Pekerja hospitality asal Indonesia yang bekerja di Arab Saudi membutuhkan status kerja dan izin tinggal yang sesuai dengan ketentuan setempat. Dua dokumen penting dalam proses tersebut adalah work permit atau izin kerja dan Iqama sebagai identitas penduduk bagi pekerja asing. Keduanya saling berkaitan, tetapi memiliki fungsi yang berbeda.
Bagi pekerja hotel, restoran, kafe, dan bidang hospitality lainnya, pemahaman mengenai work permit dan Iqama penting agar pekerjaan dapat di lakukan secara legal. Selain itu, profesi yang tercantum dalam izin kerja harus di perhatikan karena pekerja tidak boleh menjalankan pekerjaan yang berbeda dari profesi yang terdaftar tanpa prosedur perubahan resmi.
Baca Juga : Visa Kerja Hospitality Arab Saudi
Fungsi Work Permit bagi Pekerja Hospitality
Work permit merupakan izin yang memungkinkan pekerja non-Saudi menjalankan pekerjaan secara legal di Arab Saudi. Menurut Kementerian Sumber Daya Manusia dan Pembangunan Sosial Arab Saudi, pekerja non-Saudi tidak di perbolehkan menjalankan pekerjaan tanpa memperoleh izin kerja dari kementerian. Salah satu persyaratannya adalah pekerja masuk secara legal, memiliki kualifikasi yang di butuhkan, serta bekerja berdasarkan hubungan kerja dengan pemberi kerja.
Profesi Harus Sesuai Izin Kerja
Hal penting bagi pekerja hospitality adalah kesesuaian profesi. Pemberi kerja tidak di perbolehkan mempekerjakan pekerja pada profesi yang berbeda dari profesi yang tercantum dalam work permit. Pekerja juga tidak boleh menjalankan profesi lain sebelum prosedur perubahan profesi di lakukan secara resmi.
Contohnya, pekerja yang memiliki izin kerja dengan profesi tertentu tidak seharusnya langsung di pindahkan ke pekerjaan hospitality lain hanya berdasarkan kebutuhan perusahaan. Karena itu, kesesuaian antara kontrak, profesi, work permit, dan pekerjaan aktual perlu di periksa sejak awal.
Work Permit Berkaitan dengan Status Tinggal
Work permit juga berkaitan dengan penerbitan atau perpanjangan izin tinggal reguler. Portal pemerintah Arab Saudi menjelaskan bahwa layanan penerbitan dan perpanjangan work permit bagi pekerja ekspatriat menjadi salah satu persyaratan untuk menerbitkan atau memperpanjang status residensi reguler di Arab Saudi.
Dengan demikian, pekerja hospitality perlu memastikan izin kerja tetap valid selama hubungan kerja berlangsung.
Fungsi Iqama untuk Pekerja Hospitality
Iqama merupakan identitas penduduk yang di gunakan oleh pekerja asing selama tinggal di Arab Saudi. Penerbitannya di lakukan secara elektronik oleh pemberi kerja melalui layanan pemerintah yang tersedia. Portal pemerintah Arab Saudi mencantumkan bahwa pemilik usaha dapat menerbitkan Iqama pekerjanya melalui layanan yang tersedia pada sistem Absher Business.
Bagi pekerja hospitality, Iqama menjadi bagian penting dari administrasi selama berada di Arab Saudi. Oleh karena itu, data pada Iqama harus sesuai dengan identitas pekerja dan status pekerjaan yang tercatat.
Perbedaan Work Permit dan Iqama
Walaupun saling berkaitan, work permit dan Iqama bukan dokumen yang sama.
| Aspek | Work Permit | Iqama |
|---|---|---|
| Fungsi | Izin untuk bekerja | Identitas penduduk |
| Berkaitan dengan | Profesi dan hubungan kerja | Status tinggal |
| Pengurusan | Berkaitan dengan sistem ketenagakerjaan | Layanan administrasi kependudukan |
| Pemegang | Pekerja non-Saudi | Penduduk asing yang memenuhi ketentuan |
| Perpanjangan | Mengikuti ketentuan izin kerja | Mengikuti ketentuan status residensi |
Work permit menunjukkan bahwa pekerja memperoleh izin untuk menjalankan pekerjaan tertentu. Sementara itu, Iqama menjadi identitas penduduk selama berada di Arab Saudi. Karena itu, keduanya perlu di kelola secara beriringan.
Proses Work Permit dan Iqama Pekerja Hospitality
Proses biasanya berkaitan dengan pemberi kerja yang merekrut tenaga kerja non-Saudi. Setelah hubungan kerja dan persyaratan terpenuhi, pemberi kerja mengurus izin kerja sesuai prosedur yang berlaku.
Layanan pemerintah Arab Saudi untuk penerbitan dan perpanjangan work permit di lakukan secara elektronik. Pemberi kerja memilih pekerja yang akan di proses, memasukkan data yang di perlukan, kemudian melanjutkan tahapan pengajuan dan pembayaran sesuai sistem.
Selanjutnya, penerbitan Iqama di lakukan melalui layanan administrasi yang tersedia. Portal pemerintah mencantumkan layanan penerbitan Iqama bagi pekerja yang memungkinkan pemberi kerja menyelesaikan proses secara elektronik.
Oleh karena itu, pekerja sebaiknya memastikan pemberi kerja telah menjalankan proses administrasi sesuai jadwal dan ketentuan yang berlaku.
Biaya Work Permit dan Iqama
Dalam aturan ketenagakerjaan Arab Saudi, biaya perekrutan pekerja non-Saudi, biaya Iqama dan work permit beserta perpanjangannya pada prinsipnya menjadi tanggung jawab pemberi kerja. Ketentuan tersebut juga mencakup biaya perubahan profesi dan beberapa biaya lain yang berkaitan dengan hubungan kerja.
Karena itu, pekerja sebaiknya memahami komponen biaya berdasarkan aturan dan isi hubungan kerja. Apabila terdapat permintaan pembayaran tertentu dari pihak lain, dokumen dan dasar biayanya perlu di periksa terlebih dahulu.
Perhatikan Perubahan Profesi dan Status Kerja
Pekerja hospitality dapat memiliki posisi yang berbeda, seperti waiter, waitress, chef, cook, housekeeping, atau pekerjaan layanan lainnya. Namun, nama profesi pada dokumen kerja harus di perhatikan secara khusus.
Selain itu, Arab Saudi telah menerapkan sistem klasifikasi work permit berdasarkan tingkat keterampilan. Klasifikasi tersebut mempertimbangkan antara lain pendidikan, pengalaman profesional, keterampilan, upah, dan usia sesuai kategori profesi. Untuk pekerja yang masuk ke Arab Saudi, mekanisme klasifikasi tersebut telah di terapkan sejak 3 Agustus 2025.
Dengan demikian, pekerja hospitality perlu memastikan data profesi dan kualifikasi yang di gunakan dalam proses administrasi sudah sesuai.
Checklist Work Permit dan Iqama
Sebelum berangkat dan mulai bekerja, pekerja hospitality dapat menggunakan checklist berikut:
☐ Paspor masih berlaku
☐ Kontrak kerja tersedia
☐ Profesi pada dokumen sesuai pekerjaan
☐ Work permit telah di proses
☐ Data pribadi sesuai dokumen
☐ Iqama telah di proses setelah memenuhi ketentuan
☐ Masa berlaku izin kerja di perhatikan
☐ Masa berlaku Iqama di perhatikan
☐ Salinan dokumen penting di simpan
☐ Perubahan profesi di lakukan melalui prosedur resmi jika di perlukan
Checklist tersebut membantu pekerja memastikan administrasi tidak hanya selesai pada tahap visa, tetapi juga berlanjut setelah tiba di Arab Saudi.
Contoh Work Permit dan Iqama Pekerja Hotel
Misalnya, seorang tenaga kerja Indonesia mendapatkan pekerjaan di hotel Arab Saudi dengan profesi tertentu. Setelah proses visa selesai dan pekerja tiba di Arab Saudi, pemberi kerja melanjutkan pengurusan izin kerja dan Iqama sesuai ketentuan.
Jika pekerja kemudian di minta menjalankan profesi berbeda, perubahan tersebut tidak seharusnya di lakukan secara informal. Status profesi perlu di sesuaikan melalui prosedur resmi apabila memang di perlukan. Dengan begitu, pekerjaan yang di jalankan tetap selaras dengan dokumen ketenagakerjaan.
FAQ Work Permit dan Iqama Pekerja Hospitality Arab Saudi
Apa fungsi work permit bagi pekerja hospitality Arab Saudi?
Work permit memberikan dasar legal bagi pekerja non-Saudi untuk menjalankan pekerjaan sesuai profesi yang tercantum dalam izin kerja.
Apa fungsi Iqama bagi pekerja hospitality?
Iqama merupakan identitas penduduk bagi pekerja asing selama tinggal di Arab Saudi dan diterbitkan melalui prosedur administrasi yang berlaku.
Apakah work permit dan Iqama sama?
Tidak. Work permit berkaitan dengan izin bekerja, sedangkan Iqama berkaitan dengan identitas dan status tinggal sebagai penduduk asing.
Siapa yang mengurus work permit?
Pemberi kerja menjalankan proses penerbitan dan perpanjangan work permit melalui sistem yang ditentukan pemerintah Arab Saudi.
Siapa yang menanggung biaya work permit dan Iqama?
Menurut Article 40, pemberi kerja menanggung biaya perekrutan pekerja non-Saudi serta biaya Iqama dan work permit beserta perpanjangannya sesuai ketentuan yang berlaku.
Bolehkah pekerja hospitality bekerja dengan profesi berbeda dari work permit?
Tidak secara langsung. Perubahan profesi harus mengikuti prosedur resmi sebelum pekerja menjalankan profesi yang berbeda.
Jasa Agen Work Permit dan Iqama Hospitality Arab Saudi
PT Global Jangkar Groups menyediakan jasa pengurusan administrasi visa kerja hospitality Arab Saudi, termasuk pemeriksaan dokumen, pendampingan proses visa kerja, pengecekan kesesuaian data profesi, serta pendampingan administrasi tenaga kerja hospitality.
Konsultasi Visa Kerja Hospitality Arab Sekarang!
