Mendapatkan ijazah pengganti menjadi solusi bagi seseorang yang kehilangan ijazah asli atau mengalami kerusakan dokumen pendidikan. Namun, proses administrasi tidak selalu berhenti setelah ijazah pengganti terbit. Setelah Mendapatkan Ijazah Pengganti Dalam kondisi tertentu, pemilik ijazah masih perlu mengurus legalisir dan terjemahan agar dokumen tersebut dapat digunakan untuk melamar pekerjaan, melanjutkan pendidikan, atau memenuhi persyaratan administrasi di luar negeri.
Oleh karena itu, pemilik ijazah perlu memahami tahapan pengurusan dokumen setelah menerima ijazah pengganti. Setiap instansi dapat menetapkan persyaratan yang berbeda sesuai tujuan penggunaan dokumen. Selain itu, negara tujuan juga mungkin meminta pengesahan tambahan, seperti apostille atau legalisasi melalui lembaga terkait.
Artikel ini membahas cara mengurus legalisir ijazah pengganti, memilih jasa penerjemah tersumpah, menyiapkan persyaratan, hingga memastikan dokumen siap di gunakan sesuai kebutuhan.
Baca Juga : Kehilangan atau Kerusakan Ijazah Syarat, Prosedur, Solusi
Apa yang Harus Di lakukan Setelah Mendapatkan Ijazah Pengganti?
Setelah menerima ijazah pengganti, pemilik dokumen sebaiknya memeriksa seluruh informasi yang tercantum di dalamnya. Langkah ini penting karena kesalahan data dapat menghambat proses legalisir maupun penerjemahan.
Berikut beberapa hal yang perlu di lakukan.
1. Periksa Data pada Ijazah Pengganti
Pertama, cocokkan nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, nomor ijazah, nama sekolah atau perguruan tinggi, serta tahun kelulusan. Pastikan seluruh informasi sesuai dengan identitas dan data akademik yang tercatat pada lembaga pendidikan.
Selanjutnya, periksa tanda tangan pejabat berwenang, cap resmi, serta keterangan yang menunjukkan bahwa dokumen tersebut merupakan ijazah pengganti jika memang tercantum. Apabila menemukan kesalahan, segera hubungi sekolah atau perguruan tinggi penerbit sebelum mengurus tahapan berikutnya.
2. Tentukan Tujuan Penggunaan Ijazah
Berikutnya, tentukan kebutuhan penggunaan ijazah pengganti. Tujuan ini akan memengaruhi jenis pengesahan dan terjemahan yang perlu Anda siapkan.
Sebagai contoh, ijazah untuk melamar pekerjaan di Indonesia mungkin cukup menggunakan dokumen yang memenuhi persyaratan pemberi kerja. Sebaliknya, ijazah untuk studi atau pekerjaan di luar negeri dapat memerlukan terjemahan tersumpah, legalisasi, apostille, atau pengesahan lain sesuai ketentuan negara tujuan.
Dengan mengetahui tujuan sejak awal, Anda dapat menghindari pengurusan dokumen yang tidak di perlukan.
Baca Juga : Cara Mengurus Ijazah yang Hilang dari SD, SMP, SMA, Kuliah
3. Siapkan Dokumen Pendukung
Sebelum mengajukan legalisir, kumpulkan dokumen pendukung yang relevan. Persyaratan dapat berbeda antara sekolah, perguruan tinggi, instansi pemerintah, dan lembaga penerima dokumen.
Umumnya, pemilik ijazah perlu menyiapkan:
- Ijazah pengganti asli.
- Fotokopi ijazah pengganti.
- Kartu identitas, seperti KTP atau paspor.
- Transkrip nilai apabila diperlukan.
- Surat keterangan kehilangan atau dokumen pendukung penerbitan ijazah pengganti jika di minta.
- Surat permohonan atau formulir pengajuan legalisir apabila instansi menyediakannya.
- Surat kuasa dan identitas penerima kuasa jika pengurusan di lakukan oleh orang lain.
Setelah itu, konfirmasikan daftar persyaratan kepada instansi terkait agar Anda tidak perlu bolak-balik karena dokumen yang kurang.
Cara Mengurus Legalisir Ijazah Pengganti
Legalisir merupakan proses pengesahan salinan dokumen agar pihak penerima dapat memeriksa kesesuaiannya dengan dokumen yang menjadi dasar pengesahan. Namun, bentuk pengesahan yang diperlukan bergantung pada tujuan penggunaan ijazah.
Berikut tahapan yang dapat Anda ikuti.
1. Hubungi Sekolah atau Perguruan Tinggi Penerbit
Langkah pertama adalah menghubungi sekolah atau perguruan tinggi yang menerbitkan ijazah pengganti. Tanyakan apakah lembaga tersebut menyediakan layanan legalisir, bagaimana prosedurnya, dan apakah pemohon perlu membawa ijazah asli.
Selain itu, pastikan apakah lembaga menerima pengajuan secara langsung, melalui pos, atau melalui layanan daring. Informasi ini membantu Anda menentukan metode pengurusan yang paling sesuai.
Baca Juga : Cara Mengurus Ijazah Rusak karena Terkena Air, Sobek, Terbakar
2. Ajukan Permohonan Legalisir
Setelah memahami persyaratan, ajukan permohonan kepada bagian administrasi atau unit akademik yang berwenang. Serahkan dokumen sesuai ketentuan dan jelaskan tujuan penggunaan ijazah apabila petugas memerlukannya.
Kemudian, ikuti prosedur verifikasi yang berlaku. Pihak sekolah atau perguruan tinggi dapat memeriksa data akademik, nomor ijazah, serta arsip kelulusan sebelum memberikan pengesahan.
Perlu diperhatikan bahwa tidak semua lembaga menerapkan prosedur yang sama. Karena itu, jangan menganggap legalisir ijazah pengganti selalu memiliki tahapan identik dengan legalisir ijazah yang pertama kali diterbitkan.
3. Periksa Hasil Legalisir
Setelah proses selesai, periksa kembali salinan yang telah mendapatkan pengesahan. Pastikan nama, nomor ijazah, tanda tangan, cap, dan informasi lain terbaca dengan jelas.
Selanjutnya, tanyakan kepada pihak penerima dokumen apakah mereka membutuhkan salinan legalisir dalam jumlah tertentu atau dokumen dengan bentuk pengesahan khusus. Dengan demikian, Anda dapat menyiapkan jumlah dokumen yang sesuai sejak awal.
4. Pastikan Kebutuhan Pengesahan Tambahan
Jika Anda akan menggunakan ijazah pengganti di luar negeri, legalisir dari lembaga pendidikan mungkin belum memenuhi seluruh persyaratan. Beberapa negara atau instansi penerima dapat meminta apostille maupun legalisasi melalui otoritas yang berwenang.
Namun, apostille dan legalisasi bukan prosedur yang selalu berlaku bersamaan. Kebutuhannya bergantung pada negara tujuan, jenis dokumen, serta aturan yang berlaku.
Oleh sebab itu, periksa ketentuan resmi negara tujuan atau tanyakan langsung kepada universitas, perusahaan, kedutaan, maupun instansi yang meminta dokumen tersebut.
Baca Juga : Surat Kehilangan Ijazah dari Polisi Apakah Wajib Bagaimana Mengurusnya?
Cara Mengurus Terjemahan Ijazah Pengganti
Selain legalisir, terjemahan dapat menjadi persyaratan penting ketika Anda menggunakan ijazah untuk keperluan internasional. Misalnya, universitas di luar negeri mungkin meminta dokumen berbahasa Inggris, sedangkan perusahaan di negara lain dapat menetapkan bahasa tertentu sesuai kebijakan administrasinya.
Agar hasil terjemahan sesuai kebutuhan, ikuti tahapan berikut.
1. Periksa Bahasa yang Diminta oleh Penerima Dokumen
Pertama, cari tahu bahasa yang diwajibkan oleh lembaga penerima. Jangan langsung mengasumsikan bahwa semua dokumen luar negeri harus diterjemahkan ke bahasa Inggris.
Sebagai contoh, universitas di Jepang dapat meminta dokumen berbahasa Jepang atau Inggris, sedangkan instansi di negara lain mungkin memiliki ketentuan berbeda. Oleh karena itu, gunakan informasi resmi dari lembaga tujuan sebagai acuan.
2. Gunakan Jasa Penerjemah Tersumpah Jika Diperlukan
Apabila penerima dokumen meminta terjemahan tersumpah, pilih penerjemah yang memiliki status dan kewenangan sesuai ketentuan yang berlaku. Penerjemah tersumpah membantu menerjemahkan informasi akademik secara akurat sekaligus memenuhi persyaratan formal yang diminta oleh lembaga penerima.
Pastikan penerjemah memahami istilah pendidikan, nama gelar, mata pelajaran, dan keterangan akademik yang terdapat pada ijazah. Selain itu, sampaikan tujuan penggunaan dokumen agar penerjemah dapat mengikuti format yang diperlukan.
Sebelum memesan layanan, tanyakan biaya, estimasi waktu pengerjaan, format hasil, dan kebutuhan dokumen fisik atau digital.
3. Siapkan Dokumen untuk Penerjemahan
Berikutnya, siapkan ijazah pengganti yang tulisannya jelas dan mudah dibaca. Jika penerjemah membutuhkan dokumen pendukung, sertakan transkrip nilai atau surat keterangan lain sesuai permintaan.
Pastikan nama dan informasi pribadi pada dokumen sesuai dengan paspor atau identitas yang akan digunakan. Apabila terdapat perbedaan ejaan nama, mintalah petunjuk dari lembaga penerima sebelum menerjemahkan dokumen.
Langkah ini penting karena ketidaksesuaian data dapat memicu permintaan revisi atau memperlambat pemeriksaan berkas.
4. Periksa Hasil Terjemahan
Setelah menerima hasil terjemahan, periksa kembali seluruh informasi yang tercantum. Cocokkan nama, tanggal, nomor ijazah, nama institusi, gelar, serta keterangan kelulusan dengan dokumen sumber.
Selain itu, pastikan penerjemah mencantumkan pengesahan atau pernyataan yang diperlukan jika layanan tersebut mensyaratkannya. Apabila Anda menemukan kesalahan, segera minta koreksi sebelum mengajukan dokumen kepada instansi tujuan.
Baca Juga : Syarat Mengurus Ijazah Pengganti yang Hilang atau Rusak

Apakah Ijazah Pengganti Harus Dilegalisir Sebelum Diterjemahkan?
Urutan legalisir dan terjemahan bergantung pada ketentuan lembaga penerima. Tidak ada satu urutan yang otomatis berlaku untuk semua kebutuhan.
Dalam beberapa kasus, Anda dapat meminta penerjemah menerjemahkan ijazah terlebih dahulu. Namun, instansi tertentu mungkin meminta legalisir dokumen sumber sebelum penerjemahan. Ada pula penerima dokumen yang mengharuskan hasil terjemahan mendapatkan pengesahan tambahan.
Oleh karena itu, tanyakan tiga hal berikut kepada lembaga tujuan:
- Apakah ijazah pengganti harus dilegalisir oleh sekolah atau perguruan tinggi?
- Apakah terjemahan wajib menggunakan penerjemah tersumpah?
- Apakah dokumen memerlukan apostille atau legalisasi tambahan?
Dengan memperoleh jawaban atas pertanyaan tersebut, Anda dapat menyusun urutan pengurusan yang tepat dan mengurangi risiko pengeluaran tambahan.
Baca Juga : Ijazah Hilang Saat Sekolah Sudah Tutup, Bagaimana Mengurusnya?
Biaya dan Lama Pengurusan Legalisir serta Terjemahan
Biaya dan waktu pengurusan ijazah pengganti berbeda-beda menurut lembaga penerbit, bahasa terjemahan, jumlah halaman, jenis pengesahan, dan tujuan penggunaan dokumen.
Legalisir dari sekolah atau perguruan tinggi dapat mengikuti kebijakan administrasi masing-masing lembaga. Sementara itu, biaya terjemahan tersumpah biasanya bergantung pada bahasa, tingkat kesulitan, jumlah dokumen, dan kebutuhan layanan tambahan.
Jika Anda memerlukan apostille atau legalisasi lain, perhitungkan pula biaya administrasi dan waktu pemeriksaan dari instansi terkait.
Untuk menghindari perkiraan yang keliru, lakukan langkah berikut:
- Hubungi lembaga pendidikan untuk mengetahui biaya dan waktu legalisir.
- Minta penawaran tertulis dari penerjemah tersumpah.
- Konfirmasikan biaya dan persyaratan apostille atau legalisasi kepada otoritas resmi.
- Tanyakan apakah penerima dokumen membutuhkan dokumen asli, salinan, atau hasil terjemahan dalam format tertentu.
- Siapkan waktu tambahan jika Anda memiliki tenggat pendaftaran kuliah, lamaran kerja, atau pengajuan visa.
Dengan perencanaan tersebut, Anda dapat memperkirakan kebutuhan anggaran dan jadwal secara lebih realistis.
Baca Juga : Ijazah Perguruan Tinggi Hilang, Rusak Prosedur Pengurusan Kampus
Kesalahan yang Perlu Dihindari Saat Mengurus Ijazah Pengganti
Meskipun prosesnya terlihat sederhana, beberapa kesalahan dapat membuat dokumen tidak memenuhi persyaratan. Karena itu, perhatikan beberapa hal berikut.
1. Tidak Memeriksa Ketentuan Penerima Dokumen
Setiap lembaga dapat memiliki standar berbeda. Jika Anda mengurus legalisir tanpa mengetahui persyaratan penerima, Anda berisiko harus mengulang sebagian proses.
2. Menggunakan Terjemahan yang Tidak Sesuai
Terjemahan biasa belum tentu memenuhi ketentuan untuk kebutuhan resmi. Oleh sebab itu, pastikan apakah penerima dokumen meminta terjemahan tersumpah atau jenis terjemahan tertentu.
3. Mengabaikan Perbedaan Data Identitas
Perbedaan ejaan nama antara ijazah, KTP, dan paspor dapat menimbulkan pertanyaan saat verifikasi. Untuk mengantisipasinya, periksa seluruh dokumen sebelum mengajukan legalisir dan terjemahan.
4. Menganggap Semua Dokumen Memerlukan Apostille
Apostille tidak selalu menjadi persyaratan untuk setiap penggunaan ijazah. Kebutuhan ini bergantung pada aturan negara tujuan dan lembaga penerima. Oleh karena itu, pastikan persyaratannya terlebih dahulu.
5. Menunda Pengurusan hingga Mendekati Tenggat
Proses administrasi dapat memerlukan waktu tambahan, terutama jika melibatkan beberapa lembaga. Sebaiknya, mulai pengurusan segera setelah ijazah pengganti diterima dan persyaratan penggunaan dokumen sudah jelas.
Baca Juga : Biaya dan Lama Pengurusan Ijazah Hilang atau Rusak
Tips Agar Pengurusan Ijazah Pengganti Berjalan Lancar
Agar proses berjalan lebih efisien, susun rencana pengurusan berdasarkan kebutuhan akhir dokumen. Pertama, tentukan tujuan penggunaan ijazah. Selanjutnya, mintalah daftar persyaratan dari lembaga penerima.
Setelah itu, hubungi sekolah atau perguruan tinggi penerbit untuk mengurus legalisir. Jika diperlukan, lanjutkan dengan penerjemahan tersumpah dan pengesahan tambahan sesuai ketentuan. Jangan lupa menyimpan salinan digital serta salinan fisik dokumen untuk kebutuhan administrasi berikutnya.
Jika Anda tidak memiliki banyak waktu untuk mengurus berbagai tahapan, pertimbangkan bantuan penyedia jasa administrasi dokumen yang berpengalaman. Namun, tetap periksa ruang lingkup layanan, biaya, estimasi waktu, dan prosedur yang mereka tawarkan sebelum membuat kesepakatan.
Baca Juga : Ijazah Hilang untuk Melamar Kerja Apa yang Harus Dilakukan?
Jasa Bantuan Legalisir dan Terjemahan Ijazah Pengganti
Mengurus legalisir dan terjemahan ijazah pengganti membutuhkan ketelitian, terutama jika dokumen akan digunakan untuk pendidikan, pekerjaan, atau administrasi di luar negeri. Anda perlu memastikan bahwa setiap tahapan sesuai dengan persyaratan lembaga penerbit dan penerima dokumen.
PT Jangkar Global Groups dapat menjadi pilihan untuk berkonsultasi mengenai kebutuhan administrasi dokumen, termasuk legalisir dan terjemahan sesuai layanan yang tersedia. Sebelum menggunakan layanan, jelaskan kondisi ijazah pengganti, tujuan penggunaan, bahasa yang dibutuhkan, serta negara tujuan agar kebutuhan dokumen dapat diperiksa terlebih dahulu.
Selain itu, mintalah informasi mengenai persyaratan, estimasi waktu, dan biaya sebelum memulai proses. Dengan begitu, Anda dapat menentukan langkah pengurusan secara lebih terarah.
Baca Juga : Jasa Bantuan Legalisir dan Terjemahan Ijazah Kebutuhan Resmi
Setelah mendapatkan ijazah pengganti, Anda perlu memastikan bahwa dokumen tersebut siap digunakan sesuai tujuan. Proses berikutnya dapat mencakup pemeriksaan data, legalisir dari sekolah atau perguruan tinggi, penerjemahan tersumpah, serta apostille atau legalisasi tambahan jika persyaratan mengharuskannya.
Namun, tidak semua dokumen memerlukan seluruh tahapan tersebut. Oleh karena itu, periksa ketentuan lembaga penerima dan negara tujuan sebelum memulai pengurusan. Dengan menyiapkan dokumen secara lengkap, memeriksa kesesuaian data, serta memilih layanan yang tepat, Anda dapat mengurangi risiko kesalahan administrasi dan memperlancar penggunaan ijazah pengganti untuk kebutuhan pendidikan, pekerjaan, maupun keperluan internasional.
Konsultasi Legalisir Sekarang!