Penggunaan tenaga kerja asing (TKA) untuk kegiatan audit, kendali mutu produksi, atau inspeksi memiliki ketentuan khusus dalam pengesahan RPTKA. Jenis pekerjaan ini termasuk pekerjaan yang bersifat sementara apabila di lakukan pada cabang perusahaan di Indonesia dengan jangka waktu lebih dari 1 bulan.
Oleh karena itu, perusahaan yang mendatangkan TKA untuk menjalankan kegiatan tersebut perlu memastikan jenis pekerjaan, lokasi, jangka waktu, jabatan, serta dokumen pendukung sudah sesuai sebelum mengajukan RPTKA melalui sistem TKA Online.
Baca Juga : Jenis Bentuk Pengesahan RPTKA yang Dimohonkan bagi WNA
Apa Itu RPTKA untuk Audit, Kendali Mutu Produksi dan Inspeksi?
RPTKA untuk audit, kendali mutu produksi dan inspeksi merupakan pengesahan rencana penggunaan TKA untuk pekerjaan tertentu yang bersifat sementara.
Berdasarkan ketentuan penggunaan TKA, kegiatan yang termasuk dalam kategori ini meliputi audit, kendali mutu produksi, atau inspeksi pada cabang perusahaan di Indonesia dengan jangka waktu lebih dari 1 bulan.
Dengan demikian, RPTKA tersebut berbeda dengan penggunaan TKA untuk pekerjaan reguler dalam jangka panjang. Jenis pekerjaan dan sifat sementara kegiatan menjadi bagian penting yang perlu di perhatikan sejak awal pengajuan.
Jenis Pekerjaan yang Termasuk
Pada dasarnya, beberapa kegiatan dapat masuk dalam kategori pekerjaan sementara ini apabila memenuhi ketentuan yang berlaku.
Audit pada Cabang Perusahaan
Audit dapat di lakukan oleh TKA yang memiliki keahlian khusus untuk memeriksa proses, sistem, standar operasional, atau aspek tertentu pada cabang perusahaan di Indonesia.
Sebagai contoh, perusahaan induk di luar negeri dapat menugaskan tenaga ahli untuk melakukan audit terhadap penerapan standar internal pada cabang perusahaan di Indonesia.
Kendali Mutu Produksi
Kegiatan kendali mutu produksi berkaitan dengan pemeriksaan atau pengawasan kualitas hasil produksi agar sesuai dengan standar yang telah di tentukan.
TKA dapat di libatkan apabila perusahaan membutuhkan keahlian tertentu yang tidak tersedia secara langsung di dalam perusahaan atau membutuhkan tenaga ahli dari grup perusahaan.
Inspeksi
Sementara itu, inspeksi di lakukan untuk memeriksa kondisi, proses, kualitas, atau kesesuaian suatu kegiatan dengan standar yang di tetapkan.
Misalnya, TKA ditugaskan untuk melakukan inspeksi teknis terhadap proses produksi atau fasilitas tertentu pada cabang perusahaan di Indonesia.
Siapa yang Membutuhkan RPTKA Ini?
RPTKA di perlukan oleh Pemberi Kerja TKA yang menggunakan tenaga kerja asing untuk kegiatan yang masuk dalam kategori tersebut.
Pemberi kerja dapat berupa perusahaan yang memiliki cabang atau kegiatan usaha di Indonesia dan membutuhkan tenaga ahli asing untuk menjalankan audit, kendali mutu produksi, atau inspeksi.
Namun demikian, perusahaan perlu memastikan bahwa pekerjaan yang akan di lakukan benar-benar sesuai dengan kategori pekerjaan sementara. Jangan sampai jabatan atau aktivitas TKA yang tercantum dalam RPTKA berbeda dengan pekerjaan yang di lakukan di lapangan.
Syarat Pengajuan RPTKA
Sebelum mengajukan permohonan, perusahaan sebaiknya menyiapkan informasi dan dokumen secara lengkap.
Beberapa hal yang perlu di perhatikan antara lain:
- Identitas Pemberi Kerja TKA.
- Alasan penggunaan TKA.
- Jabatan atau jenis pekerjaan TKA.
- Jumlah TKA yang akan di gunakan.
- Jangka waktu penggunaan TKA.
- Lokasi pekerjaan.
- Data TKA yang akan di pekerjakan.
- Dokumen perusahaan.
- Dokumen perjalanan TKA.
- Perjanjian kerja atau dokumen hubungan kerja.
- Dokumen pendukung yang berkaitan dengan kegiatan audit, kendali mutu produksi, atau inspeksi.
Selain itu, perusahaan perlu memastikan bahwa informasi antara dokumen perusahaan, data TKA, jabatan, lokasi kerja, dan rencana penggunaan TKA saling konsisten.
Dokumen yang Perlu Di siapkan
Dokumen menjadi salah satu bagian penting dalam proses pengajuan RPTKA. Karena itu, perusahaan sebaiknya melakukan pemeriksaan terlebih dahulu sebelum seluruh berkas di unggah.
Dokumen yang umumnya perlu di persiapkan meliputi surat permohonan RPTKA, dokumen perusahaan, surat penugasan atau kuasa apabila pengurusan di lakukan oleh pihak yang di tunjuk, serta data dan dokumen TKA.
Untuk TKA, dokumen dapat mencakup paspor, perjanjian kerja, data pribadi, jabatan, lokasi kerja, dan dokumen pendukung lain sesuai kebutuhan permohonan.
Apabila kegiatan audit, kendali mutu produksi, atau inspeksi membutuhkan dokumen teknis tertentu, dokumen tersebut juga sebaiknya di siapkan untuk memperjelas tujuan dan ruang lingkup penggunaan TKA.
Bagaimana Proses Pengajuan RPTKA?
Pengajuan di lakukan secara online melalui sistem TKA Online. Prosesnya perlu di lakukan secara berurutan agar data yang di berikan sesuai dengan rencana penggunaan TKA.
Menentukan Jenis Pekerjaan
Pertama, perusahaan menentukan apakah pekerjaan yang akan di lakukan TKA memang termasuk audit, kendali mutu produksi, atau inspeksi.
Selanjutnya, perusahaan menentukan jabatan, jumlah TKA, lokasi kerja, serta jangka waktu pekerjaan.
Menyiapkan Dokumen
Kemudian, seluruh dokumen perusahaan dan TKA di persiapkan. Pada tahap ini, perusahaan perlu memastikan nama, nomor paspor, jabatan, lokasi kerja, serta periode pekerjaan tidak berbeda antara satu dokumen dengan dokumen lainnya.
Mengajukan melalui TKA Online
Setelah data dan dokumen siap, permohonan di ajukan melalui sistem TKA Online.
Berikutnya, dokumen akan di periksa dan di verifikasi sesuai ketentuan yang berlaku.
Penilaian Kelayakan
Apabila persyaratan telah terpenuhi, proses dapat di lanjutkan ke tahapan penilaian kelayakan sesuai mekanisme yang berlaku.
Dengan demikian, perusahaan perlu memastikan pihak yang bertanggung jawab memahami rencana penggunaan TKA dan dapat memberikan penjelasan apabila di perlukan.
Penerbitan Pengesahan RPTKA
Setelah permohonan dinyatakan memenuhi ketentuan, Pengesahan RPTKA dapat di terbitkan sesuai hasil proses yang dilakukan.
Setelah itu, perusahaan dapat melanjutkan proses administratif lain yang berkaitan dengan penggunaan TKA dan keimigrasian sesuai kebutuhan.
Berapa Lama Masa Penggunaan TKA?
Karena audit, kendali mutu produksi, dan inspeksi termasuk kategori pekerjaan bersifat sementara, jangka waktu penggunaannya perlu di sesuaikan dengan karakter pekerjaan dan ketentuan RPTKA yang di sahkan.
Oleh sebab itu, perusahaan tidak sebaiknya mencantumkan periode pekerjaan secara sembarangan. Jangka waktu harus di sesuaikan dengan kebutuhan kegiatan serta dokumen pendukung yang tersedia.
Selain itu, pekerjaan sementara tidak boleh di gunakan sebagai dasar untuk menjalankan TKA pada pekerjaan yang berbeda dari RPTKA.
Hal yang Harus Di perhatikan Perusahaan
Ada beberapa hal yang sebaiknya di periksa sebelum TKA mulai bekerja.
- Jabatan TKA harus sesuai dengan RPTKA.
- Jenis pekerjaan harus sesuai dengan kegiatan yang di ajukan.
- Lokasi kerja harus sesuai dengan data permohonan.
- Jangka waktu penggunaan harus di perhatikan.
- Data paspor TKA harus benar dan masih berlaku.
- Dokumen perusahaan harus konsisten.
- Kegiatan TKA harus sesuai dengan tujuan penggunaan yang di sahkan.
- Perusahaan harus memenuhi kewajiban pelaporan penggunaan TKA sesuai ketentuan.
Dengan demikian, RPTKA bukan hanya dokumen administratif. Pengesahan tersebut juga menjadi dasar penting untuk memastikan kegiatan TKA berjalan sesuai dengan rencana yang telah di ajukan.
Kesalahan yang Sering Terjadi
Dalam praktiknya, beberapa kesalahan dapat menghambat proses pengajuan RPTKA.
Kesalahan pertama adalah memilih jenis pekerjaan yang tidak sesuai dengan kegiatan sebenarnya. Selanjutnya, terdapat pula kesalahan pada jabatan, lokasi kerja, periode penggunaan, atau data paspor TKA.
Selain itu, dokumen pendukung yang belum lengkap juga dapat menyebabkan proses harus diperbaiki kembali.
Karena itu, perusahaan sebaiknya melakukan pemeriksaan dokumen secara menyeluruh sebelum mengajukan permohonan.
FAQ RPTKA untuk Audit, Kendali Mutu Produksi dan Inspeksi
Apakah audit termasuk pekerjaan sementara untuk RPTKA?
Ya. Audit pada cabang perusahaan di Indonesia termasuk salah satu kegiatan yang dapat menggunakan RPTKA untuk pekerjaan bersifat sementara sesuai ketentuan yang berlaku.
Apakah kendali mutu produksi dapat menggunakan TKA?
Ya, kendali mutu produksi termasuk kategori kegiatan yang dapat di ajukan dalam RPTKA pekerjaan bersifat sementara apabila memenuhi persyaratan.
Apakah inspeksi termasuk pekerjaan yang dapat menggunakan RPTKA?
Ya. Inspeksi pada cabang perusahaan di Indonesia termasuk kegiatan yang tercantum dalam kategori pekerjaan bersifat sementara.
Apakah TKA boleh bekerja di luar jabatan dalam RPTKA?
Tidak seharusnya. Pekerjaan TKA perlu di sesuaikan dengan jabatan dan rencana penggunaan yang tercantum dalam Pengesahan RPTKA.
Apakah RPTKA langsung memberikan izin tinggal kepada TKA?
Tidak. RPTKA merupakan bagian dari proses penggunaan TKA. Proses visa dan izin tinggal tetap mengikuti ketentuan keimigrasian yang berlaku.
Jasa Pengurusan RPTKA Audit, Kendali Mutu dan Inspeksi
Pengurusan RPTKA untuk kegiatan audit, kendali mutu produksi, dan inspeksi membutuhkan ketelitian dalam menentukan kategori pekerjaan, jabatan, lokasi, periode penggunaan, serta dokumen pendukung.
PT Jangkar – Global Groups dapat membantu perusahaan dalam persiapan dokumen, pemeriksaan data TKA, pengajuan melalui TKA Online, pendampingan proses, hingga membantu memastikan administrasi penggunaan TKA tersusun dengan lebih terarah.
Konsultasi Jenis Pengesahan RPTKA Sekarang!