Visa C1/D Amerika merupakan visa nonimigran yang umumnya digunakan oleh awak kapal atau awak pesawat yang perlu melakukan perjalanan ke Amerika Serikat untuk bergabung dengan kapal atau pesawat tempat mereka bekerja.
Visa C-1 berfungsi sebagai visa transit, sedangkan D merupakan visa untuk crewmember atau awak kapal/awak pesawat. Dalam kondisi tertentu, kedua kategori tersebut dapat di terbitkan sebagai visa kombinasi C-1/D. Sehingga Departemen Luar Negeri Amerika Serikat menjelaskan bahwa crewmember yang melakukan perjalanan ke AS sebagai penumpang untuk bergabung dengan kapal atau pesawat yang akan menjadi tempat kerjanya umumnya memerlukan visa C-1 sekaligus D, yang sering di terbitkan sebagai C-1/D. Bagi WNI yang bekerja sebagai pelaut, awak kapal pesiar, atau pekerjaan tertentu di kapal yang membutuhkan perjalanan melalui Amerika Serikat, memahami proses pengajuan visa C1/D dari Indonesia sangat penting agar dokumen dan persiapan wawancara dapat di lakukan dengan benar.
Baca Juga: Visa C1/D Amerika Awak Kapal Laut dan Awak Pesawat
Apa Itu Visa C1/D Amerika?
Visa C1/D adalah kombinasi antara Transit Visa C-1 dan Crewmember Visa D.
Maka Visa ini di gunakan dalam situasi ketika seorang awak kapal atau awak pesawat perlu transit atau masuk ke Amerika Serikat dalam rangka menjalankan tugas sebagai crewmember.
Fungsi Visa C-1
Visa C-1 digunakan untuk transit melalui Amerika Serikat menuju negara atau tujuan lain.
Salah satu contoh yang di berikan Departemen Luar Negeri AS adalah crewmember yang melakukan perjalanan ke Amerika Serikat untuk bergabung dengan kapal yang akan menjadi tempatnya bekerja.
Fungsi Visa D
Visa D merupakan visa untuk crewmember tertentu yang bekerja pada kapal atau pesawat yang memenuhi ketentuan visa tersebut.
Contohnya dapat mencakup:
- Awak kapal.
- Kapten.
- Engineer.
- Deckhand.
- Awak kapal pesiar.
- Kemudian Staf layanan tertentu pada kapal pesiar.
- Selanjutnya Trainee pada kapal pelatihan.
Jenis pekerjaan dan kondisi perjalanan tetap harus sesuai dengan ketentuan visa crewmember.
Mengapa C-1 dan D Bisa Menjadi Satu Visa?
Jika seorang crewmember harus transit ke Amerika Serikat untuk bergabung dengan kapal atau pesawat tempatnya bekerja, visa C-1 dan D dapat di ajukan bersamaan.
Jika memenuhi persyaratan, petugas konsuler dapat menerbitkan visa kombinasi C-1/D.
Baca Juga: Apa Itu Visa C1/D Amerika dan Siapa Membutuhkannya?
Siapa yang Membutuhkan Visa C1/D Amerika?
Visa C1/D terutama relevan bagi orang yang melakukan perjalanan ke Amerika Serikat dalam kapasitas sebagai awak kapal atau awak pesawat.
Contohnya:
- Pelaut yang akan bergabung dengan kapal.
- Awak kapal pesiar.
- Crew kapal berbendera asing yang perlu transit melalui AS.
- Kemudian Awak pesawat tertentu.
- Pekerja kapal yang harus melakukan perjalanan melalui AS untuk menuju kapal tempat bekerja.
Namun, tidak semua pekerjaan di kapal otomatis memenuhi syarat untuk visa D.
Tujuan perjalanan dan pekerjaan yang di lakukan harus sesuai dengan kategori visa yang di ajukan.
Syarat Visa C1/D Amerika untuk WNI
Maka Sebelum mengajukan visa, pemohon perlu mempersiapkan dokumen yang dapat membuktikan identitas, tujuan perjalanan, serta status pekerjaan sebagai crewmember.
Dokumen utama yang perlu di persiapkan antara lain:
1. Paspor
Paspor harus masih berlaku dan memenuhi ketentuan perjalanan ke Amerika Serikat.
Sehingga Departemen Luar Negeri AS menyebut paspor untuk pemohon visa crewmember harus berlaku setidaknya enam bulan setelah masa tinggal di AS, kecuali terdapat pengecualian berdasarkan perjanjian khusus negara tertentu.
2. Formulir DS-160
Pemohon visa nonimigran harus mengisi Form DS-160 secara online.
Setelah selesai, pemohon harus menyimpan dan mencetak halaman konfirmasi yang memiliki barcode untuk keperluan proses wawancara.
3. Foto Visa
Foto harus memenuhi ketentuan foto visa Amerika Serikat.
Dalam proses DS-160, pemohon akan di minta mengunggah foto sesuai persyaratan yang di tentukan.
4. Bukti Pembayaran Biaya Visa
Pemohon perlu mengikuti instruksi pembayaran biaya visa yang berlaku pada lokasi pengajuan.
Biaya aplikasi visa dapat berubah, sehingga sebaiknya selalu mengikuti informasi resmi terbaru dari Departemen Luar Negeri AS dan instruksi pengajuan di Indonesia. Sehingga Untuk kategori crewmember, Departemen Luar Negeri AS saat ini mencantumkan biaya aplikasi US$185.
Baca Juga: Syarat Visa C1/D Amerika untuk Awak Kapal Indonesia
5. Dokumen dari Perusahaan atau Agen
Untuk crewmember, dokumen dari perusahaan atau agen dapat menjadi dokumen pendukung yang penting.
Dokumen tersebut dapat di gunakan untuk menunjukkan:
- Nama perusahaan.
- Posisi pekerjaan.
- Nama kapal atau pesawat.
- Kemudian Rencana perjalanan.
- Selanjutnya Pelabuhan atau lokasi bergabung.
- Tujuan perjalanan ke Amerika Serikat.
Departemen Luar Negeri AS menyebut surat dari pemberi kerja atau agen perusahaan sebagai salah satu contoh bukti yang dapat di gunakan untuk menunjukkan bahwa crewmember sedang melakukan perjalanan untuk bergabung dengan kapal.
Cara Membuat Visa C1/D Amerika dari Indonesia Step-by-Step
Berikut tahapan yang dapat di gunakan sebagai gambaran proses pengajuan visa C1/D.
Langkah 1: Pastikan Kategori Visa yang Di butuhkan
Sebelum mengisi formulir, pastikan tujuan perjalanan memang sesuai dengan kategori C-1/D.
Jika perjalanan di lakukan untuk transit menuju kapal atau pesawat tempat bekerja, kombinasi C-1/D dapat menjadi kategori yang relevan.
Jangan menggunakan kategori visa berdasarkan pekerjaan saja tanpa melihat tujuan perjalanan sebenarnya.
Baca Juga: Biaya Visa C1/D Amerika dan Biaya Pengurusannya di Indonesia
Langkah 2: Siapkan Data dan Dokumen
Kumpulkan terlebih dahulu seluruh informasi yang di perlukan untuk pengisian aplikasi.
Persiapkan:
- Paspor.
- Data pribadi.
- Alamat.
- Riwayat perjalanan.
- Riwayat pendidikan atau pekerjaan.
- Informasi perusahaan.
- Informasi kapal atau pesawat.
- Kemudian Tujuan perjalanan.
- Kontak di Amerika Serikat jika relevan.
- Dokumen pendukung dari perusahaan atau agen.
Persiapan ini membantu mengurangi kesalahan ketika mengisi DS-160.
Langkah 3: Isi Form DS-160
Form DS-160 di isi secara online melalui sistem resmi Departemen Luar Negeri Amerika Serikat.
Data yang di masukkan harus benar dan konsisten dengan dokumen pendukung.
Sehingga Departemen Luar Negeri AS menjelaskan bahwa DS-160 merupakan formulir aplikasi visa nonimigran dan informasi di dalamnya di gunakan bersama wawancara untuk menentukan kelayakan pemohon.
Hal yang Harus Di perhatikan Saat Mengisi DS-160
Periksa kembali:
- Nama sesuai paspor.
- Nomor paspor.
- Tanggal lahir.
- Informasi pekerjaan.
- Riwayat perjalanan.
- Tujuan perjalanan.
- Informasi perusahaan.
- Informasi kapal atau pesawat.
- Riwayat visa Amerika jika ada.
Kesalahan data dapat menyebabkan proses menjadi lebih rumit.
Langkah 4: Cetak Confirmation Page DS-160
Setelah DS-160 selesai, simpan halaman konfirmasi.
Halaman ini penting karena memuat barcode aplikasi dan harus di bawa ketika menghadiri wawancara visa.
Baca Juga: Visa C1 vs Visa D Amerika Perbedaan dan Penggunaannya
Langkah 5: Membuat Profil dan Menjadwalkan Wawancara
Setelah DS-160 selesai, pemohon mengikuti prosedur penjadwalan wawancara yang berlaku untuk lokasi pengajuan di Indonesia.
Departemen Luar Negeri AS menyatakan bahwa pemohon visa nonimigran umumnya perlu menjadwalkan wawancara sendiri sesuai instruksi kedutaan atau konsulat tempat wawancara di lakukan.
Waktu tunggu wawancara dapat berubah tergantung lokasi, musim, dan kategori visa.
Karena itu, sebaiknya proses di lakukan jauh sebelum jadwal keberangkatan kerja.
Langkah 6: Membayar Biaya Visa
Ikuti metode pembayaran yang di tentukan untuk pengajuan visa di Indonesia.
Simpan bukti pembayaran karena dapat di perlukan dalam proses penjadwalan atau pemeriksaan administrasi.
Untuk kategori crewmember, Departemen Luar Negeri AS mencantumkan biaya aplikasi sebesar US$185 pada informasi resminya.
Langkah 7: Menyiapkan Dokumen Wawancara
Sebelum wawancara, buat satu set dokumen yang mudah di periksa.
Dokumen utama dapat meliputi:
- Paspor.
- Confirmation Page DS-160.
- Bukti pembayaran.
- Bukti janji wawancara.
- Foto jika di perlukan.
- Surat dari perusahaan.
- Surat dari agen crewing jika ada.
- Kontrak kerja atau bukti pekerjaan.
- Informasi kapal.
- Rencana perjalanan.
- Dokumen pendukung lainnya.
Petugas konsuler dapat meminta dokumen tambahan untuk menilai tujuan perjalanan, niat meninggalkan AS setelah perjalanan, serta kemampuan membiayai perjalanan apabila di perlukan.
Baca Juga: Visa C1/D Amerika untuk Crew Kapal Syarat, Proses, Dokumen
Langkah 8: Mengikuti Wawancara Visa
Wawancara merupakan salah satu bagian penting dalam proses visa C1/D.
Petugas konsuler akan menilai apakah pemohon memenuhi persyaratan visa berdasarkan tujuan perjalanan dan ketentuan hukum Amerika Serikat.
Dalam proses ini, pemohon dapat di tanya mengenai:
- Pekerjaan.
- Nama perusahaan.
- Nama kapal.
- Jabatan.
- Pelabuhan keberangkatan.
- Tujuan ke Amerika Serikat.
- Jadwal bergabung dengan kapal.
- Lama perjalanan.
- Riwayat perjalanan.
- Riwayat visa.
Jawablah dengan jujur, singkat, dan sesuai dokumen.
Langkah 9: Pemeriksaan Biometrik
Pengambilan sidik jari digital biasanya menjadi bagian dari proses aplikasi visa.
Departemen Luar Negeri AS menyebut bahwa pemindaian sidik jari digital tanpa tinta umumnya di lakukan pada saat wawancara, meskipun pelaksanaannya dapat berbeda berdasarkan lokasi.
Langkah 10: Menunggu Keputusan Visa
Setelah wawancara, terdapat beberapa kemungkinan.
Visa Di setujui
Jika visa di setujui, paspor akan di proses untuk penerbitan visa dan kemudian di kembalikan sesuai mekanisme pengiriman atau pengambilan yang berlaku.
Baca Juga: Visa C1/D Amerika untuk Seaman Indonesia Panduan Pengajuan
Memerlukan Administrative Processing
Dalam beberapa kasus, aplikasi memerlukan pemeriksaan administratif tambahan.
Hal ini dapat menyebabkan proses lebih lama.
Memerlukan Dokumen Tambahan
Petugas konsuler dapat meminta dokumen tambahan sebelum mengambil keputusan akhir.
Visa Di tolak
Visa juga dapat di tolak apabila pemohon tidak memenuhi persyaratan yang berlaku.
Karena itu, tidak ada jaminan bahwa setiap pemohon C1/D pasti mendapatkan visa. Departemen Luar Negeri AS secara eksplisit menyatakan tidak ada jaminan visa akan di terbitkan.
Dokumen Pendukung Visa C1/D untuk Pelaut
Bagi pelaut Indonesia, dokumen pekerjaan sangat penting untuk membantu menjelaskan tujuan perjalanan.
Sehingga Dokumen yang dapat dipersiapkan antara lain:
Dokumen Pribadi
- Paspor.
- Kartu identitas.
- Foto.
- Confirmation Page DS-160.
Dokumen Pekerjaan
- Seaman’s Book atau Buku Pelaut.
- Kontrak kerja.
- Surat penempatan.
- Surat dari perusahaan.
- Surat dari agen crewing.
- Bukti jabatan.
- Informasi kapal.
dan Dokumen Perjalanan
- Rencana perjalanan.
- Tiket atau itinerary apabila sudah tersedia.
- Informasi pelabuhan.
- Bukti perjalanan untuk bergabung dengan kapal.
Tidak semua dokumen tersebut otomatis diwajibkan untuk setiap pemohon. Petugas konsuler dapat menentukan dokumen tambahan yang diperlukan berdasarkan kasus masing-masing.
Baca Juga: Wawancara Visa C1/D Amerika Pertanyaan, Cara Menjawabnya
Berapa Lama Proses Visa C1/D Amerika?
Waktu proses visa C1/D tidak selalu sama untuk setiap pemohon.
Waktu keseluruhan dapat dipengaruhi oleh:
- Ketersediaan jadwal wawancara.
- Kelengkapan dokumen.
- Kondisi aplikasi.
- Pemeriksaan tambahan.
- Administrative processing.
- Proses pengembalian paspor.
Karena waktu tunggu dapat berubah, pemohon sebaiknya tidak menunggu terlalu dekat dengan jadwal keberangkatan kapal.
Baca Juga: Kenapa Visa C1/D Amerika Ditolak? Penyebab Cara Mengatasinya
Apakah Visa C1/D Bisa Digunakan untuk Liburan?
Visa C1/D bukan visa wisata biasa.
Tujuan visa tersebut berkaitan dengan transit dan aktivitas sebagai crewmember. Jika seseorang ingin melakukan perjalanan ke Amerika Serikat untuk tujuan wisata, kategori visa yang sesuai harus dipertimbangkan berdasarkan tujuan sebenarnya.
Jangan menggunakan visa C1/D untuk tujuan yang tidak sesuai dengan ketentuan penggunaannya.
Apa Saja Pekerjaan yang Dapat Menggunakan Visa D?
Visa D ditujukan untuk kategori crewmember tertentu.
Departemen Luar Negeri AS memberikan contoh seperti kapten, engineer, deckhand, serta sejumlah pekerjaan awak kapal pesiar. Namun, pekerjaan tertentu memiliki aturan berbeda dan tidak otomatis memenuhi syarat D visa.
Karena itu, jenis pekerjaan harus dilihat bersama dengan jenis kapal, tujuan perjalanan, dan aktivitas yang akan dilakukan di Amerika Serikat.
Penyebab Visa C1/D Amerika Bisa Ditolak
Tidak ada satu alasan tunggal yang berlaku untuk semua kasus.
Beberapa masalah yang dapat menyulitkan aplikasi antara lain:
1. Tujuan Perjalanan Tidak Jelas
Pemohon tidak dapat menjelaskan mengapa harus transit atau masuk ke Amerika Serikat.
2. Informasi DS-160 Tidak Konsisten
Data pada DS-160 berbeda dengan keterangan saat wawancara atau dokumen pendukung.
3. Dokumen Pekerjaan Tidak Memadai
Pemohon tidak dapat menunjukkan hubungan yang jelas dengan perusahaan, kapal, atau pekerjaan sebagai crewmember.
Baca Juga: Berapa Lama Proses Visa C1/D Amerika? Pengajuan sampai Terbit
4. Tidak Dapat Menjelaskan Rencana Bergabung dengan Kapal
Jika perjalanan dilakukan untuk bergabung dengan kapal, pemohon sebaiknya memahami rute dan tujuan perjalanannya.
5. Riwayat Imigrasi Bermasalah
Riwayat pelanggaran imigrasi atau visa dapat menjadi bagian dari penilaian aplikasi.
6. Informasi Tidak Benar
Memberikan informasi palsu atau menyesatkan dapat menimbulkan masalah serius terhadap aplikasi visa.
Tips Agar Pengajuan Visa C1/D Lebih Teratur
Agar proses pengajuan lebih tertata, lakukan beberapa hal berikut:
- Pastikan kategori visa sesuai dengan tujuan perjalanan.
- Isi DS-160 berdasarkan data sebenarnya.
- Periksa semua data sebelum submit.
- Simpan confirmation page.
- Persiapkan dokumen pekerjaan.
- Pahami informasi kapal dan perusahaan.
- Hadiri wawancara tepat waktu.
- Jawab pertanyaan secara jujur.
- Jangan memberikan dokumen palsu.
- Jangan membeli tiket yang tidak dapat dikembalikan hanya karena menganggap visa pasti disetujui.
Departemen Luar Negeri AS juga menyarankan pemohon tidak membuat rencana perjalanan final atau membeli tiket sebelum visa diterbitkan karena visa tidak dijamin.
Berapa Lama Visa C1/D WNI Berlaku?
Berdasarkan tabel reciprocity untuk Indonesia yang diterbitkan Departemen Luar Negeri AS, kategori C-1/D tercantum dengan multiple entries dan periode validitas 48 bulan. Namun, masa berlaku visa bukan berarti seseorang otomatis dapat tinggal di Amerika Serikat selama periode tersebut. Ketentuan masuk dan lama tinggal tetap ditentukan berdasarkan aturan imigrasi yang berlaku.
Apakah Visa C1/D Menjamin Bisa Masuk Amerika?
Tidak.
Visa memberikan dasar untuk melakukan perjalanan menuju Amerika Serikat, tetapi visa bukan jaminan mutlak seseorang pasti dapat masuk.
Pemegang visa tetap dapat menjalani pemeriksaan di perbatasan dan harus memenuhi ketentuan yang berlaku.
Karena itu, pemohon harus memastikan tujuan perjalanan dan dokumennya sesuai dengan kategori visa yang dimiliki.
Checklist Pengajuan Visa C1/D Amerika dari Indonesia
Sebelum berangkat ke wawancara, gunakan checklist berikut:
- [ ] Paspor masih berlaku.
- [ ] DS-160 sudah selesai.
- [ ] Confirmation Page sudah dicetak/disimpan.
- [ ] Foto sesuai ketentuan.
- [ ] Biaya visa sudah dibayarkan sesuai instruksi.
- [ ] Jadwal wawancara sudah tersedia.
- [ ] Surat perusahaan sudah disiapkan.
- [ ] Dokumen kapal sudah tersedia.
- [ ] Kontrak kerja tersedia jika relevan.
- [ ] Buku Pelaut tersedia bagi pelaut.
- [ ] Itinerary perjalanan dipahami.
- [ ] Tujuan perjalanan dapat dijelaskan.
- [ ] Informasi pekerjaan sesuai dengan DS-160.
- [ ] Dokumen pendukung tambahan sudah disiapkan.
Bagi pelaut atau crewmember yang harus transit melalui Amerika Serikat untuk bergabung dengan kapal atau pesawat tempat bekerja, kombinasi C-1/D dapat menjadi kategori visa yang relevan apabila memenuhi persyaratan. Hal terpenting adalah memastikan seluruh informasi dalam DS-160, surat perusahaan, dokumen pekerjaan, dan keterangan saat wawancara konsisten dan benar.
Konsultasi Visa Amerika Sekarang!