Bagi seorang pelaut yang akan bekerja atau berlayar ke luar negeri, kelengkapan dokumen menjadi salah satu hal yang sangat penting. Selain buku pelaut, paspor, dan sertifikat kepelautan, terdapat dokumen identitas khusus yang di kenal dengan Seafarers Identity Document atau SID.
SID merupakan dokumen identitas pelaut yang di gunakan untuk mendukung pengakuan identitas seorang pelaut dalam menjalankan pekerjaan di sektor pelayaran. Dokumen ini memiliki peranan penting, terutama bagi pelaut yang bekerja pada kapal berbendera asing atau melakukan perjalanan internasional.
Di Indonesia, penerbitan SID berkaitan dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan. Indonesia sendiri telah mengesahkan ILO Convention No. 185 melalui Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2008. Konvensi tersebut mengatur standar dokumen identitas pelaut secara internasional.
Karena itu, sebelum mengajukan permohonan, pelaut perlu memahami persyaratan, dokumen pendukung, proses pengajuan, serta hal-hal yang dapat menyebabkan permohonan tertunda.
Baca juga : Syarat Membuat Seafarers Identity Document (SID) untuk Pelaut
Apa Itu Seafarers Identity Document atau SID?
Seafarers Identity Document (SID) adalah dokumen identitas khusus bagi pelaut yang di rancang berdasarkan standar internasional. Dalam kerangka ILO Convention No. 185, SID berfungsi sebagai dokumen identitas pelaut dan bukan sebagai pengganti paspor.
Dengan demikian, pelaut tetap membutuhkan paspor untuk perjalanan internasional. Sementara itu, SID memberikan identitas tambahan yang menunjukkan status seseorang sebagai pelaut.
Selain itu, SID di rancang dengan unsur keamanan dan data biometrik sehingga identitas pemegangnya dapat diverifikasi. Standar internasional tersebut mencakup data identitas, foto, tanda tangan, masa berlaku, nomor dokumen, serta informasi biometrik tertentu.
Oleh sebab itu, SID bukan sekadar kartu identitas biasa. Dokumen tersebut merupakan bagian dari sistem identifikasi pelaut yang mendukung mobilitas tenaga kerja pelaut secara internasional.
Baca juga : Apa Itu Seafarers Identity Document (SID) dan Apa Fungsinya?
Mengapa SID Penting Bagi Pelaut?
SID mempunyai beberapa manfaat penting bagi pelaut. Pertama, dokumen ini membantu membuktikan identitas seseorang sebagai pelaut. Selanjutnya, SID dapat mendukung kebutuhan mobilitas pelaut ketika menjalankan tugas atau melakukan perjalanan yang berkaitan dengan pekerjaannya.
Selain itu, keberadaan SID juga berkaitan dengan perlindungan dan kemudahan bagi tenaga kerja pelaut Indonesia yang bekerja di kapal berbendera Indonesia maupun kapal asing. Hal tersebut menjadi salah satu pertimbangan Indonesia dalam mengesahkan ILO Convention No. 185.
Karena itu, pelaut yang memiliki rencana bekerja secara internasional sebaiknya mempersiapkan SID sejak awal. Dengan begitu, proses administrasi tidak menghambat jadwal keberangkatan atau penempatan kerja.
Baca juga : Cara Membuat Seafarers Identity Document (SID) untuk Pelaut
Persyaratan Seafarers Identity Document SID Untuk Pelaut
Persyaratan dapat mengikuti ketentuan layanan yang berlaku pada saat pengajuan. Berdasarkan checklist dan SOP penerbitan SID yang di publikasikan Direktorat Perkapalan dan Kepelautan, beberapa dokumen yang perlu di persiapkan antara lain sebagai berikut.
1. Surat Permohonan
Pelaut perlu menyiapkan surat permohonan penerbitan SID. Dokumen ini menjadi bagian awal dari proses administrasi pengajuan.
Selanjutnya, pastikan informasi dalam surat permohonan sesuai dengan identitas pelaut dan dokumen pendukung lainnya. Ketidaksesuaian data dapat menyebabkan proses verifikasi membutuhkan waktu lebih lama.
2. Surat Pengantar atau Jaminan Perusahaan
Selain surat permohonan, pemohon perlu menyiapkan surat pengantar atau jaminan dari perusahaan pemberi kerja. Dokumen ini menjadi salah satu bukti yang menunjukkan hubungan pelaut dengan perusahaan atau pekerjaan yang akan di jalankan.
Karena itu, pelaut sebaiknya memastikan surat tersebut di buat secara resmi dan memuat informasi yang sesuai dengan kondisi pekerjaan.
Baca juga : Biaya Pembuatan Seafarers Identity Document (SID)
3. Sertifikat Keahlian atau Keterampilan Pelaut
Dokumen berikutnya adalah sertifikat kepelautan. Untuk pelaut tertentu, persyaratan dapat berupa Certificate of Competency atau COC. Sementara itu, bagi Anak Buah Kapal atau ABK, persyaratan dapat mencakup sertifikat keterampilan seperti Basic Safety Training atau BST, sesuai ketentuan layanan yang berlaku.
Oleh karena itu, pelaut perlu memastikan sertifikat yang di gunakan masih berlaku dan datanya sesuai dengan identitas pemohon.
4. Surat Keterangan Catatan Kepolisian atau SKCK
SKCK juga menjadi salah satu dokumen yang tercantum dalam persyaratan penerbitan SID. Dokumen tersebut di gunakan dalam proses verifikasi administratif dan keamanan pemohon.
Sebelum mengajukan SID, pastikan SKCK masih berlaku. Selain itu, data identitas di SKCK perlu di periksa agar sesuai dengan dokumen lain.
Baca juga : Masa Berlaku Seafarers Identity Document (SID)
5. Buku Pelaut yang Masih Berlaku
Buku pelaut merupakan dokumen penting bagi tenaga kerja pelaut. Dalam persyaratan layanan SID, buku pelaut yang masih berlaku menjadi salah satu dokumen yang perlu di siapkan.
Karena itu, jangan menunggu sampai buku pelaut hampir atau sudah kedaluwarsa ketika hendak mengurus SID. Sebaiknya lakukan pemeriksaan masa berlaku seluruh dokumen sejak awal.
6. Paspor yang Masih Berlaku
Pelaut yang mengajukan SID juga perlu memiliki paspor yang masih berlaku. Paspor tetap di perlukan karena SID bukan pengganti paspor. ILO secara tegas membedakan SID sebagai dokumen identitas pelaut yang berdiri sendiri dan bukan paspor.
Dengan demikian, pelaut yang akan bekerja ke luar negeri sebaiknya memastikan paspor dan SID sama-sama dalam kondisi aktif.
Baca juga : Seafarers Identity Document (SID) yang Hilang atau Rusak
7. Surat Kepesertaan Asuransi Ketenagakerjaan
Dalam SOP penerbitan SID, surat atau bukti kepesertaan asuransi ketenagakerjaan juga tercantum sebagai salah satu persyaratan.
Dokumen ini sebaiknya di siapkan sebelum proses pengajuan agar pemeriksaan administrasi dapat berjalan lebih lancar.
8. Dokumen Kehilangan Jika SID Sebelumnya Hilang
Bagi pelaut yang sebelumnya sudah memiliki SID tetapi mengalami kehilangan, di perlukan dokumen pendukung berupa surat kehilangan dari kepolisian berdasarkan checklist layanan yang di publikasikan Direktorat Perkapalan dan Kepelautan.
Karena itu, pelaut tidak sebaiknya langsung mengajukan penggantian tanpa melengkapi dokumen kehilangan yang di perlukan.
Baca juga : Perbedaan Seafarers Identity Document (SID) dan Buku Pelaut
Bagaimana Proses Pengajuan SID?
Setelah seluruh persyaratan di siapkan, proses pengajuan di lanjutkan melalui mekanisme layanan SID yang berlaku. Sistem resmi SID Kementerian Perhubungan juga menyediakan registrasi akun pelaut yang meminta beberapa data seperti kode pelaut, nama, tanggal lahir, nomor HP, email, username, dan password.
Selanjutnya, berdasarkan SOP penerbitan SID, permohonan di periksa terlebih dahulu untuk memastikan kelengkapan dokumen. Apabila persyaratan di nyatakan lengkap, pemohon dapat memperoleh jadwal untuk proses berikutnya.
Tahap selanjutnya mencakup verifikasi data dan pengambilan biometrik. Data biometrik dapat mencakup foto, tanda tangan, dan sidik jari. Setelah itu, permohonan memasuki tahap persetujuan.
Berikutnya, pemohon menerima informasi tagihan PNBP sesuai mekanisme yang berlaku. Setelah pembayaran diverifikasi, proses dilanjutkan dengan pencetakan, enrollment, dan aktivasi kartu SID sebelum akhirnya diserahkan kepada pemohon.
Baca juga : Seafarers Identity Document (SID) untuk Pelaut Internasional
Berapa Lama Proses Penerbitan SID?
Lama proses dapat dipengaruhi oleh kelengkapan dokumen, hasil verifikasi, jadwal biometrik, pembayaran PNBP, serta kondisi pelayanan pada saat pengajuan.
Dalam SOP yang dipublikasikan, setiap tahapan memiliki estimasi waktu pelayanan tersendiri. Namun, estimasi tersebut tidak berarti seluruh proses selalu selesai dalam waktu yang sama untuk setiap pemohon.
Oleh sebab itu, pelaut sebaiknya tidak mengajukan SID terlalu dekat dengan jadwal keberangkatan. Dengan memberikan waktu yang cukup, risiko terganggunya proses penempatan kerja dapat dikurangi.
Baca juga : Seafarers Identity Document (SID) Prosedur dan Verifikasi Identitas
Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Mengurus SID
Ada beberapa kesalahan administratif yang sebaiknya dihindari. Pertama, data pada paspor, buku pelaut, sertifikat, dan dokumen lainnya tidak sama. Kedua, dokumen sudah tidak berlaku. Ketiga, persyaratan yang diunggah tidak lengkap atau kualitas dokumennya sulit dibaca.
Selain itu, pelaut terkadang baru mengurus SID ketika jadwal keberangkatan sudah dekat. Padahal, proses penerbitan tetap membutuhkan verifikasi data dan biometrik.
Karena itu, langkah terbaik adalah membuat checklist dokumen sebelum melakukan pengajuan. Kemudian, periksa nama lengkap, tanggal lahir, nomor dokumen, masa berlaku, serta kesesuaian data pada seluruh dokumen.
Baca juga : Cara untuk Cek Status Seafarers Identity Document (SID)
Tips Agar Pengajuan SID Lebih Lancar
Agar proses pengurusan berjalan lebih teratur, pelaut dapat melakukan beberapa langkah sederhana.
Pertama, siapkan seluruh dokumen sebelum melakukan registrasi. Kedua, periksa masa berlaku paspor, buku pelaut, SKCK, dan sertifikat kepelautan. Ketiga, pastikan data identitas pada setiap dokumen konsisten.
Selanjutnya, gunakan dokumen asli dan salinan sesuai kebutuhan layanan. Selain itu, simpan salinan digital dokumen secara aman sehingga lebih mudah di gunakan ketika di perlukan.
Terakhir, ikuti informasi terbaru dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut karena persyaratan, mekanisme, jadwal, dan biaya layanan dapat mengalami perubahan.
Pengurusan Dokumen Pelaut di Jangkar Groups
Seafarers Identity Document atau SID merupakan dokumen penting bagi pelaut, khususnya dalam mendukung identitas dan mobilitas pelaut pada kegiatan pelayaran internasional. Untuk mengajukannya, pelaut perlu mempersiapkan sejumlah dokumen seperti surat permohonan, surat pengantar atau jaminan perusahaan, sertifikat kepelautan, SKCK, buku pelaut, paspor, serta bukti kepesertaan asuransi ketenagakerjaan sesuai ketentuan layanan yang berlaku.
Dengan persiapan yang tepat, pelaut dapat mengurangi risiko kekurangan dokumen dan memperlancar proses administrasi. Namun, karena ketentuan pelayanan dapat di perbarui, selalu lakukan pengecekan terhadap persyaratan terbaru sebelum mengajukan SID.
Butuh Konsultasi Pengurusan Seafarers Identity Document SID?
Jika Anda seorang pelaut dan membutuhkan konsultasi mengenai persyaratan, kelengkapan dokumen, atau proses pengurusan Seafarers Identity Document (SID), Anda dapat menghubungi tim kami untuk mendapatkan informasi dan pendampingan.
Konsultasi Pengurusan Dokumen Pelaut Anda Sekarang