Syarat Visa 186 Offshore Australia perlu di pahami oleh pekerja terampil yang berada di luar Australia dan mendapatkan nominasi dari pemberi kerja Australia. Visa 186 atau Employer Nomination Scheme visa merupakan visa permanen yang memungkinkan pekerja terampil yang di nominasi oleh employer untuk tinggal dan bekerja di Australia secara permanen.
Istilah Visa 186 Offshore Australia mengacu pada kondisi ketika pemohon berada di luar Australia saat mengajukan visa. Namun, status offshore bukan merupakan kategori visa yang berbeda. Visa yang di ajukan tetap merupakan Employer Nomination Scheme visa subclass 186, dengan persyaratan yang mengikuti stream yang di gunakan.
Untuk pemohon dari Indonesia, pemeriksaan dokumen menjadi bagian penting sebelum pengajuan. Paspor, bukti pengalaman kerja, kualifikasi, hasil skills assessment apabila di perlukan, bukti kemampuan bahasa Inggris, dokumen karakter, serta dokumen keluarga perlu di siapkan sesuai kondisi pemohon.
Selain itu, nominasi dari employer Australia merupakan bagian penting dalam proses. Untuk stream Direct Entry, misalnya, pemohon harus di nominasi oleh employer Australia yang bisnisnya aktif dan beroperasi secara sah. Pemohon juga perlu mengajukan visa dalam jangka waktu yang di tentukan setelah nominasi di setujui.
Baca Juga: Visa 186 Offshore Australia: Panduan Lengkap Employer Nomination Scheme (ENS) Visa
Syarat Utama Visa 186 Offshore Australia
Syarat Visa 186 Offshore Australia pada dasarnya berkaitan dengan dua kelompok utama, yaitu persyaratan pemohon dan persyaratan nominasi dari employer.
Pemohon perlu memenuhi ketentuan pribadi seperti usia, keterampilan, pengalaman kerja, kemampuan bahasa Inggris, kesehatan, serta karakter. Sementara itu, employer perlu memenuhi ketentuan nominasi dan posisi pekerjaan yang di ajukan.
Untuk Direct Entry stream, Department of Home Affairs saat ini mensyaratkan pemohon biasanya berusia di bawah 45 tahun ketika mengajukan permohonan, memiliki pekerjaan yang termasuk dalam Core Skills Occupation List atau CSOL, mempunyai setidaknya tiga tahun pengalaman kerja yang relevan kecuali terdapat pengecualian, memperoleh skills assessment positif apabila di wajibkan, serta memenuhi standar bahasa Inggris yang di tentukan.
Selain itu, pemohon dan anggota keluarga yang mengajukan visa bersama perlu memenuhi persyaratan kesehatan dan karakter. Pemohon yang berusia 18 tahun atau lebih juga perlu membaca Life in Australia booklet dan menandatangani Australian Values Statement.
Persyaratan usia
Untuk Direct Entry, batas usia umumnya adalah di bawah 45 tahun pada saat aplikasi visa di ajukan. Namun, terdapat pengecualian tertentu untuk kategori seperti akademisi, ilmuwan, peneliti atau technical specialist tertentu, serta pemegang visa tertentu yang memenuhi persyaratan pengalaman kerja.
Karena itu, pemohon yang telah berusia 45 tahun atau lebih tidak sebaiknya langsung menganggap tidak memenuhi syarat. Status pekerjaan, visa sebelumnya, dan kondisi pengecualian perlu di periksa terlebih dahulu.
Persyaratan pengalaman kerja
Untuk Direct Entry, sebagian besar pemohon perlu memiliki setidaknya tiga tahun pengalaman kerja yang relevan, kecuali termasuk kategori yang mendapatkan pengecualian.
Pengalaman kerja tersebut perlu berkaitan dengan pekerjaan yang di nominasi. Karena itu, dokumen seperti CV, surat pengalaman kerja, referensi pekerjaan, kontrak, atau dokumen lain yang dapat membuktikan pengalaman sebaiknya di siapkan dengan baik.
Persyaratan bahasa Inggris
Pemohon Direct Entry perlu menunjukkan setidaknya Competent English. Bukti kemampuan bahasa Inggris perlu mengikuti jenis tes dan ketentuan yang berlaku pada saat aplikasi di ajukan.
Hasil tes bahasa Inggris juga memiliki masa berlaku untuk kebutuhan visa. Oleh sebab itu, pemohon sebaiknya memastikan hasil tes masih dapat di gunakan sebelum aplikasi di kirim.
Baca Juga: Apa Itu Visa 186 Offshore Australia dan Siapa yang Bisa Mengajukannya?
Persyaratan Pekerjaan dan Occupation untuk Visa 186 Offshore
Salah satu bagian penting dari Syarat Visa 186 Offshore Australia adalah kesesuaian pekerjaan yang di nominasi.
Untuk Direct Entry, occupation pemohon harus termasuk dalam Core Skills Occupation List atau CSOL yang berlaku untuk subclass 186. Department of Home Affairs menjelaskan bahwa subclass 186 menggunakan ANZSCO versi 2022 dan daftar occupation yang berlaku perlu di periksa berdasarkan instrumen terbaru.
Artinya, tidak semua pekerjaan dapat langsung di gunakan untuk mengajukan Visa 186 Offshore. Pemohon perlu memeriksa apakah pekerjaan yang di tawarkan employer memang termasuk occupation yang dapat di gunakan untuk stream tersebut.
Selain itu, tugas dan tanggung jawab pekerjaan perlu sesuai dengan occupation yang di nominasi. Karena itu, job description perlu di periksa bersama dengan pengalaman kerja dan kualifikasi pemohon.
Kesesuaian tugas dengan occupation
Pemohon tidak cukup hanya memiliki jabatan yang terlihat sesuai. Tugas pekerjaan yang sebenarnya juga perlu mendukung occupation yang di ajukan.
Oleh sebab itu, job description, pengalaman kerja, kualifikasi, dan skills assessment perlu memberikan gambaran yang saling berkaitan.
Licensing atau registration
Beberapa pekerjaan di Australia membutuhkan lisensi, registrasi, atau keanggotaan professional body sebelum seseorang dapat menjalankan pekerjaan tersebut.
Jika lisensi atau registrasi merupakan persyaratan wajib untuk occupation yang di nominasi di negara bagian atau wilayah tertentu, bukti lisensi atau registrasi perlu di siapkan.
Salary dan ketentuan pekerjaan
Employer juga perlu memenuhi persyaratan pekerjaan dan gaji yang berlaku. Department of Home Affairs menjelaskan bahwa employer yang melakukan nominasi harus memenuhi persyaratan salary dan employment sesuai program yang di gunakan.
Karena ketentuan pendapatan dan threshold dapat berubah, pemohon sebaiknya tidak menggunakan angka lama sebagai patokan tanpa melakukan pemeriksaan ulang.
Baca Juga: Perbedaan Visa 186 Offshore dan Onshore Australia
Syarat Employer yang Menominasi Pemohon
Visa 186 Offshore tidak hanya bergantung pada dokumen pekerja. Employer yang melakukan nominasi juga harus memenuhi ketentuan yang berlaku.
Untuk Direct Entry, employer harus merupakan employer Australia dengan bisnis yang aktif dan beroperasi secara sah. Department of Home Affairs juga dapat menolak grant apabila terdapat adverse information mengenai nominator, nominasi di tarik, atau posisi yang di nominasi sudah tidak tersedia.
Karena itu, pemohon perlu memahami bahwa dokumen pribadi yang lengkap belum tentu cukup apabila nominasi employer belum memenuhi ketentuan.
Employer dan posisi yang di nominasi
Employer perlu menjelaskan posisi yang akan di isi oleh pekerja. Informasi tersebut harus sesuai dengan occupation yang di nominasi dan kondisi pekerjaan yang sebenarnya.
Posisi yang di ajukan juga perlu tetap tersedia sampai proses visa dapat di selesaikan. Apabila posisi tidak lagi tersedia atau nominasi di tarik, proses visa dapat terdampak.
Proses nominasi
Nominasi merupakan proses terpisah dari aplikasi visa. Employer perlu mengajukan nominasi posisi dan pekerja sesuai prosedur yang berlaku.
Setelah nominasi di ajukan, employer akan memperoleh Transaction Reference Number atau TRN. Pemohon dapat menggunakan informasi tersebut dalam proses aplikasi visa. Department of Home Affairs menjelaskan bahwa pemohon tidak harus selalu menunggu nominasi di setujui untuk mengajukan aplikasi visa, tetapi nominasi employer harus sudah di setujui sebelum visa dapat di grant.
Larangan pembayaran untuk sponsorship
Pemohon juga perlu berhati-hati terhadap permintaan pembayaran sebagai imbalan atas sponsorship. Department of Home Affairs menjelaskan bahwa terdapat sanksi pidana dan perdata bagi pihak yang meminta, menerima, menawarkan, atau memberikan benefit sebagai imbalan atas sponsorship visa.
Baca Juga: Syarat Employer untuk Nomination Visa 186 Offshore
Syarat Skills Assessment untuk Visa 186 Offshore
Skills assessment merupakan salah satu dokumen penting untuk pemohon Direct Entry. Sebagian besar pemohon perlu memperoleh hasil skills assessment yang positif sebelum aplikasi visa di ajukan, kecuali termasuk kategori yang mendapatkan pengecualian.
Department of Home Affairs menyatakan bahwa hasil skills assessment yang di gunakan harus masih berlaku dan umumnya tidak boleh telah di terbitkan lebih dari tiga tahun sebelum tanggal aplikasi.
Oleh karena itu, pemohon sebaiknya tidak hanya mencari lembaga penilai yang sesuai. Selain itu, dokumen hasil assessment juga perlu di periksa masa berlaku dan kesesuaiannya dengan occupation yang di nominasi.
Dokumen skills assessment
Dokumen yang dapat berkaitan dengan skills assessment meliputi hasil assessment positif, kualifikasi pendidikan, CV, serta bukti pengalaman kerja apabila di perlukan.
Jika pemohon termasuk kategori yang di bebaskan dari skills assessment, bukti mengenai dasar pengecualian tersebut perlu di siapkan.
Pengecualian skills assessment
Beberapa kategori tertentu dapat memperoleh pengecualian, misalnya akademisi tertentu yang di nominasi universitas Australia atau scientist, researcher, dan technical specialist tertentu yang di nominasi oleh Australian government scientific agency atau universitas Australia.
Pengecualian juga dapat berlaku bagi kategori pemegang visa tertentu yang memenuhi persyaratan pengalaman kerja yang di tentukan. Karena itu, status pemohon perlu di periksa sebelum menyimpulkan apakah skills assessment wajib di lakukan.
Baca Juga: Visa 186 Direct Entry Offshore: Syarat dan Proses Pengajuan
Dokumen Identitas untuk Visa 186 Offshore
Dokumen identitas merupakan bagian dasar dari aplikasi Visa 186 Offshore Australia. Department of Home Affairs meminta halaman paspor yang menunjukkan foto, data pribadi, tanggal penerbitan, dan tanggal kedaluwarsa paspor.
Jika pemohon pernah mengganti nama, dokumen yang membuktikan perubahan nama juga perlu di siapkan. Bukti tersebut dapat berupa akta perkawinan, perceraian, atau dokumen perubahan nama dari otoritas yang berwenang.
Selain paspor, dokumen identitas lain dapat di minta sesuai kondisi pemohon dan anggota keluarga yang ikut mengajukan.
Dokumen identitas utama
Pemohon sebaiknya menyiapkan:
- Paspor yang masih berlaku
- Halaman biodata paspor
- Dokumen perubahan nama apabila pernah terjadi
- Dokumen identitas tambahan apabila di perlukan
Dokumen perlu di scan atau di foto dengan jelas. Department of Home Affairs meminta dokumen yang di unggah dapat di baca dengan baik dan, apabila dokumen memiliki beberapa halaman, seluruh halaman sebaiknya di simpan sebagai satu file.
Dokumen anggota keluarga
Jika pasangan atau anak ikut mengajukan, dokumen identitas masing-masing perlu di siapkan.
Selain itu, bukti hubungan keluarga seperti akta perkawinan atau akta kelahiran dapat di perlukan sesuai hubungan yang di klaim dalam aplikasi.
Syarat Dokumen Kualifikasi dan Pengalaman Kerja
Dokumen kualifikasi dan pengalaman kerja digunakan untuk membuktikan bahwa pemohon memiliki kemampuan yang sesuai dengan occupation yang di ajukan.
Untuk Direct Entry, Department of Home Affairs meminta bukti skills dan qualifications atau bukti bahwa pemohon termasuk kategori yang di kecualikan dari kewajiban tersebut. Bukti dapat mencakup skills assessment positif, CV atau resume, kualifikasi, serta bukti pengalaman kerja seperti employment references apabila di perlukan.
Dokumen pendidikan
Dokumen pendidikan dapat berupa ijazah, sertifikat, transkrip, atau dokumen pendidikan lain yang relevan dengan occupation.
Tidak semua occupation membutuhkan latar pendidikan yang sama. Karena itu, dokumen yang di siapkan perlu di sesuaikan dengan persyaratan occupation dan assessment authority.
Bukti pengalaman kerja
Bukti pengalaman kerja perlu dapat menunjukkan posisi, periode kerja, tugas, dan hubungan pekerjaan dengan occupation yang di ajukan.
Dokumen yang dapat di gunakan antara lain:
- Surat pengalaman kerja
- Employment reference
- Kontrak kerja
- Slip gaji apabila relevan
- Dokumen pekerjaan lainnya
Dokumen tersebut sebaiknya tidak hanya menunjukkan bahwa pemohon pernah bekerja. Sebaliknya, isi dokumen perlu memberikan gambaran yang cukup mengenai pengalaman yang relevan.
CV atau resume
CV juga menjadi dokumen yang perlu di siapkan. Informasi dalam CV harus konsisten dengan dokumen pengalaman kerja dan skills assessment.
Perbedaan periode kerja, jabatan, atau perusahaan antara CV dan employment reference sebaiknya di periksa sebelum aplikasi di ajukan.
Baca Juga: Proses Pengajuan Visa 186 Offshore Australia dari Indonesia
Dokumen Bahasa Inggris
Dokumen yang bukan berbahasa Inggris perlu di terjemahkan ke bahasa Inggris sebelum di gunakan dalam aplikasi.
Department of Home Affairs menjelaskan bahwa dokumen non-English perlu di sertai terjemahan bahasa Inggris. Jika penerjemahan dilakukan di Australia, penerjemah perlu di akreditasi oleh NAATI. Sementara itu, penerjemah di luar Australia tidak harus terakreditasi, tetapi hasil terjemahan perlu mencantumkan nama lengkap, alamat, nomor telepon, serta kualifikasi dan pengalaman penerjemah dalam bahasa Inggris.
Dengan demikian, pemohon dari Indonesia perlu memperhatikan dokumen bahasa Indonesia sejak tahap persiapan.
Dokumen yang mungkin perlu di terjemahkan
Dokumen yang dapat membutuhkan terjemahan antara lain:
- Ijazah
- Transkrip
- Surat pengalaman kerja
- Surat nikah
- Akta kelahiran
- Dokumen perubahan nama
- Dokumen karakter
- Dokumen pendukung lainnya
Selain itu, pemohon sebaiknya menyimpan versi asli dan hasil terjemahan untuk kebutuhan administrasi.
Syarat Kesehatan untuk Visa 186 Offshore
Pemohon dan anggota keluarga yang mengajukan visa bersama perlu memenuhi persyaratan kesehatan Australia.
Pemeriksaan kesehatan dapat di minta oleh Department of Home Affairs sesuai kondisi pemohon. Namun, dokumen hasil pemeriksaan kesehatan tidak selalu perlu di unggah secara manual karena hasil pemeriksaan dapat di kirimkan oleh dokter atau panel physician melalui sistem yang berlaku.
Karena itu, pemohon sebaiknya mengikuti instruksi pemeriksaan kesehatan yang muncul dalam proses aplikasi dan tidak melakukan pemeriksaan secara sembarangan sebelum mengetahui kebutuhan yang berlaku.
Pemeriksaan kesehatan keluarga
Anggota keluarga yang mengajukan visa bersama juga dapat di minta memenuhi health requirement.
Dalam kondisi tertentu, informasi kesehatan anggota keluarga yang tidak ikut mengajukan juga dapat di minta. Oleh sebab itu, data keluarga sebaiknya di siapkan secara lengkap.
Dokumen Karakter dan Police Certificate
Persyaratan karakter juga menjadi bagian dari Syarat Visa 186 Offshore Australia. Pemohon utama dan anggota keluarga berusia 16 tahun atau lebih yang mengajukan visa bersama perlu memenuhi character requirement.
Untuk dokumen kepolisian, kebutuhan dapat bergantung pada riwayat tinggal pemohon. Department of Home Affairs menjelaskan bahwa police certificate dari negara tempat pemohon telah tinggal secara total selama 12 bulan atau lebih dalam 10 tahun terakhir sejak berusia 16 tahun dapat di perlukan.
Untuk Australia, apabila pemohon telah tinggal di Australia selama total 12 bulan atau lebih dalam 10 tahun terakhir sejak berusia 16 tahun, Australian Federal Police certificate sesuai ketentuan dapat di minta.
Dokumen karakter lainnya
Apabila pernah menjalani dinas militer di negara mana pun, military service records atau discharge papers juga dapat di minta.
Oleh sebab itu, pemohon sebaiknya menyiapkan riwayat tempat tinggal dan riwayat pekerjaan secara teratur agar kebutuhan police certificate dapat di identifikasi lebih awal.
Baca Juga: Biaya Visa 186 Offshore Australia: Visa Application Charge dan Biaya
Dokumen Pasangan dan Anak
Visa 186 Offshore dapat mencakup anggota keluarga yang memenuhi ketentuan. Karena itu, dokumen pasangan dan anak perlu di siapkan apabila mereka ikut mengajukan.
Untuk pasangan, dokumen identitas dan dokumen karakter perlu di siapkan. Bukti hubungan dapat berupa marriage certificate atau bukti hubungan de facto sesuai persyaratan yang berlaku.
Untuk anak di bawah 18 tahun, dokumen identitas dan bukti hubungan dengan pemohon dapat di perlukan. Selain itu, apabila terdapat orang lain yang memiliki legal right untuk menentukan tempat tinggal anak dan tidak ikut ke Australia, persetujuan dari pihak tersebut dapat di perlukan.
Dokumen pasangan
Untuk dokumen pasangan dapat meliputi:
- Paspor
- Dokumen identitas
- Akta perkawinan apabila menikah
- Bukti hubungan de facto apabila relevan
- Dokumen karakter
Dokumen anak
Dokumen anak dapat meliputi:
- Paspor atau dokumen identitas
- Akta kelahiran
- Dokumen karakter apabila di perlukan
- Persetujuan orang tua atau pihak yang memiliki legal responsibility apabila di perlukan
Persyaratan keluarga perlu di periksa berdasarkan kondisi masing-masing anggota keluarga.
Syarat English dan Australian Values Statement
Selain dokumen pendidikan dan pengalaman kerja, kemampuan bahasa Inggris merupakan bagian dari persyaratan Direct Entry.
Pemohon perlu menunjukkan Competent English sesuai ketentuan yang berlaku. Hasil tes bahasa Inggris perlu memenuhi standar yang di tetapkan dan masih berlaku pada saat aplikasi di ajukan.
Selain itu, pemohon berusia 18 tahun atau lebih perlu membaca Life in Australia booklet dan menandatangani Australian Values Statement sebagai bagian dari proses visa.
Bukti Competent English
Bukti kemampuan bahasa Inggris dapat berupa hasil tes bahasa Inggris yang di akui untuk kebutuhan visa atau bukti pengecualian apabila pemohon termasuk kategori yang memenuhi syarat.
Karena aturan tes dan skor dapat berubah, pemohon sebaiknya memeriksa daftar tes serta standar terbaru sebelum melakukan tes.
Australian Values Statement
Pernyataan nilai Australia merupakan bagian dari persyaratan yang perlu di penuhi oleh pemohon dewasa.
Pernyataan tersebut berkaitan dengan komitmen untuk menghormati cara hidup Australia dan mematuhi hukum Australia.
Perbedaan Persyaratan Direct Entry dan TRT
Syarat Visa 186 Offshore Australia tidak dapat di samakan sepenuhnya antara Direct Entry dan Temporary Residence Transition.
Direct Entry ditujukan bagi pemohon yang memenuhi persyaratan skills dan occupation untuk jalur tersebut. Sementara itu, TRT merupakan jalur permanen bagi pekerja yang telah memiliki riwayat visa kerja terampil tertentu dan memenuhi persyaratan pengalaman kerja yang di tentukan.
Untuk TRT, perubahan sistem Skills in Demand membuat pemegang subclass 482 memiliki jalur menuju subclass 186. Aturan saat ini memungkinkan masa kerja sponsored employment tertentu di hitung untuk memenuhi persyaratan pengalaman kerja TRT. Regulasi juga menetapkan kebutuhan total periode visa tertentu dan pengalaman kerja full-time yang memenuhi ketentuan.
Untuk pemohon yang berada di luar Australia, status offshore perlu di pahami secara hati-hati karena TRT pada praktiknya berkaitan dengan riwayat pemegang visa kerja terampil sebelumnya. Jadi, tidak semua pemohon dari Indonesia dapat langsung memilih TRT hanya karena memiliki employer Australia.
Direct Entry
Untuk Direct Entry, pemohon biasanya perlu:
- Occupation pada CSOL
- Minimal tiga tahun pengalaman relevan kecuali di kecualikan
- Skills assessment positif apabila di wajibkan
- Competent English
- Memenuhi usia yang berlaku
- Memenuhi health requirement
- Memenuhi character requirement
- Memiliki nominasi employer yang memenuhi ketentuan
Temporary Residence Transition
Untuk TRT, pemohon perlu memenuhi persyaratan khusus berdasarkan riwayat visa kerja terampil dan pengalaman kerja yang memenuhi ketentuan.
Regulasi yang berlaku menetapkan bahwa pemohon TRT harus memiliki periode tertentu pada subclass 457, subclass 482 TSS, atau subclass 482 Skills in Demand, serta memenuhi persyaratan pengalaman kerja sponsored employment yang di tentukan. Secara umum, aturan yang berlaku menggunakan periode dua tahun dalam tiga tahun terakhir untuk persyaratan tertentu, tetapi detailnya perlu di periksa berdasarkan riwayat visa dan kondisi pemohon.
Karena itu, pemohon dari Indonesia yang belum pernah memegang visa kerja terampil Australia tidak sebaiknya menganggap TRT sebagai jalur langsung tanpa memeriksa eligibility.
Dokumen Sponsor dan Employer
Selain dokumen pemohon, employer juga memiliki dokumen yang berkaitan dengan proses nominasi.
Employer perlu menyiapkan informasi mengenai bisnis, posisi yang di nominasi, kebutuhan tenaga kerja, salary, serta dokumen lain sesuai prosedur nominasi.
Department of Home Affairs menjelaskan bahwa nominasi merupakan proses untuk mengidentifikasi posisi yang akan di isi oleh overseas skilled worker. Employer perlu memenuhi labour market testing dan salary serta employment requirements apabila ketentuan tersebut berlaku pada jalur yang di gunakan.
Dokumen employer
Dokumen employer dapat berkaitan dengan:
- Identitas dan status bisnis
- Informasi posisi
- Job description
- Salary
- Struktur pekerjaan
- Bukti kebutuhan posisi
- Dokumen nominasi
- TRN nominasi
- Dokumen lain sesuai stream
Kebutuhan dokumen dapat berbeda berdasarkan jenis nominasi dan kondisi employer.
Dokumen posisi yang di nominasi
Job description perlu memberikan gambaran mengenai tugas pekerjaan. Selain itu, posisi yang di nominasi harus sesuai dengan occupation yang di gunakan dalam aplikasi.
Dengan demikian, employer dan pemohon perlu memastikan bahwa informasi mengenai pekerjaan tidak berbeda antara nomination application dan visa application.
Baca Juga: Dokumen Visa 186 Offshore Australia: Checklist Pemohon dan Employer
Cara Menyusun Checklist Syarat Visa 186 Offshore
Agar proses lebih mudah di periksa, dokumen dapat di kelompokkan menjadi beberapa bagian.
| Kelompok | Dokumen yang Perlu Di siapkan |
|---|---|
| Identitas | Paspor, dokumen perubahan nama, identitas tambahan |
| Pekerjaan | CV, surat pengalaman kerja, employment reference, kontrak atau dokumen pekerjaan |
| Kualifikasi | Ijazah, transkrip, sertifikat, skills assessment |
| Bahasa Inggris | Bukti Competent English |
| Kesehatan | Dokumen atau hasil pemeriksaan sesuai permintaan |
| Karakter | Police certificate dan dokumen militer apabila relevan |
| Keluarga | Paspor, akta kelahiran, akta perkawinan, bukti hubungan |
| Employer | Nominasi, job description, salary dan dokumen perusahaan |
| Administrasi | Formulir aplikasi, TRN, terjemahan dan dokumen tambahan |
Checklist tersebut merupakan gambaran umum. Department of Home Affairs menegaskan bahwa dokumen yang perlu di lampirkan bergantung pada aplikasi yang di ajukan dan instruksi dalam application form.
Periksa dokumen sebelum upload
Sebelum dokumen di upload ke ImmiAccount, pemohon perlu memastikan seluruh file dapat di baca dengan jelas.
Dokumen berwarna yang di scan atau di foto perlu memiliki kualitas yang cukup. Jika sebuah dokumen terdiri dari beberapa halaman, seluruh halaman sebaiknya di simpan dalam satu file.
Simpan salinan seluruh dokumen
Setelah dokumen di upload, pemohon tetap perlu menyimpan salinan sendiri. Department of Home Affairs menjelaskan bahwa dokumen pendukung yang telah di upload tidak dapat di akses kembali melalui ImmiAccount setelah aplikasi di finalisasi.
Ketentuan Pengajuan Visa 186 dari Indonesia
Pemohon yang berada di Indonesia dapat mengajukan Visa 186 Offshore melalui ImmiAccount. Untuk Direct Entry, Department of Home Affairs menyatakan bahwa pemohon dapat berada di dalam atau di luar Australia ketika mengajukan, selama tidak sedang berada dalam immigration clearance. Jika pemohon mengajukan dari Australia, terdapat ketentuan mengenai substantive visa atau bridging visa tertentu.
Karena pemohon Indonesia yang berada di luar Australia termasuk kondisi offshore, dokumen perlu di siapkan sebelum aplikasi di kirim.
Pengajuan melalui ImmiAccount
Proses aplikasi dilakukan secara online. Pemohon perlu:
- Membuat atau masuk ke ImmiAccount
- Mengisi informasi aplikasi
- Mengunggah dokumen
- Membayar visa application charge
- Menyimpan Transaction Reference Number
Department of Home Affairs menjelaskan bahwa aplikasi tidak akan di proses sampai biaya aplikasi di bayar.
Hubungan antara nomination dan visa application
Nominasi employer dan visa application merupakan dua proses yang saling berkaitan.
Employer perlu menyerahkan nomination application, sedangkan pemohon mengajukan visa. Pemohon perlu memperoleh TRN nominasi untuk digunakan dalam aplikasi. Namun, visa baru dapat di grant setelah nominasi employer telah di setujui.
Setelah aplikasi di ajukan
Setelah aplikasi di kirim, Department of Home Affairs dapat meminta informasi atau dokumen tambahan. Pemohon perlu memeriksa ImmiAccount secara berkala agar permintaan tersebut tidak terlewat.
Jika terdapat perubahan nomor telepon, alamat, paspor, status hubungan, atau kondisi keluarga, perubahan tersebut perlu di laporkan sesuai prosedur.
Kesalahan dalam Menyiapkan Syarat Visa 186 Offshore
Kesalahan dokumen dapat menyebabkan aplikasi membutuhkan waktu lebih panjang atau menimbulkan permintaan informasi tambahan.
Beberapa kesalahan yang perlu di hindari antara lain:
- Menggunakan occupation yang tidak sesuai dengan posisi
- Mengabaikan skills assessment ketika di wajibkan
- Menggunakan hasil skills assessment yang sudah tidak berlaku
- Data paspor berbeda dengan formulir
- CV tidak sesuai dengan employment reference
- Periode pengalaman kerja tidak konsisten
- Bukti bahasa Inggris tidak memenuhi ketentuan
- Police certificate belum lengkap
- Dokumen keluarga tidak lengkap
- Dokumen non-English tidak di terjemahkan
- File hasil scan tidak dapat di baca
- Tidak menyimpan salinan dokumen
- Mengabaikan permintaan informasi dari Department of Home Affairs
- Menganggap nominasi employer otomatis berarti visa akan di grant
Oleh karena itu, pemeriksaan akhir sebaiknya dilakukan sebelum aplikasi di submit. Pemohon juga perlu memastikan bahwa setiap dokumen benar-benar mendukung informasi yang di cantumkan dalam formulir.
Pemeriksaan Akhir Sebelum Mengajukan Visa 186 Offshore
Sebelum aplikasi Visa 186 Offshore Australia di kirim, lakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap dokumen pemohon dan dokumen employer.
Pastikan paspor masih berlaku dan seluruh data identitas telah sesuai. Kemudian, periksa occupation, job description, skills assessment, pengalaman kerja, English evidence, police certificate, serta dokumen kesehatan.
Jika pasangan atau anak ikut mengajukan, dokumen identitas dan bukti hubungan juga perlu di periksa. Selanjutnya, dokumen employer dan nomination perlu di pastikan konsisten dengan visa application.
Terakhir, seluruh dokumen non-English perlu di terjemahkan sesuai ketentuan. File yang akan di upload juga perlu di pastikan jelas dan lengkap.
Dengan pemeriksaan tersebut, pemohon dapat mengurangi kemungkinan masalah administratif dan lebih mudah menanggapi apabila Department of Home Affairs meminta dokumen tambahan.
Jasa Pengurusan Visa 186 Offshore Australia
Syarat Visa 186 Offshore Australia membutuhkan pemeriksaan yang cukup rinci karena melibatkan dokumen pemohon, employer, occupation, nominasi, skills assessment, bahasa Inggris, kesehatan, karakter, serta dokumen keluarga apabila ada.
PT Jangkar Global Groups dapat membantu Warga Negara Indonesia memahami kebutuhan dokumen, memeriksa kelengkapan administrasi, serta membantu persiapan pengajuan Visa 186 sesuai layanan yang tersedia.
Pendampingan administratif dapat membantu pemohon memahami dokumen yang perlu di siapkan dan memastikan informasi antarberkas lebih konsisten. Namun, keputusan mengenai nominasi dan penerbitan visa tetap berada pada Department of Home Affairs Australia.
Konsultasi Visa 186 Offshore Australia