Foto visa di VFS Global merupakan salah satu bagian dari dokumen pengajuan yang perlu di perhatikan sebelum datang ke Visa Application Centre. Namun, ukuran dan spesifikasi foto tidak selalu sama untuk semua negara atau jenis visa. Persyaratan mengikuti ketentuan otoritas visa yang memproses aplikasi.
Sebagai contoh, VFS untuk pengajuan visa Norwegia di Indonesia mencantumkan ukuran 35 × 45 mm, dengan panjang kepala 30–36 mm, foto berwarna, dan latar belakang terang. Sementara itu, beberapa layanan visa Italia juga mencantumkan dua foto berwarna terbaru berukuran 35 × 45 mm dengan latar putih atau warna terang dan mengikuti standar ICAO.
Oleh karena itu, pemohon sebaiknya tidak hanya mengandalkan ukuran foto visa yang umum di gunakan. Periksa checklist dan ketentuan foto untuk negara serta kategori visa yang di ajukan.
Baca Juga : VFS Global Pengertian, Fungsi, Cara Daftar, Syarat, Biaya, Proses
Berapa Ukuran Foto Visa di VFS Global?
Tidak ada satu ukuran foto yang berlaku untuk seluruh pengajuan visa melalui VFS Global. Ukurannya di tentukan berdasarkan persyaratan negara tujuan.
Namun demikian, ukuran 35 × 45 mm merupakan salah satu format yang banyak di gunakan. Misalnya, VFS untuk visa Norwegia di Indonesia menetapkan foto berukuran 35 × 45 mm. Panjang kepala yang di ukur dari dagu sampai bagian atas rambut juga harus berada pada rentang 30–36 mm.
Untuk visa Italia di Indonesia, VFS juga mencantumkan foto terbaru berukuran 35 × 45 mm dengan latar belakang putih atau warna terang serta mengikuti standar ICAO.
Dengan demikian, 35 × 45 mm dapat menjadi ukuran yang umum, tetapi bukan berarti otomatis berlaku untuk semua visa.
Ketentuan Foto Visa yang Perlu Di perhatikan
Selain ukuran, ada beberapa aspek foto yang biasanya harus di perhatikan. Ketentuan detail tetap mengikuti checklist resmi aplikasi.
Wajah Harus Terlihat Jelas
Foto harus memperlihatkan wajah secara penuh dan jelas. Pada ketentuan VFS tertentu, pemohon tidak di perbolehkan menggunakan kacamata hitam atau kacamata dengan lensa berwarna. Wajah juga harus terlihat tanpa rambut yang menutupi bagian mata.
Karena itu, sebelum mengambil foto, pastikan mata, hidung, mulut, dan bentuk wajah dapat terlihat dengan jelas.
Latar Belakang Foto
Latar belakang juga menjadi bagian penting dari spesifikasi. Untuk visa Norwegia, VFS Indonesia menyebutkan bahwa foto harus berwarna dan menggunakan latar belakang warna terang.
Sementara itu, ketentuan visa Italia yang tersedia melalui VFS Indonesia mencantumkan latar belakang putih atau warna terang.
Oleh sebab itu, hindari latar belakang yang terlalu gelap, bermotif, atau memiliki bayangan yang kuat apabila tidak di perbolehkan oleh ketentuan visa.
Foto Harus Terbaru
Foto yang di gunakan untuk aplikasi visa biasanya harus merupakan foto terbaru dan menggambarkan penampilan pemohon saat mengajukan aplikasi.
Jangan menggunakan foto lama apabila penampilan sudah berubah secara signifikan. Selain itu, jangan mengedit foto secara berlebihan karena foto harus tetap merepresentasikan wajah pemohon secara wajar.
Posisi Wajah Menghadap Kamera
Pemohon umumnya harus menghadap kamera secara langsung dengan posisi wajah tegak. Foto tidak sebaiknya menggunakan posisi kepala miring atau menoleh.
Tujuannya adalah memastikan wajah dapat di kenali dan di proses sesuai standar identifikasi yang di gunakan dalam aplikasi visa.
Apakah Boleh Menggunakan Kacamata?
Penggunaan kacamata bergantung pada ketentuan visa yang di ajukan. Namun, kacamata hitam dan kacamata dengan lensa berwarna umumnya tidak di perbolehkan dalam proses foto biometrik tertentu. VFS juga menyebutkan bahwa wajah harus terlihat jelas.
Karena itu, apabila tidak ada kebutuhan khusus, menggunakan foto tanpa kacamata dapat membantu menghindari masalah terkait keterlihatan wajah.
Jika pemohon memang membutuhkan kacamata karena alasan medis, periksa aturan khusus negara tujuan sebelum mencetak foto.
Apakah Boleh Menggunakan Hijab atau Penutup Kepala?
Penutup kepala tidak selalu di larang. Pada ketentuan VFS tertentu, penutup kepala dapat di perbolehkan apabila di gunakan karena alasan agama atau medis, selama wajah tetap terlihat jelas.
Dengan demikian, pemohon yang menggunakan hijab atau penutup kepala tidak otomatis harus melepasnya. Namun, bagian wajah yang di perlukan untuk identifikasi tetap harus terlihat sesuai ketentuan foto visa.
Foto Visa dan Foto Biometrik Apakah Sama?
Foto yang di serahkan sebagai dokumen dan foto yang di ambil saat proses biometrik dapat berkaitan, tetapi keduanya tidak selalu merupakan hal yang sama.
Pada beberapa pusat VFS, pemohon menyerahkan foto fisik sesuai checklist sekaligus menjalani pengambilan foto digital sebagai bagian dari biometrik. VFS menjelaskan bahwa dalam proses biometrik tertentu, foto digital dapat di ambil bersama pemindaian sidik jari.
Namun, apakah foto fisik tetap wajib di serahkan bergantung pada negara dan jenis visa. Misalnya, VFS Norwegia di Indonesia secara khusus menyatakan pemohon harus menyerahkan satu pas foto sesuai spesifikasi.
Oleh karena itu, jangan berasumsi bahwa foto biometrik otomatis menggantikan pas foto yang tercantum dalam checklist.
Apakah Bisa Foto Visa Langsung di VFS Global?
Pada beberapa pusat aplikasi, VFS menyediakan layanan foto sebagai layanan tambahan. VFS mencantumkan layanan Photobooth yang di tujukan untuk membantu pemohon mendapatkan foto sesuai spesifikasi aplikasi visa.
Namun, ketersediaan layanan tersebut dapat berbeda berdasarkan lokasi dan pusat aplikasi. Karena itu, jika ingin menggunakan layanan foto di VFS, periksa terlebih dahulu apakah layanan tersedia di pusat aplikasi yang akan di kunjungi.
Meskipun layanan foto tersedia, tetap lebih baik mengetahui spesifikasi yang di wajibkan agar tidak salah kategori atau format.
Kesalahan Foto Visa yang Sering Terjadi
Beberapa masalah dapat muncul karena pemohon hanya memperhatikan ukuran foto tanpa memeriksa persyaratan lainnya.
Misalnya, foto sudah berukuran 35 × 45 mm, tetapi latar belakang tidak sesuai. Begitu juga dengan foto yang wajahnya terlalu kecil, pencahayaan tidak merata, terdapat bayangan, atau menggunakan aksesori yang menghalangi wajah.
Selain itu, pemohon terkadang membawa foto yang sebenarnya sesuai untuk paspor Indonesia, tetapi belum tentu sesuai dengan persyaratan visa negara tujuan.
Dengan demikian, ukuran saja tidak cukup. Ukuran, latar belakang, posisi wajah, pencahayaan, kualitas foto, dan aturan aksesori harus di periksa secara keseluruhan.
Cara Menyiapkan Foto Visa Sebelum Appointment VFS
Sebelum datang ke VFS Global, pertama-tama periksa checklist resmi untuk kategori visa yang di pilih. Kemudian, pastikan apakah foto fisik di perlukan dan berapa jumlah yang di minta.
Selanjutnya, berikan spesifikasi tersebut kepada studio foto dan sebutkan bahwa foto di gunakan untuk aplikasi visa. Setelah foto selesai, periksa kembali ukuran, latar belakang, posisi wajah, dan kualitas cetak.
Jika aplikasi membutuhkan foto digital, pastikan pula format file dan ukuran digitalnya sesuai dengan instruksi aplikasi online.
Setelah semuanya sesuai, simpan foto dengan baik dan jangan melipat atau merusaknya sebelum di serahkan.
Apakah Foto yang Salah Bisa Menyebabkan Masalah?
Ya, foto yang tidak sesuai spesifikasi dapat menyebabkan dokumen perlu di perbaiki atau foto baru di minta. Dalam informasi visa Norwegia, VFS secara tegas menyatakan aplikasi tidak di terima apabila foto tidak memenuhi format yang di tentukan.
Karena itu, jangan menganggap foto sebagai dokumen tambahan yang tidak penting. Meskipun terlihat sederhana, foto merupakan bagian dari persyaratan aplikasi dan dapat berkaitan dengan proses identifikasi serta biometrik.
Tips Foto Visa di VFS Global
Agar lebih aman, lakukan pemeriksaan berikut sebelum appointment:
A. Periksa ukuran foto sesuai negara dan jenis visa.
B. Pastikan foto terbaru dan berwarna apabila di wajibkan.
C. Gunakan latar belakang sesuai ketentuan.
D. Pastikan wajah menghadap kamera dan terlihat jelas.
E. Hindari kacamata hitam atau lensa berwarna.
F. Pastikan rambut tidak menutupi mata.
G. Gunakan penutup kepala hanya sesuai ketentuan yang berlaku.
H. Periksa apakah jumlah foto sudah sesuai checklist.
I. Jangan mengedit wajah secara berlebihan.
J. Simpan foto agar tidak terlipat atau rusak.
Dengan persiapan tersebut, risiko membawa foto yang tidak sesuai dapat di kurangi.
Layanan Jasa Agen Pengajuan Visa
PT Jangkar Global Groups dapat membantu mempersiapkan administrasi pengajuan visa, termasuk pemeriksaan persyaratan foto berdasarkan negara dan kategori visa yang di pilih. Layanan juga dapat mencakup pengecekan dokumen, bantuan pengisian formulir, pembuatan appointment, serta pendampingan administratif.
Namun, spesifikasi foto tetap harus mengikuti ketentuan resmi dari negara dan otoritas visa yang menangani aplikasi.
FAQ Foto Visa di VFS Global
Berapa ukuran foto visa di VFS Global?
Ukuran foto berbeda berdasarkan negara dan jenis visa. Ukuran 35 × 45 mm merupakan salah satu format yang umum di gunakan, termasuk pada beberapa layanan visa Norwegia dan Italia di Indonesia.
Apakah foto 3×4 bisa di gunakan untuk visa?
Belum tentu. Foto 3×4 tidak otomatis memenuhi persyaratan visa karena ukuran dan proporsi foto harus mengikuti ketentuan negara tujuan.
Apakah foto visa harus berlatar belakang putih?
Tidak selalu. Beberapa layanan meminta latar belakang putih, sedangkan lainnya menyebutkan warna terang. Karena itu, ikuti spesifikasi yang tercantum dalam checklist visa.
Apakah boleh memakai kacamata saat foto visa?
Ketentuannya berbeda, tetapi kacamata hitam dan lensa berwarna umumnya tidak di perbolehkan pada foto biometrik tertentu.
Apakah bisa foto langsung di VFS Global?
Pada beberapa pusat VFS tersedia layanan foto atau photobooth sebagai layanan tambahan. Ketersediaannya perlu di periksa berdasarkan pusat aplikasi yang di gunakan.
Apakah foto fisik tetap di perlukan jika sudah melakukan biometrik?
Tidak selalu. Beberapa layanan tetap meminta pas foto fisik, sedangkan layanan lainnya dapat menggunakan foto digital yang di ambil saat biometrik. Ketentuannya mengikuti negara dan kategori visa.
Konsultasi VFS Global Sekarang!