Masa berlaku sertifikat BST menjadi hal penting yang perlu di perhatikan setiap pelaut. Sertifikat BST atau Basic Safety Training merupakan salah satu bukti kompetensi keselamatan dasar yang berkaitan dengan standar STCW. Karena itu, pelaut tidak hanya perlu mengikuti BST, tetapi juga harus mengetahui kapan kompetensinya perlu di perbarui melalui refresh atau revalidasi.
Banyak pelaut masih menganggap bahwa sertifikat BST hanya perlu di buat satu kali. Padahal, dalam kerangka STCW terdapat ketentuan mengenai pemeliharaan kompetensi dan refresher training untuk kompetensi keselamatan tertentu. IMO menjelaskan bahwa refresher training di lakukan setiap lima tahun untuk basic training yang mencakup personal survival techniques serta fire prevention and firefighting, selain kompetensi tertentu lainnya.
Lalu, apakah sertifikat BST berlaku selama lima tahun? Kapan harus refresh? Apakah refresh sama dengan revalidasi? Berikut penjelasan lengkapnya.
Apa Itu Sertifikat BST?
BST adalah singkatan dari Basic Safety Training, yaitu pelatihan dasar keselamatan bagi pelaut.
Pelatihan ini di rancang untuk memberikan kompetensi dasar yang di perlukan pelaut dalam menghadapi situasi darurat dan menjaga keselamatan di atas kapal.
Dalam kerangka STCW, basic training mencakup beberapa kompetensi utama, yaitu:
- Personal Survival Techniques.
- Fire Prevention and Fire Fighting.
- Elementary First Aid.
- Personal Safety and Social Responsibilities.
STCW Regulation VI/1 menetapkan bahwa pelaut harus mendapatkan safety familiarization dan basic training atau instruction sesuai Section A-VI/1 STCW Code serta memenuhi standar kompetensi yang di tentukan.
Dengan demikian, sertifikat BST berkaitan langsung dengan pemenuhan kompetensi keselamatan dasar dalam sistem STCW.
Baca Juga : BST dan STCW Hubungan Basic Safety Training
Berapa Lama Masa Berlaku Sertifikat BST?
Dalam praktik kepelautan, pembahasan masa berlaku BST perlu di bedakan antara sertifikat sebagai dokumen dan kewajiban mempertahankan kompetensi.
STCW menetapkan bahwa untuk kompetensi tertentu, pelaut harus memberikan bukti bahwa kompetensinya tetap terpelihara setiap lima tahun. Ketentuan tersebut mencakup basic training berdasarkan Section A-VI/1, selain kompetensi keselamatan tertentu lainnya.
Karena itu, angka lima tahun sangat penting di perhatikan oleh pelaut.
Namun, pelaut sebaiknya tidak hanya melihat tanggal yang tercetak pada sertifikat. Kewajiban refresh atau bukti pemeliharaan kompetensi juga harus di periksa berdasarkan jenis sertifikat, ketentuan administrasi negara penerbit, serta persyaratan perusahaan atau kapal tempat bekerja.
Apakah BST Harus Refresh Setiap 5 Tahun?
Untuk kompetensi BST tertentu, STCW menetapkan refresher training setiap lima tahun.
IMO secara khusus menjelaskan adanya refresher training module setiap lima tahun untuk:
- Personal Survival Techniques.
- Fire Prevention and Fire Fighting.
- Advanced Firefighting.
- Proficiency in Survival Craft, Rescue Boats and Fast Rescue Boats.
Artinya, pelaut perlu memperhatikan periode lima tahun tersebut agar kompetensi keselamatan tetap memenuhi persyaratan.
Refresh bukan sekadar memperpanjang kertas sertifikat. Tujuannya adalah memastikan pelaut tetap memiliki kemampuan yang di perlukan untuk menjalankan tugas keselamatan di kapal.
Baca Juga : Biaya BST Basic Safety Training Terbaru dan Biaya Tambahan
Apa yang Dimaksud Refresh BST?
Refresh BST atau refresher training merupakan pelatihan penyegaran untuk mempertahankan kompetensi yang sebelumnya sudah dimiliki pelaut.
Pelatihan penyegaran di perlukan karena keterampilan keselamatan tidak cukup hanya di pelajari satu kali.
Contohnya adalah keterampilan menggunakan alat keselamatan, menghadapi keadaan darurat, melakukan tindakan pemadaman kebakaran, atau mengambil tindakan awal ketika terjadi keadaan darurat.
Dengan mengikuti refresher training, pelaut kembali mendapatkan pembelajaran dan praktik sesuai kompetensi yang di persyaratkan.
Baca Juga : Tempat Kursus BST Basic Safety Training Cara Memilih Lembaga
Kapan Harus Melakukan Refresh BST?
Pelaut sebaiknya mulai mempersiapkan refresh sebelum periode lima tahun berakhir.
Jangan menunggu sampai sertifikat atau bukti kompetensi sudah tidak dapat di gunakan untuk kebutuhan pekerjaan.
Sebagai contoh, apabila seorang pelaut menyelesaikan pelatihan pada tahun 2022, maka periode lima tahun menjadi hal yang perlu di perhatikan pada tahun 2027.
Namun, tanggal pelaksanaan yang tepat tetap perlu di konfirmasi berdasarkan sertifikat, sistem administrasi yang berlaku, serta persyaratan dari perusahaan atau otoritas terkait.
Persiapan lebih awal juga membantu menghindari masalah ketika pelaut mendapatkan panggilan kerja atau akan naik kapal.
Baca Juga : Praktik BST Basic Safety Training Fire Fighting
Apa Perbedaan Refresh dan Revalidasi BST?
Istilah refresh dan revalidasi sering di gunakan secara bergantian, tetapi keduanya tidak selalu memiliki arti yang sama.
Refresh atau refresher training lebih mengarah pada pelatihan penyegaran untuk mempertahankan atau membuktikan kembali kompetensi yang di persyaratkan.
Sedangkan revalidasi secara umum berkaitan dengan proses memastikan sertifikat atau kompetensi tetap memenuhi persyaratan untuk dapat di gunakan.
Dalam kerangka STCW, pelaut harus memberikan bukti bahwa standar kompetensi yang di persyaratkan tetap di pertahankan dalam periode tertentu.
Oleh karena itu, pelaut perlu melihat prosedur administrasi yang di terapkan oleh otoritas penerbit sertifikat.
Apakah Semua Bagian BST Harus Refresh?
Tidak semua sertifikat kepelautan memiliki mekanisme pemeliharaan kompetensi yang sama.
STCW membedakan berbagai kompetensi dan jenis sertifikat. Untuk basic training, ketentuan pemeliharaan kompetensi lima tahunan berlaku sesuai Section A-VI/1.
Selain BST, terdapat kompetensi lain seperti survival craft and rescue boats serta advanced firefighting yang juga memiliki ketentuan pemeliharaan kompetensi secara berkala.
Karena itu, pelaut sebaiknya tidak menyamakan seluruh sertifikat kepelautan.
Setiap sertifikat perlu di periksa berdasarkan jenis kompetensi dan aturan yang berlaku.
Baca Juga : Sertifikat BST Basic Safety Training dan Cara Mendapatkannya
Apa yang Terjadi Jika BST Sudah Lewat 5 Tahun?
Jika periode pemeliharaan kompetensi sudah terlewati, pelaut dapat menghadapi masalah ketika akan menggunakan dokumen tersebut untuk kebutuhan pekerjaan.
Masalah yang mungkin muncul antara lain:
- Di minta mengikuti refresher training.
- Di minta menunjukkan bukti kompetensi terbaru.
- Dokumen perlu di perbarui sebelum bergabung dengan kapal.
- Perusahaan meminta sertifikat dengan status yang masih memenuhi persyaratan.
- Proses keberangkatan dapat tertunda apabila dokumen belum memenuhi persyaratan.
Karena persyaratan dapat berbeda berdasarkan perusahaan, negara bendera, jenis kapal, dan jabatan, pelaut sebaiknya melakukan pemeriksaan sebelum menerima pekerjaan atau jadwal keberangkatan.
Apakah Pelaut yang Lama Tidak Berlayar Harus Refresh?
Kondisi pelaut yang lama tidak berlayar perlu di perhatikan secara khusus.
Kewajiban mempertahankan kompetensi tidak hanya berkaitan dengan apakah seseorang sedang bekerja di kapal atau tidak. STCW menggunakan periode tertentu untuk memastikan kompetensi tetap terpelihara.
Jika seorang pelaut sudah lama tidak bekerja di kapal, sebaiknya status kompetensi dan kebutuhan refresher di periksa sebelum kembali bekerja.
Hal ini penting karena keterampilan keselamatan membutuhkan kemampuan praktis, bukan hanya pengetahuan teori.
Baca Juga : Syarat Mengikuti BST Basic Safety Training dan Ketentuannya
Apakah Refresh BST Harus Mengikuti Pelatihan Lagi?
Jika pelaut diwajibkan melakukan refresher training, pelatihan harus di lakukan melalui mekanisme yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Tujuan refresher adalah memberikan kesempatan kepada pelaut untuk mempertahankan kompetensi melalui pembelajaran dan, apabila di persyaratkan, demonstrasi keterampilan.
Pelaut sebaiknya memilih lembaga pelatihan yang programnya sesuai dengan persyaratan kepelautan dan memiliki persetujuan yang di perlukan.
STCW sendiri mensyaratkan pelatihan dasar di lakukan sesuai standar kompetensi yang di tentukan dalam STCW Code.
Dokumen yang Perlu Disiapkan untuk Refresh BST
Persyaratan administrasi dapat berbeda sesuai lembaga pelatihan dan prosedur yang berlaku. Namun, secara umum pelaut perlu menyiapkan dokumen yang berkaitan dengan identitas dan sertifikat kepelautan.
Dokumen yang mungkin di minta antara lain:
- Identitas diri.
- Buku pelaut.
- Sertifikat BST sebelumnya.
- Dokumen kepelautan lainnya.
- Pas foto apabila di perlukan.
- Dokumen tambahan sesuai persyaratan lembaga.
Sebelum mendaftar, sebaiknya tanyakan kepada lembaga pelatihan mengenai persyaratan terbaru sehingga dokumen dapat di siapkan sejak awal.
Baca Juga : Modul BST Basic Safety Training yang Wajib Dipelajari
Apakah Sertifikat BST Lama Masih Bisa Digunakan?
Jawabannya bergantung pada status kompetensi dan persyaratan yang sedang berlaku.
Sertifikat yang sudah melewati periode yang di persyaratkan tidak sebaiknya langsung di anggap masih memenuhi seluruh kebutuhan pekerjaan hanya karena dokumennya masih tersimpan secara fisik.
Pelaut perlu memperhatikan:
- Tanggal penerbitan sertifikat.
- Status sertifikat.
- Ketentuan pemeliharaan kompetensi.
- Kebutuhan refresher.
- Persyaratan perusahaan.
- Persyaratan negara bendera kapal.
Pengecekan tersebut penting terutama bagi pelaut yang akan bekerja di kapal asing.
Baca Juga : Apa Itu BST Basic Safety Training dan Mengapa Penting bagi Pelaut
BST dan Perubahan Standar STCW Tahun 2026
Pelaut juga perlu mengetahui bahwa standar STCW terus mengalami perkembangan.
Mulai 1 Januari 2026, perubahan STCW Code mengenai pencegahan dan penanganan kekerasan serta pelecehan di lingkungan maritim mulai berlaku. Ketentuan tersebut di masukkan dalam Table A-VI/1-4 mengenai personal safety and social responsibilities dan menjadi bagian dari persyaratan minimum basic training dan instruction.
Perubahan tersebut menunjukkan bahwa pelatihan BST dapat berkembang mengikuti kebutuhan keselamatan di lingkungan kerja maritim.
IMO juga menerbitkan edisi STCW Convention and STCW Code 2026 pada tahun 2026, sementara proses review menyeluruh terhadap STCW Convention dan Code masih berlangsung.
Karena itu, pelaut sebaiknya selalu menggunakan informasi terbaru ketika akan melakukan refresh atau memperbarui dokumen.
Baca Juga : BST untuk Pelaut Pemula Panduan Sebelum Pertama Kali Bekerja
Bagaimana Cara Mengecek Kapan Harus Refresh BST?
Pelaut dapat melakukan beberapa langkah sederhana.
1. Periksa Sertifikat BST
Lihat tanggal penerbitan, tanggal berakhir jika tercantum, serta informasi lain yang terdapat pada sertifikat.
2. Periksa Riwayat Kompetensi
Pastikan kapan terakhir kali mengikuti pelatihan atau refresher untuk kompetensi yang bersangkutan.
3. Periksa Persyaratan Perusahaan
Perusahaan pelayaran dapat memiliki persyaratan dokumen tertentu sebelum pelaut bergabung dengan kapal.
4. Periksa Ketentuan Otoritas
Untuk pelaut Indonesia, persyaratan administrasi perlu di sesuaikan dengan ketentuan Kementerian Perhubungan dan sistem sertifikasi yang berlaku.
5. Jangan Menunggu Sampai Akan Berangkat
Sebaiknya proses refresh di persiapkan sebelum jadwal bergabung dengan kapal semakin dekat.
Baca Juga : BST Basic Safety Training Pelatihan Dasar Untuk Pelaut
Tips Agar Tidak Terlambat Melakukan Refresh BST
Ada beberapa cara yang dapat di lakukan pelaut agar tidak lupa dengan jadwal pemeliharaan kompetensi.
Pertama, simpan salinan sertifikat dalam bentuk fisik dan digital.
Kedua, catat tanggal penerbitan serta periode lima tahun yang berkaitan dengan pemeliharaan kompetensi.
Ketiga, lakukan pengecekan beberapa bulan sebelum periode tersebut berakhir.
Keempat, selalu perhatikan persyaratan terbaru dari perusahaan dan otoritas kepelautan.
Kelima, jangan menggunakan informasi lama apabila terdapat perubahan regulasi.
Cara tersebut dapat membantu pelaut menghindari masalah administrasi ketika akan bekerja kembali di kapal.
Masa berlaku sertifikat BST perlu di pahami bersama dengan ketentuan pemeliharaan kompetensi dalam STCW. Untuk kompetensi basic training tertentu, STCW menetapkan kebutuhan refresher training atau bukti bahwa standar kompetensi tetap di pertahankan dalam periode lima tahun.
Kompetensi yang berkaitan dengan personal survival techniques serta fire prevention and firefighting termasuk bagian yang memiliki ketentuan refresher lima tahunan. Ketentuan serupa juga berlaku untuk beberapa kompetensi keselamatan lainnya seperti advanced firefighting dan survival craft/rescue boats sesuai persyaratan masing-masing.
Karena itu, pelaut sebaiknya tidak hanya melihat apakah sertifikat BST masih tersimpan atau belum, tetapi juga memastikan kompetensinya tetap memenuhi persyaratan yang berlaku.
Untuk pelaut yang mendekati periode lima tahun, sebaiknya mulai memeriksa kebutuhan refresh atau revalidasi lebih awal. Selain menghindari keterlambatan administrasi, langkah ini membantu memastikan dokumen dan kompetensi keselamatan tetap sesuai ketika akan bekerja di kapal.
Perlu di perhatikan pula bahwa standar STCW terus berkembang. Mulai 1 Januari 2026, terdapat persyaratan baru mengenai pencegahan dan penanganan kekerasan serta pelecehan di laut sebagai bagian dari personal safety and social responsibilities dalam basic training.
Dengan memahami masa berlaku, periode refresh, dan proses revalidasi sejak awal, pelaut dapat mempersiapkan dokumen kepelautan dengan lebih baik sebelum kembali bekerja atau bergabung dengan kapal.
Konsultasikan Pelaut Anda sekarang.