Perbedaan BST dan Buku Pelaut: Fungsi, Biaya, dan Kegunaannya

Siti Aidah

Perbedaan BST dan Buku Pelaut Fungsi Biaya dan Kegunaannya
Direktur Utama Jangkar Groups

Perbedaan BST dan Buku Pelaut penting di pahami oleh calon pelaut Indonesia yang sedang mempersiapkan dokumen untuk bekerja di bidang pelayaran. Meskipun keduanya sama-sama berkaitan dengan kepelautan, BST dan Buku Pelaut memiliki fungsi, proses, biaya, serta kegunaan yang berbeda.

BST berkaitan dengan pelatihan keselamatan dasar bagi pelaut, sedangkan Buku Pelaut merupakan dokumen kepelautan yang memuat identitas dan catatan tertentu mengenai pelaut.

Karena memiliki fungsi yang berbeda, biaya dan proses pengurusan BST dan Buku juga tidak sama. Calon pelaut sebaiknya memahami perbedaan tersebut sejak awal agar dapat mempersiapkan dokumen dan anggaran dengan lebih teratur.

Baca Juga: Syarat Membuat BST dan Buku Pelaut untuk Pelaut Indonesia

Apa Itu BST?

BST merupakan singkatan dari Basic Safety Training atau pelatihan keselamatan dasar bagi pelaut.

BST memberikan pembekalan mengenai pengetahuan dan keterampilan dasar yang berkaitan dengan keselamatan selama berada di lingkungan kerja pelayaran.

Dalam prosesnya, peserta mengikuti materi pelatihan serta kegiatan praktik sesuai program yang di selenggarakan oleh lembaga pelatihan.

Setelah peserta menyelesaikan pelatihan dan memenuhi ketentuan yang di tetapkan, peserta dapat memperoleh sertifikat BST sesuai prosedur yang berlaku.

Dengan demikian, BST pada dasarnya berkaitan dengan pelatihan dan pemenuhan kompetensi keselamatan dasar, bukan sebagai dokumen identitas kepelautan.

Apa Itu Buku Pelaut?

Buku Pelaut merupakan dokumen kepelautan yang berkaitan dengan identitas pelaut serta pencatatan tertentu mengenai kegiatan atau pengalaman pelayaran.

Dokumen ini digunakan dalam kebutuhan administrasi kepelautan sesuai ketentuan yang berlaku.

Buku Pelaut berbeda dengan sertifikat BST. Buku Pelaut lebih berkaitan dengan dokumen kepelautan dan pencatatan, sedangkan BST berkaitan dengan pelatihan keselamatan dasar.

Oleh karena itu, calon pelaut perlu memahami bahwa keduanya memiliki fungsi yang berbeda meskipun sama-sama dapat menjadi bagian dari persiapan administrasi seorang pelaut.

Perbedaan BST dan Buku Pelaut Secara Sederhana

Secara umum, perbedaan keduanya secara sederhana dapat di lihat berikut:

  Buku Pelaut Dan BST Syarat, Proses, dan Biaya Terbaru
DokumenFungsi
BSTPelatihan keselamatan dasar bagi pelaut
Sertifikat BSTBukti telah mengikuti dan memenuhi ketentuan pelatihan
Buku PelautDokumen kepelautan yang memuat identitas dan catatan tertentu pelaut
Catatan KepelautanMendukung pencatatan pengalaman atau kegiatan kerja pelaut

Perbedaan fungsi tersebut juga menyebabkan biaya dan proses pengurusannya tidak sama.

Basic Safety Training membutuhkan proses pelatihan, sedangkan Buku membutuhkan proses pengajuan dan penerbitan dokumen kepelautan.

Baca Juga: Cara Membuat BST dan Buku Pelaut: Panduan Lengkap

Perbedaan Fungsi BST dan Buku Pelaut

Fungsi merupakan salah satu perbedaan paling utama antara BST dan Buku Pelaut.

Fungsi BST

BST berfungsi sebagai pelatihan keselamatan dasar bagi pelaut.

Melalui pelatihan tersebut, peserta memperoleh pembekalan mengenai berbagai aspek keselamatan yang di perlukan dalam lingkungan kerja pelayaran.

BST juga berkaitan dengan bukti bahwa peserta telah mengikuti program pelatihan sesuai ketentuan yang berlaku.

Fungsi Buku Pelaut

Buku Pelaut memiliki fungsi sebagai dokumen kepelautan yang berkaitan dengan identitas serta pencatatan tertentu mengenai pelaut.

Dokumen ini dapat mendukung kebutuhan administrasi dan pencatatan pengalaman pelayaran sesuai ketentuan yang berlaku.

Dengan demikian, Basic Safety Training lebih berfokus pada pelatihan keselamatan, sedangkan Buku Pelaut lebih berfokus pada dokumen dan pencatatan kepelautan.

Perbedaan BST dan Buku Pelaut dari Segi Proses

Proses pembuatan Basic Safety Training dan Buku Pelaut juga berbeda.

Untuk memperoleh BST, calon pelaut perlu mengikuti pelatihan. Secara umum, prosesnya dapat meliputi:

  1. Memilih lembaga pelatihan.
  2. Memeriksa persyaratan.
  3. Menyiapkan dokumen.
  4. Melakukan pendaftaran.
  5. Mengikuti pelatihan.
  6. Mengikuti kegiatan praktik.
  7. Mengikuti evaluasi.
  8. Menyelesaikan administrasi.
  9. Memperoleh sertifikat sesuai ketentuan.

Sementara itu, pengurusan Buku Pelaut lebih berkaitan dengan proses administrasi dokumen.

Tahapannya dapat meliputi:

  1. Memeriksa persyaratan.
  2. Selanjutnya, menyiapkan dokumen.
  3. Memastikan data pribadi sesuai.
  4. Melakukan pendaftaran.
  5. Mengajukan dokumen.
  6. Mengikuti proses verifikasi.
  7. Membayar biaya apabila di kenakan.
  8. Menunggu proses penerbitan.
  9. Menerima Buku Pelaut setelah proses selesai.

Tahapan tersebut dapat berbeda sesuai jenis pelayanan dan ketentuan yang berlaku.

Perbedaan Biaya BST dan Buku Pelaut

Biaya Basic Safety Training dan Buku Pelaut tidak dapat di samakan karena jenis proses dan layanan yang di berikan berbeda.

Biaya BST umumnya berkaitan dengan kegiatan pelatihan. Komponen biaya dapat mencakup pendaftaran, materi pelatihan, praktik, evaluasi, administrasi, dan penerbitan sertifikat sesuai ketentuan lembaga pelatihan.

Sementara itu, biaya Buku Pelaut berkaitan dengan proses pelayanan dan penerbitan dokumen kepelautan.

Selain biaya utama, calon pelaut mungkin perlu mempersiapkan biaya pendukung seperti pemeriksaan kesehatan, pas foto, transportasi, dokumen tambahan, atau kebutuhan administrasi lainnya.

Baca Juga: Berapa Biaya BST Pelaut Terbaru? Ini Rincian dan Komponennya

Faktor yang Memengaruhi Biaya BST

Biaya BST dapat berbeda antara satu proses dengan proses lainnya.

Beberapa faktor yang dapat memengaruhi biaya antara lain:

  • Lembaga pelatihan yang dipilih.
  • Program pelatihan.
  • Fasilitas yang tersedia.
  • Kegiatan praktik.
  • Administrasi.
  • Evaluasi.
  • Kebutuhan dokumen tambahan.
  • Pemeriksaan kesehatan apabila diperlukan.
  Perbedaan Penggantian Perpanjangan dan Penerbitan Buku Pelaut Baru

Karena itu, calon pelaut sebaiknya meminta informasi mengenai rincian biaya sebelum melakukan pendaftaran.

Selain mengetahui harga utama, calon pelaut juga perlu menanyakan apakah terdapat biaya tambahan selama mengikuti pelatihan.

Faktor yang Memengaruhi Biaya Buku Pelaut

Biaya Buku Pelaut juga dapat berbeda berdasarkan jenis pelayanan yang di lakukan.

Calon pelaut perlu memperhatikan apakah pengajuan di lakukan untuk pembuatan baru, penggantian, atau perpanjangan sesuai kebutuhan.

Selain biaya pelayanan utama, terdapat kemungkinan kebutuhan biaya pendukung yang perlu di persiapkan.

Karena ketentuan dan tarif dapat berubah, calon pelaut sebaiknya memeriksa informasi biaya yang berlaku sebelum melakukan pengajuan.

Baca Juga: Berapa Biaya Buku Pelaut? Rincian Pembuatan dan Perpanjangan

Kegunaan BST bagi Pelaut

BST berguna untuk memberikan pembekalan keselamatan dasar kepada pelaut.

Pelatihan tersebut membantu peserta memahami tindakan yang berkaitan dengan keselamatan, keadaan darurat, serta keterampilan dasar yang di perlukan dalam lingkungan kerja pelayaran.

Setelah menyelesaikan pelatihan sesuai ketentuan, sertifikat BST menjadi bukti bahwa peserta telah mengikuti program pelatihan tersebut.

Dengan demikian, kegunaan BST lebih berkaitan dengan aspek pelatihan dan keselamatan dasar pelaut.

Kegunaan Buku Pelaut bagi Pelaut

Buku Pelaut memiliki kegunaan dalam administrasi kepelautan.

Dokumen ini berkaitan dengan identitas pelaut serta pencatatan tertentu mengenai pengalaman atau aktivitas pelayaran.

Informasi yang terdapat dalam Buku Pelaut dapat mendukung proses administrasi kepelautan sesuai ketentuan yang berlaku.

Oleh karena itu, Buku Pelaut memiliki kegunaan yang berbeda dengan sertifikat Basic Safety Training meskipun keduanya dapat menjadi bagian dari dokumen yang di perlukan oleh seorang pelaut.

Baca Juga: Apa Itu Buku Pelaut dan Apa Fungsinya bagi Pelaut Indonesia?

Apakah BST dan Buku Pelaut Harus Dibuat Bersamaan?

BST dan Buku Pelaut tidak merupakan satu dokumen yang sama.

Keduanya memiliki proses masing-masing sehingga pengurusannya dapat di lakukan sesuai kebutuhan dan persyaratan yang berlaku.

Calon pelaut sebaiknya mengetahui terlebih dahulu dokumen apa saja yang di perlukan untuk pekerjaan atau proses administrasi yang akan di lakukan.

Dengan memahami kebutuhan tersebut, calon pelaut dapat menentukan urutan pengurusan Basic Safety Training dan Buku Pelaut dengan lebih baik.

Apakah BST Bisa Menggantikan Buku Pelaut?

BST tidak menggantikan Buku Pelaut karena fungsi keduanya berbeda.

BST berkaitan dengan pelatihan keselamatan dasar dan sertifikat sebagai bukti pemenuhan pelatihan.

Sementara itu, Buku Pelaut merupakan dokumen kepelautan yang berkaitan dengan identitas dan pencatatan tertentu mengenai pelaut.

Karena memiliki fungsi yang berbeda, calon pelaut perlu memperlakukan keduanya sebagai dokumen yang terpisah.

Baca Juga: Biaya BST dan Buku Pelaut untuk Pemula: Berapa Biayanya?

Apakah Buku Pelaut Menggantikan Sertifikat BST?

Buku Pelaut juga tidak menggantikan sertifikat BST.

  Pengajuan Buku Pelaut Dan Manajemen Krisis Maritim

Buku Pelaut digunakan untuk kebutuhan administrasi dan pencatatan kepelautan, sedangkan sertifikat BST berkaitan dengan bukti pelatihan keselamatan dasar.

Dengan demikian, keberadaan Buku Pelaut tidak berarti kebutuhan terhadap sertifikat pelatihan otomatis hilang.

Pelaut perlu memeriksa persyaratan berdasarkan jenis pekerjaan, posisi, serta ketentuan kepelautan yang berlaku.

Perbedaan BST dan Buku Pelaut untuk Pemula

Bagi calon pelaut yang baru memulai proses kepelautan, perbedaannya dapat di ringkas sebagai berikut:

AspekBSTBuku Pelaut
JenisPelatihan keselamatan dasarDokumen kepelautan
Fungsi utamaPembekalan keselamatanIdentitas dan pencatatan kepelautan
HasilSertifikat BSTBuku Pelaut
ProsesPelatihan dan evaluasiPendaftaran dan verifikasi
BiayaBiaya pelatihan dan administrasiBiaya pelayanan dokumen
KegunaanBukti mengikuti pelatihanAdministrasi dan pencatatan kepelautan

Tabel tersebut menunjukkan bahwa Basic Safety Training dan Buku Pelaut memiliki fungsi yang saling berbeda. Selain itu, pemahaman ini penting agar calon pelaut tidak salah mengira bahwa sertifikat BST dan Buku Pelaut merupakan dokumen yang sama.

Dokumen yang Dibutuhkan untuk BST dan Buku Pelaut

Persyaratan dokumen untuk Basic Safety Training dan Buku Pelaut dapat berbeda.

Untuk BST, calon peserta perlu mempersiapkan dokumen yang di perlukan oleh lembaga pelatihan.

Sementara untuk Buku Pelaut, pemohon perlu mempersiapkan dokumen sesuai persyaratan pelayanan penerbitan dokumen kepelautan.

Calon pelaut sebaiknya memastikan seluruh data identitas konsisten, termasuk nama lengkap, tanggal lahir, tempat lahir, dan informasi lainnya.

Baca Juga: Dokumen yang Dibutuhkan untuk Membuat BST dan Buku Pelaut

Berapa Lama Proses BST dan Buku Pelaut?

Waktu proses BST dan Buku Pelaut tidak selalu sama.

BST membutuhkan waktu untuk mengikuti program pelatihan, praktik, evaluasi, dan proses penerbitan sertifikat.

Sedangkan Buku Pelaut membutuhkan waktu untuk proses pendaftaran, pemeriksaan atau verifikasi, serta penerbitan dokumen.

Waktu penyelesaian dapat di pengaruhi oleh kelengkapan dokumen, jenis pelayanan, jadwal pelatihan, serta ketentuan yang berlaku.

Karena itu, calon pelaut sebaiknya memulai proses lebih awal agar memiliki waktu apabila terdapat dokumen yang harus di perbaiki atau di lengkapi.

Baca Juga: Berapa Lama Proses Pembuatan BST dan Buku Pelaut?

Biaya Perpanjangan BST dan Buku Pelaut

Kebutuhan perpanjangan BST dan Buku Pelaut juga perlu di perhatikan secara terpisah.

Ketentuan mengenai pembaruan, perpanjangan, atau penerbitan kembali dapat berbeda antara sertifikat pelatihan dan dokumen kepelautan.

Sebelum melakukan proses perpanjangan, pelaut sebaiknya memeriksa status dokumen dan mengetahui persyaratan yang harus dipenuhi.

Selain itu, siapkan biaya sesuai jenis pelayanan yang di perlukan.

Baca Juga: Biaya Perpanjangan BST dan Buku Pelaut: Apa Saja yang Perlu Disiapkan?

Apakah Biaya BST dan Buku Pelaut Bisa Berbeda?

Biaya BST dan Buku Pelaut sangat mungkin berbeda karena keduanya memiliki jenis pelayanan yang berbeda.

Perbedaan biaya dapat di pengaruhi oleh lembaga pelatihan, jenis layanan, fasilitas, administrasi, kebutuhan dokumen, serta kebutuhan tambahan lainnya.

Calon pelaut sebaiknya tidak hanya membandingkan harga total, tetapi juga melihat apa saja komponen yang sudah termasuk dalam biaya tersebut.

Dengan mengetahui rincian biaya sejak awal, calon pelaut dapat mempersiapkan anggaran secara lebih realistis.

Tips Mempersiapkan BST dan Buku Pelaut

Bagi pemula, beberapa langkah berikut dapat membantu mempersiapkan kedua dokumen:

  1. Pahami fungsi BST dan Buku Pelaut.
  2. Pisahkan persyaratan masing-masing dokumen.
  3. Siapkan dokumen pribadi lebih awal.
  4. Pastikan data pada dokumen konsisten.
  5. Pilih lembaga pelatihan BST yang sesuai.
  6. Tanyakan rincian biaya sebelum mendaftar.
  7. Perhitungkan biaya tambahan.
  8. Simpan bukti pendaftaran dan pembayaran.
  9. Selanjutnya, periksa kembali dokumen setelah di terbitkan.
  10. Perhatikan kebutuhan perpanjangan atau pembaruan dokumen.

Persiapan yang teratur dapat membantu mengurangi risiko kendala administrasi selama proses pengurusan.

Jasa Pengurusan BST dan Buku Pelaut

Calon pelaut yang membutuhkan bantuan dalam memahami proses BST dan Buku Pelaut dapat memperoleh pendampingan administrasi dari Jangkar Global Groups.

Pendampingan dapat membantu memberikan informasi mengenai persyaratan, dokumen, tahapan proses, serta kebutuhan biaya yang perlu di persiapkan.

Sebelum menggunakan jasa pengurusan, calon pelaut sebaiknya memastikan ruang lingkup layanan dan biaya yang di berikan sudah di jelaskan secara jelas.

Proses penerbitan BST dan Buku Pelaut tetap mengikuti persyaratan, verifikasi, serta ketentuan resmi yang berlaku.

Konsultasi BST dan Buku Pelaut Sekarang!

Siti Aidah