Bekerja di kapal laut tidak selalu berarti harus bertugas sebagai nahkoda, perwira dek, atau teknisi mesin. Selain bagian navigasi dan mesin, kapal juga membutuhkan tenaga profesional yang menangani kebutuhan makanan, kebersihan, pelayanan penumpang, serta kenyamanan awak kapal. Daftar Jabatan Pelaut Bagian Catering, Posisi tersebut umumnya masuk dalam departemen catering dan hotel kapal.
Bagi calon pelaut yang tertarik bekerja di bidang pelayanan, memahami daftar jabatan pelaut bagian catering dan hotel kapal merupakan langkah awal yang penting. Dengan mengetahui setiap posisi, tugas, dan kualifikasinya, calon pekerja dapat menentukan pekerjaan yang sesuai dengan pengalaman serta keterampilannya.
Selain itu, departemen catering dan hotel menawarkan berbagai peluang kerja, baik di kapal pesiar, kapal penumpang, kapal niaga tertentu, maupun kapal pendukung yang menyediakan layanan makanan bagi awak kapal. Namun, setiap jenis kapal memiliki struktur organisasi dan kebutuhan tenaga kerja yang berbeda. Oleh karena itu, mari mengenal berbagai jabatan di bagian catering dan hotel kapal, mulai dari posisi manajemen hingga tenaga operasional.
Baca Juga : Daftar Jabatan Pelaut dan Tugasnya di Kapal Lengkap
Apa Itu Bagian Catering dan Hotel Kapal?
Bagian catering dan hotel kapal merupakan departemen yang menangani penyediaan makanan, minuman, kebersihan area akomodasi, serta pelayanan bagi penumpang dan awak kapal. Maka Pada kapal pesiar, departemen ini biasanya memiliki struktur yang cukup besar karena harus melayani banyak penumpang dengan standar pelayanan tertentu.
Sementara itu, kapal niaga dan kapal pendukung umumnya memiliki tim catering yang lebih kecil. Tim tersebut berfokus pada penyediaan makanan, pengelolaan dapur, kebersihan ruang makan, dan kebutuhan dasar awak kapal selama pelayaran.
Secara umum, departemen ini memiliki tiga bidang utama, yaitu:
- Food and Beverage: menangani pengolahan, penyajian, serta pelayanan makanan dan minuman.
- Galley atau Kitchen: mengelola dapur, bahan makanan, kebersihan peralatan, dan proses memasak.
- Hotel Services atau Accommodation: menangani kebersihan kabin, kamar, ruang publik, laundry, dan pelayanan akomodasi sesuai struktur kapal.
Dengan pembagian tersebut, setiap pekerja dapat menjalankan tanggung jawab sesuai keahliannya. Selanjutnya, masing-masing bidang memiliki jabatan dengan tingkat tanggung jawab yang berbeda.
Baca Juga : Daftar Jabatan Pelaut di Bagian Deck dan Tugasnya
Daftar Jabatan Pelaut Bagian Catering dan Hotel Kapal
Berikut beberapa jabatan yang umum ditemukan dalam departemen catering dan hotel, terutama pada kapal pesiar dan kapal penumpang.
1. Hotel Director
Hotel Director merupakan pimpinan utama departemen hotel pada kapal pesiar tertentu. Jabatan ini bertanggung jawab mengawasi berbagai layanan yang berkaitan dengan kenyamanan penumpang.
Tugas Hotel Director meliputi:
- Mengawasi operasional restoran, bar, housekeeping, dan layanan tamu.
- Memastikan standar pelayanan berjalan sesuai kebijakan perusahaan.
- Mengatur koordinasi antardepartemen.
- Mengawasi anggaran operasional dan kebutuhan tenaga kerja.
- Menangani evaluasi kualitas layanan penumpang.
Karena tanggung jawabnya luas, perusahaan umumnya mencari kandidat dengan pengalaman manajemen perhotelan atau industri kapal pesiar.
2. Hotel Manager
Hotel Manager membantu mengelola operasional layanan hotel di kapal. Pada perusahaan tertentu, jabatan ini berada di bawah Hotel Director. Namun, struktur organisasi setiap perusahaan dapat berbeda.
Dalam menjalankan tugasnya, Hotel Manager mengoordinasikan tim pelayanan, memantau kebutuhan akomodasi, serta memastikan kegiatan operasional berjalan lancar.
Selain itu, posisi ini membutuhkan kemampuan kepemimpinan, komunikasi, pengelolaan keluhan, dan pemecahan masalah.
Baca Juga : Daftar Jabatan Pelaut Bagian Mesin dan Tugasnya
3. Food and Beverage Manager
Food and Beverage Manager atau F&B Manager bertanggung jawab atas pelayanan makanan dan minuman. Jabatan ini banyak ditemukan pada kapal pesiar dan kapal penumpang yang memiliki beberapa fasilitas restoran.
Tanggung jawabnya antara lain:
- Mengawasi operasional restoran dan bar.
- Mengatur jadwal kerja staf pelayanan.
- Memantau persediaan makanan dan minuman.
- Menjaga kualitas pelayanan kepada penumpang.
- Mengawasi kebersihan dan penerapan standar keamanan pangan.
Dengan demikian, F&B Manager harus memahami operasional restoran sekaligus mampu memimpin tim dalam lingkungan kerja kapal.
4. Executive Chef
Executive Chef memimpin operasional dapur dan mengawasi proses pengolahan makanan. Posisi ini memiliki peran penting dalam menjaga mutu hidangan serta memastikan dapur bekerja secara efisien.
Beberapa tugas Executive Chef meliputi:
- Menyusun menu sesuai kebutuhan dan standar perusahaan.
- Mengawasi kualitas bahan makanan.
- Mengatur pembagian tugas tim dapur.
- Memastikan kebersihan area memasak.
- Mengendalikan penggunaan bahan makanan dan mengurangi pemborosan.
Selain pengalaman memasak, Executive Chef membutuhkan kemampuan manajemen, perencanaan menu, dan pengawasan keamanan pangan.
Baca Juga : Urutan Jabatan Pelaut dari Pemula sampai Nakhoda
5. Chef de Cuisine
Chef de Cuisine merupakan kepala dapur pada unit atau restoran tertentu. Pada kapal pesiar yang memiliki beberapa restoran, perusahaan dapat menempatkan beberapa Chef de Cuisine untuk mengelola dapur masing-masing.
Posisi ini mengawasi proses persiapan bahan, teknik memasak, penyajian hidangan, dan kinerja staf dapur. Selain itu, Chef de Cuisine bekerja sama dengan Executive Chef untuk menjaga konsistensi kualitas makanan.
6. Sous Chef
Sous Chef bertindak sebagai wakil kepala dapur dan membantu Executive Chef atau Chef de Cuisine dalam menjalankan operasional harian.
Tugas Sous Chef mencakup:
- Mengawasi pekerjaan juru masak.
- Memeriksa kesiapan bahan makanan.
- Memastikan setiap hidangan memenuhi standar.
- Mengatur alur kerja dapur.
- Menggantikan kepala dapur ketika diperlukan.
Oleh sebab itu, posisi Sous Chef cocok bagi juru masak berpengalaman yang ingin mengembangkan karier menuju jabatan manajemen dapur.
7. Chef de Partie
Chef de Partie bertanggung jawab atas satu bagian khusus di dapur. Sebagai contoh, perusahaan dapat menempatkan seorang Chef de Partie pada bagian makanan panas, makanan dingin, saus, atau pastry.
Setiap bagian membutuhkan keterampilan yang berbeda. Karena itu, seorang Chef de Partie harus menguasai teknik memasak sesuai spesialisasinya, menjaga kebersihan area kerja, dan mengawasi staf yang membantu di bagiannya.
Baca Juga : Syarat Menjadi Pelaut Berdasarkan Jabatan
8. Cook atau Commis Chef
Cook atau Commis Chef menjalankan tugas memasak dan menyiapkan bahan makanan sesuai arahan atasan. Jabatan ini sering menjadi pilihan bagi calon pekerja yang ingin membangun pengalaman di dapur kapal.
Pekerjaan sehari-harinya meliputi memotong bahan, menyiapkan bumbu, memasak hidangan, menjaga kebersihan peralatan, dan membantu proses penyajian.
Meskipun tanggung jawabnya lebih terbatas dibandingkan kepala dapur, Cook tetap harus bekerja dengan teliti, cepat, dan disiplin.
9. Pastry Chef dan Baker
Pastry Chef menangani pembuatan kue, dessert, dan produk pastry. Sementara itu, Baker berfokus pada pembuatan roti serta produk bakery lainnya.
Pada kapal pesiar berukuran besar, kedua jabatan tersebut dapat memiliki tim dan area kerja masing-masing. Namun, pada kapal yang lebih kecil, perusahaan mungkin menggabungkan beberapa tanggung jawab dalam satu posisi.
Keterampilan yang dibutuhkan meliputi penguasaan resep, ketepatan takaran, pengaturan suhu, serta kemampuan menjaga konsistensi produk.
10. Chief Steward
Chief Steward mengawasi operasional stewarding, terutama pengelolaan kebersihan peralatan dapur, peralatan makan, dan area pendukung layanan makanan.
Tugasnya mencakup pengaturan jadwal tim, pengawasan pencucian peralatan, pemantauan kebersihan, serta pengelolaan perlengkapan operasional.
Pada kapal tertentu, istilah Chief Steward juga memiliki cakupan tanggung jawab yang berbeda. Oleh karena itu, calon pelamar perlu memeriksa deskripsi pekerjaan dari perusahaan yang membuka lowongan.
Baca Juga : Sertifikat Pelaut yang Dibutuhkan untuk Setiap Jabatan
11. Steward atau Galley Steward
Steward atau Galley Steward bertugas menjaga kebersihan peralatan makan, peralatan memasak, dan area kerja dapur. Pekerjaan ini sangat penting karena kebersihan memengaruhi keamanan pangan dan kelancaran pelayanan.
Tanggung jawabnya meliputi:
- Mencuci piring, gelas, dan peralatan dapur.
- Membersihkan meja kerja serta area pencucian.
- Menyimpan perlengkapan sesuai tempatnya.
- Memilah sampah sesuai prosedur kapal.
- Membantu menjaga sanitasi dapur.
Bagi pemula, posisi ini dapat menjadi salah satu jalur masuk ke departemen catering, sesuai persyaratan dan kebijakan perekrutan perusahaan.
12. Restaurant Manager
Restaurant Manager mengawasi operasional restoran di kapal. Jabatan ini memastikan staf memberikan pelayanan yang baik, meja siap digunakan, dan kegiatan restoran berlangsung sesuai jadwal.
Selain itu, Restaurant Manager menangani pembagian tugas pelayan, koordinasi dengan dapur, serta penyelesaian keluhan pelanggan.
Posisi ini membutuhkan pengalaman pelayanan restoran, kemampuan memimpin tim, dan keterampilan komunikasi yang baik.
Baca Juga : Dokumen Pelaut Wajib Disiapkan Sebelum Bekerja di Kapal
13. Assistant Restaurant Manager
Assistant Restaurant Manager membantu Restaurant Manager dalam mengawasi pelayanan restoran. Posisi ini juga memastikan staf mengikuti prosedur pelayanan dan memenuhi kebutuhan penumpang.
Dalam praktiknya, Assistant Restaurant Manager dapat mengatur penempatan staf, memantau kesiapan meja, dan membantu menangani masalah selama jam makan.
Jabatan ini cocok bagi pekerja yang memiliki pengalaman sebagai waiter atau supervisor restoran.
14. Waiter atau Waitress
Waiter atau Waitress bertugas melayani penumpang di restoran kapal. Mereka menerima pesanan, menyajikan makanan, menjelaskan menu, serta membantu memenuhi kebutuhan pelanggan.
Selain kemampuan pelayanan, pekerja pada posisi ini perlu memiliki komunikasi yang baik. Kemampuan bahasa Inggris juga sering menjadi nilai tambah, terutama pada kapal pesiar internasional.
Waiter atau Waitress harus menjaga sikap profesional, ketepatan pesanan, dan kebersihan area pelayanan.
15. Bartender
Bartender menyiapkan dan menyajikan minuman sesuai menu serta standar perusahaan. Pada kapal yang memiliki bar, posisi ini berperan dalam memberikan pelayanan kepada penumpang.
Tugasnya mencakup menyiapkan bahan minuman, menjaga kebersihan peralatan, mengelola persediaan, dan melayani pelanggan secara profesional.
Namun, kebutuhan bartender bergantung pada jenis kapal, fasilitas yang tersedia, serta kebijakan perusahaan.
Baca Juga : Perbedaan Jabatan Pelaut di Kapal Niaga, Tanker, Pesiar
16. Barista
Barista berfokus pada pembuatan dan penyajian kopi serta minuman berbasis kopi. Posisi ini umumnya tersedia pada kapal pesiar atau kapal penumpang yang memiliki kafe.
Seorang Barista perlu memahami penggunaan mesin kopi, teknik ekstraksi, penyajian minuman, dan pelayanan pelanggan. Selain itu, kemampuan menjaga kebersihan peralatan menjadi bagian penting dari pekerjaannya.
17. Bar Waiter atau Bar Server
Bar Waiter atau Bar Server melayani pesanan minuman di area bar, lounge, atau fasilitas hiburan kapal. Mereka menerima pesanan, mengantarkan minuman, dan menjaga kenyamanan pelanggan.
Walaupun tugasnya berhubungan dengan pelayanan minuman, posisi ini berbeda dari Bartender yang menyiapkan minuman secara langsung.
18. Head Housekeeper
Head Housekeeper memimpin kegiatan housekeeping dan mengawasi kebersihan kabin serta area akomodasi. Jabatan ini lebih umum ditemukan pada kapal pesiar dan kapal penumpang dengan fasilitas hotel.
Tanggung jawabnya meliputi pengaturan jadwal petugas kebersihan, pemeriksaan kondisi kabin, pengelolaan perlengkapan, serta koordinasi dengan bagian terkait.
Dengan pengawasan yang baik, Head Housekeeper membantu menjaga kebersihan dan kenyamanan penumpang selama pelayaran.
Baca Juga : Gaji Pelaut Berdasarkan Jabatan dan Jenis Kapal
19. Cabin Steward atau Stateroom Attendant
Cabin Steward atau Stateroom Attendant bertugas membersihkan dan merapikan kabin penumpang. Pada kapal pesiar, pekerja ini juga dapat membantu memenuhi kebutuhan perlengkapan kabin sesuai standar pelayanan perusahaan.
Pekerjaannya mencakup mengganti linen, merapikan tempat tidur, membersihkan kamar mandi, dan memeriksa persediaan perlengkapan kamar.
Selain ketelitian, posisi ini membutuhkan kedisiplinan, pengelolaan waktu, dan kemampuan berkomunikasi dengan penumpang.
20. Public Area Attendant
Public Area Attendant menjaga kebersihan area umum kapal, seperti koridor, lobi, lounge, dan fasilitas publik lainnya sesuai penempatan kerja.
Petugas ini memastikan area yang menjadi tanggung jawabnya tetap bersih dan rapi selama pelayaran. Selain itu, mereka menggunakan perlengkapan pembersih sesuai prosedur keselamatan kapal.
Posisi ini cocok bagi calon pekerja yang memiliki ketahanan fisik, disiplin, dan perhatian terhadap kebersihan.
21. Laundry Attendant
Laundry Attendant menangani pencucian dan pengelolaan linen, seragam, handuk, serta pakaian sesuai layanan yang tersedia di kapal.
Tugasnya meliputi memilah cucian, mengoperasikan peralatan laundry, melipat pakaian, dan menjaga kebersihan area kerja.
Pada kapal pesiar, bagian laundry dapat memiliki beberapa spesialisasi. Sebaliknya, kapal dengan fasilitas terbatas mungkin menggabungkan tugas tersebut dengan pekerjaan housekeeping lainnya.
22. Room Service Attendant
Room Service Attendant mengantarkan makanan atau minuman ke kabin penumpang berdasarkan pesanan. Posisi ini membutuhkan ketepatan waktu, ketelitian dalam memeriksa pesanan, serta kemampuan memberikan pelayanan yang sopan.
Selain itu, Room Service Attendant harus berkoordinasi dengan dapur dan tim pelayanan agar pesanan sampai dalam kondisi baik.
Baca Juga : Cara Melamar Kerja sebagai Pelaut Sesuai Jabatan
23. Galley Utility
Galley Utility membantu pekerjaan pendukung dapur, terutama kebersihan, penataan peralatan, dan pengelolaan area kerja.
Pada beberapa perusahaan, tugas Galley Utility memiliki kemiripan dengan Galley Steward. Namun, nama jabatan dan ruang lingkup pekerjaannya dapat berbeda sesuai struktur organisasi kapal.
Karena itu, calon pelamar sebaiknya memeriksa uraian tugas sebelum menerima tawaran kerja.
Perbedaan Jabatan Catering dan Hotel Kapal
Meskipun keduanya termasuk layanan pendukung, bagian catering dan hotel memiliki fokus pekerjaan yang berbeda. Berikut gambaran sederhananya.
| Bidang | Fokus pekerjaan | Contoh jabatan |
|---|---|---|
| Manajemen hotel | Mengelola layanan hotel dan akomodasi | Hotel Director, Hotel Manager |
| Dapur atau galley | Menyiapkan dan mengolah makanan | Executive Chef, Sous Chef, Cook |
| Food and beverage | Melayani makanan dan minuman | F&B Manager, Waiter, Bartender |
| Stewarding | Menjaga kebersihan peralatan dan dapur | Chief Steward, Galley Steward |
| Housekeeping | Menjaga kebersihan kabin dan area umum | Head Housekeeper, Cabin Steward |
| Laundry | Mengelola cucian dan linen | Laundry Attendant |
| Room service | Mengantarkan pesanan ke kabin | Room Service Attendant |
Dengan memahami perbedaan tersebut, calon pelaut dapat memilih posisi yang paling sesuai dengan keterampilan dan pengalaman kerjanya.

Syarat Bekerja sebagai Pelaut Bagian Catering dan Hotel Kapal
Persyaratan kerja dapat berbeda berdasarkan jabatan, jenis kapal, negara tujuan, dan perusahaan perekrut. Meskipun demikian, terdapat beberapa persyaratan umum yang perlu diperhatikan.
1. Memiliki Pengalaman atau Keterampilan yang Relevan
Untuk posisi Cook, Chef, Waiter, Bartender, atau Housekeeping, pengalaman kerja di restoran, hotel, katering, maupun industri perhotelan dapat menjadi nilai tambah.
Sementara itu, posisi manajerial biasanya membutuhkan pengalaman yang lebih panjang dan kemampuan memimpin tim.
2. Memenuhi Persyaratan Dokumen Pelaut
Calon pekerja perlu memeriksa dokumen yang diminta perusahaan dan otoritas terkait. Dokumen tersebut dapat mencakup paspor, buku pelaut apabila diwajibkan, sertifikat pelatihan, serta dokumen kesehatan atau kelayakan medis sesuai ketentuan.
Namun, tidak semua jabatan hotel di kapal pesiar memiliki persyaratan sertifikat yang sama dengan jabatan awak kapal dalam struktur keselamatan dan navigasi. Oleh sebab itu, pelamar perlu memastikan persyaratan berdasarkan posisi dan jenis kapal.
3. Menguasai Bahasa Inggris
Kemampuan bahasa Inggris sangat membantu pekerja saat berkomunikasi dengan atasan, rekan kerja, dan penumpang internasional. Terutama pada kapal pesiar, perusahaan dapat menilai kemampuan berbicara, memahami instruksi, serta menangani permintaan pelanggan.
4. Memahami Kebersihan dan Keselamatan Kerja
Pekerja catering harus memahami sanitasi makanan, penyimpanan bahan, serta kebersihan peralatan. Di sisi lain, pekerja hotel perlu memahami prosedur pembersihan, penggunaan bahan kimia, dan keselamatan kerja di lingkungan kapal.
Selain itu, perusahaan dapat meminta pelatihan keselamatan atau sertifikat khusus sesuai posisi dan aturan yang berlaku.
5. Memenuhi Persyaratan Kesehatan dan Usia
Perusahaan biasanya menetapkan kriteria kesehatan dan usia berdasarkan kebutuhan pekerjaan serta ketentuan yang berlaku. Karena persyaratan tersebut tidak selalu sama, calon pekerja sebaiknya membaca informasi lowongan secara teliti sebelum mengajukan lamaran.
Bagaimana Cara Melamar Kerja di Bagian Catering dan Hotel Kapal?
Setelah menentukan jabatan yang sesuai, calon pekerja dapat mengikuti beberapa langkah berikut.
1. Tentukan Posisi yang Ingin Dilamar
Pertama, pilih posisi berdasarkan pengalaman dan keterampilan. Jika memiliki pengalaman memasak, pertimbangkan posisi Cook atau Commis Chef. Sebaliknya, jika memiliki pengalaman hotel, posisi Cabin Steward atau Room Service Attendant mungkin lebih sesuai.
2. Siapkan CV dan Dokumen Pendukung
Selanjutnya, buat CV yang menjelaskan pengalaman kerja, keterampilan, kemampuan bahasa, dan pelatihan yang pernah diikuti. Sertakan dokumen pendukung sesuai permintaan perusahaan.
Pastikan seluruh data benar dan konsisten agar proses seleksi berjalan lebih lancar.
3. Cari Lowongan dari Sumber Tepercaya
Kemudian, periksa lowongan melalui situs karier resmi perusahaan kapal pesiar, perusahaan pelayaran, atau agen perekrutan yang memiliki izin sesuai ketentuan. Jangan langsung membayar biaya perekrutan hanya berdasarkan janji keberangkatan atau gaji tinggi.
4. Ikuti Seleksi dan Wawancara
Jika memenuhi persyaratan awal, pelamar dapat mengikuti wawancara, tes keterampilan, atau tahapan seleksi lainnya. Untuk posisi dapur, perusahaan mungkin menilai pengalaman memasak. Sementara itu, posisi pelayanan dapat menekankan komunikasi dan kemampuan menghadapi pelanggan.
5. Lengkapi Persyaratan Sebelum Keberangkatan
Setelah menerima tawaran kerja, periksa kontrak, jabatan, gaji, masa kerja, fasilitas, dan ketentuan biaya secara menyeluruh. Selanjutnya, lengkapi dokumen, pemeriksaan kesehatan, dan pelatihan yang diwajibkan sebelum keberangkatan.
Dengan persiapan yang tepat, calon pekerja dapat mengurangi risiko kendala administrasi dan meningkatkan kesiapan untuk bekerja di kapal.
Peluang Karier di Bagian Catering dan Hotel Kapal
Bidang catering dan hotel menyediakan peluang pengembangan karier bagi pekerja yang konsisten meningkatkan keterampilan. Sebagai contoh, seorang Cook dapat berkembang menjadi Chef de Partie, Sous Chef, hingga Executive Chef sesuai pengalaman dan kualifikasi.
Demikian pula, seorang Waiter dapat mengembangkan karier menjadi Assistant Restaurant Manager atau Restaurant Manager. Sementara itu, pekerja housekeeping dapat memperoleh tanggung jawab lebih besar hingga menjadi supervisor atau Head Housekeeper.
Namun, kenaikan jabatan bergantung pada evaluasi kinerja, pengalaman, kemampuan bahasa, pelatihan, dan kebutuhan perusahaan. Oleh karena itu, pekerja sebaiknya terus meningkatkan kompetensi serta menjaga profesionalisme selama bekerja.
Daftar jabatan pelaut bagian catering dan hotel kapal mencakup berbagai posisi, mulai dari manajemen hotel, dapur, pelayanan restoran, stewarding, housekeeping, hingga laundry dan room service. Setiap jabatan memiliki tugas serta persyaratan yang berbeda sesuai jenis kapal dan kebijakan perusahaan.
Bagi calon pelaut, langkah terbaik adalah memilih posisi sesuai pengalaman, mempersiapkan dokumen yang diperlukan, meningkatkan kemampuan bahasa Inggris, dan mencari lowongan melalui sumber tepercaya.
Dengan memahami struktur jabatan sejak awal, calon pekerja dapat menyusun rencana karier yang lebih terarah dan mempersiapkan diri untuk memasuki industri pelayaran. Jika Anda membutuhkan informasi mengenai dokumen pelaut, persyaratan kerja kapal, atau proses administrasi yang berkaitan dengan pekerjaan di kapal, pastikan Anda memeriksa ketentuan terbaru dari perusahaan dan instansi yang berwenang sebelum memulai proses pengurusan.
Konsultasi Pelaut Sekarang!