Dokumen 190 Visa menjadi salah satu bagian penting dalam pengajuan Skilled Nominated visa subclass 190 Australia, termasuk bagi pemohon yang mengajukan aplikasi dari luar Australia. Setiap informasi yang di masukkan dalam aplikasi perlu di dukung dengan dokumen yang sesuai, terutama apabila informasi tersebut berkaitan dengan identitas, pendidikan, pengalaman kerja, kemampuan bahasa Inggris, skills assessment, atau klaim poin.
Bagi pemohon offshore, persiapan dokumen sebaiknya di lakukan sebelum invitation di terima. Dengan begitu, ketika invitation sudah di peroleh, dokumen utama tidak perlu baru di cari dari awal. Selain itu, beberapa dokumen dapat membutuhkan waktu untuk di peroleh, di perbarui, di terjemahkan, atau di sesuaikan dengan persyaratan pihak yang berwenang.
Namun, tidak semua pemohon akan memiliki Dokumen 190 Visa yang sama. Kebutuhan dokumen dapat berbeda berdasarkan occupation, hasil skills assessment, klaim poin, anggota keluarga yang ikut dalam aplikasi, riwayat perjalanan, serta instruksi yang muncul pada aplikasi visa. Karena itu, checklist pada aplikasi tetap perlu di jadikan acuan ketika pengajuan sudah masuk tahap aplikasi visa.
Dokumen Identitas yang Perlu Di siapkan
Dokumen identitas menjadi dasar untuk memastikan bahwa seluruh informasi dalam aplikasi mengacu pada orang yang sama. Oleh karena itu, data pada paspor, dokumen kelahiran, dan dokumen identitas lain perlu di periksa agar tidak terdapat perbedaan informasi.
1. Paspor Pemohon
Paspor merupakan salah satu Dokumen 190 Visa yang perlu di siapkan sejak awal. Informasi pada paspor akan berkaitan dengan identitas yang di gunakan dalam EOI maupun aplikasi visa.
Nama lengkap, tanggal lahir, nomor paspor, kewarganegaraan, serta informasi penerbitan paspor perlu di periksa dengan teliti. Jika pemohon memiliki paspor lama yang berkaitan dengan riwayat perjalanan atau visa sebelumnya, informasi tersebut juga sebaiknya di simpan untuk kebutuhan aplikasi apabila di minta.
2. Dokumen Identitas Tambahan
Selain paspor, dokumen identitas lain dapat di perlukan untuk mendukung informasi pribadi pemohon. Dokumen tersebut dapat berupa akta kelahiran, kartu identitas, atau dokumen resmi lain yang berkaitan dengan identitas.
Dokumen tambahan terutama perlu di perhatikan apabila terdapat perbedaan informasi antara paspor dan dokumen lainnya. Dengan demikian, setiap perbedaan dapat di jelaskan melalui dokumen pendukung yang sesuai.
3. Bukti Perubahan Nama
Apabila pemohon pernah mengganti nama, bukti perubahan nama perlu di siapkan. Hal ini penting apabila nama pada paspor berbeda dengan nama pada ijazah, sertifikat, dokumen pekerjaan, atau dokumen keluarga.
Dokumen perubahan nama dapat berupa dokumen resmi yang menunjukkan hubungan antara nama sebelumnya dan nama yang sedang di gunakan. Dengan demikian, pemeriksaan identitas dapat di lakukan secara lebih jelas.
Baca Juga: 190 Visa Offshore Application Visa Australia Panduan Tenaga ahli
Dokumen Skills Assessment untuk Visa 190
Skills assessment memiliki hubungan erat dengan occupation yang di klaim dalam jalur visa skilled. Karena itu, Dokumen 190 Visa yang berkaitan dengan skills assessment perlu di persiapkan berdasarkan assessing authority yang menangani occupation pemohon.
1. Hasil Skills Assessment
Hasil skills assessment menjadi dokumen penting untuk menunjukkan bahwa keterampilan dan kualifikasi pemohon telah di nilai oleh assessing authority yang sesuai. Informasi dalam hasil assessment perlu di cocokkan dengan occupation yang di masukkan dalam EOI.
Selain nama pemohon, hasil assessment dapat mencantumkan occupation, nomor referensi, tanggal penerbitan, dan informasi lain yang berkaitan dengan penilaian. Karena itu, dokumen tersebut perlu di simpan dalam bentuk yang jelas dan lengkap.
2. Dokumen Pendukung Skills Assessment
Untuk dokumen yang di gunakan untuk mendapatkan skills assessment juga sebaiknya di simpan karena dapat berkaitan dengan pembuktian informasi dalam aplikasi visa. Dokumen tersebut dapat berupa ijazah, transkrip, surat pengalaman kerja, dokumen identitas, sertifikat profesional, atau dokumen lain sesuai persyaratan assessing authority.
Persyaratan dapat berbeda antara satu occupation dan occupation lainnya. Oleh sebab itu, dokumen pendukung tidak sebaiknya di samakan untuk semua pemohon.
3. Kesesuaian Occupation
Occupation yang di klaim dalam aplikasi perlu konsisten dengan hasil skills assessment dan pengalaman profesional pemohon. Jika terdapat perbedaan antara occupation yang di klaim dan dokumen pendukung, hal tersebut dapat menjadi bagian yang perlu di periksa kembali.
Karena itu, sebelum data di masukkan ke EOI, pemohon sebaiknya mencocokkan occupation, kode occupation yang relevan, hasil assessment, pendidikan, dan pengalaman kerja.
Baca Juga: Syarat 190 Visa Offshore Australia untuk Pelamar dari Indonesia
Dokumen Pendidikan dan Kualifikasi
Dokumen pendidikan di gunakan untuk membuktikan kualifikasi yang di klaim oleh pemohon. Selain itu, dokumen tersebut dapat berkaitan dengan proses skills assessment maupun klaim poin.
1. Ijazah atau Sertifikat Kelulusan
Ijazah atau sertifikat kelulusan perlu di siapkan apabila kualifikasi pendidikan tersebut di gunakan dalam aplikasi. Nama pemohon, institusi pendidikan, program studi, tingkat pendidikan, dan informasi kelulusan perlu di periksa.
Apabila nama pada ijazah berbeda dengan nama pada paspor, dokumen perubahan nama juga perlu di pertimbangkan agar hubungan antara kedua dokumen dapat di jelaskan.
2. Transkrip Akademik
Transkrip akademik memberikan rincian mengenai pendidikan yang telah di tempuh. Dokumen ini dapat berisi mata kuliah, nilai, jumlah kredit, periode pendidikan, dan informasi institusi.
Transkrip sebaiknya di siapkan secara lengkap, terutama apabila dokumen tersebut pernah di gunakan dalam proses skills assessment.
3. Kualifikasi atau Sertifikat Tambahan
Kualifikasi tambahan dapat di siapkan apabila berkaitan dengan occupation, skills assessment, atau klaim tertentu dalam aplikasi. Misalnya, sertifikat profesi, lisensi, registrasi, atau pelatihan yang relevan.
Namun, dokumen tambahan sebaiknya hanya di gunakan apabila memang relevan dengan informasi yang di klaim. Dengan demikian, dokumen yang di unggah tetap terarah dan mudah di periksa.
Dokumen Kemampuan Bahasa Inggris
Bukti kemampuan bahasa Inggris menjadi bagian penting dalam proses visa skilled karena dapat berkaitan dengan persyaratan dan sistem poin. Oleh karena itu, hasil tes perlu di periksa berdasarkan ketentuan yang berlaku pada saat pengajuan.
1. Hasil Tes Bahasa Inggris
Pemohon yang menggunakan hasil tes bahasa Inggris perlu menyiapkan bukti resmi dari penyelenggara tes. Nama peserta, jenis tes, tanggal tes, dan hasil pada setiap komponen perlu di periksa agar sesuai dengan identitas pemohon.
Selain itu, masa berlaku dan jenis tes yang dapat di gunakan juga perlu di perhatikan. Ketentuan mengenai tes bahasa Inggris dapat berubah sehingga informasi terbaru sebaiknya di periksa sebelum aplikasi di ajukan.
2. Bukti Tingkat Kemampuan Bahasa Inggris
Jika kemampuan bahasa Inggris di gunakan untuk mendukung klaim poin, hasil tes harus sesuai dengan tingkat kemampuan yang di klaim. Oleh sebab itu, nilai yang tercantum dalam hasil tes perlu di cocokkan dengan informasi yang di masukkan dalam EOI dan aplikasi.
Baca Juga: Points Test Visa 190 Australia Offshore: Cara Menghitung Poin
Dokumen Pengalaman Kerja yang Wajib Di perhatikan
Pengalaman kerja perlu di buktikan dengan dokumen yang memadai apabila pengalaman tersebut di gunakan dalam skills assessment atau klaim poin. Surat referensi saja dapat belum cukup untuk setiap kondisi, sehingga bukti tambahan dapat menjadi penting.
1. Surat Referensi Pekerjaan
Surat referensi pekerjaan sebaiknya menjelaskan posisi, periode kerja, jam kerja, tugas dan tanggung jawab, serta informasi perusahaan. Identitas pemberi referensi juga perlu jelas agar informasi pekerjaan dapat di periksa.
Isi surat perlu konsisten dengan pengalaman kerja yang di masukkan dalam EOI. Jika terdapat perbedaan tanggal, jabatan, atau uraian pekerjaan, informasi tersebut sebaiknya di periksa kembali sebelum aplikasi di ajukan.
2. Slip Gaji
Slip gaji dapat menjadi dokumen pendukung untuk menunjukkan adanya hubungan kerja dan pembayaran penghasilan. Dokumen tersebut dapat membantu memperkuat informasi yang terdapat pada surat referensi.
Slip gaji yang di siapkan sebaiknya memiliki informasi yang dapat di hubungkan dengan pemohon, perusahaan, serta periode pekerjaan yang di klaim.
3. Rekening Bank
Rekening bank dapat menjadi bukti tambahan apabila transaksi pembayaran gaji perlu di tunjukkan. Sehingga, dokumen tersebut sebaiknya menunjukkan transaksi yang relevan dengan periode pekerjaan.
Tidak semua pemohon akan menggunakan rekening bank sebagai bukti utama. Namun, dokumen tersebut dapat membantu apabila bukti pekerjaan membutuhkan pendukung tambahan.
4. Dokumen Pajak
Dokumen pajak dapat di gunakan sebagai bukti tambahan untuk mendukung pengalaman kerja dan penghasilan. Namun, bentuk dokumen dapat berbeda tergantung negara tempat pemohon bekerja.
Karena itu, dokumen pajak yang di siapkan sebaiknya merupakan dokumen resmi dan memiliki informasi yang dapat di hubungkan dengan periode pekerjaan yang di klaim.
Baca Juga: Skills Assessment 190 Visa Offshore Australia: Syarat dan Proses
Dokumen untuk Membuktikan Klaim Poin
Setiap poin yang di klaim perlu memiliki dasar yang dapat di buktikan. Karena itu, Dokumen 190 Visa sebaiknya di kelompokkan berdasarkan kategori poin yang di gunakan dalam EOI.
1. Bukti Usia
Bukti usia terutama di hubungkan dengan dokumen identitas. Selain itu, paspor dan akta kelahiran dapat menjadi dokumen yang berkaitan dengan tanggal lahir pemohon.
Data tanggal lahir harus konsisten antara dokumen identitas, EOI, dan aplikasi visa.
2. Bukti Pendidikan
Apabila poin pendidikan di klaim, ijazah dan transkrip perlu di siapkan sebagai bukti kualifikasi. Maka dari itu, dokumen pendidikan tersebut harus sesuai dengan kualifikasi yang di masukkan dalam EOI.
Jika terdapat dokumen penilaian kualifikasi atau dokumen pendukung lain, dokumen tersebut dapat di siapkan apabila relevan dengan persyaratan aplikasi.
3. Bukti Pengalaman Kerja
Pengalaman kerja yang di gunakan untuk klaim poin perlu di dukung oleh dokumen yang sesuai. Surat referensi, slip gaji, dokumen pajak, rekening bank, atau bukti pekerjaan lainnya dapat di gunakan sesuai kebutuhan.
Periode pekerjaan yang di klaim juga perlu konsisten antara EOI dan dokumen pendukung.
4. Bukti Bahasa Inggris
Hasil tes bahasa Inggris dapat menjadi bukti apabila kemampuan bahasa Inggris di gunakan dalam perhitungan poin. Nilai tes perlu di cocokkan dengan klaim yang di masukkan dalam EOI.
Baca Juga: Visa 190 Australia Offshore: Cara Mendapatkan State Nomination
Dokumen State Nomination dan Invitation
Subclass 190 merupakan visa skilled yang memerlukan nominasi dari negara bagian atau teritori Australia. Karena itu, informasi mengenai nominasi dan invitation menjadi bagian yang perlu di periksa setelah proses EOI berjalan.
1. Bukti State Nomination
Pemberitahuan nominasi perlu di simpan sebagai bagian dari dokumen aplikasi. Informasi seperti nama pemohon, occupation, negara bagian atau teritori, serta nomor referensi perlu di periksa.
Dokumen nominasi juga sebaiknya di cocokkan dengan informasi yang sebelumnya di masukkan dalam EOI.
2. Invitation to Apply
Invitation to Apply menjadi bagian penting karena memberikan kesempatan kepada pemohon untuk melanjutkan pengajuan visa. Sehingga invitation perlu di periksa dengan teliti, termasuk tanggal penerbitan, nomor referensi, dan batas waktu pengajuan.
Setelah invitation di terima, pemohon perlu mengikuti instruksi yang di berikan dan mengajukan aplikasi melalui sistem yang di tentukan.
3. Data Expression of Interest
EOI bukan merupakan aplikasi visa. Namun, informasi di dalam EOI tetap penting karena data tersebut menjadi dasar proses invitation dan perlu konsisten dengan dokumen yang nantinya di gunakan.
Karena itu, data mengenai occupation, pendidikan, pengalaman kerja, bahasa Inggris, skills assessment, usia, dan klaim poin perlu di periksa sejak tahap awal.
Baca Juga: 190 Visa Offshore Australia Tanpa Pengalaman Kerja
Dokumen Karakter dan Police Certificate
Dokumen karakter perlu di persiapkan sesuai instruksi aplikasi. Police certificate dapat di perlukan untuk pemohon dan anggota keluarga tertentu berdasarkan kondisi dan riwayat tempat tinggal masing-masing.
1. Police Certificate Pemohon
Police certificate perlu di peroleh dari otoritas yang berwenang sesuai negara yang relevan dengan riwayat pemohon. Identitas pada police certificate juga perlu sesuai dengan dokumen identitas.
Jika dokumen menggunakan bahasa selain Inggris, ketentuan mengenai terjemahan perlu di perhatikan sebelum dokumen di unggah.
2. Police Certificate Anggota Keluarga
Anggota keluarga yang ikut dalam aplikasi dapat memiliki persyaratan dokumen karakter tersendiri. Oleh sebab itu, setiap anggota keluarga perlu di periksa berdasarkan usia, riwayat tempat tinggal, dan instruksi aplikasi.
3. Terjemahan Police Certificate
Police certificate yang tidak menggunakan bahasa Inggris perlu di perhatikan ketentuan terjemahannya. Hasil terjemahan harus dapat di hubungkan dengan dokumen asli.
Nama, tanggal, nomor sertifikat, dan informasi lainnya perlu di periksa agar tidak terjadi perbedaan antara dokumen asli dan hasil terjemahan.
Baca Juga: Biaya 190 Visa Offshore Australia
Dokumen Keluarga yang Di ikutsertakan
Jika pasangan atau anak di ikutsertakan dalam aplikasi, hubungan keluarga perlu di buktikan menggunakan dokumen resmi. Dokumen yang di perlukan akan bergantung pada anggota keluarga dan kondisi masing-masing.
1. Dokumen Perkawinan
Untuk pasangan, dokumen perkawinan dapat di gunakan untuk membuktikan hubungan. Nama pada sertifikat perkawinan perlu di cocokkan dengan paspor dan dokumen identitas pasangan.
Jika terdapat perubahan nama setelah perkawinan, dokumen pendukung dapat di siapkan untuk menjelaskan perubahan tersebut.
2. Akta Kelahiran Anak
Untuk anak yang di ikutsertakan, akta kelahiran dapat menjadi dokumen utama untuk membuktikan hubungan dengan orang tua. Sehingga, informasi nama dan tanggal lahir anak perlu konsisten dengan paspor atau dokumen identitas anak.
3. Paspor Anggota Keluarga
Paspor anggota keluarga yang ikut dalam aplikasi perlu di siapkan sesuai instruksi aplikasi. Data pada paspor harus konsisten dengan dokumen keluarga lainnya.
Riwayat Tempat Tinggal dan Perjalanan
Riwayat tempat tinggal dan perjalanan perlu di siapkan dengan teliti karena informasi tersebut dapat di minta dalam proses aplikasi. Selain itu, kesalahan tanggal atau periode yang tidak dapat di jelaskan sebaiknya di hindari.
1. Riwayat Tempat Tinggal
Sebelum mengisi formulir, pemohon sebaiknya membuat catatan alamat yang pernah di tempati agar periode tempat tinggal dapat di susun secara berurutan.
Informasi yang dapat di siapkan meliputi:
- Alamat tempat tinggal.
- Kota dan negara.
- Tanggal mulai tinggal.
- Tanggal selesai tinggal.
Catatan tersebut akan membantu ketika informasi riwayat alamat perlu di masukkan ke dalam formulir aplikasi.
2. Riwayat Perjalanan
Riwayat perjalanan juga sebaiknya di catat sebelum aplikasi di isi. Pemohon dapat menggunakan paspor lama, tiket, atau catatan perjalanan pribadi untuk membantu mengingat periode perjalanan.
Informasi yang dapat di siapkan meliputi:
- Negara yang pernah di kunjungi.
- Tanggal keberangkatan.
- Tanggal kepulangan.
- Tujuan perjalanan apabila di minta.
Dengan persiapan tersebut, informasi perjalanan dapat di isi secara lebih konsisten.
3. Riwayat Visa atau Imigrasi
Riwayat visa perlu di periksa apabila formulir meminta informasi mengenai visa sebelumnya atau riwayat imigrasi.
Pemohon perlu memberikan informasi sesuai keadaan sebenarnya, termasuk apabila pernah mengalami penolakan visa atau memiliki riwayat imigrasi lain yang di minta dalam formulir.
Baca Juga: Peluang Visa 190 Offshore Australia: Cara Mendapatkan Invitation
Dokumen Terjemahan Bahasa Inggris
Dokumen berbahasa Indonesia dapat memerlukan terjemahan bahasa Inggris apabila di minta dalam proses aplikasi. Karena itu, pemohon perlu memperhatikan ketentuan penerjemahan sebelum mengunggah dokumen.
1. Dokumen yang Perlu Di terjemahkan
Dokumen yang perlu di terjemahkan bergantung pada dokumen yang di gunakan dalam aplikasi. Beberapa dokumen yang berpotensi memerlukan terjemahan antara lain akta kelahiran, akta perkawinan, ijazah, transkrip, surat pengalaman kerja, dan police certificate.
Tidak semua dokumen harus di perlakukan dengan cara yang sama. Karena itu, instruksi resmi aplikasi perlu di periksa sebelum dokumen di terjemahkan.
2. Informasi Penerjemah
Informasi mengenai penerjemah perlu mengikuti ketentuan yang berlaku. Persyaratan dapat berbeda tergantung lokasi penerjemah dan keadaan dokumen.
Oleh sebab itu, pemohon sebaiknya tidak hanya meminta dokumen di terjemahkan, tetapi juga memastikan hasil terjemahan memenuhi format dan informasi yang di minta.
3. Pemeriksaan Dokumen Asli dan Terjemahan
Setelah selesai di terjemahkan, dokumen perlu di bandingkan dengan dokumen asli. Nama, tanggal, nomor dokumen, nama institusi, serta informasi penting lainnya harus tetap konsisten.
Pemeriksaan sederhana ini penting karena kesalahan pada terjemahan dapat menyebabkan informasi antara dokumen menjadi tidak sama.
Dokumen Kesehatan
Persyaratan kesehatan dapat berbeda berdasarkan keadaan pemohon dan anggota keluarga. Pemeriksaan kesehatan tidak selalu memiliki kebutuhan dokumen yang sama untuk setiap pemohon.
1. Bukti Pemeriksaan Kesehatan
Apabila pemeriksaan kesehatan di minta, pemohon perlu mengikuti instruksi yang di berikan dalam aplikasi. Pemeriksaan juga perlu di lakukan melalui jalur atau penyedia layanan yang sesuai dengan ketentuan.
Bukti atau informasi pemeriksaan kemudian di siapkan sesuai instruksi yang di berikan kepada pemohon.
2. Pemeriksaan Anggota Keluarga
Anggota keluarga yang ikut dalam aplikasi dapat memiliki persyaratan kesehatan tersendiri. Karena itu, instruksi pemeriksaan perlu di periksa untuk setiap anggota keluarga.
Pemeriksaan Akhir Dokumen 190 Visa
Sebelum aplikasi di ajukan, seluruh Dokumen 190 Visa perlu di periksa kembali. Tahap ini penting untuk memastikan bahwa dokumen yang di unggah sesuai dengan informasi yang terdapat dalam formulir.
1. Pemeriksaan Identitas
Periksa kembali nama, tanggal lahir, nomor paspor, kewarganegaraan, dan informasi identitas lainnya. Jika terdapat perbedaan, penyebabnya perlu di periksa sebelum aplikasi di ajukan.
2. Pemeriksaan Konsistensi Data
Data pada paspor, ijazah, skills assessment, surat pengalaman kerja, hasil tes bahasa Inggris, dokumen keluarga, dan police certificate perlu di bandingkan.
Jika terdapat perbedaan, jangan langsung mengabaikannya. Periksa apakah perbedaan tersebut berasal dari perubahan nama, kesalahan penulisan, perbedaan transliterasi, atau kondisi lainnya.
3. Pemeriksaan File
File yang akan di unggah perlu di periksa agar seluruh halaman terlihat jelas dan dapat di baca. Nama file juga sebaiknya di buat secara sederhana agar mudah di identifikasi.
4. Pemeriksaan Terjemahan
Dokumen yang memerlukan terjemahan perlu di periksa kembali bersama dokumen aslinya. Maka dari itu, pastikan informasi penting tidak berubah atau hilang dalam proses penerjemahan.
5. Pemeriksaan Checklist Aplikasi
Terakhir, checklist yang terdapat pada aplikasi perlu di jadikan acuan. Hal ini penting karena kebutuhan dokumen setiap pemohon dapat berbeda.
Checklist Dokumen 190 Visa Offshore Application Australia
Untuk memudahkan persiapan, Dokumen 190 Visa dapat di kelompokkan sebagai berikut:
- Paspor pemohon.
- Dokumen identitas tambahan jika di perlukan.
- Bukti perubahan nama jika relevan.
- Hasil skills assessment.
- Ijazah dan transkrip.
- Hasil tes bahasa Inggris.
- Bukti pengalaman kerja.
- Bukti klaim poin.
- Dokumen state nomination.
- Invitation to Apply.
- Police certificate jika di minta.
- Dokumen perkawinan atau hubungan keluarga.
- Akta kelahiran anak.
- Paspor anggota keluarga.
- Riwayat tempat tinggal.
- Riwayat perjalanan.
- Riwayat visa atau imigrasi.
- Terjemahan bahasa Inggris.
- Dokumen kesehatan jika di minta.
- Dokumen tambahan sesuai checklist aplikasi.
Checklist tersebut merupakan panduan persiapan umum. Dokumen yang benar-benar perlu di unggah tetap perlu mengikuti instruksi yang muncul pada aplikasi visa pemohon.
Persiapan Dokumen Sebelum Invitation
Dokumen 190 Visa sebaiknya mulai di persiapkan sejak tahap awal, bukan hanya setelah invitation di terima. Paspor, ijazah, transkrip, skills assessment, hasil tes bahasa Inggris, dan bukti pengalaman kerja dapat membutuhkan waktu untuk di peroleh atau di perbarui.
Selain mengumpulkan dokumen, pemohon juga perlu memastikan bahwa informasi pada dokumen sesuai dengan data yang di gunakan dalam EOI. Misalnya, occupation, periode pengalaman kerja, pendidikan, kemampuan bahasa Inggris, dan informasi pribadi harus memiliki dasar dokumen yang jelas.
Kemudian, setelah invitation di terima, pemohon perlu mengikuti batas waktu dan instruksi pengajuan yang berlaku. Pada tahap tersebut, seluruh dokumen perlu di periksa kembali sebelum di unggah melalui ImmiAccount.
Jasa Pengurusan Visa 190 Offshore Australia
Jika Anda sedang mempersiapkan Dokumen 190 Visa Offshore Application Australia, Jangkar Groups dapat membantu memberikan informasi dan pendampingan administratif untuk menyiapkan dokumen sesuai kebutuhan aplikasi.
Konsultasi dapat di sesuaikan dengan kebutuhan visa Australia, paspor, perkawinan campuran, dokumen imigrasi, dan layanan terkait lainnya.
Pendampingan administratif tidak menjamin visa akan di setujui karena keputusan akhir tetap berada pada otoritas imigrasi Australia.
Konsultasi 190 Visa Offshore Australia