Visa Jepang untuk orang tua yang disponsori anak merupakan salah satu skenario pengajuan visa kunjungan keluarga. Kondisi ini biasanya terjadi ketika anak tinggal di Jepang dan ingin mengundang ayah atau ibu dari Indonesia untuk berkunjung dan menghabiskan waktu bersama keluarga.
Dalam pengajuan seperti ini, anak yang berada di Jepang dapat berperan sebagai pihak yang mengundang (inviting person). Dalam kondisi tertentu, anak juga dapat menjadi penjamin atau guarantor, terutama apabila anak menanggung biaya perjalanan dan kebutuhan orang tua selama berada di Jepang.
Namun, istilah sponsor tidak berarti bahwa visa pasti di setujui. Keputusan visa tetap di lakukan berdasarkan pemeriksaan keseluruhan dokumen dan kondisi pemohon.
Kementerian Luar Negeri Jepang menyediakan dokumen khusus untuk kunjungan keluarga, termasuk Invitation Letter, Letter of Guarantee, itinerary, bukti hubungan keluarga, Juminhyo, serta bukti keuangan penjamin apabila di perlukan.
Baca Juga : Anak di Jepang Menjadi Sponsor Visa Orang Tua
Apa Itu Visa Jepang untuk Orang Tua yang Disponsori Anak?
Visa ini merupakan visa kunjungan sementara ketika orang tua datang ke Jepang untuk mengunjungi anak atau keluarga yang berada di Jepang.
Contohnya, seorang anak bekerja dan tinggal di Jepang kemudian ingin mengundang ayah dan ibunya dari Indonesia untuk berkunjung selama beberapa minggu.
Anak tersebut dapat menjadi pihak yang mengundang. Apabila anak juga membiayai perjalanan dan kebutuhan orang tua, anak dapat berperan sebagai penjamin apabila memenuhi ketentuan yang berlaku.
Tujuan kunjungan harus di jelaskan secara jelas. Dalam panduan resmi Jepang, surat undangan tidak cukup hanya mencantumkan keterangan umum seperti “mengunjungi keluarga”, tetapi perlu menjelaskan kegiatan atau tujuan kunjungan secara lebih spesifik.
Perbedaan Sponsor, Pengundang, dan Penjamin
Istilah sponsor sering di gunakan secara umum dalam pembahasan visa, tetapi dokumen Jepang membedakan beberapa peran.
Pihak Pengundang
Pihak pengundang adalah orang yang mengundang orang tua untuk datang ke Jepang.
Anak yang tinggal di Jepang dapat menjadi pihak pengundang dan menjelaskan hubungan keluarga serta tujuan kunjungan.
Guarantor atau Penjamin
Penjamin merupakan pihak yang memberikan jaminan tertentu kepada pemohon.
Dalam Letter of Guarantee, penjamin dapat menjamin biaya selama pemohon berada di Jepang, biaya perjalanan kembali, serta kepatuhan terhadap hukum dan peraturan Jepang.
Pemohon Visa
Pemohon tetap merupakan orang tua yang akan melakukan perjalanan ke Jepang.
Jadi, meskipun anak menjadi sponsor atau penjamin, orang tua tetap harus memenuhi persyaratan visa sebagai pemohon.
Baca Juga : Syarat Sponsor Visa Jepang untuk Orang Tua
Apakah Anak di Jepang Bisa Menjadi Sponsor Orang Tua?
Bisa, tetapi kemampuan anak untuk menjadi guarantor perlu di lihat berdasarkan status tinggal dan kondisi lainnya.
Untuk penjamin warga negara asing, misalnya, terdapat persyaratan status tinggal tertentu di Jepang. Panduan resmi juga menjelaskan kondisi khusus apabila pihak yang mengundang masih berstatus pelajar.
Karena itu, sebelum menyiapkan dokumen, perlu di ketahui:
- Anak tinggal di Jepang dengan status apa
- Anak bekerja atau tidak
- Anak warga negara Jepang atau warga negara asing
- Siapa yang membayar tiket
- Siapa yang menanggung biaya selama di Jepang
- Orang tua tinggal di mana selama kunjungan
- Berapa lama rencana kunjungan
Informasi tersebut akan memengaruhi dokumen yang perlu di siapkan.
Dokumen Visa Jepang untuk Orang Tua yang Disponsori Anak
Documen dapat di bagi menjadi dokumen orang tua sebagai pemohon dan dokumen anak sebagai pihak pengundang atau penjamin.
Dokumen Orang Tua
Documen pemohon dapat meliputi:
- Paspor
- Formulir aplikasi visa
- Foto
- Dokumen identitas
- Bukti hubungan keluarga
- Dokumen keuangan apabila biaya di tanggung sendiri
- Dokumen pendukung lainnya sesuai ketentuan kantor perwakilan
Dokumen Anak di Jepang
Documen dari anak dapat mencakup:
- Invitation Letter
- Letter of Guarantee apabila di perlukan
- Itinerary
- Juminhyo
- Bukti pekerjaan
- Bukti keuangan
- Residence Card apabila anak merupakan warga negara asing dan dokumen tersebut di perlukan
Dokumen yang di siapkan di Jepang pada prinsipnya dapat di terima dalam bentuk salinan, tetapi kantor perwakilan dapat meminta dokumen asli apabila di perlukan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Baca Juga: Bukti Hubungan Keluarga untuk Sponsor Visa Jepang
Surat Undangan dari Anak di Jepang
Invitation Letter merupakan salah satu dokumen penting apabila anak mengundang orang tua.
Surat ini harus menjelaskan identitas pihak yang mengundang, identitas pemohon, tujuan undangan, latar belakang undangan, serta hubungan antara pengundang dengan pemohon.
Dalam formulir resmi Jepang, nama orang tua harus di tulis menggunakan alfabet Latin sesuai dengan nama yang tercantum pada paspor.
Isi surat sebaiknya konsisten dengan dokumen lainnya.
Misalnya, apabila tujuan kunjungan adalah mengunjungi anak dan bertemu cucu, itinerary dan informasi tempat tinggal juga harus mendukung tujuan tersebut.
Letter of Guarantee untuk Orang Tua
Jika anak menjadi penjamin, Letter of Guarantee dapat menjadi bagian dari dokumen yang perlu di siapkan.
Surat ini berbeda dengan Invitation Letter.
Letter of Guarantee berkaitan dengan tanggung jawab penjamin, termasuk biaya tinggal dan perjalanan kembali serta kepatuhan terhadap hukum dan peraturan Jepang.
Formulir resmi Jepang meminta penjamin mengisi informasi identitas, alamat, nomor telepon, pekerjaan atau organisasi, serta hubungan dengan pemohon.
Baca Juga: Prosedur Pengajuan Visa Jepang Orang Tua dengan Sponsor
Bukti Keuangan Anak sebagai Sponsor
Apabila anak menanggung biaya orang tua, bukti kemampuan finansial anak dapat di perlukan.
Dokumen yang tercantum dalam panduan resmi Jepang antara lain:
- Certificate of Income/Taxation
- Certificate of Tax Payment dalam kondisi yang sesuai
- Balance Certificate
- Pension Benefit Certificate untuk penjamin yang menerima pensiun
- Certificate of Employment
- Dokumen usaha apabila penjamin menjalankan bisnis
Panduan Jepang juga menjelaskan bahwa Statement of Tax Withholding tidak di terima sebagai pengganti dokumen tertentu yang dipersyaratkan.
Tidak ada alasan untuk menggunakan angka saldo rekening tertentu sebagai jaminan visa akan di setujui. Pemeriksaan di lakukan berdasarkan dokumen yang di serahkan secara keseluruhan.
Jika Anak Menanggung Semua Biaya
Apabila anak membayar seluruh biaya orang tua, informasi tersebut harus konsisten dalam dokumen.
Misalnya:
- Anak membayar tiket pesawat
- Anak menyediakan tempat tinggal
- Anak membayar kebutuhan selama di Jepang
- Anak menanggung biaya perjalanan kembali
Dalam kondisi tersebut, anak perlu menunjukkan kemampuan finansial yang memadai melalui dokumen yang sesuai.
Hal ini juga perlu konsisten dengan Letter of Guarantee apabila anak bertindak sebagai penjamin.
Baca Juga: Penyebab Visa Jepang Orang Tua Ditolak Meski Ada Sponsor
Jika Orang Tua Membayar Biaya Sendiri
Tidak semua kunjungan keluarga berarti anak harus menanggung seluruh biaya.
Orang tua dapat membayar tiket dan biaya perjalanan sendiri, sementara anak hanya menjadi pihak yang mengundang.
Dalam kondisi tersebut, bukti keuangan orang tua sebagai pemohon dapat menjadi bagian penting dari pengajuan.
Jadi, sejak awal harus di jelaskan dengan jelas siapa yang membiayai perjalanan.
Anak sebagai pengundang tidak selalu berarti anak sebagai penanggung biaya.
Bukti Hubungan Orang Tua dan Anak
Karena tujuan pengajuan adalah kunjungan keluarga, hubungan antara anak dan orang tua perlu dapat di buktikan.
Dokumen yang dapat di gunakan bergantung pada kondisi keluarga, tetapi dapat berupa:
- Akta kelahiran
- Dokumen keluarga
- Dokumen sipil lainnya
- Dokumen resmi yang menunjukkan hubungan orang tua dan anak
Panduan resmi Jepang menyebutkan birth certificate, marriage certificate, atau family register certificate sebagai contoh dokumen yang dapat di gunakan untuk membuktikan hubungan keluarga dalam kunjungan keluarga.
Jika terdapat perbedaan nama antara dokumen orang tua dan anak, sebaiknya siapkan dokumen tambahan yang dapat menjelaskan perbedaan tersebut.
Baca Juga : Surat Sponsor Visa Jepang Orang Tua Panduan Lengkap
Itinerary Perjalanan Orang Tua
Itinerary atau rencana perjalanan juga menjadi bagian penting dalam pengajuan.
Rencana tersebut dapat menjelaskan:
- Tanggal kedatangan di Jepang
- Tanggal kepulangan
- Tempat tinggal
- Alamat anak apabila tinggal di rumah anak
- Kegiatan selama berada di Jepang
- Kota atau lokasi yang akan di kunjungi
Panduan resmi Jepang meminta itinerary mencantumkan jadwal kedatangan dan keberangkatan, akomodasi, serta kegiatan selama berada di Jepang. Tiket pesawat dan akomodasi tidak harus sudah dibayar pada saat pengajuan menurut panduan tersebut.
Itinerary sebaiknya di buat realistis dan sesuai dengan tujuan visa.
Jika Anak Tinggal di Jepang sebagai Warga Negara Asing
Anak yang menjadi pengundang tidak harus selalu warga negara Jepang.
Apabila anak merupakan warga negara Indonesia atau warga negara asing lainnya yang tinggal di Jepang, status tinggalnya perlu di perhatikan.
Dalam kondisi tertentu, penjamin warga negara asing perlu melampirkan salinan kedua sisi Residence Card yang masih berlaku. Selain itu, status izin tinggal penjamin harus memenuhi ketentuan yang berlaku.
Karena itu, dokumen sponsor untuk anak WNI di Jepang dapat berbeda dengan dokumen apabila anak sudah menjadi warga negara Jepang.
Baca Juga : Dokumen Sponsor Visa Jepang untuk Orang Tua
Jika Anak Masih Menjadi Pelajar di Jepang
Kondisi khusus dapat berlaku jika anak yang tinggal di Jepang masih berstatus pelajar.
Panduan resmi Jepang menyebutkan bahwa ketika pihak yang tinggal di Jepang dengan status student mengundang kerabat, dalam kondisi tertentu profesor atau associate professor di universitas dapat menjadi penjamin. Dalam skenario tersebut, dokumen penjamin dapat berbeda dari penjamin pada umumnya.
Oleh karena itu, status anak sebagai pelajar perlu di periksa sebelum menentukan siapa yang akan menjadi guarantor.
Proses Pengajuan Visa Jepang untuk Orang Tua
Secara umum, proses dapat di lakukan dengan tahapan berikut:
Menentukan Tujuan Kunjungan
Tentukan bahwa orang tua datang untuk kunjungan keluarga dan tentukan rencana lama tinggal.
Menentukan Pihak yang Membiayai
Tentukan apakah biaya di tanggung anak, orang tua, atau kombinasi keduanya.
Anak Menyiapkan Dokumen dari Jepang
Anak menyiapkan Invitation Letter dan dokumen pendukung lainnya sesuai kondisi.
Jika anak menjadi penjamin, siapkan Letter of Guarantee dan bukti kemampuan finansial.
Orang Tua Menyiapkan Dokumen Pemohon
Orang tua menyiapkan paspor, formulir aplikasi, foto, bukti hubungan keluarga, dokumen keuangan, dan dokumen lain sesuai checklist yang berlaku.
Mengajukan Permohonan
Untuk pemohon di Indonesia, Kedutaan Besar Jepang menyatakan bahwa sejak 15 September 2017 proses aplikasi visa pada prinsipnya di alihkan ke Japan Visa Application Center (JVAC) dan Kedutaan Besar Jepang pada dasarnya tidak lagi menerima aplikasi visa secara langsung.
Baca Juga : Surat Sponsor Visa Jepang untuk Ortu (ORANG TUA)
Berapa Lama Proses Visa Jepang untuk Orang Tua?
Waktu pemeriksaan dapat berbeda tergantung kondisi aplikasi dan kelengkapan dokumen.
Dokumen yang tidak lengkap atau kondisi yang memerlukan pemeriksaan tambahan dapat menyebabkan proses menjadi lebih lama.
Karena itu, sebaiknya jangan membuat jadwal perjalanan yang terlalu dekat dengan tanggal pengajuan.
Selain itu, tiket pesawat atau akomodasi tidak seharusnya di anggap sebagai jaminan visa akan di terbitkan. Panduan resmi Jepang juga menyatakan bahwa reservasi dan pembayaran tiket atau akomodasi tidak di perlukan pada saat pengajuan dalam konteks dokumen yang di jelaskan pada panduan tersebut.
Penyebab Pengajuan Visa Orang Tua Dapat Bermasalah
Beberapa hal yang dapat menimbulkan pertanyaan dalam pemeriksaan antara lain:
- Tujuan kunjungan tidak jelas
- Hubungan keluarga tidak dapat di buktikan
- Data orang tua dan anak tidak konsisten
- Dokumen sponsor tidak lengkap
- Kemampuan finansial sponsor tidak dapat di jelaskan
- Itinerary tidak sesuai tujuan kunjungan
- Status tinggal anak di Jepang tidak jelas
- Informasi mengenai siapa yang membiayai perjalanan berbeda antara dokumen
- Terdapat dokumen yang perlu di verifikasi lebih lanjut
Hal tersebut bukan daftar alasan penolakan resmi yang bersifat otomatis, tetapi merupakan aspek yang perlu di perhatikan ketika menyiapkan dokumen.
Baca Juga : Bukti Keuangan Sponsor Visa Jepang Orang Tua
Checklist Visa Jepang Orang Tua yang Disponsori Anak
Sebelum mengajukan visa, orang tua dan anak dapat menggunakan checklist berikut:
Dokumen orang tua:
- Paspor
- Formulir aplikasi visa
- Foto
- Identitas
- Bukti hubungan keluarga
- Bukti keuangan jika orang tua membayar sendiri
- Dokumen pendukung lainnya
Dokumen anak di Jepang:
- Invitation Letter
- Letter of Guarantee jika di perlukan
- Itinerary
- Juminhyo
- Bukti pekerjaan
- Bukti keuangan jika menjadi penjamin
- Residence Card jika berlaku
- Dokumen pendukung lainnya
Tidak semua dokumen tersebut wajib untuk setiap pemohon. Persyaratan akhir perlu mengikuti checklist kantor perwakilan Jepang atau pusat aplikasi yang menangani pengajuan.
Visa Jepang untuk orang tua yang disponsori anak dapat di gunakan dalam skenario kunjungan keluarga ketika anak yang tinggal di Jepang mengundang ayah atau ibunya untuk datang berkunjung.
Hal paling penting adalah membedakan antara pihak pengundang dan penjamin. Anak dapat menjadi pengundang dan dalam kondisi tertentu juga menjadi penjamin. Jika anak menanggung biaya orang tua, dokumen keuangan dan Letter of Guarantee perlu di siapkan sesuai ketentuan.
Selain itu, bukti hubungan keluarga, itinerary, dokumen tempat tinggal, status anak di Jepang, dan kemampuan finansial harus di buat konsisten.
Pengajuan visa sebaiknya di lakukan dengan dokumen yang benar-benar menggambarkan kondisi perjalanan. Sponsor atau penjamin dapat membantu memperkuat dokumentasi kunjungan keluarga, tetapi tidak menjamin visa pasti di setujui.
Konsultasikan Visa Jepang Anda sekarang.