Mengajukan visa Inggris sebagai freelancer membutuhkan persiapan dokumen yang dapat menjelaskan pekerjaan, sumber penghasilan, kondisi keuangan, serta alasan pemohon akan kembali ke negara asal setelah perjalanan selesai. Bagi pekerja freelance, salah satu dokumen yang dapat membantu menjelaskan kondisi pekerjaan adalah Surat Keterangan Kerja Freelance Visa Inggris. Surat ini dapat di gunakan untuk menerangkan bahwa seseorang memang menjalankan pekerjaan secara mandiri, jenis pekerjaan yang di lakukan, lama menjalankan pekerjaan, sumber penghasilan, serta informasi lain yang relevan dengan permohonan visa.
Untuk permohonan Standard Visitor Visa, UK Visas and Immigration (UKVI) meminta pemohon menunjukkan bahwa dirinya merupakan pengunjung yang benar-benar akan berkunjung, mampu membiayai perjalanan, dan akan meninggalkan Inggris pada akhir kunjungan. Maka Bukti keadaan di negara asal juga dapat membantu, termasuk bukti pekerjaan atau self-employment.
Baca Juga : Surat Keterangan Kerja Freelance Untuk Visa
Apa Itu Surat Keterangan Kerja Freelance untuk Visa Inggris?
Sehingga Surat keterangan kerja freelance adalah dokumen yang menjelaskan bahwa seseorang bekerja secara mandiri sebagai freelancer atau pekerja lepas.
Berbeda dengan karyawan perusahaan yang dapat meminta surat keterangan kerja dari bagian HRD, freelancer biasanya tidak memiliki hubungan kerja tetap dengan satu perusahaan.
Karena itu, surat keterangan freelance dapat di buat oleh:
- Pemohon sendiri sebagai freelancer.
- Pemilik usaha apabila freelancer bekerja melalui badan usaha tertentu.
- Kemudian Klien yang secara rutin menggunakan jasa freelancer.
- Selanjutnya Agensi atau pihak yang menaungi pekerjaan freelancer.
- Akuntan atau konsultan profesional sebagai dokumen pendukung tertentu.
Surat tersebut sebaiknya di dukung dokumen lain yang dapat membuktikan aktivitas pekerjaan dan penghasilan.
Baca Juga : Contoh Surat Keterangan Kerja Freelance untuk Pengajuan Visa
Mengapa Surat Keterangan Freelance Penting untuk Visa Inggris?
Surat keterangan freelance dapat membantu menjelaskan kondisi profesional pemohon.
Hal ini penting karena pemohon visa Inggris perlu memberikan informasi mengenai kondisi dirinya, termasuk pekerjaan dan sumber penghasilan. Dalam panduan dokumen Standard Visitor, GOV.UK menyebut dokumen seperti business registration documents atau recent invoices sebagai contoh bukti yang dapat menunjukkan kegiatan ongoing self-employment.
Dengan demikian, surat keterangan kerja freelance sebaiknya tidak berdiri sendiri.
Dokumen tersebut lebih kuat apabila di dukung oleh bukti nyata seperti:
- Invoice dari klien.
- Kontrak kerja freelance.
- Rekening koran atau rekening bank.
- Bukti pembayaran dari klien.
- Portofolio pekerjaan.
- Bukti registrasi usaha jika ada.
- Dokumen pajak apabila tersedia.
- Kemudian Surat dari klien atau perusahaan yang menggunakan jasa.
Syarat Surat Keterangan Kerja Freelance untuk Visa Inggris
Tidak ada satu format tunggal yang wajib di gunakan untuk semua freelancer. Isi surat harus di sesuaikan dengan kondisi pekerjaan sebenarnya.
Namun, surat yang baik sebaiknya memuat informasi berikut.
1. Identitas Freelancer
Cantumkan:
- Nama lengkap.
- Alamat.
- Nomor kontak.
- Email.
- Jabatan atau profesi freelance.
Maka Pastikan identitas dalam surat konsisten dengan paspor dan formulir aplikasi visa.
Baca Juga : Cara Membuat Surat Keterangan Kerja Freelance untuk Visa
2. Jenis Pekerjaan Freelance
Jelaskan bidang pekerjaan secara spesifik.
Contohnya:
- Freelance graphic designer.
- Freelance writer.
- Digital marketing specialist.
- Web developer.
- Selanjutnya Photographer.
- Consultant.
- Translator.
- Content creator.
- Programmer.
- Online business owner.
Hindari deskripsi pekerjaan yang terlalu umum.
3. Lama Menjalankan Pekerjaan
Cantumkan sejak kapan pekerjaan freelance tersebut di jalankan.
Contoh:
“Yang bersangkutan telah menjalankan pekerjaan sebagai freelance graphic designer sejak Januari 2022 sampai dengan sekarang.”
Informasi tersebut dapat membantu menjelaskan bahwa aktivitas freelance bukan pekerjaan yang baru di buat hanya untuk kebutuhan pengajuan visa.
Baca Juga : Freelancer Bisa Membuat Surat Keterangan Kerja untuk Visa?
4. Penghasilan
Apabila relevan, surat dapat menjelaskan kisaran penghasilan.
Contohnya:
“Rata-rata penghasilan yang di peroleh dari aktivitas freelance adalah sekitar Rp15.000.000 per bulan.”
Angka yang di cantumkan harus dapat di dukung oleh bukti keuangan.
5. Klien atau Sumber Pekerjaan
Jika memungkinkan, jelaskan sumber pekerjaan.
Misalnya freelancer memperoleh pekerjaan dari:
- Klien lokal.
- Perusahaan Indonesia.
- Klien internasional.
- Selanjutnya Platform freelance.
- Agensi.
- Bisnis milik sendiri.
Tidak perlu memasukkan informasi yang tidak relevan atau bersifat rahasia.
6. Informasi Perjalanan ke Inggris
Jika surat di buat untuk mendukung aplikasi visa, dapat di jelaskan bahwa perjalanan ke Inggris di lakukan untuk tujuan tertentu dan aktivitas pekerjaan tetap di lakukan sesuai ketentuan visa yang berlaku.
Sehingga Perlu di perhatikan bahwa Standard Visitor bukan visa untuk bekerja secara umum di Inggris. Immigration Rules melarang visitor melakukan pekerjaan tertentu, termasuk bekerja untuk organisasi atau bisnis di Inggris dan menyediakan barang atau jasa, kecuali aktivitas yang secara khusus di perbolehkan.
Baca Juga : Dokumen Pengganti Surat Kerja Freelancer Saat Mengurus Visa
Dokumen Pendukung Freelancer untuk Visa Inggris
Surat keterangan kerja freelance sebaiknya di sertai dokumen yang membuktikan bahwa pekerjaan dan penghasilan tersebut benar-benar ada.
Bukti Pekerjaan
Beberapa dokumen yang dapat di pertimbangkan antara lain:
- Kontrak dengan klien.
- Invoice.
- Purchase order.
- Surat dari klien.
- Bukti proyek.
- Portofolio.
- Website profesional.
- Bukti registrasi usaha.
- Dokumen usaha lainnya.
GOV.UK secara khusus memberikan contoh dokumen registrasi bisnis atau invoice terbaru untuk membantu menunjukkan aktivitas self-employment yang masih berjalan.
Baca Juga : Surat Keterangan Penghasilan Freelancer untuk Syarat Visa
Bukti Penghasilan
Dokumen dapat berupa:
- Rekening koran.
- Mutasi rekening.
- Bukti transfer dari klien.
- Invoice yang telah di bayar.
- Kemudian Laporan penghasilan.
- Selanjutnya Dokumen pajak jika tersedia.
- Laporan keuangan usaha jika relevan.
Yang penting bukan sekadar menunjukkan jumlah uang, tetapi juga dapat menjelaskan asal-usul dana yang di gunakan untuk perjalanan.
Panduan UKVI menyebut bahwa bukti keuangan harus menunjukkan pemohon memiliki akses terhadap dana dan, antara lain, rekening bank dapat di gunakan untuk memperlihatkan asal dana tersebut.
Baca Juga : Bukti Pekerjaan Freelancer untuk Visa Dokumen yang Diperlukan
Contoh Surat Keterangan Kerja Freelance untuk Visa Inggris
Berikut contoh format yang dapat di sesuaikan dengan kondisi sebenarnya.
Contoh Surat Keterangan Freelance Bahasa Indonesia
SURAT KETERANGAN KERJA FREELANCE
Yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama: [Nama Lengkap]
Alamat: [Alamat Lengkap]
No. Telepon: [Nomor Telepon]
Email: [Alamat Email]
Dengan ini menerangkan bahwa:
Nama: [Nama Lengkap Pemohon]
Alamat: [Alamat Pemohon]
Profesi: Freelance [Jenis Pekerjaan]
Mulai Bekerja: [Bulan dan Tahun]
Yang bersangkutan menjalankan pekerjaan secara freelance sebagai [jenis pekerjaan] dan sampai saat surat ini di buat masih aktif menjalankan kegiatan profesional tersebut.
Dalam menjalankan pekerjaannya, yang bersangkutan memperoleh penghasilan dari jasa yang di berikan kepada klien sesuai dengan proyek atau kontrak pekerjaan. Rata-rata penghasilan yang di peroleh adalah sekitar Rp[Nominal] per bulan, dengan jumlah yang dapat berubah sesuai dengan proyek yang di kerjakan.
Surat keterangan ini di buat untuk menjelaskan status pekerjaan profesional yang bersangkutan dalam rangka mendukung keperluan pengajuan visa ke Inggris.
Demikian surat keterangan ini di buat dengan sebenar-benarnya untuk dapat di gunakan sebagaimana mestinya.
[Kota], [Tanggal]
Hormat saya,
[Nama Lengkap]
Freelance [Profesi]
No. Telepon: [Nomor]
Email: [Email]
Contoh Surat Keterangan Freelance dalam Bahasa Inggris
Sehingga Untuk aplikasi visa Inggris, dokumen yang bukan berbahasa Inggris atau Welsh perlu di sertai terjemahan yang memenuhi ketentuan UKVI. GOV.UK menyatakan bahwa terjemahan harus di sertai konfirmasi akurasi, tanggal penerjemahan, nama dan tanda tangan penerjemah, serta informasi kontak penerjemah.
Contoh format bahasa Inggris:
FREELANCE EMPLOYMENT CERTIFICATE
To Whom It May Concern,
I, [Full Name], residing at [Full Address], hereby confirm that I work as a freelance [Profession].
I have been working as a freelancer since [Month and Year] and remain actively engaged in freelance professional activities as of the date of this letter.
My work primarily involves [brief description of services]. I provide services to clients on a project or contract basis and receive income from the services provided.
My average monthly income is approximately IDR [Amount], although the amount may vary depending on the projects undertaken during each period.
This letter is issued to confirm my current professional status and freelance activities in support of my UK visa application.
Should you require any further information, please contact me at:
Phone: [Phone Number]
Email: [Email Address]
I declare that the information provided above is true and accurate.
Sincerely,
[Full Name]
Freelance [Profession]
[Phone Number]
[Email Address]
[Date]
Apakah Freelancer Wajib Memiliki Surat Keterangan Kerja?
Tidak semua freelancer memiliki dokumen yang secara harfiah di sebut surat keterangan kerja.
Hal yang lebih penting adalah kemampuan pemohon menjelaskan dan membuktikan kondisi profesional serta finansialnya secara konsisten.
Untuk Standard Visitor, GOV.UK memberikan daftar dokumen sebagai panduan, bukan satu daftar yang harus di penuhi secara identik oleh setiap pemohon. Bukti self-employment dapat berupa dokumen registrasi usaha atau invoice terbaru, selain bukti lain yang relevan dengan kondisi pemohon.
Karena itu, freelancer dapat menggunakan kombinasi dokumen yang paling sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Baca Juga : Surat Keterangan Kerja Freelance Visa Schengen dan Syaratnya
Bagaimana Jika Freelancer Tidak Memiliki Perusahaan?
Sehingga Freelancer tidak harus selalu memiliki perusahaan berbadan hukum untuk dapat menjelaskan pekerjaannya.
Misalnya, seorang freelancer bekerja berdasarkan proyek dengan beberapa klien. Dalam kondisi tersebut, bukti yang dapat membantu antara lain:
- Invoice.
- Kontrak freelance.
- Bukti pembayaran.
- Rekening bank.
- Portofolio.
- Surat dari klien.
- Bukti komunikasi proyek.
- Dokumen pajak jika tersedia.
Semakin konsisten dokumen-dokumen tersebut, semakin mudah kondisi pekerjaan di jelaskan dalam aplikasi.
Baca Juga : Surat Kerja Freelance untuk Visa Amerika Dokumen & Bukti Kerja
Surat dari Klien untuk Mendukung Visa Inggris
Sehingga Freelancer juga dapat mempertimbangkan surat dari klien sebagai dokumen pendukung.
Isi surat dapat menerangkan:
- Nama freelancer.
- Jenis layanan.
- Lama bekerja sama.
- Proyek yang sedang atau pernah di kerjakan.
- Pola kerja.
- Nilai kontrak jika relevan.
- Informasi kontak klien.
Surat klien sebaiknya hanya mencantumkan informasi yang benar dan dapat di verifikasi.
Bukti Keuangan Freelancer untuk Visa Inggris
Bukti keuangan merupakan bagian penting dalam aplikasi visa.
UKVI perlu menilai apakah pemohon mampu membiayai perjalanan dan pengeluaran selama berada di Inggris. Untuk Standard Visitor, pemohon harus dapat menunjukkan bahwa dirinya memiliki dana yang cukup untuk biaya kunjungan dan perjalanan kembali atau perjalanan lanjutan.
Bagi freelancer, sumber penghasilan dapat lebih bervariasi di bandingkan karyawan tetap.
Karena itu, sebaiknya hubungan antara:
pekerjaan → invoice → pembayaran → rekening bank → biaya perjalanan
dapat di jelaskan secara masuk akal.
Kesalahan dalam Membuat Surat Keterangan Freelance
Oleh karen aitu Beberapa kesalahan yang sebaiknya dihindari adalah:
1. Penghasilan Tidak Sesuai Rekening
Jangan mencantumkan penghasilan yang tidak dapat dijelaskan melalui dokumen pendukung.
2. Pekerjaan Terlalu Umum
Tuliskan profesi dan jenis pekerjaan secara jelas.
3. Data Tidak Konsisten
Nama, tanggal, profesi, penghasilan, dan informasi pekerjaan harus konsisten dengan dokumen lain.
4. Membuat Surat Palsu
Maka Jangan membuat surat dari perusahaan atau klien yang sebenarnya tidak pernah memberikan pekerjaan.
5. Memanipulasi Rekening
Jangan melakukan transaksi fiktif hanya untuk meningkatkan saldo rekening sebelum pengajuan visa.
6. Menganggap Surat sebagai Jaminan Visa
Surat keterangan kerja bukan jaminan visa Inggris disetujui. UKVI menilai aplikasi berdasarkan keseluruhan kondisi dan bukti yang diberikan. GOV.UK juga menegaskan bahwa penyampaian dokumen pendukung tidak menjamin visa atau izin masuk akan berhasil.
Baca Juga : Visa Freelancer Tanpa Surat Keterangan Kerja, Apakah Bisa?
Apakah Surat Freelance Harus Diterjemahkan ke Bahasa Inggris?
Jika dokumen pendukung dibuat dalam bahasa Indonesia, dokumen tersebut perlu diperhatikan ketentuan terjemahannya.
GOV.UK menyatakan bahwa dokumen yang tidak berbahasa Inggris atau Welsh harus disertai terjemahan lengkap yang dapat diverifikasi secara independen oleh Home Office. Sehingga Terjemahan tersebut harus mencantumkan konfirmasi bahwa terjemahan akurat, tanggal, nama dan tanda tangan penerjemah, serta kontak penerjemah.
Karena itu, jangan sekadar menggunakan terjemahan informal apabila dokumen tersebut akan digunakan sebagai bagian dari aplikasi visa.
Tips Membuat Surat Keterangan Freelance untuk Visa Inggris
MakaAgar surat lebih mudah dipahami, perhatikan beberapa hal berikut:
- Gunakan format profesional.
- Cantumkan tanggal pembuatan.
- Jelaskan profesi secara spesifik.
- Kemudian Jelaskan sejak kapan bekerja freelance.
- Selanjutnya Jelaskan sumber penghasilan.
- Gunakan angka penghasilan yang dapat dibuktikan.
- Cantumkan kontak yang dapat diverifikasi.
- Pastikan semua informasi konsisten dengan dokumen lainnya.
- Lampirkan bukti pekerjaan dan penghasilan yang relevan.
- Gunakan terjemahan yang memenuhi ketentuan jika dokumen asli bukan bahasa Inggris atau Welsh.
Hubungan Surat Keterangan Freelance dengan Tujuan Perjalanan
Surat keterangan kerja sebaiknya tidak hanya menjelaskan bahwa seseorang bekerja freelance, tetapi juga ditempatkan dalam konteks aplikasi visa secara keseluruhan. Misalnya, apabila tujuan perjalanan adalah wisata, dokumen sebaiknya mendukung penjelasan bahwa pemohon memiliki aktivitas profesional di Indonesia dan mempunyai alasan yang jelas untuk kembali setelah perjalanan.
UKVI menilai apakah seseorang merupakan genuine visitor, akan meninggalkan Inggris pada akhir kunjungan, dan memiliki dana yang cukup untuk perjalanan.
Freelancer perlu memperkuatnya dengan bukti pekerjaan dan penghasilan seperti invoice, kontrak, bukti pembayaran, rekening bank, dokumen registrasi usaha, atau dokumen lain yang sesuai dengan kondisi sebenarnya. GOV.UK secara resmi menyebut dokumen registrasi bisnis dan invoice terbaru sebagai contoh bukti yang dapat menunjukkan kegiatan *ongoing self-employment. Yang tidak kalah penting, tujuan perjalanan harus sesuai dengan jenis visa yang diajukan. Standard Visitor tidak memberikan izin untuk melakukan pekerjaan secara umum di Inggris, sehingga freelancer perlu memastikan aktivitas yang akan dilakukan selama berada di Inggris memang diperbolehkan dalam aturan visitor.
Konsultasi Visa Sekarang!