Gaji minimum Malaysia menjadi informasi penting bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang ingin bekerja di Malaysia maupun pekerja yang sudah berada di negara tersebut. Per 24 Oktober 2026, pemerintah Malaysia menetapkan gaji minimum sebesar RM1.700 per bulan untuk pekerja yang tercakup dalam Perintah Gaji Minimum 2024. Selain itu, pemerintah telah mengumumkan kenaikan gaji minimum menjadi RM2.000 per bulan yang di jadwalkan mulai berlaku pada Juni 2027, dengan pengecualian bagi usaha mikro, kecil, dan menengah tertentu sesuai kebijakan yang di umumkan.
Namun, gaji minimum tidak sama dengan gaji rata-rata seluruh pekerja. Nominal tersebut merupakan batas upah pokok minimum yang wajib di penuhi oleh pemberi kerja yang tercakup dalam peraturan. Sementara itu, gaji yang di terima pekerja dapat lebih tinggi berdasarkan jabatan, pengalaman, keterampilan, sektor pekerjaan, dan kesepakatan kerja.
Oleh karena itu, calon pekerja Indonesia perlu memeriksa nominal gaji minimum Malaysia yang berlaku, memahami ketentuan upah harian dan per jam, serta menghitung pengeluaran selama bekerja. Dengan begitu, calon pekerja dapat menilai tawaran kerja secara lebih cermat sebelum menandatangani kontrak.
Apa Itu Gaji Minimum Malaysia?
Gaji minimum Malaysia adalah batas terendah upah pokok yang wajib di bayarkan oleh pemberi kerja kepada pekerja yang termasuk dalam cakupan peraturan gaji minimum. Pemerintah menetapkan ketentuan tersebut untuk memberikan perlindungan dasar bagi pekerja dan membantu mencegah pembayaran upah yang berada di bawah batas hukum.
Peraturan ini berlaku di seluruh Malaysia sesuai ketentuan yang di tetapkan pemerintah. Selain pekerja warga negara Malaysia, pekerja asing yang tercakup dalam aturan tersebut juga berhak menerima upah minimum. Dengan demikian, pekerja Indonesia tidak otomatis kehilangan hak atas gaji minimum hanya karena mereka bukan warga negara Malaysia.
Meskipun demikian, terdapat pengecualian tertentu dalam peraturan. Pekerja domestik, misalnya, di kecualikan dari cakupan Perintah Gaji Minimum yang berlaku. Karena itu, calon pekerja perlu memeriksa kategori pekerjaan dan ketentuan hukum yang mengaturnya sebelum menerima tawaran kerja.
Gaji minimum juga merujuk pada upah pokok, bukan seluruh komponen pendapatan. Tunjangan makan, uang lembur, insentif, dan pembayaran tambahan lainnya tidak dapat di gunakan begitu saja untuk menggantikan kewajiban membayar upah pokok minimum.
BACA JUGA: Gaji Minimum Malaysia: Aturan dan Hak Pekerja Indonesia

Berapa Nominal Gaji Minimum Malaysia Terbaru?
Per 24 Oktober 2026, gaji minimum Malaysia yang berlaku secara umum bagi pekerja yang tercakup dalam peraturan adalah RM1.700 per bulan. Ketentuan tersebut berlaku penuh sejak 1 Agustus 2025 setelah masa penerapan bertahap untuk kelompok pemberi kerja tertentu berakhir.
Berikut rincian nominal yang perlu di ketahui calon pekerja Indonesia.
| Komponen upah | Nominal |
|---|---|
| Gaji minimum bulanan | RM1.700 |
| Gaji minimum per jam | RM8,72 |
| Upah harian untuk pola kerja 6 hari seminggu | RM65,38 |
| Upah harian untuk pola kerja 5 hari seminggu | RM78,46 |
| Upah harian untuk pola kerja 4 hari seminggu | RM98,08 |
Nominal harian tersebut mengikuti pembagian berdasarkan pola kerja yang di gunakan dalam ketentuan gaji minimum Malaysia. Karena itu, pekerja perlu memeriksa pola kerja dan sistem pembayaran yang tercantum dalam kontrak.
Selain itu, angka RM1.700 merupakan upah minimum bulanan, bukan jaminan bahwa setiap pekerja akan menerima jumlah bersih tersebut setelah potongan yang sah. Penghasilan bersih dapat berbeda karena potongan yang di perbolehkan, seperti kontribusi atau kewajiban lain sesuai status pekerja dan peraturan yang berlaku.
BACA JUGA: Gaji Minimum Malaysia Per Jam dan Per Hari: Cara Menghitung
Kapan Gaji Minimum Malaysia Naik Menjadi RM2.000?
Pemerintah Malaysia mengumumkan kenaikan gaji minimum dari RM1.700 menjadi RM2.000 per bulan dalam pengumuman anggaran tahun 2027. Kebijakan tersebut di jadwalkan mulai berlaku pada Juni 2027. Pemerintah juga mengumumkan pengecualian bagi usaha mikro, kecil, dan menengah tertentu dengan pendapatan penjualan tahunan di bawah RM50 juta agar memiliki waktu menyesuaikan operasional usahanya.
Artinya, calon pekerja tidak boleh langsung menganggap RM2.000 sebagai gaji minimum yang sudah berlaku pada Oktober 2026. Pada tanggal tersebut, nominal yang berlaku masih RM1.700 per bulan.
Sebelum kenaikan di terapkan, pekerja dan pemberi kerja perlu memperhatikan ketentuan pelaksanaan yang resmi, termasuk cakupan perusahaan, tanggal penerapan, serta ketentuan khusus yang mungkin di berlakukan. Informasi mengenai kenaikan gaji juga perlu di bedakan dari pembahasan gaji awal untuk pekerjaan terampil atau lulusan baru.
Oleh sebab itu, jika seseorang menerima tawaran kerja dengan gaji RM1.700 pada 2026, penilaian harus di lakukan berdasarkan aturan yang berlaku saat kontrak di mulai. Namun, pekerja tetap dapat menanyakan apakah perusahaan berencana menyesuaikan gaji setelah kebijakan baru berlaku.
BACA JUGA: Gaji Pokok, Tunjangan, dan Lembur di Malaysia: Apa bedanya?
Siapa yang Berhak Menerima Gaji Minimum Malaysia?
Secara umum, ketentuan gaji minimum Malaysia mencakup pekerja sektor swasta yang termasuk dalam cakupan Perintah Gaji Minimum. Aturan tersebut juga mencakup pekerja asing, termasuk WNI yang bekerja secara sah di Malaysia, dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku untuk kategori pekerja masing-masing.
Berikut beberapa hal yang perlu di perhatikan.
Pekerja Lokal dan Pekerja Asing
Pekerja lokal dan pekerja asing yang tercakup dalam peraturan memiliki perlindungan gaji minimum. Karena itu, pemberi kerja tidak boleh membayar pekerja asing di bawah batas upah minimum hanya berdasarkan kewarganegaraan.
Bagi WNI, pastikan pekerjaan, izin kerja, dan kontrak sesuai dengan ketentuan Malaysia. Selain itu, periksa apakah gaji pokok dalam kontrak sudah memenuhi batas minimum yang berlaku.
BACA JUGA: Syarat Kerja Legal di Malaysia: Gaji Minimum, Izin Kerja, Kontrak
Pekerja dengan Sistem Upah Berdasarkan Hasil
Sebagian pekerjaan menggunakan sistem pembayaran berdasarkan jumlah produk, berat, tugas, perjalanan, atau komisi. Namun, sistem tersebut tidak berarti pekerja dapat menerima upah bulanan di bawah batas minimum yang di persyaratkan.
Ketentuan gaji minimum Malaysia mengatur agar pekerja yang di bayar berdasarkan sistem tersebut tetap memperoleh upah setidaknya setara dengan batas bulanan yang berlaku, sesuai ketentuan hukum. Oleh sebab itu, calon pekerja perlu meminta penjelasan tertulis mengenai cara menghitung pendapatan dan jaminan upah minimum.
BACA JUGA: Cara Memeriksa Kontrak Kerja Malaysia Sebelum Berangkat
Pekerja Domestik
Pekerja domestik termasuk kategori yang di kecualikan dari cakupan Perintah Gaji Minimum. Oleh karena itu, pekerja rumah tangga perlu memeriksa ketentuan hukum dan kontrak yang secara khusus mengatur pekerjaan tersebut.
Walaupun demikian, pengecualian dari perintah gaji minimum tidak berarti pekerja boleh mengabaikan seluruh perlindungan hukum. Hak dan kewajiban tetap perlu di periksa berdasarkan peraturan ketenagakerjaan dan ketentuan lain yang berlaku untuk pekerjaan domestik.
Apakah Gaji Minimum Malaysia Sama dengan Gaji Bersih?
Gaji minimum Malaysia tidak sama dengan gaji bersih yang masuk ke rekening pekerja. Gaji minimum mengacu pada batas upah pokok, sedangkan gaji bersih merupakan jumlah yang di terima setelah memperhitungkan komponen penghasilan dan potongan yang sah.
Sebagai contoh, pekerja dapat memiliki gaji pokok RM1.700 per bulan. Jika pekerja menerima tunjangan tambahan, total penghasilan kotor dapat menjadi lebih tinggi. Namun, jika terdapat potongan yang sah, jumlah bersih yang di terima dapat lebih rendah daripada gaji pokok.
Karena itu, calon pekerja harus meminta rincian gaji secara tertulis. Rincian tersebut sebaiknya menjelaskan gaji pokok, tunjangan, perhitungan lembur, potongan yang berlaku, serta fasilitas yang di sediakan perusahaan.
Selain itu, jangan hanya menilai tawaran kerja berdasarkan angka gaji kotor. Perhatikan juga biaya tempat tinggal, makan, transportasi, komunikasi, dan kebutuhan pribadi selama bekerja di Malaysia. Dengan cara ini, pekerja dapat memperkirakan jumlah uang yang benar-benar dapat di simpan atau di kirim kepada keluarga.
BACA JUGA: Gaji Minimum Pekerja Pabrik, Perkebunan, Konstruksi di Malaysia
Apakah Gaji Minimum Malaysia Cukup untuk Biaya Hidup?
Kecukupan gaji minimum Malaysia bergantung pada lokasi kerja, jenis tempat tinggal, pola makan, transportasi, dan tanggungan keluarga. Pekerja yang memperoleh tempat tinggal atau transportasi dari perusahaan mungkin memiliki pengeluaran berbeda dari pekerja yang harus membayar seluruh kebutuhan sendiri.
Untuk menilai kecukupan pendapatan, calon pekerja dapat menyusun anggaran bulanan sebelum berangkat. Misalnya, catat biaya tempat tinggal, makanan, transportasi, komunikasi, kebutuhan pribadi, dan dana darurat. Setelah itu, bandingkan jumlah pengeluaran dengan perkiraan gaji bersih.
Namun, jangan menganggap seluruh fasilitas yang di janjikan perusahaan pasti tersedia tanpa biaya. Pastikan apakah akomodasi, makan, atau transportasi benar-benar di tanggung perusahaan dan apakah ada potongan yang berkaitan dengan fasilitas tersebut.
Di samping itu, biaya hidup di kota besar dapat berbeda dari wilayah yang lebih kecil. Oleh sebab itu, dua pekerja dengan gaji pokok yang sama belum tentu memiliki kemampuan menabung yang sama.
BACA JUGA: Potongan Gaji Pekerja Indonesia di Malaysia: Mana yang Diperbolehkan?
Cara Memeriksa Tawaran Gaji Kerja di Malaysia
Sebelum menerima pekerjaan, WNI perlu memeriksa rincian tawaran kerja agar tidak mengalami kesalahpahaman setelah tiba di Malaysia.
Pertama, periksa gaji pokok yang tercantum dalam kontrak. Pastikan nominalnya sesuai dengan ketentuan minimum yang berlaku untuk pekerjaan tersebut. Jika perusahaan menyebut total pendapatan yang mencakup lembur dan insentif, tanyakan secara terpisah berapa gaji pokok yang di jamin.
Kedua, periksa jam kerja dan sistem lembur. Tanyakan bagaimana perusahaan menghitung jam kerja normal, hari istirahat, kerja pada hari libur, serta pembayaran lembur. Dengan demikian, calon pekerja dapat memahami hubungan antara jam kerja dan penghasilan.
Ketiga, periksa potongan dan fasilitas. Mintalah penjelasan mengenai biaya tempat tinggal, transportasi, seragam, makan, atau biaya lain yang mungkin di bebankan kepada pekerja. Jangan menyetujui potongan yang tidak di pahami.
Keempat, pastikan identitas pemberi kerja dan informasi pekerjaan sesuai dengan dokumen resmi. Untuk pekerja asing, status izin kerja dan ketentuan penempatan juga perlu di periksa sebelum keberangkatan.
Terakhir, simpan salinan kontrak dan dokumen penting. Jika terdapat perbedaan antara janji perekrut dan ketentuan tertulis, mintalah penjelasan sebelum menandatangani dokumen atau membayar biaya apa pun.
BACA JUGA: Gaji di Malaysia di Bawah RM1.700: Cara Mengadu ke Jabatan Tenaga Kerja
Perbedaan Gaji Minimum dan Gaji Rata-Rata di Malaysia
Gaji minimum adalah batas upah pokok terendah yang di atur pemerintah untuk pekerja yang tercakup dalam peraturan. Sebaliknya, gaji rata-rata menggambarkan tingkat pendapatan yang di peroleh kelompok pekerja berdasarkan data statistik tertentu.
Perbedaan ini penting karena gaji minimum tidak menunjukkan pendapatan semua pekerja Malaysia. Pekerja di sektor profesional, manufaktur, teknologi, keuangan, dan bidang dengan keterampilan khusus dapat menerima gaji di atas batas minimum. Sementara itu, pekerjaan dengan persyaratan keterampilan awal yang lebih sederhana mungkin menawarkan upah yang lebih dekat dengan batas tersebut.
Selain sektor pekerjaan, pengalaman, pendidikan, lokasi, kemampuan bahasa, dan kebutuhan perusahaan juga memengaruhi tawaran gaji. Karena itu, calon pekerja sebaiknya membandingkan beberapa tawaran untuk posisi yang setara, bukan hanya menggunakan angka minimum sebagai patokan tunggal.
Jika memiliki keterampilan khusus atau pengalaman kerja, calon pekerja dapat menilai apakah tawaran gaji sepadan dengan tanggung jawab pekerjaan. Dengan begitu, keputusan menerima pekerjaan menjadi lebih terukur.
BACA JUGA: Apakah Gaji Minimum RM1.700 Cukup untuk Hidup di Malaysia?
Jasa Pengurusan Dokumen Kerja Malaysia
Bagi WNI yang berencana bekerja di Malaysia, memahami gaji minimum merupakan salah satu langkah awal sebelum menerima tawaran pekerjaan. Selain menilai besaran upah, calon pekerja perlu memastikan dokumen identitas, kontrak kerja, dan persyaratan keberangkatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
PT Jangkar Global Groups melalui Jangkar Groups menyediakan pendampingan pengurusan dokumen sesuai kebutuhan calon pekerja. Pendampingan dapat membantu pemohon memeriksa kelengkapan berkas, memahami tahapan administrasi, serta menyiapkan dokumen pendukung yang di perlukan untuk proses terkait pekerjaan di luar negeri.
Konsultasi Dokumen dan Kerja di Malaysia Sekarang