Modul BST Basic Safety Training yang Wajib Dipelajari

Yuni

Modul BST Basic Safety Training yang Wajib Dipelajari
Direktur Utama Jangkar Groups

Modul BST Basic Safety Training merupakan salah satu pelatihan dasar yang penting bagi pelaut sebelum menjalankan pekerjaan di atas kapal. Pelatihan ini memberikan pengetahuan dan keterampilan mengenai keselamatan, keadaan darurat, pertolongan pertama, hingga tanggung jawab pribadi dan sosial di lingkungan kerja kapal.

Materi BST tidak hanya berupa teori. Peserta juga perlu memahami dan mempraktikkan berbagai keterampilan keselamatan sesuai kompetensi yang di tetapkan dalam standar STCW (Standards of Training, Certification and Watchkeeping for Seafarers).

Secara umum, basic training untuk pelaut mencakup empat kelompok kompetensi utama, yaitu Personal Survival Techniques, Fire Prevention and Fire Fighting, Elementary First Aid, serta Personal Safety and Social Responsibilities. Keempatnya menjadi dasar penting dalam membentuk kemampuan keselamatan pelaut.

Baca Juga : Apa Itu BST Basic Safety Training dan Mengapa Penting bagi Pelaut

Apa Saja Materi BST Basic Safety Training?

Materi BST di rancang untuk membekali pelaut dengan kemampuan menghadapi keadaan darurat dan menjaga keselamatan selama berada di kapal.

Empat modul utama BST adalah:

  1. Personal Survival Techniques (PST)
  2. Fire Prevention and Fire Fighting (FPFF)
  3. Elementary First Aid (EFA)
  4. Personal Safety and Social Responsibilities (PSSR)

Masing-masing modul memiliki tujuan berbeda, tetapi semuanya saling berkaitan. Seorang pelaut tidak cukup hanya mengetahui cara menggunakan alat keselamatan, tetapi juga perlu memahami cara bertindak, berkomunikasi, memberikan bantuan, dan bekerja sama ketika terjadi keadaan darurat.

1. Personal Survival Techniques atau PST

Personal Survival Techniques (PST) merupakan materi BST yang membahas teknik dasar bertahan hidup dalam keadaan darurat di laut.

Ketika terjadi kecelakaan serius, kebakaran besar, kerusakan kapal, atau kondisi lain yang menyebabkan kapal harus di tinggalkan, pelaut harus mengetahui prosedur keselamatan yang benar.

Dalam materi PST, peserta dapat mempelajari berbagai hal yang berkaitan dengan kemampuan bertahan hidup, termasuk penggunaan perlengkapan keselamatan.

Baca Juga : Biaya BST Basic Safety Training Terbaru dan Biaya Tambahan

Materi yang Dipelajari dalam PST

Beberapa kemampuan yang berkaitan dengan Personal Survival Techniques antara lain:

  • Mengenali perlengkapan keselamatan.
  • Menggunakan jaket pelampung dengan benar.
  • Memahami prosedur meninggalkan kapal.
  • Mengetahui tindakan ketika berada di air.
  • Memahami prinsip bertahan hidup di laut.
  • Mengenali bahaya hipotermia.
  • Memahami penggunaan alat keselamatan.
  • Mengetahui tindakan yang di lakukan ketika menunggu pertolongan.

Latihan PST penting karena kondisi di laut dapat berubah dengan cepat. Pelaut harus mampu menjaga keselamatan diri dan mengikuti instruksi keadaan darurat.

IMO juga mencantumkan personal survival techniques sebagai bagian dari basic training dalam kerangka STCW.

Mengapa PST Penting?

PST memberikan dasar kemampuan kepada pelaut untuk bertahan ketika terjadi kondisi yang mengharuskan mereka meninggalkan kapal atau berada dalam situasi darurat di laut.

Pelaut perlu memahami bahwa keselamatan tidak hanya bergantung pada keberadaan alat keselamatan. Alat tersebut harus di ketahui cara penggunaannya dan di gunakan sesuai prosedur.

Baca Juga : BST untuk Pelaut Pemula Panduan Sebelum Pertama Kali Bekerja

2. Fire Prevention and Fire Fighting atau FPFF

Modul kedua adalah Fire Prevention and Fire Fighting (FPFF).

Kebakaran merupakan salah satu risiko yang harus diantisipasi di atas kapal. Lingkungan kapal memiliki berbagai sumber yang dapat menjadi penyebab kebakaran, sehingga pelaut perlu memahami bagaimana mencegah, mendeteksi, dan merespons kebakaran.

Materi ini tidak hanya membahas cara memadamkan api, tetapi juga bagaimana mencegah kebakaran sejak awal.

Materi Fire Prevention

Pada bagian pencegahan kebakaran, peserta dapat mempelajari:

  • Penyebab terjadinya kebakaran.
  • Unsur-unsur yang menyebabkan kebakaran.
  • Cara mencegah kebakaran.
  • Pengenalan risiko kebakaran di kapal.
  • Prosedur keselamatan saat terjadi kebakaran.
  • Penggunaan perlengkapan keselamatan kebakaran.

Pemahaman mengenai pencegahan sangat penting karena tindakan pencegahan dapat mengurangi risiko terjadinya kebakaran.

Materi Fire Fighting

Selain pencegahan, peserta juga mendapatkan pembelajaran mengenai tindakan pemadaman kebakaran.

Materi IMO untuk basic training mencakup penggunaan berbagai peralatan pemadam serta latihan menghadapi kondisi kebakaran tertentu, termasuk pemadaman kebakaran menggunakan air fog, dry chemical powder, foam, serta penyelamatan di ruang yang di penuhi asap dengan menggunakan breathing apparatus.

Dalam pelaksanaan pelatihan, bentuk praktik dapat di sesuaikan dengan program dan fasilitas lembaga diklat.

Mengapa FPFF Penting bagi Pelaut?

Ketika terjadi kebakaran, respons awal yang tepat sangat penting. Pelaut perlu mengetahui alarm, prosedur keselamatan, penggunaan alat pemadam, dan tindakan evakuasi sesuai keadaan.

Karena itu, FPFF menjadi salah satu materi utama dalam BST.

Baca Juga : BST Basic Safety Training Pelatihan Dasar Untuk Pelaut

3. Elementary First Aid atau EFA

Materi ketiga adalah Elementary First Aid (EFA) atau pertolongan pertama dasar.

Pelaut dapat menghadapi berbagai kondisi seperti luka, kecelakaan kerja, cedera, atau keadaan medis darurat ketika berada di kapal. Dalam kondisi tertentu, bantuan medis lanjutan tidak dapat di berikan secara langsung.

Karena itu, pelaut perlu memiliki kemampuan dasar untuk memberikan tindakan awal.

IMO menjelaskan bahwa elementary first aid dalam basic training di berikan agar pelaut dapat mengambil tindakan segera ketika menemukan kecelakaan atau keadaan medis darurat sampai orang dengan kemampuan pertolongan pertama atau pihak yang bertanggung jawab atas perawatan medis di kapal tiba.

Baca Juga : BST dan STCW Hubungan Basic Safety Training

Materi yang Dipelajari dalam EFA

Materi dapat mencakup pengetahuan dan keterampilan dasar seperti:

  • Penilaian kondisi korban.
  • Tindakan awal pada kecelakaan.
  • Penanganan luka.
  • Penanganan perdarahan.
  • Penanganan kondisi tidak sadar.
  • Tindakan dasar terkait cedera.
  • Pemindahan korban secara aman.
  • Pemberian pertolongan sampai bantuan lebih lanjut tersedia.

Peserta juga dapat memperoleh latihan praktik sesuai kurikulum dan fasilitas lembaga pelatihan.

Mengapa EFA Penting?

Pertolongan pertama merupakan tindakan awal yang dapat di lakukan sebelum penanganan medis lebih lanjut.

Pelaut yang memahami EFA di harapkan tidak hanya mengetahui teori, tetapi juga mampu merespons kondisi darurat dengan tenang dan mengikuti prosedur keselamatan.

Baca Juga : Tempat Kursus BST Basic Safety Training Cara Memilih Lembaga

4. Personal Safety and Social Responsibilities atau PSSR

Modul keempat adalah Personal Safety and Social Responsibilities (PSSR).

Materi ini berhubungan dengan keselamatan pribadi, perilaku kerja, komunikasi, kerja sama, tanggung jawab sosial, serta kemampuan beradaptasi dengan lingkungan kerja di kapal.

Keselamatan kapal tidak hanya bergantung pada peralatan. Faktor manusia juga memiliki peran penting.

Pelaut perlu memahami bagaimana berkomunikasi, mengikuti instruksi, bekerja dalam tim, dan menjalankan tanggung jawab sesuai prosedur.

Materi Personal Safety

Bagian personal safety dapat berkaitan dengan:

  • Keselamatan diri.
  • Penggunaan perlengkapan keselamatan.
  • Pencegahan kecelakaan.
  • Kesadaran terhadap bahaya.
  • Prosedur kerja yang aman.
  • Tindakan dalam keadaan darurat.

Materi Social Responsibilities

Sementara itu, social responsibilities berkaitan dengan hubungan dan perilaku pelaut selama bekerja di lingkungan kapal.

Materinya dapat mencakup:

  • Komunikasi di tempat kerja.
  • Kerja sama dengan awak kapal.
  • Di siplin.
  • Tanggung jawab terhadap pekerjaan.
  • Pemahaman terhadap aturan keselamatan.
  • Pencegahan konflik.
  • Perilaku profesional di atas kapal.

Baca Juga : Praktik BST Basic Safety Training Fire Fighting

Perubahan Materi PSSR yang Berlaku Mulai 2026

Materi PSSR menjadi semakin penting karena terdapat perubahan pada STCW Code yang berlaku mulai 1 Januari 2026.

IMO menjelaskan bahwa perubahan tersebut memasukkan persyaratan pelatihan dasar mengenai pencegahan dan respons terhadap kekerasan serta pelecehan di sektor maritim, termasuk bullying, sexual harassment, dan sexual assault. Ketentuan tersebut di masukkan dalam Table A-VI/1-4 mengenai minimum standard of competence dalam personal safety and social responsibilities.

Artinya, PSSR tidak hanya berkaitan dengan keselamatan fisik, komunikasi, dan kerja sama, tetapi juga mencakup pemahaman mengenai lingkungan kerja yang aman dan cara merespons perilaku kekerasan atau pelecehan.

IMO juga telah menerbitkan Model Course 1.21: Personal Safety and Social Responsibilities edisi 2026 sebagai bagian dari perkembangan materi pelatihan tersebut.

Perubahan Materi PSSR yang Berlaku Mulai 2026

Apakah Keempat Modul BST Harus Dipelajari Semua?

Pada dasarnya, keempat kompetensi tersebut merupakan bagian dari basic training yang di tetapkan dalam kerangka STCW.

Kementerian Perhubungan juga menetapkan bahwa pelaut harus mendapatkan familiarisasi keselamatan dan basic safety training sesuai Seksi A-VI/1 STCW serta memenuhi standar kompetensi yang di tentukan. Sertifikat keterampilan basic safety training di terbitkan setelah pelaut menyelesaikan pelatihan tersebut.

Karena itu, peserta tidak seharusnya hanya fokus pada satu materi saja.

Keempat modul memiliki fungsi yang berbeda:

Modul BSTFokus Utama
Personal Survival TechniquesBertahan hidup dalam keadaan darurat
Fire Prevention and Fire FightingPencegahan dan penanganan kebakaran
Elementary First AidPertolongan pertama
Personal Safety and Social ResponsibilitiesKeselamatan pribadi dan tanggung jawab sosial

Keempatnya saling melengkapi untuk membentuk kemampuan keselamatan dasar seorang pelaut.

Baca Juga : Syarat Mengikuti BST Basic Safety Training dan Ketentuannya

Apakah BST Hanya Belajar Teori?

Tidak.

BST di rancang untuk memberikan pengetahuan sekaligus keterampilan yang berkaitan dengan keselamatan. Beberapa materi membutuhkan latihan atau demonstrasi praktik agar peserta dapat memahami penerapannya.

Contohnya:

PST dapat melibatkan latihan penggunaan perlengkapan keselamatan dan teknik bertahan hidup.

FPFF dapat melibatkan latihan penggunaan alat pemadam dan tindakan menghadapi kebakaran.

EFA dapat melibatkan latihan pertolongan pertama.

PSSR lebih banyak berkaitan dengan pemahaman keselamatan, komunikasi, tanggung jawab, dan perilaku kerja yang aman.

Bentuk dan pelaksanaan praktik dapat berbeda berdasarkan program, fasilitas, dan ketentuan lembaga pendidikan dan pelatihan.

Apa yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Mengikuti BST?

Sebelum mendaftar BST, calon peserta sebaiknya memastikan persyaratan yang di minta oleh lembaga pelatihan.

Beberapa hal yang biasanya perlu di perhatikan antara lain:

  • Identitas diri.
  • Dokumen pendidikan atau dokumen kepelautan sesuai persyaratan.
  • Pas foto jika di minta.
  • Dokumen kesehatan apabila menjadi persyaratan.
  • Biaya pelatihan.
  • Jadwal pelatihan.
  • Lokasi pelatihan.
  • Ketentuan evaluasi dan penerbitan sertifikat.

Persyaratan administrasi dapat berubah atau berbeda berdasarkan program, sehingga calon peserta sebaiknya meminta informasi terbaru langsung dari lembaga diklat yang di pilih.

Baca Juga : Masa Berlaku Sertifikat BST Kapan Harus Revalidasi?

Berapa Lama Pelatihan BST?

Durasi pelatihan BST tidak sebaiknya di samaratakan untuk semua penyelenggara atau semua program tanpa melihat kurikulum dan ketentuan yang berlaku.

Yang lebih penting adalah memastikan peserta menyelesaikan seluruh kompetensi yang di wajibkan dan memenuhi evaluasi sesuai program.

Peserta juga perlu membedakan antara pelatihan awal dan refresher training karena kebutuhan pelatihan dapat berbeda.

IMO menetapkan ketentuan refresher training setiap lima tahun untuk beberapa kompetensi basic training tertentu, termasuk personal survival techniques dan fire prevention and firefighting.

Bagaimana Cara Memastikan Materi BST Sesuai Standar?

Calon peserta dapat melakukan beberapa pemeriksaan sebelum memilih lembaga pelatihan.

Pertama, pastikan program yang di tawarkan memang merupakan program BST yang sesuai dengan ketentuan kepelautan.

Kedua, tanyakan materi yang akan di berikan selama pelatihan.

Ketiga, pastikan terdapat pembelajaran yang sesuai dengan kompetensi yang di persyaratkan.

Keempat, tanyakan proses evaluasi dan penerbitan sertifikat.

Kelima, setelah sertifikat di terbitkan, periksa kembali data dan status sertifikat sesuai sistem atau mekanisme verifikasi yang berlaku.

Hal ini penting karena sertifikat pelaut bukan sekadar dokumen administratif. Sertifikat menjadi bukti bahwa pemegangnya telah memenuhi kompetensi tertentu sesuai program pelatihan.

Baca Juga : Sertifikat BST Basic Safety Training dan Cara Mendapatkannya

Materi BST Basic Safety Training terdiri dari empat modul utama, yaitu Personal Survival Techniques, Fire Prevention and Fire Fighting, Elementary First Aid, serta Personal Safety and Social Responsibilities.

Personal Survival Techniques memberikan dasar kemampuan bertahan hidup dalam keadaan darurat. Fire Prevention and Fire Fighting membahas pencegahan serta penanganan kebakaran. Elementary First Aid memberikan kemampuan dasar pertolongan pertama. Sementara itu, Personal Safety and Social Responsibilities membahas keselamatan pribadi, komunikasi, kerja sama, dan tanggung jawab sosial di atas kapal.

Keempat materi tersebut memiliki fungsi yang saling melengkapi. Pelaut tidak hanya perlu mengetahui prosedur keselamatan, tetapi juga perlu memahami bagaimana menerapkannya ketika menghadapi keadaan darurat.

Khusus pada 2026, materi PSSR juga mengalami perkembangan dengan adanya ketentuan baru mengenai pencegahan dan respons terhadap bullying, harassment, sexual harassment, dan sexual assault di lingkungan maritim.

Karena itu, calon pelaut yang akan mengikuti BST sebaiknya mempelajari seluruh modul dengan serius, mengikuti teori dan praktik sesuai program, serta memastikan sertifikat yang di peroleh berasal dari proses pelatihan yang sesuai dengan ketentuan kepelautan.

Dengan memahami 4 modul BST Basic Safety Training secara menyeluruh, pelaut dapat memiliki dasar pengetahuan dan keterampilan yang lebih baik untuk menghadapi berbagai kondisi keselamatan selama bekerja di kapal.

Konsultasikan Pelaut Anda sekarang.

Avatar photo
Yuni