalahan yang Sering Terjadi dalam Pengajuan Visa L-1B
Salah satu masalah yang dapat muncul adalah penjelasan specialized knowledge yang terlalu umum. Pernyataan bahwa pemohon merupakan tenaga ahli atau mempunyai pengalaman bertahun-tahun belum dengan sendirinya menjelaskan pengetahuan khusus yang berkaitan dengan organisasi.
Masalah lain dapat terjadi ketika pekerjaan di Amerika tidak di jelaskan secara rinci. Jika petisi hanya mencantumkan nama jabatan tanpa menjelaskan tugas, proyek, produk, sistem, atau proses yang akan di tangani, hubungan antara pekerjaan dan specialized knowledge menjadi kurang jelas.
Ketidakkonsistenan dokumen juga perlu di hindari. Misalnya, jabatan pada surat kerja berbeda dengan uraian dalam petisi, atau masa kerja yang tercantum pada beberapa dokumen tidak sama. Kondisi tersebut dapat menimbulkan kebutuhan untuk memberikan penjelasan tambahan.
Selain itu, perusahaan sebaiknya tidak menganggap bahwa teknologi atau keterampilan umum otomatis menjadi specialized knowledge. USCIS menjelaskan bahwa pengetahuan yang umum, tidak kompleks, atau mudah di ajarkan kepada orang lain tidak memenuhi pengertian specialized knowledge.
Baca Juga : Visa L-1A untuk Membuka Kantor atau Perusahaan Baru di Amerika
Checklist Persiapan Visa L-1B Amerika
Sebelum petisi di ajukan, perusahaan dapat melakukan pemeriksaan terhadap beberapa unsur berikut:
| Pemeriksaan | Yang Perlu Disiapkan |
|---|---|
| Hubungan perusahaan | Bukti parent, subsidiary, affiliate, atau branch sesuai kondisi |
| Riwayat kerja | Bukti bekerja setidaknya satu tahun dalam tiga tahun yang dipersyaratkan |
| Specialized knowledge | Penjelasan pengetahuan khusus dan cara memperolehnya |
| Posisi di Amerika | Uraian tugas dan tanggung jawab yang membutuhkan specialized knowledge |
| Pendidikan dan pelatihan | Bukti yang mendukung kemampuan menjalankan pekerjaan |
| Bukti pengalaman | Proyek, pelatihan, pekerjaan, atau dokumentasi terkait |
| Kegiatan perusahaan | Bukti kegiatan usaha organisasi |
| Konsistensi data | Pemeriksaan nama, jabatan, masa kerja, dan informasi perusahaan |
Checklist tersebut bukan pengganti persyaratan resmi USCIS. Setiap pengajuan dapat membutuhkan bukti yang berbeda sesuai struktur perusahaan dan karakter pekerjaan.
Baca Juga : Dokumen Visa L-1A dan L-1B Amerika: Checklist Pengajuan
Jasa Pengurusan Visa L-1B Amerika
PT Jangkar Global Groups dapat membantu persiapan administrasi Visa L-1B Amerika, terutama dalam pemeriksaan dokumen perusahaan, riwayat pekerjaan, uraian posisi, dan informasi yang berkaitan dengan specialized knowledge.
Persiapan perlu di lakukan secara menyeluruh karena L-1B tidak hanya membahas kemampuan karyawan. Hubungan perusahaan asing dengan perusahaan Amerika, pengalaman kerja, pengetahuan khusus, serta pekerjaan yang akan di jalankan perlu di jelaskan secara konsisten.
Untuk karyawan perusahaan Indonesia, dokumen pekerjaan dan pengalaman dapat di periksa terlebih dahulu. Kemudian, kebutuhan dokumen dapat di sesuaikan dengan struktur perusahaan dan posisi yang akan di jalankan di Amerika Serikat.
PT Jangkar Global Groups dapat membantu memberikan informasi dan pendampingan administratif dalam proses persiapan. Namun, keputusan mengenai persetujuan petisi maupun visa tetap menjadi kewenangan USCIS dan otoritas konsuler Amerika Serikat.
Konsultasi Visa L-1A dan L-1B Amerika Sekarang