Gaji Pokok, Tunjangan, dan Lembur di Malaysia: Apa bedanya?

Siti Aidah

Gaji Pokok Tunjangan dan Lembur di Malaysia Apa bedanya
Direktur Utama Jangkar Groups

Gaji Pokok, Tunjangan, dan Lembur di Malaysia merupakan tiga komponen penghasilan yang perlu di pahami oleh pekerja Indonesia sebelum menerima pekerjaan di luar negeri. Ketiganya memiliki fungsi berbeda dalam sistem pengupahan. Gaji pokok menjadi dasar pembayaran atas pekerjaan sesuai perjanjian kerja, tunjangan merupakan tambahan penghasilan berdasarkan ketentuan perusahaan atau kebutuhan pekerjaan, sedangkan lembur berkaitan dengan pembayaran atas jam kerja tambahan yang memenuhi persyaratan hukum dan kontrak kerja.

Bagi calon pekerja migran Indonesia, memahami perbedaan tersebut sangat penting agar tidak salah menilai tawaran gaji. Sebagai contoh, perusahaan mungkin menawarkan penghasilan bulanan yang terlihat besar karena sudah menggabungkan gaji pokok, tunjangan makan, tunjangan kehadiran, dan perkiraan upah lembur. Padahal, jumlah yang di terima setiap bulan dapat berubah sesuai kehadiran, jumlah jam lembur, potongan resmi, dan ketentuan kontrak.

Oleh karena itu, pekerja perlu memeriksa rincian penghasilan sebelum menandatangani perjanjian kerja. Selain itu, pekerja harus mengetahui haknya berdasarkan peraturan ketenagakerjaan Malaysia. Dengan memahami setiap komponen upah, pekerja dapat membandingkan tawaran pekerjaan secara lebih objektif dan memperkirakan penghasilan bersih yang akan di terima.

BACA JUGA: Gaji Minimum Malaysia: Aturan dan Hak Pekerja Indonesia

Apa Itu Gaji Pokok Tunjangan dan Lembur?

Gaji pokok, tunjangan, dan lembur merupakan komponen penghasilan yang dapat tercantum secara terpisah dalam kontrak kerja maupun slip gaji. Meskipun semuanya berkaitan dengan pendapatan pekerja, dasar pemberian dan cara perhitungannya tidak sama.

Gaji pokok adalah upah dasar yang di bayarkan kepada pekerja sesuai perjanjian kerja untuk pekerjaan yang di lakukan dalam jam kerja normal. Besarannya biasanya di tetapkan per bulan, per hari, atau per jam, tergantung sistem pengupahan yang di sepakati.

Tunjangan adalah pembayaran tambahan di luar gaji pokok yang di berikan berdasarkan ketentuan perusahaan, kontrak kerja, atau kebijakan yang berlaku. Contohnya meliputi tunjangan makan, transportasi, kehadiran, dan tunjangan shift. Namun, tidak semua tunjangan bersifat tetap karena sebagian bergantung pada kehadiran atau kondisi pekerjaan.

Lembur adalah pekerjaan yang di lakukan di luar jam kerja normal sesuai ketentuan yang berlaku. Untuk pekerja yang berhak menerima upah lembur berdasarkan hukum Malaysia, pembayaran lembur harus mengikuti perhitungan dan ketentuan yang relevan. Oleh sebab itu, pekerja perlu membedakan upah lembur dari bonus atau tunjangan biasa.

Dengan demikian, ketiga komponen tersebut tidak boleh di anggap sama. Gaji pokok memberikan dasar penghasilan, tunjangan menambah pendapatan sesuai persyaratan tertentu, sedangkan lembur berkaitan dengan pekerjaan tambahan yang memenuhi ketentuan pembayaran.

BACA JUGA: Berapa Gaji Minimum Malaysia? Cek Nominal Terbaru

Perbedaan Gaji Pokok Tunjangan dan Lembur di Malaysia

Perbedaan Gaji Pokok, Tunjangan, dan Lembur di Malaysia dapat di lihat dari tujuan pembayaran, dasar perhitungan, dan kepastian jumlah yang di terima pekerja.

Gaji Pokok sebagai Dasar Penghasilan

Gaji pokok biasanya menjadi komponen utama dalam struktur upah bulanan. Nilainya tercantum dalam kontrak kerja dan menjadi dasar untuk mengetahui jumlah upah reguler yang di sepakati pekerja dengan perusahaan.

Sebagai contoh, seorang pekerja pabrik memperoleh gaji pokok RM1.800 per bulan. Jumlah tersebut merupakan gaji dasar sebelum memperhitungkan tunjangan tambahan, upah lembur, dan potongan yang berlaku.

Gaji pokok juga penting ketika pekerja membandingkan tawaran dari dua perusahaan. Tawaran dengan total pendapatan lebih tinggi belum tentu memiliki gaji pokok yang lebih besar. Karena itu, pekerja sebaiknya meminta rincian tertulis sebelum menerima pekerjaan.

BACA JUGA: Gaji Minimum Malaysia Per Jam dan Per Hari: Cara Menghitung

Tunjangan sebagai Tambahan Penghasilan

Tunjangan di berikan sesuai kebijakan perusahaan atau perjanjian kerja. Ada tunjangan yang di bayarkan secara tetap setiap bulan, sedangkan tunjangan lain hanya di berikan apabila pekerja memenuhi persyaratan tertentu.

Misalnya, perusahaan menyediakan tunjangan makan RM150 dan tunjangan kehadiran RM100 per bulan. Jika pekerja memenuhi syarat untuk menerima kedua tunjangan tersebut, total tambahan penghasilannya mencapai RM250.

Namun, pekerja harus memeriksa apakah tunjangan tetap di bayarkan saat cuti, apakah jumlahnya dapat berubah, dan apakah terdapat persyaratan kehadiran. Selain itu, tanyakan apakah fasilitas seperti tempat tinggal atau transportasi di berikan dalam bentuk uang atau langsung di sediakan perusahaan.

Lembur sebagai Pembayaran atas Jam Kerja Tambahan

Lembur berbeda dari tunjangan karena berkaitan dengan jam kerja tambahan yang memenuhi ketentuan pembayaran. Besarnya dapat berubah setiap bulan sesuai jumlah jam lembur yang memenuhi syarat serta jenis hari ketika pekerjaan di lakukan.

Sebagai contoh, pekerja yang memperoleh upah lembur pada hari kerja biasa dapat menerima tarif minimal 1,5 kali upah per jam berdasarkan ketentuan yang berlaku bagi pekerja yang berhak. Sementara itu, pekerjaan pada hari istirahat atau hari libur umum memiliki aturan perhitungan tersendiri.

Karena itu, jangan menganggap lembur sebagai penghasilan tetap. Jika perusahaan menjanjikan total gaji yang mencakup lembur, tanyakan berapa gaji pokok yang di tetapkan dan berapa jumlah lembur yang hanya merupakan perkiraan.

BACA JUGA: Apakah Gaji Minimum Malaysia Berlaku untuk TKI?

Ketentuan Gaji Pokok di Malaysia

Gaji pokok perlu di periksa berdasarkan kontrak kerja dan ketentuan upah minimum yang berlaku. Di Malaysia, Perintah Gaji Minimum 2024 menetapkan gaji minimum bulanan sebesar RM1.700. Penerapannya di mulai pada 1 Februari 2025 bagi pemberi kerja yang memiliki lima pekerja atau lebih serta pemberi kerja yang menjalankan aktivitas profesional tertentu. Mulai 1 Agustus 2025, ketentuan tersebut berlaku bagi pemberi kerja yang belum tercakup dalam tahap awal, sesuai ketentuan yang di tetapkan.

Gaji minimum tersebut pada prinsipnya merujuk pada gaji pokok, bukan total pendapatan setelah di tambah tunjangan atau pembayaran lainnya. Dengan demikian, perusahaan tidak seharusnya mengandalkan tunjangan untuk menutupi kekurangan gaji pokok terhadap ketentuan minimum yang berlaku.

Ketentuan gaji minimum mencakup pekerja asing di sektor swasta sesuai ruang lingkup peraturan, dengan pengecualian tertentu seperti pekerja domestik dan kontrak perantisan. Oleh karena itu, pekerja Indonesia yang bekerja secara sah di Malaysia perlu memastikan kategori pekerjaannya dan ketentuan yang berlaku pada saat bekerja.

Selain itu, gaji pokok dapat berbeda berdasarkan jenis pekerjaan, keterampilan, lokasi, pengalaman, dan kebijakan perusahaan. Angka RM1.700 merupakan batas minimum yang relevan sesuai ketentuan, bukan jaminan bahwa semua pekerjaan memiliki gaji sebesar itu atau bahwa angka tersebut merupakan standar yang ideal bagi setiap jabatan.

BACA JUGA: Syarat Kerja Legal di Malaysia: Gaji Minimum, Izin Kerja, Kontrak

Jenis Tunjangan yang Umum di Malaysia

Jenis Tunjangan yang Umum di Malaysia

Tunjangan dapat menjadi bagian penting dari paket penghasilan. Namun, pekerja harus memeriksa ketentuan setiap tunjangan karena nama dan cara pembayarannya dapat berbeda antarperusahaan.

Tunjangan Makan dan Transportasi

Tunjangan makan di berikan untuk membantu kebutuhan makan selama bekerja. Sementara itu, tunjangan transportasi dapat membantu biaya perjalanan antara tempat tinggal dan lokasi kerja atau perjalanan yang di lakukan untuk kepentingan pekerjaan.

Sebagian perusahaan membayar tunjangan tersebut dalam bentuk uang bulanan. Perusahaan lain menyediakan makanan, bus antarjemput, atau fasilitas tertentu secara langsung. Oleh sebab itu, tanyakan bentuk manfaat yang di terima agar nilai paket penghasilan tidak di salahartikan.

Tunjangan Kehadiran

Tunjangan kehadiran biasanya di kaitkan dengan catatan kehadiran atau pemenuhan jadwal kerja. Jika pekerja tidak memenuhi syarat yang telah di tetapkan, pembayaran tunjangan tersebut mungkin berkurang atau tidak di berikan.

Sebelum menerima tawaran kerja, periksa aturan mengenai keterlambatan, izin, cuti sakit, dan ketidakhadiran yang sah. Dengan begitu, pekerja dapat memperkirakan apakah tunjangan tersebut benar-benar akan di terima secara rutin.

Tunjangan Shift dan Tunjangan Khusus

Pekerja yang bertugas pada shift tertentu mungkin menerima tunjangan tambahan sesuai kebijakan perusahaan. Selain itu, pekerjaan yang memiliki tanggung jawab khusus dapat menyediakan tunjangan tertentu berdasarkan kontrak.

Meskipun demikian, tunjangan shift tidak otomatis sama dengan upah lembur. Jika pekerja menjalani shift malam sekaligus bekerja melampaui jam normal, hak pembayaran masing-masing perlu di periksa berdasarkan kontrak dan ketentuan yang berlaku.

Tunjangan Tempat Tinggal

Sebagian perusahaan menyediakan asrama atau tempat tinggal bagi pekerja asing. Perusahaan lain memberikan tunjangan tempat tinggal dalam bentuk uang atau mengatur fasilitas tersebut melalui skema yang berbeda.

Pekerja perlu memastikan apakah akomodasi di sediakan secara gratis, apakah ada biaya yang di potong dari gaji, dan berapa orang yang tinggal dalam satu kamar. Selain itu, tanyakan siapa yang menanggung biaya utilitas atau transportasi menuju tempat kerja.

BACA JUGA: Cara Memeriksa Kontrak Kerja Malaysia Sebelum Berangkat

Aturan Lembur dan Jam Kerja di Malaysia

Ketentuan lembur menjadi bagian penting dalam pembahasan Gaji Pokok, Tunjangan, dan Lembur di Malaysia. Pekerja perlu mengetahui jam kerja normal yang tercantum dalam kontrak serta aturan hukum yang berlaku pada sektor dan kategori pekerjaannya.

Employment Act 1955 menjadi aturan utama ketenagakerjaan di Semenanjung Malaysia dan Labuan. Secara umum, jam kerja normal berdasarkan undang-undang tersebut tidak boleh melebihi 45 jam per minggu. Sabah dan Sarawak memiliki ordinan buruh masing-masing, sehingga pekerja perlu memeriksa ketentuan yang berlaku di lokasi kerjanya.

Untuk pekerja yang berhak menerima pembayaran lembur berdasarkan ketentuan hukum, lembur pada hari kerja biasa pada umumnya di bayar sekurang-kurangnya 1,5 kali tarif upah per jam. Sementara itu, pekerjaan pada hari istirahat dan hari libur umum mengikuti aturan tersendiri yang dapat melibatkan perhitungan berbeda.

Namun, hak atas pembayaran lembur berdasarkan Employment Act 1955 memiliki batasan dan pengecualian tertentu. Misalnya, pekerja yang menerima upah bulanan lebih dari RM4.000 pada umumnya tidak tercakup dalam ketentuan pembayaran lembur tertentu, kecuali kategori pekerjaan yang secara khusus tetap di lindungi, seperti kategori pekerja manual yang di atur undang-undang. Karena itu, jumlah gaji saja tidak cukup untuk menentukan hak lembur tanpa memeriksa jenis pekerjaan dan ketentuan yang berlaku.

Pekerja sebaiknya menyimpan catatan jam masuk, jam pulang, jadwal shift, dan persetujuan lembur. Jika jumlah pembayaran tidak sesuai dengan catatan, data tersebut dapat membantu ketika meminta penjelasan dari bagian sumber daya manusia atau mengajukan pertanyaan kepada kantor tenaga kerja yang berwenang.

BACA JUGA: Apakah Gaji Minimum RM1.700 Cukup untuk Hidup di Malaysia?

Contoh Perhitungan Gaji Pokok Tunjangan dan Lembur

Memahami contoh perhitungan dapat membantu pekerja memperkirakan total penghasilan bulanan. Angka berikut hanya ilustrasi, bukan penawaran gaji atau penetapan upah untuk semua pekerjaan di Malaysia.

Misalnya, seorang pekerja memiliki rincian berikut:

  • Gaji pokok: RM1.800 per bulan
  • Tunjangan makan: RM150 per bulan
  • Tunjangan kehadiran: RM100 per bulan jika memenuhi persyaratan
  • Lembur: 10 jam pada hari kerja biasa, dengan asumsi pekerja berhak atas pembayaran lembur dan seluruh jam tersebut memenuhi ketentuan.

Untuk ilustrasi sederhana, tarif upah harian biasa bagi pekerja bergaji bulanan dapat di hitung menggunakan rumus upah bulanan di bagi 26, sesuai metode perhitungan ordinary rate of pay yang berlaku dalam ketentuan terkait.

RM1.800 ÷ 26 = RM69,23 per hari.

Jika jam kerja normal yang di sepakati adalah 8 jam sehari, tarif upah per jam untuk ilustrasi tersebut adalah:

RM69,23 ÷ 8 = sekitar RM8,65 per jam.

Tarif lembur hari kerja biasa dengan pengali 1,5 menjadi sekitar RM12,98 per jam. Jika pekerja berhak atas tarif tersebut dan melakukan 10 jam lembur yang memenuhi syarat, ilustrasi pembayaran lemburnya sekitar RM129,80.

Dengan demikian, total penghasilan kotor pada contoh tersebut adalah:

RM1.800 + RM150 + RM100 + RM129,80 = RM2.179,80.

Perhitungan ini hanya contoh sederhana. Perhitungan yang sebenarnya perlu memperhatikan definisi upah yang berlaku, jam kerja normal, ketentuan kontrak, kelayakan lembur, serta aturan khusus untuk hari istirahat atau hari libur umum. Selain itu, jumlah yang di terima setelah potongan dapat berbeda dari total penghasilan kotor.

BACA JUGA: Gaji Minimum Pekerja Pabrik, Perkebunan, Konstruksi di Malaysia

Cara Memeriksa Slip Gaji di Malaysia

Slip gaji membantu pekerja memeriksa apakah pembayaran sesuai dengan kontrak kerja. Karena itu, jangan hanya melihat jumlah akhir yang di transfer ke rekening. Periksa setiap komponen agar dapat mengetahui asal penghasilan dan potongan yang di lakukan.

Pertama, pastikan gaji pokok pada slip gaji sama dengan nilai yang tercantum dalam kontrak atau surat penawaran kerja. Jika terdapat perubahan, mintalah penjelasan tertulis mengenai dasar perubahan tersebut.

Kedua, periksa setiap tunjangan. Pastikan jumlah yang di bayarkan sesuai dengan kebijakan perusahaan dan persyaratan yang telah di penuhi. Jika tunjangan kehadiran tidak di bayarkan, misalnya, tanyakan alasan dan aturan yang di gunakan untuk menghitungnya.

Ketiga, periksa catatan lembur. Cocokkan jumlah jam, tanggal kerja, dan tarif yang di terapkan. Jika ada pekerjaan pada hari istirahat atau hari libur umum, pastikan perhitungannya mengikuti aturan yang relevan, bukan langsung menggunakan tarif lembur hari kerja biasa.

Terakhir, periksa potongan yang tercantum, termasuk kontribusi atau potongan resmi yang berlaku. Jika ada biaya yang tidak di pahami, mintalah penjelasan kepada perusahaan. Dengan melakukan pemeriksaan rutin, pekerja dapat lebih cepat menemukan ketidaksesuaian pembayaran.

BACA JUGA: Potongan Gaji Pekerja Indonesia di Malaysia: Mana yang Diperbolehkan?

Kesalahan yang Perlu Di hindari Saat Membandingkan Tawaran Kerja

Salah satu kesalahan umum adalah menganggap total gaji yang di iklankan sebagai jumlah bersih yang pasti di terima setiap bulan. Padahal, angka tersebut mungkin mencakup tunjangan bersyarat dan perkiraan lembur yang tidak selalu tersedia.

Kesalahan berikutnya adalah mengabaikan nilai gaji pokok. Pekerja sebaiknya membandingkan gaji dasar terlebih dahulu, lalu menilai tunjangan, fasilitas tempat tinggal, biaya transportasi, dan kemungkinan lembur secara terpisah.

Selain itu, jangan menerima penjelasan lisan sebagai satu-satunya dasar keputusan. Mintalah rincian tertulis mengenai jam kerja normal, jadwal shift, tarif lembur, hari istirahat, dan potongan yang mungkin di terapkan. Informasi tersebut membantu pekerja memahami kewajiban dan haknya sebelum mulai bekerja.

Pekerja juga perlu berhati-hati terhadap tawaran yang menjanjikan penghasilan tinggi tanpa penjelasan mengenai jumlah jam kerja. Jika penghasilan bergantung pada lembur dalam jumlah besar, tanyakan apakah jadwal tersebut realistis, sesuai aturan, dan tercantum secara jelas dalam ketentuan kerja.

BACA JUGA: Gaji di Malaysia di Bawah RM1.700: Cara Mengadu ke Jabatan Tenaga Kerja

Jasa Pengurusan Dokumen Kerja Malaysia

Memahami Gaji Pokok, Tunjangan, dan Lembur di Malaysia membantu calon pekerja menilai tawaran kerja secara lebih cermat. Selain memeriksa penghasilan, calon pekerja juga perlu memastikan dokumen kerja dan proses keberangkatan sesuai ketentuan yang berlaku.

PT Jangkar Global Groups melalui Jangkar Groups menyediakan jasa pengurusan dokumen sesuai kebutuhan pekerja yang memerlukan bantuan administrasi untuk persiapan kerja ke luar negeri. Sebelum menggunakan layanan, pastikan ruang lingkup bantuan dan biaya di jelaskan secara terbuka. Persetujuan kerja, izin yang di perlukan, dan pemenuhan hak ketenagakerjaan tetap mengikuti ketentuan otoritas serta perjanjian dengan pemberi kerja.

Konsultasi Dokumen dan Kerja di Malaysia Sekarang

Siti Aidah