Visa 190 Australia Offshore Cara Mendapatkan State Nomination

Siti Aidah

Updated on:

Visa 190 Australia Offshore Cara Mendapatkan State Nomination
Direktur Utama Jangkar Groups

Visa 190 Australia Offshore merupakan jalur skilled migration yang memungkinkan pemohon yang berada di luar Australia mengajukan Skilled Nominated visa subclass 190 setelah mendapatkan nominasi dari negara bagian atau teritori Australia. Karena itu, State Nomination menjadi bagian penting dalam proses sebelum pemohon dapat melanjutkan ke tahap aplikasi visa.

Untuk mendapatkan State Nomination, pemohon tidak cukup hanya memenuhi persyaratan umum visa. Setiap negara bagian atau teritori memiliki kebijakan, occupation yang di butuhkan, kriteria seleksi, serta mekanisme nominasi yang dapat berbeda. Selain itu, program nominasi dapat berubah berdasarkan tahun program dan jumlah tempat yang tersedia.

Karena itu, proses Visa 190 Australia Offshore perlu di mulai dengan memahami hubungan antara SkillSelect, Expression of Interest atau EOI, State Nomination, dan invitation. Department of Home Affairs menjelaskan bahwa pemohon subclass 190 harus mengajukan EOI melalui SkillSelect sebelum dapat di undang untuk mengajukan visa. Informasi seperti skills assessment, hasil tes bahasa Inggris, pendidikan, dan pengalaman kerja perlu di masukkan dalam EOI.

Apa Itu State Nomination untuk Visa 190 Australia?

State Nomination adalah nominasi yang di berikan oleh pemerintah negara bagian atau teritori Australia kepada calon pemohon skilled visa yang memenuhi kriteria program mereka. Untuk subclass 190, nominasi tersebut berkaitan langsung dengan jalur Skilled Nominated visa.

State Nomination bukan berarti visa sudah di setujui. Setelah mendapatkan nominasi dan invitation, pemohon tetap harus mengajukan aplikasi visa kepada Department of Home Affairs dan memenuhi seluruh persyaratan visa. Dengan demikian, proses nominasi negara bagian dan proses keputusan visa merupakan dua tahap yang berbeda.

Selain itu, kebutuhan setiap negara bagian dapat berbeda. Suatu occupation yang dapat di pertimbangkan oleh satu negara bagian belum tentu mendapatkan perlakuan yang sama di negara bagian lain. Karena itu, pemohon offshore perlu memeriksa program negara bagian yang memang terbuka dan sesuai dengan profilnya.

Baca Juga: 190 Visa Offshore Application Visa Australia Panduan Tenaga ahli

Hubungan EOI dengan State Nomination

EOI atau Expression of Interest merupakan bagian awal yang penting dalam proses Visa 190 Australia Offshore. Department of Home Affairs menjelaskan bahwa EOI di gunakan untuk menyatakan minat terhadap visa skilled seperti subclass 190. Pada tahap EOI, pemohon memberikan informasi mengenai latar belakang pribadi, pendidikan, pekerjaan, bahasa Inggris, dan skills assessment.

Setelah EOI di buat, informasi tersebut dapat menjadi dasar bagi negara bagian atau teritori dalam proses seleksi sesuai kebijakan masing-masing. Namun, mekanisme tidak selalu sama. Ada negara bagian yang menggunakan seleksi berdasarkan EOI, sementara negara bagian tertentu dapat meminta Registration of Interest atau ROI sebagai tahap tambahan.

Karena itu, EOI sebaiknya di isi secara akurat sejak awal. Jika kondisi pemohon berubah sebelum mendapatkan invitation, Department of Home Affairs memungkinkan EOI di perbarui selama invitation belum di terima.

Baca Juga: Cara Apply 190 Visa Australia dari Luar Negeri

Persyaratan Dasar Sebelum Mencari State Nomination

Sebelum memilih negara bagian, pemohon perlu memastikan bahwa persyaratan dasar subclass 190 sudah dapat di penuhi. Langkah ini penting karena State Nomination tidak menggantikan persyaratan visa dari pemerintah federal.

1. Memiliki Occupation yang Sesuai

Occupation merupakan salah satu faktor utama yang perlu di periksa. Pemohon harus memastikan occupation yang di klaim termasuk dalam occupation yang dapat di gunakan untuk jalur visa dan memenuhi ketentuan negara bagian yang di tuju.

Selain itu, setiap negara bagian dapat memiliki daftar atau kelompok occupation yang menjadi prioritas berdasarkan kebutuhan tenaga kerja. Karena itu, pemeriksaan occupation perlu di lakukan pada dua sisi, yaitu persyaratan federal dan persyaratan negara bagian.

2. Memiliki Skills Assessment yang Sesuai

Skills assessment perlu di peroleh untuk occupation yang di nominasikan sebelum EOI di submit. Department of Home Affairs menjelaskan bahwa informasi skills assessment perlu di masukkan ke dalam EOI, termasuk tanggal assessment, assessing authority, dan nomor referensi atau receipt number.

Dengan demikian, pemohon offshore sebaiknya tidak memilih occupation hanya berdasarkan pengalaman pekerjaan. Occupation, skills assessment, pendidikan, dan pengalaman kerja perlu di periksa agar memiliki hubungan yang jelas.

3. Memenuhi Points Test

Subclass 190 merupakan visa berbasis poin. Department of Home Affairs menyebutkan bahwa subclass 190 termasuk visa yang menggunakan points test dengan ambang batas minimum 65 poin. Namun, memenuhi ambang tersebut tidak menjamin invitation.

Selain itu, negara bagian dapat menggunakan faktor tambahan dalam proses seleksi. Oleh sebab itu, jumlah poin dalam EOI perlu di hitung dengan benar dan setiap klaim harus dapat di buktikan.

4. Memenuhi Kemampuan Bahasa Inggris

Kemampuan bahasa Inggris juga perlu di periksa sesuai persyaratan visa dan kebijakan negara bagian. Dalam EOI, hasil tes bahasa Inggris perlu di masukkan apabila pemohon memang diwajibkan untuk mengikuti tes.

Selain memenuhi batas minimum, beberapa program negara bagian dapat mempertimbangkan tingkat bahasa Inggris sebagai salah satu faktor seleksi. Karena itu, hasil bahasa Inggris perlu di perhatikan sejak tahap persiapan.

Baca Juga: Dokumen 190 Visa Offshore Application Australia yang Wajib

Cara Memilih Negara Bagian untuk Pemohon Offshore

Pemilihan negara bagian sebaiknya tidak hanya di dasarkan pada lokasi yang di inginkan. Pemohon perlu mencocokkan occupation, persyaratan offshore, jumlah poin, pengalaman kerja, bahasa Inggris, dan komitmen untuk tinggal di negara bagian tersebut.

Setiap program dapat memiliki mekanisme yang berbeda. Sebagai contoh, NSW menjelaskan bahwa pemohon offshore dapat di pertimbangkan apabila memenuhi kriteria residency yang berlaku, memiliki skills assessment yang valid, serta occupation yang termasuk dalam NSW Skills List. NSW juga menggunakan proses seleksi berdasarkan invitation dan tidak menerima pengajuan nomination secara langsung.

Sementara itu, South Australia memiliki jalur untuk pemohon yang tinggal di luar Australia. Untuk program 2025–26, South Australia menyatakan bahwa proses dimulai dengan EOI di SkillSelect dan pemohon offshore tidak perlu mengajukan ROI melalui portal tertentu. South Australia juga menggunakan faktor seperti kemampuan bahasa Inggris, pengalaman kerja, kualifikasi, dan poin EOI dalam proses penilaiannya.

Contoh tersebut menunjukkan bahwa aturan State Nomination tidak dapat di samakan untuk semua negara bagian. Oleh karena itu, informasi program yang sedang berlaku perlu di periksa langsung sebelum pemohon menentukan strategi aplikasinya.

Baca Juga: Syarat 190 Visa Offshore Australia untuk Pelamar dari Indonesia

Tahapan Mendapatkan State Nomination Visa 190

Secara umum, proses mendapatkan State Nomination dapat di mulai dengan pemeriksaan kelayakan, persiapan dokumen, pembuatan EOI, dan mengikuti mekanisme seleksi negara bagian. Namun, urutan detail dapat berbeda berdasarkan program yang di pilih.

1. Periksa Persyaratan Negara Bagian

Langkah pertama adalah membuka persyaratan resmi negara bagian yang di tuju. Periksa occupation, skills assessment, usia, bahasa Inggris, pengalaman kerja, poin, status offshore, dan persyaratan tambahan lainnya.

Pada tahap ini, jangan hanya menggunakan informasi dari artikel atau sumber pihak ketiga. Persyaratan dapat berubah sehingga halaman resmi pemerintah negara bagian perlu di jadikan acuan.

2. Siapkan Skills Assessment

Setelah occupation di tentukan, skills assessment perlu di siapkan melalui assessing authority yang relevan. Hasil assessment harus sesuai dengan occupation yang akan di gunakan dalam EOI.

Selain itu, masa berlaku assessment juga perlu di perhatikan apabila negara bagian menetapkan persyaratan validitas tertentu.

3. Buat EOI di SkillSelect

Setelah informasi utama tersedia, pemohon dapat membuat dan mengirimkan EOI melalui SkillSelect. Department of Home Affairs menyebutkan bahwa EOI untuk subclass 190 perlu di buat sebelum pemohon dapat di undang untuk mengajukan visa.

Informasi seperti usia, pendidikan, pengalaman kerja, bahasa Inggris, dan skills assessment perlu di masukkan dengan benar. Jika informasi tersebut tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, klaim dalam EOI dapat menjadi masalah ketika dokumen di periksa pada tahap berikutnya.

4. Ikuti Mekanisme State Nomination

Setelah EOI di submit, pemohon perlu mengikuti mekanisme yang di tetapkan negara bagian. Tidak semua negara bagian menggunakan proses yang sama.

Misalnya, Victoria pada program 2025–26 menggunakan EOI dan ROI sebelum pemohon dapat melanjutkan ke aplikasi nomination apabila di undang.

Sebaliknya, NSW menyatakan bahwa pemohon tidak dapat mengajukan nomination secara langsung. Pemohon harus terlebih dahulu di undang berdasarkan proses seleksi NSW.

5. Mengajukan Aplikasi Nomination Jika Di undang

Jika negara bagian mengirimkan invitation untuk mengajukan nomination, pemohon perlu mengikuti batas waktu dan instruksi yang terdapat dalam pemberitahuan tersebut.

Pada tahap ini, dokumen pendukung biasanya perlu di siapkan untuk membuktikan klaim yang sebelumnya di masukkan dalam EOI atau ROI. Karena itu, dokumen sebaiknya sudah tersedia sebelum invitation di terima.

Baca Juga: Points Test Visa 190 Australia Offshore: Cara Menghitung Poin

Dokumen yang Mendukung State Nomination

Dokumen State Nomination bergantung pada program negara bagian yang di pilih. Namun, pemohon offshore umumnya perlu mempersiapkan dokumen yang membuktikan identitas, occupation, pendidikan, bahasa Inggris, pengalaman kerja, dan klaim lainnya.

Dokumen dapat meliputi:

  • Paspor.
  • Skills assessment.
  • Hasil tes bahasa Inggris.
  • Ijazah dan transkrip.
  • Surat pengalaman kerja.
  • Bukti penghasilan apabila di minta.
  • Dokumen perubahan nama jika relevan.
  • Dokumen pasangan atau keluarga jika relevan.
  • Dokumen tambahan sesuai checklist negara bagian.

Tidak semua dokumen tersebut akan di minta oleh setiap negara bagian. Karena itu, pemohon perlu mengikuti document checklist yang berlaku pada program yang sedang di pilih.

Baca Juga: Skills Assessment 190 Visa Offshore Australia: Syarat dan Proses

Cara Membuat EOI untuk Mendukung State Nomination

EOI perlu di isi berdasarkan informasi yang benar dan dapat di buktikan. Department of Home Affairs menyatakan bahwa pemohon dapat memasukkan informasi hasil tes bahasa Inggris dan skills assessment serta memperbarui EOI sebelum invitation di terima apabila keadaan berubah.

Karena itu, sebelum EOI di submit, pemohon sebaiknya mencocokkan informasi yang akan di masukkan dengan dokumen asli. Periode pengalaman kerja, nama occupation, tanggal pendidikan, hasil bahasa Inggris, dan informasi keluarga perlu di periksa satu per satu.

Selain itu, pemohon perlu memilih negara bagian atau teritori sesuai dengan ketentuan program. Beberapa negara bagian dapat menggunakan pilihan negara bagian dalam EOI sebagai bagian dari proses seleksi.

South Australia, misalnya, menyatakan bahwa pemohon offshore perlu memilih South Australia sebagai pilihan pertama negara bagian atau teritori dalam EOI agar profilnya dapat di akses dan di pertimbangkan untuk nominasi.

Baca Juga: 190 Visa Offshore Australia Tanpa Pengalaman Kerja

Peran Occupation dalam State Nomination

Occupation menjadi salah satu faktor penting karena negara bagian menggunakan kebijakan nominasi untuk memenuhi kebutuhan keterampilan tertentu. Karena itu, occupation pemohon perlu di cocokkan dengan daftar atau kelompok occupation yang di gunakan oleh negara bagian.

NSW, misalnya, menggunakan NSW Skills List yang mengidentifikasi ANZSCO unit group yang sesuai dengan kebutuhan keterampilan negara bagian. Pemohon juga perlu memiliki skills assessment yang valid untuk occupation yang memenuhi ketentuan tersebut.

South Australia juga menggunakan Skilled Occupation List dan kriteria khusus untuk jalur offshore. Pada program 2025–26, South Australia menyatakan bahwa sektor tertentu menjadi prioritas dan kandidat di luar sektor prioritas juga dapat di pertimbangkan berdasarkan proses seleksi.

Dengan demikian, occupation tidak hanya perlu memenuhi syarat visa 190 secara federal. Pemohon juga perlu memeriksa bagaimana occupation tersebut di perlakukan oleh negara bagian yang di pilih.

Baca Juga: Biaya 190 Visa Offshore Australia

State Nomination untuk Pemohon yang Tinggal di Indonesia

Pemohon yang tinggal di Indonesia dapat termasuk dalam kategori offshore selama memang berdomisili di luar Australia. Namun, status offshore tidak berarti semua negara bagian otomatis menerima pemohon dari luar negeri.

Kebijakan masing-masing negara bagian perlu di periksa. Victoria, misalnya, menyatakan bahwa pemohon yang tinggal di luar negeri dapat mengajukan minat untuk nominasi subclass 190 dan harus memiliki komitmen untuk tinggal di Victoria.

NSW juga secara khusus mencantumkan pemohon yang tinggal offshore sebagai salah satu kelompok yang dapat memenuhi kriteria residency untuk dipertimbangkan, selama persyaratan lainnya terpenuhi.

Sementara itu, South Australia memiliki jalur offshore tersendiri yang dimulai melalui EOI SkillSelect. Untuk program 2025–26, South Australia menyebutkan bahwa pemohon offshore tidak perlu mengajukan ROI melalui portal Skilled & Business Migration tertentu.

Karena itu, pemohon dari Indonesia perlu memeriksa persyaratan offshore pada setiap negara bagian, bukan menganggap satu prosedur berlaku untuk seluruh Australia.

Baca Juga: Berapa Lama Proses 190 Visa Offshore Australia?

Setelah Mendapatkan State Nomination

Mendapatkan State Nomination bukan merupakan tahap terakhir. Setelah nominasi di berikan, proses masih berkaitan dengan invitation untuk mengajukan visa dan kemudian pengajuan visa kepada Department of Home Affairs.

Dalam sistem SkillSelect, invitation menjadi tahap yang memungkinkan pemohon melanjutkan ke aplikasi visa. Department of Home Affairs menyatakan bahwa setelah menerima invitation, pemohon memiliki waktu 60 hari untuk menyelesaikan dan mengajukan aplikasi visa secara online melalui ImmiAccount.

Karena itu, dokumen visa sebaiknya sudah di siapkan sebelum invitation di terima. Setelah invitation masuk, pemohon perlu mengikuti instruksi dan batas waktu yang tercantum dalam invitation.

Apakah State Nomination Menjamin Visa 190 Di setujui?

State Nomination tidak sama dengan persetujuan visa. Nominasi menunjukkan bahwa negara bagian atau teritori telah menominasikan pemohon untuk jalur tersebut, tetapi aplikasi visa tetap di nilai oleh Department of Home Affairs.

Pemohon masih perlu memenuhi persyaratan visa yang berlaku, termasuk persyaratan mengenai identitas, skills assessment, bahasa Inggris, kesehatan, karakter, serta persyaratan lain yang relevan.

Selain itu, memenuhi ambang minimum points test juga tidak otomatis menjamin invitation. Department of Home Affairs secara resmi menyatakan bahwa meskipun seseorang memenuhi minimum points threshold, tidak ada jaminan bahwa invitation akan di berikan.

Karena itu, setiap tahap perlu di anggap sebagai proses terpisah. State Nomination, invitation, dan keputusan visa memiliki fungsi serta otoritas yang berbeda.

Baca Juga: Peluang Visa 190 Offshore Australia: Cara Mendapatkan Invitation

Hal yang Perlu Di periksa Sebelum Memilih State Nomination

Sebelum memilih program negara bagian, pemohon offshore sebaiknya memeriksa beberapa faktor utama agar profil dapat di sesuaikan dengan ketentuan yang sedang berlaku.

Beberapa hal yang perlu di periksa adalah:

  • Occupation yang tersedia.
  • Skills assessment yang di persyaratkan.
  • Persyaratan usia.
  • Tingkat bahasa Inggris.
  • Jumlah poin minimum.
  • Pengalaman kerja.
  • Persyaratan khusus pemohon offshore.
  • EOI atau ROI yang di perlukan.
  • Dokumen pendukung.
  • Komitmen untuk tinggal dan bekerja di negara bagian.
  • Jumlah tempat nominasi yang tersedia.
  • Jadwal atau status program terbaru.

Informasi tersebut tidak selalu tetap sepanjang tahun. Program nominasi dapat di tutup ketika tempat yang tersedia telah terpenuhi atau ketika periode program berakhir. Sebagai contoh, Victoria menyatakan program 2025–26 telah di tutup dan informasi program 2026–27 akan di publikasikan ketika tersedia.

Kesalahan yang Perlu Di hindari Saat Mengajukan State Nomination

Salah satu kesalahan yang perlu di hindari adalah menggunakan informasi program lama. Persyaratan State Nomination dapat berubah berdasarkan tahun program, sehingga halaman resmi negara bagian perlu di periksa kembali sebelum EOI atau ROI di submit.

Kesalahan lainnya adalah memasukkan klaim yang tidak dapat di buktikan. Data pada EOI harus sesuai dengan dokumen yang nantinya dapat di siapkan untuk aplikasi nomination dan visa.

Selain itu, pemohon sebaiknya tidak menganggap semua negara bagian memiliki prosedur yang sama. Ada program yang menggunakan ROI, ada yang melakukan seleksi langsung dari EOI, dan ada pula yang tidak menerima aplikasi nomination secara langsung.

Karena itu, setiap tahap perlu di ikuti berdasarkan petunjuk resmi dari negara bagian yang di pilih.

Urutan Proses Visa 190 Australia Offshore

Secara sederhana, proses mendapatkan State Nomination dapat di pahami melalui urutan berikut:

Memeriksa kelayakan → memilih occupation → mendapatkan skills assessment → menghitung poin → membuat EOI → mengikuti mekanisme State Nomination → menerima invitation nomination jika di pilih → mengajukan nomination → mendapatkan nominasi → menerima invitation visa → mengajukan aplikasi subclass 190 melalui ImmiAccount.

Namun, urutan detail dapat berbeda berdasarkan negara bagian. Ada program yang meminta ROI setelah EOI, sementara program lain dapat melakukan seleksi langsung berdasarkan EOI.

Oleh karena itu, urutan tersebut merupakan gambaran umum dan bukan prosedur tunggal yang berlaku untuk semua negara bagian.

Persiapan State Nomination Sejak dari Indonesia

Pemohon yang masih berada di Indonesia dapat memulai persiapan jauh sebelum invitation di terima. Tahap awal dapat di mulai dengan menentukan occupation, memeriksa assessing authority, menyiapkan skills assessment, mengikuti tes bahasa Inggris, dan mengumpulkan dokumen pendidikan serta pengalaman kerja.

Kemudian, pemohon dapat membandingkan persyaratan program State Nomination yang sedang terbuka. Pada tahap ini, informasi seperti status offshore, occupation, poin, pengalaman kerja, dan persyaratan tambahan perlu di cocokkan.

Setelah EOI di buat, informasi tersebut perlu di jaga agar tetap akurat. Department of Home Affairs memungkinkan EOI di perbarui sebelum invitation apabila terdapat perubahan keadaan yang dapat memengaruhi informasi atau poin.

Dengan persiapan yang teratur, pemohon dapat lebih mudah menyesuaikan dokumen dan data ketika proses nominasi negara bagian di buka atau ketika mendapatkan invitation.

Konsultasi Visa 190 Australia Offshore

Jika Anda sedang mempersiapkan Visa 190 Australia Offshore dan State Nomination, Jangkar Groups dapat membantu memberikan informasi serta pendampingan administratif dalam menyiapkan dokumen dan memahami tahapan proses sesuai kebutuhan Anda.

Konsultasi dapat di sesuaikan dengan kebutuhan visa Australia, paspor, perkawinan campuran, dokumen imigrasi, dan layanan terkait lainnya.

Pendampingan administratif tidak menjamin State Nomination, invitation, atau persetujuan visa karena keputusan tetap berada pada pihak berwenang sesuai tahap prosesnya.

Konsultasi 190 Visa Offshore Australia

Siti Aidah