Kenapa Visa C1/D Amerika, merupakan jenis visa yang banyak di gunakan oleh awak kapal atau awak pesawat yang perlu melakukan perjalanan melalui Amerika Serikat untuk menjalankan tugasnya. C-1 merupakan visa transit, sedangkan D merupakan visa untuk crewmember atau awak kapal/awak pesawat.
Dalam kondisi tertentu, seorang pelaut yang bepergian ke Amerika Serikat untuk bergabung dengan kapal dapat membutuhkan visa C-1 sekaligus D. U.S. Department of State menjelaskan bahwa awak kapal yang melakukan perjalanan ke Amerika Serikat untuk bergabung dengan kapal yang akan menjadi tempat kerjanya umumnya memerlukan visa transit C-1 selain visa awak kapal D. Dalam kondisi tertentu, keduanya dapat di terbitkan sebagai visa kombinasi C-1/D.
Meskipun demikian, pengajuan visa C-1/D tidak otomatis di setujui. Sehingga Petugas konsuler akan menilai apakah pemohon memenuhi persyaratan berdasarkan hukum imigrasi Amerika Serikat dan apakah tujuan perjalanan sesuai dengan kategori visa yang diajukan.
Baca Juga : Visa C1/D Amerika Awak Kapal Laut dan Awak Pesawat
Apa Itu Visa C-1/D Amerika?
Visa C-1/D adalah kombinasi visa transit dan visa awak kapal (crewmember visa).
Visa C-1 untuk Transit
Oleh karena itu Visa C-1 digunakan oleh warga negara asing yang melakukan perjalanan melalui Amerika Serikat dalam perjalanan menuju negara lain.
Salah satu contoh penggunaannya adalah awak kapal yang harus masuk ke Amerika Serikat sebagai penumpang untuk bergabung dengan kapal yang akan menjadi tempatnya bekerja.
Visa D untuk Awak Kapal atau Pesawat
Visa D di peruntukkan bagi orang yang bekerja sebagai awak pada kapal laut komersial atau pesawat internasional dan melakukan pekerjaan yang di perlukan untuk operasional normal kapal atau pesawat tersebut.
Contohnya dapat mencakup:
- Kapten kapal.
- Engineer.
- Deckhand.
- Kru kapal pesiar.
- Kemudian Pilot atau awak pesawat.
- Selanjutnya Awak lain yang memenuhi ketentuan visa D.
Baca Juga : Apa Itu Visa C1/D Amerika dan Siapa Membutuhkannya?
Mengapa C-1 dan D Sering Di gabung?
Seorang pelaut yang akan berangkat ke Amerika Serikat untuk bergabung dengan kapal dapat membutuhkan dua fungsi sekaligus:
- C-1 untuk transit menuju kapal.
- D untuk status sebagai awak kapal.
Karena itu, dalam kondisi yang memenuhi ketentuan, pemohon dapat memperoleh visa kombinasi C-1/D.
Baca Juga :
Kenapa Visa C1/D Amerika Di tolak?
Ada beberapa alasan mengapa permohonan visa C-1/D dapat di tolak. Penolakan tidak selalu berarti pemohon melakukan kesalahan besar. Petugas konsuler dapat menolak apabila informasi yang tersedia belum cukup untuk membuktikan kelayakan pemohon, kategori visa tidak sesuai, atau terdapat dasar ketidaklayakan berdasarkan hukum Amerika Serikat.
Berikut beberapa penyebab yang perlu diperhatikan.
1. Tidak Dapat Membuktikan Kelayakan Visa C-1/D
Pemohon harus dapat menunjukkan bahwa dirinya memang memenuhi persyaratan untuk kategori visa yang di ajukan.
Sehingga Untuk visa C-1/D, informasi mengenai pekerjaan, kapal atau perusahaan, serta tujuan perjalanan harus dapat di jelaskan secara masuk akal dan konsisten.
Jika petugas tidak yakin bahwa pemohon memenuhi kategori C-1/D, permohonan dapat ditolak.
2. Tujuan Perjalanan Tidak Jelas
Tujuan perjalanan merupakan salah satu bagian penting dalam proses wawancara.
Pemohon harus mampu menjelaskan:
- Mengapa pergi ke Amerika Serikat.
- Ke mana tujuan akhirnya.
- Kapal mana yang akan di naiki.
- Kemudian Perusahaan atau agen yang mengatur perjalanan.
- Selanjutnya Kapan harus bergabung dengan kapal.
- Mengapa harus transit melalui Amerika Serikat.
Jika jawaban tidak jelas atau berbeda dengan dokumen yang di berikan, hal tersebut dapat menimbulkan pertanyaan tambahan.
Baca Juga :
3. Dokumen Pendukung Tidak Lengkap
Permohonan visa dapat mengalami masalah apabila dokumen yang di perlukan tidak lengkap atau informasi yang di berikan belum cukup untuk menentukan kelayakan pemohon.
U.S. Department of State menjelaskan bahwa penolakan berdasarkan INA Section 221(g) dapat terjadi ketika petugas belum memiliki seluruh informasi yang di perlukan untuk menyimpulkan bahwa pemohon memenuhi syarat.
Untuk visa C-1/D, dokumen yang dapat relevan antara lain:
- Paspor.
- Konfirmasi DS-160.
- Bukti pembayaran biaya visa apabila berlaku.
- Foto sesuai ketentuan.
- Surat dari perusahaan atau agen.
- Informasi kapal.
- Bukti bahwa pemohon akan bergabung dengan kapal.
- Dokumen pekerjaan atau kontrak apabila di perlukan.
U.S. Department of State juga menjelaskan bahwa petugas dapat meminta bukti mengenai tujuan perjalanan, niat meninggalkan Amerika Serikat, kemampuan membayar biaya perjalanan, serta bukti pekerjaan atau ikatan dengan negara asal.
Baca Juga :
4. Informasi DS-160 Tidak Konsisten
Kesalahan atau ketidaksesuaian antara DS-160 dan jawaban ketika wawancara dapat menjadi masalah.
Contohnya:
- Nama perusahaan berbeda.
- Jabatan tidak sesuai.
- Nama kapal berbeda.
- Tujuan perjalanan berbeda.
- Riwayat pekerjaan tidak konsisten.
- Informasi perjalanan sebelumnya tidak sesuai.
Karena itu, DS-160 harus di isi secara lengkap dan akurat.
U.S. Department of State juga menekankan pentingnya mengisi aplikasi secara lengkap dan akurat serta menjelaskan tujuan dan rencana perjalanan secara jelas.
Penolakan Visa C1/D karena INA 214(b)
Salah satu dasar penolakan yang sering menjadi perhatian pemohon visa nonimigran adalah INA Section 214(b).
Menurut U.S. Department of State, pemohon visa nonimigran harus membuktikan bahwa dirinya memenuhi syarat untuk kategori visa yang di ajukan dan dapat mengatasi anggapan sebagai intending immigrant apabila ketentuan tersebut berlaku.
Baca Juga :
Apa Arti 214(b)?
Secara sederhana, penolakan berdasarkan 214(b) berarti petugas konsuler belum yakin bahwa pemohon memenuhi persyaratan visa nonimigran berdasarkan informasi yang tersedia pada saat pemeriksaan.
Untuk pemohon C-1/D, hal ini dapat berkaitan dengan:
- Tujuan perjalanan.
- Status pekerjaan.
- Rencana perjalanan.
- Ikatan dengan negara asal.
- Riwayat perjalanan.
- Konsistensi informasi.
- Kemampuan menjelaskan tujuan masuk ke Amerika Serikat.
Penilaian di lakukan berdasarkan kondisi masing-masing pemohon.
Apakah 214(b) Berarti Tidak Bisa Mengajukan Lagi?
Tidak.
U.S. Department of State menyatakan bahwa pemohon yang di tolak berdasarkan Section 214(b) dapat mengajukan kembali apabila terdapat bukti tambahan mengenai kelayakannya atau terdapat perubahan keadaan.
Namun, mengajukan ulang dengan kondisi dan informasi yang sama tanpa perubahan atau bukti tambahan tidak otomatis meningkatkan peluang persetujuan.
Baca Juga :
Penolakan Visa C1/D karena INA 221(g)
Selain 214(b), pemohon dapat menerima pemberitahuan berdasarkan INA Section 221(g).
Apa Arti 221(g)?
Penolakan berdasarkan 221(g) dapat berarti petugas membutuhkan informasi atau dokumen tambahan sebelum dapat menyelesaikan penilaian visa.
U.S. Department of State menjelaskan bahwa 221(g) dapat berkaitan dengan:
- Aplikasi atau dokumen yang belum lengkap.
- Permintaan dokumen tambahan.
- Administrative processing.
Jika dokumen tambahan di perlukan, pemohon akan di beri informasi mengenai dokumen atau informasi yang harus di serahkan.
Apakah 221(g) Berarti Visa Pasti Gagal?
Tidak selalu.
Dalam kondisi tertentu, kasus dapat di proses kembali setelah pemohon menyerahkan dokumen atau informasi yang di minta.
Karena itu, pemohon perlu membaca surat atau pemberitahuan penolakan dengan teliti dan mengikuti instruksi yang di berikan oleh pihak kedutaan atau konsulat.
Baca Juga :
Penyebab Visa C1/D Di tolak Saat Wawancara
Selain masalah dokumen, wawancara juga memiliki peran penting.
Jawaban Tidak Konsisten
Contohnya, pada DS-160 tertulis akan bergabung dengan kapal tertentu, tetapi ketika wawancara pemohon menyebut kapal yang berbeda.
Tidak Memahami Rencana Perjalanan
Pemohon sebaiknya memahami:
- Nama kapal.
- Nama perusahaan.
- Lokasi kapal.
- Pelabuhan keberangkatan.
- Jadwal bergabung.
- Tujuan transit.
- Peran atau jabatan di kapal.
Tidak Dapat Menjelaskan Pekerjaan
Pemohon C-1/D yang bekerja sebagai kru sebaiknya dapat menjelaskan pekerjaan dan hubungan dengan perusahaan secara jelas.
Terlalu Banyak Memberikan Jawaban yang Tidak Di tanyakan
Wawancara visa biasanya membutuhkan jawaban yang jelas dan langsung.
Pemohon sebaiknya tidak memberikan cerita panjang yang tidak berhubungan dengan pertanyaan karena dapat membuat informasi utama menjadi kurang jelas.
Baca Juga :
Dokumen yang Perlu Di siapkan untuk Visa C1/D
U.S. Department of State menyebut beberapa dokumen dasar yang perlu di persiapkan untuk visa crewmember, termasuk paspor, konfirmasi DS-160, bukti pembayaran apabila di perlukan, dan foto sesuai ketentuan. Petugas juga dapat meminta dokumen tambahan.
Dokumen Dasar
- Paspor yang memenuhi persyaratan.
- Formulir DS-160.
- Halaman konfirmasi DS-160.
- Bukti pembayaran biaya visa jika berlaku.
- Foto sesuai ketentuan apabila di perlukan.
Dokumen Pendukung Pekerjaan
Sebaiknya pemohon juga mempersiapkan dokumen yang dapat membantu menjelaskan tujuan perjalanan, seperti:
- Surat perusahaan.
- Surat dari agen.
- Informasi kapal.
- Kontrak kerja jika relevan.
- Bukti penempatan.
- Jadwal bergabung dengan kapal.
- Dokumen pekerjaan lainnya.
Tidak semua dokumen tersebut otomatis wajib dalam setiap kasus. Petugas konsuler dapat meminta dokumen tambahan sesuai kondisi pemohon.
Cara Mengatasi Visa C1/D Amerika yang Di tolak
Penolakan visa tidak selalu berarti tidak ada kesempatan untuk mengajukan kembali.
Langkah pertama adalah mengetahui dasar hukum penolakan yang tercantum dalam pemberitahuan dari pihak Amerika Serikat.
1. Periksa Surat Penolakan
Jangan hanya melihat bahwa visa di tolak.
Perhatikan apakah penolakan berkaitan dengan:
- INA 214(b).
- INA 221(g).
- Dokumen yang kurang.
- Administrative processing.
- Ketidaklayakan berdasarkan ketentuan lainnya.
U.S. Department of State menyatakan bahwa pemohon akan di beritahu mengenai alasan penolakan berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku.
2. Evaluasi Kembali DS-160
Periksa kembali seluruh informasi yang pernah di masukkan.
Pastikan:
- Data pribadi benar.
- Riwayat pekerjaan benar.
- Nama perusahaan benar.
- Informasi kapal benar.
- Tujuan perjalanan jelas.
- Riwayat perjalanan sesuai.
- Tidak ada informasi yang sengaja di sembunyikan.
3. Perbaiki Kekurangan Dokumen
Jika penolakan berkaitan dengan dokumen atau informasi yang belum tersedia, lengkapi dokumen yang relevan sesuai instruksi.
Untuk kasus 221(g), U.S. Department of State menjelaskan bahwa dokumen atau informasi tambahan dapat di serahkan sesuai petunjuk yang di berikan.
Baca Juga :
4. Siapkan Wawancara dengan Lebih Baik
Sebelum mengajukan kembali, pahami secara menyeluruh:
- Tujuan perjalanan.
- Posisi pekerjaan.
- Nama perusahaan.
- Nama kapal.
- Rute perjalanan.
- Lokasi bergabung dengan kapal.
- Alasan membutuhkan transit melalui Amerika Serikat.
5. Ajukan Kembali Jika Memang Memenuhi Syarat
Jika penolakan berdasarkan 214(b), pengajuan ulang dapat di lakukan apabila terdapat perubahan keadaan atau bukti tambahan yang relevan.
Pengajuan ulang sebaiknya di lakukan setelah pemohon mengetahui apa yang perlu di perbaiki, bukan sekadar mengulangi aplikasi yang sama.
Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Mengajukan C1/D
Ada beberapa kesalahan yang sebaiknya dihindari.
Jangan Memalsukan Dokumen
Jangan menggunakan:
- Surat kerja palsu.
- Kontrak palsu.
- Dokumen kapal palsu.
- Informasi pekerjaan palsu.
- Dokumen yang telah dimanipulasi.
U.S. Department of State memperingatkan bahwa kesengajaan memberikan keterangan material yang tidak benar atau melakukan fraud dapat menyebabkan penolakan visa secara permanen atau bahkan penolakan masuk ke Amerika Serikat.
Jangan Memberikan Jawaban yang Berubah-ubah
Jawaban saat wawancara harus konsisten dengan DS-160 dan dokumen pendukung.
Jangan Membeli Tiket Nonrefundable Sebelum Visa Terbit
U.S. Department of State menyatakan tidak ada jaminan visa akan diterbitkan dan menyarankan agar pemohon tidak membuat rencana perjalanan final sebelum visa diperoleh.
Berapa Kali Bisa Mengajukan Visa C1/D?
Tidak ada jawaban sederhana bahwa seseorang hanya memiliki jumlah kesempatan tertentu.
Yang lebih penting adalah setiap pengajuan harus memenuhi persyaratan yang berlaku dan menjelaskan kondisi pemohon secara akurat.
Apabila sebelumnya ditolak berdasarkan 214(b), pemohon dapat mengajukan kembali apabila memiliki bukti tambahan atau keadaan yang berubah.
Apakah Menggunakan Jasa Bisa Menjamin Visa C1/D Disetujui?
Tidak ada pihak yang dapat menjamin visa Amerika Serikat pasti disetujui.
Keputusan visa berada pada otoritas konsuler Amerika Serikat. U.S. Department of State secara tegas menyatakan bahwa tidak ada jaminan visa akan diterbitkan.
Jasa pengurusan atau pendampingan dapat membantu dalam hal administratif, seperti:
- Memeriksa kelengkapan dokumen.
- Membantu memahami proses.
- Membantu persiapan formulir.
- Membantu persiapan wawancara.
- Meninjau konsistensi informasi.
Namun, keputusan akhir tetap berada pada petugas konsuler.
Tips Agar Pengajuan Visa C1/D Lebih Siap
Sebelum wawancara, lakukan beberapa persiapan berikut:
- Pastikan paspor masih memenuhi ketentuan.
- Isi DS-160 dengan benar.
- Periksa kembali seluruh data.
- Siapkan dokumen pekerjaan.
- Pahami informasi kapal.
- Pahami tujuan perjalanan.
- Siapkan jawaban singkat dan jelas.
- Jangan menyembunyikan riwayat perjalanan atau informasi penting.
- Jangan menggunakan dokumen palsu.
- Baca kembali pemberitahuan jika pernah mengalami penolakan.
Dua dasar yang penting dipahami adalah INA 214(b) dan INA 221(g). Penolakan 214(b) berkaitan dengan kelayakan visa nonimigran, sedangkan 221(g) dapat berkaitan dengan informasi atau dokumen yang belum cukup maupun proses administratif tambahan. Jika visa C-1/D ditolak, jangan langsung mengulang pengajuan tanpa melakukan evaluasi. Periksa surat penolakan, pahami alasan yang diberikan, perbaiki kekurangan, lengkapi dokumen yang relevan, dan pastikan seluruh informasi yang diberikan benar serta konsisten.
Konsultasi Visa Amerika Sekarang!