Perbedaan RPTKA Baru dan RPTKA Perpanjangan

Kristian Kimi

TKA
Direktur Utama Jangkar Groups

RPTKA baru berkaitan dengan rencana penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA), tetapi keduanya di gunakan dalam kondisi yang berbeda. RPTKA baru berkaitan dengan pengajuan penggunaan TKA untuk kebutuhan yang baru, sedangkan ini di gunakan ketika perusahaan masih membutuhkan TKA yang sebelumnya sudah memiliki Pengesahan RPTKA.

Perbedaan tersebut juga terlihat dari data yang di gunakan, waktu pengajuan, dokumen, tahapan pemeriksaan, penilaian kelayakan, serta mekanisme pembayaran DKPTKA. Karena itu, perusahaan perlu memahami status permohonannya sebelum mengajukan melalui TKA Online.

Baca Juga : Perpanjangan Pengesahan RPTKA Syarat, Proses, Dokumen

Apa Itu RPTKA Baru?

RPTKA baru merupakan pengajuan rencana penggunaan TKA oleh Pemberi Kerja TKA untuk kebutuhan penggunaan TKA yang belum memiliki Pengesahan RPTKA untuk periode tersebut.

Dalam prosesnya, perusahaan perlu menyampaikan data Pemberi Kerja TKA, rencana jabatan, jumlah TKA, lokasi kerja, jangka waktu penggunaan, serta informasi dan dokumen pendukung yang di persyaratkan.

RPTKA baru menjadi bagian awal dari proses penggunaan TKA. Setelah data dan dokumen di verifikasi dan persyaratan terpenuhi, proses dapat berlanjut ke tahapan pembayaran DKPTKA bagi perusahaan yang memiliki kewajiban tersebut, kemudian penerbitan Pengesahan RPTKA.

Apa Itu RPTKA Perpanjangan?

RPTKA perpanjangan di gunakan ketika Pemberi Kerja TKA masih membutuhkan TKA yang sebelumnya telah memiliki Pengesahan RPTKA dan ingin melanjutkan penggunaannya pada periode berikutnya.

Dengan demikian, perusahaan tidak memulai proses penggunaan TKA dari awal. Data dan riwayat penggunaan sebelumnya menjadi bagian penting yang perlu di perhatikan dalam permohonan perpanjangan.

Permohonan perpanjangan Pengesahan RPTKA di lakukan melalui TKA Online. Berdasarkan Permenaker 8 Tahun 2021, permohonan perpanjangan harus di ajukan paling lambat 30 hari kerja sebelum jangka waktu Pengesahan RPTKA sebelumnya berakhir.

Perbedaan RPTKA Baru dan RPTKA Perpanjangan

Perbedaan utama dapat di lihat dari tujuan pengajuannya.

RPTKA baru:

  • Di gunakan untuk kebutuhan penggunaan TKA baru.
  • Perusahaan mengajukan rencana penggunaan TKA.
  • Data penggunaan TKA di siapkan berdasarkan kebutuhan yang di ajukan.
  • Tidak bergantung pada Pengesahan RPTKA yang akan di perpanjang.

RPTKA perpanjangan:

  • Di gunakan untuk melanjutkan penggunaan TKA yang sudah memiliki Pengesahan RPTKA.
  • Mengacu pada Pengesahan RPTKA sebelumnya.
  • Data penggunaan sebelumnya menjadi bagian yang perlu di periksa.
  • Harus memperhatikan batas waktu perpanjangan.
  • Perusahaan perlu menyampaikan data dan dokumen untuk proses perpanjangan.

Perbedaan ini penting karena perusahaan tidak sebaiknya memilih jenis permohonan hanya berdasarkan apakah TKA sudah pernah bekerja atau belum. Status Pengesahan RPTKA dan kondisi penggunaan TKA perlu di periksa terlebih dahulu.

Perbedaan dari Sisi Waktu Pengajuan

RPTKA baru diajukan ketika perusahaan memiliki kebutuhan penggunaan TKA yang baru dan belum memiliki Pengesahan RPTKA untuk kebutuhan tersebut.

Sementara itu, RPTKA perpanjangan memiliki batas waktu yang lebih spesifik. Permohonan perpanjangan Pengesahan RPTKA di ajukan paling lambat 30 hari kerja sebelum masa berlaku Pengesahan RPTKA sebelumnya berakhir.

Ketentuan tersebut membuat perusahaan perlu melakukan monitoring terhadap tanggal berakhirnya RPTKA. Jangan sampai persiapan baru di mulai ketika masa berlaku dokumen sudah hampir berakhir.

Untuk RPTKA perpanjangan, perusahaan dapat membuat jadwal internal beberapa minggu sebelumnya untuk memeriksa data TKA, paspor, izin tinggal, dokumen perusahaan, serta dokumen pendukung lainnya.

Perbedaan Data yang Di masukkan

Pada RPTKA baru, perusahaan menyampaikan data sesuai dengan rencana penggunaan TKA yang akan di ajukan.

Sedangkan pada perpanjangan, perusahaan perlu menyampaikan data yang berkaitan dengan penggunaan TKA sebelumnya dan rencana penggunaan pada periode berikutnya.

Dalam permohonan perpanjangan, data yang di sampaikan antara lain identitas Pemberi Kerja TKA, alasan perpanjangan, nomor Hasil Penilaian Kelayakan yang akan di perpanjang, jabatan, jumlah TKA, jangka waktu penggunaan, lokasi kerja, identitas Tenaga Kerja Pendamping, serta realisasi penyerapan tenaga kerja Indonesia.

Selain itu, data TKA yang di sampaikan melalui TKA Online mencakup identitas TKA, data paspor, jabatan, jangka waktu bekerja, lokasi kerja, nomor Pengesahan RPTKA yang akan di perpanjang, kepesertaan jaminan sosial, dan NPWP TKA.

Perbedaan Dokumen RPTKA Baru dan Perpanjangan

Dokumen yang di butuhkan dapat berbeda berdasarkan jenis permohonan dan kondisi penggunaan TKA.

Untuk perpanjangan, perusahaan perlu memperhatikan dokumen yang berkaitan dengan penggunaan TKA sebelumnya. Dokumen TKA yang di sampaikan dalam permohonan perpanjangan antara lain perjanjian kerja atau perjanjian lain dengan Pemberi Kerja TKA, izin tinggal yang masih berlaku, paspor kebangsaan TKA berwarna, dan pas foto berwarna ukuran 4×6 dengan latar belakang merah.

Selain itu, laporan pelaksanaan pendampingan TKA juga menjadi dokumen Pemberi Kerja TKA dalam permohonan perpanjangan.

Karena itu, perusahaan perlu melakukan pengecekan terhadap masa berlaku paspor dan izin tinggal sebelum mengajukan perpanjangan.

Bagaimana Proses RPTKA Baru?

Secara umum, proses RPTKA baru di mulai dari persiapan rencana penggunaan TKA.

Tahapannya dapat meliputi:

  • 1. Menentukan kebutuhan TKA.
  • 2. Menentukan jabatan yang akan di isi.
  • 3. Menentukan jumlah TKA.
  • 4. Menentukan lokasi kerja.
  • 5. Menentukan jangka waktu penggunaan.
  • 6. Menyiapkan data dan dokumen.
  • 7. Mengajukan melalui TKA Online.
  • 8. Mengikuti pemeriksaan dan verifikasi.
  • 9. Menyelesaikan tahapan DKPTKA apabila di wajibkan.
  • 10. Menunggu penerbitan Pengesahan RPTKA.

Dalam proses tersebut, data yang di berikan perusahaan menjadi dasar untuk pemeriksaan penggunaan TKA.

Bagaimana Proses RPTKA Perpanjangan?

Proses perpanjangan di mulai dengan memeriksa Pengesahan RPTKA yang sedang berlaku.

Tahapannya secara umum adalah:

  • 1. Memeriksa tanggal berakhir Pengesahan RPTKA.
  • 2. Menyiapkan permohonan sebelum batas waktu.
  • 3. Memeriksa data perusahaan dan TKA.
  • 4. Menyiapkan dokumen perpanjangan.
  • 5. Mengajukan melalui TKA Online.
  • 6. Menunggu pemeriksaan kelengkapan dan verifikasi.
  • 7. Melengkapi kekurangan apabila terdapat pemberitahuan.
  • 8. Mengikuti penilaian kelayakan.
  • 9. Menerima pemberitahuan pembayaran DKPTKA apabila diwajibkan.
  • 10. Melakukan pembayaran sesuai ketentuan.
  • 11. Menunggu penerbitan Pengesahan RPTKA perpanjangan.

Dalam ketentuan Permenaker 8 Tahun 2021, pemeriksaan kelengkapan dokumen dan verifikasi data TKA untuk permohonan perpanjangan di lakukan paling lama 2 hari kerja. Apabila dokumen atau data belum lengkap, perusahaan di beritahukan secara daring dan memiliki waktu paling lama 5 hari kerja untuk melengkapinya.

Perbedaan Penilaian Kelayakan

RPTKA perpanjangan tetap melalui penilaian kelayakan apabila persyaratan dokumen dan data telah lengkap dan benar.

Penilaian kelayakan perpanjangan di lakukan melalui tatap muka secara daring. Hasil Penilaian Kelayakan perpanjangan di terbitkan paling lama 2 hari kerja sejak pelaksanaan penilaian di nyatakan layak.

Untuk jumlah TKA 50 orang atau lebih, Hasil Penilaian Kelayakan perpanjangan di tetapkan oleh Direktur Jenderal. Untuk jumlah TKA kurang dari 50 orang, penetapan di lakukan oleh Direktur.

Dengan demikian, perusahaan yang mengajukan perpanjangan tetap perlu mempersiapkan diri untuk mengikuti tahapan penilaian kelayakan.

Perbedaan DKPTKA pada RPTKA Baru dan Perpanjangan

DKPTKA berkaitan dengan penggunaan TKA dan dapat menjadi bagian dari proses RPTKA baru maupun perpanjangan bagi Pemberi Kerja TKA yang memiliki kewajiban pembayaran.

Pada RPTKA baru, pemberitahuan pembayaran DKPTKA di terbitkan dalam rangkaian proses sebelum Pengesahan RPTKA di terbitkan bagi pihak yang wajib membayar.

Pada perpanjangan, pembayaran DKPTKA juga menjadi bagian dari tahapan setelah proses perpanjangan memenuhi persyaratan dan pemberitahuan pembayaran diterbitkan.

Dengan demikian, pembayaran DKPTKA tidak sebaiknya di pahami sebagai pembayaran yang di lakukan secara terpisah dari proses RPTKA. Mekanismenya mengikuti tahapan dan pemberitahuan pembayaran yang di terbitkan melalui sistem.

Apakah RPTKA Baru Bisa Dianggap Sama dengan Perpanjangan?

Tidak. Meskipun keduanya sama-sama berkaitan dengan penggunaan TKA, tujuan dan kondisi pengajuannya berbeda.

RPTKA baru berhubungan dengan pengajuan rencana penggunaan TKA yang baru, sedangkan perpanjangan berkaitan dengan kelanjutan penggunaan TKA yang sebelumnya sudah memiliki Pengesahan RPTKA.

Karena itu, perusahaan perlu memeriksa dokumen yang di miliki sebelum memilih jenis permohonan pada TKA Online.

Kesalahan memilih jenis permohonan dapat membuat data dan dokumen yang di siapkan tidak sesuai dengan proses yang seharusnya.

FAQ RPTKA Baru dan Perpanjangan

Apa perbedaan utama RPTKA baru dan perpanjangan?

RPTKA baru di gunakan untuk mengajukan rencana penggunaan TKA baru, sedangkan RPTKA perpanjangan di gunakan untuk melanjutkan penggunaan TKA yang sebelumnya sudah memiliki Pengesahan RPTKA.

Apakah RPTKA perpanjangan harus menggunakan TKA Online?

Ya. Permohonan perpanjangan Pengesahan RPTKA di lakukan secara daring melalui TKA Online.

Kapan perpanjangan RPTKA harus di ajukan?

Permohonan perpanjangan di ajukan paling lambat 30 hari kerja sebelum jangka waktu Pengesahan RPTKA sebelumnya berakhir.

Apakah data TKA harus di isi kembali dalam perpanjangan?

Data TKA tetap di sampaikan melalui TKA Online sesuai ketentuan. Data tersebut perlu di periksa agar sesuai dengan dokumen TKA yang terbaru.

Apakah RPTKA perpanjangan tetap melalui penilaian kelayakan?

Ya. Apabila dokumen dan data telah lengkap serta benar, proses di lanjutkan dengan penilaian kelayakan perpanjangan.

Apakah RPTKA perpanjangan harus membayar DKPTKA?

Pemberi Kerja TKA yang memiliki kewajiban DKPTKA harus mengikuti mekanisme pembayaran sesuai pemberitahuan yang di terbitkan dalam proses perpanjangan.

Apakah perusahaan perlu memeriksa paspor sebelum perpanjangan?

Ya. Paspor termasuk dokumen TKA yang di sampaikan dalam proses perpanjangan, sehingga data dan masa berlakunya perlu di periksa sebelum pengajuan.

Jasa Pengurusan RPTKA Baru dan Perpanjangan

Perbedaan RPTKA baru dan RPTKA perpanjangan perlu di pahami sebelum perusahaan mengajukan permohonan melalui TKA Online. Kesalahan menentukan jenis pengajuan dapat membuat proses administrasi menjadi kurang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

PT Jangkar melalui Global Groups dapat membantu perusahaan dalam pengurusan RPTKA baru maupun perpanjangan Pengesahan RPTKA, mulai dari pemeriksaan kebutuhan, pengecekan dokumen, persiapan data TKA, pengajuan melalui TKA Online, pemantauan proses, hingga pendampingan administrasi DKPTKA apabila di perlukan.

Dengan persiapan yang tepat, perusahaan dapat menyesuaikan dokumen dan tahapan pengajuan dengan kondisi penggunaan TKA yang sebenarnya.

Konsultasi Pengesahan Perpanjangan RPTKA Sekarang!

Kristian Kimi