Visa Schengen Belanda Syarat dan Cara Mengurus

Kristian Kimi

Visa Schengen Belanda Syarat dan Cara Mengurus
Direktur Utama Jangkar Groups

Visa Schengen Belanda di gunakan untuk perjalanan singkat ke Belanda dengan masa tinggal maksimal 90 hari dalam periode 180 hari, misalnya untuk wisata, bisnis, atau kunjungan keluarga. Bagi pemohon dari Indonesia, proses pengajuan di lakukan melalui pusat aplikasi visa yang di tunjuk. Selain itu, apabila perjalanan mencakup beberapa negara Schengen, pemohon perlu menentukan negara yang berwenang menerima aplikasi berdasarkan rencana perjalanan. Oleh karena itu, dokumen, itinerary, bukti keuangan, dan tujuan perjalanan perlu di siapkan secara konsisten sejak awal.

Baca Juga : Visa Schengen Eropa: Syarat, Biaya, Proses, dan Cara Mengurus

Kapan Harus Mengajukan Visa Schengen Belanda?

Visa Schengen Belanda di perlukan apabila Belanda menjadi negara tujuan utama dalam perjalanan singkat ke kawasan Schengen dan pemohon berasal dari negara yang membutuhkan visa. Perjalanan dapat mencakup wisata, bisnis, kunjungan keluarga, maupun tujuan lain yang termasuk kategori short stay.

Namun, apabila perjalanan mencakup beberapa negara Schengen, jangan langsung menentukan Belanda hanya karena penerbangan pertama mendarat di Amsterdam. Negara pengajuan di tentukan berdasarkan aturan tujuan utama perjalanan.

Misalnya, seseorang merencanakan:

Jakarta → Amsterdam → Rotterdam → Jakarta

Dalam perjalanan tersebut, Belanda menjadi tujuan perjalanan utama.

Sebaliknya, jika itinerary adalah:

Jakarta → Amsterdam → Paris → Roma → Jakarta

maka durasi tinggal dan tujuan utama di masing-masing negara harus di periksa terlebih dahulu.

Dengan demikian, itinerary sebaiknya di buat sebelum memilih tempat pengajuan visa.

Syarat Visa Schengen Belanda dari Indonesia

Persyaratan Visa Schengen Belanda bergantung pada tujuan perjalanan. NetherlandsWorldwide menyediakan checklist berbeda untuk wisata, bisnis atau kunjungan resmi, kunjungan keluarga atau teman, studi maupun kegiatan tertentu, alasan medis, pelaut, serta kategori lainnya.

Secara umum, dokumen yang perlu di siapkan meliputi:

DokumenFungsi
PasporIdentitas dan dokumen perjalanan
Formulir visaData resmi pemohon
FotoIdentifikasi pemohon
ItineraryMenjelaskan rencana perjalanan
Bukti akomodasiMenunjukkan tempat tinggal
Bukti transportasiMenjelaskan perjalanan
Bukti keuanganMenunjukkan kemampuan membiayai perjalanan
Asuransi perjalananMemenuhi ketentuan perlindungan Schengen
Dokumen pekerjaan/usahaMenjelaskan aktivitas pemohon
Dokumen pendukungDi sesuaikan dengan tujuan perjalanan

Dokumen tersebut merupakan gambaran umum. Checklist resmi tetap harus di sesuaikan dengan kategori visa yang di pilih.

Paspor untuk Visa Schengen Belanda

Paspor menjadi salah satu dokumen yang perlu di periksa secara khusus. Berdasarkan checklist resmi Belanda, dokumen perjalanan harus berusia tidak lebih dari 10 tahun, memiliki sedikitnya dua halaman visa yang masih kosong, di tandatangani, dan berlaku setidaknya tiga bulan setelah pemohon meninggalkan kawasan Schengen.

Khusus untuk paspor Indonesia, pemerintah Belanda juga mencantumkan ketentuan bahwa paspor Indonesia harus memuat tanda tangan pemegang atau pengesahan tanda tangan melalui pejabat imigrasi Indonesia maupun perwakilan Indonesia di luar negeri.

Karena itu, sebelum mengisi aplikasi, periksa terlebih dahulu halaman biodata, masa berlaku, halaman kosong, dan tanda tangan paspor.

Formulir Aplikasi Visa Belanda

Formulir aplikasi harus di isi menggunakan data pemohon sendiri. NetherlandsWorldwide menjelaskan bahwa formulir di isi secara online dan menghasilkan formulir dengan kode unik. Formulir tersebut kemudian di cetak dan di serahkan bersama dokumen lainnya.

Data dalam formulir harus konsisten dengan:

A. paspor;
B. itinerary;
C. pekerjaan;
D. bukti keuangan;
E. akomodasi;
F. tujuan perjalanan;
G. dokumen pendukung lainnya.

Oleh sebab itu, jangan mengisi formulir berdasarkan perkiraan. Setiap informasi sebaiknya dapat dijelaskan melalui dokumen yang di sertakan.

Itinerary dan Bukti Akomodasi Belanda

Rencana perjalanan menjadi bagian penting karena menjelaskan bagaimana pemohon akan menggunakan visa selama berada di kawasan Schengen.

Menyusun Itinerary

Itinerary dapat mencantumkan kota, tanggal, aktivitas utama, serta perpindahan antarnegara apabila perjalanan tidak hanya di lakukan di Belanda.

Contohnya:

Hari 1–3: Amsterdam
Hari 4: Utrecht
Hari 5–6: Rotterdam
Hari 7: kembali ke Indonesia

Apabila terdapat perjalanan ke negara Schengen lain, negara tersebut juga perlu di cantumkan.

Dengan demikian, itinerary tidak hanya menunjukkan tempat yang ingin di kunjungi, tetapi juga membantu menjelaskan alasan Belanda menjadi negara pengajuan.

Menyiapkan Akomodasi

Bukti akomodasi harus sesuai dengan rencana perjalanan. Untuk perjalanan wisata, misalnya, reservasi penginapan perlu menunjukkan periode tinggal yang relevan.

Jika pemohon tinggal di tempat keluarga atau teman, dokumen yang di butuhkan dapat berbeda karena kategori kunjungan keluarga atau teman memiliki checklist tersendiri.

Bukti Keuangan untuk Visa Belanda

Bukti keuangan di gunakan untuk menunjukkan bahwa pemohon mampu membiayai perjalanan selama berada di kawasan Schengen.

Untuk wisata, checklist resmi Belanda meminta bukti kondisi finansial dan sosial-ekonomi pemohon. Misalnya, karyawan dapat melampirkan dokumen pekerjaan dan bukti finansial, sedangkan wiraswasta dapat menggunakan dokumen usaha serta rekening yang relevan.

Dokumen yang dapat di siapkan antara lain:

rekening koran;
slip gaji;
surat keterangan kerja;
dokumen usaha;
bukti penghasilan;
dokumen sponsor jika perjalanan di biayai pihak lain.

Yang perlu di perhatikan bukan hanya saldo akhir rekening. Konsistensi transaksi dan hubungan antara penghasilan, pekerjaan, serta biaya perjalanan juga perlu dapat di jelaskan.

Jika terdapat transaksi besar dalam rekening, sebaiknya tersedia bukti yang dapat menjelaskan sumber dana tersebut.

Asuransi Perjalanan Visa Schengen Belanda

Asuransi perjalanan merupakan bagian dari persyaratan visa Schengen. Polis perlu memenuhi ketentuan perlindungan yang berlaku untuk kawasan Schengen, termasuk perlindungan medis darurat dan repatriasi sesuai aturan visa.

Karena itu, periksa beberapa informasi sebelum menggunakan polis:

A. nama tertanggung;
B. periode perlindungan;
C. wilayah cakupan;
D. manfaat medis;
E. perlindungan keadaan darurat;
F. ketentuan repatriasi.

Selain itu, tanggal perlindungan harus mencakup periode perjalanan yang di ajukan.

Bukti Pekerjaan dan Ikatan di Indonesia

Dokumen pekerjaan membantu menjelaskan kondisi pemohon di negara tempat tinggal. Untuk karyawan, checklist resmi Belanda dapat meminta surat dari pemberi kerja yang menjelaskan posisi, masa kontrak, dan gaji, di sertai dokumen finansial tertentu.

Sementara itu, pemohon yang bekerja sebagai pengusaha dapat menyiapkan dokumen usaha dan bukti penghasilan. Mahasiswa dapat menunjukkan bukti terdaftar pada institusi pendidikan.

Dengan demikian, dokumen pekerjaan tidak sekadar menunjukkan sumber pendapatan. Dokumen tersebut juga membantu memberikan gambaran mengenai aktivitas pemohon di Indonesia.

Tempat Pengajuan Visa Schengen Belanda di Indonesia

Untuk mengajukan Visa Schengen Belanda di Indonesia, pemohon dapat menggunakan pusat aplikasi yang di tunjuk di beberapa kota. NetherlandsWorldwide saat ini mencantumkan lokasi di Bali, Jakarta, Surabaya, Ambon, Makassar, dan Medan. Pengajuan di Indonesia di tujukan bagi pemohon yang tinggal di Indonesia atau Timor-Leste sesuai ketentuan yang berlaku.

Karena lokasi dan mekanisme layanan dapat berubah, pemohon sebaiknya memeriksa informasi terbaru sebelum membuat appointment.

Selain itu, pemohon perlu datang secara langsung pada appointment. Proses tersebut mencakup penyerahan dokumen, paspor, pembayaran biaya, serta biometrik apabila di perlukan.

Cara Mengurus Visa Schengen Belanda dari Indonesia

Setelah memahami persyaratan, proses pengajuan dapat di lakukan secara bertahap.

  1. Tentukan Negara Pengajuan

Pertama, tentukan apakah Belanda memang menjadi negara tujuan utama. Jika hanya mengunjungi Belanda, penentuannya relatif sederhana. Namun, perjalanan multi-negara membutuhkan pemeriksaan itinerary.

  1. Tentukan Tujuan Perjalanan

Selanjutnya, pilih kategori sesuai tujuan, misalnya wisata, bisnis, kunjungan keluarga atau teman, maupun kategori lainnya.

Kategori ini penting karena checklist dokumennya dapat berbeda.

  1. Isi Formulir Online

Kemudian, isi formulir aplikasi menggunakan data sendiri. Setelah selesai, cetak formulir dengan kode unik sesuai prosedur yang di tentukan.

  1. Siapkan Checklist

Setelah formulir selesai, kumpulkan seluruh dokumen berdasarkan checklist kategori perjalanan.

Periksa kembali tanggal, nama, nomor paspor, itinerary, akomodasi, dan bukti keuangan.

  1. Buat Appointment

Berikutnya, buat appointment melalui pusat aplikasi yang di tunjuk. NetherlandsWorldwide menyebutkan bahwa pemohon dapat mengajukan visa hingga enam bulan sebelum perjalanan dan sebaiknya mengajukan paling lambat 15 hari sebelum keberangkatan.

  1. Hadir dan Serahkan Dokumen

Pada hari appointment, bawa paspor, formulir, checklist, serta dokumen pendukung. Pemohon juga perlu mengikuti proses biometrik apabila di wajibkan.

  1. Pantau Proses Aplikasi

Setelah pengajuan, pemohon mendapatkan nomor referensi yang dapat di gunakan untuk melacak status aplikasi.

Appointment dan Biometrik Visa Belanda

Appointment merupakan bagian penting dalam proses pengajuan dari Indonesia. Pemohon pada umumnya harus hadir secara langsung, termasuk anak-anak, meskipun terdapat pengecualian tertentu untuk pengambilan sidik jari.

Pengecualian biometrik dapat berlaku, antara lain, bagi anak di bawah 12 tahun atau pemohon yang sidik jarinya telah di rekam untuk aplikasi Schengen atau entry visa dalam 59 bulan sebelumnya, dengan ketentuan tertentu.

Karena itu, sebelum appointment, periksa apakah biometrik masih di perlukan berdasarkan riwayat aplikasi sebelumnya.

Berapa Lama Proses Visa Schengen Belanda?

Informasi NetherlandsWorldwide saat ini mencantumkan rata-rata waktu pemrosesan Visa Schengen sebesar 25 hari kalender. Namun, dalam kondisi tertentu proses dapat berlangsung hingga 45 hari kalender, misalnya ketika volume aplikasi tinggi, di perlukan pemeriksaan lebih lanjut, atau pemohon di minta memberikan dokumen tambahan.

Waktu pemrosesan tersebut di hitung sejak organisasi konsuler Belanda menerima dokumen yang di perlukan bersama paspor.

Oleh karena itu, jangan hanya menghitung waktu pemeriksaan. Pemohon juga perlu menyediakan waktu untuk:

A. menyiapkan dokumen;
B. mendapatkan appointment;
C. melakukan biometrik;
D. mengantisipasi dokumen tambahan;
E. menerima kembali paspor.

Dengan demikian, pengajuan lebih awal membantu memberikan ruang waktu apabila terjadi pemeriksaan tambahan.

Contoh Pengajuan Visa Schengen Belanda

Misalnya, seorang WNI merencanakan perjalanan 10 hari:

Jakarta → Amsterdam → Rotterdam → Amsterdam → Jakarta

Tujuannya adalah wisata. Pemohon kemudian menyiapkan paspor, formulir, itinerary, reservasi akomodasi, bukti transportasi, rekening koran, dokumen pekerjaan, dan asuransi perjalanan.

Karena seluruh perjalanan berada di Belanda, itinerary tersebut menunjukkan fokus perjalanan yang jelas.

Contoh lainnya:

Jakarta → Amsterdam → Brussels → Paris → Jakarta

Dalam perjalanan ini terdapat tiga negara Schengen. Oleh karena itu, pemohon harus membandingkan durasi dan tujuan kunjungan untuk menentukan negara yang tepat sebagai tempat pengajuan.

Jadi, Amsterdam sebagai kota pertama yang di kunjungi tidak otomatis menentukan negara pengajuan.

Hal yang Perlu Di perhatikan Sebelum Mengajukan

Sebelum appointment, lakukan pemeriksaan akhir terhadap seluruh aplikasi. Beberapa hal yang perlu di perhatikan adalah:

A. Pastikan paspor memenuhi ketentuan.
B. Gunakan formulir yang di buat oleh pemohon sendiri.
C. Pastikan seluruh informasi konsisten.
D. Sesuaikan itinerary dengan akomodasi.
E. Siapkan bukti finansial yang dapat di jelaskan.
F. Pastikan asuransi memenuhi ketentuan Schengen.
G. Gunakan checklist berdasarkan tujuan perjalanan.
H. Perhatikan jadwal appointment.
I. Simpan nomor referensi setelah pengajuan.
J. Siapkan kemungkinan permintaan dokumen tambahan.

Selain itu, jangan membuat itinerary atau dokumen yang tidak sesuai dengan perjalanan sebenarnya. Informasi yang di berikan dalam aplikasi harus dapat di pertanggungjawabkan.

Checklist Visa Schengen Belanda dari Indonesia

Sebelum berangkat ke appointment, gunakan checklist berikut:

A. Paspor asli.
B. Salinan halaman biodata paspor.
C. Formulir aplikasi yang telah di isi dan di tandatangani.
D. Foto sesuai ketentuan.
E. Itinerary perjalanan.
F. Bukti akomodasi.
G. Bukti transportasi.
H. Rekening koran atau dokumen keuangan.
I. Surat keterangan kerja atau dokumen usaha.
J. Bukti penghasilan.
K. Asuransi perjalanan.
L. Dokumen sponsor apabila di perlukan.
M. Surat undangan apabila melakukan kunjungan.
N. Checklist sesuai tujuan perjalanan.
O. Dokumen tambahan sesuai kondisi pemohon.

Checklist final tetap harus mengikuti kategori perjalanan dan informasi resmi terbaru.

FAQ Visa Schengen Belanda: Syarat dan Cara Mengurus dari Indonesia

Apakah WNI membutuhkan Visa Schengen untuk ke Belanda?

Ya, WNI yang melakukan perjalanan singkat ke Belanda pada umumnya memerlukan Visa Schengen sesuai tujuan dan ketentuan yang berlaku.

Di mana mengurus Visa Schengen Belanda di Indonesia?

Pengajuan dapat di lakukan melalui pusat aplikasi yang di tunjuk di Bali, Jakarta, Surabaya, Ambon, Makassar, dan Medan berdasarkan informasi NetherlandsWorldwide saat ini.

Berapa lama proses Visa Schengen Belanda?

Rata-rata waktu pemrosesan yang saat ini di cantumkan NetherlandsWorldwide adalah 25 hari kalender, tetapi dalam kondisi tertentu dapat mencapai 45 hari kalender.

Kapan bisa mengajukan Visa Schengen Belanda?

Pemohon dapat mengajukan hingga enam bulan sebelum perjalanan dan di sarankan mengajukan setidaknya 15 hari sebelum tanggal keberangkatan.

Apakah harus datang sendiri saat mengajukan Visa Belanda?

Pada umumnya pemohon harus hadir secara langsung untuk menyerahkan aplikasi dan menjalani proses biometrik jika di wajibkan, dengan beberapa pengecualian tertentu.

Jasa Pengurusan Visa Schengen Belanda

Bagi pemohon yang membutuhkan bantuan persiapan, PT Global Jangkar Groups menyediakan layanan pengurusan Visa Schengen Belanda dari Indonesia.

Layanan pengurusan membantu persiapan dan administrasi aplikasi, sedangkan keputusan visa tetap menjadi kewenangan otoritas yang memproses permohonan.

Konsultasi Visa Schengen Eropa Sekarang!

Kristian Kimi