Pengesahan RPTKA untuk pekerjaan bersifat sementara di gunakan ketika perusahaan membutuhkan Tenaga Kerja Asing (TKA) untuk kegiatan yang sifatnya terbatas, tertentu, atau tidak berlangsung secara permanen. Kategori ini berbeda dari RPTKA untuk pekerjaan lebih dari 6 bulan karena masa berlakunya paling lama 6 bulan dan tidak dapat di perpanjang.
Karena itu, perusahaan perlu memastikan sejak awal bahwa pekerjaan yang di lakukan TKA memang termasuk kategori pekerjaan sementara. Selain itu, data pekerjaan, jangka waktu, lokasi kerja, serta dokumen pendukung harus di siapkan sesuai ketentuan sebelum permohonan di ajukan melalui TKA Online.
Baca Juga : Jenis Bentuk Pengesahan RPTKA yang Dimohonkan bagi WNA
Apa Itu Pengesahan RPTKA untuk Pekerjaan Bersifat Sementara?
Pengesahan RPTKA untuk pekerjaan bersifat sementara merupakan persetujuan penggunaan TKA untuk kegiatan tertentu yang memiliki karakter sementara.
Berdasarkan ketentuan yang berlaku, kategori ini mencakup beberapa jenis kegiatan, seperti pembuatan film komersial yang telah memperoleh izin dari instansi berwenang, audit atau kendali mutu produksi, inspeksi pada cabang perusahaan di Indonesia untuk jangka waktu lebih dari 1 bulan, pemasangan mesin, pekerjaan elektrikal, layanan purna jual, produk dalam masa penjajakan usaha, usaha jasa impresariat, serta pekerjaan yang sekali selesai atau berlangsung kurang dari 6 bulan.
Dengan demikian, perusahaan tidak dapat memilih kategori RPTKA sementara hanya karena masa kerja TKA di buat singkat. Jenis pekerjaan dan karakter kegiatannya juga perlu sesuai dengan kategori yang di tetapkan.
Berapa Lama RPTKA Pekerjaan Sementara Berlaku?
Pengesahan RPTKA untuk pekerjaan bersifat sementara di berikan paling lama 6 bulan.
Namun demikian, RPTKA dalam kategori ini tidak dapat di perpanjang. Oleh karena itu, perusahaan harus menentukan jangka waktu penggunaan TKA dengan mempertimbangkan durasi pekerjaan yang sebenarnya.
Apabila pekerjaan selesai sebelum masa berlaku berakhir, perusahaan tetap perlu memperhatikan kewajiban pelaporan sesuai ketentuan. Sebaliknya, apabila perusahaan masih membutuhkan TKA setelah periode tersebut, perusahaan tidak dapat sekadar memperpanjang RPTKA sementara yang sama.
Dengan kata lain, perusahaan perlu mengevaluasi kembali jenis dan kebutuhan penggunaan TKA apabila pekerjaan berlanjut setelah periode sementara selesai.
Jenis Pekerjaan yang Dapat Menggunakan RPTKA Sementara
Agar tidak salah memilih kategori, berikut beberapa jenis pekerjaan yang termasuk dalam ketentuan RPTKA sementara.
Pembuatan Film Komersial
RPTKA sementara dapat di gunakan untuk TKA yang terlibat dalam pembuatan film yang bersifat komersial dan telah mendapatkan izin dari instansi yang berwenang.
Dalam kondisi tersebut, perusahaan atau pihak yang bertanggung jawab terhadap produksi perlu menyesuaikan periode penggunaan TKA dengan jadwal kegiatan.
Selain itu, dokumen yang berkaitan dengan kegiatan produksi perlu di siapkan agar alasan penggunaan TKA dapat di jelaskan secara jelas.
Audit, Kendali Mutu Produksi dan Inspeksi
Pekerjaan audit, kendali mutu produksi, atau inspeksi pada cabang perusahaan di Indonesia juga termasuk kategori pekerjaan sementara apabila memenuhi ketentuan.
Khusus untuk kategori ini, regulasi menyebutkan kegiatan pada cabang perusahaan di Indonesia untuk jangka waktu lebih dari 1 bulan.
Karena itu, perusahaan perlu menjelaskan tujuan kedatangan TKA, jenis kegiatan yang di lakukan, lokasi pekerjaan, serta jangka waktu pelaksanaan.
Pemasangan Mesin dan Pekerjaan Elektrikal
Selanjutnya, pekerjaan yang berhubungan dengan pemasangan mesin atau elektrikal dapat menggunakan RPTKA sementara sesuai ketentuan.
Kategori ini umumnya berkaitan dengan kebutuhan teknis tertentu yang tidak berlangsung sebagai pekerjaan rutin jangka panjang.
Selain pemasangan mesin dan elektrikal, ketentuan juga mencakup layanan purna jual atau produk dalam masa penjajakan usaha.
Dengan demikian, perusahaan perlu menjelaskan pekerjaan secara spesifik agar kategori yang di pilih sesuai dengan kegiatan TKA.
Usaha Jasa Impresariat
Usaha jasa impresariat juga termasuk dalam kategori pekerjaan bersifat sementara.
Karena karakter usaha ini dapat berkaitan dengan kegiatan tertentu dan melibatkan tenaga kerja asing dalam periode terbatas, perusahaan perlu menyiapkan data kegiatan serta dokumen pendukung sesuai persyaratan.
Selanjutnya, pengajuan tetap di lakukan melalui mekanisme TKA Online.
Pekerjaan Sekali Selesai
Pekerjaan yang hanya di lakukan satu kali juga termasuk kategori yang dapat menggunakan RPTKA sementara.
Contohnya adalah kegiatan yang memiliki tujuan spesifik dan selesai setelah pekerjaan tersebut mencapai hasil yang di tetapkan.
Selain itu, pekerjaan yang berlangsung kurang dari 6 bulan juga dapat termasuk kategori pekerjaan sementara sesuai ketentuan.
Syarat Pengajuan RPTKA Pekerjaan Sementara
Setelah jenis pekerjaan di pastikan sesuai, perusahaan perlu menyiapkan data dan dokumen untuk pengajuan.
Data yang perlu di isi dalam TKA Online meliputi:
- Identitas Pemberi Kerja TKA
- Alasan penggunaan TKA
- Jabatan yang akan di duduki TKA
- Jumlah TKA
- Jangka waktu penggunaan TKA
- Lokasi kerja TKA
Selanjutnya, perusahaan juga perlu mengunggah dokumen persyaratan.
Dokumen tersebut meliputi:
- Surat permohonan Pengesahan RPTKA
- Surat tugas atau surat kuasa dari pimpinan Pemberi Kerja TKA
- NIB dan/atau izin usaha Pemberi Kerja TKA
- Akta dan keputusan pengesahan pendirian dan/atau perubahan dari instansi berwenang
- Bukti wajib lapor ketenagakerjaan di perusahaan
- Dokumen domisili Pemberi Kerja TKA
- Rancangan perjanjian kerja atau perjanjian lainnya
Dengan demikian, perusahaan sebaiknya tidak hanya menyiapkan dokumen TKA, tetapi juga memastikan dokumen perusahaan telah tersedia sebelum pengajuan.
Dokumen Perjanjian Kerja yang Perlu Di perhatikan
Rancangan perjanjian kerja atau perjanjian lainnya menjadi salah satu dokumen yang di unggah dalam permohonan.
Oleh karena itu, isi perjanjian perlu menggambarkan pekerjaan yang memang akan di lakukan TKA.
Beberapa informasi penting yang sebaiknya tercantum antara lain:
- Nama dan alamat Pemberi Kerja TKA
- Jenis usaha
- Identitas TKA
- Jabatan atau jenis pekerjaan
- Tempat pekerjaan
- Besaran upah dan cara pembayaran
- Hak dan kewajiban para pihak
- Jangka waktu perjanjian
- Tempat dan tanggal perjanjian
- Tanda tangan para pihak
Dengan adanya kesesuaian tersebut, data dalam perjanjian dapat mendukung informasi yang di masukkan dalam TKA Online.
Cara Mengajukan RPTKA Pekerjaan Sementara
Pengajuan di lakukan secara daring melalui TKA Online.
Pertama, perusahaan perlu memastikan bahwa pekerjaan TKA termasuk salah satu kategori pekerjaan sementara.
Selanjutnya, perusahaan menentukan jabatan, jumlah TKA, lokasi kerja, serta periode penggunaan.
Kemudian, seluruh data di masukkan ke dalam aplikasi TKA Online.
Setelah itu, dokumen persyaratan di unggah sesuai kolom dan kategori yang tersedia.
Berikutnya, permohonan di periksa untuk memastikan data dan dokumen telah lengkap dan sesuai.
Apabila terdapat kekurangan, perusahaan perlu melakukan perbaikan sesuai pemberitahuan yang di terima melalui sistem.
Sebaliknya, apabila permohonan telah lengkap dan memenuhi ketentuan, proses dapat di lanjutkan ke tahapan penilaian kelayakan sesuai mekanisme yang berlaku.
Dengan demikian, perusahaan sebaiknya memeriksa dokumen secara menyeluruh sebelum menekan tombol pengajuan agar proses tidak terhambat oleh kesalahan administratif.
Penilaian Kelayakan RPTKA Sementara
Penilaian kelayakan di lakukan setelah permohonan di nyatakan lengkap dan benar.
Dalam proses ini, perusahaan perlu memahami alasan penggunaan TKA dan pekerjaan yang akan di lakukan.
Selain itu, informasi mengenai jabatan, jumlah TKA, jangka waktu, dan lokasi kerja harus konsisten dengan dokumen yang telah di sampaikan.
Penilaian kelayakan di lakukan melalui tatap muka secara daring sesuai mekanisme yang di tetapkan.
Selanjutnya, hasil penilaian kelayakan di terbitkan paling lama 2 hari kerja sejak penilaian di nyatakan layak.
Karena itu, perusahaan sebaiknya mempersiapkan pihak yang memahami kebutuhan penggunaan TKA agar dapat memberikan informasi secara tepat selama proses penilaian.
Apakah RPTKA Sementara Di kenakan DKPTKA?
RPTKA untuk pekerjaan bersifat sementara memiliki ketentuan DKPTKA yang berbeda dari beberapa kategori RPTKA lainnya.
Pada dasarnya, kategori pekerjaan sementara termasuk salah satu kategori yang mendapatkan perlakuan khusus dalam pembayaran DKPTKA sesuai ketentuan.
Namun, perusahaan tetap perlu memperhatikan pemberitahuan dan status kewajiban pembayaran pada permohonan yang di ajukan.
Dengan demikian, perusahaan sebaiknya tidak menentukan status pembayaran hanya berdasarkan jenis pekerjaan secara umum. Pemeriksaan kategori dan pemberitahuan pada sistem tetap di perlukan.
Perbedaan RPTKA Sementara dan RPTKA Lebih dari 6 Bulan
Perbedaan paling utama terdapat pada karakter pekerjaan dan jangka waktu penggunaan TKA.
RPTKA pekerjaan sementara di berikan paling lama 6 bulan dan tidak dapat di perpanjang.
Sementara itu, RPTKA untuk pekerjaan lebih dari 6 bulan dapat di berikan paling lama 2 tahun dan dapat di perpanjang sesuai ketentuan.
Selain itu, jenis pekerjaan yang dapat menggunakan RPTKA sementara telah di tentukan secara khusus.
Oleh karena itu, perusahaan perlu melihat bukan hanya berapa lama TKA bekerja, tetapi juga jenis kegiatan yang di lakukan.
Kesalahan yang Sering Terjadi
Beberapa kesalahan dapat menyebabkan proses pengajuan menjadi lebih lama.
Pertama, perusahaan memilih RPTKA sementara hanya karena masa kerja TKA kurang dari 6 bulan tanpa memastikan karakter pekerjaannya sesuai.
Kedua, jabatan TKA tidak sesuai dengan pekerjaan yang di jelaskan dalam permohonan.
Ketiga, lokasi kerja berbeda antara sistem dan dokumen.
Keempat, jangka waktu dalam perjanjian kerja tidak sesuai dengan periode yang di ajukan.
Kelima, dokumen perusahaan belum lengkap.
Selain itu, perusahaan terkadang tidak memeriksa apakah kegiatan membutuhkan izin tambahan dari instansi lain.
Karena itu, pemeriksaan jenis pekerjaan dan dokumen pendukung sebaiknya di lakukan sebelum pengajuan.
Checklist Pengajuan RPTKA Sementara
Sebelum mengajukan permohonan, perusahaan dapat menggunakan checklist berikut:
- Jenis pekerjaan sudah di pastikan termasuk pekerjaan sementara
- Jangka waktu penggunaan TKA sudah di tentukan
- Jabatan TKA sudah sesuai
- Jumlah TKA sudah sesuai
- Lokasi kerja sudah jelas
- Alasan penggunaan TKA sudah di siapkan
- Surat permohonan tersedia
- Surat tugas atau kuasa tersedia
- NIB atau izin usaha tersedia
- Akta perusahaan tersedia
- Bukti wajib lapor ketenagakerjaan tersedia
- Dokumen domisili tersedia
- Rancangan perjanjian kerja tersedia
- Data dalam sistem sesuai dengan dokumen
- Izin kegiatan tambahan tersedia apabila di perlukan
- Seluruh dokumen dapat di baca dengan jelas
Dengan checklist tersebut, perusahaan dapat melakukan pemeriksaan sebelum permohonan di kirim.
FAQ RPTKA untuk Pekerjaan Bersifat Sementara
Apa yang di maksud RPTKA pekerjaan sementara?
RPTKA pekerjaan sementara adalah Pengesahan RPTKA untuk kegiatan tertentu yang bersifat sementara, seperti pembuatan film komersial, audit, kendali mutu produksi, inspeksi, pemasangan mesin, pekerjaan elektrikal, layanan purna jual, usaha jasa impresariat, serta pekerjaan sekali selesai atau kurang dari 6 bulan sesuai ketentuan.
Berapa lama RPTKA pekerjaan sementara berlaku?
Pengesahan RPTKA untuk pekerjaan bersifat sementara di berikan paling lama 6 bulan.
Apakah RPTKA pekerjaan sementara dapat diperpanjang?
Tidak. RPTKA pekerjaan bersifat sementara tidak dapat di perpanjang.
Apakah pekerjaan kurang dari 6 bulan selalu menggunakan RPTKA sementara?
Tidak selalu. Perusahaan tetap perlu melihat karakter pekerjaan dan memastikan pekerjaan tersebut termasuk kategori yang di tentukan untuk RPTKA sementara.
Apakah pembuatan film komersial dapat menggunakan RPTKA sementara?
Ya, apabila kegiatan tersebut merupakan pembuatan film yang bersifat komersial dan telah memperoleh izin dari instansi yang berwenang.
Apakah pemasangan mesin termasuk pekerjaan sementara?
Ya. Pekerjaan yang berhubungan dengan pemasangan mesin termasuk salah satu kategori pekerjaan sementara sesuai ketentuan.
Apakah pengajuan RPTKA sementara di lakukan secara online?
Ya. Permohonan di sampaikan secara daring melalui TKA Online dengan mengisi data dan mengunggah dokumen yang di persyaratkan.
Jasa Pengurusan RPTKA Pekerjaan Sementara
Pengurusan RPTKA untuk pekerjaan bersifat sementara membutuhkan ketelitian karena perusahaan harus memastikan jenis kegiatan, periode penggunaan, jabatan TKA, serta dokumen yang di gunakan benar-benar sesuai.
PT Jangkar melalui Global Groups dapat membantu perusahaan menyiapkan dan mengurus Pengesahan RPTKA untuk pekerjaan sementara, mulai dari pemeriksaan kategori pekerjaan, pengecekan dokumen, pengisian data TKA Online, pengunggahan dokumen, hingga pendampingan proses verifikasi dan penilaian kelayakan.
Selain itu, pendampingan dapat membantu perusahaan menghindari kesalahan dalam menentukan jenis RPTKA, terutama ketika pekerjaan TKA hanya berlangsung beberapa bulan atau hanya di lakukan satu kali.
Dengan demikian, perusahaan dapat mempersiapkan penggunaan TKA untuk pekerjaan sementara secara lebih tertib dan sesuai dengan kebutuhan administrasi.
Konsultasi Jenis Pengesashan RPTKA Sekarang!