Legalisasi Ijazah: Syarat, Prosedur, Biaya, dan Cara Mengurus

Siti Aidah

Updated on:

Legalisasi Ijazah Syarat Prosedur Biaya dan Cara Mengurus
Direktur Utama Jangkar Groups

Legalisasi ijazah menjadi langkah penting bagi seseorang yang ingin menggunakan dokumen pendidikan untuk melanjutkan studi, melamar pekerjaan, mengikuti seleksi profesional, atau memenuhi kebutuhan administrasi di luar negeri. Proses ini membantu pihak penerima memeriksa keabsahan tanda tangan, kewenangan pejabat, atau dokumen sesuai prosedur yang berlaku. Oleh karena itu, pemohon perlu mengetahui syarat, prosedur, biaya, dan cara mengurus legalisasi ijazah sebelum menyerahkan berkas kepada instansi tujuan.

Namun, legalisasi ijazah tidak selalu memiliki tahapan yang sama. Kebutuhan untuk melamar pekerjaan di Indonesia dapat berbeda dari persyaratan universitas luar negeri atau perusahaan internasional. Selain itu, beberapa negara menerima apostille sebagai pengesahan dokumen publik, sedangkan negara lain mungkin memerlukan tahapan legalisasi berjenjang. Dengan memahami perbedaan tersebut, pemohon dapat menentukan prosedur yang sesuai, menyiapkan dokumen sejak awal, dan menghindari biaya tambahan akibat kesalahan administrasi.

Apa Itu Legalisasi Ijazah?

Legalisasi ijazah adalah proses pengesahan dokumen pendidikan atau tanda tangan pejabat yang berwenang sesuai ketentuan instansi penerbit dan pihak penerima. Dalam penggunaan internasional, proses ini membantu pihak terkait memeriksa keaslian tanda tangan atau kewenangan pejabat yang tercantum pada dokumen. Namun, legalisasi tidak selalu berarti bahwa instansi yang mengesahkan telah menilai seluruh isi akademik atau menjamin pengakuan kualifikasi pendidikan.

Sebagai contoh, seseorang yang ingin melanjutkan kuliah di luar negeri mungkin perlu menyiapkan ijazah, transkrip nilai, dan terjemahan resmi. Universitas tujuan dapat meminta dokumen yang telah memperoleh pengesahan tertentu sebelum memproses pendaftaran. Sementara itu, perusahaan asing mungkin memiliki persyaratan berbeda sesuai bidang pekerjaan dan kebijakan internalnya.

Karena itu, pemohon sebaiknya memastikan tujuan penggunaan ijazah terlebih dahulu. Langkah tersebut membantu menentukan apakah pemohon hanya membutuhkan legalisasi dari institusi pendidikan, pengesahan untuk penggunaan internasional, apostille, atau dokumen pendukung lainnya.

BACA JUGA: Dokumen Pendidikan: Persyaratan, Legalisasi, dan Cara Mengurus

Mengapa Legalisasi Ijazah Diperlukan?

Legalisasi ijazah dapat membantu memenuhi persyaratan administrasi yang ditetapkan universitas, perusahaan, lembaga pemerintah, atau instansi asing. Pihak penerima membutuhkan dokumen yang dapat mereka verifikasi agar proses penilaian pendidikan berjalan lebih tertib.

Selain itu, pengesahan dokumen dapat membantu mengurangi keraguan mengenai tanda tangan atau kewenangan pejabat yang menerbitkan dokumen. Hal ini penting ketika pemohon menggunakan ijazah dari Indonesia untuk keperluan internasional. Dengan dokumen yang sesuai, pemohon dapat melanjutkan proses administrasi berdasarkan ketentuan pihak penerima.

Meskipun demikian, legalisasi ijazah tidak otomatis menjamin penerimaan mahasiswa, kelulusan seleksi kerja, atau pengakuan gelar di negara lain. Universitas dan perusahaan tetap memiliki kewenangan untuk menilai kualifikasi, nilai akademik, pengalaman, serta persyaratan tambahan. Oleh sebab itu, pemohon perlu membedakan pengesahan dokumen dari proses penyetaraan atau pengakuan kualifikasi pendidikan.

BACA JUGA: Cara Legalisasi Transkrip Nilai untuk Studi Luar Negeri

Syarat Legalisasi Ijazah yang Perlu Disiapkan

Syarat legalisasi ijazah bergantung pada jenis dokumen, instansi yang memproses, dan negara tujuan. Karena itu, pemohon perlu memeriksa daftar persyaratan dari pihak penerima sebelum mengajukan permohonan. Berikut beberapa dokumen yang umumnya perlu disiapkan.

Ijazah Asli dan Salinan

Siapkan ijazah asli serta salinan yang jelas sesuai permintaan instansi. Pastikan nama pemilik, nama institusi pendidikan, program studi, tanggal kelulusan, nomor ijazah, dan tanda tangan terlihat dengan baik.

Jika ijazah mengalami kerusakan, tulisan sulit dibaca, atau terdapat perbedaan data, hubungi institusi penerbit untuk memperoleh arahan. Jangan mengubah isi dokumen sendiri karena perubahan tersebut dapat menimbulkan masalah saat pemeriksaan.

Selain itu, jangan berasumsi bahwa semua layanan menerima fotokopi biasa. Beberapa prosedur mungkin meminta salinan yang telah disahkan oleh institusi penerbit atau pejabat tertentu. Oleh sebab itu, periksa ketentuan sebelum mengirimkan dokumen.

Transkrip Nilai

Transkrip nilai sering menyertai ijazah, terutama untuk pendaftaran universitas, beasiswa, dan pekerjaan yang membutuhkan bukti pencapaian akademik. Dokumen ini memuat informasi mengenai mata kuliah, nilai, jumlah kredit, atau hasil pembelajaran sesuai sistem pendidikan yang digunakan.

Jika pihak penerima meminta legalisasi ijazah dan transkrip nilai, siapkan keduanya sejak awal. Dengan demikian, pemohon dapat memeriksa kebutuhan pengesahan untuk setiap dokumen sekaligus dan mengurangi risiko pengajuan ulang.

BACA JUGA: Cara Mengurus Ijazah Hilang atau Rusak dan Dokumen Pengganti

Identitas Pemohon

Kartu tanda penduduk atau paspor dapat membantu proses verifikasi identitas pemohon. Nama pada identitas perlu sesuai dengan nama yang tercantum pada ijazah atau dokumen pendidikan lainnya.

Apabila terdapat perbedaan nama, misalnya karena perubahan nama atau perbedaan ejaan, siapkan dokumen pendukung yang relevan. Selanjutnya, tanyakan kepada instansi terkait mengenai bukti yang dapat mereka terima untuk menjelaskan perbedaan tersebut.

Surat Kuasa Jika Menggunakan Perwakilan

Pemohon yang meminta bantuan pihak lain mungkin perlu menyiapkan surat kuasa sesuai ketentuan layanan. Selain itu, perwakilan dapat memerlukan identitas pemohon dan identitas penerima kuasa.

Namun, tidak semua layanan mengharuskan surat kuasa dalam bentuk yang sama. Karena itu, periksa ketentuan instansi sebelum menunjuk perwakilan agar proses pengajuan berjalan sesuai prosedur.

BACA JUGA: Legalisasi Dokumen Pendidikan untuk Keperluan Luar Negeri

Terjemahan Ijazah Jika Diperlukan

Universitas atau perusahaan di luar negeri dapat meminta ijazah dalam bahasa Inggris atau bahasa lain. Jika dokumen asli menggunakan bahasa Indonesia, pemohon perlu memeriksa apakah pihak penerima menerima terjemahan biasa atau mensyaratkan penerjemah tersumpah.

Perlu di perhatikan bahwa penerjemahan dan legalisasi merupakan dua proses berbeda. Penerjemah mengalihkan isi dokumen ke bahasa tujuan, sedangkan legalisasi atau apostille mengikuti prosedur pengesahan yang berlaku. Oleh karena itu, pastikan urutan proses sesuai arahan instansi penerima.

BACA JUGA: Penerjemahan Tersumpah Ijazah dan Transkrip Nilai

Prosedur Legalisasi Ijazah di Indonesia

Prosedur Legalisasi Ijazah di Indonesia

Cara mengurus legalisasi ijazah bergantung pada tujuan penggunaan dokumen. Untuk kebutuhan dalam negeri, pemohon mungkin cukup mengikuti prosedur verifikasi dari institusi atau pihak yang meminta dokumen. Sementara itu, penggunaan ijazah di luar negeri dapat memerlukan pengesahan tambahan.

Menentukan Tujuan Penggunaan Ijazah

Langkah pertama adalah memastikan negara dan instansi yang akan menerima ijazah. Tanyakan apakah pihak penerima meminta ijazah asli, salinan resmi, terjemahan, apostille, atau legalisasi melalui beberapa instansi.

Informasi tersebut penting karena prosedur untuk satu negara belum tentu berlaku untuk negara lain. Selain itu, persyaratan universitas dapat berbeda dari persyaratan perusahaan atau lembaga pemerintah.

Memeriksa Dokumen kepada Institusi Penerbit

Setelah mengetahui kebutuhan pihak penerima, hubungi sekolah, perguruan tinggi, atau institusi yang menerbitkan ijazah. Tanyakan apakah dokumen perlu memperoleh pengesahan internal, verifikasi tanda tangan pejabat, atau salinan resmi.

Pada tahap ini, pastikan data ijazah sesuai dengan arsip institusi. Jika terdapat kesalahan administratif, selesaikan terlebih dahulu melalui prosedur resmi sebelum melanjutkan pengesahan.

Mengajukan Legalisasi atau Apostille

Untuk penggunaan internasional, pemohon perlu menentukan jalur pengesahan berdasarkan negara tujuan dan jenis dokumen. Indonesia menyediakan layanan apostille untuk dokumen publik yang memenuhi ketentuan dan akan di gunakan di negara yang mengakui apostille. Sementara itu, dokumen untuk negara atau kebutuhan yang tidak menggunakan jalur tersebut mungkin memerlukan legalisasi sesuai prosedur yang berlaku.

Pada jalur apostille, pemohon menyiapkan dokumen yang telah memenuhi persyaratan instansi penerbit, mengajukan permohonan melalui sistem resmi, lalu mengikuti proses verifikasi. Setelah permohonan memperoleh persetujuan, pemohon melakukan pembayaran sesuai ketentuan dan mengikuti petunjuk penerbitan sertifikat atau stiker apostille.

Jika negara tujuan tidak menerima apostille untuk kebutuhan tersebut, pemohon perlu memeriksa jalur legalisasi yang berlaku. Dalam kondisi tertentu, proses dapat melibatkan pengesahan oleh instansi terkait dan Kementerian Luar Negeri atau perwakilan asing sesuai ketentuan. Jangan langsung mengikuti urutan dari pengalaman orang lain tanpa memeriksa kebutuhan dokumen sendiri.

BACA JUGA: Apostille Dokumen Pendidikan: Syarat, Prosedur, dan Negara Tujuan

Memeriksa Hasil Pengesahan

Setelah proses selesai, periksa kembali nama, jenis dokumen, nomor sertifikat atau stiker, dan informasi lain yang tercantum. Pastikan pula hasil pengesahan sesuai dengan dokumen yang akan di gunakan.

Selanjutnya, simpan salinan digital dan fisik jika di perlukan. Dengan menyimpan arsip secara rapi, pemohon dapat mengakses dokumen pendukung saat universitas atau perusahaan meminta verifikasi tambahan.

Legalisasi Ijazah untuk Kuliah dan Kerja di Luar Negeri

Kebutuhan legalisasi ijazah untuk kuliah di luar negeri biasanya mengikuti ketentuan universitas tujuan. Pihak kampus dapat meminta ijazah, transkrip nilai, terjemahan resmi, bukti kelulusan, atau dokumen akademik lain. Selain itu, beberapa program studi menetapkan persyaratan tambahan untuk beasiswa atau pengakuan kualifikasi.

Karena itu, pemohon sebaiknya membaca panduan penerimaan mahasiswa secara teliti. Jika informasi belum jelas, hubungi bagian penerimaan internasional untuk memastikan bentuk dokumen yang mereka terima. Langkah ini membantu pemohon menghindari pengesahan yang tidak diperlukan.

Sementara itu, legalisasi ijazah untuk melamar pekerjaan di luar negeri bergantung pada kebutuhan perusahaan, profesi, dan aturan negara tujuan. Perusahaan mungkin meminta ijazah yang telah di terjemahkan atau disahkan. Untuk profesi yang memerlukan lisensi, pemohon juga dapat menghadapi proses pengakuan kualifikasi tersendiri.

Dengan demikian, legalisasi tidak selalu menjadi satu-satunya persyaratan. Pemohon perlu memeriksa apakah pihak penerima juga meminta penyetaraan ijazah, sertifikat profesi, surat pengalaman kerja, atau bukti kompetensi lainnya.

BACA JUGA: Penyetaraan Ijazah Luar Negeri di Indonesia: Syarat dan Prosedur

Perbedaan Legalisasi Ijazah, Apostille, dan Penyetaraan Ijazah

Ketiga istilah tersebut memiliki fungsi berbeda sehingga pemohon perlu memilih layanan berdasarkan kebutuhan.

Legalisasi ijazah mengacu pada proses pengesahan sesuai prosedur yang berlaku. Dalam konteks penggunaan internasional, proses ini dapat membantu memeriksa tanda tangan atau kewenangan pejabat pada dokumen.

Apostille merupakan sertifikat yang menyederhanakan proses pengesahan dokumen publik untuk digunakan di negara yang mengakui mekanisme tersebut. Apostille tidak otomatis menjamin penerimaan akademik atau membuktikan bahwa isi dokumen memenuhi semua persyaratan pihak penerima. Pemohon tetap perlu memeriksa apakah jenis ijazahnya memenuhi syarat layanan dan apakah negara tujuan menerima apostille.

Penyetaraan ijazah merupakan proses penilaian untuk menentukan kesetaraan kualifikasi pendidikan yang diperoleh seseorang. Proses ini berbeda dari pengesahan tanda tangan atau dokumen. Misalnya, seseorang yang lulus dari perguruan tinggi luar negeri dan ingin menggunakan kualifikasinya di Indonesia mungkin perlu memeriksa ketentuan penyetaraan yang berlaku.

Oleh sebab itu, jangan menganggap bahwa satu proses otomatis menggantikan proses lainnya. Periksa tujuan penggunaan ijazah, negara tujuan, dan ketentuan instansi penerima sebelum mengajukan permohonan.

BACA JUGA: Cara Verifikasi Keaslian Ijazah dan Dokumen Pendidikan

Biaya Legalisasi Ijazah dan Faktor yang Memengaruhinya

Biaya legalisasi ijazah tidak selalu sama untuk setiap pemohon. Besarnya pengeluaran bergantung pada jenis pengesahan, jumlah dokumen, kebutuhan penerjemahan, serta layanan tambahan yang diperlukan.

Beberapa komponen biaya yang mungkin muncul meliputi:

  • Biaya pengesahan atau layanan resmi sesuai tarif yang berlaku.
  • Biaya penerjemahan ijazah dan transkrip nilai.
  • Biaya salinan resmi atau pengesahan dari institusi penerbit jika di perlukan.
  • Biaya pengiriman dokumen atau perjalanan ke instansi terkait.
  • Biaya jasa pendampingan apabila pemohon menggunakan penyedia layanan.

Untuk menghindari kesalahan perhitungan, periksa tarif resmi sebelum mengajukan permohonan. Selain itu, bedakan biaya pemerintah dari biaya jasa penerjemahan atau pendampingan. Penyedia layanan dapat memberikan penawaran berdasarkan kebutuhan dokumen, tetapi biaya tersebut tidak selalu mencakup seluruh pungutan resmi.

Jika pemohon mengurus beberapa dokumen sekaligus, mintalah rincian biaya untuk setiap dokumen. Dengan cara ini, pemohon dapat membandingkan kebutuhan dan memastikan tidak ada layanan tambahan yang tidak relevan.

BACA JUGA: Penyebab Legalisasi Ijazah Ditolak dan Cara Mengatasinya

Berapa Lama Proses Legalisasi Ijazah?

Waktu legalisasi ijazah bergantung pada kelengkapan dokumen, jenis pengesahan, antrean layanan, dan kebutuhan verifikasi. Proses sederhana dapat berlangsung lebih cepat daripada pengajuan yang memerlukan pemeriksaan tambahan atau klarifikasi dari institusi penerbit.

Selain itu, penerjemahan ijazah memiliki waktu pengerjaan tersendiri. Dokumen yang singkat dan jelas biasanya lebih mudah di proses daripada dokumen dengan banyak halaman atau istilah khusus. Jika pemohon membutuhkan apostille atau legalisasi berjenjang, waktu pengurusan dapat bertambah karena setiap tahap memiliki prosedur masing-masing.

Oleh karena itu, mulailah persiapan sebelum tenggat pendaftaran kuliah, lamaran kerja, atau keberangkatan. Jangan mengandalkan perkiraan waktu dari pengalaman orang lain karena kondisi dan persyaratan setiap permohonan dapat berbeda.

BACA JUGA: Jasa Legalisasi dan Pengurusan Dokumen Pendidikan Luar Negeri

Kesalahan yang Perlu Dihindari Saat Mengurus Legalisasi Ijazah

Kesalahan pertama adalah tidak memeriksa persyaratan negara tujuan. Akibatnya, pemohon dapat memilih jalur pengesahan yang tidak sesuai atau menyiapkan dokumen yang kurang lengkap. Untuk menghindari masalah ini, minta petunjuk tertulis dari universitas, perusahaan, atau instansi penerima.

Kesalahan kedua adalah mengabaikan perbedaan data. Nama, tanggal lahir, nomor dokumen, dan informasi institusi perlu konsisten pada berkas pendukung. Jika terdapat perbedaan, selesaikan melalui jalur resmi sebelum mengajukan legalisasi.

Kesalahan berikutnya adalah menganggap terjemahan selalu wajib atau selalu tidak wajib. Padahal, kebutuhan bahasa bergantung pada pihak penerima. Karena itu, pastikan apakah dokumen memerlukan terjemahan tersumpah, format khusus, atau pengesahan tambahan.

Terakhir, hindari membayar biaya yang tidak jelas tanpa rincian layanan. Mintalah penjelasan mengenai tahapan, estimasi waktu, dokumen yang di perlukan, dan komponen biaya sebelum menyetujui pendampingan.

Tips agar Pengurusan Legalisasi Ijazah Berjalan Lancar

Agar proses berjalan lebih tertib, mulailah dengan membuat daftar kebutuhan dari pihak penerima. Catat dokumen yang harus disiapkan, bahasa yang diterima, bentuk pengesahan, serta tenggat penyerahan.

Selanjutnya, periksa kondisi dokumen dan kesesuaian data. Siapkan salinan digital yang jelas jika sistem pengajuan memerlukan unggahan. Selain itu, simpan bukti permohonan, pembayaran, dan komunikasi dengan instansi agar pemohon mudah menelusuri perkembangan proses.

Jika prosedur terasa rumit, pemohon dapat meminta bantuan pendampingan administrasi. Namun, pastikan penyedia layanan menjelaskan ruang lingkup pekerjaan secara transparan. Pendampingan dapat membantu menyiapkan dokumen dan memahami tahapan, tetapi tidak menjamin keputusan dari instansi pemerintah atau pihak penerima.

Jasa Pengurusan Legalisasi Ijazah

Pemohon yang membutuhkan legalisasi ijazah untuk kuliah, pekerjaan, atau keperluan internasional perlu memastikan bahwa dokumen memenuhi persyaratan pihak penerima. Selain menyiapkan ijazah dan transkrip nilai, pemohon mungkin perlu mengurus terjemahan resmi, apostille, atau legalisasi tambahan sesuai negara tujuan.

PT Jangkar Global Groups melalui Jangkar Groups menyediakan layanan pendampingan pengurusan dokumen sesuai kebutuhan pemohon. Layanan ini dapat membantu memetakan persyaratan, memeriksa kelengkapan administrasi, serta menjelaskan tahapan pengurusan legalisasi ijazah berdasarkan tujuan penggunaan dokumen.

Sebelum memulai proses, siapkan ijazah, transkrip nilai jika diperlukan, identitas pemohon, informasi negara tujuan, dan ketentuan dari pihak penerima. Selanjutnya, pastikan jalur pengesahan yang sesuai agar proses berjalan lebih terarah. Perlu di ingat bahwa keputusan pengesahan dan penerimaan dokumen tetap mengikuti kewenangan instansi resmi serta persyaratan pihak tujuan.

Konsultasi Dokumen Pendidikan Sekarang

Siti Aidah
Konsultasi Gratis Balas cepat via WhatsApp