H-1B Work Visa USA Syarat, Sponsor dan Proses Pengajuan

Nisa

Updated on:

H-1B Work Visa USA Syarat, Sponsor dan Proses Pengajuan
Direktur Utama Jangkar Groups

H-1B Work Visa USA merupakan salah satu kategori visa kerja Amerika Serikat yang di gunakan oleh perusahaan atau pemberi kerja di Amerika Serikat untuk mempekerjakan tenaga kerja asing dalam pekerjaan khusus atau specialty occupation.

Bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang mendapatkan peluang kerja di Amerika Serikat, memahami persyaratan H-1B, peran sponsor, proses pengajuan, hingga tahapan visa menjadi hal penting sebelum mempersiapkan keberangkatan. Sehingga Berbeda dengan visa kunjungan, H-1B secara khusus berkaitan dengan pekerjaan dan membutuhkan petisi dari pemberi kerja atau perusahaan di Amerika Serikat.

Baca Juga : Temporary Work Visa USA Panduan Visa Kerja Sementara Amerika Serikat

Apa Itu H-1B Work Visa USA?

H-1B adalah kategori visa nonimigran Amerika Serikat untuk pekerja asing yang akan bekerja dalam specialty occupation.

Pekerjaan yang termasuk kategori ini umumnya membutuhkan penerapan pengetahuan yang sangat khusus dan setidaknya gelar sarjana atau kualifikasi yang setara dalam bidang yang relevan.

Contoh bidang yang sering di kaitkan dengan H-1B antara lain:

  • Teknologi informasi.
  • Rekayasa atau engineering.
  • Matematika.
  • Ilmu pengetahuan.
  • Akuntansi.
  • Arsitektur.
  • Kemudian Bidang kesehatan tertentu.
  • Bisnis dan pekerjaan profesional lainnya yang memenuhi persyaratan.

Namun, memiliki pekerjaan profesional saja tidak otomatis membuat seseorang memenuhi syarat H-1B. Posisi pekerjaan dan kualifikasi pekerja harus memenuhi ketentuan yang berlaku.

Siapa yang Bisa Mengajukan H-1B?

Salah satu karakteristik penting H-1B adalah bahwa pekerja asing pada umumnya tidak mengajukan petisi H-1B sendiri.

Pemberi kerja di Amerika Serikat menjadi pihak yang mengajukan petisi kepada U.S. Citizenship and Immigration Services (USCIS).

Dengan demikian, calon pekerja biasanya harus terlebih dahulu memperoleh tawaran pekerjaan dari perusahaan Amerika Serikat yang bersedia melakukan proses sponsorship.

Baca Juga : Jenis-Jenis Temporary Work Visa USA untuk Pekerja Asing

Apa Itu H-1B Visa Sponsor?

Dalam konteks H-1B, sponsor biasanya merujuk pada perusahaan atau pemberi kerja di Amerika Serikat yang mengajukan petisi untuk calon pekerja asing.

Perusahaan sponsor memiliki tanggung jawab dalam proses pengajuan kepada USCIS dan harus memenuhi persyaratan yang berlaku untuk mempekerjakan tenaga kerja asing.

Karena itu, mencari perusahaan yang bersedia melakukan H-1B sponsorship menjadi salah satu bagian penting bagi WNI yang ingin bekerja di Amerika Serikat melalui jalur ini.

Syarat H-1B Work Visa USA

Persyaratan H-1B dapat melibatkan calon pekerja, posisi pekerjaan, serta perusahaan sponsor.

Secara umum, beberapa hal yang perlu di perhatikan adalah sebagai berikut.

1. Memiliki Tawaran Pekerjaan di Amerika Serikat

Calon pekerja harus memiliki pekerjaan dari pemberi kerja yang memenuhi ketentuan H-1B.

Pekerjaan tersebut harus merupakan posisi yang memenuhi persyaratan specialty occupation.

2. Memenuhi Kualifikasi Pendidikan atau Keahlian

Pekerja umumnya harus memiliki gelar sarjana atau kualifikasi yang setara dan relevan dengan posisi yang ditawarkan.

Dalam kondisi tertentu, pengalaman kerja atau kombinasi pendidikan dan pengalaman dapat di perhitungkan berdasarkan aturan yang berlaku.

Baca Juga : H-2A Temporary Work Visa USA untuk Pekerja Pertanian

3. Pekerjaan Harus Memenuhi Kategori Specialty Occupation

Tidak semua pekerjaan dapat menggunakan H-1B.

Posisi tersebut harus memenuhi kriteria yang ditentukan oleh hukum imigrasi Amerika Serikat.

4. Memiliki Pemberi Kerja sebagai Sponsor

Perusahaan harus bersedia menjadi petitioner dan menjalankan proses pengajuan H-1B.

5. Memenuhi Persyaratan Upah

Pemberi kerja harus memperhatikan ketentuan upah yang berlaku untuk posisi tersebut, termasuk kewajiban terkait Labor Condition Application (LCA).

6. Memiliki Dokumen Pendukung

Sehingga Dokumen dapat mencakup paspor, ijazah, transkrip nilai, CV, bukti pengalaman kerja, surat penawaran kerja, serta dokumen lain yang diperlukan dalam proses petisi dan visa.

Baca Juga : H-2B Temporary Work Visa USA untuk Pekerja Non-Pertanian

Dokumen H-1B yang Perlu Dipersiapkan

Dokumen dapat berbeda berdasarkan kasus masing-masing pemohon. Namun, calon pekerja biasanya perlu menyiapkan:

  • Paspor.
  • CV atau resume.
  • Ijazah.
  • Transkrip akademik.
  • Sertifikat atau lisensi profesional jika di perlukan.
  • Surat pengalaman kerja.
  • Surat penawaran kerja.
  • Dokumen terkait posisi pekerjaan.
  • Dokumen pendukung dari perusahaan.
  • Formulir dan dokumen yang di gunakan dalam proses visa.

Dokumen dalam bahasa Indonesia yang di perlukan untuk proses tertentu dapat membutuhkan terjemahan bahasa Inggris sesuai ketentuan pihak yang meminta dokumen tersebut.

Proses Pengajuan H-1B Work Visa USA

Proses H-1B melibatkan beberapa tahap. Secara sederhana, alurnya adalah:

1. Mendapatkan Tawaran Kerja

Calon pekerja terlebih dahulu mendapatkan tawaran pekerjaan dari perusahaan di Amerika Serikat.

Pada tahap ini, penting untuk mengetahui apakah perusahaan tersebut bersedia melakukan H-1B sponsorship.

2. Perusahaan Menentukan Kelayakan Posisi

Pemberi kerja dan pihak imigrasi perusahaan mengevaluasi apakah posisi pekerjaan dan kualifikasi calon pekerja memenuhi persyaratan H-1B.

Baca Juga : Sponsor Temporary Work Visa USA untuk Pekerja Asing

3. Mengurus Labor Condition Application

Pemberi kerja biasanya perlu mengajukan Labor Condition Application (LCA) kepada U.S. Department of Labor sebelum mengajukan petisi H-1B kepada USCIS.

LCA berkaitan dengan kondisi dan ketentuan ketenagakerjaan untuk posisi tersebut.

4. Mengajukan Petisi kepada USCIS

Setelah persyaratan yang di perlukan di penuhi, pemberi kerja mengajukan petisi H-1B kepada USCIS menggunakan formulir dan dokumen yang sesuai.

5. Proses USCIS

USCIS akan memproses petisi tersebut. USCIS dapat menyetujui, meminta bukti tambahan melalui Request for Evidence (RFE), atau mengambil keputusan lain sesuai hasil pemeriksaan.

6. Mengurus Visa di Kedutaan atau Konsulat AS

Jika petisi H-1B telah di setujui dan calon pekerja berada di luar Amerika Serikat, tahap berikutnya dapat melibatkan proses permohonan visa H-1B melalui sistem visa Amerika Serikat.

Pemohon perlu mengisi formulir visa, membayar biaya yang berlaku, mengikuti instruksi penjadwalan, serta menghadiri wawancara jika di wajibkan.

Baca Juga : Syarat Temporary Work Visa USA untuk WNI

7. Keberangkatan ke Amerika Serikat

Setelah visa di terbitkan, pekerja dapat melakukan perjalanan ke Amerika Serikat sesuai ketentuan visa dan tanggal yang berlaku.

Visa memungkinkan pemegangnya meminta masuk ke Amerika Serikat, tetapi keputusan akhir mengenai penerimaan masuk berada pada petugas perbatasan sesuai kewenangannya.

Apakah H-1B Memerlukan Sponsor?

Ya. H-1B pada dasarnya membutuhkan pemberi kerja atau petitioner yang mengajukan petisi untuk pekerja asing.

Karena itu, WNI yang ingin mendapatkan H-1B biasanya perlu mencari perusahaan Amerika Serikat yang:

  • Memiliki posisi yang memenuhi persyaratan H-1B.
  • Bersedia melakukan sponsorship.
  • Kemudian Memenuhi kewajiban sebagai pemberi kerja.
  • Bersedia menjalankan proses petisi sesuai aturan.

Tidak semua perusahaan yang merekrut pekerja asing otomatis bersedia melakukan H-1B sponsorship.

Apakah Pekerja Bisa Mengajukan H-1B Sendiri?

Secara umum, calon pekerja tidak mengajukan petisi H-1B sendiri seperti mengajukan visa pribadi biasa.

Petisi H-1B biasanya di ajukan oleh pemberi kerja yang akan mempekerjakan pekerja asing. Setelah petisi yang di perlukan mendapatkan persetujuan, pekerja dapat menjalani tahapan visa sesuai kondisi dan lokasi pemohon.

Baca Juga : Cara Mengajukan Temporary Work Visa USA dari Indonesia

Berapa Lama Proses H-1B?

Durasi proses H-1B dapat berbeda-beda.

Waktu yang di perlukan dapat di pengaruhi oleh:

  • Tahap pendaftaran atau proses seleksi jika berlaku.
  • Persiapan dokumen perusahaan.
  • Proses LCA.
  • Pemrosesan USCIS.
  • Adanya RFE.
  • Proses visa di luar Amerika Serikat.
  • Ketersediaan jadwal wawancara.
  • Kondisi administratif lainnya.

Karena itu, tidak ada satu jangka waktu yang dapat di terapkan untuk seluruh pemohon H-1B.

Berapa Biaya H-1B Work Visa USA?

Biaya H-1B terdiri dari beberapa komponen dan pihak yang bertanggung jawab membayar dapat berbeda berdasarkan jenis biaya dan keadaan kasus.

Komponen biaya dapat berkaitan dengan:

  • Biaya petisi H-1B.
  • Biaya pendaftaran jika berlaku.
  • Biaya visa.
  • Biaya layanan pemrosesan tertentu jika di gunakan.
  • Biaya penerjemahan dokumen.
  • Biaya pengacara imigrasi apabila perusahaan menggunakan jasa hukum.
  • Biaya administrasi atau perjalanan.

Jumlah biaya dapat berubah karena pemerintah Amerika Serikat dapat memperbarui struktur biaya imigrasi dan visa.

Baca Juga : Biaya Temporary Work Visa USA Apa Saja yang Harus Dibayar?

Apakah H-1B Bisa Di tolak?

Petisi atau permohonan visa dapat menghadapi berbagai hasil, termasuk permintaan bukti tambahan atau penolakan, apabila persyaratan yang di tentukan tidak terpenuhi.

Beberapa masalah yang dapat muncul antara lain:

  • Posisi pekerjaan tidak memenuhi kriteria.
  • Kualifikasi pekerja tidak sesuai.
  • Dokumen tidak lengkap.
  • Informasi dalam dokumen tidak konsisten.
  • Persyaratan pemberi kerja tidak terpenuhi.
  • Masalah pada proses administrasi atau visa.

Oleh sebab itu, dokumen harus di persiapkan secara konsisten dan sesuai kondisi sebenarnya.

Berapa Lama H-1B Bisa Di gunakan?

H-1B merupakan status nonimigran yang memiliki ketentuan mengenai masa berlaku dan perpanjangan.

Secara umum, masa tinggal H-1B dapat di berikan dalam periode tertentu dan dapat diperpanjang berdasarkan ketentuan yang berlaku. Dalam keadaan tertentu, aturan memungkinkan masa H-1B melampaui periode umum melalui ketentuan khusus, terutama apabila proses menuju permanent residence telah mencapai tahap tertentu.

Karena itu, masa berlaku setiap pekerja perlu dilihat berdasarkan petisi, status imigrasi, dan kondisi kasus masing-masing.

Baca Juga : Masa Berlaku Temporary Work Visa USA dan Perpanjangannya

Apakah H-1B Bisa Membawa Keluarga?

Pemegang H-1B pada umumnya dapat memiliki anggota keluarga tertentu yang memenuhi syarat untuk status H-4.

Anggota keluarga yang memenuhi syarat biasanya meliputi pasangan dan anak yang belum menikah sesuai batas usia yang ditentukan.

Namun, hak dan ketentuan yang berlaku bagi pemegang H-4 berbeda dengan pemegang H-1B. Oleh karena itu, status keluarga perlu diperiksa berdasarkan aturan imigrasi yang berlaku.

Apakah H-1B Bisa Digunakan untuk Ganti Perusahaan?

H-1B memiliki ketentuan khusus mengenai perpindahan pemberi kerja.

Dalam kondisi tertentu, pekerja H-1B dapat berpindah ke pemberi kerja lain melalui proses yang dikenal sebagai H-1B portability, selama persyaratan yang berlaku terpenuhi.

Pekerja sebaiknya tidak langsung mulai bekerja untuk perusahaan baru tanpa memastikan proses imigrasi dan ketenagakerjaan yang diperlukan telah dilakukan dengan benar.

Baca Juga : Apakah Keluarga Bisa Ikut Pemegang Temporary Work Visa USA?

Tips Mempersiapkan H-1B dari Indonesia

Bagi WNI yang sedang mencari peluang H-1B, beberapa hal berikut dapat membantu:

  1. Pastikan tawaran kerja berasal dari perusahaan yang jelas.
  2. Tanyakan sejak awal apakah perusahaan melakukan H-1B sponsorship.
  3. Sesuaikan pendidikan dengan posisi pekerjaan.
  4. Siapkan CV dan dokumen akademik.
  5. Simpan dokumen pengalaman kerja.
  6. Pastikan nama dan data pribadi konsisten di seluruh dokumen.
  7. Siapkan terjemahan dokumen apabila diperlukan.
  8. Pahami siapa yang bertanggung jawab atas biaya proses.
  9. Jangan memberikan informasi yang tidak benar dalam dokumen imigrasi.
  10. Untuk kasus yang kompleks, pertimbangkan berkonsultasi dengan pengacara imigrasi Amerika Serikat.

Bagi WNI, langkah pentingnya adalah memperoleh tawaran kerja, memastikan perusahaan bersedia menjadi sponsor, memenuhi kualifikasi pekerjaan, menyiapkan dokumen, serta mengikuti proses petisi dan visa sesuai ketentuan. Karena aturan H-1B dan biaya pemerintah dapat berubah, calon pekerja sebaiknya selalu memeriksa persyaratan terbaru dari USCIS, U.S. Department of State, dan U.S. Department of Labor sebelum mengajukan permohonan.

Konsultasi Temporary Work Visa Sekarang!

Avatar photo
Nisa