Bekerja di Australia menjadi salah satu pilihan bagi pekerja Indonesia yang ingin mendapatkan pengalaman kerja internasional dan penghasilan dalam mata uang dolar Australia. Namun, sebelum berangkat, calon TKI/PMI perlu memahami bahwa biaya hidup di Australia cukup beragam dan sangat bergantung pada kota, jenis tempat tinggal, pola makan, transportasi, serta gaya hidup.
Perhitungan biaya hidup penting dilakukan agar pekerja dapat menentukan anggaran bulanan, menghindari pengeluaran berlebihan, dan mengetahui berapa banyak penghasilan yang berpotensi disisihkan sebagai tabungan.
Sewa Rumah atau Tempat Tinggal
Salah satu pengeluaran terbesar pekerja di Australia biasanya adalah tempat tinggal. Harga sewa sangat dipengaruhi oleh lokasi dan tipe akomodasi.
Pekerja yang tinggal di pusat kota umumnya menghadapi biaya lebih tinggi dibandingkan mereka yang tinggal di wilayah pinggiran. Karena itu, sebagian pekerja memilih berbagi rumah atau kamar (share house) untuk mengurangi pengeluaran.
Beberapa pilihan tempat tinggal antara lain:
- Kamar bersama.
- Kamar pribadi dalam rumah bersama.
- Apartemen bersama.
- Rumah kontrakan bersama beberapa pekerja.
- Akomodasi yang disediakan atau dibantu oleh pemberi kerja, jika tersedia.
Sebagai gambaran, pekerja yang menggunakan sistem share house dapat mengatur biaya tempat tinggal lebih efisien dibandingkan menyewa apartemen sendiri.
Tips: sebelum menerima pekerjaan, tanyakan apakah perusahaan menyediakan akomodasi, membantu mencari tempat tinggal, atau memberikan tunjangan tempat tinggal.
Biaya Makan di Australia
Pengeluaran berikutnya adalah kebutuhan makanan. Biaya makan sangat bergantung pada kebiasaan masing-masing pekerja.
Memasak sendiri biasanya menjadi pilihan yang lebih hemat dibandingkan membeli makanan di restoran setiap hari.
Pengeluaran makanan dapat mencakup:
- Beras dan bahan makanan pokok.
- Daging, ayam, ikan, dan telur.
- Sayuran dan buah.
- Minuman.
- Makanan ringan.
- Bumbu masakan.
- Makanan siap saji sesekali.
Pekerja Indonesia juga dapat mencari supermarket dan toko bahan makanan Asia untuk mendapatkan bahan makanan yang sesuai dengan kebutuhan.
Tips menghemat: buat daftar belanja mingguan, masak dalam jumlah tertentu untuk beberapa kali makan, dan kurangi kebiasaan membeli makanan atau kopi di luar.
Biaya Transportasi
Australia memiliki sistem transportasi umum yang digunakan banyak pekerja, terutama di kota-kota besar.
Transportasi yang dapat digunakan antara lain:
- Bus.
- Kereta.
- Tram.
- Feri di wilayah tertentu.
- Sepeda.
- Kendaraan pribadi.
Biaya transportasi akan berbeda tergantung kota, jarak perjalanan, dan seberapa sering menggunakan transportasi umum.
Jika tempat kerja cukup dekat dengan tempat tinggal, berjalan kaki atau menggunakan sepeda dapat membantu mengurangi pengeluaran.
Sebaliknya, apabila tempat kerja berada jauh dari tempat tinggal, pekerja perlu memasukkan biaya transportasi harian ke dalam perencanaan keuangan.
Biaya Komunikasi dan Kebutuhan Lain
Selain tiga kebutuhan utama tersebut, TKI/PMI di Australia juga perlu memperhitungkan pengeluaran lain, seperti:
- Paket internet dan telepon.
- Kebutuhan perlengkapan kerja.
- Perlengkapan pribadi.
- Pakaian.
- Hiburan.
- Biaya administrasi tertentu.
- Dana darurat.
Pengeluaran kecil yang dilakukan setiap hari dapat menjadi cukup besar jika tidak dikontrol.
Karena itu, membuat anggaran bulanan sejak awal dapat membantu pekerja mengetahui ke mana uang mereka digunakan.
Berapa Penghasilan yang Bisa Ditabung?
Jumlah tabungan tidak bisa ditentukan hanya berdasarkan gaji. Perhitungan harus mempertimbangkan pendapatan bersih setelah pajak dan pengeluaran bulanan.
Contoh sederhana:
Pendapatan bersih bulanan
dikurangi
tempat tinggal + makanan + transportasi + komunikasi + kebutuhan pribadi
= uang yang dapat ditabung
Misalnya seorang pekerja memperoleh pendapatan bersih tertentu setiap bulan. Jika ia memilih tempat tinggal bersama, memasak sendiri, menggunakan transportasi umum, dan mengontrol pengeluaran, maka peluang menyisihkan uang untuk tabungan dapat menjadi lebih besar dibandingkan pekerja yang tinggal sendiri dan sering makan di luar.
Namun, angka tersebut hanyalah ilustrasi. Gaji, pajak, biaya sewa, dan kebutuhan hidup aktual dapat berbeda berdasarkan pekerjaan, kota, jam kerja, serta kondisi pribadi.
Cara Mengatur Keuangan TKI di Australia
Agar penghasilan tidak habis untuk kebutuhan sehari-hari, pekerja dapat menerapkan beberapa strategi sederhana.
Buat Anggaran Bulanan
Pisahkan penghasilan menjadi beberapa pos:
- Kebutuhan tempat tinggal.
- Makanan.
- Transportasi.
- Komunikasi.
- Kebutuhan pribadi.
- Dana darurat.
- Tabungan.
- Kiriman untuk keluarga.
Sisihkan Tabungan di Awal
Jangan menunggu uang tersisa di akhir bulan. Setelah menerima penghasilan, sisihkan sebagian sesuai kemampuan untuk tabungan.
Kurangi Pengeluaran Tidak Penting
Pengeluaran seperti makan di luar terlalu sering, belanja impulsif, atau hiburan berlebihan dapat mengurangi kemampuan menabung.
Siapkan Dana Darurat
Dana darurat penting untuk menghadapi kebutuhan yang tidak terduga, seperti kehilangan pekerjaan, kebutuhan perjalanan, atau pengeluaran mendesak lainnya.
Biaya Hidup Berbeda Menurut Kota
Calon pekerja juga perlu memperhatikan kota tujuan kerja. Biaya hidup di Australia tidak sama di setiap wilayah.
Kota besar dan kawasan dengan permintaan hunian tinggi dapat memiliki biaya akomodasi yang lebih mahal. Sementara itu, tinggal di wilayah yang lebih jauh dari pusat kota dapat memberikan pilihan tempat tinggal yang lebih terjangkau, tetapi mungkin membutuhkan waktu dan biaya perjalanan lebih besar.
Oleh karena itu, jangan hanya melihat nominal gaji ketika membandingkan peluang kerja. Pertimbangkan juga:
Gaji + jam kerja + biaya tempat tinggal + transportasi + makanan + pajak + peluang menabung.
Biaya hidup TKI di Australia terdiri dari berbagai kebutuhan, terutama sewa tempat tinggal, makanan, transportasi, komunikasi, dan kebutuhan pribadi. Besarnya pengeluaran sangat tergantung pada kota tempat bekerja dan gaya hidup masing-masing pekerja.
Untuk meningkatkan peluang menabung, pekerja dapat memilih tempat tinggal bersama, memasak sendiri, menggunakan transportasi umum, membuat anggaran bulanan, serta menyediakan dana darurat.
Sebelum berangkat kerja ke Australia, calon PMI sebaiknya menghitung pendapatan bersih dan estimasi biaya hidup secara realistis, serta memastikan pekerjaan, kontrak, visa, dan proses penempatan dilakukan melalui jalur yang resmi.
KONSULTASI SEKARANG