Berapa Lama Proses GACC? Estimasi Waktu Registrasi

Santsanisy

Berapa Lama Proses GACC
Direktur Utama Jangkar Groups

Bagi perusahaan makanan dan minuman yang ingin memasuki pasar China, registrasi GACC menjadi salah satu tahap penting yang perlu mendapat perhatian sejak awal. GACC merupakan singkatan dari General Administration of Customs of the People’s Republic of China atau Administrasi Umum Kepabeanan China. Lembaga ini mengatur berbagai aspek kepabeanan dan pengawasan keamanan pangan, termasuk registrasi perusahaan luar negeri yang memproduksi makanan untuk ekspor ke China.

Lalu, berapa lama proses GACC sampai perusahaan memperoleh nomor registrasi? Jawabannya tidak selalu sama. Waktu proses bergantung pada kategori produk, jalur pengajuan, kesiapan dokumen, pemeriksaan informasi, rekomendasi otoritas negara asal, serta hasil evaluasi GACC.

Karena itu, perusahaan sebaiknya tidak hanya menghitung waktu sejak formulir masuk ke sistem. Sebaliknya, perusahaan perlu menghitung seluruh rangkaian persiapan hingga registrasi memperoleh persetujuan.

Baca juga : SOP Proses GACC di Indonesia Panduan Lengkap

Apa Itu Proses Registrasi GACC?

Registrasi GACC merupakan proses pendaftaran perusahaan luar negeri yang menghasilkan produk pangan untuk pasar China. Melalui sistem registrasi tersebut, GACC mencatat informasi perusahaan, fasilitas produksi, kategori pangan, nomor registrasi, serta masa berlaku registrasi.

Saat ini, perusahaan dapat menggunakan China Import Food Enterprises Registration System atau CIFER untuk proses tertentu. Sistem tersebut menyediakan fasilitas pengajuan, perubahan data, perpanjangan, serta pemantauan informasi registrasi. GACC juga menyediakan fitur untuk melihat status perusahaan yang sudah memperoleh registrasi.

Selain itu, aturan baru mengenai registrasi perusahaan pangan luar negeri mulai berlaku pada 1 Juni 2026. GACC menerbitkan pengumuman pelaksanaan aturan tersebut pada 18 Maret 2026. Karena itu, perusahaan yang sedang menyiapkan ekspor perlu mengikuti ketentuan terbaru, bukan hanya mengacu pada prosedur lama.

Baca juga : Apa Itu GACC dan Mengapa Diperlukan untuk Ekspor ke China?

Berapa Lama Proses GACC?

Secara praktis, perusahaan sebaiknya menyiapkan waktu sekitar 1–6 bulan untuk keseluruhan proses, tergantung kategori produk dan jalur registrasinya.

Namun, angka tersebut bukan batas resmi yang berlaku untuk semua perusahaan. GACC tidak menetapkan satu durasi universal untuk setiap jenis permohonan. Dengan demikian, satu perusahaan mungkin menyelesaikan proses lebih cepat, sedangkan perusahaan lain membutuhkan waktu lebih panjang.

Sebagai gambaran, proses dapat terbagi menjadi beberapa tahap berikut:

TahapEstimasi waktu praktis
Pemeriksaan kategori produk1–7 hari
Persiapan dokumen1–4 minggu
Pembuatan akun dan pengisian dataBeberapa hari–2 minggu
Rekomendasi otoritas negara asal, jika perlu2–8 minggu atau lebih
Pemeriksaan/evaluasi GACCBeberapa minggu hingga beberapa bulan
Perbaikan data jika ada permintaanTergantung respons perusahaan
Terbit nomor registrasiSetelah proses memperoleh persetujuan

Angka tersebut berfungsi sebagai gambaran perencanaan. Jadi, perusahaan jangan menjadikan estimasi tersebut sebagai janji bahwa nomor GACC pasti terbit dalam periode tertentu.

Baca juga : Syarat GACC di Indonesia Dan Ketentuan yang Harus Dipenuhi

Mengapa Waktu Registrasi GACC Bisa Berbeda?

Mengapa Waktu Registrasi GACC Bisa Berbeda

Pertama, jenis produk menjadi faktor utama. GACC membedakan kategori pangan yang memerlukan jalur registrasi tertentu. Pada aturan pelaksanaan terbaru, terdapat 18 kelompok pangan yang memerlukan rekomendasi dari otoritas kompeten negara atau wilayah asal. Kelompok tersebut antara lain produk daging, produk susu, produk telur, produk perikanan, sarang burung walet, madu, minyak pangan, biji-bijian, kacang dan biji, buah kering, makanan khusus, serta makanan kesehatan.

Selanjutnya, jalur pengajuan juga memengaruhi durasi. Produk yang masuk kategori dengan kewajiban rekomendasi otoritas negara asal memerlukan koordinasi tambahan. Sementara itu, kategori tertentu memungkinkan perusahaan mengajukan registrasi secara mandiri melalui sistem.

Karena itu, tahap klasifikasi produk sebaiknya mendapat perhatian khusus sejak awal.

Baca juga : Dokumen GACC Indonesia Checklist Lengkap untuk Registrasi

Tahap 1: Menentukan Kategori Produk

Sebelum membuat akun atau mengisi formulir, perusahaan perlu memastikan kategori produk secara tepat.

Tahap ini terlihat sederhana. Namun, kesalahan kategori dapat memengaruhi jalur pengajuan dan dokumen pendukung.

GACC menyediakan fitur pencarian kategori produk pada sistem registrasinya. Perusahaan dapat memanfaatkan fitur tersebut untuk mengetahui kategori pangan serta informasi terkait.

Selain itu, perusahaan perlu mencocokkan produk dengan HS Code dan karakteristik produk. Nama dagang saja belum tentu cukup untuk menentukan klasifikasi.

Dengan demikian, pemeriksaan kategori pada awal proses dapat mengurangi risiko koreksi pada tahap berikutnya.

Baca juga : Tahapan Proses Registrasi GACC di Indonesia sampai Selesai

Tahap 2: Menyiapkan Dokumen Perusahaan

Setelah kategori produk jelas, perusahaan dapat mulai menyiapkan dokumen.

Dokumen dapat mencakup informasi perusahaan, fasilitas produksi, alamat fasilitas, jenis produk, proses produksi, sistem pengendalian keamanan pangan, serta dokumen legal yang relevan.

Untuk kategori tertentu, perusahaan juga perlu berkoordinasi dengan otoritas kompeten negara asal. Proses ini tentu membutuhkan waktu tambahan.

Karena itu, perusahaan sebaiknya menyiapkan dokumen sebelum membuka proses pengajuan. Dengan cara tersebut, pengisian sistem dapat berjalan lebih lancar.

Baca juga : Cara Daftar GACC untuk Perusahaan Indonesia yang Ingin Ekspor

Tahap 3: Pembuatan Akun dan Pengajuan

Setelah dokumen siap, perusahaan dapat menggunakan sistem CIFER untuk menjalankan proses registrasi yang sesuai.

Sistem resmi GACC menyediakan menu bagi perusahaan luar negeri untuk melakukan pendaftaran dan mengelola proses registrasi. Perusahaan juga dapat memantau perkembangan permohonan melalui sistem tersebut.

Pada tahap ini, ketelitian menjadi sangat penting. Informasi nama perusahaan, alamat fasilitas, kategori produk, data produksi, serta informasi lain harus konsisten dengan dokumen pendukung.

Jika perusahaan mengisi data secara terburu-buru, koreksi dapat muncul kemudian. Akibatnya, waktu proses total bisa bertambah.

Baca juga : Biaya GACC Indonesia Komponen Biaya Registrasi

Tahap 4: Evaluasi dan Pemeriksaan GACC

Setelah pengajuan masuk, GACC dapat melakukan pemeriksaan administratif dan evaluasi sesuai kategori serta karakteristik permohonan.

Pada tahap tertentu, GACC dapat meminta informasi tambahan atau perbaikan data. Perusahaan kemudian perlu memberikan respons sesuai permintaan.

Kecepatan respons perusahaan turut memengaruhi durasi keseluruhan. Semakin cepat perusahaan menyiapkan jawaban yang tepat, semakin kecil risiko waktu tunggu akibat dokumen yang belum lengkap.

GACC juga menyediakan fasilitas untuk melihat perkembangan permohonan serta feedback atau hasil evaluasi melalui sistem registrasi.

Baca juga : Kendala dalam Proses GACC dan Cara Mengatasinya

Apakah Semua Registrasi GACC Membutuhkan Waktu Berbulan-bulan?

Tidak selalu.

Perusahaan dengan dokumen lengkap, kategori produk yang jelas, data konsisten, serta jalur pengajuan yang sederhana dapat menghadapi proses yang relatif lebih singkat.

Sebaliknya, perusahaan yang memerlukan rekomendasi otoritas negara asal atau menghadapi permintaan tambahan dari GACC dapat membutuhkan waktu lebih panjang.

Selain itu, perusahaan yang mengajukan beberapa kategori produk sekaligus perlu memperhatikan kesesuaian setiap kategori. Satu permohonan dengan data yang kompleks dapat membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.

Jadi, pertanyaan “berapa lama GACC?” tidak memiliki satu jawaban untuk semua perusahaan.

Baca juga : GACC untuk Produk Indonesia yang Perlu Diperhatikan

Faktor yang Sering Membuat Proses GACC Lebih Lama

Ada beberapa faktor yang dapat memperpanjang proses.

  1. data perusahaan tidak konsisten antara dokumen dan formulir.
  2. perusahaan memilih kategori produk yang kurang tepat.
  3. dokumen pendukung belum lengkap.
  4. perusahaan membutuhkan rekomendasi dari otoritas kompeten negara asal.
  5. GACC meminta klarifikasi atau perbaikan informasi.
  6. perusahaan terlambat memberikan respons terhadap permintaan tambahan.

Selain itu, perubahan regulasi juga dapat memengaruhi proses. Aturan baru GACC yang mulai berlaku pada 1 Juni 2026 menunjukkan bahwa perusahaan perlu mengikuti ketentuan terbaru ketika menyiapkan registrasi.

Baca juga : Jasa Pengurusan GACC Indonesia & Cara Memilih Penyedia Jasa

Bagaimana Cara Mempercepat Persiapan GACC?

Perusahaan memang tidak dapat mengendalikan seluruh waktu evaluasi GACC. Namun, perusahaan dapat mengurangi potensi keterlambatan pada tahap persiapan.

  1. tentukan kategori produk sejak awal.
  2. siapkan seluruh dokumen sebelum pengajuan.
  3. gunakan data perusahaan yang konsisten.
  4. periksa kembali informasi fasilitas produksi.
  5. pastikan data produk sesuai dengan kategori yang tersedia dalam sistem.
  6. untuk kategori yang membutuhkan rekomendasi otoritas negara asal, mulai komunikasi dengan pihak terkait lebih awal.
  7. pantau status pengajuan secara berkala.
  8. segera tanggapi permintaan koreksi atau informasi tambahan.

Dengan langkah tersebut, perusahaan dapat membuat proses lebih terstruktur sekaligus mengurangi risiko pengulangan pekerjaan.

Cara Cek Status Registrasi GACC

Perusahaan dapat memanfaatkan sistem resmi CIFER untuk memantau proses registrasi. GACC menyatakan bahwa pemohon dapat melihat perkembangan permohonan serta hasil evaluasi atau feedback melalui sistem.

Selain itu, perusahaan yang sudah memperoleh registrasi dapat mencari informasi nomor registrasi, masa berlaku, status, kategori produk, dan informasi terkait melalui sistem pencarian resmi GACC.

Langkah tersebut penting, terutama bagi perusahaan yang sudah memasuki tahap ekspor. Nomor registrasi GACC menjadi bagian penting dalam kepatuhan ekspor pangan ke China sesuai kategori yang berlaku.

berapa lama proses GACC?

Jadi, berapa lama proses GACC? Secara praktis, perusahaan dapat menyiapkan waktu sekitar 1–6 bulan untuk keseluruhan rangkaian proses. Namun, estimasi tersebut bukan waktu resmi yang berlaku untuk semua permohonan.

Kategori produk, jalur registrasi, rekomendasi otoritas negara asal, kelengkapan dokumen, hasil evaluasi, serta kecepatan respons perusahaan dapat memengaruhi durasi.

Karena itu, persiapan awal menjadi kunci. Perusahaan sebaiknya menentukan kategori produk terlebih dahulu, menyiapkan dokumen secara lengkap, memastikan konsistensi data, lalu mengikuti proses melalui sistem resmi GACC.

Konsultasikan Pengurusan GACC Anda Sekarang

Santsanisy