Cara Mengurus Marriage Notice di Inggris untuk WNI merupakan informasi penting bagi Warga Negara Indonesia yang berencana menikah dengan warga negara Inggris maupun pasangan sesama WNI di negara tersebut. Marriage Notice menjadi salah satu tahapan administrasi yang wajib calon pengantin pahami sebelum melangsungkan pernikahan secara resmi. Melalui proses ini, pasangan menyampaikan pemberitahuan hukum kepada otoritas pencatatan pernikahan mengenai rencana pernikahan mereka.
Bagi WNI, proses pengurusan Marriage Notice membutuhkan persiapan yang lebih teliti karena melibatkan dokumen identitas, status perkawinan, alamat tempat tinggal, dan ketentuan keimigrasian. Selain itu, calon pengantin juga harus memastikan jenis visa yang mereka gunakan sesuai dengan tujuan pernikahan.
Oleh karena itu, memahami prosedur Marriage Notice sejak awal akan membantu pasangan menghindari kesalahan administrasi. Dengan begitu, pasangan dapat merencanakan tanggal pernikahan, mempersiapkan dokumen, dan mengikuti seluruh tahapan sesuai aturan pemerintah Inggris.
Baca Juga : Panduan Lengkap Pernikahan di Inggris bagi WNI: Syarat Prosedur
1. Apa Itu Marriage Notice di Inggris?

Marriage Notice merupakan pemberitahuan resmi yang calon pengantin sampaikan kepada petugas pencatatan pernikahan atau Register Office sebelum melangsungkan pernikahan. Dalam proses ini, kedua calon pengantin menyatakan secara hukum bahwa mereka berniat menikah dan memenuhi persyaratan yang berlaku.
Baca Juga : Syarat Menikah di Inggris untuk Warga Negara Indonesia
Di England dan Wales, setiap pasangan harus memberikan Marriage Notice sebelum melaksanakan upacara pernikahan. Petugas kemudian memeriksa identitas, status perkawinan, dan dokumen pendukung untuk memastikan tidak ada halangan hukum yang menghambat pernikahan.
Selain itu, Marriage Notice membantu pemerintah memeriksa apakah rencana pernikahan memenuhi ketentuan hukum. Jika salah satu calon pengantin merupakan warga negara asing, proses pemeriksaan juga dapat melibatkan otoritas imigrasi Inggris atau Home Office.
Namun, perlu di pahami bahwa Marriage Notice tidak sama dengan Marriage Certificate. Marriage Notice merupakan pemberitahuan sebelum pernikahan, sedangkan Marriage Certificate merupakan dokumen resmi yang pasangan peroleh setelah melangsungkan pernikahan dan menyelesaikan pencatatannya.
Baca Juga : Marriage Visitor Visa UK untuk WNI yang Ingin Menikah di Inggris
2. Siapa yang Harus Mengurus Marriage Notice?
Pada dasarnya, pasangan yang ingin menikah secara hukum di England dan Wales harus mengikuti prosedur pemberian Marriage Notice. Ketentuan ini juga berlaku bagi WNI yang ingin menikah dengan warga negara Inggris atau warga negara asing lainnya.
Baca Juga : CNI UK untuk WNI yang Ingin Menikah di Indonesia
Beberapa kondisi yang memerlukan pengurusan Marriage Notice antara lain:
- WNI yang ingin menikah dengan warga negara Inggris.
- WNI yang ingin menikah dengan warga negara asing selain Inggris.
- Pasangan sesama WNI yang berencana melangsungkan pernikahan secara hukum di Inggris.
- WNI yang tinggal atau bekerja di Inggris dan ingin menikah dengan pasangannya.
- Pasangan yang datang ke Inggris khusus untuk melangsungkan pernikahan menggunakan visa yang sesuai.
Selain kewajiban memberikan pemberitahuan, pasangan juga harus memenuhi ketentuan tempat tinggal dan keimigrasian.
Baca Juga : Jasa Apostille Marriage Certificate UK Digunakan di Indonesia
Khusus England dan Wales, calon pengantin umumnya harus tinggal di distrik pencatatan tempat mereka memberikan notice selama minimal tujuh hari berturut-turut sebelum mengajukan pemberitahuan. Jika salah satu pasangan merupakan warga negara dari luar Inggris atau Irlandia dan tidak termasuk kategori pengecualian, keduanya harus memberikan notice secara bersama di Register Office pada distrik tempat salah satu pasangan tinggal.
Dengan demikian, WNI perlu memeriksa ketentuan tempat tinggal sebelum menentukan jadwal kunjungan ke Register Office.
Baca Juga : Jasa Penerjemah Tersumpah Marriage Certificate UK
3. Syarat Mengurus Marriage Notice bagi WNI
Sebelum mengajukan Marriage Notice, calon pengantin perlu mempersiapkan sejumlah dokumen. Kelengkapan dokumen membantu petugas memeriksa identitas dan status hukum kedua calon pengantin.
Baca Juga : Perbedaan Civil Marriage dan Religious Marriage di Inggris
Berikut persyaratan umum yang perlu WNI perhatikan:
a. Paspor yang masih berlaku
Paspor menjadi dokumen utama untuk membuktikan identitas dan kewarganegaraan. Pastikan nama, tanggal lahir, serta informasi pribadi pada paspor sesuai dengan dokumen lainnya.
b. Visa atau bukti status keimigrasian
WNI perlu menunjukkan visa atau bukti status imigrasi yang memberikan izin untuk memberikan Marriage Notice dan melangsungkan pernikahan. Dokumen ini penting karena pemerintah Inggris menerapkan pemeriksaan khusus bagi warga negara asing.
Baca Juga : Cara Mengurus Marriage Certificate UK Setelah Menikah
c. Bukti alamat tempat tinggal
Register Office memerlukan informasi alamat untuk menentukan distrik pencatatan yang berwenang. Pasangan dapat menyiapkan dokumen pendukung seperti tagihan listrik, tagihan air, rekening bank, surat keterangan tempat tinggal, atau dokumen lain sesuai ketentuan kantor setempat.
d. Informasi tempat pernikahan
Calon pengantin harus menentukan lokasi pernikahan sebelum memberikan notice. Informasi tempat ini penting karena Marriage Notice berkaitan dengan lokasi upacara yang akan pasangan gunakan.
Baca Juga : Cara Melaporkan Pernikahan di Inggris agar Diakui di Indonesia
e. Pasfoto terbaru
Untuk calon pengantin yang berasal dari luar Inggris atau Irlandia, otoritas England dan Wales meminta pasfoto ukuran paspor dari masing-masing pasangan.
f. Dokumen perubahan nama
Jika calon pengantin pernah mengganti nama, siapkan dokumen resmi yang menjelaskan perubahan tersebut. Contohnya, akta perubahan nama atau dokumen hukum lain yang dapat petugas terima.
Baca Juga : Biaya dan Lama Pengurusan Pernikahan di Inggris untuk WNI
g. Dokumen perkawinan sebelumnya
Jika WNI pernah menikah, siapkan dokumen perceraian, pembatalan perkawinan, atau akta kematian pasangan sebelumnya sesuai kondisi.
h. Terjemahan dokumen
Apabila dokumen menggunakan bahasa Indonesia, siapkan terjemahan bahasa Inggris yang memenuhi ketentuan Register Office. Sebaiknya, pasangan menanyakan format terjemahan yang di terima sebelum mengajukan permohonan.
Selain dokumen tersebut, petugas dapat meminta bukti tambahan berdasarkan status kewarganegaraan dan kondisi masing-masing calon pengantin.
4. Cara Mengurus Marriage Notice di Inggris untuk WNI
Setelah menyiapkan dokumen, pasangan dapat memulai proses pemberian Marriage Notice. Khusus England dan Wales, berikut tahapan yang perlu WNI ikuti.
Tahap 1: Menentukan lokasi pernikahan
Pertama, tentukan lokasi upacara pernikahan, baik di Register Office, tempat pernikahan berlisensi, maupun tempat ibadah yang memenuhi ketentuan hukum Inggris.
Pemilihan lokasi sangat penting karena pasangan harus mencantumkan tempat pernikahan ketika memberikan notice. Oleh sebab itu, jangan menentukan lokasi secara terburu-buru. Perubahan tempat setelah pemberian notice dapat mengharuskan pasangan mengulangi proses administrasi.
Tahap 2: Memastikan persyaratan tempat tinggal
Selanjutnya, pastikan kedua calon pengantin memenuhi ketentuan tempat tinggal. Di England dan Wales, calon pengantin umumnya harus tinggal di distrik pencatatan yang sesuai selama tujuh hari berturut-turut sebelum memberikan notice.
Apabila salah satu pasangan merupakan warga negara asing yang tunduk pada pengawasan imigrasi, keduanya harus datang bersama ke Register Office di distrik tempat salah satu pasangan tinggal.
Tahap 3: Menghubungi Register Office
Setelah menentukan lokasi dan memenuhi persyaratan tempat tinggal, hubungi Register Office untuk membuat janji temu. Tanyakan jadwal yang tersedia, biaya administrasi, dokumen asli yang harus di bawa, dan ketentuan khusus bagi WNI.
Selain itu, jelaskan status kewarganegaraan dan jenis visa yang di miliki. Informasi tersebut membantu petugas memberikan arahan sesuai kondisi pasangan.
Tahap 4: Menghadiri janji temu Marriage Notice
Pada hari janji temu, kedua calon pengantin perlu datang sesuai ketentuan yang berlaku. Bawa paspor, bukti alamat, visa, pasfoto, dan seluruh dokumen pendukung.
Petugas akan memeriksa identitas serta menanyakan informasi mengenai rencana pernikahan. Pasangan juga harus memberikan pernyataan resmi bahwa mereka berniat menikah dan tidak memiliki halangan hukum.
Tahap 5: Menjalani pemeriksaan Home Office jika di perlukan
Karena WNI merupakan warga negara asing, proses pemberian notice dapat melibatkan pemeriksaan imigrasi. Register Office dapat meneruskan informasi pasangan kepada Home Office sesuai ketentuan.
Jika Home Office memerlukan pemeriksaan tambahan, petugas dapat meminta informasi mengenai hubungan pasangan, riwayat perkenalan, rencana pernikahan, atau status keimigrasian.
Tahap 6: Menunggu persetujuan dan masa pemberitahuan
Setelah memberikan notice, pasangan harus menunggu sesuai ketentuan masa pemberitahuan. Jika tidak ada pemeriksaan tambahan, pernikahan di England dan Wales umumnya dapat berlangsung setelah minimal 29 hari.
Namun, jika Home Office melakukan pemeriksaan terhadap pasangan yang tunduk pada pengawasan imigrasi, masa tunggu dapat mencapai 70 hari.
Tahap 7: Melangsungkan pernikahan
Setelah masa tunggu selesai dan tidak ada halangan hukum, pasangan dapat melaksanakan upacara sesuai tanggal serta tempat yang tercantum dalam notice.
Dengan mengikuti tahapan tersebut, WNI dapat menyelesaikan proses Marriage Notice secara lebih terarah.
5. Berapa Lama Proses Marriage Notice di Inggris?
Waktu pengurusan Marriage Notice bergantung pada status kewarganegaraan, izin tinggal, kelengkapan dokumen, dan hasil pemeriksaan pihak berwenang.
Di England dan Wales, pasangan harus memberikan notice minimal 29 hari sebelum tanggal pernikahan. Artinya, calon pengantin tidak dapat langsung menikah pada hari yang sama ketika mereka mengajukan pemberitahuan.
Akan tetapi, bagi pasangan yang melibatkan warga negara asing dan memerlukan pemeriksaan Home Office, masa tunggu dapat mencapai 70 hari. Karena itu, WNI sebaiknya menyediakan waktu lebih panjang untuk mengantisipasi pemeriksaan tambahan.
Selain masa tunggu, pasangan juga perlu memperhitungkan waktu untuk mengurus visa, menerjemahkan dokumen, dan memenuhi persyaratan tempat tinggal.
Sebagai contoh, apabila pasangan merencanakan pernikahan pada bulan Agustus, sebaiknya mereka mulai mengurus visa dan dokumen beberapa bulan sebelumnya. Dengan demikian, keterlambatan administrasi tidak langsung mengganggu jadwal acara.
6. Biaya Pengurusan Marriage Notice
Biaya pengurusan Marriage Notice dapat berbeda menurut jenis layanan, lokasi Register Office, dan kebutuhan pemeriksaan dokumen.
Beberapa komponen biaya yang perlu pasangan perhitungkan meliputi:
- Biaya pemberian Marriage Notice untuk masing-masing calon pengantin.
- Biaya pemeriksaan dokumen perceraian luar negeri jika di perlukan.
- Biaya penerjemahan dokumen berbahasa Indonesia.
- Biaya visa sesuai jenis permohonan.
- Biaya perjalanan menuju Register Office.
- Biaya upacara pernikahan dan penerbitan Marriage Certificate.
Selain itu, beberapa kantor pencatatan mungkin menerapkan biaya tambahan untuk layanan tertentu. Oleh karena itu, pasangan sebaiknya meminta rincian biaya langsung kepada Register Office yang menangani permohonan mereka.
Jangan hanya menghitung biaya pemberian notice. Sebaliknya, buat anggaran keseluruhan agar seluruh kebutuhan administrasi dan pernikahan dapat terpenuhi.
7. Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Mengurus Marriage Notice
Dalam praktiknya, beberapa pasangan mengalami kendala karena kurang memahami prosedur administrasi. Berikut kesalahan yang sebaiknya WNI hindari:
- Datang ke Register Office tanpa membuat janji temu.
- Belum memenuhi ketentuan tujuh hari tempat tinggal di distrik terkait.
- Menggunakan Standard Visitor Visa untuk memberikan Marriage Notice.
- Tidak membawa dokumen asli yang petugas minta.
- Tidak menyiapkan pasfoto sesuai ketentuan.
- Menggunakan dokumen perceraian tanpa terjemahan yang sesuai.
- Belum menentukan tempat pernikahan ketika memberikan notice.
- Menganggap masa tunggu selalu 29 hari.
- Tidak memeriksa kesesuaian data pada paspor dan dokumen pendukung.
Selain itu, jangan memberikan informasi yang berbeda antara formulir, dokumen, dan jawaban kepada petugas. Ketidaksesuaian informasi dapat memicu pemeriksaan tambahan.
8. Apa yang Harus Di lakukan Setelah Marriage Notice?
Setelah menyelesaikan pemberian Marriage Notice dan memenuhi masa tunggu, pasangan dapat melanjutkan persiapan upacara pernikahan.
Pertama, pastikan lokasi dan tanggal pernikahan masih sesuai dengan informasi dalam notice. Kemudian, koordinasikan jadwal dengan Register Office atau pihak tempat upacara berlangsung.
Selanjutnya, siapkan saksi dan persyaratan upacara sesuai aturan setempat. Setelah upacara selesai, pasangan dapat mengurus Marriage Certificate sebagai bukti resmi pernikahan.
Bagi WNI, proses administrasi tidak berhenti sampai di situ. Pasangan juga perlu memperhatikan pelaporan perkawinan kepada KBRI London serta pencatatan pada instansi Indonesia yang berwenang.
Dokumen yang umumnya perlu di persiapkan meliputi Marriage Certificate, paspor, KTP, Kartu Keluarga, dan dokumen pendukung lainnya. Apabila di perlukan, pasangan juga perlu menyiapkan terjemahan dokumen.
Dengan demikian, pasangan dapat menjaga kelengkapan administrasi pernikahan di Inggris sekaligus memenuhi kewajiban pencatatan di Indonesia.
9. Tips agar Pengurusan Marriage Notice Berjalan Lancar
Agar proses administrasi berjalan lebih mudah, WNI dapat menerapkan beberapa langkah berikut:
- Pelajari aturan pernikahan sesuai wilayah tempat pasangan akan menikah.
- Tentukan lokasi pernikahan sebelum menghubungi Register Office.
- Periksa jenis visa dan izin keimigrasian sebelum berangkat.
- Siapkan dokumen asli beserta terjemahan yang di perlukan.
- Penuhi persyaratan tempat tinggal sebelum jadwal pemberian notice.
- Buat janji temu lebih awal untuk memperoleh jadwal yang sesuai.
- Siapkan anggaran untuk biaya administrasi dan dokumen tambahan.
- Sediakan waktu cadangan jika Home Office melakukan pemeriksaan.
- Simpan salinan seluruh dokumen untuk kebutuhan pencatatan di Indonesia.
Selain itu, pasangan sebaiknya meminta konfirmasi tertulis dari Register Office mengenai persyaratan yang harus mereka penuhi. Langkah tersebut membantu mengurangi risiko salah memahami informasi administrasi.
Cara mengurus Marriage Notice di Inggris untuk WNI membutuhkan persiapan yang matang, mulai dari menentukan lokasi pernikahan, memenuhi persyaratan tempat tinggal, menyiapkan paspor dan visa, hingga menghadiri janji temu di Register Office.
Khusus di England dan Wales, pasangan harus memberikan notice minimal 29 hari sebelum pernikahan. Namun, pemeriksaan tambahan oleh Home Office dapat memperpanjang masa tunggu hingga 70 hari. Oleh karena itu, WNI perlu mengatur jadwal dan melengkapi dokumen jauh sebelum tanggal pernikahan.
Selain mengurus Marriage Notice, pasangan juga perlu mempersiapkan pencatatan pernikahan setelah upacara berlangsung. Dengan memahami seluruh prosedur, WNI dapat menjalani proses pernikahan di Inggris secara lebih tertib dan mengurangi risiko kendala administrasi.
Konsultasi Pengurusan Dokumen Anda Sekarang