Gaji Minimum Malaysia Per Jam dan Per Hari: Cara Menghitung

Siti Aidah

Gaji Minimum Malaysia Per Jam dan Per Hari Cara Menghitung
Direktur Utama Jangkar Groups

Gaji Minimum Malaysia Per Jam dan Per Hari menjadi informasi penting bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang ingin bekerja di Malaysia maupun pekerja yang sedang membandingkan tawaran kerja. Sejak penerapan penuh Perintah Gaji Minimum 2024 pada 1 Agustus 2025, kadar gaji minimum yang berlaku secara umum di Malaysia adalah RM1.700 per bulan. Sementara itu, kadar minimum resmi per jam adalah RM8,72 dan tarif harian mengikuti jumlah hari kerja dalam seminggu.

Mengetahui angka tersebut membantu calon pekerja menilai apakah tawaran gaji sudah sesuai dengan ketentuan. Selain itu, pekerja dapat memperkirakan pendapatan berdasarkan jadwal kerja, memahami perbedaan gaji pokok dan tunjangan, serta memeriksa informasi dalam kontrak kerja.

Namun, cara menghitung gaji minimum tidak selalu sama untuk setiap pola pembayaran. Pekerja dengan gaji bulanan perlu memahami ketentuan gaji pokok, sedangkan pekerja yang menerima bayaran berdasarkan jam atau hari perlu memeriksa dasar pembayaran yang di gunakan. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui tarif resmi sebelum melakukan perhitungan atau menyetujui kontrak kerja.

Apa Itu Gaji Minimum Malaysia?

Gaji minimum Malaysia adalah batas terendah gaji pokok yang wajib di bayarkan oleh pemberi kerja kepada pekerja yang tercakup dalam peraturan gaji minimum. Ketentuan ini bertujuan memberikan perlindungan dasar kepada pekerja agar menerima upah sesuai standar yang di tetapkan pemerintah.

Gaji minimum berbeda dari gaji bersih yang di terima setelah potongan. Gaji pokok merupakan dasar pembayaran yang di perhitungkan untuk memenuhi ketentuan minimum. Sementara itu, tunjangan, insentif, dan pembayaran tambahan tidak dapat begitu saja di hitung sebagai pengganti kewajiban membayar gaji pokok minimum.

Bagi pekerja Indonesia, informasi ini penting karena tawaran pekerjaan di Malaysia dapat menggunakan beberapa pola pembayaran. Ada perusahaan yang menawarkan gaji bulanan, sedangkan pekerjaan tertentu dapat menggunakan tarif harian atau per jam sesuai ketentuan dan kesepakatan kerja.

Selain itu, pekerja perlu membedakan gaji minimum dari upah lembur. Pembayaran lembur berkaitan dengan pekerjaan yang memenuhi ketentuan lembur dan di hitung berdasarkan aturan ketenagakerjaan yang berlaku. Karena itu, gaji minimum tidak otomatis mencakup seluruh pembayaran yang mungkin di terima pekerja.

BACA JUGA: Gaji Minimum Malaysia: Aturan dan Hak Pekerja Indonesia

Berapa Gaji Minimum Malaysia Per Jam dan Per Hari?

Kadar gaji minimum Malaysia yang berlaku secara umum saat ini dapat di lihat berdasarkan dasar pembayaran berikut.

Dasar pembayaranKadar minimum
Gaji bulananRM1.700
Gaji per jamRM8,72
Gaji per hari untuk 6 hari kerja per mingguRM65,38
Gaji per hari untuk 5 hari kerja per mingguRM78,46
Gaji per hari untuk 4 hari kerja per mingguRM98,08

Tarif tersebut di tetapkan dalam Perintah Gaji Minimum 2024. Penerapan mulai 1 Februari 2025 berlaku bagi pemberi kerja yang memiliki lima pekerja atau lebih serta pemberi kerja yang menjalankan aktivitas profesional tertentu. Selanjutnya, sejak 1 Agustus 2025, penerapan tersebut berlaku secara umum bagi pemberi kerja yang sebelumnya memperoleh masa penangguhan.

Dengan demikian, pekerja perlu memeriksa tarif berdasarkan pola kerja yang berlaku. Jangan menggunakan tarif harian untuk enam hari kerja apabila jadwal kerja yang di gunakan adalah lima hari per minggu.

Perlu di perhatikan pula bahwa tarif resmi tersebut bukan berarti setiap pekerja harus menerima semua jenis pembayaran sekaligus. Tarif bulanan, harian, dan per jam merupakan dasar minimum sesuai pola pembayaran yang relevan. Pekerja tetap perlu memeriksa kontrak kerja dan aturan yang berlaku untuk pekerjaannya.

BACA JUGA: Berapa Gaji Minimum Malaysia? Cek Nominal Terbaru

Cara Menghitung Gaji Minimum Malaysia Per Jam

Cara Menghitung Gaji Minimum Malaysia Per Jam

Gaji minimum Malaysia per jam adalah RM8,72. Angka ini merupakan tarif resmi yang tercantum dalam ketentuan gaji minimum. Oleh karena itu, pekerja tidak perlu menurunkannya sendiri dari gaji bulanan dengan rumus yang tidak sesuai.

Contoh Perhitungan Gaji Berdasarkan Jam Kerja

Misalnya, seorang pekerja menerima upah berdasarkan jam dengan tarif RM8,72. Jika ia bekerja selama 8 jam dalam satu hari, perkiraan upah untuk jam kerja tersebut adalah:

RM8,72 × 8 jam = RM69,76.

Dengan demikian, nilai upah berdasarkan delapan jam kerja adalah RM69,76 apabila seluruh jam tersebut di bayar dengan tarif minimum per jam dan tidak ada ketentuan lain yang memengaruhi perhitungan.

Jika pekerja memperoleh jadwal 6 jam per hari, perhitungannya menjadi:

RM8,72 × 6 jam = RM52,32.

Perhitungan ini merupakan ilustrasi berdasarkan tarif per jam. Pekerja tetap perlu memastikan bahwa pola pembayaran per jam yang di gunakan sesuai dengan ketentuan ketenagakerjaan dan kontrak kerja.

BACA JUGA: Syarat Kerja Legal di Malaysia: Gaji Minimum, Izin Kerja, Kontrak

Cara Menghitung Gaji Berdasarkan Total Jam Kerja

Untuk memperkirakan pembayaran berdasarkan total jam, kalikan jumlah jam yang di bayar dengan tarif per jam. Sebagai contoh, jika seorang pekerja memiliki total 40 jam kerja yang di bayar, perhitungannya adalah:

RM8,72 × 40 jam = RM348,80.

Hasil tersebut menunjukkan nilai pembayaran untuk 40 jam berdasarkan tarif minimum per jam. Namun, hasil ini tidak boleh langsung di anggap sebagai pengganti kewajiban gaji bulanan minimum apabila pekerja berada dalam hubungan kerja yang wajib mengikuti ketentuan gaji bulanan.

Karena itu, periksa status pekerjaan, pola pembayaran, dan ketentuan dalam kontrak. Jika terdapat perbedaan antara pembayaran aktual dan ketentuan minimum yang berlaku, pekerja dapat meminta penjelasan dari pemberi kerja atau instansi ketenagakerjaan yang berwenang.

BACA JUGA: Apakah Gaji Minimum Malaysia Berlaku untuk TKI?

Cara Menghitung Gaji Minimum Malaysia Per Hari

Tarif harian resmi Malaysia di sesuaikan dengan jumlah hari kerja dalam seminggu. Perbedaan ini perlu di perhatikan agar pekerja tidak salah menghitung upah harian berdasarkan gaji bulanan.

Pekerja dengan Enam Hari Kerja per Minggu

Untuk pola kerja enam hari dalam seminggu, kadar minimum resmi adalah RM65,38 per hari. Tarif ini dapat di gunakan sebagai acuan saat memeriksa tawaran gaji harian dengan pola kerja tersebut.

Sebagai ilustrasi, apabila pekerja menerima tarif RM65,38 per hari dan bekerja selama enam hari, perhitungannya adalah:

RM65,38 × 6 hari = RM392,28.

Hasil tersebut merupakan ilustrasi nilai berdasarkan enam hari pembayaran. Perhitungan untuk satu minggu atau periode penggajian tetap perlu mengikuti jadwal dan ketentuan pembayaran yang berlaku.

Pekerja dengan Lima Hari Kerja per Minggu

Untuk pola kerja lima hari dalam seminggu, kadar minimum resmi adalah RM78,46 per hari. Tarif tersebut lebih tinggi daripada tarif harian untuk pola enam hari kerja karena dasar pembagian hari kerjanya berbeda.

Contoh perhitungan untuk lima hari pembayaran:

RM78,46 × 5 hari = RM392,30.

Hasilnya mendekati nilai ilustrasi enam hari kerja. Namun, perbedaan kecil pada hasil perkalian berasal dari pembulatan tarif harian resmi. Karena itu, jangan menganggap kedua hasil tersebut harus selalu sama persis untuk setiap periode pembayaran.

Pekerja dengan Empat Hari Kerja per Minggu

Untuk pola kerja empat hari dalam seminggu, kadar minimum resmi adalah RM98,08 per hari.

Jika pekerja menerima pembayaran berdasarkan empat hari, ilustrasi perhitungannya adalah:

RM98,08 × 4 hari = RM392,32.

Sekali lagi, hasil tersebut merupakan ilustrasi berdasarkan tarif resmi dan jumlah hari pembayaran. Penerapan aktual perlu di periksa berdasarkan pola kerja, status pekerja, dan ketentuan pembayaran yang berlaku.

BACA JUGA: Gaji Pokok, Tunjangan, dan Lembur di Malaysia: Apa bedanya?

Mengapa Tarif Harian Berbeda Menurut Jumlah Hari Kerja?

Perbedaan tarif harian di Malaysia berkaitan dengan jumlah hari kerja dalam seminggu yang menjadi dasar perhitungan. Semakin sedikit hari kerja dalam pola mingguan, tarif harian resminya semakin tinggi.

Sebagai contoh, tarif harian untuk enam hari kerja adalah RM65,38. Sementara itu, tarif untuk lima hari kerja adalah RM78,46 dan tarif untuk empat hari kerja adalah RM98,08.

Karena itu, pekerja tidak sebaiknya menggunakan satu angka harian untuk semua jadwal kerja. Jika perusahaan menawarkan gaji harian, tanyakan pola hari kerja yang menjadi dasar pembayaran dan pastikan tarifnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Selain itu, periksa apakah hari libur, cuti, dan ketidakhadiran di atur secara terpisah dalam kontrak kerja. Hal tersebut dapat memengaruhi pembayaran aktual sehingga perlu di pahami sebelum pekerja menerima tawaran kerja.

BACA JUGA: Gaji Minimum Pekerja Pabrik, Perkebunan, Konstruksi di Malaysia

Contoh Menghitung Gaji Bulanan Menjadi Gaji Harian dan Per Jam

Sebagian pekerja ingin mengetahui nilai gaji harian atau per jam berdasarkan tawaran gaji bulanan. Namun, perhitungan semacam ini harus di lakukan secara hati-hati karena tarif resmi gaji minimum bulanan, harian, dan per jam telah di tetapkan dalam peraturan.

Misalnya, seseorang memperoleh gaji pokok RM1.700 per bulan. Angka tersebut merupakan kadar minimum bulanan yang berlaku secara umum. Untuk memeriksa kepatuhan terhadap gaji minimum, pekerja sebaiknya membandingkan gaji pokoknya dengan ketentuan bulanan yang berlaku, bukan hanya membagi jumlah tersebut dengan jumlah hari kerja tertentu.

Jika RM1.700 di bagi dengan 26 hari, hasilnya sekitar RM65,38 per hari. Angka ini kebetulan sesuai dengan tarif harian resmi untuk pola enam hari kerja per minggu. Namun, cara tersebut bukan berarti pekerja boleh menggunakan rumus yang sama untuk menentukan semua tarif resmi.

Begitu pula, membagi RM1.700 dengan jumlah jam kerja perkiraan dalam sebulan belum tentu menghasilkan tarif resmi per jam RM8,72. Tarif minimum per jam di tetapkan secara tersendiri. Karena itu, gunakan angka resmi sesuai dasar pembayaran yang relevan dan jangan menggantinya dengan hasil pembagian yang tidak sesuai.

BACA JUGA: Potongan Gaji Pekerja Indonesia di Malaysia: Mana yang Diperbolehkan?

Apakah Gaji Minimum Malaysia Berlaku untuk Pekerja Indonesia?

Secara umum, ketentuan gaji minimum Malaysia berlaku bagi pekerja asing atau bukan warga negara Malaysia yang bekerja di sektor swasta dan termasuk dalam cakupan peraturan. Dengan demikian, pekerja Indonesia yang bekerja secara sah di Malaysia tidak otomatis di kecualikan dari hak atas gaji minimum hanya karena kewarganegaraannya.

Namun, terdapat pengecualian dalam cakupan peraturan, termasuk pekerja domestik dan kontrak perantisan tertentu. Karena itu, pekerja perlu memeriksa jenis pekerjaan dan status hubungan kerjanya sebelum menyimpulkan bahwa tarif tertentu berlaku untuk dirinya.

Selain gaji pokok, pekerja juga perlu memahami hak lain yang mungkin berkaitan dengan jam kerja, hari istirahat, cuti, dan pembayaran lembur. Hak tersebut mengikuti ketentuan ketenagakerjaan yang relevan dan tidak selalu dapat di hitung hanya dari tarif gaji minimum.

Sebelum berangkat, calon pekerja Indonesia sebaiknya meminta kontrak kerja tertulis yang mencantumkan gaji pokok, jadwal kerja, tempat kerja, potongan yang sah, serta ketentuan pembayaran lainnya. Langkah ini membantu pekerja membandingkan tawaran kerja dengan aturan yang berlaku.

BACA JUGA: Gaji di Malaysia di Bawah RM1.700: Cara Mengadu ke Jabatan Tenaga Kerja

Perbedaan Gaji Pokok dan Tunjangan di Malaysia

Gaji minimum di Malaysia merujuk pada gaji pokok, bukan keseluruhan pendapatan yang mencakup tunjangan dan pembayaran tambahan. Artinya, tunjangan makan, tunjangan transportasi, insentif, atau pembayaran lain tidak dapat begitu saja di gunakan untuk menutup kekurangan gaji pokok di bawah batas minimum yang berlaku.

Sebagai contoh, jika sebuah perusahaan menawarkan gaji pokok RM1.500 dan tunjangan RM300, jumlah keseluruhannya memang RM1.800. Namun, jumlah total tersebut tidak otomatis membuktikan bahwa perusahaan telah memenuhi gaji pokok minimum RM1.700.

Oleh sebab itu, calon pekerja perlu meminta rincian pembayaran secara tertulis. Periksa nilai gaji pokok secara terpisah dari tunjangan, insentif, lembur, dan potongan. Dengan cara tersebut, pekerja dapat mengetahui komponen pendapatan yang benar-benar di perhitungkan untuk memenuhi ketentuan minimum.

BACA JUGA: Apakah Gaji Minimum RM1.700 Cukup untuk Hidup di Malaysia?

Hal yang Perlu Di periksa dalam Tawaran Gaji Malaysia

Sebelum menerima pekerjaan, pastikan angka gaji dalam tawaran sesuai dengan pola pembayaran yang di sepakati. Jika perusahaan menawarkan gaji bulanan, bandingkan gaji pokok dengan kadar minimum bulanan. Jika perusahaan menggunakan tarif harian atau per jam, pastikan dasar perhitungan dan ketentuan yang di gunakan telah di jelaskan.

Selanjutnya, periksa jadwal kerja mingguan dan durasi kerja harian. Tanyakan bagaimana perusahaan menghitung pembayaran jika pekerja menjalani jadwal berbeda dari jadwal yang tercantum dalam kontrak.

Periksa juga ketentuan lembur, hari istirahat, cuti, tempat tinggal, transportasi, dan potongan yang mungkin di berlakukan. Jangan hanya berfokus pada jumlah pendapatan yang di janjikan karena gaji bersih yang di terima dapat berbeda dari gaji pokok.

Jika terdapat informasi yang tidak jelas, mintalah penjelasan tertulis sebelum menandatangani kontrak. Apabila muncul dugaan pembayaran di bawah standar minimum, pekerja dapat meminta nasihat dari instansi ketenagakerjaan Malaysia yang berwenang.

BACA JUGA: Cara Memeriksa Kontrak Kerja Malaysia Sebelum Berangkat

Jasa Pengurusan Dokumen Kerja Malaysia

Bagi WNI yang berencana bekerja di Malaysia, PT Jangkar Global Groups melalui Jangkar Groups menyediakan pendampingan administrasi dan jasa pengurusan dokumen sesuai kebutuhan. Pastikan informasi gaji, kontrak kerja, dan dokumen keberangkatan di periksa sebelum proses di lanjutkan agar persiapan kerja lebih terarah.

Konsultasi Dokumen dan Kerja di Malaysia Sekarang

Siti Aidah