Perbedaan Seafarers Identity Document (SID) dan Buku Pelaut

Santsanisy

Perbedaan Seafarers Identity Document (SID) dan Buku Pelaut
Direktur Utama Jangkar Groups

Bagi seorang pelaut, dokumen bukan sekadar administrasi. Setiap dokumen memiliki fungsi yang berbeda dan mendukung kebutuhan pelaut selama menjalankan pekerjaan di kapal. Dua dokumen yang sering di anggap sama adalah Seafarers Identity Document atau SID dan Buku Pelaut.

Padahal, keduanya mempunyai fungsi yang berbeda. SID berfokus pada identitas pelaut untuk kebutuhan tertentu dalam perjalanan dan aktivitas pelaut, sedangkan Buku Pelaut berkaitan dengan identitas serta rekam kepelautan seseorang. Karena itu, pelaut perlu memahami perbedaan keduanya agar tidak salah menggunakan dokumen ketika mengurus pekerjaan, perjalanan, maupun administrasi kepelautan.

Selain itu, pemahaman mengenai perbedaan SID dan Buku Pelaut menjadi semakin penting bagi pelaut yang bekerja pada kapal dengan rute internasional. Sebab, kebutuhan dokumen dapat berbeda sesuai tujuan perjalanan, negara yang di kunjungi, perusahaan pelayaran, serta ketentuan otoritas terkait.

Lalu, apa sebenarnya perbedaan Seafarers Identity Document (SID) dan Buku Pelaut? Berikut penjelasan lengkapnya.

Baca juga : Persyaratan Izin Seafers Identity Document SID Untuk Pelaut

Apa Itu Seafarers Identity Document atau SID?

Seafarers Identity Document (SID) merupakan dokumen identitas khusus bagi pelaut. Dokumen ini berkaitan dengan sistem identifikasi pelaut yang di atur dalam Seafarers’ Identity Documents Convention (Revised), 2003 (No. 185) dari International Labour Organization atau ILO.

Menurut ILO, SID merupakan dokumen yang berdiri sendiri dan bukan paspor. Konvensi tersebut juga menetapkan standar mengenai bentuk, isi, keamanan, serta penerbitan SID.

Selain itu, SID mempunyai fungsi penting dalam membantu pelaut melakukan aktivitas tertentu ketika berada di luar wilayah negaranya. Misalnya, SID dapat mendukung kebutuhan pelaut untuk memperoleh akses shore leave, transit, atau transfer sesuai ketentuan yang berlaku.

  Dokumen Pendukung Form I-751 yang Harus Disiapkan

Dengan demikian, SID lebih menekankan aspek identitas dan fasilitasi mobilitas pelaut.

Bahkan, ILO menjelaskan bahwa SID yang memenuhi ketentuan dapat membantu pelaut ketika bergabung dengan kapal, berpindah kapal, melakukan transit, atau memperoleh shore leave. Untuk tujuan transit dan transfer, Konvensi ILO No. 185 mengatur penggunaan SID yang di lengkapi paspor.

Baca juga : Apa Itu Seafarers Identity Document (SID) dan Apa Fungsinya?

Apa Itu Buku Pelaut?

Sementara itu, Buku Pelaut merupakan dokumen kepelautan yang berkaitan dengan identitas dan perjalanan profesional seorang pelaut.

Dalam praktiknya, Buku Pelaut menjadi salah satu dokumen penting yang perlu di jaga oleh pelaut karena berkaitan dengan aktivitas dan administrasi kepelautan. Dokumen ini berbeda dari SID karena tujuan penggunaannya tidak sama.

Selain itu, Buku Pelaut memiliki hubungan erat dengan perjalanan karier seorang pelaut. Karena itu, pelaut sebaiknya menyimpan Buku Pelaut dengan baik dan memastikan data yang tercantum selalu sesuai.

Dengan kata lain, apabila SID lebih menonjolkan fungsi identitas pelaut dalam konteks mobilitas dan pengenalan identitas, Buku Pelaut lebih berkaitan dengan administrasi dan rekam kepelautan.

Baca juga : Syarat Membuat Seafarers Identity Document (SID) untuk Pelaut

Perbedaan SID dan Buku Pelaut yang Paling Utama

Agar lebih mudah di pahami, perbedaan keduanya dapat di lihat dari beberapa aspek.

1. Perbedaan Fungsi

Pertama, SID berfungsi sebagai dokumen identitas pelaut yang mengikuti standar internasional tertentu. ILO menyebutkan bahwa SID bertujuan mendukung identifikasi pelaut sekaligus memfasilitasi shore leave, transit, dan transfer.

Sebaliknya, Buku Pelaut berkaitan dengan kebutuhan administrasi kepelautan dan perjalanan profesional pelaut. Oleh sebab itu, pelaut tidak seharusnya menganggap SID sebagai pengganti Buku Pelaut.

2. Perbedaan Bentuk dan Karakter Dokumen

Selanjutnya, SID di rancang sebagai dokumen identitas yang memiliki standar keamanan dan elemen identifikasi tertentu. Konvensi ILO No. 185 bahkan mengatur bahwa SID harus memenuhi standar tertentu untuk dokumen perjalanan yang dapat di baca mesin serta memiliki fitur keamanan yang sesuai.

Sementara itu, Buku Pelaut memiliki bentuk dan fungsi administratif yang berbeda. Dengan demikian, meskipun keduanya sama-sama berkaitan dengan pelaut, karakter dokumennya tidak dapat di samakan.

Baca juga : Cara Membuat Seafarers Identity Document (SID) untuk Pelaut

3. Perbedaan Penggunaan dalam Perjalanan Internasional

Berikutnya, SID mempunyai peran khusus dalam mobilitas pelaut internasional.

  Cara Cek Keaslian dan Validitas Sertifikat BOCT Untuk Pelaut

Misalnya, seorang pelaut perlu turun dari kapal untuk sementara ketika kapal berada di pelabuhan asing. Dalam kondisi yang memenuhi ketentuan, SID dapat mendukung proses shore leave. ILO menjelaskan bahwa negara yang terikat Konvensi No. 185 perlu memberikan fasilitas masuk untuk shore leave kepada pemegang SID yang valid, sepanjang persyaratan dan pemeriksaan terkait terpenuhi.

Selain itu, untuk bergabung dengan kapal atau melakukan transfer dan transit, ILO mengatur penggunaan SID yang di lengkapi paspor. Karena itu, pelaut tidak boleh menganggap satu dokumen dapat menggantikan seluruh dokumen perjalanan lainnya.

4. SID Bukan Pengganti Paspor

Hal ini juga menjadi salah satu kesalahpahaman yang cukup sering terjadi. SID bukan paspor. ILO secara tegas menyatakan bahwa SID merupakan dokumen mandiri dan bukan paspor.

Oleh karena itu, pelaut yang melakukan perjalanan internasional tetap perlu memperhatikan persyaratan paspor dan dokumen perjalanan lainnya. Bahkan, untuk tujuan transit dan transfer sebagaimana di atur dalam Pasal 6 Konvensi No. 185, ILO menyebut SID di gunakan bersama paspor.

Dengan begitu, pelaut perlu memahami fungsi masing-masing dokumen sejak sebelum berangkat.

Baca juga : Biaya Pembuatan Seafarers Identity Document (SID)

Apakah SID dan Buku Pelaut Bisa Saling Menggantikan?

Jawabannya adalah tidak. Walaupun keduanya sama-sama berkaitan dengan identitas pelaut, fungsi dan tujuan keduanya berbeda. Karena itu, pelaut tidak sebaiknya mengandalkan Buku Pelaut ketika suatu proses secara khusus membutuhkan SID.

Sebaliknya, SID juga tidak otomatis menggantikan kebutuhan Buku Pelaut dalam urusan administrasi kepelautan.

Selain itu, perusahaan pelayaran atau pihak berwenang dapat meminta dokumen tertentu sesuai kebutuhan. Karena itu, pelaut perlu menyiapkan dokumen sesuai daftar persyaratan yang berlaku.

Baca juga : Masa Berlaku Seafarers Identity Document (SID)

Mengapa Pelaut Perlu Memiliki Keduanya?

Pada dasarnya, memiliki dokumen yang sesuai akan membantu pelaut menghindari hambatan administrasi.

Pertama, pelaut dapat memenuhi kebutuhan identitas sesuai tujuan penggunaannya.

Kedua, pelaut dapat lebih mudah mengikuti proses administrasi perusahaan pelayaran.

Ketiga, pelaut dapat mempersiapkan perjalanan internasional dengan lebih baik.

Selanjutnya, kelengkapan dokumen juga membantu mengurangi risiko masalah ketika pelaut harus menjalani pemeriksaan dokumen di pelabuhan atau dalam proses perjalanan. Terlebih lagi, aktivitas pelayaran internasional melibatkan berbagai negara dengan aturan yang tidak selalu sama. Oleh sebab itu, pelaut perlu memeriksa persyaratan tujuan perjalanan sebelum berangkat.

Baca juga : Seafarers Identity Document (SID) yang Hilang atau Rusak

Tabel Perbedaan SID dan Buku Pelaut

AspekSeafarers Identity Document (SID)Buku Pelaut
Fokus utamaIdentitas pelautAdministrasi dan rekam kepelautan
Standar internasionalMengacu pada standar SID, termasuk ILO C185Mengikuti ketentuan kepelautan nasional yang berlaku
Fungsi mobilitasMendukung shore leave, transit, dan transfer sesuai ketentuanMendukung kebutuhan administrasi kepelautan
Hubungan dengan pasporBukan pengganti pasporBukan pengganti paspor
PenggunaanTerutama berkaitan dengan identifikasi dan mobilitas pelautBerkaitan dengan aktivitas dan administrasi profesional pelaut
PenggantianMengikuti prosedur penerbitan SIDMengikuti prosedur penerbitan Buku Pelaut
Sifat dokumenDokumen identitas pelautDokumen kepelautan

Dengan melihat tabel tersebut, terlihat jelas bahwa SID dan Buku Pelaut bukan dua dokumen dengan fungsi yang sama.

Baca juga : Seafarers Identity Document (SID) untuk Pelaut Internasional

Apa yang Harus Di lakukan Pelaut Sebelum Berangkat ke Luar Negeri?

Sebelum melakukan perjalanan internasional, pelaut sebaiknya tidak hanya memeriksa tiket dan jadwal kapal. Sebaliknya, periksa seluruh dokumen yang berkaitan dengan perjalanan dan pekerjaan.

  Diklat BOCT Online Basic Offshore Competency Training

Pertama, pastikan SID masih berlaku dan kondisinya baik.

Kemudian, periksa Buku Pelaut serta dokumen kepelautan lainnya.

Selanjutnya, pastikan paspor masih berlaku sesuai kebutuhan perjalanan.

Selain itu, periksa apakah perusahaan atau agen pelayaran meminta dokumen tambahan.

Terakhir, simpan dokumen asli dengan aman dan siapkan salinan dokumen penting apabila di perlukan.

Langkah sederhana tersebut dapat membantu pelaut mengurangi risiko kendala administrasi ketika proses keberangkatan semakin dekat.

Baca juga : Seafarers Identity Document (SID) Prosedur dan Verifikasi Identitas

Kesalahan yang Sering Di lakukan Pelaut

Meskipun terlihat sederhana, masih ada beberapa kesalahan yang perlu di hindari.

  1. menganggap SID sama dengan Buku Pelaut.
  2. menganggap SID sebagai pengganti paspor.
  3. baru memeriksa masa berlaku dokumen ketika jadwal keberangkatan sudah dekat.
  4. menyimpan dokumen tanpa perlindungan sehingga mudah rusak atau hilang.
  5. menggunakan informasi persyaratan yang sudah lama tanpa mengecek ketentuan terbaru.

Karena itu, pelaut sebaiknya selalu melakukan pengecekan sebelum menjalankan perjalanan atau proses administrasi baru.

Baca juga : Cara untuk Cek Status Seafarers Identity Document (SID)

Pengurusan Dokumen Pelaut di Jangkar Groups

Perbedaan Seafarers Identity Document (SID) dan Buku Pelaut terletak terutama pada fungsi dan tujuan penggunaannya. SID merupakan dokumen identitas khusus pelaut yang mengikuti standar internasional tertentu. ILO melalui Konvensi No. 185 menempatkan SID sebagai dokumen untuk identifikasi pelaut sekaligus mendukung fasilitas seperti shore leave, transit, dan transfer sesuai ketentuan. SID juga secara tegas bukan paspor.

Sementara itu, Buku Pelaut mempunyai fungsi yang berbeda dalam administrasi dan perjalanan profesional seorang pelaut. Dengan demikian, pelaut sebaiknya tidak memilih salah satu dan menganggapnya sebagai pengganti yang lain. Sebaliknya, pelaut perlu memahami fungsi masing-masing dan memastikan dokumen yang di butuhkan selalu tersedia serta masih berlaku.

Pada akhirnya, pemahaman yang benar mengenai SID dan Buku Pelaut akan membantu pelaut mempersiapkan pekerjaan serta perjalanan internasional dengan lebih aman dan tertib.

Konsultasi Perbedaan SID dan Buku Pelaut

Masih bingung membedakan Seafarers Identity Document (SID) dengan Buku Pelaut? Anda dapat berkonsultasi untuk mengetahui fungsi, penggunaan, persiapan dokumen, serta kebutuhan administrasi sesuai kondisi Anda sebagai pelaut.

Konsultasi Pengurusan Dokumen Pelaut Anda Sekarang

Santsanisy