Cara Memperpanjang Kontrak Kerja PMI di Taiwan

Siti Aidah

Updated on:

Cara Memperpanjang Kontrak Kerja PMI di Taiwan
Direktur Utama Jangkar Groups

Cara memperpanjang kontrak kerja PMI di Taiwan perlu di pahami sebelum masa kerja berakhir. Perpanjangan bukan hanya berkaitan dengan kesepakatan antara pekerja dan majikan, tetapi juga menyangkut masa berlaku izin kerja serta administrasi izin tinggal. Karena itu, PMI sebaiknya mulai memeriksa status kontrak jauh sebelum tanggal berakhir.

Dalam praktiknya, keputusan untuk melanjutkan pekerjaan perlu di sepakati oleh PMI dan majikan. Apabila keduanya sepakat untuk melanjutkan hubungan kerja, majikan perlu mengurus proses perpanjangan atau kelanjutan hubungan kerja kepada otoritas ketenagakerjaan Taiwan dalam jangka waktu yang telah di tentukan. Pemerintah Taiwan menetapkan bahwa untuk pekerja migran yang ingin tetap bekerja pada majikan yang sama, proses tersebut pada umumnya di ajukan dalam rentang 2 sampai 4 bulan sebelum izin kerja berakhir.

DAFTAR ISI

Selain itu, PMI perlu memahami bahwa kontrak kerja dan employment permit merupakan dua hal yang saling berkaitan, tetapi tidak sepenuhnya sama. Kesepakatan untuk bekerja kembali perlu di dukung dengan proses administratif agar pekerjaan setelah masa izin berakhir tetap memiliki dasar hukum. Oleh sebab itu, jangan menunggu sampai kontrak benar-benar habis sebelum menanyakan rencana perpanjangan.

Baca Juga : Pekerja Migran Indonesia di Taiwan: Panduan Lengkap untuk PMI

Memahami Perpanjangan Kontrak Kerja PMI di Taiwan

Perpanjangan kontrak kerja PMI di Taiwan pada dasarnya merupakan kelanjutan hubungan kerja antara PMI dan majikan setelah masa kerja sebelumnya mendekati akhir. Dalam proses ini, keinginan PMI untuk tetap bekerja perlu di pastikan terlebih dahulu, kemudian majikan menjalankan administrasi kelanjutan pekerjaan sesuai ketentuan.

Artinya, PMI tidak cukup hanya menerima informasi secara lisan bahwa kontraknya akan di perpanjang. Status administrasi juga perlu di pastikan agar pekerjaan dapat terus di jalankan secara legal setelah masa izin sebelumnya berakhir.

Perbedaan Kontrak Kerja dan Izin Kerja

Kontrak kerja menjelaskan kesepakatan antara pekerja dan majikan. Sementara itu, izin kerja berkaitan dengan kewenangan hukum bagi pekerja asing untuk menjalankan pekerjaan di Taiwan.

Karena keduanya memiliki fungsi berbeda, perpanjangan kontrak tidak boleh di anggap otomatis memperpanjang izin kerja. Proses administratif tetap perlu di jalankan oleh pihak yang berkewajiban.

Mengapa Keduanya Harus Di periksa?

Apabila kontrak sudah di sepakati tetapi izin kerja belum di proses, PMI dapat menghadapi masalah ketika masa izin sebelumnya berakhir. Sebaliknya, administrasi izin kerja juga perlu di dukung dengan kesepakatan antara pekerja dan majikan.

Karena itu, PMI sebaiknya menyimpan salinan kontrak lama, dokumen izin kerja, ARC, serta dokumen lain yang berkaitan dengan masa kerja.

Baca Juga : Kontrak Kerja PMI Taiwan: Isi, Ketentuan, Hal yang Perlu Diperiksa

Kapan Harus Mulai Mengurus Perpanjangan Kontrak?

Waktu menjadi faktor penting dalam cara memperpanjang kontrak kerja PMI di Taiwan. Pemerintah Taiwan memberikan jangka waktu khusus bagi majikan untuk mengurus kelanjutan pekerjaan pekerja migran yang masa izin kerjanya akan berakhir.

Untuk pekerja yang ingin tetap bekerja pada majikan yang sama, pengajuan kelanjutan pekerjaan pada umumnya di lakukan dalam periode 2 sampai 4 bulan sebelum masa employment permit berakhir. Ketentuan tersebut di atur dalam sistem perizinan pekerja asing Taiwan.

Mengapa Tidak Sebaiknya Menunggu Sampai Kontrak Habis?

Menunggu sampai hari terakhir dapat meningkatkan risiko keterlambatan administrasi. Selain itu, masih ada dokumen yang perlu di periksa dan proses izin tinggal yang juga harus di perhatikan.

PMI sebaiknya menggunakan waktu beberapa bulan sebelum masa berlaku berakhir untuk memastikan:

  • Tanggal berakhir kontrak kerja.
  • Tanggal berakhir employment permit.
  • Tanggal berakhir ARC.
  • Kesediaan majikan untuk melanjutkan pekerjaan.
  • Kesediaan PMI untuk tetap bekerja.
  • Dokumen yang perlu di siapkan.
  • Proses administrasi yang harus di lakukan majikan.

Baca Juga : Jam Kerja dan Hak Libur PMI di Taiwan

Waktu yang Tepat untuk Membicarakan Perpanjangan

Pembicaraan dengan majikan sebaiknya di lakukan sebelum memasuki masa pengajuan resmi. Dengan demikian, kedua pihak masih memiliki waktu untuk membahas kondisi kerja, upah, tugas, tempat tinggal, dan ketentuan lain yang akan berlaku setelah perpanjangan.

Selain itu, PMI dapat mengetahui lebih awal apabila majikan ternyata tidak ingin melanjutkan hubungan kerja. Informasi tersebut penting agar pekerja dapat mempertimbangkan pilihan berikutnya sesuai prosedur.

Tahapan Cara Memperpanjang Kontrak Kerja PMI di Taiwan

Tahapan Cara Memperpanjang Kontrak Kerja PMI di Taiwan

Cara memperpanjang kontrak kerja PMI di Taiwan dapat di pahami sebagai rangkaian tahapan yang saling berhubungan. Proses tersebut tidak hanya di lakukan dengan menandatangani dokumen baru, tetapi juga mencakup pengajuan kelanjutan pekerjaan dan pengurusan administrasi yang berkaitan.

1. Memeriksa Masa Berlaku Kontrak

Tahap pertama adalah memeriksa tanggal berakhir kontrak. PMI sebaiknya tidak hanya melihat dokumen kontrak, tetapi juga memeriksa masa berlaku employment permit dan ARC.

Ketiga informasi tersebut perlu di catat agar tidak terjadi kesalahan dalam menentukan waktu pengurusan.

Data yang Perlu Di catat

PMI dapat membuat daftar sederhana yang berisi:

  • Tanggal mulai kontrak.
  • Tanggal berakhir kontrak.
  • Tanggal berakhir employment permit.
  • Tanggal berakhir ARC.
  • Nama majikan.
  • Jenis pekerjaan.
  • Lokasi pekerjaan.
  • Nomor dokumen penting.

Pencatatan tersebut membantu PMI mengetahui kapan proses perlu mulai di jalankan.

2. Membicarakan Kelanjutan Kerja dengan Majikan

Setelah masa berlaku di periksa, PMI perlu memastikan apakah majikan masih membutuhkan pekerja dan bersedia melanjutkan hubungan kerja.

Pembicaraan ini sebaiknya mencakup kondisi kerja setelah kontrak di perpanjang. Selain itu, perubahan tertentu sebaiknya di sepakati secara jelas sebelum dokumen baru di tandatangani.

Baca Juga : Hak dan Kewajiban Pekerja Migran Indonesia di Taiwan

3. Menyetujui Kelanjutan Kontrak

Jika PMI dan majikan sama-sama setuju, bukti kesepakatan perlu di siapkan sesuai persyaratan administrasi. Ketentuan Taiwan menyebutkan bahwa pengajuan continued employment memerlukan bukti bahwa pekerja dan majikan telah mencapai kesepakatan untuk melanjutkan pekerjaan.

Kesepakatan tersebut menjadi bagian penting karena proses perpanjangan bukan hanya keputusan sepihak dari majikan. Keinginan pekerja juga perlu di perhatikan.

4. Pengajuan Kelanjutan Employment Permit

Setelah kesepakatan di capai, majikan mengurus permohonan kelanjutan pekerjaan kepada Ministry of Labor Taiwan dalam jangka waktu yang di tetapkan.

Untuk pekerja migran yang akan tetap bekerja pada majikan yang sama, pengajuan dilakukan dalam rentang 2 sampai 4 bulan sebelum employment permit berakhir.

Baca Juga : Syarat Kerja di Taiwan untuk PMI Indonesia

5. Pengurusan Administrasi Izin Tinggal

Setelah proses employment permit di jalankan, administrasi izin tinggal juga perlu di perhatikan. Pemerintah Taiwan telah mengembangkan sistem satu pintu yang mengintegrasikan pengajuan employment permit dengan permohonan izin tinggal atau perpanjangan izin tinggal dalam kondisi tertentu.

Karena itu, PMI perlu memastikan bahwa proses ARC tidak terlewat setelah urusan employment permit di lanjutkan.

Baca Juga : ARC Taiwan untuk PMI: Pengertian, Fungsi, Cara Mengurusnya

Dokumen yang Perlu Di siapkan untuk Perpanjangan

Kelengkapan dokumen menjadi bagian penting dalam cara memperpanjang kontrak kerja PMI di Taiwan. Dokumen yang di minta dapat bergantung pada jenis pekerjaan dan kondisi administrasi pekerja.

Karena itu, PMI sebaiknya tidak membuat asumsi bahwa dokumen lama otomatis dapat di gunakan tanpa pemeriksaan. Masa berlaku dan kesesuaian data tetap perlu di perhatikan.

Dokumen Identitas

Secara umum, beberapa dokumen identitas yang perlu di siapkan antara lain:

  • Paspor.
  • ARC.
  • Dokumen identitas pekerja.
  • Data pribadi yang sesuai dengan dokumen resmi.
  • Dokumen lain yang di minta dalam proses administrasi.

Dokumen Hubungan Kerja

Selain identitas, dokumen yang berkaitan dengan hubungan kerja juga perlu di siapkan, seperti:

  • Kontrak kerja sebelumnya.
  • Kesepakatan perpanjangan.
  • Dokumen employment permit.
  • Formulir pengajuan yang di perlukan.
  • Dokumen dari majikan.
  • Dokumen pendukung lain sesuai kategori pekerjaan.

Baca Juga : Dokumen yang Dibutuhkan untuk Kerja di Taiwan

Pemeriksaan Kesamaan Data

Nama, tanggal lahir, nomor paspor, dan informasi lainnya perlu di periksa. Apabila terdapat perbedaan, koreksi sebaiknya di lakukan sebelum pengajuan.

Hal ini penting karena kesalahan data dapat membuat proses administrasi menjadi lebih panjang. Selain itu, dokumen yang tidak konsisten dapat menimbulkan kebutuhan untuk memberikan dokumen tambahan.

Pemeriksaan Isi Kontrak Sebelum Di perpanjang

Perpanjangan kontrak merupakan kesempatan bagi PMI untuk memeriksa kembali kondisi kerja. Walaupun majikan tetap sama, perubahan tertentu dapat terjadi pada isi kesepakatan.

Karena itu, dokumen baru sebaiknya tidak langsung di tandatangani tanpa di baca.

Bagian Kontrak yang Perlu Di periksa

PMI sebaiknya memperhatikan:

  • Nama pekerja dan majikan.
  • Jenis pekerjaan.
  • Lokasi pekerjaan.
  • Besaran upah.
  • Jadwal kerja.
  • Waktu istirahat.
  • Hari libur.
  • Ketentuan lembur.
  • Tempat tinggal.
  • Fasilitas tertentu.
  • Potongan yang di sepakati.
  • Durasi kontrak.
  • Kemudian, ketentuan penghentian hubungan kerja.

Perubahan yang Perlu Di tanyakan

Apabila terdapat perbedaan antara kontrak lama dan kontrak baru, PMI perlu meminta penjelasan. Misalnya, perubahan upah, tugas, jam kerja, lokasi, atau fasilitas sebaiknya di pahami sebelum kesepakatan di tanda tangani.

Dengan demikian, perpanjangan kontrak tidak hanya menjadi proses administratif, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memastikan kedua pihak memahami kembali hak dan kewajibannya.

Baca Juga : Gaji Pekerja Migran Indonesia di Taiwan: Komponen Penghasilan

Bagaimana Jika Majikan Tidak Mau Memperpanjang?

Tidak semua kontrak akan berakhir dengan perpanjangan. Majikan dapat memutuskan untuk tidak melanjutkan hubungan kerja, sementara PMI juga memiliki hak untuk menyatakan tidak ingin tetap bekerja pada majikan tersebut.

Apabila tidak ada kelanjutan dengan majikan lama tetapi PMI masih ingin bekerja di Taiwan, tersedia mekanisme lain sesuai ketentuan, termasuk proses pergantian atau transfer pada kondisi yang memenuhi persyaratan.

Jika PMI Masih Ingin Bekerja di Taiwan

Dalam kondisi tersebut, PMI perlu menyampaikan keinginannya sebelum masa employment permit berakhir. Proses tidak sebaiknya di biarkan sampai izin habis karena ada batas waktu administrasi.

Pilihan yang Perlu Di pertimbangkan

PMI dapat mempertimbangkan:

  • Melanjutkan dengan majikan lama jika kesepakatan tercapai.
  • Mengikuti prosedur pergantian majikan jika memenuhi syarat.
  • Mengikuti prosedur yang di tetapkan pemerintah untuk pekerja yang tidak melanjutkan dengan majikan lama.
  • Kembali ke Indonesia apabila tidak ada kelanjutan pekerjaan.

Pilihan tersebut perlu di sesuaikan dengan status pekerja dan ketentuan yang berlaku pada saat pengajuan.

Baca Juga : Pindah Majikan di Taiwan: Ketentuan dan Proses untuk PMI

Jika PMI Tidak Ingin Memperpanjang Kontrak

Perpanjangan kontrak bukan kewajiban yang harus di setujui PMI. Apabila pekerja tidak ingin melanjutkan hubungan kerja, keputusan tersebut perlu di sampaikan kepada majikan dan proses selanjutnya perlu di jalankan sesuai aturan.

Pemerintah Taiwan juga membedakan antara pekerja yang ingin melanjutkan pekerjaan, pekerja yang ingin berpindah majikan, dan pekerja yang memilih kembali ke negara asal. Pilihan tersebut memiliki prosedur administrasi yang berbeda.

Baca Juga : Panduan Lengkap Pulang ke Indonesia bagi PMI Taiwan

Hal yang Perlu Di siapkan

Jika tidak memperpanjang kontrak, PMI tetap perlu memperhatikan:

  • Masa berlaku employment permit.
  • Masa berlaku ARC.
  • Tiket atau rencana kepulangan.
  • Dokumen pribadi.
  • Penyelesaian hak finansial.
  • Pengembalian atau penyelesaian dokumen tertentu.
  • Administrasi dengan majikan.
  • Ketentuan keberangkatan dari Taiwan.

Dengan persiapan tersebut, proses berakhirnya hubungan kerja dapat di jalankan secara lebih tertib.

Perpanjangan Kontrak untuk Pekerja yang Sudah Lama di Taiwan

Lama masa kerja menjadi faktor yang perlu di perhatikan karena tidak semua pekerja dapat terus memperpanjang masa kerja tanpa batas. Ketentuan mengenai masa kerja kumulatif dan kategori pekerja tertentu dapat memengaruhi pilihan yang tersedia.

Pekerja yang sudah lama bekerja di Taiwan sebaiknya memeriksa apakah dirinya masih memenuhi persyaratan untuk melanjutkan pekerjaan dengan kategori yang sama. Dalam kondisi tertentu, pekerja yang memenuhi syarat dapat masuk ke mekanisme intermediate skilled worker sesuai ketentuan tersendiri.

Mengapa Masa Kerja Kumulatif Perlu Di periksa?

Catatan masa kerja dapat memengaruhi pilihan administrasi. Karena itu, PMI yang telah bekerja dalam jangka panjang sebaiknya tidak hanya melihat tanggal berakhir kontrak terakhir.

Riwayat pekerjaan sebelumnya juga dapat menjadi informasi penting dalam menentukan apakah perpanjangan biasa masih dapat di lakukan atau terdapat mekanisme lain yang lebih sesuai.

Baca Juga : Cara Kerja di Taiwan untuk Warga Negara Indonesia

Pemeriksaan ARC Setelah Kontrak Di perpanjang

Setelah proses kelanjutan pekerjaan di jalankan, PMI perlu memastikan status izin tinggal juga tetap sesuai. ARC memiliki tanggal kedaluwarsa yang harus di perhatikan secara terpisah.

Pemerintah Taiwan menyatakan bahwa pengajuan perpanjangan ARC dapat di lakukan 3 bulan sebelum tanggal kedaluwarsa. Karena itu, PMI sebaiknya tidak menunggu sampai masa berlaku hampir habis.

Data ARC yang Perlu Di periksa

Setelah dokumen baru di terbitkan, periksa:

  • Nama.
  • Nomor ARC.
  • Nomor paspor.
  • Tanggal lahir.
  • Masa berlaku.
  • Status izin tinggal.
  • Informasi lain yang tercantum.

Apabila terdapat kesalahan, PMI sebaiknya segera meminta informasi mengenai prosedur koreksi. Pemeriksaan awal dapat membantu mencegah masalah saat dokumen di gunakan untuk kebutuhan lain.

Baca Juga : Visa Kerja Taiwan untuk Pekerja Migran Indonesia

Apakah Medical Check Up Perlu Di perhatikan Lagi?

Kebutuhan pemeriksaan kesehatan dalam proses perpanjangan dapat bergantung pada ketentuan yang berlaku untuk kategori pekerjaan dan administrasi pekerja. Oleh sebab itu, PMI tidak sebaiknya menganggap bahwa hasil pemeriksaan sebelumnya selalu dapat di gunakan tanpa batas.

Majikan dan pihak yang menangani administrasi perlu memastikan apakah pemeriksaan tambahan atau dokumen kesehatan tertentu di perlukan. Dengan demikian, proses tidak tertunda karena persyaratan kesehatan yang belum terpenuhi.

Kapan Pemeriksaan Perlu Di pastikan?

Pemeriksaan sebaiknya di tanyakan sejak awal proses perpanjangan. Apabila terdapat dokumen kesehatan yang masa berlakunya terbatas, PMI dapat menyiapkannya sesuai jadwal yang di minta.

Hal tersebut lebih aman daripada menunggu sampai pengajuan sudah berjalan kemudian mengetahui adanya dokumen tambahan yang belum tersedia.

Baca Juga : Medical Check Up untuk PMI Taiwan: Syarat dan Prosedurnya

Biaya dalam Proses Perpanjangan Kontrak

Biaya menjadi salah satu hal yang perlu di tanyakan sejak awal. PMI sebaiknya meminta informasi secara jelas mengenai biaya administrasi yang memang di perlukan dan pihak yang bertanggung jawab atas pembayarannya.

Jumlah biaya tidak sebaiknya di tentukan hanya berdasarkan perkiraan atau informasi dari sesama pekerja. Ketentuan dapat berbeda berdasarkan jenis pekerjaan, proses administrasi, dan layanan yang di gunakan.

Hal yang Perlu Di tanyakan Mengenai Biaya

Sebelum membayar, PMI dapat meminta penjelasan mengenai:

  • Jenis biaya.
  • Dasar biaya.
  • Pihak yang menerima pembayaran.
  • Bukti pembayaran.
  • Dokumen yang di peroleh.
  • Apakah biaya tersebut wajib atau tambahan.
  • Apakah terdapat biaya layanan pihak ketiga.

Transparansi penting agar PMI dapat membedakan biaya resmi dengan biaya jasa atau pungutan lain.

Baca Juga : Berapa Biaya Kerja ke Taiwan? Rincian Biaya PMI Indonesia

Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Memperpanjang Kontrak

Cara memperpanjang kontrak kerja PMI di Taiwan dapat berjalan lebih lancar apabila kesalahan administratif di hindari sejak awal. Banyak persoalan muncul bukan karena pekerja tidak memenuhi syarat, tetapi karena proses di mulai terlalu terlambat atau dokumen tidak di periksa.

Kesalahan Administratif

Beberapa kesalahan yang perlu di hindari:

  • Tidak memeriksa tanggal berakhir employment permit.
  • Menunggu sampai kontrak hampir habis.
  • Tidak memastikan majikan mengajukan proses.
  • Tidak membaca kontrak baru.
  • Tidak memeriksa data paspor.
  • Tidak memperhatikan masa berlaku ARC.
  • Tidak menyimpan salinan dokumen.
  • Tidak meminta bukti pengajuan.
  • Tidak memahami perubahan isi kontrak.

Kesalahan dalam Mengambil Keputusan

Selain administrasi, keputusan terkait hubungan kerja juga perlu di pikirkan dengan matang. PMI sebaiknya tidak menyetujui perpanjangan hanya karena takut kehilangan pekerjaan.

Kondisi kerja, upah, tugas, hubungan dengan majikan, serta rencana pribadi perlu di pertimbangkan. Jika terdapat masalah serius, PMI dapat mencari informasi melalui saluran konsultasi yang tersedia sebelum mengambil keputusan.

Baca Juga : Masalah yang Sering Dihadapi PMI di Taiwan dan Cara Mengatasi

Checklist Cara Memperpanjang Kontrak Kerja PMI di Taiwan

Agar proses lebih teratur, PMI dapat menggunakan checklist berikut:

Sebelum Pengajuan

  • Periksa tanggal berakhir kontrak.
  • Periksa tanggal berakhir employment permit.
  • Periksa masa berlaku ARC.
  • Tanyakan kepada majikan mengenai kelanjutan pekerjaan.
  • Pastikan PMI setuju untuk tetap bekerja.
  • Baca kembali kontrak.
  • Periksa perubahan upah dan tugas.
  • Siapkan dokumen identitas.
  • Siapkan dokumen pekerjaan.
  • Tanyakan persyaratan tambahan.

Saat Proses Di jalankan

  • Pastikan kesepakatan perpanjangan telah di siapkan.
  • Pastikan majikan menjalankan pengajuan dalam waktu yang sesuai.
  • Simpan bukti pengajuan.
  • Periksa dokumen yang telah di terbitkan.
  • Pastikan status employment permit sesuai.
  • Pastikan administrasi ARC ikut di perhatikan.

Setelah Perpanjangan

  • Simpan kontrak baru.
  • Simpan dokumen employment permit.
  • Periksa ARC.
  • Catat tanggal berlaku dokumen baru.
  • Simpan bukti pembayaran jika ada.
  • Pastikan kondisi kerja sesuai kesepakatan.
  • Simpan salinan semua dokumen penting.

Baca Juga : Asuransi untuk PMI Taiwan: Jenis dan Perlindungannya

Cara Memastikan Perpanjangan Berjalan Aman

Keamanan proses tidak hanya di tentukan oleh lengkapnya dokumen. PMI juga perlu memastikan bahwa informasi yang di terima dari majikan atau pihak penempatan sesuai dengan dokumen resmi.

Apabila terdapat perbedaan informasi, PMI sebaiknya meminta penjelasan sebelum menyetujui proses. Selain itu, dokumen penting perlu di simpan sendiri agar pekerja tetap memiliki akses terhadap bukti administrasi.

Baca Juga : Potongan Gaji ART Taiwan: Jenis Potongan untuk PMI

Prinsip yang Perlu Di pegang PMI

Beberapa prinsip sederhana dapat membantu:

  • Jangan menunggu masa izin habis.
  • Jangan menandatangani dokumen yang belum di pahami.
  • Jangan menyerahkan dokumen asli tanpa alasan yang jelas.
  • Simpan salinan dokumen.
  • Catat tanggal penting.
  • Minta bukti pengajuan.
  • Periksa hasil dokumen setelah di terbitkan.
  • Gunakan jalur konsultasi resmi jika menghadapi kendala.

Dengan langkah tersebut, PMI memiliki kontrol yang lebih baik terhadap proses perpanjangan kontrak dan administrasi yang menyertainya.

Baca Juga : Proses Penempatan PMI ke Taiwan dari Indonesia

Pengurusan Dokumen Perpanjangan Kontrak PMI Taiwan

Proses perpanjangan kontrak membutuhkan perhatian pada tanggal berlaku dokumen, kesepakatan dengan majikan, kelengkapan administrasi, employment permit, serta izin tinggal. Karena beberapa dokumen saling berkaitan, kesalahan pada satu tahap dapat memengaruhi proses berikutnya.

Jasa pengurusan dokumen dapat membantu PMI dalam pengecekan dokumen, pemeriksaan data, persiapan berkas, pengisian dokumen, serta pendampingan administrasi sesuai kebutuhan. Dengan demikian, pekerja dapat lebih mudah memahami dokumen apa yang perlu di siapkan dan tahapan mana yang perlu di perhatikan.

PT Jangkar Global Groups melalui Jangkar Groups menyediakan pendampingan pengurusan dokumen PMI Taiwan sesuai kebutuhan administrasi. Pendampingan dapat di lakukan dengan pemeriksaan dokumen dan persiapan proses secara lebih terstruktur, sehingga PMI memiliki gambaran yang lebih jelas sebelum masa kontrak berakhir.

Baca Juga : Cara Mengurus Dokumen PMI Taiwan dari Indonesia

Baca Juga : Jasa Pengurusan Dokumen untuk PMI di Taiwan

Konsultasi Dokumen Pekerja Migran Taiwan Sekarang

Siti Aidah