Rincian Dana Kerja ke Korea Selatan

Yuni

Rincian Dana Kerja ke Korea Selatan
Direktur Utama Jangkar Groups

Rincian Dana Kerja ke Korea Selatan, bekerja di Korea Selatan menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat Indonesia yang ingin mendapatkan pengalaman kerja internasional dan penghasilan yang lebih baik. Namun, sebelum berangkat, calon pekerja migran Indonesia perlu menyiapkan sejumlah dana untuk mengikuti proses pendaftaran, ujian bahasa Korea, pemeriksaan kesehatan, pengurusan dokumen, visa kerja, hingga keberangkatan.

Besarnya biaya kerja ke Korea Selatan bergantung pada jalur penempatan, jenis pekerjaan, serta ketentuan resmi yang berlaku pada saat proses berlangsung. Bagi calon pekerja yang mengikuti program Government to Government (G to G) dengan visa E-9, proses penempatan di lakukan melalui mekanisme resmi pemerintah Indonesia dan Korea Selatan.

Agar persiapan lebih matang, penting untuk memahami setiap komponen biaya dan mengetahui mana yang wajib di bayar, mana yang menjadi tanggung jawab pemberi kerja, serta mana yang hanya merupakan kebutuhan pribadi.

Gambaran Umum Dana Kerja ke Korea Selatan

Dana untuk bekerja ke Korea Selatan tidak hanya terdiri dari biaya pendaftaran. Calon pekerja juga perlu memperhitungkan biaya ujian, pemeriksaan kesehatan, dokumen perjalanan, visa, jaminan sosial, dan tiket keberangkatan sesuai ketentuan program.

Pada program G to G Korea Selatan, biaya yang muncul dapat berbeda antara satu tahap dan tahap lainnya. Beberapa komponen memiliki tarif yang di umumkan secara resmi, sedangkan komponen lain dapat berubah mengikuti ketentuan terbaru atau kebutuhan masing-masing calon pekerja.

Oleh karena itu, calon pekerja sebaiknya tidak langsung percaya pada informasi yang menyebutkan bahwa biaya kerja ke Korea Selatan selalu memiliki nominal tetap.

Baca Juga : Visa Kerja Korea Selatan untuk Pekerja Indonesia

Biaya Pendaftaran Program Kerja ke Korea Selatan

Tahap pertama adalah melakukan pendaftaran sesuai pengumuman resmi program G to G Korea Selatan. Pendaftaran harus mengikuti jadwal, persyaratan, dan petunjuk yang di tetapkan oleh instansi penyelenggara.

Untuk program EPS-TOPIK tahun 2026, pengumuman resmi mencantumkan biaya ujian sebesar USD 28 atau Rp478.183 berdasarkan kurs yang di gunakan dalam pengumuman tersebut.

Biaya ini merupakan biaya ujian, bukan keseluruhan biaya untuk bekerja ke Korea Selatan. Calon pekerja tetap perlu mempersiapkan dana untuk tahapan berikutnya apabila di nyatakan memenuhi persyaratan dan melanjutkan proses seleksi.

Sebelum melakukan pembayaran, pastikan nominal, kode pembayaran, batas waktu pembayaran, dan metode pembayaran sesuai dengan pengumuman resmi terbaru.

Baca Juga : Prosedur Penempatan Pekerja Indonesia ke Korea

Biaya Pendaftaran Program Kerja ke Korea Selatan

Biaya Belajar Bahasa Korea dan Persiapan EPS-TOPIK

Salah satu tahapan penting untuk bekerja di Korea Selatan melalui jalur EPS adalah mengikuti ujian kemampuan bahasa Korea atau EPS-TOPIK.

Untuk mempersiapkan ujian, calon pekerja dapat belajar secara mandiri menggunakan buku, materi latihan, dan sumber pembelajaran yang tersedia. Pilihan lainnya adalah mengikuti kursus bahasa Korea.

Biaya persiapan ini dapat berbeda-beda, tergantung pada metode belajar yang di pilih.

Beberapa kebutuhan yang mungkin perlu di siapkan meliputi:

  • Buku atau modul pembelajaran bahasa Korea.
  • Biaya kursus apabila mengikuti lembaga pelatihan.
  • Biaya transportasi menuju tempat belajar atau ujian.
  • Biaya internet dan perangkat pendukung belajar.
  • Biaya tambahan untuk latihan atau simulasi ujian.

Perlu di pahami bahwa biaya kursus bukan berarti seluruh calon pekerja wajib membayar lembaga tertentu. Pilihan belajar sebaiknya di sesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing.

Baca Juga : EPS-TOPIK untuk Kerja ke Korea Selatan Dan Pendaftarannya

Biaya Pemeriksaan Kesehatan atau Medical Check-Up

Pemeriksaan kesehatan merupakan bagian penting dalam proses penempatan pekerja ke Korea Selatan. Calon pekerja harus memenuhi persyaratan kesehatan yang di tetapkan dalam tahapan seleksi dan penempatan.

Pada pengumuman resmi pemanggilan Medical Check-Up II tahun 2026, biaya pemeriksaan tercantum sebesar Rp906.000. Nominal tersebut berlaku sesuai ketentuan dalam pengumuman terkait dan tidak otomatis menjadi tarif untuk semua jenis pemeriksaan atau periode berikutnya.

Dalam proses penempatan, calon pekerja dapat menghadapi lebih dari satu tahapan pemeriksaan kesehatan. Karena itu, jangan menganggap satu kali pembayaran pasti mencakup seluruh pemeriksaan yang di perlukan sampai keberangkatan.

Hal yang perlu di perhatikan meliputi:

  • Biaya Medical Check-Up sesuai panggilan resmi.
  • Kemungkinan pemeriksaan tambahan jika di wajibkan.
  • Persyaratan kesehatan yang di tetapkan oleh program.
  • Biaya transportasi menuju fasilitas pemeriksaan.
  • Pengeluaran pribadi selama menjalani pemeriksaan.

Calon pekerja sebaiknya mengikuti jadwal dan petunjuk pemeriksaan dari penyelenggara resmi agar tidak mengeluarkan biaya untuk pemeriksaan yang tidak sesuai ketentuan.

Baca Juga : Gaji Kerja di Korea Selatan untuk PMI Upah, dan Tunjangan

Biaya Pemeriksaan Psikologi

Selain pemeriksaan kesehatan fisik, beberapa tahapan penempatan juga mensyaratkan pemeriksaan psikologi.

Dalam pengumuman resmi KP2MI/BP2MI tahun 2026 untuk peserta yang di panggil menjalani MCU II, biaya pemeriksaan psikologi tercantum sebesar Rp350.000 dan di bayarkan langsung kepada psikolog yang di tentukan sesuai ketentuan.

Biaya ini perlu di masukkan ke dalam rencana anggaran apabila di wajibkan pada tahap yang sedang di jalani.

Pastikan pemeriksaan di lakukan melalui tenaga profesional atau layanan yang di akui dalam mekanisme program. Jangan membayar pihak yang tidak jelas hanya karena menjanjikan kelulusan seleksi.

Baca Juga : Hak dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia di Korea Selatan

Biaya Pembuatan Paspor dan Dokumen Pendukung

Paspor merupakan dokumen perjalanan yang di perlukan untuk bekerja ke luar negeri. Calon pekerja perlu memastikan bahwa paspor telah tersedia dan memenuhi ketentuan program.

Jika belum memiliki paspor, siapkan dana sesuai tarif resmi yang berlaku ketika mengajukan permohonan. Jika sudah memiliki paspor, periksa masa berlaku dan kondisinya agar tidak menimbulkan masalah ketika memasuki tahapan penempatan.

Selain paspor, calon pekerja mungkin perlu menyiapkan dokumen pendukung seperti:

  • Kartu Tanda Penduduk (KTP).
  • Kartu Keluarga (KK).
  • Ijazah pendidikan terakhir.
  • Pas foto sesuai ketentuan.
  • Sertifikat hasil pemeriksaan psikologi apabila di persyaratkan.
  • Dokumen lain yang tercantum dalam pengumuman resmi.

Biaya dokumen tidak selalu sama bagi setiap calon pekerja. Sebagian dokumen mungkin sudah tersedia sehingga tidak memerlukan pengeluaran baru, sedangkan dokumen yang belum di miliki bisa menimbulkan biaya tambahan.

Baca Juga : Peluang Kerja ke Korea Selatan Visa, dan Cara Berangkat

Biaya Pengurusan Visa Kerja Korea Selatan

Visa merupakan salah satu persyaratan penting sebelum calon pekerja berangkat ke Korea Selatan. Untuk program G to G sektor tertentu, visa yang di gunakan adalah visa kerja E-9 sesuai ketentuan program.

Dalam pengumuman resmi KP2MI/BP2MI tahun 2026 mengenai pemberkasan dokumen visa, biaya visa dan administrasi Korea Visa Application Center (KVAC) tercantum sebesar Rp1.236.000.

Pengumuman tersebut juga menyebutkan bahwa peserta perlu menyediakan saldo minimum Rp1.500.000 dalam rekening atas nama sendiri untuk menjamin kecukupan dana pada proses pembayaran yang di tentukan.

Perlu di bedakan antara saldo minimum yang harus tersedia di rekening dan biaya visa yang di bayarkan. Saldo minimum bukan berarti seluruh jumlah tersebut merupakan biaya tambahan yang otomatis habis di bayarkan.

Nominal biaya visa dapat berubah mengikuti ketentuan yang berlaku. Karena itu, calon pekerja perlu memeriksa pengumuman terbaru sebelum menyiapkan pembayaran.

Baca Juga : Prosedur Kerja ke Korea Selatan dari Indonesia

Biaya Jaminan Sosial Pekerja Migran Indonesia

Calon pekerja migran juga perlu memperhatikan kepesertaan jaminan sosial sesuai ketentuan penempatan yang berlaku.

Jaminan sosial berfungsi memberikan perlindungan terhadap risiko tertentu yang dapat terjadi selama proses sebelum keberangkatan, masa bekerja, maupun setelah bekerja sesuai cakupan program dan ketentuan yang berlaku.

Biaya yang harus di bayarkan bergantung pada jenis perlindungan, masa kepesertaan, dan ketentuan resmi pada saat pendaftaran atau penempatan.

Untuk mengetahui jumlah yang tepat, calon pekerja sebaiknya memeriksa petunjuk pembayaran jaminan sosial yang di terbitkan penyelenggara program. Jangan menggunakan angka dari tahun sebelumnya tanpa memastikan bahwa nominalnya masih berlaku.

Baca Juga : Dokumen yang Dibutuhkan untuk Kerja ke Korea Selatan

Biaya Orientasi Pra-Pemberangkatan

Sebelum di berangkatkan, calon pekerja yang telah memenuhi persyaratan penempatan wajib mengikuti Orientasi Pra-Pemberangkatan (OPP) sesuai jadwal dan ketentuan program.

Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman mengenai proses bekerja di Korea Selatan, aturan yang harus di patuhi, dokumen perjalanan, dan hal-hal penting yang perlu di ketahui sebelum meninggalkan Indonesia.

Pada tahap ini, calon pekerja perlu memperhitungkan kebutuhan pribadi, misalnya:

  • Transportasi menuju lokasi OPP.
  • Perlengkapan pribadi selama kegiatan.
  • Peralatan mandi dan pakaian yang di wajibkan.
  • Biaya makan atau kebutuhan lain yang tidak di tanggung penyelenggara.
  • Pengeluaran tak terduga selama mengikuti kegiatan.

Besarnya biaya pribadi tersebut bergantung pada lokasi tempat tinggal, lokasi kegiatan, serta fasilitas yang di sediakan dalam pengumuman resmi.

Jangan langsung menganggap seluruh biaya akomodasi dan konsumsi menjadi tanggungan peserta. Periksa terlebih dahulu fasilitas apa saja yang di tanggung oleh penyelenggara.

Baca Juga : Ketentuan Kerja ke Korea Selatan untuk WNI

Biaya Tiket Pesawat dan Persiapan Keberangkatan

Setelah seluruh tahapan penempatan selesai dan jadwal keberangkatan di tetapkan, calon pekerja perlu mengikuti instruksi resmi mengenai tiket pesawat dan persiapan keberangkatan.

Sebagai contoh, dalam salah satu pengumuman keberangkatan program G to G Korea Selatan pada Agustus 2026, biaya fasilitas keberangkatan yang meliputi tiket penerbangan, handling, dan jaket tercantum sebesar Rp8.500.000.

Angka tersebut merupakan contoh berdasarkan pengumuman keberangkatan tertentu, bukan tarif yang pasti berlaku untuk semua peserta dan seluruh periode keberangkatan. Biaya tiket dapat di pengaruhi oleh ketentuan program, harga pasar, dan fasilitas yang di sertakan.

Calon pekerja sebaiknya memastikan beberapa hal berikut:

  • Jumlah biaya yang harus di bayarkan.
  • Komponen yang sudah termasuk dalam pembayaran.
  • Nama pihak penerima pembayaran.
  • Rekening atau metode pembayaran resmi.
  • Ketentuan perubahan jadwal dan pembatalan.
  • Bukti pembayaran yang harus di simpan.

Jangan membeli tiket secara mandiri sebelum mendapatkan petunjuk yang jelas apabila tiket keberangkatan telah di atur oleh penyelenggara program.

Baca Juga : Jenis Pekerjaan di Korea Selatan untuk PMI dan Ketentuannya

Contoh Perhitungan Dana dari Pendaftaran sampai Keberangkatan

Untuk memberikan gambaran awal, berikut simulasi beberapa biaya yang tercantum dalam pengumuman resmi pada tahun 2026. Perhitungan ini menggunakan contoh biaya ujian, pemeriksaan psikologi, MCU II, visa, serta fasilitas keberangkatan dari pengumuman yang berbeda.

Komponen biayaContoh nominal
Ujian EPS-TOPIKRp478.183
Pemeriksaan psikologiRp350.000
Medical Check-Up IIRp906.000
Visa dan administrasi KVACRp1.236.000
Fasilitas keberangkatan, termasuk tiket, handling, dan jaketRp8.500.000
Total contoh komponenRp11.470.183

Angka tersebut bukan total biaya final untuk semua calon pekerja. Biaya ini merupakan penjumlahan beberapa komponen yang tercantum dalam pengumuman resmi berbeda, sehingga tidak berarti setiap peserta pasti membayar seluruh komponen dengan nominal yang sama.

Perhitungan di atas juga belum mencakup kemungkinan biaya MCU tahap lain, paspor apabila belum tersedia, jaminan sosial, kursus bahasa Korea, transportasi, kebutuhan pribadi, dan pengeluaran tambahan yang mungkin di perlukan.

Selain itu, biaya yang di cantumkan dalam tabel perlu di periksa kembali berdasarkan pengumuman yang berlaku bagi peserta bersangkutan.

Dengan demikian, calon pekerja sebaiknya tidak menjadikan angka Rp11.470.183 sebagai patokan mutlak. Gunakan angka tersebut hanya sebagai gambaran awal untuk menyusun anggaran, kemudian tambahkan komponen yang benar-benar di wajibkan dalam proses penempatan.

Apakah Semua Biaya Kerja ke Korea Selatan Di tanggung Pekerja?

Tidak semua biaya penempatan otomatis menjadi tanggungan calon pekerja. Pembagian tanggung jawab pembayaran harus di lihat berdasarkan aturan yang berlaku, jenis pekerjaan, skema penempatan, dan ketentuan pemberi kerja.

Dalam informasi resmi SISKOP2MI, pada prinsipnya komponen biaya penempatan menjadi tanggung jawab pemberi kerja, dengan pengecualian untuk jenis pekerjaan atau jasa tertentu apabila telah di atur dalam peraturan perundang-undangan atau ketentuan yang berlaku.

Karena itu, calon pekerja harus membedakan antara biaya penempatan yang di atur secara resmi dan kebutuhan pribadi selama mempersiapkan keberangkatan.

Jika terdapat permintaan pembayaran tambahan, mintalah penjelasan tertulis mengenai:

  1. Jenis biaya yang di minta.
  2. Dasar atau ketentuan pembayarannya.
  3. Pihak yang bertanggung jawab membayar.
  4. Pihak penerima pembayaran.
  5. Bukti atau kuitansi resmi.

Langkah tersebut membantu calon pekerja memahami kewajiban finansialnya dan mengurangi risiko pembayaran yang tidak jelas.

Cara Menghindari Penipuan Biaya Kerja ke Korea Selatan

Minat masyarakat untuk bekerja di Korea Selatan dapat di manfaatkan oleh pihak yang menawarkan jalur keberangkatan tidak resmi. Karena itu, calon pekerja perlu berhati-hati ketika menerima tawaran kerja atau permintaan uang.

Beberapa langkah yang dapat di lakukan antara lain:

  • Mendaftar melalui kanal resmi program G to G Korea Selatan.
  • Memeriksa jadwal dan pengumuman melalui situs pemerintah.
  • Tidak percaya pada janji pasti lulus ujian atau pasti mendapatkan pekerjaan.
  • Tidak memberikan uang kepada pihak yang tidak dapat menjelaskan dasar pembayarannya.
  • Memeriksa rekening dan identitas penerima sebelum melakukan transfer.
  • Menyimpan bukti pembayaran serta dokumen pendaftaran.
  • Tidak menyerahkan dokumen asli kepada pihak yang tidak berwenang.

Jika ada biaya yang tidak tercantum dalam pengumuman atau berbeda dari petunjuk resmi, lakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada instansi penyelenggara sebelum membayar.

Tips Menyiapkan Dana Kerja ke Korea Selatan

Agar proses persiapan berjalan lebih teratur, calon pekerja sebaiknya membuat anggaran sejak awal.

Pertama, pisahkan biaya wajib dan biaya pilihan. Biaya ujian atau dokumen yang di wajibkan harus dibedakan dari biaya kursus tambahan atau kebutuhan pribadi.

Kedua, siapkan dana cadangan untuk transportasi, pengurusan dokumen, dan pengeluaran tidak terduga. Besarnya dana cadangan dapat disesuaikan dengan kondisi keuangan masing-masing.

Ketiga, catat setiap pembayaran. Simpan bukti transfer, kuitansi, pengumuman biaya, dan dokumen yang berkaitan dengan penempatan.

Keempat, jangan meminjam uang dalam jumlah besar hanya berdasarkan janji keberangkatan. Proses seleksi dan penempatan memiliki persyaratan yang harus dipenuhi dan keberangkatan tidak dapat dipastikan hanya karena seseorang telah membayar biaya tertentu.

Terakhir, perbarui informasi biaya secara berkala melalui kanal resmi karena jadwal seleksi, tarif, dan prosedur dapat berubah.

Rincian dana kerja ke Korea Selatan dari pendaftaran sampai keberangkatan mencakup beberapa komponen, mulai dari biaya ujian EPS-TOPIK, persiapan bahasa, pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan psikologi, paspor, visa, jaminan sosial, hingga tiket pesawat dan kebutuhan pribadi.

Pada sejumlah pengumuman resmi tahun 2026, biaya ujian EPS-TOPIK tercantum sebesar Rp478.183, pemeriksaan psikologi Rp350.000, MCU II Rp906.000, serta visa dan administrasi KVAC Rp1.236.000. Salah satu pengumuman keberangkatan juga mencantumkan biaya fasilitas keberangkatan sebesar Rp8.500.000. Nominal tersebut harus di pahami sebagai contoh dari pengumuman tertentu, bukan total biaya tetap yang berlaku bagi semua peserta.

Konsultasikan Pekerja Asing Anda sekarang.

Avatar photo
Yuni