Negara Apa Saja yang Menggunakan VFS Global?

Kristian Kimi

Negara Apa Saja yang Menggunakan VFS Global
Direktur Utama Jangkar Groups

VFS Global di gunakan oleh berbagai pemerintah dan misi diplomatik untuk menyediakan layanan administrasi pengajuan visa dan layanan konsuler tertentu. Jaringannya sangat luas, tetapi tidak berarti semua negara menggunakan VFS Global untuk seluruh jenis visa. Penggunaan VFS bergantung pada kerja sama pemerintah, jenis visa, serta negara tempat pemohon mengajukan aplikasi.

Menurut informasi resmi VFS Global yang di perbarui pada 2026, perusahaan ini bekerja dengan 71 pemerintah klien dan memiliki sekitar 4.312 pusat aplikasi di 170 negara. Karena itu, daftar negara yang berkaitan dengan VFS Global cukup luas dan dapat berubah mengikuti kerja sama yang sedang berjalan.

Baca Juga : VFS Global Pengertian, Fungsi, Cara Daftar, Syarat, Biaya, Proses

Negara Apa Saja yang Menggunakan VFS Global?

Beberapa negara yang menggunakan layanan VFS Global untuk pengajuan visa antara lain Australia, Austria, Belgia, Bulgaria, Kanada, Kroasia, Republik Ceko, Denmark, Estonia, Finlandia, Prancis, Jerman, Yunani, Hungaria, Islandia, Italia, Jepang, Korea Selatan, Latvia, Lituania, Malta, Belanda, Selandia Baru, Norwegia, Polandia, Portugal, Arab Saudi, Singapura, Slovakia, Slovenia, Swedia, Swiss, Inggris, Amerika Serikat, dan Ukraina.

Daftar tersebut merupakan contoh negara yang tercantum dalam jaringan VFS Global dan bukan daftar seluruh layanan yang tersedia di setiap negara. Pada halaman jaringan resminya, VFS Global menyediakan pilihan negara tempat pemohon berada sekaligus negara tujuan untuk mengetahui layanan yang tersedia.

Dengan demikian, pemohon dari Indonesia dapat menemukan berbagai layanan visa yang menggunakan VFS Global, tetapi layanan tersebut tetap harus di periksa berdasarkan negara tujuan dan kategori visa.

VFS Global di Indonesia Melayani Negara Apa Saja?

Bagi pemohon yang berada di Indonesia, VFS Global menyediakan pusat aplikasi untuk berbagai negara. Daftar pada jaringan VFS Global untuk Indonesia mencakup layanan seperti Austria, Belgia, Bulgaria, Kanada, Kroasia, Siprus, Republik Ceko, Denmark, Estonia, Finlandia, Jerman, Hungaria, Islandia, Italia, Jepang, Latvia, Malta, Norwegia, Portugal, Arab Saudi, Singapura, Slovakia, Swedia, Swiss, Belanda, dan sejumlah layanan lainnya.

Namun, daftar tersebut tidak boleh di anggap sebagai daftar permanen. Layanan dapat berubah berdasarkan kontrak, kebijakan pemerintah, serta pembukaan atau perubahan pusat aplikasi.

Karena itu, sebelum membuat appointment, pemohon sebaiknya mencari negara tujuan pada situs VFS Global dan memastikan bahwa jenis visa yang akan di ajukan memang menggunakan layanan VFS.

Contoh Negara Schengen yang Menggunakan VFS Global

VFS Global banyak di gunakan dalam pengajuan visa negara-negara Eropa tertentu, termasuk sejumlah negara yang tergabung dalam kawasan Schengen.

Beberapa contohnya adalah:

A. Austria
B. Belgia
C. Bulgaria
D. Kroasia
E. Republik Ceko
F. Denmark
G. Estonia
H. Finlandia
I. Prancis
J. Jerman
K. Yunani
L. Hungaria
M. Islandia
N. Italia
O. Latvia
P. Malta
Q. Norwegia
R. Polandia
S. Portugal
T. Slovakia
U. Slovenia
V. Swedia
W. Swiss
X. Belanda

Akan tetapi, penggunaan VFS Global tidak berarti prosedur semua negara tersebut sama. Setiap negara dapat memiliki persyaratan dokumen, appointment, biometrik, biaya, dan mekanisme pemrosesan yang berbeda.

Karena itu, pemohon visa Schengen tetap perlu memilih negara tujuan utama dan mengikuti persyaratan khusus negara tersebut.

Apakah Inggris Menggunakan VFS Global?

Ya, VFS Global menyediakan layanan visa Inggris di sejumlah negara, termasuk Indonesia. VFS Global memiliki jaringan pusat pengajuan yang mendukung layanan visa Inggris berdasarkan kerja sama dengan pemerintah Inggris.

Namun, perlu di bedakan antara layanan administratif VFS dan keputusan visa Inggris. VFS menyediakan fasilitas pengajuan dan layanan terkait, sedangkan keputusan permohonan tetap berada pada otoritas visa Inggris.

Karena layanan visa dapat mengalami perubahan lokasi atau mekanisme, pemohon perlu memeriksa pusat aplikasi yang tersedia saat akan mengajukan visa.

Apakah Kanada Menggunakan VFS Global?

Kanada juga menggunakan VFS Global untuk menyediakan Canada Visa Application Centre di Indonesia.

Menurut halaman resmi VFS Global untuk Kanada, Canada Visa Application Centre di Indonesia dapat menyediakan layanan administratif seperti penjadwalan appointment, penerimaan aplikasi visa, pengumpulan biometrik, serta pengembalian paspor dalam kondisi tertentu.

Layanan tersebut mencakup berbagai kategori aplikasi sementara, termasuk visitor visa, study permit, dan work permit. Namun, VFS tetap bukan pihak yang menentukan apakah aplikasi Kanada di setujui atau di tolak.

Apakah Australia Menggunakan VFS Global?

Australia juga tercantum dalam jaringan pemerintah yang menggunakan layanan VFS Global di berbagai negara.

Namun, mekanisme pengajuan visa Australia perlu di periksa berdasarkan kategori visa dan lokasi pemohon. Tidak semua kategori visa Australia otomatis di proses melalui pusat VFS yang sama.

Oleh karena itu, pemohon dari Indonesia sebaiknya memeriksa jenis visa terlebih dahulu sebelum menentukan apakah perlu datang ke pusat aplikasi atau menggunakan sistem pengajuan yang ditentukan untuk kategori tersebut.

Apakah Jepang Menggunakan VFS Global?

Jepang termasuk salah satu negara yang tercantum dalam jaringan VFS Global untuk layanan visa di sejumlah negara, termasuk Indonesia.

Untuk layanan Jepang, VFS dapat menjalankan fungsi administratif seperti penerimaan aplikasi dan layanan pusat aplikasi sesuai pengaturan yang berlaku. Sementara itu, keputusan visa tetap berada pada otoritas Jepang.

Hal ini menunjukkan bahwa keberadaan VFS tidak mengubah kewenangan pemerintah negara tujuan. VFS hanya menjalankan fungsi yang di percayakan dalam layanan aplikasi.

Apakah Arab Saudi Menggunakan VFS Global?

Arab Saudi juga tercantum dalam jaringan VFS Global. Selain itu, halaman jaringan VFS Global untuk Indonesia mencantumkan Kingdom of Saudi Arabia sebagai salah satu layanan negara tujuan yang tersedia melalui jaringan tersebut.

Namun, jenis visa yang tersedia melalui VFS dapat berbeda. Visa kunjungan, kerja, keluarga, atau kategori lainnya dapat mempunyai prosedur yang berbeda berdasarkan ketentuan Arab Saudi.

Karena itu, pemohon perlu memastikan kategori visa terlebih dahulu sebelum mencari pusat aplikasi.

Apakah Amerika Serikat Menggunakan VFS Global?

Amerika Serikat juga tercantum dalam jaringan VFS Global secara global. Namun, keberadaan nama suatu negara dalam jaringan VFS tidak otomatis berarti seluruh kategori visa negara tersebut di Indonesia di ajukan melalui VFS Global.

Ini merupakan poin yang penting.

VFS Global memiliki hubungan layanan yang berbeda dengan setiap pemerintah. Ada negara yang menggunakan VFS untuk berbagai kategori visa, sementara negara lainnya menggunakan VFS hanya untuk layanan tertentu atau di lokasi tertentu.

Jadi, jangan menentukan tempat pengajuan hanya berdasarkan nama negara.

Mengapa Tidak Semua Negara Menggunakan VFS Global?

Setiap pemerintah memiliki kebijakan sendiri mengenai bagaimana layanan visa di berikan kepada masyarakat.

Sebagian pemerintah menggunakan perusahaan penyedia layanan seperti VFS Global untuk menangani pekerjaan administratif. Sebagian lainnya dapat menggunakan sistem berbeda atau mengelola proses tertentu melalui kedutaan, konsulat, pusat aplikasi lain, atau platform online.

VFS Global menjelaskan bahwa jaringan mereka bekerja dengan pemerintah klien di berbagai negara dan menyediakan layanan berdasarkan mandat yang diberikan.

Oleh karena itu, tidak ada aturan bahwa semua negara wajib menggunakan VFS Global.

Apakah Satu Negara Selalu Menggunakan VFS Global?

Tidak selalu.

Satu negara dapat menggunakan VFS Global untuk kategori atau lokasi tertentu, tetapi menggunakan mekanisme berbeda untuk kategori lainnya.

Misalnya, satu negara mungkin menggunakan pusat VFS untuk visa kunjungan dan biometrik, sementara jenis aplikasi tertentu di lakukan secara online atau melalui jalur berbeda.

Selain itu, lokasi pusat aplikasi juga dapat berubah. Karena itu, pemohon tidak sebaiknya mengandalkan informasi lama dari pengalaman pemohon lain.

Periksa selalu:

A. Negara tujuan.
B. Jenis visa.
C. Negara tempat pemohon mengajukan.
D. Lokasi pusat aplikasi.
E. Kewajiban appointment.
F. Kewajiban biometrik.
G. Dokumen yang harus di bawa.
H. Biaya layanan.
I. Mekanisme pengembalian paspor.
J. Bagaimana Cara Mengetahui Apakah Negara Tujuan Menggunakan VFS Global?

Cara paling aman adalah menggunakan halaman resmi VFS Global dan memilih negara tempat pemohon berada serta negara tujuan.

Sistem VFS Global memang menyediakan pilihan tersebut untuk membantu pemohon menemukan layanan yang tersedia. Halaman jaringan resminya saat ini menampilkan berbagai negara tempat pemohon dapat mengajukan aplikasi dan berbagai negara tujuan yang di layani.

Setelah negara di temukan, pemohon perlu memilih kategori visa yang sesuai.

Jangan hanya melihat nama negara karena yang menentukan adalah jenis layanan yang tersedia untuk kategori visa tersebut.

Bagaimana dengan Lokasi VFS Global di Indonesia?

Lokasi pusat aplikasi bergantung pada negara dan layanan yang di gunakan.

Sebagai contoh, layanan visa Belanda melalui VFS Global di Indonesia saat ini mencantumkan pusat aplikasi di Bali, Jakarta, dan Surabaya. Masing-masing pusat memiliki jadwal operasional yang ditentukan untuk layanan tersebut.

Namun, lokasi tersebut tidak otomatis berlaku untuk semua negara tujuan.

Jadi, pemohon tidak boleh berasumsi bahwa semua pengajuan visa melalui VFS dapat di lakukan di kota yang sama. Periksa lokasi pada halaman negara tujuan yang di pilih.

Apakah VFS Global Menentukan Visa Di setujui?

Tidak.

Meskipun aplikasi di serahkan melalui VFS Global, keputusan visa tetap berada pada pemerintah atau otoritas negara tujuan.

Contohnya, pada layanan Kanada, VFS Global secara resmi menjelaskan bahwa Canada Visa Application Centre memberikan layanan administratif seperti appointment, penerimaan aplikasi, biometrik, dan pengembalian paspor.

Dengan demikian:

VFS Global = pusat layanan administrasi.

Pemerintah atau otoritas visa = pihak yang mengambil keputusan.

Pemohon juga tidak dapat meningkatkan peluang persetujuan visa hanya dengan menggunakan layanan tambahan VFS.

Apakah Jasa Agen Di perlukan untuk Mengajukan Visa melalui VFS?

Tidak selalu. Pemohon dapat mengajukan sendiri jika mampu mengikuti prosedur dan menyiapkan dokumen sesuai ketentuan.

Namun, jasa agen visa dapat membantu dari sisi persiapan administrasi, terutama bagi pemohon yang belum terbiasa dengan formulir, checklist dokumen, appointment, atau prosedur biometrik.

Layanan agen dapat mencakup pemeriksaan dokumen, bantuan pengisian formulir, pengecekan data, persiapan appointment, serta pendampingan administratif.

Namun, agen tidak dapat menggantikan kewenangan VFS ataupun pemerintah negara tujuan. Agen juga tidak dapat menjamin visa di setujui.

VFS Global di gunakan oleh banyak pemerintah untuk menyediakan layanan administrasi pengajuan visa dan layanan konsuler tertentu. Jaringan resminya saat ini mencakup 71 pemerintah klien dan sekitar 170 negara operasi, sehingga cakupannya sangat luas.

Untuk pemohon dari Indonesia, terdapat berbagai negara yang menggunakan layanan VFS Global, termasuk sejumlah negara Eropa, Kanada, Jepang, Arab Saudi, Australia, dan negara lainnya. Namun, tidak semua jenis visa dari negara tersebut otomatis menggunakan VFS Global.

Karena itu, cara paling tepat adalah memeriksa negara tujuan dan kategori visa pada halaman resmi VFS Global sebelum membuat appointment atau menyiapkan kedatangan ke pusat aplikasi.

Layanan Jasa Agen Pengajuan Visa

PT Jangkar Global Groups membantu pemohon mempersiapkan proses pengajuan visa sesuai negara dan jenis visa yang dituju. Layanan dapat mencakup pemeriksaan persyaratan, pengecekan dokumen, bantuan formulir, persiapan appointment, serta pendampingan administrasi pengajuan melalui pusat aplikasi.

FAQ Negara Apa Saja yang Menggunakan VFS Global?

Apakah semua negara menggunakan VFS Global?

Tidak. Penggunaan VFS Global bergantung pada kerja sama pemerintah, jenis visa, dan lokasi pengajuan.

Negara apa saja yang menggunakan VFS Global?

Contohnya Australia, Kanada, Jepang, Inggris, Jerman, Prancis, Belanda, Italia, Swiss, Portugal, Arab Saudi, dan sejumlah negara lainnya. Daftar layanan dapat berubah sehingga perlu di periksa pada situs resmi VFS Global.

Apakah visa Schengen menggunakan VFS Global?

Sejumlah negara Schengen menggunakan VFS Global untuk layanan pengajuan visa, tetapi prosedurnya berbeda untuk setiap negara.

Apakah Kanada menggunakan VFS Global di Indonesia?

Ya. Canada Visa Application Centre di Indonesia menyediakan layanan administratif tertentu seperti appointment, penerimaan aplikasi, biometrik, dan pengembalian paspor.

Apakah Arab Saudi menggunakan VFS Global?

Arab Saudi tercantum sebagai salah satu negara tujuan dalam jaringan VFS Global untuk Indonesia. Jenis layanan yang tersedia tetap harus di periksa berdasarkan kategori visa.

Apakah jasa agen bisa membantu pengajuan visa melalui VFS Global?

Bisa untuk bantuan persiapan dan administrasi. Namun, jasa agen tidak mempunyai kewenangan untuk mengeluarkan visa atau menjamin visa di setujui.

Konsultasi VFS Global Sekarang!

Kristian Kimi