Bagi pelaut yang bekerja pada kapal dengan rute internasional, kelengkapan dokumen menjadi salah satu hal yang sangat penting. Selain paspor, Buku Pelaut, sertifikat kompetensi, dan dokumen kepelautan lainnya, pelaut juga perlu memahami fungsi Seafarers Identity Document atau SID.
Secara sederhana, Seafarers Identity Document (SID) untuk pelaut internasional merupakan dokumen identitas khusus pelaut yang membantu proses identifikasi serta mendukung mobilitas pelaut ketika menjalankan pekerjaan di luar negeri. International Labour Organization atau ILO mengatur SID melalui Seafarers’ Identity Documents Convention (Revised), 2003 (No. 185). Konvensi tersebut kemudian mengalami amandemen pada 2016 yang mulai berlaku pada 8 Juni 2017.
Selain itu, SID memiliki karakter khusus karena dokumen ini bukan sekadar kartu identitas biasa. SID menggunakan standar keamanan dan identifikasi yang bertujuan membantu otoritas mengenali pelaut secara lebih mudah sekaligus mendukung kebutuhan keamanan di pelabuhan dan perbatasan.
Oleh karena itu, pelaut internasional perlu memahami fungsi, manfaat, persyaratan, serta cara penggunaan SID sebelum melakukan perjalanan atau bergabung dengan kapal di luar negeri.
Baca juga : Persyaratan Izin Seafers Identity Document SID Untuk Pelaut
Apa Itu Seafarers Identity Document atau SID?
Seafarers Identity Document (SID) adalah dokumen identitas yang secara khusus berkaitan dengan status seseorang sebagai pelaut. ILO melalui Konvensi No. 185 menetapkan standar mengenai isi, bentuk, keamanan, dan penerbitan dokumen tersebut.
Menariknya, ILO secara tegas menyatakan bahwa SID merupakan stand-alone document dan bukan paspor. Artinya, SID mempunyai fungsi tersendiri dan tidak otomatis menggantikan paspor ketika pelaut melakukan perjalanan internasional.
Selain itu, SID memiliki ukuran yang tidak lebih besar daripada paspor dan harus memenuhi persyaratan tertentu untuk dokumen perjalanan yang dapat dibaca mesin. Karena itu, SID dapat membantu proses identifikasi pelaut ketika mereka berpindah dari kapal ke darat atau melakukan perjalanan untuk bergabung dengan kapal.
Dengan demikian, pelaut perlu melihat SID sebagai salah satu bagian dari sistem dokumen internasional, bukan sebagai pengganti seluruh dokumen perjalanan.
Baca juga : Apa Itu Seafarers Identity Document (SID) dan Apa Fungsinya?
Mengapa SID Penting bagi Pelaut Internasional?
Pelaut bekerja dalam lingkungan yang berbeda dengan pekerja pada umumnya. Mereka dapat berpindah negara, masuk ke pelabuhan asing, bergabung dengan kapal di negara lain, atau melakukan perjalanan transit untuk mencapai kapal.
Karena itu, otoritas di berbagai negara perlu memastikan bahwa seseorang yang mengaku sebagai pelaut benar-benar memiliki identitas yang dapat diverifikasi. Dalam konteks tersebut, SID memberikan manfaat penting.
Pertama, SID membantu mengidentifikasi pelaut secara resmi. Kedua, SID mendukung kebutuhan pelaut ketika mengakses fasilitas darat atau melakukan shore leave. Ketiga, SID dapat membantu proses transit dan transfer pelaut sesuai ketentuan yang berlaku.
Selanjutnya, dokumen ini juga mendukung aspek keamanan. ILO menjelaskan bahwa SID modern menggunakan standar yang mendukung keamanan sekaligus mempermudah akses pelaut terhadap shore leave, transfer, dan transit.
Oleh sebab itu, SID mempunyai peran yang cukup penting dalam mendukung mobilitas tenaga kerja maritim internasional.
Baca juga : Syarat Membuat Seafarers Identity Document (SID) untuk Pelaut
Fungsi SID untuk Pelaut yang Bekerja di Luar Negeri
Pada dasarnya, fungsi utama SID berkaitan dengan identifikasi dan mobilitas pelaut.
Misalnya, seorang pelaut sedang bekerja pada kapal berbendera asing. Ketika kapal tersebut memasuki pelabuhan negara lain, pelaut mungkin membutuhkan izin untuk turun sementara dari kapal. Dalam kondisi yang memenuhi ketentuan, SID dapat membantu proses identifikasi ketika pelaut mengajukan shore leave.
Konvensi ILO No. 185 menyebutkan bahwa pemegang SID yang valid perlu mendapatkan fasilitas masuk untuk sementara ketika meminta shore leave, selama tidak terdapat alasan yang sah bagi otoritas untuk menolak berdasarkan ketentuan seperti kesehatan masyarakat, keselamatan, ketertiban umum, atau keamanan nasional.
Selain itu, SID juga mempunyai fungsi dalam transit dan transfer.
Pelaut yang hendak bergabung dengan kapal atau berpindah ke kapal lain dapat menggunakan SID bersama paspor sesuai ketentuan Konvensi. Hal tersebut menunjukkan bahwa SID memiliki fungsi yang berbeda dari paspor, tetapi keduanya dapat saling melengkapi dalam perjalanan internasional.
Baca juga : Cara Membuat Seafarers Identity Document (SID) untuk Pelaut
SID Bukan Pengganti Paspor
Salah satu kesalahan yang perlu dihindari adalah menganggap SID sebagai pengganti paspor. Padahal, ILO secara jelas menetapkan bahwa SID merupakan dokumen mandiri dan bukan paspor.
Karena itu, pelaut yang akan melakukan perjalanan internasional tetap perlu membawa paspor apabila perjalanan tersebut mensyaratkannya. Bahkan, untuk tujuan bergabung dengan kapal, transfer, atau transit sebagaimana diatur dalam Konvensi No. 185, SID digunakan bersama paspor.
Dengan demikian, pelaut sebaiknya memeriksa seluruh dokumen sebelum keberangkatan. Jangan sampai pelaut hanya membawa SID tetapi mengabaikan paspor atau dokumen perjalanan lainnya.
Baca juga : Biaya Pembuatan Seafarers Identity Document (SID)
Siapa yang Membutuhkan SID?
Secara umum, SID ditujukan kepada pelaut yang membutuhkan identifikasi sebagai pelaut dalam konteks yang diatur oleh sistem SID.
Terlebih lagi, pelaut yang bekerja pada kapal dalam perdagangan internasional dapat menghadapi kebutuhan mobilitas lintas negara. Karena itu, SID menjadi dokumen yang relevan untuk mendukung proses tersebut.
Namun, kebutuhan dan penerimaan SID dapat bergantung pada negara tujuan, status ratifikasi konvensi, serta aturan nasional yang berlaku.
Oleh sebab itu, pelaut tidak boleh berasumsi bahwa seluruh negara memiliki prosedur masuk yang identik. Sebaliknya, pelaut perlu memeriksa ketentuan negara tujuan dan persyaratan perusahaan sebelum melakukan perjalanan.
Baca juga : Masa Berlaku Seafarers Identity Document (SID)
Persyaratan Pembuatan SID untuk Pelaut Indonesia
Bagi pelaut Indonesia, proses penerbitan SID mengikuti prosedur yang di tetapkan oleh otoritas perhubungan terkait.
Dalam prosedur Direktorat Perkapalan dan Kepelautan Kementerian Perhubungan, dokumen yang tercantum untuk penerbitan SID antara lain:
- Surat permohonan dari perusahaan.
- Salinan ijazah pelaut terakhir.
- Salinan sertifikat Basic Safety Training atau BST.
- Surat Keterangan Catatan Kepolisian atau SKCK.
- Salinan paspor yang masih berlaku.
- Surat kehilangan dari kepolisian bagi pemohon yang kehilangan SID.
Selain itu, dokumen lain dapat mengikuti prosedur atau ketentuan administrasi yang berlaku pada saat pengajuan. Karena itu, pelaut sebaiknya memeriksa persyaratan terbaru sebelum mengajukan permohonan.
Selanjutnya, kelengkapan dokumen menjadi hal penting karena proses penerbitan dapat berjalan lebih lancar ketika berkas sudah memenuhi persyaratan.
Baca juga : Seafarers Identity Document (SID) yang Hilang atau Rusak
Berapa Lama Proses Penerbitan SID?
Pelaut tentu ingin mengetahui berapa lama proses penerbitan SID.
Berdasarkan prosedur yang di publikasikan Direktorat Perkapalan dan Kepelautan, waktu penyelesaian penerbitan tercantum 2 hari kerja apabila dokumen lengkap dan memenuhi persyaratan. Namun demikian, pelaut sebaiknya tidak menunggu sampai menjelang keberangkatan.
Mengapa demikian? Karena selain waktu pemeriksaan penerbitan, pelaut tetap perlu mempersiapkan dokumen, melakukan pengajuan, mengikuti proses administrasi, dan memastikan tidak terdapat kekurangan berkas.
Dengan begitu, mengurus SID lebih awal dapat membantu mengurangi risiko gangguan terhadap jadwal keberangkatan.
Baca juga : Perbedaan Seafarers Identity Document (SID) dan Buku Pelaut
Berapa Lama Masa Berlaku SID?
Masa berlaku SID mengikuti ketentuan negara penerbit. Dalam Konvensi ILO No. 185, masa berlaku maksimum SID di tentukan berdasarkan hukum dan peraturan negara penerbit dan tidak boleh melebihi 10 tahun, dengan ketentuan mengenai pembaruan setelah lima tahun pertama.
Namun, ketentuan tersebut merupakan standar maksimum dalam Konvensi. Karena itu, pelaut tetap perlu melihat masa berlaku yang tercantum pada SID yang di terbitkan oleh otoritas terkait.
Selanjutnya, jangan menunggu sampai SID hampir kedaluwarsa jika pelaut memiliki rencana keberangkatan internasional. Pemeriksaan masa berlaku sejak awal akan memberikan waktu yang lebih cukup apabila pelaut perlu melakukan pembaruan.
Baca juga : Seafarers Identity Document (SID) Prosedur dan Verifikasi Identitas
Apa Manfaat SID bagi Karier Pelaut Internasional?
SID tidak hanya berkaitan dengan administrasi. Lebih jauh lagi, dokumen ini dapat mendukung kelancaran mobilitas pelaut dalam menjalankan pekerjaannya. Ketika pelaut harus berpindah negara untuk bergabung dengan kapal, identitas yang dapat diverifikasi menjadi sangat penting.
Selain itu, SID membantu memperjelas status pelaut ketika berhadapan dengan otoritas di pelabuhan atau perbatasan. Dengan sistem identifikasi yang lebih aman, otoritas dapat melakukan pemeriksaan secara lebih terstruktur.
Selanjutnya, ILO menempatkan SID sebagai salah satu instrumen yang membantu menyeimbangkan keamanan perbatasan dengan kebutuhan mobilitas pelaut. Karena itu, pelaut sebaiknya memahami dokumen ini sejak awal karier, terutama apabila memiliki rencana bekerja pada kapal internasional.
Baca juga : Cara untuk Cek Status Seafarers Identity Document (SID)
Perbedaan SID, Paspor, dan Buku Pelaut
Agar tidak tertukar, pelaut perlu memahami bahwa ketiga dokumen tersebut mempunyai fungsi berbeda.
SID berfokus pada identitas khusus pelaut dan mendukung mobilitas pelaut dalam konteks yang di atur oleh ketentuan SID.
Paspor merupakan dokumen perjalanan yang membuktikan identitas dan kewarganegaraan seseorang untuk kebutuhan perjalanan internasional.
Sementara itu, Buku Pelaut berkaitan dengan administrasi dan perjalanan profesional seorang pelaut. Dengan demikian, ketiganya tidak dapat di anggap sebagai dokumen yang saling menggantikan.
Sebaliknya, pelaut internasional perlu menyiapkan dokumen sesuai kebutuhan perjalanan, perusahaan, kapal, dan negara tujuan.
Tips Menyiapkan SID Sebelum Berangkat ke Luar Negeri
- Sebelum berangkat, pelaut sebaiknya melakukan pemeriksaan sederhana.
- pastikan data pribadi pada SID sudah benar.
- periksa tanggal penerbitan dan masa berlaku.
- pastikan kondisi fisik dokumen masih baik.
- periksa masa berlaku paspor dan dokumen kepelautan lainnya.
- tanyakan kepada perusahaan atau manning agent mengenai persyaratan tambahan dari negara tujuan.
- simpan dokumen dengan aman selama perjalanan.
Langkah tersebut terlihat sederhana. Namun, kebiasaan memeriksa dokumen sejak awal dapat membantu pelaut menghindari masalah administratif ketika jadwal keberangkatan sudah dekat.
Apa yang Terjadi Jika SID Hilang?
Kehilangan SID dapat menimbulkan kendala administrasi, terutama apabila pelaut segera membutuhkan dokumen tersebut untuk perjalanan. Karena itu, pelaut perlu segera melaporkan kehilangan dan mengikuti prosedur penggantian yang berlaku.
Dalam prosedur Direktorat Perkapalan dan Kepelautan, pemohon yang kehilangan SID perlu melengkapi permohonan dengan surat kehilangan dari kepolisian. Oleh sebab itu, pelaut sebaiknya tidak menunda pengurusan apabila SID benar-benar hilang.
Selain itu, pelaut perlu menyimpan salinan data dokumen penting di tempat yang aman. Salinan tersebut tentu tidak menggantikan dokumen asli, tetapi dapat membantu ketika pelaut perlu melakukan pengecekan data selama proses administrasi.
Pengurusan Dokumen Pelaut di Jangkar Groups
Seafarers Identity Document (SID) untuk pelaut internasional memiliki peran penting dalam mendukung identifikasi dan mobilitas pelaut yang bekerja dalam lingkungan pelayaran internasional.
SID membantu pelaut dalam kebutuhan seperti shore leave, transit, dan transfer sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, SID menggunakan standar keamanan tertentu untuk membantu proses identifikasi dan meningkatkan keamanan di pelabuhan serta perbatasan.
Namun, pelaut perlu memahami bahwa SID bukan paspor. Karena itu, pelaut tetap harus memenuhi ketentuan perjalanan internasional dengan membawa paspor dan dokumen lain yang sesuai.
Sementara itu, bagi pelaut Indonesia, persiapan dokumen menjadi langkah penting sebelum mengajukan SID. Kelengkapan seperti dokumen kepelautan, SKCK, paspor, dan dokumen pendukung lainnya perlu di periksa sejak awal.
Pada akhirnya, memahami fungsi SID sejak awal akan membantu pelaut mempersiapkan perjalanan internasional secara lebih tertib. Dengan dokumen yang lengkap dan data yang sesuai, pelaut dapat lebih siap menghadapi proses administrasi sebelum bergabung dengan kapal di luar negeri.
Konsultasi Seafarers Identity Document (SID) untuk Pelaut Internasional
Bingung mengenai persyaratan, proses pembuatan, masa berlaku, atau penggunaan Seafarers Identity Document (SID) untuk bekerja di kapal internasional? Konsultasikan kebutuhan SID Anda agar persiapan dokumen dapat dilakukan dengan lebih tepat.
Konsultasi Pengurusan Dokumen Pelaut Anda Sekarang