Bagi seorang pelaut, kelengkapan dokumen menjadi salah satu hal penting sebelum menjalankan pekerjaan di kapal, terutama ketika pekerjaan tersebut berkaitan dengan pelayaran internasional. Salah satu dokumen yang perlu dipahami adalah Seafarers Identity Document atau SID. Dokumen ini berfungsi sebagai identitas khusus bagi pelaut dan memiliki standar internasional sehingga dapat membantu proses identifikasi ketika pelaut melakukan perjalanan untuk kepentingan pekerjaannya.
Selain itu, SID memiliki kaitan dengan mobilitas pelaut ketika bergabung dengan kapal, melakukan transit, maupun memperoleh akses tertentu di pelabuhan. International Labour Organization atau ILO melalui Seafarers’ Identity Documents Convention No. 185 menetapkan standar mengenai dokumen identitas pelaut, termasuk aspek keamanan dan verifikasi biometrik.
Karena itu, pelaut yang ingin mengurus SID sebaiknya memahami persyaratan, tahapan pengajuan, serta dokumen pendukung yang perlu di siapkan sejak awal. Dengan begitu, proses pengurusan dapat berjalan lebih tertib dan risiko pengembalian berkas karena dokumen tidak lengkap dapat di minimalkan.
Baca juga : Persyaratan Izin Seafers Identity Document SID Untuk Pelaut
Apa Itu Seafarers Identity Document atau SID?
Seafarers Identity Document atau SID merupakan dokumen identitas khusus yang di peruntukkan bagi pelaut. SID berbeda dengan paspor maupun buku pelaut. ILO secara tegas menjelaskan bahwa SID merupakan dokumen yang berdiri sendiri dan bukan paspor.
Sementara itu, SID memiliki fungsi penting dalam mendukung identifikasi pelaut berdasarkan standar internasional. Dokumen ini memuat sejumlah informasi identitas, seperti nama lengkap, jenis kelamin, tanggal dan tempat lahir, kewarganegaraan, foto, tanda tangan, nomor dokumen, serta elemen biometrik tertentu.
Dengan demikian, SID bukan sekadar kartu identitas biasa. Dokumen ini mendukung kebutuhan keamanan sekaligus mobilitas tenaga kerja pelaut dalam lingkungan pelayaran internasional.
Bahkan, ILO menjelaskan bahwa SID dapat membantu pelaut dalam melakukan perjalanan untuk bergabung dengan kapal, transit, dan memperoleh akses ke fasilitas tertentu di pelabuhan sesuai aturan yang berlaku.
Baca juga : Apa Itu Seafarers Identity Document (SID) dan Apa Fungsinya?
Mengapa Pelaut Membutuhkan SID?
Pertama, SID membantu menunjukkan identitas seseorang sebagai pelaut. Hal tersebut menjadi penting karena pekerjaan pelaut sering kali melibatkan perjalanan lintas negara dan aktivitas di berbagai pelabuhan.
Selain itu, SID menggunakan standar identifikasi yang memperhatikan aspek keamanan. Sistem tersebut membantu pihak berwenang melakukan pemeriksaan identitas dengan lebih mudah.
Kemudian, SID juga mendukung mobilitas pelaut. Dalam konteks tertentu, dokumen identitas pelaut dapat membantu proses perjalanan ketika seorang pelaut harus bergabung dengan kapal atau berpindah dari satu wilayah ke wilayah lain untuk kepentingan pekerjaan.
Namun, pelaut tetap harus memahami bahwa SID tidak menggantikan paspor. Karena itu, apabila suatu perjalanan mensyaratkan paspor dan visa, pelaut tetap harus memenuhi ketentuan perjalanan tersebut.
Baca juga : Syarat Membuat Seafarers Identity Document (SID) untuk Pelaut
Cara Membuat Seafarers Identity Document SID untuk Pelaut
Pada dasarnya, proses pembuatan SID membutuhkan persiapan dokumen, pemeriksaan data, verifikasi identitas, dan proses penerbitan. Oleh sebab itu, pelaut sebaiknya tidak hanya fokus pada pengajuan, tetapi juga memastikan seluruh data sudah sesuai.
Berikut tahapan yang perlu di perhatikan.
1. Siapkan Dokumen Persyaratan
Langkah pertama yaitu menyiapkan dokumen yang menjadi persyaratan pengajuan SID. Dokumen yang tercantum dalam checklist Ditjen Perhubungan Laut antara lain surat permohonan dari perusahaan, salinan ijazah pelaut terakhir, salinan sertifikat BST, SKCK, serta salinan paspor yang masih berlaku. Untuk kasus kehilangan, pemohon juga perlu melengkapi surat kehilangan dari kepolisian.
Namun, persyaratan teknis dapat mengikuti prosedur pelayanan yang berlaku pada saat pengajuan. Karena itu, pelaut sebaiknya memeriksa kembali daftar persyaratan sebelum menyerahkan dokumen.
Dengan demikian, Anda dapat menghindari masalah seperti berkas kurang, data tidak cocok, atau dokumen yang sudah tidak berlaku.
Baca juga : Biaya Pembuatan Seafarers Identity Document (SID)
2. Pastikan Data Identitas Konsisten
Setelah dokumen terkumpul, periksa seluruh data identitas. Pastikan nama, tempat lahir, tanggal lahir, kewarganegaraan, dan informasi lainnya konsisten antara dokumen satu dengan dokumen lainnya.
Selain itu, periksa masa berlaku paspor. Jangan sampai pelaut mengajukan SID menggunakan dokumen perjalanan yang sudah tidak berlaku.
Langkah sederhana ini sangat penting karena petugas perlu melakukan verifikasi terhadap identitas pemohon sebelum proses penerbitan berlanjut.
3. Melakukan Registrasi pada Sistem yang Tersedia
Dalam sistem e-SID Kementerian Perhubungan, formulir registrasi akun pelaut meminta beberapa data, termasuk kode pelaut, nama, tanggal lahir, nomor HP, email, username, dan password. Sistem juga meminta pemohon melakukan validasi atas kebenaran data yang di masukkan.
Karena itu, gunakan nomor HP dan alamat email yang aktif. Selanjutnya, simpan username serta password dengan aman agar tidak mengalami kendala ketika ingin mengakses akun.
Baca juga : Masa Berlaku Seafarers Identity Document (SID)
4. Mengajukan Permohonan SID
Setelah persyaratan siap, pelaut dapat mengikuti mekanisme pengajuan yang berlaku melalui layanan terkait. Dalam proses ini, perusahaan atau pihak yang mengajukan perlu memastikan seluruh dokumen pendukung sudah tersedia.
Selanjutnya, petugas akan memeriksa kelengkapan dokumen. Apabila terdapat data atau dokumen yang belum memenuhi persyaratan, proses dapat terhambat sampai pemohon melengkapinya.
Karena itu, semakin lengkap berkas sejak awal, semakin kecil kemungkinan pemohon harus melakukan perbaikan berulang kali.
5. Mengikuti Proses Verifikasi Identitas dan Biometrik
Tahap berikutnya berkaitan dengan verifikasi identitas. SID menggunakan sistem identifikasi yang memperhatikan aspek keamanan dan biometrik.
ILO sendiri menetapkan standar mengenai SID yang mencakup informasi identitas dan elemen biometrik. Standar tersebut bertujuan untuk menghasilkan dokumen identitas pelaut yang dapat diverifikasi secara aman. Karena itu, pelaut perlu memastikan data pribadi, foto, dan informasi identitas sesuai dengan dokumen resmi.
Baca juga : Seafarers Identity Document (SID) yang Hilang atau Rusak
6. Menunggu Persetujuan dan Proses Penerbitan
Setelah petugas menyelesaikan pemeriksaan, permohonan masuk ke tahap berikutnya sesuai mekanisme pelayanan. Jika dokumen memenuhi ketentuan, proses dapat berlanjut menuju penerbitan SID.
Sebagai gambaran, dokumen prosedur Ditjen Perhubungan Laut yang tersedia secara resmi mencantumkan waktu penyelesaian penerbitan SID selama 2 hari kerja apabila dokumen lengkap dan memenuhi persyaratan.
Meskipun demikian, pelaut sebaiknya tetap mempertimbangkan kondisi pelayanan dan kemungkinan adanya kebutuhan verifikasi tambahan.
Baca juga : Perbedaan Seafarers Identity Document (SID) dan Buku Pelaut
7. Periksa SID Setelah Di terima
Setelah SID selesai, jangan langsung menyimpannya tanpa melakukan pemeriksaan. Sebaliknya, periksa kembali nama, tanggal lahir, foto, nomor dokumen, serta informasi penting lainnya.
Apabila Anda menemukan ketidaksesuaian, segera tanyakan kepada pihak yang menangani penerbitan dokumen. Langkah tersebut jauh lebih aman daripada baru menyadari kesalahan ketika pelaut sudah berada dalam proses keberangkatan.
Dokumen Apa Saja yang Perlu Di siapkan?
Berdasarkan checklist pelayanan SID Ditjen Perhubungan Laut, beberapa dokumen yang perlu di perhatikan meliputi:
- Surat permohonan dari perusahaan.
- Fotokopi ijazah pelaut terakhir.
- Fotokopi sertifikat BST.
- SKCK.
- Fotokopi paspor yang masih berlaku.
- Surat kehilangan dari kepolisian apabila pemohon mengajukan penggantian SID karena kehilangan.
Selain itu, pelaut perlu memperhatikan kemungkinan adanya ketentuan tambahan berdasarkan prosedur pelayanan yang berlaku. Oleh sebab itu, jangan hanya mengandalkan daftar lama tanpa melakukan pengecekan ulang.
Baca juga : Seafarers Identity Document (SID) untuk Pelaut Internasional
Berapa Lama Proses Pembuatan SID?
Waktu proses bergantung pada kelengkapan dokumen dan hasil pemeriksaan. Dokumen prosedur Ditjen Perhubungan Laut yang tersedia mencantumkan estimasi 2 hari kerja apabila persyaratan lengkap dan memenuhi ketentuan.
Namun, waktu tersebut tidak berarti semua kasus pasti selesai dalam durasi yang sama. Apabila petugas menemukan ketidaksesuaian data atau kekurangan dokumen, proses dapat membutuhkan waktu tambahan.
Karena itu, sebaiknya pelaut menyiapkan dokumen lebih awal sebelum jadwal keberangkatan.
Baca juga : Seafarers Identity Document (SID) Prosedur dan Verifikasi Identitas
Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Membuat SID
Dalam praktiknya, beberapa masalah dapat muncul ketika pelaut mengajukan SID. Misalnya, data identitas pada dokumen berbeda, paspor sudah tidak berlaku, SKCK tidak sesuai kebutuhan, atau dokumen pendukung belum lengkap.
Selain itu, pemohon terkadang kurang memperhatikan informasi pada sistem pendaftaran. Padahal, kesalahan memasukkan data dapat menimbulkan kendala ketika petugas melakukan verifikasi.
Oleh sebab itu, selalu periksa kembali seluruh data sebelum melakukan pengajuan.
Selanjutnya, jangan menunggu sampai mendekati jadwal keberangkatan untuk mengurus SID. Dengan mengajukan lebih awal, Anda memiliki waktu untuk memperbaiki dokumen apabila terdapat kekurangan.
Baca juga : Cara untuk Cek Status Seafarers Identity Document (SID)
Tips Agar Proses Pembuatan SID Lebih Lancar
Agar proses berjalan lebih efektif, pelaut dapat menerapkan beberapa tips berikut:
- Periksa seluruh dokumen sebelum mengajukan permohonan.
- Pastikan paspor masih berlaku.
- Samakan data identitas di seluruh dokumen.
- Gunakan nomor HP dan email yang aktif.
- Simpan dokumen dalam bentuk fisik dan digital.
- Ajukan SID sebelum jadwal keberangkatan semakin dekat.
- Ikuti informasi dan prosedur terbaru dari Kementerian Perhubungan.
Dengan langkah tersebut, pelaut dapat mengurangi risiko kesalahan administratif.
Pengurusan Dokumen Pelaut di Jangkar Groups
Cara membuat Seafarers Identity Document atau SID untuk pelaut pada dasarnya dimulai dari menyiapkan persyaratan, memastikan data identitas sesuai, mengikuti proses registrasi dan pengajuan, menjalani verifikasi, hingga menunggu penerbitan dokumen.
Selain itu, pelaut perlu memahami bahwa SID merupakan dokumen identitas khusus pelaut dan bukan pengganti paspor. Standar SID sendiri memiliki dasar internasional melalui ILO Convention No. 185 yang menekankan identifikasi yang aman serta mendukung mobilitas pelaut.
Oleh karena itu, jangan menganggap proses pembuatan SID hanya sebagai urusan administrasi biasa. Sebaliknya, persiapkan dokumen dengan teliti dan pastikan setiap informasi yang diberikan benar.
Konsultasi Cara Membuat SID untuk Pelaut
Masih bingung mengenai cara membuat Seafarers Identity Document (SID) untuk pelaut, persyaratan yang perlu disiapkan, atau tahapan pengajuannya?
Anda dapat berkonsultasi terlebih dahulu agar proses persiapan dokumen menjadi lebih jelas dan terarah.
Konsultasi Pengurusan Dokumen Pelaut Anda Sekarang