Ijazah merupakan dokumen penting yang membuktikan kelulusan seseorang dari perguruan tinggi. Dokumen ini sering menjadi persyaratan untuk melamar pekerjaan, melanjutkan pendidikan, mengikuti seleksi pegawai, hingga mengurus berbagai keperluan administrasi. Cara Mengurus Ijazah Pengganti di Perguruan Oleh karena itu, kehilangan atau kerusakan ijazah dapat menimbulkan kekhawatiran bagi pemiliknya.
Namun, Anda tidak perlu panik apabila ijazah mengalami kerusakan atau hilang. Sebab, perguruan tinggi dapat menyediakan prosedur penerbitan dokumen pengganti sesuai ketentuan yang berlaku. Meskipun demikian, setiap kampus mungkin menerapkan persyaratan administrasi yang berbeda.
Lantas, bagaimana cara mengurus ijazah pengganti di perguruan tinggi? Berikut penjelasan lengkap mengenai persyaratan, tahapan pengurusan, biaya, waktu penyelesaian, serta hal-hal penting yang perlu Anda perhatikan.
Baca Juga : Ijazah Pengganti Syarat, Prosedur, Biaya, Cara Mengurusnya
Apa Itu Ijazah Pengganti di Perguruan Tinggi?
Ijazah pengganti merupakan dokumen resmi yang berfungsi sebagai pengganti ijazah asli ketika pemiliknya kehilangan atau mengalami kerusakan pada dokumen tersebut. Perguruan tinggi atau pihak berwenang akan menentukan bentuk dokumen pengganti berdasarkan kondisi ijazah dan peraturan yang berlaku.
Dalam praktiknya, istilah ijazah pengganti tidak selalu merujuk pada dokumen dengan format yang sama di setiap kampus. Oleh sebab itu, Anda perlu memastikan jenis dokumen yang dapat diterbitkan melalui bagian akademik atau biro administrasi perguruan tinggi.
Selain itu, pengurusan ijazah pengganti berbeda dari permohonan transkrip nilai, legalisasi ijazah, atau surat keterangan lulus. Masing-masing dokumen memiliki fungsi dan prosedur tersendiri.
Baca Juga : Cara Mengurus Untuk Ijazah Pengganti karena Ijazah Hilang
Kapan Seseorang Perlu Mengurus Ijazah Pengganti?
Ada beberapa kondisi yang mendorong seseorang mengajukan permohonan dokumen pengganti. Berikut penjelasannya.
1. Ijazah Hilang
Pertama, pemilik ijazah dapat mengajukan permohonan apabila dokumen tersebut hilang akibat pencurian, bencana, perpindahan tempat tinggal, atau kelalaian saat menyimpan dokumen.
Dalam kondisi ini, Anda perlu menjelaskan kronologi kehilangan secara jujur. Selanjutnya, tanyakan kepada kampus apakah Anda harus menyertakan surat kehilangan dari kepolisian.
2. Ijazah Rusak
Kedua, kerusakan fisik dapat membuat ijazah sulit dibaca atau digunakan. Sebagai contoh, dokumen terkena air, terbakar, robek, atau mengalami kerusakan akibat penyimpanan yang kurang baik.
Jika ijazah masih tersedia, simpan dokumen tersebut dengan baik. Kemudian, tunjukkan kondisinya kepada petugas kampus agar mereka dapat menentukan prosedur yang tepat.
3. Ijazah Mengalami Kerusakan Berat
Selain kerusakan ringan, ijazah juga dapat mengalami kerusakan berat hingga sebagian informasi penting tidak terbaca. Misalnya, nama pemilik, nomor ijazah, tanda tangan pejabat, atau informasi kelulusan mengalami kerusakan.
Dalam situasi tersebut, perguruan tinggi perlu memeriksa data akademik untuk memastikan keaslian informasi sebelum memproses permohonan.
Baca Juga : Cara Mengurus Ijazah Pengganti karena Rusak, Sobek, Terbakar
Syarat Mengurus Ijazah Pengganti di Perguruan Tinggi
Sebelum mengajukan permohonan, persiapkan dokumen pendukung agar proses administrasi berjalan lebih lancar. Perlu Anda ketahui, persyaratan dapat berbeda menurut kebijakan perguruan tinggi dan jenis kasus yang Anda hadapi.
Berikut dokumen yang umumnya perlu Anda persiapkan.
1. Kartu Tanda Penduduk
Siapkan KTP yang masih berlaku sebagai bukti identitas pemohon. Selain itu, pastikan nama dan data diri pada KTP sesuai dengan data akademik yang tercatat di kampus.
Apabila terdapat perbedaan nama, tanyakan dokumen pendukung yang perlu Anda sertakan.
2. Surat Permohonan Ijazah Pengganti
Selanjutnya, buat surat permohonan yang ditujukan kepada pimpinan perguruan tinggi atau pejabat yang menangani administrasi akademik.
Dalam surat tersebut, cantumkan nama lengkap, nomor induk mahasiswa, program studi, tahun kelulusan, serta alasan pengajuan. Dengan demikian, petugas dapat memahami kebutuhan Anda dan memeriksa data yang relevan.
3. Surat Kehilangan dari Kepolisian
Apabila ijazah hilang, kampus mungkin meminta surat keterangan kehilangan dari kepolisian. Dokumen ini membantu menjelaskan bahwa pemilik telah melaporkan kehilangan tersebut.
Namun, jangan langsung menganggap surat kehilangan sebagai satu-satunya persyaratan. Sebaiknya, konfirmasikan terlebih dahulu ketentuan kampus agar Anda tidak perlu mengulang proses administrasi.
4. Fotokopi Ijazah atau Dokumen Pendukung
Jika tersedia, sertakan fotokopi ijazah, hasil pemindaian, atau salinan dokumen yang pernah Anda gunakan untuk keperluan administrasi.
Selain itu, Anda dapat menyiapkan transkrip nilai, surat keterangan lulus, atau dokumen akademik lain yang membantu proses verifikasi. Dokumen tersebut tidak selalu wajib, tetapi dapat mempermudah pencarian data.
Baca Juga : Syarat Mengurus Ijazah Pengganti Dan Dokumen Harus Disiapkan
5. Surat Pernyataan Kehilangan atau Kerusakan
Beberapa perguruan tinggi meminta surat pernyataan yang menjelaskan kondisi ijazah. Dalam surat tersebut, sampaikan kronologi kejadian dan informasi lain sesuai kebutuhan kampus.
Oleh karena itu, gunakan informasi yang benar dan hindari memberikan keterangan yang tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya.
6. Dokumen Tambahan Sesuai Ketentuan Kampus
Terakhir, periksa kemungkinan persyaratan tambahan, seperti pasfoto, kartu mahasiswa lama, bukti pembayaran administrasi, atau surat kuasa apabila Anda menunjuk orang lain untuk mengurus dokumen.
Dengan menyiapkan seluruh persyaratan sejak awal, Anda dapat mengurangi risiko penundaan akibat dokumen yang belum lengkap.
Cara Mengurus Ijazah Pengganti di Perguruan Tinggi
Setelah seluruh dokumen siap, Anda dapat mengikuti tahapan pengurusan berikut.
1. Hubungi Bagian Akademik atau Biro Administrasi
Langkah pertama, hubungi bagian akademik, biro administrasi, atau unit yang menangani dokumen kelulusan di perguruan tinggi tempat Anda belajar.
Jelaskan apakah ijazah hilang atau rusak. Kemudian, tanyakan prosedur pengajuan, daftar persyaratan, biaya administrasi, serta perkiraan waktu penyelesaian.
Apabila kampus menyediakan layanan daring, manfaatkan kanal resmi tersebut untuk memperoleh informasi tanpa harus datang langsung.
Baca Juga : Apakah Ijazah Pengganti Harus Menggunakan Surat Kehilangan Polisi?
2. Periksa Kelengkapan Dokumen
Setelah memperoleh informasi, periksa kembali seluruh berkas yang Anda perlukan. Pastikan setiap salinan dapat terbaca dengan jelas dan seluruh data sesuai dengan identitas Anda.
Selain itu, simpan salinan digital dokumen pendukung sebagai cadangan. Dengan begitu, Anda dapat mengirimkan kembali dokumen apabila petugas memintanya.
3. Ajukan Surat Permohonan
Berikutnya, serahkan surat permohonan beserta dokumen pendukung melalui loket administrasi, surat elektronik resmi, atau sistem layanan kampus.
Saat menyerahkan berkas, mintalah bukti penerimaan atau nomor registrasi jika kampus menyediakannya. Bukti tersebut akan membantu Anda memantau perkembangan permohonan.
4. Jalani Proses Verifikasi Data Akademik
Setelah menerima permohonan, pihak kampus akan memeriksa identitas pemohon dan catatan akademik. Petugas dapat mencocokkan data kelulusan, program studi, tahun wisuda, serta informasi lain yang relevan.
Apabila kampus membutuhkan klarifikasi, segera berikan dokumen tambahan yang diminta. Dengan demikian, proses verifikasi dapat berjalan lebih efektif.
5. Penuhi Ketentuan Administrasi
Selanjutnya, ikuti ketentuan administrasi yang berlaku. Jika kampus menetapkan biaya layanan yang sah, mintalah informasi mengenai jumlah biaya dan metode pembayaran resmi.
Simpan bukti pembayaran untuk keperluan dokumentasi. Namun, jangan melakukan pembayaran kepada pihak yang tidak memiliki kewenangan atau tidak dapat memberikan bukti transaksi.
Baca Juga : Cara Mengurus Ijazah Pengganti Jika Sekolah Sudah Tutup
6. Tunggu Penerbitan Dokumen Pengganti
Setelah proses verifikasi selesai, kampus akan menentukan tindak lanjut sesuai peraturan yang berlaku. Tindak lanjut tersebut dapat berupa penerbitan dokumen pengganti, surat keterangan resmi, atau prosedur lain yang sesuai dengan kondisi pemohon.
Perlu diperhatikan bahwa tidak semua perguruan tinggi menerbitkan ijazah pengganti dalam format yang sama. Oleh karena itu, mintalah penjelasan mengenai bentuk dokumen yang akan Anda terima dan kegunaannya.
7. Periksa Dokumen Sebelum Menerimanya
Terakhir, periksa dokumen yang telah selesai diproses. Pastikan nama lengkap, nomor identitas akademik, program studi, tahun kelulusan, dan informasi lain tercantum secara benar.
Jika menemukan kesalahan, segera sampaikan kepada petugas agar mereka dapat menindaklanjutinya. Setelah itu, simpan dokumen di tempat yang aman dan buat salinan digital untuk kebutuhan mendatang.
Berapa Biaya Mengurus Ijazah Pengganti?
Biaya pengurusan ijazah pengganti bergantung pada kebijakan perguruan tinggi dan jenis dokumen yang dibutuhkan. Karena itu, tidak ada satu nominal yang dapat berlaku untuk seluruh kampus di Indonesia.
Beberapa kampus mungkin tidak mengenakan biaya penerbitan dokumen tertentu, sedangkan kampus lain dapat menetapkan biaya administrasi sesuai ketentuan internal dan peraturan yang berlaku.
Selain biaya administrasi kampus, Anda mungkin perlu mengeluarkan biaya untuk memperoleh dokumen pendukung, mencetak berkas, atau melakukan perjalanan ke lokasi kampus.
Agar anggaran lebih terencana, mintalah rincian biaya langsung kepada bagian administrasi. Dengan demikian, Anda dapat menghindari pembayaran yang tidak jelas dasar dan peruntukannya.
Baca Juga : Biaya dan Lama Proses Pembuatan Ijazah Pengganti
Berapa Lama Proses Pengurusan Ijazah Pengganti?
Lama pengurusan bergantung pada kelengkapan dokumen, kondisi arsip akademik, serta prosedur yang diterapkan perguruan tinggi.
Jika kampus masih menyimpan data kelulusan secara lengkap, petugas mungkin dapat melakukan verifikasi dengan lebih mudah. Sebaliknya, pencarian arsip lama atau kebutuhan pemeriksaan tambahan dapat memperpanjang proses.
Oleh sebab itu, mintalah estimasi waktu ketika mengajukan permohonan. Selanjutnya, simpan nomor registrasi dan lakukan tindak lanjut melalui saluran resmi jika proses berlangsung lebih lama dari perkiraan.
Baca Juga : Apakah Ijazah Pengganti Bisa Digunakan Melamar Kerja, Mendaftar Kuliah?

Apakah Ijazah Pengganti Memiliki Kekuatan Hukum?
Kedudukan hukum dokumen pengganti bergantung pada jenis dokumen, kewenangan penerbit, dan ketentuan yang menjadi dasar penerbitannya.
Karena itu, Anda perlu memastikan bahwa dokumen tersebut berasal dari perguruan tinggi atau pihak berwenang yang sesuai dengan peraturan. Jangan menganggap semua surat keterangan otomatis memiliki fungsi yang sama dengan ijazah asli.
Jika Anda membutuhkan dokumen untuk melamar pekerjaan, melanjutkan studi, mengikuti seleksi ASN, atau mengurus administrasi di luar negeri, tanyakan terlebih dahulu dokumen apa yang diterima oleh instansi tujuan.
Dengan cara tersebut, Anda dapat memastikan bahwa dokumen pengganti sesuai dengan kebutuhan dan mengurangi risiko penolakan administrasi.
Baca Juga : Jasa Legalisir Terjemahan Tersumpah, Apostille Ijazah Pengganti
Tips Agar Pengurusan Ijazah Pengganti Berjalan Lancar
Agar proses pengurusan lebih efektif, perhatikan beberapa tips berikut.
- Gunakan saluran resmi kampus. Hubungi bagian akademik atau biro administrasi melalui kontak yang tercantum pada situs resmi perguruan tinggi.
- Siapkan dokumen sejak awal. Lengkapi identitas, surat permohonan, serta dokumen pendukung sesuai persyaratan.
- Jelaskan kronologi dengan jujur. Berikan keterangan yang sesuai dengan kondisi kehilangan atau kerusakan ijazah.
- Simpan bukti pengajuan. Catat nomor registrasi, tanggal pengajuan, dan bukti pembayaran jika ada.
- Tanyakan status secara berkala. Lakukan tindak lanjut secara sopan melalui kanal resmi apabila Anda belum memperoleh kabar.
- Hindari jasa yang menjanjikan ijazah tanpa verifikasi. Pilih bantuan administrasi yang transparan dan tidak menawarkan dokumen palsu.
- Simpan dokumen dengan aman. Setelah menerima dokumen pengganti, gunakan tempat penyimpanan yang terlindungi dan buat salinan digital.
Selain itu, jika Anda telah lama lulus dan kampus mengalami perubahan nama atau penggabungan institusi, tanyakan pihak yang saat ini berwenang mengelola arsip akademik. Langkah ini penting agar permohonan Anda sampai kepada unit yang tepat.
Cara mengurus ijazah pengganti di perguruan tinggi dimulai dengan menghubungi bagian akademik, memeriksa persyaratan, mengajukan permohonan, menjalani verifikasi data, serta mengikuti prosedur penerbitan yang berlaku.
Baca Juga : Jasa Legalisir dan Terjemahan Ijazah Pengganti Keperluan Resmi
Meskipun demikian, setiap kampus dapat menerapkan mekanisme, biaya, dan waktu penyelesaian yang berbeda. Oleh karena itu, pastikan Anda memperoleh informasi langsung dari perguruan tinggi yang menerbitkan ijazah atau pihak yang berwenang mengelola arsipnya. Dengan menyiapkan dokumen secara lengkap dan mengikuti prosedur resmi, Anda dapat mengurus ijazah pengganti secara lebih terarah. Selain itu, pastikan dokumen yang Anda terima sesuai dengan kebutuhan administrasi agar proses melamar pekerjaan, melanjutkan pendidikan, atau keperluan lainnya dapat berjalan lancar.
Konsultasi Ijazah Pengganti Sekarang!