Jenis-Jenis Temporary Work Visa USA untuk Pekerja Asing

Nisa

Updated on:

Jenis-Jenis Temporary Work Visa USA untuk Pekerja Asing
Direktur Utama Jangkar Groups

Amerika Serikat memiliki berbagai kategori visa nonimigran yang memungkinkan pekerja asing melakukan pekerjaan untuk jangka waktu tertentu. Karena setiap kategori memiliki tujuan dan persyaratan berbeda, calon pekerja perlu memilih Jenis-Jenis Temporary Work Visa yang sesuai dengan pekerjaan, kualifikasi, serta kondisi pemberi kerja.

Istilah Temporary Work Visa USA sebenarnya mencakup beberapa kategori visa pekerja sementara, seperti H-1B, H-2A, H-2B, H-3, L-1, O-1, P, dan Q-1. U.S. Department of State menyebut terdapat 11 kategori temporary worker visa dalam kelompok tersebut.

Bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang mendapatkan tawaran kerja di Amerika Serikat, memahami jenis visa sejak awal dapat membantu menentukan jalur pengurusan yang sesuai.

Baca Juga : Temporary Work Visa USA Panduan Visa Kerja Sementara Amerika Serikat

Apa Itu Temporary Work Visa USA?

Temporary Work Visa USA adalah visa nonimigran yang di gunakan oleh warga negara asing untuk melakukan pekerjaan atau aktivitas kerja tertentu di Amerika Serikat dalam jangka waktu terbatas.

Jenis visa yang di butuhkan bergantung pada tujuan kedatangan. Misalnya, pekerja dengan keahlian khusus dapat menggunakan kategori H-1B, pekerja pertanian sementara dapat menggunakan H-2A, sedangkan pekerja nonpertanian sementara atau musiman dapat menggunakan H-2B.

Sebagian besar kategori temporary worker visa memerlukan petisi dari pemberi kerja atau pihak yang memenuhi syarat. Petisi tersebut umumnya harus mendapatkan persetujuan USCIS sebelum pemohon mengajukan visa.

Jenis-Jenis Temporary Work Visa USA

Berikut beberapa kategori utama temporary work visa yang perlu di ketahui pekerja asing.

1. H-1B Visa untuk Pekerjaan Khusus

H-1B di tujukan bagi pekerja yang akan mengisi posisi dalam specialty occupation, yaitu pekerjaan yang membutuhkan pengetahuan khusus dan umumnya memenuhi persyaratan pendidikan atau pengalaman yang di tentukan.

Kategori ini dapat mencakup berbagai bidang profesional, termasuk pekerjaan tertentu di bidang teknologi, teknik, sains, bisnis, kesehatan, dan bidang khusus lainnya. Menurut Department of State, pemohon H-1B pada umumnya harus memiliki setidaknya gelar sarjana atau pengalaman yang setara dalam bidang khusus tersebut.

Baca Juga : H-1B Work Visa USA Syarat, Sponsor dan Proses Pengajuan

2. H-1B1 untuk Warga Chile dan Singapura

H-1B1 merupakan kategori khusus untuk profesional dari Chile dan Singapura yang bekerja dalam specialty occupation.

Kategori ini berbeda dari H-1B biasa dan memiliki ketentuan tersendiri. H-1B1 bukan kategori yang berbasis petisi dengan prosedur yang sama seperti sebagian besar visa temporary worker. Maka Bagi WNI, kategori ini pada umumnya tidak menjadi jalur visa kerja karena di peruntukkan bagi warga negara Chile dan Singapura yang memenuhi persyaratan.

3. H-2A untuk Pekerja Pertanian Sementara

H-2A di gunakan untuk pekerja asing yang akan melakukan pekerjaan pertanian yang bersifat sementara atau musiman.

Kategori ini berkaitan dengan pekerjaan seperti aktivitas pertanian dan pekerjaan musiman yang memenuhi ketentuan program H-2A.

Tidak semua kewarganegaraan otomatis memenuhi syarat. Department of State menyatakan bahwa H-2A hanya tersedia bagi warga negara dari negara yang di tunjuk, dengan pengecualian tertentu.

Baca Juga : H-2A Temporary Work Visa USA untuk Pekerja Pertanian

4. H-2B untuk Pekerja Nonpertanian Sementara

H-2B di gunakan untuk pekerja asing yang melakukan pekerjaan nonpertanian yang bersifat sementara atau musiman.

Contohnya dapat mencakup pekerjaan tertentu di sektor jasa, hospitality, pariwisata, dan pekerjaan musiman lainnya apabila memenuhi persyaratan program.

Seperti H-2A, terdapat ketentuan mengenai kewarganegaraan yang dapat menggunakan kategori H-2B.

5. H-3 untuk Trainee

H-3 di tujukan bagi warga negara asing yang datang ke Amerika Serikat untuk mengikuti program pelatihan tertentu.

Kategori ini bukan jalur umum untuk mendapatkan pekerjaan biasa. Tujuan utamanya adalah mengikuti pelatihan yang memenuhi persyaratan dan bukan sekadar bekerja secara normal. Department of State menjelaskan bahwa H-3 dapat di gunakan untuk pelatihan selain pelatihan medis atau akademik pascasarjana, termasuk program tertentu yang berkaitan dengan pendidikan anak dengan kondisi khusus.

6. L-1 untuk Transfer Karyawan Antarperusahaan

L-1 digunakan bagi karyawan perusahaan tertentu yang di pindahkan ke kantor, cabang, anak perusahaan, afiliasi, atau entitas terkait di Amerika Serikat.

Kategori ini secara umum terbagi menjadi:

  • L-1A untuk manajer atau eksekutif.
  • L-1B untuk pekerja dengan specialized knowledge.

Salah satu persyaratan penting adalah adanya hubungan yang memenuhi ketentuan antara perusahaan di luar Amerika Serikat dan entitas di Amerika Serikat. Department of State juga menjelaskan persyaratan pengalaman kerja tertentu bagi pemohon L.

Baca Juga : H-2B Temporary Work Visa USA untuk Pekerja Non-Pertanian

7. O-1 untuk Individu dengan Kemampuan Luar Biasa

O-1 di tujukan bagi individu yang memiliki extraordinary ability or achievement dalam bidang tertentu.

Kategori ini dapat mencakup bidang:

  • Sains.
  • Seni.
  • Pendidikan.
  • Bisnis.
  • Atletik.
  • Industri film dan televisi.

Karena sifat kategorinya khusus, pemohon harus memenuhi standar yang berlaku untuk O-1 dan menunjukkan kemampuan atau pencapaian yang sesuai dengan persyaratan visa tersebut.

8. O-2 untuk Pendukung Pemegang O-1

O-2 digunakan untuk personel pendukung tertentu yang datang ke Amerika Serikat untuk membantu individu O-1 dalam kegiatan atau pertunjukan yang relevan.

Kategori ini bukan visa kerja umum. Hubungannya harus berkaitan dengan aktivitas pemegang O-1 dan memenuhi persyaratan yang di tentukan.

USCIS mencantumkan O-2 sebagai kategori untuk personel pendukung yang datang membantu O-1 dalam aktivitas seni atau atletik tertentu.

9. P-1 untuk Atlet dan Anggota Kelompok Hiburan

P-1 dapat di gunakan untuk atlet yang di akui secara internasional atau anggota kelompok hiburan yang memenuhi persyaratan kategori.

Visa ini juga dapat mencakup personel pendukung tertentu yang memberikan layanan penting kepada penerima P-1.

Kategori P-1 memiliki persyaratan khusus berdasarkan jenis aktivitas dan status pemohon.

Baca Juga : Sponsor Temporary Work Visa USA untuk Pekerja Asing

10. P-2 untuk Artis atau Penghibur dalam Program Pertukaran

P-2 di gunakan bagi artis atau penghibur yang berpartisipasi dalam program pertukaran timbal balik antara organisasi di Amerika Serikat dan organisasi di negara lain.

Dengan demikian, P-2 memiliki konteks yang berbeda dari visa kerja umum karena berkaitan dengan program pertukaran yang memenuhi ketentuan.

11. P-3 untuk Artis atau Penghibur dalam Program Budaya

P-3 ditujukan bagi artis atau penghibur yang datang untuk melakukan, mengajar, atau melatih dalam program yang memiliki karakter budaya tertentu.

Program tersebut dapat berkaitan dengan pertunjukan tradisional, etnik, folk, budaya, musik, teater, atau seni yang memenuhi persyaratan kategori P-3.

12. Q-1 untuk Program Pertukaran Budaya Internasional

Q-1 di gunakan bagi peserta program pertukaran budaya internasional yang memenuhi ketentuan.

Tujuan program dapat mencakup kegiatan yang memungkinkan peserta berbagi sejarah, budaya, dan tradisi negara asalnya di Amerika Serikat.

13. R-1 untuk Pekerja Keagamaan

R-1 merupakan kategori untuk pekerja keagamaan yang memenuhi persyaratan imigrasi Amerika Serikat.

Kategori ini termasuk dalam kelompok status nonimigran berbasis pekerjaan, tetapi memiliki persyaratan khusus yang berbeda dari H-1B, H-2A, atau H-2B. USCIS mencantumkan R-1 sebagai kategori untuk religious workers.

Baca Juga : Syarat Temporary Work Visa USA untuk WNI

Tabel Jenis Temporary Work Visa USA

Jenis VisaTujuan Utama
H-1BSpecialty occupation
H-1B1Profesional tertentu dari Chile dan Singapura
H-2APekerja pertanian sementara
H-2BPekerja nonpertanian sementara
H-3Pelatihan tertentu
L-1Transfer karyawan dalam perusahaan
O-1Individu dengan kemampuan luar biasa
O-2Pendukung O-1 tertentu
P-1Atlet atau kelompok hiburan tertentu
P-2Artis/penghibur dalam program pertukaran
P-3Artis/penghibur dalam program budaya
Q-1Pertukaran budaya internasional
R-1Pekerja keagamaan

Daftar kategori di atas di dasarkan pada klasifikasi temporary worker dan employment-related nonimmigrant yang di jelaskan oleh Department of State dan USCIS.

Apa Perbedaan H-1B, H-2A, dan H-2B?

Ketiganya sama-sama termasuk kategori pekerjaan sementara, tetapi tujuan penggunaannya berbeda.

H-1B berfokus pada pekerjaan dalam specialty occupation dan membutuhkan kualifikasi yang sesuai.

H-2A di tujukan untuk pekerjaan pertanian yang bersifat sementara atau musiman.

H-2B di gunakan untuk pekerjaan nonpertanian yang bersifat sementara atau musiman.

Dengan demikian, seseorang tidak dapat memilih visa hanya berdasarkan keinginan pribadi. Kategori visa harus sesuai dengan jenis pekerjaan dan persyaratan program.

Baca Juga : Cara Mengajukan Temporary Work Visa USA dari Indonesia

Bagaimana Cara Menentukan Jenis Temporary Work Visa USA?

Untuk menentukan kategori yang sesuai, calon pekerja dapat mempertimbangkan beberapa hal:

1. Periksa Jenis Pekerjaan

Tentukan apakah pekerjaan termasuk specialty occupation, pertanian, nonpertanian, transfer perusahaan, seni, olahraga, pelatihan, atau kategori lainnya.

2. Periksa Kualifikasi

Beberapa visa memiliki persyaratan khusus mengenai pendidikan, pengalaman, kemampuan, pencapaian, atau hubungan kerja dengan perusahaan.

3. Periksa Pemberi Kerja atau Sponsor

Sebagian besar temporary worker visa memerlukan petisi yang di ajukan oleh pemberi kerja atau pihak yang memenuhi syarat.

4. Periksa Ketentuan Kewarganegaraan

Beberapa kategori mempunyai pembatasan berdasarkan kewarganegaraan. Contohnya H-1B1 ditujukan bagi warga Chile dan Singapura, sedangkan H-2A dan H-2B memiliki ketentuan mengenai negara yang ditunjuk.

Baca Juga : Biaya Temporary Work Visa USA Apa Saja yang Harus Dibayar?

5. Periksa Prosedur Konsuler

Setelah petisi yang di perlukan di setujui, pemohon visa umumnya perlu mengisi Form DS-160, membayar biaya yang berlaku, menyiapkan dokumen, dan mengikuti instruksi kedutaan atau konsulat tempat mengajukan permohonan.

Apakah WNI Bisa Mengajukan Temporary Work Visa USA?

WNI dapat mengajukan kategori visa kerja sementara Amerika Serikat apabila memenuhi persyaratan kategori visa yang dipilih.

Namun, memiliki tawaran pekerjaan saja belum tentu cukup. Persyaratan visa bergantung pada jenis pekerjaan, pemberi kerja, kualifikasi pekerja, petisi apabila diwajibkan, serta persyaratan konsuler.

Karena itu, WNI yang mendapatkan tawaran kerja di Amerika Serikat sebaiknya terlebih dahulu memastikan kategori visa yang tepat sebelum memulai proses pengajuan.

Berapa Biaya Temporary Work Visa USA?

Biaya bergantung pada jenis visa dan proses yang digunakan. Jenis-Jenis Temporary Work Visa Department of State saat ini mencantumkan US$205 sebagai biaya pemrosesan untuk kategori visa nonimigran berbasis petisi, termasuk kategori H untuk temporary workers/employment atau trainees. Biaya tambahan tertentu dapat berlaku tergantung kategori dan kondisi pemohon.

Selain biaya visa, proses keseluruhan dapat melibatkan biaya petisi, pemeriksaan kesehatan apabila diperlukan, penerjemahan atau legalisasi dokumen jika relevan, perjalanan, dan biaya administrasi lainnya.

Baca Juga : Masa Berlaku Temporary Work Visa USA dan Perpanjangannya

Dokumen yang Umumnya Dibutuhkan

Dokumen yang dibutuhkan dapat berbeda berdasarkan kategori visa. Untuk temporary worker visa berbasis petisi, Department of State mencantumkan antara lain:

  • Paspor yang masih berlaku.
  • Form DS-160 dan halaman konfirmasi.
  • Bukti pembayaran biaya visa jika diwajibkan.
  • Foto sesuai ketentuan.
  • Nomor tanda terima petisi Form I-129 atau dokumen USCIS terkait.
  • Dokumen tambahan sesuai kategori visa.

Pemohon sebaiknya mengikuti daftar dokumen terbaru dari kedutaan atau konsulat Amerika Serikat tempat wawancara.

Apakah Temporary Work Visa Sama dengan Green Card?

Tidak.

Temporary Work Visa merupakan visa atau status nonimigran yang digunakan untuk tujuan sementara sesuai kategori yang disetujui.

Sementara itu, Green Card memberikan status permanent resident. Jadi, visa kerja sementara tidak secara otomatis sama dengan izin tinggal permanen.

Baca Juga : Apakah Keluarga Bisa Ikut Pemegang Temporary Work Visa USA?

Hak Pekerja Asing di Amerika Serikat

Pekerja asing tetap memiliki hak dan perlindungan tertentu selama bekerja di Amerika Serikat. Department of State menjelaskan bahwa pekerja sementara memiliki hak, antara lain, untuk mendapatkan pembayaran yang adil, bekerja dalam kondisi yang aman, mencari bantuan terkait hak pekerja, serta terbebas dari diskriminasi, pelecehan, dan eksploitasi.

Karena itu, calon pekerja sebaiknya memahami bukan hanya persyaratan visa, tetapi juga hak dan kewajibannya selama berada di Amerika Serikat.

Bagi WNI, langkah pertama yang penting adalah mencocokkan jenis pekerjaan, kualifikasi, pemberi kerja, dan tujuan kedatangan dengan kategori visa yang tersedia. Setelah kategori ditentukan, calon pekerja dapat mempersiapkan petisi, dokumen, DS-160, dan proses wawancara sesuai ketentuan yang berlaku. Persyaratan dan prosedur visa dapat berubah, sehingga informasi terbaru dari U.S. Department of State dan USCIS sebaiknya selalu menjadi rujukan sebelum mengajukan permohonan.

Konsultasi Temporary Work Visa Sekarang!

Avatar photo
Nisa