Jenis Visa Kerja Australia Terpopuler Untuk TKI

Didi Mester

Jenis Visa Kerja Australia
Direktur Utama Jangkar Groups

Australia menjadi salah satu negara tujuan kerja yang banyak dipertimbangkan oleh tenaga kerja dari Indonesia karena memiliki berbagai sektor yang membutuhkan pekerja terampil. Namun, sebelum bekerja di Australia, calon TKI atau Pekerja Migran Indonesia (PMI) harus memiliki visa yang sesuai dengan jenis pekerjaan, kualifikasi, sponsor, serta tujuan tinggal.

Australia memiliki beberapa kategori visa yang dapat memberikan hak untuk bekerja, mulai dari visa kerja sementara, visa kerja dengan sponsor perusahaan, hingga visa keterampilan yang dapat memberikan jalur menuju status permanen apabila memenuhi persyaratan.

Berikut beberapa jenis visa kerja Australia yang populer dan relevan bagi pekerja Indonesia.

Skills in Demand Visa Subclass 482

    Skills in Demand Visa (subclass 482) merupakan salah satu visa kerja Australia yang penting bagi pekerja terampil yang mendapatkan sponsor dari perusahaan atau pemberi kerja Australia.

    Visa ini memungkinkan perusahaan Australia mensponsori pekerja asing untuk mengisi posisi yang membutuhkan keterampilan tertentu ketika tenaga kerja yang sesuai tidak tersedia dari pekerja Australia.

    Pemohon pada umumnya harus:

    • Mendapat nominasi dari sponsor yang memenuhi syarat.
    • Memiliki keterampilan yang sesuai dengan pekerjaan yang dinominasikan.
    • Memenuhi persyaratan bahasa Inggris yang berlaku.
    • Memenuhi persyaratan pengalaman kerja dan persyaratan lainnya sesuai stream visa.

    Subclass 482 memiliki beberapa stream, termasuk Core Skills, Specialist Skills, dan Labour Agreement. Masa tinggal dapat mencapai hingga 4 tahun, tergantung stream dan kondisi visa.

    Bagi pekerja Indonesia yang telah memiliki pengalaman dan keterampilan profesional atau teknis, visa ini dapat menjadi salah satu jalur kerja yang perlu dipertimbangkan.

    Employer Nomination Scheme Visa Subclass 186

      Employer Nomination Scheme (ENS) Visa subclass 186 merupakan visa permanen yang memungkinkan pekerja terampil tinggal dan bekerja di Australia secara permanen apabila memenuhi persyaratan yang ditetapkan.

      Visa ini berkaitan dengan nominasi dari pemberi kerja Australia. Salah satu stream-nya juga dapat menjadi jalur bagi pemegang visa kerja tertentu untuk memperoleh status permanen apabila memenuhi ketentuan yang berlaku.

      Berbeda dengan visa kerja sementara, subclass 186 merupakan salah satu kategori permanent work visa Australia.

      Karena persyaratannya cukup spesifik, calon pekerja perlu memastikan bahwa pekerjaan, pengalaman, kualifikasi, kemampuan bahasa Inggris, serta persyaratan lainnya sesuai dengan stream yang dipilih.

      Skilled Independent Visa Subclass 189

        Skilled Independent Visa subclass 189 merupakan visa untuk pekerja terampil yang menggunakan sistem berbasis poin dan tidak memerlukan nominasi dari pemberi kerja tertentu.

        Untuk kategori skilled migration seperti subclass 189, calon pemohon terlebih dahulu mengajukan Expression of Interest (EOI) melalui SkillSelect. Jika memperoleh undangan, pemohon dapat melanjutkan proses pengajuan visa.

        Penilaian dapat mempertimbangkan beberapa faktor, antara lain:

        • Usia.
        • Pengalaman kerja.
        • Pendidikan dan kualifikasi.
        • Kemampuan bahasa Inggris.
        • Pekerjaan atau keahlian yang memenuhi ketentuan.

        Memenuhi batas minimum poin tidak secara otomatis menjamin seseorang mendapatkan undangan untuk mengajukan visa.

        Skilled Nominated Visa Subclass 190

          Skilled Nominated Visa subclass 190 merupakan visa skilled migration yang membutuhkan nominasi dari pemerintah negara bagian atau teritori Australia.

          Seperti subclass 189, prosesnya menggunakan SkillSelect dan calon pemohon perlu mengajukan EOI sebelum dapat memperoleh undangan.

          Visa subclass 190 termasuk dalam kategori permanent skilled visa Australia.

          Jenis visa ini dapat relevan bagi pekerja Indonesia yang mempunyai keahlian dalam bidang yang dibutuhkan dan memenuhi persyaratan nominasi negara bagian atau teritori.

          Skilled Work Regional Visa Subclass 491

            Skilled Work Regional (Provisional) Visa subclass 491 ditujukan bagi pekerja terampil yang ingin tinggal dan bekerja di wilayah regional Australia.

            Nominasi dapat berasal dari pemerintah negara bagian atau teritori, atau sponsorship dari anggota keluarga yang memenuhi persyaratan tertentu.

            Visa subclass 491 merupakan visa sementara/provisional dan dapat menjadi bagian dari jalur menuju permanent residence apabila pemegang visa memenuhi persyaratan yang berlaku.

            Pekerja yang mempertimbangkan wilayah regional perlu memperhatikan ketentuan mengenai lokasi tempat tinggal dan pekerjaan yang berlaku pada visa tersebut.

            Skilled Employer Sponsored Regional Visa Subclass 494

              Subclass 494 merupakan visa regional yang menggunakan sponsorship dari pemberi kerja di wilayah regional Australia.

              Visa ini ditujukan bagi pekerja terampil yang mendapatkan sponsorship dari perusahaan di wilayah yang ditetapkan sebagai regional.

              Menurut Department of Home Affairs, visa subclass 494 memiliki masa berlaku hingga 5 tahun dan pekerjaan harus berada di designated regional area.

              Visa ini dapat menjadi pilihan bagi pekerja yang memiliki keterampilan tertentu dan mendapatkan tawaran pekerjaan dari perusahaan Australia di wilayah regional.

              Work and Holiday Visa Subclass 462

                Work and Holiday Visa subclass 462 merupakan bagian dari program Working Holiday Maker Australia. Program ini memungkinkan anak muda dari negara mitra untuk berlibur selama 12 bulan sekaligus melakukan pekerjaan jangka pendek dan studi sesuai ketentuan visa.

                Untuk warga negara Indonesia, terdapat pengaturan khusus. Department of Home Affairs menyatakan bahwa ballot akan diperkenalkan untuk pemegang paspor Indonesia yang mengajukan Work and Holiday subclass 462 pertama kali, dengan registrasi ballot diharapkan dibuka pada 2026. Detail pelaksanaannya dapat berubah dan perlu diperiksa pada situs resmi pemerintah Australia.

                Karena karakteristiknya berbeda dengan visa kerja bersponsor, subclass 462 sebaiknya tidak disamakan dengan visa kerja profesional seperti subclass 482.

                Pekerjaan Apa yang Bisa Menggunakan Visa Kerja Australia?

                Tidak semua pekerjaan otomatis memenuhi syarat visa kerja Australia. Untuk sejumlah visa skilled migration, pekerjaan harus termasuk dalam daftar pekerjaan atau memenuhi ketentuan pekerjaan yang ditetapkan untuk visa terkait.

                Australia memiliki daftar pekerjaan terampil yang digunakan untuk beberapa jenis visa, termasuk subclass 186, 189, 190, 482, 491 dan 494.

                Data Department of Home Affairs juga menunjukkan berbagai pekerjaan yang memperoleh nominasi pada program Temporary Skills Shortage dan Skills in Demand, termasuk chef, dokter umum, mekanik kendaraan, programmer perangkat lunak, pekerja pendukung keperawatan dan perawatan pribadi, perawat terdaftar, akuntan, juru masak, serta pekerja pengelasan dan struktur baja. Data tersebut merupakan statistik nominasi dan bukan berarti semua pekerjaan tersebut otomatis tersedia bagi seluruh pemohon.

                Syarat Umum yang Perlu Dipersiapkan

                Persyaratan sangat bergantung pada jenis visa. Namun, calon pekerja Indonesia biasanya perlu mempersiapkan beberapa hal seperti:

                1. Paspor yang masih berlaku.
                2. Bukti pendidikan atau kualifikasi.
                3. Bukti pengalaman kerja.
                4. Bukti kemampuan bahasa Inggris jika dipersyaratkan.
                5. Skills assessment apabila diwajibkan.
                6. Dokumen pekerjaan atau nominasi dari sponsor jika menggunakan visa bersponsor.
                7. Pemeriksaan kesehatan apabila diwajibkan.
                8. Surat keterangan kepolisian atau dokumen karakter sesuai ketentuan.
                9. Dokumen tambahan sesuai jenis pekerjaan dan visa.

                Persyaratan tersebut tidak sama untuk setiap subclass sehingga pemeriksaan pada halaman visa resmi sebelum mengajukan permohonan sangat penting.

                Cara Memilih Visa Kerja Australia

                Pemilihan visa sebaiknya dimulai dari kondisi calon pekerja, bukan hanya dari nama visa.

                Beberapa hal yang perlu diperiksa adalah:

                Pertama, jenis pekerjaan.
                Pastikan pekerjaan dan kode okupasi sesuai dengan ketentuan visa yang dituju.

                Kedua, pengalaman kerja.
                Beberapa visa mensyaratkan pengalaman kerja tertentu. Misalnya, sponsor skilled worker untuk subclass 482 memiliki persyaratan pengalaman kerja yang perlu diperiksa sesuai stream.

                Ketiga, kemampuan bahasa Inggris.
                Persyaratan bahasa Inggris berbeda berdasarkan visa dan keadaan pemohon.

                Keempat, sponsor atau nominasi.
                Subclass 482, 186, dan 494 memiliki keterlibatan pemberi kerja dalam proses sponsorship atau nomination, sedangkan subclass 190 melibatkan nominasi negara bagian atau teritori.

                Kelima, tujuan tinggal.
                Jika tujuan utama adalah bekerja sementara, visa temporary mungkin lebih relevan. Jika memenuhi persyaratan skilled migration atau employer-sponsored permanent visa, tersedia pula jalur menuju permanent residence.

                Ada beberapa jenis visa kerja Australia untuk TKI/PMI, tetapi tidak ada satu jenis visa yang otomatis cocok untuk semua pekerja Indonesia.

                Subclass 482 dapat digunakan untuk pekerja terampil yang mendapatkan sponsorship dari pemberi kerja. Sementara itu, subclass 186 merupakan salah satu visa permanen berbasis employer nomination. Untuk skilled migration berbasis poin terdapat subclass 189, 190, dan 491, sedangkan subclass 494 ditujukan untuk pekerjaan terampil yang disponsori pemberi kerja di wilayah regional. Work and Holiday subclass 462 memiliki karakteristik berbeda karena merupakan bagian dari program Working Holiday Maker.

                Karena aturan imigrasi Australia dapat berubah, calon pekerja sebaiknya selalu memeriksa persyaratan terbaru pada Department of Home Affairs sebelum membayar biaya, menandatangani kontrak, atau menggunakan jasa pihak ketiga.

                Catatan: Istilah TKI masih banyak digunakan secara umum, sedangkan dalam konteks resmi Indonesia istilah yang digunakan adalah Pekerja Migran Indonesia (PMI).

                KONSULTASI SEKARANG

                Didi Mester