Mengajukan visa Jepang untuk orang tua yang ingin mengunjungi anak di Jepang membutuhkan persiapan dokumen dan biaya. Dalam kondisi tertentu, anak yang tinggal di Jepang dapat menjadi pihak yang mengundang atau menjamin biaya perjalanan orang tua.
Namun, perlu di pahami bahwa biaya visa Jepang orang tua dengan sponsor anak tidak hanya berkaitan dengan biaya penerbitan visa. Ada kemungkinan terdapat biaya tambahan untuk dokumen pendukung, penerjemahan, pengiriman dokumen, layanan pusat aplikasi, perjalanan menuju tempat pengajuan, serta kebutuhan administrasi lainnya.
Mulai 1 Juli 2026, biaya visa Jepang di Indonesia mengalami perubahan. Untuk visa single entry, biaya yang berlaku adalah Rp1.650.000, sedangkan visa multiple entry sebesar Rp3.330.000. Visa transit juga sudah di tiadakan dalam tabel biaya terbaru Kedutaan Besar Jepang di Indonesia.
Baca Juga : Surat Sponsor Visa Jepang Orang Tua Panduan Lengkap
Berapa Biaya Visa Jepang Orang Tua dengan Sponsor Anak?
Untuk orang tua yang mengajukan visa kunjungan ke Jepang dan mendapatkan dukungan dari anak yang tinggal di Jepang, biaya visa pada dasarnya mengikuti jenis visa yang di ajukan.
Untuk pengajuan di Indonesia sejak 1 Juli 2026:
| Jenis Visa | Biaya |
|---|---|
| Visa Single Entry | Rp1.650.000 |
| Visa Multiple Entry | Rp3.330.000 |
| Visa Transit | Ditiadakan |
Biaya tersebut merupakan biaya visa, bukan keseluruhan biaya perjalanan atau biaya jasa pengurusan.
Kedutaan Besar Jepang di Indonesia menyatakan bahwa biaya tersebut berlaku mulai 1 Juli 2026 dan pembayaran di lakukan secara tunai dengan uang pas.
Artinya, apabila orang tua mengajukan visa single entry dengan sponsor anak, biaya visa resminya adalah Rp1.650.000 per pemohon.
Jika ayah dan ibu mengajukan visa masing-masing, maka biaya visa di hitung berdasarkan jumlah pemohon.
Contohnya, dua orang tua yang masing-masing mengajukan visa single entry akan memiliki biaya visa:
2 × Rp1.650.000 = Rp3.300.000
Baca Juga : Syarat Sponsor Visa Jepang untuk Orang Tua
Apakah Sponsor Anak Membuat Biaya Visa Lebih Murah?
Tidak.
Status anak sebagai sponsor atau penjamin tidak secara otomatis membuat biaya visa menjadi lebih murah.
Sponsor lebih berkaitan dengan dukungan dokumen dan pembiayaan perjalanan, bukan penetapan tarif visa.
Apabila anak di Jepang menanggung biaya perjalanan orang tua, dokumen seperti Letter of Guarantee dan bukti kemampuan finansial sponsor dapat di perlukan sesuai kondisi pengajuan.
Sementara itu, apabila orang tua membiayai sendiri perjalanan, dokumen keuangan orang tua dapat menjadi bagian dari persyaratan sesuai kategori visa.
Jadi, keberadaan sponsor tidak berarti biaya visa menjadi gratis atau mendapatkan potongan khusus.
Perbedaan Biaya Visa dan Biaya Pengurusan
Hal penting yang perlu di ketahui adalah membedakan visa fee dengan biaya lain yang mungkin muncul selama proses pengajuan.
Biaya visa adalah tarif resmi yang di kenakan untuk penerbitan visa apabila visa di berikan.
Sedangkan biaya pengurusan dapat mencakup berbagai kebutuhan lain, misalnya:
- Biaya penerjemahan dokumen jika di perlukan.
- Biaya pengiriman dokumen.
- Biaya transportasi menuju pusat aplikasi.
- Biaya pencetakan dan fotokopi.
- Biaya pembuatan dokumen pendukung.
- Biaya layanan pihak ketiga apabila menggunakan jasa pengurusan.
- Biaya tambahan lain yang berlaku sesuai layanan yang di gunakan.
Kementerian Luar Negeri Jepang juga menjelaskan bahwa apabila pengajuan di lakukan melalui agen yang di setujui, dapat terdapat biaya layanan agen di luar biaya visa.
Karena itu, calon pemohon sebaiknya tidak menyamakan biaya visa dengan total biaya pengurusan visa.
Baca Juga : Dokumen Sponsor Visa Jepang untuk Orang Tua
Biaya Visa Jepang Single Entry untuk Orang Tua
Visa single entry umumnya menjadi pilihan ketika orang tua ingin melakukan satu kali kunjungan ke Jepang.
Per 1 Juli 2026, biaya visa single entry untuk pengajuan di Indonesia adalah:
Rp1.650.000 per pemohon.
Jenis visa ini dapat relevan untuk orang tua yang berencana mengunjungi anak dalam satu perjalanan tertentu.
Contohnya, seorang ibu ingin mengunjungi anaknya di Jepang selama beberapa minggu kemudian kembali ke Indonesia. Jika kategori visa yang di ajukan adalah single entry dan visa di terbitkan, biaya visa yang berlaku adalah Rp1.650.000.
Namun, jenis visa tidak sebaiknya di tentukan hanya berdasarkan biaya. Pemohon perlu mengikuti kategori dan persyaratan yang sesuai dengan tujuan perjalanan.
Biaya Visa Jepang Multiple Entry
Untuk visa multiple entry, biaya yang berlaku di Indonesia sejak 1 Juli 2026 adalah:
Rp3.330.000 per pemohon.
Visa multiple entry memungkinkan pemegang visa melakukan beberapa kali perjalanan masuk ke Jepang sesuai ketentuan visa yang di berikan.
Namun, tidak berarti setiap orang tua yang memiliki anak di Jepang otomatis dapat memperoleh multiple entry.
Jenis visa yang di berikan tetap bergantung pada kategori pengajuan dan keputusan otoritas Jepang.
Oleh karena itu, apabila tujuan orang tua hanya satu kali mengunjungi anak, pemohon sebaiknya memahami apakah single entry sudah sesuai dengan kebutuhan perjalanan.
Baca Juga : Anak di Jepang Menjadi Sponsor Visa Orang Tua
Apakah Anak di Jepang Harus Membayar Biaya Visa Orang Tua?
Tidak selalu.
Sponsor anak dapat menanggung biaya perjalanan orang tua, tetapi siapa yang membayar biaya visa merupakan hal yang dapat di sepakati dalam keluarga.
Ada beberapa kemungkinan.
Orang tua membayar biaya visa sendiri
Orang tua dapat membayar biaya visa dan biaya perjalanan sendiri, sementara anak di Jepang bertindak sebagai pihak yang mengundang.
Dalam kondisi seperti ini, dokumen finansial orang tua dapat menjadi relevan sesuai persyaratan.
Anak membayar biaya visa orang tua
Anak juga dapat menanggung biaya yang berkaitan dengan perjalanan orang tua apabila memang menjadi pihak yang membiayai.
Jika anak bertindak sebagai guarantor, dokumen pendukung mengenai kemampuan finansialnya dapat di perlukan.
Biaya ditanggung bersama
Dalam beberapa kondisi, orang tua dan anak dapat membagi biaya perjalanan.
Yang terpenting adalah informasi mengenai siapa yang membayar biaya perjalanan harus konsisten dengan dokumen yang di serahkan.
Baca Juga : Bukti Keuangan Sponsor Visa Jepang Orang Tua
Biaya Dokumen Sponsor Visa Jepang
Selain biaya visa, sponsor anak mungkin perlu menyiapkan beberapa dokumen pendukung.
Untuk kunjungan keluarga, dokumen dapat mencakup:
- Invitation Letter.
- Letter of Guarantee apabila di perlukan.
- Juminhyo.
- Bukti kemampuan finansial.
- Dokumen pekerjaan atau status sponsor.
- Bukti hubungan keluarga.
- Itinerary atau Schedule of Stay.
- Dokumen tambahan sesuai kondisi pemohon dan sponsor.
Panduan resmi Jepang menyediakan formulir Invitation Letter, Letter of Guarantee, dan Travel Itinerary untuk keperluan pengajuan visa.
Dokumen tersebut tidak selalu berarti seluruhnya wajib dalam setiap kasus. Kebutuhan dokumen dapat bergantung pada siapa yang menanggung biaya, tujuan kunjungan, status sponsor, dan kondisi pemohon.
Baca Juga : Visa Jepang untuk Orang Tua yang Disponsori Anak
Apakah Ada Biaya untuk Membuat Surat Sponsor?
Pada dasarnya, perlu di bedakan antara dokumen sponsor dan jasa pembuatan dokumen.
Invitation Letter dan Letter of Guarantee merupakan dokumen resmi yang memiliki format yang tersedia dalam informasi visa Jepang.
Jika sponsor mengisi dan menyiapkan sendiri dokumen sesuai ketentuan, tidak berarti otomatis ada biaya jasa khusus untuk “surat sponsor”.
Namun, apabila pemohon menggunakan jasa pihak ketiga untuk membantu menyiapkan dokumen, menerjemahkan, memeriksa, atau mengurus administrasi, pihak tersebut dapat mengenakan biaya layanan tersendiri.
Biaya tersebut bukan biaya visa Jepang resmi.
Biaya Bukti Keuangan Sponsor
Bukti keuangan sponsor juga perlu di perhatikan.
Jika anak menanggung biaya perjalanan orang tua, sponsor dapat di minta memberikan dokumen yang menunjukkan kemampuan finansial sesuai kondisi pengajuan.
Dokumen yang dapat di gunakan dalam panduan Jepang antara lain bukti penghasilan atau perpajakan dan balance certificate, sesuai keadaan penjamin.
Biaya untuk mendapatkan dokumen tersebut dapat berbeda-beda tergantung jenis dokumen dan lembaga yang menerbitkannya.
Karena itu, biaya persiapan sponsor tidak dapat di tentukan hanya dengan melihat tarif visa.
Baca Juga : Bukti Hubungan Keluarga untuk Sponsor Visa Jepang
Biaya Bukti Hubungan Keluarga
Orang tua yang mengunjungi anak di Jepang perlu memperhatikan bukti hubungan keluarga.
Dokumen yang dapat di gunakan sesuai kondisi antara lain:
- Akta kelahiran.
- Dokumen keluarga.
- Akta perkawinan untuk hubungan tertentu.
- Kosekitohon dalam kondisi yang relevan.
- Dokumen lain yang dapat membuktikan hubungan keluarga.
Panduan Jepang menyebutkan dokumen seperti birth certificate, marriage certificate, dan Kosekitohon sebagai contoh bukti hubungan keluarga.
Apabila dokumen membutuhkan penerjemahan atau pengurusan salinan tertentu, mungkin terdapat biaya tambahan.
Apakah Biaya Visa Tetap Dibayar Jika Visa Ditolak?
Ada perbedaan penting antara biaya visa dan biaya layanan lainnya.
Informasi resmi Kementerian Luar Negeri Jepang menyatakan bahwa apabila visa tidak di terbitkan, visa fee tidak di kenakan. Namun, jika pengajuan melalui agen yang di setujui, biaya layanan agen dapat memiliki ketentuan tersendiri.
Karena itu, calon pemohon perlu memahami komponen biaya sebelum menggunakan layanan pihak ketiga.
Jangan hanya menanyakan “berapa biaya visa”, tetapi tanyakan juga apakah ada biaya administrasi atau biaya jasa yang terpisah.
Baca Juga : Surat Sponsor Visa Jepang untuk Ortu (ORANG TUA)
Biaya Visa Jepang untuk Dua Orang Tua
Jika ayah dan ibu sama-sama ingin mengunjungi anak di Jepang, biaya perlu di hitung berdasarkan jumlah pemohon.
Misalnya keduanya mengajukan single entry:
Ayah: Rp1.650.000
Ibu: Rp1.650.000
Total biaya visa: Rp3.300.000
Jika keduanya mengajukan multiple entry dan masing-masing memenuhi persyaratan untuk jenis visa tersebut:
2 × Rp3.330.000 = Rp6.660.000
Perhitungan tersebut hanya merupakan biaya visa dan belum memasukkan biaya dokumen, perjalanan, penerjemahan, maupun layanan tambahan.
Pengajuan Visa Jepang Orang Tua di Indonesia
Untuk pemohon di Indonesia, Kedutaan Besar Jepang menjelaskan bahwa aplikasi visa di ajukan melalui Japan Visa Application Center (JVAC) dan pada prinsipnya Kedutaan Besar Jepang tidak melayani aplikasi visa secara langsung.
Kedutaan juga menyebutkan bahwa proses pembuatan visa minimal 5 hari kerja setelah dokumen di terima, meskipun waktu proses dapat bergantung pada pemeriksaan dan kondisi permohonan.
Karena itu, orang tua sebaiknya tidak mengajukan visa terlalu dekat dengan jadwal keberangkatan.
Baca Juga : Prosedur Pengajuan Visa Jepang Orang Tua dengan Sponsor
Checklist Biaya Visa Jepang Orang Tua dengan Sponsor Anak
Sebelum mengajukan visa, berikut gambaran biaya yang perlu di perhitungkan:
Biaya resmi visa:
- Single entry: Rp1.650.000 per orang.
- Multiple entry: Rp3.330.000 per orang.
Biaya persiapan yang mungkin muncul:
- Fotokopi dan pencetakan dokumen.
- Penerjemahan dokumen jika di perlukan.
- Pengiriman dokumen dari Jepang ke Indonesia.
- Pengurusan dokumen sponsor.
- Transportasi menuju pusat aplikasi.
- Biaya layanan pihak ketiga jika menggunakan jasa.
- Biaya tambahan lain sesuai kebutuhan.
Tidak semua pemohon akan mengeluarkan seluruh biaya tersebut. Total pengeluaran sangat bergantung pada kondisi dokumen dan apakah proses di lakukan sendiri atau menggunakan bantuan pihak lain.
Baca Juga : Penyebab Visa Jepang Orang Tua Ditolak Meski Ada Sponsor
Tips Menghemat Biaya Pengajuan Visa Jepang Orang Tua
Ada beberapa cara untuk menghindari pengeluaran yang tidak perlu.
Pertama, tentukan terlebih dahulu jenis visa yang sesuai dengan tujuan perjalanan.
Kedua, gunakan formulir dan dokumen resmi yang tersedia dari pihak Jepang.
Ketiga, periksa seluruh dokumen sebelum di terjemahkan atau di kirim agar tidak terjadi pengulangan pekerjaan.
Keempat, pastikan informasi sponsor dan orang tua konsisten sehingga mengurangi kemungkinan di minta melengkapi dokumen karena kesalahan administrasi.
Kelima, apabila menggunakan jasa pengurusan, tanyakan secara jelas apakah harga yang di berikan sudah termasuk biaya visa atau hanya biaya jasa.
Hal ini penting karena biaya visa resmi dan biaya jasa pengurusan merupakan dua komponen yang berbeda.
Biaya Visa Jepang Orang Tua dengan Sponsor Anak per 1 Juli 2026 adalah Rp1.650.000 untuk visa single entry dan Rp3.330.000 untuk visa multiple entry per pemohon. Informasi tersebut merupakan tarif resmi yang tercantum pada halaman visa Kedutaan Besar Jepang di Indonesia.
Adanya sponsor anak di Jepang tidak otomatis membuat biaya visa menjadi lebih murah. Sponsor lebih berfungsi dalam memberikan dukungan terhadap tujuan kunjungan, hubungan keluarga, tempat tinggal, serta pembiayaan perjalanan apabila anak menjadi pihak yang menanggung biaya.
Selain biaya visa, calon pemohon perlu memperhitungkan biaya dokumen, penerjemahan, pengiriman, transportasi, serta kemungkinan biaya layanan pihak ketiga.
Dengan memahami setiap komponen biaya sejak awal, orang tua dapat mempersiapkan anggaran pengajuan visa Jepang dengan lebih jelas dan menghindari salah pengertian antara biaya visa resmi dengan biaya jasa pengurusan.
Konsultasikan Visa Jepang Anda sekarang.