Potongan Gaji Pekerja Indonesia di Malaysia

Siti Aidah

Potongan Gaji Pekerja Indonesia di Malaysia
Direktur Utama Jangkar Groups

Potongan gaji pekerja Indonesia di Malaysia menjadi hal penting yang perlu di pahami sebelum berangkat maupun ketika sudah bekerja. Gaji yang tercantum dalam kontrak belum tentu sama dengan jumlah uang yang di terima setiap bulan karena ada potongan tertentu yang di perbolehkan oleh peraturan. Namun, tidak semua potongan yang di lakukan oleh majikan otomatis sah. Pekerja perlu mengetahui jenis potongan, alasan pemotongan, serta jumlah yang seharusnya di terima agar dapat mengelola penghasilan dengan baik.

Bagi pekerja Indonesia, informasi mengenai potongan gaji pekerja Indonesia di Malaysia juga membantu dalam memperkirakan uang yang dapat di kirim kepada keluarga di tanah air. Beberapa hal yang perlu di periksa meliputi kontribusi wajib, biaya tempat tinggal, pembayaran pinjaman gaji, serta potongan lain yang tercantum dalam kontrak kerja. Selain itu, pekerja perlu memahami haknya apabila jumlah gaji yang di terima berbeda dari perhitungan awal.

Oleh karena itu, jangan hanya berfokus pada nominal gaji yang di tawarkan perekrut. Periksa juga isi kontrak, rincian penghasilan, tunjangan, jam kerja, dan ketentuan pemotongan. Dengan persiapan tersebut, pekerja dapat menghindari kesalahpahaman dan mengetahui langkah yang tepat ketika menemukan potongan yang tidak jelas.

BACA JUGA: Gaji Minimum Malaysia: Aturan dan Hak Pekerja Indonesia

Apa Itu Potongan Gaji Pekerja Indonesia di Malaysia?

Potongan gaji adalah pengurangan sejumlah uang dari penghasilan pekerja sebelum gaji bersih di bayarkan. Dalam hubungan kerja di Malaysia, pemotongan gaji harus mengikuti ketentuan hukum ketenagakerjaan yang berlaku dan tidak boleh di lakukan semata-mata berdasarkan keputusan sepihak majikan.

Bagi pekerja Indonesia yang bekerja secara sah di Malaysia, aturan ketenagakerjaan memberikan perlindungan terkait pembayaran upah. Pekerja asing juga berhak menerima upah minimum sesuai ketentuan yang berlaku, dengan pengecualian tertentu berdasarkan kategori pekerjaan dan peraturan terkait.

Potongan gaji dapat mencakup kontribusi pekerja yang di wajibkan oleh aturan, pembayaran tertentu yang telah memperoleh persetujuan sesuai ketentuan, atau biaya lain yang di perbolehkan berdasarkan hukum. Sebaliknya, majikan tidak dapat begitu saja memotong gaji untuk denda, kerugian perusahaan, atau biaya perekrutan tanpa memperhatikan dasar hukum yang berlaku.

Selain itu, pekerja perlu membedakan gaji pokok, tunjangan, upah lembur, dan gaji bersih. Gaji pokok merupakan upah dasar sesuai kontrak, sedangkan gaji bersih adalah jumlah yang di terima setelah penghasilan di hitung dan potongan yang sah di terapkan. Karena itu, slip gaji menjadi dokumen penting untuk memeriksa perhitungan tersebut.

BACA JUGA: Berapa Gaji Minimum Malaysia? Cek Nominal Terbaru

Jenis Potongan Gaji Pekerja Indonesia di Malaysia yang Perlu Di ketahui

Jenis Potongan Gaji Pekerja Indonesia di Malaysia yang Perlu Di ketahui

Potongan gaji pekerja Indonesia di Malaysia dapat berbeda menurut status pekerjaan, ketentuan kontrak, lokasi kerja, dan aturan yang berlaku. Berikut beberapa jenis potongan atau pengurangan penghasilan yang perlu di pahami.

1. Kontribusi Kumpulan Wang Simpanan Pekerja atau KWSP

Kumpulan Wang Simpanan Pekerja atau KWSP dikenal sebagai Employees Provident Fund atau EPF. Program ini merupakan sistem tabungan hari tua bagi pekerja yang memenuhi ketentuan kepesertaan.

Mulai penggajian Oktober 2025, pekerja asing yang memenuhi ketentuan kepesertaan wajib memberikan kontribusi EPF sebesar 2% dari upah yang menjadi dasar perhitungan. Majikan juga wajib membayar kontribusi bagiannya sendiri sebesar 2%. Kontribusi majikan bukan bagian yang boleh di pindahkan menjadi potongan tambahan dari gaji pekerja.

Karena itu, pekerja Indonesia perlu memeriksa slip gaji untuk memastikan kontribusi pekerja tercatat secara benar. Jika majikan memotong kontribusi dari gaji tetapi tidak menyetorkannya sesuai ketentuan, pekerja dapat meminta penjelasan dan memeriksa catatan kepesertaan melalui saluran resmi KWSP.

2. Potongan Biaya Tempat Tinggal

Sebagian majikan menyediakan asrama atau akomodasi bagi pekerja asing. Dalam keadaan tertentu, biaya tempat tinggal dapat di potong dari gaji sesuai persyaratan hukum.

Untuk pekerja di Semenanjung Malaysia yang tunduk pada ketentuan terkait, potongan sewa atau biaya akomodasi umumnya tidak boleh melebihi RM100 per bulan setelah majikan memperoleh perakuan akomodasi yang di perlukan dari Jabatan Tenaga Kerja Semenanjung Malaysia atau JTKSM.

Namun, jika kontrak kerja menyatakan bahwa tempat tinggal di sediakan secara gratis, majikan tidak boleh mengenakan potongan akomodasi yang bertentangan dengan ketentuan tersebut. Pekerja sebaiknya membaca kontrak sebelum menyetujui biaya tempat tinggal.

Perlu di perhatikan bahwa aturan di Sabah dan Sarawak dapat berbeda karena masing-masing wilayah memiliki ketentuan ketenagakerjaan sendiri. Oleh sebab itu, pastikan aturan yang di gunakan sesuai dengan lokasi kerja.

BACA JUGA: Cara Memeriksa Kontrak Kerja Malaysia Sebelum Berangkat

3. Kontribusi atau Potongan Wajib Lainnya

Potongan lain mungkin berlaku apabila terdapat dasar hukum dan ketentuan yang sesuai. Namun, pekerja tidak boleh langsung menganggap semua biaya yang di sebut sebagai kewajiban pemerintah memang harus di potong dari gaji.

Misalnya, pungutan pekerja asing atau levy yang menjadi kewajiban majikan tidak boleh otomatis di alihkan kepada pekerja tanpa memeriksa aturan yang berlaku. Pekerja perlu meminta penjelasan mengenai nama potongan, jumlah, tujuan, dan dasar hukumnya.

Selain itu, jangan menyamakan kontribusi pekerja dengan kontribusi majikan. Jika suatu program mewajibkan majikan membayar bagiannya sendiri, biaya tersebut tidak boleh begitu saja di bebankan kepada pekerja.

4. Pembayaran Uang Muka atau Pinjaman Gaji

Pekerja terkadang menerima uang muka gaji untuk memenuhi kebutuhan tertentu. Jika uang muka tersebut harus di kembalikan, pembayaran dapat di lakukan melalui pemotongan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Dalam konteks Akta Kerja 1955, pemulihan uang muka gaji tanpa bunga termasuk jenis potongan yang dapat di perbolehkan. Namun, ketentuan untuk pinjaman berbunga dan potongan lain memiliki persyaratan tambahan.

Karena itu, pekerja sebaiknya menyimpan bukti jumlah uang muka, tanggal penerimaan, dan kesepakatan pembayaran. Dengan demikian, pekerja dapat memeriksa apakah nilai potongan setiap bulan sesuai dengan jumlah yang telah di sepakati dan di perbolehkan.

BACA JUGA: Syarat Kerja Legal di Malaysia: Gaji Minimum, Izin Kerja, Kontrak

5. Potongan Makan dan Layanan Tambahan

Sebagian perusahaan menyediakan makanan, layanan tertentu, atau fasilitas tambahan. Namun, biaya fasilitas tersebut tidak otomatis boleh di potong dari gaji pekerja.

Dalam ketentuan tertentu, pemotongan untuk akomodasi, layanan, makanan, atau fasilitas yang di sediakan majikan memerlukan permintaan atau persetujuan pekerja sesuai aturan serta izin tertulis dari pejabat yang berwenang. Syarat tersebut perlu di periksa sebelum potongan di lakukan.

Oleh sebab itu, pekerja perlu memastikan apakah fasilitas di berikan secara gratis atau berbayar. Jika biaya tidak pernah di jelaskan sebelumnya, mintalah rincian tertulis sebelum menerima pemotongan lanjutan.

BACA JUGA: Apakah Gaji Minimum Malaysia Berlaku untuk TKI?

Aturan Hukum Mengenai Potongan Gaji di Malaysia

Aturan mengenai potongan gaji pekerja Indonesia di Malaysia perlu di pahami berdasarkan wilayah dan jenis hubungan kerja. Di Semenanjung Malaysia, Akta Kerja 1955 mengatur ketentuan pembayaran upah dan jenis pemotongan yang dapat di lakukan. Sementara itu, pekerja di Sabah dan Sarawak perlu merujuk pada ordinan ketenagakerjaan yang berlaku di wilayah masing-masing.

Secara umum, majikan tidak boleh memotong upah di luar ketentuan hukum. Beberapa potongan hanya di perbolehkan apabila memenuhi syarat tertentu, seperti adanya permintaan tertulis pekerja atau persetujuan pejabat ketenagakerjaan.

Untuk Semenanjung Malaysia, jumlah total potongan yang di atur berdasarkan ketentuan tertentu dalam Akta Kerja 1955 pada umumnya tidak boleh melebihi 50% dari upah bulanan. Namun, undang-undang juga menetapkan pengecualian untuk jenis pembayaran tertentu. Karena itu, batas tersebut tidak boleh di gunakan secara terpisah tanpa memeriksa jenis potongan dan ketentuan yang berlaku.

Selain itu, pekerja asing berhak memperoleh upah minimum sesuai aturan Malaysia. Perintah Gaji Minimum 2024 menetapkan upah minimum RM1.700 per bulan yang berlaku bertahap mulai Februari 2025 dan di perluas kepada seluruh pemberi kerja yang tercakup mulai Agustus 2025. Pengecualian tertentu tetap berlaku, termasuk kategori pekerja domestik dan pekerja dalam kontrak pemagangan sesuai ketentuan terkait.

Perlu di ingat, upah minimum mengacu pada gaji pokok sesuai definisi hukum, bukan sekadar jumlah akhir yang masuk ke rekening setelah potongan. Jika pekerja merasa gaji pokok atau perhitungannya tidak sesuai, mintalah penjelasan dan periksa kontrak kerja serta slip gaji.

BACA JUGA: Gaji Pokok, Tunjangan, dan Lembur di Malaysia: Apa bedanya?

Cara Menghitung Gaji Bersih Pekerja Indonesia di Malaysia

Untuk memahami jumlah yang akan di terima, pekerja perlu menghitung gaji pokok, tambahan penghasilan, dan potongan yang sah. Perhitungan berikut hanya contoh sederhana, bukan penetapan jumlah potongan yang berlaku untuk setiap pekerja.

Misalnya, seorang pekerja memiliki rincian berikut:

  • Gaji pokok: RM1.700
  • Upah lembur yang di peroleh: RM200
  • Kontribusi pekerja EPF sebesar 2% dari dasar upah yang memenuhi ketentuan: RM34, dengan asumsi dasar perhitungannya RM1.700
  • Biaya akomodasi yang sah: RM100

Dengan asumsi seluruh angka tersebut sesuai dengan ketentuan dan dasar perhitungannya, perkiraan penghasilan setelah dua potongan itu adalah:

RM1.700 + RM200 − RM34 − RM100 = RM1.766.

Contoh tersebut belum memperhitungkan kemungkinan potongan lain yang sah, ketentuan khusus upah lembur, pajak jika berlaku, atau penyesuaian berdasarkan status pekerja. Karena itu, gunakan slip gaji aktual dan rincian kontribusi resmi untuk memperoleh angka yang benar.

Jika gaji bersih lebih rendah daripada perkiraan, jangan langsung menyimpulkan bahwa majikan melakukan pelanggaran. Periksa terlebih dahulu jumlah jam kerja, upah lembur, ketidakhadiran, potongan yang di setujui, dan kontribusi yang tercatat. Setelah itu, minta penjelasan tertulis untuk setiap pengurangan yang belum di pahami.

BACA JUGA: Gaji Minimum Malaysia Per Jam dan Per Hari: Cara Menghitung

Cara Memeriksa Potongan Gaji pada Slip Gaji

Slip gaji membantu pekerja memeriksa rincian pembayaran dan potongan setiap bulan. Karena itu, simpan slip gaji secara teratur dan bandingkan dengan kontrak kerja.

Periksa Gaji Pokok dan Upah Lembur

Pastikan gaji pokok sesuai dengan kontrak serta ketentuan upah minimum yang berlaku bagi kategori pekerjaan. Selanjutnya, periksa jumlah jam lembur, tarif yang di gunakan, dan total pembayaran yang di cantumkan.

Jika pekerja menerima tunjangan, periksa apakah tunjangan tersebut sudah di hitung sesuai kesepakatan. Dengan begitu, pekerja dapat membedakan kekurangan pembayaran upah dari pemotongan yang di lakukan setelah perhitungan penghasilan.

Cocokkan Setiap Potongan

Periksa nama potongan, jumlah, dan tujuan pembayarannya. Jika terdapat kontribusi EPF, cocokkan dengan ketentuan kepesertaan yang berlaku. Jika terdapat biaya akomodasi, periksa apakah potongan memenuhi syarat dan sesuai dengan kontrak.

Selain itu, mintalah bukti atau penjelasan untuk potongan yang tidak di kenal. Jangan mengandalkan penjelasan lisan saja jika persoalan menyangkut jumlah uang yang cukup besar atau terjadi berulang kali.

Simpan Bukti Pembayaran

Simpan slip gaji, kontrak kerja, catatan transfer bank, dan komunikasi dengan majikan. Dokumen tersebut dapat membantu jika pekerja perlu mengajukan pertanyaan atau menyampaikan pengaduan.

Apabila gaji di bayarkan melalui rekening, cocokkan jumlah yang masuk dengan slip gaji. Jika terdapat selisih, catat tanggal dan jumlahnya agar penjelasan dapat di minta secara jelas.

BACA JUGA: Gaji Minimum Pekerja Pabrik, Perkebunan, Konstruksi di Malaysia

Apa yang Harus Di lakukan Jika Potongan Gaji Tidak Wajar?

Jika menemukan potongan gaji yang tidak jelas, langkah pertama adalah meminta penjelasan kepada bagian sumber daya manusia atau majikan. Sampaikan pertanyaan secara tertulis dan minta rincian mengenai alasan, jumlah, serta dasar pemotongan.

Selanjutnya, bandingkan jawaban tersebut dengan kontrak kerja dan aturan ketenagakerjaan yang berlaku. Jika masalah tidak terselesaikan, pekerja dapat menghubungi kantor tenaga kerja yang berwenang di lokasi kerja. Di Semenanjung Malaysia, pengaduan dapat di ajukan kepada JTKSM. Untuk Sabah dan Sarawak, pekerja perlu menghubungi instansi tenaga kerja sesuai wilayahnya.

Siapkan bukti berupa slip gaji, kontrak, catatan pembayaran, dan dokumen pendukung lain. Jelaskan kronologi masalah secara runtut, termasuk bulan terjadinya potongan dan jumlah uang yang di perselisihkan.

Jangan menandatangani dokumen yang tidak di pahami atau menyerahkan dokumen asli tanpa alasan yang jelas. Jika pekerja mengalami ancaman atau merasa tidak aman, prioritaskan keselamatan dan cari bantuan dari pihak berwenang atau perwakilan Indonesia yang dapat memberikan arahan.

BACA JUGA: Gaji di Malaysia di Bawah RM1.700: Cara Mengadu ke Jabatan Tenaga Kerja

Tips Mengelola Gaji Setelah Potongan

Memahami potongan gaji pekerja Indonesia di Malaysia dapat membantu pekerja menyusun anggaran dengan lebih realistis. Sebelum berangkat, hitung perkiraan gaji bersih berdasarkan kontrak dan potongan yang dapat di pastikan. Jangan membuat rencana keuangan hanya berdasarkan gaji pokok atau janji lisan perekrut.

Setelah mulai bekerja, buat catatan pengeluaran bulanan yang mencakup makanan, transportasi, kebutuhan pribadi, komunikasi, dan kiriman untuk keluarga. Selain itu, sisihkan dana darurat jika memungkinkan agar kebutuhan mendesak tidak selalu bergantung pada pinjaman.

Pekerja juga sebaiknya memeriksa kontrak sebelum menyetujui biaya akomodasi atau fasilitas tambahan. Jika ada perubahan ketentuan pembayaran, mintalah penjelasan tertulis. Dengan demikian, pekerja dapat mengelola penghasilan secara lebih terencana dan mengurangi risiko perselisihan.

BACA JUGA: Apakah Gaji Minimum RM1.700 Cukup untuk Hidup di Malaysia?

Jasa Pengurusan Dokumen Pekerja Indonesia di Malaysia

PT Jangkar Global Groups melalui Jangkar Groups menyediakan pendampingan administrasi dokumen sesuai kebutuhan pekerja Indonesia yang memerlukan bantuan informasi mengenai dokumen kerja dan persiapan administrasi. Setiap persoalan gaji tetap perlu di periksa berdasarkan kontrak serta aturan ketenagakerjaan Malaysia yang berlaku.

Konsultasi Dokumen dan Kerja di Malaysia Sekarang

Siti Aidah