Amerika Serikat memiliki program H-2A Temporary Work Visa bagi tenaga kerja asing yang akan melakukan pekerjaan pertanian secara sementara atau musiman. Program ini memungkinkan pemberi kerja di Amerika Serikat memenuhi kebutuhan tenaga kerja pertanian ketika tenaga kerja Amerika Serikat yang memenuhi syarat tidak mencukupi.
Bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang mendapatkan tawaran pekerjaan di sektor pertanian Amerika Serikat, memahami ketentuan H-2A sangat penting. Prosesnya tidak hanya berkaitan dengan pengajuan visa, tetapi juga melibatkan pemberi kerja, U.S. Department of Labor (DOL), dan U.S. Citizenship and Immigration Services (USCIS).
Baca Juga : Temporary Work Visa USA Panduan Visa Kerja Sementara Amerika Serikat
Apa Itu H-2A Temporary Work Visa USA?
H-2A adalah kategori visa nonimigran Amerika Serikat untuk pekerja asing yang datang ke AS untuk melakukan pekerjaan atau layanan pertanian yang bersifat sementara atau musiman. Contoh pekerjaan dapat mencakup pekerja perkebunan, pekerja kebun, pekerja pertanian, operator peralatan pertanian, serta pekerjaan peternakan tertentu.
H-2A bukan visa untuk menetap secara permanen di Amerika Serikat. Status ini di berikan berdasarkan kebutuhan pekerjaan pertanian sementara yang di ajukan oleh pemberi kerja.
Siapa yang Bisa Menggunakan Visa H-2A?
Program H-2A ditujukan untuk pekerja asing yang memenuhi persyaratan program dan akan bekerja pada pekerjaan pertanian sementara atau musiman.
Selain memenuhi persyaratan program, kewarganegaraan pekerja juga menjadi faktor penting karena H-2A pada umumnya hanya tersedia bagi warga negara atau warga dari negara yang di tetapkan untuk program tersebut, dengan pengecualian terbatas.
Oleh karena itu, calon pekerja dari Indonesia perlu memeriksa kelayakan berdasarkan ketentuan terbaru sebelum memulai proses.
Baca Juga : Jenis-Jenis Temporary Work Visa USA untuk Pekerja Asing
Jenis Pekerjaan yang Dapat Menggunakan H-2A
Pekerjaan H-2A harus memenuhi karakteristik pekerjaan pertanian yang bersifat sementara atau musiman.
Beberapa contoh pekerjaan yang dapat termasuk dalam kategori tersebut antara lain:
- Pekerja perkebunan.
- Pekerja kebun atau orchard worker.
- Pekerja pemanenan hasil pertanian.
- Pekerja tanaman dan hortikultura.
- Operator peralatan pertanian.
- Pekerja peternakan atau ranch.
- Pekerjaan pertanian sementara lainnya sesuai ketentuan program.
Jenis pekerjaan yang tersedia bergantung pada kebutuhan dan permohonan dari pemberi kerja di Amerika Serikat.
Syarat H-2A Temporary Work Visa USA
Persyaratan H-2A melibatkan pemberi kerja dan calon pekerja. Karena itu, calon pekerja tidak dapat sekadar mengajukan visa H-2A tanpa adanya pekerjaan dan proses dari pemberi kerja.
Syarat dari Pemberi Kerja
Pemberi kerja harus memenuhi persyaratan program H-2A. Salah satu tahapan utamanya adalah mendapatkan Temporary Labor Certification (TLC) dari Department of Labor.
Dalam proses tersebut, pemberi kerja pada dasarnya harus menunjukkan kebutuhan terhadap tenaga kerja sementara dan bahwa terdapat kondisi tertentu yang memenuhi persyaratan program H-2A.
Baca Juga : H-1B Work Visa USA Syarat, Sponsor dan Proses Pengajuan
Syarat dari Calon Pekerja
Calon pekerja harus memiliki dokumen yang di perlukan untuk proses visa, termasuk:
- Paspor yang masih berlaku.
- Formulir DS-160.
- Informasi pekerjaan dan pemberi kerja.
- Nomor tanda terima atau dokumen terkait petisi yang telah di setujui.
- Foto sesuai ketentuan visa.
- Dokumen pendukung lain apabila di minta oleh konsulat.
Department of State menyebutkan bahwa pemohon visa pekerja sementara perlu membawa informasi terkait petisi, termasuk nomor tanda terima Form I-129 atau Form I-797 setelah petisi di setujui.
Proses Pengajuan H-2A dari Indonesia
Proses H-2A di mulai dari pihak pemberi kerja di Amerika Serikat, bukan dari calon pekerja yang langsung mengajukan visa.
Secara umum, tahapannya adalah sebagai berikut.
1. Mendapatkan Tawaran Pekerjaan
Calon pekerja harus terlebih dahulu mendapatkan pekerjaan pertanian sementara dari pemberi kerja yang menggunakan program H-2A.
Pekerja sebaiknya memahami isi kontrak, jenis pekerjaan, lokasi kerja, upah, jam kerja, fasilitas, serta durasi pekerjaan sebelum menerima tawaran.
2. Pemberi Kerja Mengajukan Temporary Labor Certification
Pemberi kerja mengajukan permohonan Temporary Labor Certification kepada Department of Labor.
Tahap ini di lakukan untuk menunjukkan bahwa pekerjaan tersebut memenuhi persyaratan program H-2A.
Baca Juga : H-2B Temporary Work Visa USA untuk Pekerja Non-Pertanian
3. Pemberi Kerja Mengajukan Form I-129
Setelah memperoleh sertifikasi tenaga kerja yang di perlukan, pemberi kerja mengajukan Form I-129, Petition for a Nonimmigrant Worker, kepada USCIS.
Petisi tersebut menjadi bagian penting sebelum pekerja dapat melanjutkan proses visa H-2A.
4. Petisi Di setujui USCIS
Jika petisi di setujui, USCIS menerbitkan pemberitahuan persetujuan. Setelah itu, pekerja yang berada di luar Amerika Serikat dapat melanjutkan proses permohonan visa melalui kedutaan atau konsulat Amerika Serikat.
5. Mengisi Form DS-160
Calon pekerja kemudian mengisi Form DS-160, yaitu formulir aplikasi visa nonimigran secara online.
Informasi mengenai pemberi kerja dan petisi harus di siapkan ketika mengisi formulir tersebut.
6. Membayar Biaya Visa
Pemohon membayar biaya aplikasi visa sesuai ketentuan yang berlaku pada saat mengajukan permohonan.
Department of State saat ini mencantumkan biaya aplikasi untuk kategori temporary worker sebesar US$205, dengan kemungkinan adanya biaya penerbitan visa berdasarkan kewarganegaraan apabila berlaku.
7. Mengikuti Proses Wawancara
Setelah aplikasi di proses, pemohon mengikuti prosedur yang di tetapkan oleh kedutaan atau konsulat Amerika Serikat tempat mengajukan visa.
Wawancara dapat di perlukan, meskipun dalam kondisi tertentu pemohon dapat memenuhi syarat untuk pembebasan wawancara. Petugas konsuler tetap dapat meminta wawancara secara langsung berdasarkan kasus masing-masing.
8. Visa H-2A Di terbitkan
Jika permohonan di setujui dan seluruh persyaratan terpenuhi, visa H-2A dapat di terbitkan. Pekerja kemudian dapat melakukan perjalanan ke Amerika Serikat sesuai ketentuan visa dan petisi yang di setujui.
Baca Juga : Sponsor Temporary Work Visa USA untuk Pekerja Asing
Berapa Biaya Visa H-2A USA?
Biaya perlu di bedakan antara biaya aplikasi visa dan biaya lain yang mungkin muncul dalam keseluruhan proses.
Department of State mencantumkan biaya aplikasi untuk kategori temporary worker sebesar US$205. Selain itu, dapat terdapat biaya penerbitan visa berdasarkan prinsip reciprocity untuk kewarganegaraan tertentu.
Sementara itu, biaya yang berkaitan dengan proses pemberi kerja, perekrutan, perjalanan, pemeriksaan kesehatan, atau layanan lainnya dapat memiliki ketentuan berbeda. Calon pekerja sebaiknya meminta rincian biaya secara tertulis dan tidak langsung membayar biaya kepada pihak yang mengaku sebagai perekrut tanpa melakukan verifikasi.
Apakah Pekerja H-2A Harus Membayar Biaya untuk Mendapatkan Pekerjaan?
Calon pekerja perlu berhati-hati terhadap permintaan pembayaran dari perekrut.
Department of State secara tegas menyatakan bahwa pekerja H-2A tidak seharusnya membayar biaya untuk mendapatkan pekerjaan atau membayar biaya kepada labor recruiter untuk memperoleh pekerjaan.
Jika seseorang menawarkan pekerjaan H-2A dan meminta pembayaran yang tidak jelas sebagai syarat mendapatkan pekerjaan, hal tersebut perlu di periksa dengan hati-hati.
Baca Juga : Syarat Temporary Work Visa USA untuk WNI
Hak Pekerja H-2A di Amerika Serikat
Pekerja H-2A memiliki sejumlah perlindungan berdasarkan aturan program.
Kontrak Kerja Tertulis
Pekerja harus mendapatkan kontrak kerja tertulis dalam bahasa yang dapat di pahami. Kontrak tersebut harus menjelaskan antara lain upah, durasi pekerjaan, jam kerja, fasilitas, transportasi, perumahan, makanan atau fasilitas memasak, serta potongan dari gaji.
Perumahan
Untuk pekerja H-2A yang memenuhi ketentuan terkait, pemberi kerja harus menyediakan tempat tinggal yang aman dan bersih tanpa biaya.
Transportasi
Pemberi kerja memiliki kewajiban tertentu terkait transportasi pekerja, termasuk transportasi dari tempat tinggal yang disediakan menuju lokasi kerja dan ketentuan perjalanan masuk maupun kembali setelah kontrak selesai.
Makanan atau Fasilitas Memasak
Pemberi kerja harus menyediakan tiga kali makan sehari atau menyediakan tempat memasak yang gratis dan mudah digunakan sesuai ketentuan yang berlaku.
Baca Juga : Cara Mengajukan Temporary Work Visa USA dari Indonesia
Jaminan Pekerjaan Minimum
Dalam kondisi yang ditentukan program, pemberi kerja harus menawarkan pekerjaan setidaknya 3/4 dari hari kerja yang tercantum dalam kontrak atau memberikan pembayaran untuk jam kerja yang tidak ditawarkan sesuai ketentuan program.
Berapa Lama Masa Berlaku H-2A?
H-2A merupakan status pekerja sementara. Durasi pekerjaan mengikuti kebutuhan pekerjaan dan periode yang tercantum dalam sertifikasi tenaga kerja serta petisi.
Menurut USCIS, masa tinggal keseluruhan H-2A pada umumnya dapat mencapai maksimum tiga tahun. Setelah mencapai batas tersebut, pekerja pada umumnya harus meninggalkan Amerika Serikat dan berada di luar AS selama sekurang-kurangnya tiga bulan sebelum kembali memenuhi syarat untuk status H-2A.
Namun, durasi aktual suatu pekerjaan H-2A tidak otomatis tiga tahun karena bergantung pada pekerjaan sementara yang diajukan pemberi kerja.
Apakah H-2A Bisa Diperpanjang?
H-2A dapat digunakan untuk pekerjaan sementara yang memenuhi persyaratan perpanjangan dan petisi baru atau perpanjangan yang sesuai dengan aturan yang berlaku.
Perpanjangan tidak berarti pekerja otomatis dapat tinggal tanpa batas. Batas maksimum masa tinggal dan persyaratan program tetap berlaku.
Baca Juga : Biaya Temporary Work Visa USA Apa Saja yang Harus Dibayar?
Apakah Keluarga Bisa Mengikuti Pekerja H-2A?
Pasangan dan anak yang memenuhi syarat dapat memiliki opsi status turunan H-4 dalam keadaan tertentu. Namun, status tersebut mempunyai ketentuan tersendiri dan tidak otomatis memberikan hak bekerja di Amerika Serikat.
Karena itu, anggota keluarga yang ingin ikut perlu memeriksa persyaratan visa dan status yang berlaku sebelum melakukan perjalanan.
Perbedaan H-2A dan H-2B
H-2A dan H-2B sama-sama merupakan kategori pekerja sementara, tetapi jenis pekerjaannya berbeda.
| Aspek | H-2A | H-2B |
|---|---|---|
| Bidang pekerjaan | Pertanian | Non-pertanian |
| Sifat pekerjaan | Sementara atau musiman | Sementara atau musiman |
| Contoh pekerjaan | Perkebunan, pertanian, peternakan tertentu | Pariwisata, hospitality, landscaping, dan pekerjaan non-pertanian tertentu |
| Pemberi kerja | Pemberi kerja pertanian yang memenuhi syarat | Pemberi kerja non-pertanian yang memenuhi syarat |
Department of State membedakan H-2A sebagai kategori Temporary Agricultural Worker, sedangkan H-2B digunakan untuk pekerja sementara atau musiman di bidang non-pertanian.
Baca Juga : Masa Berlaku Temporary Work Visa USA dan Perpanjangannya
Tips Aman Mencari Pekerjaan H-2A dari Indonesia
Sebelum menerima tawaran pekerjaan, calon pekerja sebaiknya:
- Memastikan identitas dan keberadaan pemberi kerja.
- Meminta kontrak kerja tertulis.
- Memeriksa lokasi dan jenis pekerjaan.
- Memastikan upah dan jam kerja tercantum dengan jelas.
- Menanyakan fasilitas tempat tinggal dan transportasi.
- Memastikan status petisi H-2A.
- Tidak membayar biaya kepada perekrut untuk mendapatkan pekerjaan.
- Menyimpan salinan kontrak dan seluruh dokumen.
- Tidak menyerahkan paspor kepada pihak yang tidak berwenang.
- Membaca informasi mengenai hak dan perlindungan pekerja H-2A sebelum berangkat.
Informasi resmi mengenai hak pekerja H-2A juga tersedia dalam bahasa Indonesia dari Department of State.
Baca Juga : Apakah Keluarga Bisa Ikut Pemegang Temporary Work Visa USA?
Prosesnya dimulai dari pemberi kerja di Amerika Serikat yang mengurus Temporary Labor Certification melalui Department of Labor dan kemudian mengajukan petisi kepada USCIS. H-2A Temporary Work Visa Setelah petisi disetujui, calon pekerja yang berada di luar Amerika Serikat dapat melanjutkan proses visa melalui kedutaan atau konsulat AS. Bagi WNI, penting untuk memeriksa kelayakan kewarganegaraan, kontrak kerja, pemberi kerja, dokumen petisi, biaya, serta hak sebagai pekerja sebelum berangkat. Selain itu, calon pekerja perlu waspada terhadap pihak yang meminta biaya untuk mendapatkan pekerjaan karena pekerja H-2A memiliki perlindungan tertentu terhadap praktik perekrutan yang tidak semestinya.
Konsultasi Temporary Work Visa Sekarang!