Terjemahan Kontrak Kerja Bahasa Inggris oleh Penerjemah

Yuni

Updated on:

Terjemahan Kontrak Kerja Bahasa Inggris oleh Penerjemah
Direktur Utama Jangkar Groups

Terjemahan kontrak kerja bahasa Inggris di perlukan ketika dokumen perjanjian kerja akan di gunakan untuk kepentingan perusahaan asing, pekerjaan di luar negeri, pengajuan visa, atau administrasi internasional lainnya. Proses penerjemahan harus di lakukan secara teliti agar seluruh ketentuan mengenai jabatan, gaji, masa kerja, hak, kewajiban, dan pengakhiran hubungan kerja tetap memiliki makna yang sama dengan dokumen asli.

Kontrak kerja merupakan dokumen penting yang mengatur hubungan antara perusahaan dan karyawan. Dokumen ini memuat berbagai ketentuan, mulai dari jabatan, tanggung jawab pekerjaan, gaji, masa kerja, jam kerja, hingga hak dan kewajiban masing-masing pihak. Ketika kontrak kerja di gunakan untuk keperluan perusahaan asing, bekerja di luar negeri, atau proses administrasi internasional, dokumen tersebut sering kali perlu di terjemahkan ke dalam bahasa Inggris.

Terjemahan kontrak kerja bahasa Inggris tidak cukup hanya mengubah kata-kata dari bahasa Indonesia ke bahasa asing. Penerjemah harus memahami istilah ketenagakerjaan, struktur perjanjian, serta konteks hukum yang di gunakan dalam dokumen. Kesalahan menerjemahkan satu istilah saja dapat menimbulkan perbedaan pemahaman mengenai hak, kewajiban, maupun ketentuan pekerjaan.

Oleh karena itu, menggunakan jasa penerjemah profesional, terutama penerjemah tersumpah apabila di persyaratkan oleh instansi tujuan, dapat membantu memastikan dokumen di terjemahkan secara akurat dan sesuai kebutuhan administrasi.

Baca Juga : Prosedur Pemutusan Kontrak Kerja dan Kewajiban Para Pihak

Pengertian Terjemahan Kontrak Kerja Bahasa Inggris

Terjemahan kontrak kerja bahasa Inggris adalah proses mengalihbahasakan dokumen perjanjian kerja dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris atau sebaliknya dengan mempertahankan makna, struktur, dan ketentuan yang tercantum dalam dokumen asli.

Kontrak kerja biasanya berisi informasi yang bersifat hukum dan administratif. Karena itu, penerjemahan harus memperhatikan istilah yang di gunakan dalam hubungan kerja, seperti employment agreement, employment contract, salary, working hours, termination, probation period, dan employee benefits.

Penerjemah juga perlu memastikan bahwa nama perusahaan, identitas karyawan, tanggal, nominal gaji, masa berlaku kontrak, serta ketentuan lainnya tidak berubah selama proses penerjemahan.

Hasil terjemahan dapat di gunakan untuk berbagai keperluan, seperti melamar pekerjaan di luar negeri, administrasi perusahaan multinasional, pengajuan visa kerja, pemeriksaan dokumen oleh pihak asing, atau kebutuhan hukum lainnya.

Baca Juga : Prosedur Perpanjangan Kontrak Kerja dan Ketentuannya

Mengapa Kontrak Kerja Perlu Di terjemahkan ke Bahasa Inggris?

Ada beberapa alasan mengapa kontrak kerja perlu di terjemahkan ke bahasa Inggris. Kebutuhan ini biasanya muncul ketika dokumen akan di serahkan kepada pihak yang tidak menggunakan bahasa Indonesia.

Persyaratan bekerja di luar negeri

Seseorang yang akan bekerja di luar negeri mungkin di minta menyerahkan kontrak kerja kepada perusahaan, agen penempatan, lembaga pemerintah, atau instansi terkait di negara tujuan. Jika dokumen asli menggunakan bahasa Indonesia, terjemahan bahasa Inggris dapat di perlukan agar isinya mudah di pahami.

Keperluan pengajuan visa kerja

Dalam proses pengajuan visa kerja, kontrak kerja dapat menjadi salah satu dokumen pendukung untuk menjelaskan hubungan kerja antara pemohon dan pemberi kerja. Persyaratan bahasa dokumen bergantung pada ketentuan kedutaan, konsulat, atau otoritas imigrasi negara tujuan.

Administrasi perusahaan asing

Perusahaan multinasional atau perusahaan yang memiliki kantor pusat di luar negeri terkadang membutuhkan kontrak kerja dalam bahasa Inggris untuk kepentingan administrasi, pemeriksaan internal, dan pengelolaan sumber daya manusia.

Kebutuhan hukum dan bisnis internasional

Kontrak kerja dapat di gunakan dalam pemeriksaan hukum, penyelesaian perselisihan, audit, atau proses bisnis lintas negara. Terjemahan yang akurat membantu pihak terkait memahami isi perjanjian secara lebih jelas.

Baca Juga : Perjanjian Kontrak Kerja Luar Negeri dan Persyaratannya

Bagian Kontrak Kerja yang Harus Di terjemahkan

Seluruh bagian kontrak kerja yang akan di gunakan sebagai dokumen resmi sebaiknya di terjemahkan secara lengkap. Penerjemah tidak boleh menghilangkan klausul tertentu hanya karena di anggap kurang penting.

Beberapa bagian yang perlu di perhatikan antara lain:

Identitas perusahaan dan karyawan

Bagian ini berisi nama perusahaan, alamat, nama karyawan, jabatan, nomor identitas, dan informasi lain yang tercantum dalam dokumen asli. Penulisan nama dan data pribadi harus di pertahankan sesuai dokumen sumber.

Jabatan dan deskripsi pekerjaan

Bagian ini menjelaskan posisi karyawan, tugas, tanggung jawab, lokasi kerja, serta ruang lingkup pekerjaan. Istilah jabatan harus di terjemahkan sesuai konteks industri agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Gaji dan tunjangan

Informasi mengenai gaji pokok, tunjangan, bonus, potongan, serta metode pembayaran harus di terjemahkan secara teliti. Nominal dan mata uang tidak boleh di ubah.

Masa kerja dan jam kerja

Bagian ini memuat tanggal mulai bekerja, jangka waktu kontrak, jadwal kerja, waktu istirahat, dan ketentuan lembur. Penerjemah perlu menjaga ketepatan angka, tanggal, serta satuan waktu.

Hak dan kewajiban para pihak

Kontrak kerja biasanya menjelaskan kewajiban karyawan dan tanggung jawab perusahaan. Terjemahan harus mempertahankan makna setiap ketentuan agar tidak mengubah hak maupun kewajiban yang di sepakati.

Klausul pengakhiran kontrak

Ketentuan mengenai pengunduran diri, pemutusan hubungan kerja, masa pemberitahuan, kompensasi, dan penyelesaian perselisihan perlu di terjemahkan dengan cermat karena berkaitan dengan konsekuensi hukum.

Tanda tangan dan lampiran

Halaman tanda tangan, lampiran, tabel gaji, uraian pekerjaan, serta dokumen tambahan yang menjadi bagian dari kontrak juga perlu di periksa. Jika seluruh dokumen di minta dalam bahasa Inggris, bagian-bagian tersebut sebaiknya ikut di terjemahkan.

Baca Juga : Kontrak Kerja Karyawan Asing di Indonesia dan Ketentuannya

Bagian Kontrak Kerja yang Harus Di terjemahkan

Perbedaan Terjemahan Biasa dan Terjemahan Tersumpah

Terjemahan kontrak kerja dapat dilakukan oleh penerjemah profesional atau penerjemah tersumpah. Keduanya memiliki fungsi yang berbeda sesuai tujuan penggunaan dokumen.

Terjemahan biasa merupakan hasil penerjemahan yang di lakukan oleh penerjemah atau penyedia jasa bahasa tanpa status penerjemah tersumpah. Jenis terjemahan ini dapat di gunakan untuk kebutuhan pemahaman internal, komunikasi perusahaan, atau keperluan lain yang tidak mensyaratkan terjemahan tersumpah.

Sementara itu, penerjemah tersumpah adalah penerjemah yang telah memenuhi persyaratan pengangkatan dan pengambilan sumpah sesuai ketentuan yang berlaku. Terjemahan tersumpah biasanya di lengkapi pernyataan atau pengesahan penerjemah, identitas penerjemah, serta tanda tangan dan cap sesuai praktik yang berlaku.

Terjemahan tersumpah sering di minta untuk dokumen yang akan di serahkan kepada instansi pemerintah, pengadilan, kedutaan, atau lembaga resmi lainnya. Namun, tidak semua kontrak kerja otomatis harus di terjemahkan oleh penerjemah tersumpah. Pemohon perlu memeriksa persyaratan lembaga yang menerima dokumen.

Baca Juga : Kewajiban Karyawan dalam Perjanjian Kontrak Kerja

Syarat Menerjemahkan Kontrak Kerja ke Bahasa Inggris

Sebelum mengajukan permintaan terjemahan, pemilik dokumen sebaiknya menyiapkan berkas yang di perlukan. Persyaratan dapat berbeda tergantung penyedia jasa dan tujuan penggunaan dokumen.

Beberapa dokumen yang umumnya perlu di siapkan meliputi:

  • Kontrak kerja asli atau salinan dokumen yang jelas dan lengkap.
  • Seluruh halaman kontrak, termasuk halaman tanda tangan.
  • Lampiran yang menjadi bagian dari perjanjian kerja.
  • Identitas perusahaan dan karyawan apabila di perlukan untuk pemeriksaan data.
  • Informasi mengenai negara atau instansi tujuan.
  • Ketentuan khusus dari lembaga penerima jika tersedia.
  • Format atau contoh terjemahan apabila pihak penerima memberikan ketentuan tertentu.

Pastikan dokumen tidak terpotong, buram, atau memiliki halaman yang hilang. Jika terdapat tulisan tangan, stempel, atau bagian yang sulit di baca, sebaiknya informasikan kepada penerjemah sebelum proses di mulai.

Baca Juga : Syarat Sah Kontrak Kerja dan Ketentuan yang Harus Dipenuhi

Prosedur Terjemahan Kontrak Kerja oleh Penerjemah Tersumpah

Proses penerjemahan kontrak kerja perlu di lakukan secara sistematis agar hasilnya sesuai dengan dokumen asli dan kebutuhan pengguna.

Mengirimkan dokumen kontrak kerja

Langkah pertama adalah mengirimkan kontrak kerja kepada penyedia jasa penerjemah. Dokumen dapat diserahkan dalam bentuk fisik atau salinan digital yang dapat di baca dengan jelas.

Pemeriksaan dokumen

Penerjemah atau tim administrasi akan memeriksa kelengkapan halaman, kualitas dokumen, bahasa sumber, dan jenis layanan yang di butuhkan. Pada tahap ini, pemohon juga dapat menyampaikan tujuan penggunaan terjemahan.

Penentuan jenis terjemahan

Setelah dokumen di periksa, penyedia jasa akan menentukan apakah kebutuhan dapat di penuhi dengan terjemahan biasa atau harus menggunakan penerjemah tersumpah. Keputusan ini sebaiknya mengikuti persyaratan lembaga penerima.

Proses penerjemahan

Penerjemah mulai mengalihbahasakan seluruh isi kontrak dengan memperhatikan istilah ketenagakerjaan, struktur kalimat, dan konteks hukum. Nama, tanggal, angka, nominal, serta klausul perjanjian harus di pertahankan secara akurat.

Pemeriksaan hasil terjemahan

Setelah selesai, hasil terjemahan perlu di periksa kembali untuk memastikan tidak ada bagian yang terlewat, kesalahan pengetikan, atau perubahan makna. Pemeriksaan juga mencakup konsistensi istilah dan kesesuaian data.

Pengesahan oleh penerjemah tersumpah

Jika menggunakan layanan penerjemah tersumpah, hasil akhir di lengkapi tanda tangan, cap, atau pernyataan penerjemah sesuai ketentuan dan praktik yang berlaku.

Penyerahan hasil terjemahan

Dokumen yang telah selesai kemudian di serahkan kepada pemohon dalam bentuk cetak atau digital sesuai kesepakatan. Pemohon perlu memeriksa kembali hasilnya sebelum di gunakan untuk keperluan resmi.

Baca Juga : Contoh Kontrak Kerja Karyawan yang Baik dan Benar

Berapa Lama Proses Terjemahan Kontrak Kerja?

Lama pengerjaan terjemahan kontrak kerja bergantung pada jumlah halaman, tingkat kesulitan bahasa, kelengkapan dokumen, dan jenis layanan yang di pilih.

Kontrak kerja yang hanya terdiri dari beberapa halaman dengan istilah umum biasanya lebih mudah di kerjakan di bandingkan kontrak yang memiliki banyak lampiran, tabel, atau klausul hukum khusus.

Jika dokumen di perlukan untuk pengajuan visa atau administrasi pekerjaan dengan batas waktu tertentu, sebaiknya ajukan permintaan terjemahan lebih awal. Sampaikan tenggat waktu kepada penyedia jasa agar proses dapat di jadwalkan dengan tepat.

Pemohon juga perlu memperhitungkan waktu tambahan apabila dokumen masih harus melalui proses legalisasi atau apostille sesuai persyaratan negara tujuan.

Baca Juga : Jenis Jenis Kontrak Kerja di Indonesia PKWT, PKWTT

Biaya Terjemahan Kontrak Kerja Bahasa Inggris

Biaya penerjemahan kontrak kerja dapat berbeda antara satu penyedia jasa dengan penyedia lainnya. Tarif biasanya di pengaruhi oleh jumlah halaman, jumlah kata, bahasa sumber, tingkat kesulitan dokumen, dan jenis layanan.

Beberapa faktor yang dapat memengaruhi biaya antara lain:

  • Jumlah halaman atau volume kata dalam kontrak.
  • Apakah dokumen di terjemahkan dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris atau sebaliknya.
  • Penggunaan penerjemah biasa atau penerjemah tersumpah.
  • Banyaknya tabel, lampiran, dan istilah teknis.
  • Kebutuhan pengerjaan dengan waktu khusus.
  • Pengiriman dokumen fisik atau layanan tambahan lainnya.

Untuk mendapatkan perkiraan biaya yang tepat, pemohon sebaiknya mengirimkan dokumen terlebih dahulu agar penyedia jasa dapat melakukan pemeriksaan dan memberikan penawaran.

Baca Juga : Kontrak Kerja Internasional Beserta Syarat dan Contohnya

Kesalahan yang Harus Di hindari Saat Menerjemahkan Kontrak Kerja

Kesalahan penerjemahan dapat menimbulkan perbedaan pemahaman terhadap isi perjanjian. Oleh karena itu, beberapa hal berikut perlu di hindari.

Menggunakan penerjemah tanpa memahami istilah hukum

Kontrak kerja memiliki istilah khusus yang tidak selalu dapat di terjemahkan secara harfiah. Penerjemah perlu memahami konteks ketenagakerjaan agar maknanya tetap tepat.

Mengubah angka dan tanggal

Kesalahan dalam menulis nominal gaji, tanggal mulai kerja, masa kontrak, atau jumlah tunjangan dapat menimbulkan masalah administratif. Seluruh data harus sesuai dengan dokumen asli.

Menghilangkan klausul tertentu

Menghapus bagian yang dianggap tidak penting dapat membuat terjemahan tidak lagi mencerminkan isi kontrak secara utuh. Seluruh klausul yang di minta untuk di terjemahkan harus di pertahankan.

Tidak memeriksa persyaratan instansi tujuan

Ada lembaga yang menerima terjemahan biasa, sedangkan lembaga lain mensyaratkan penerjemah tersumpah atau format tertentu. Pemohon perlu memastikan ketentuan tersebut sebelum menggunakan jasa penerjemah.

Menganggap terjemahan sama dengan legalisasi

Terjemahan tersumpah dan legalisasi merupakan proses yang berbeda. Terjemahan berfungsi mengalihbahasakan isi dokumen, sedangkan legalisasi atau apostille berkaitan dengan pengesahan aspek formal dokumen sesuai ketentuan yang berlaku. Tidak semua kontrak kerja membutuhkan kedua proses tersebut.

Baca Juga : Legalisasi Kontrak Kerja untuk Keperluan Luar Negeri

Apakah Terjemahan Kontrak Kerja Perlu Di legalisasi atau Apostille?

Kebutuhan legalisasi atau apostille bergantung pada negara dan lembaga yang menerima dokumen. Terjemahan kontrak kerja yang di gunakan untuk administrasi perusahaan mungkin cukup di lengkapi hasil terjemahan, sedangkan kebutuhan tertentu dapat mensyaratkan pengesahan tambahan.

Perlu di pahami bahwa apostille bukan pengesahan atas kebenaran isi kontrak kerja. Apostille pada dasarnya mengesahkan aspek formal tanda tangan, kapasitas penandatangan, atau cap pada dokumen publik sesuai ketentuan Konvensi Apostille.

Kontrak kerja yang merupakan dokumen privat tidak otomatis dapat langsung di beri apostille. Dalam kondisi tertentu, dokumen mungkin perlu melalui proses notaris atau di buat menjadi dokumen publik terlebih dahulu sesuai prosedur yang berlaku.

Karena itu, sebelum melakukan legalisasi atau apostille, pemohon perlu memastikan jenis dokumen dan persyaratan dari instansi tujuan.

Tips Memilih Jasa Penerjemah Kontrak Kerja Bahasa Inggris

Memilih penyedia jasa penerjemah perlu di lakukan dengan cermat karena kontrak kerja memuat informasi penting mengenai hubungan kerja.

Pertama, pastikan penerjemah memiliki kemampuan bahasa yang baik dan memahami istilah ketenagakerjaan. Untuk kebutuhan resmi yang mensyaratkan terjemahan tersumpah, pastikan layanan tersebut di tangani oleh penerjemah tersumpah yang sesuai.

Kedua, tanyakan apakah seluruh halaman dan lampiran akan di terjemahkan. Hal ini penting agar tidak ada bagian kontrak yang tertinggal.

Ketiga, periksa kebijakan kerahasiaan dokumen. Kontrak kerja dapat memuat informasi pribadi, nominal gaji, jabatan, dan data perusahaan yang tidak boleh disebarluaskan.

Keempat, mintalah informasi mengenai biaya, waktu pengerjaan, bentuk hasil akhir, dan layanan tambahan sejak awal. Dengan demikian, pemohon dapat menyesuaikan layanan dengan kebutuhan administrasi.

Kelima, pilih penyedia jasa yang bersedia melakukan pemeriksaan ulang apabila ditemukan kesalahan pengetikan atau ketidaksesuaian data dalam hasil terjemahan.

Menggunakan penerjemah profesional atau penerjemah tersumpah sesuai persyaratan instansi tujuan dapat membantu menghasilkan terjemahan yang akurat dan dapat digunakan untuk kebutuhan administrasi. Sebelum mengajukan layanan, pastikan dokumen lengkap, tujuan penggunaan jelas, serta persyaratan bahasa dan pengesahan dari lembaga penerima telah diketahui.

Konsultasikan Dokumen Kontrak Kerja Anda sekarang.

Avatar photo
Yuni
Konsultasi Gratis Balas cepat via WhatsApp