Sponsor Visa UAE menjadi salah satu hal yang perlu di pahami ketika seseorang dari luar Uni Emirat Arab ingin melakukan perjalanan ke UAE dengan tujuan kunjungan keluarga, mengunjungi teman, wisata, bisnis, atau keperluan tertentu lainnya.
Dalam proses pengajuan visa UAE, istilah sponsor, host, invitation letter, dan dokumen pendukung sering di gunakan secara bersamaan. Padahal, masing-masing mempunyai fungsi yang berbeda dan tidak semua jenis visa UAE membutuhkan sponsor atau surat undangan.
Untuk visa kunjungan kerabat atau teman di Dubai, misalnya, GDRFA Dubai mempunyai layanan khusus untuk kunjungan kerabat atau teman dan menetapkan dokumen seperti paspor, foto, bukti hubungan keluarga, serta dokumen tertentu dari pihak yang terkait dengan kunjungan. Layanan tersebut juga dapat melibatkan financial security deposit sesuai ketentuan.
Sementara itu, visa turis tertentu mempunyai mekanisme yang berbeda. Pada layanan single-entry tourist visa Dubai, sponsor atau host di UAE dapat berupa perusahaan yang bergerak di bidang pariwisata.
Baca Juga : Bukti Keuangan untuk Visa UAE Rekening Bank
Apa Itu Sponsor Visa UAE?
Sponsor Visa UAE adalah pihak yang menjadi sponsor atau host dalam proses pengajuan visa sesuai dengan kategori visa yang digunakan.
Sponsor dapat mempunyai bentuk dan fungsi yang berbeda. Pada visa tertentu, sponsor dapat berupa perusahaan pariwisata, sedangkan pada visa kunjungan keluarga atau teman, hubungan dengan pihak yang berada di UAE dapat menjadi bagian dari persyaratan.
Karena itu, istilah sponsor tidak selalu berarti seseorang yang tinggal di UAE dan membiayai seluruh perjalanan pemohon.
Dalam beberapa kategori visa, sponsor atau host merupakan pihak yang secara resmi mengajukan atau mendukung permohonan masuk ke UAE.
Pemohon perlu mengetahui kategori visa terlebih dahulu agar dapat menentukan apakah sponsor memang di perlukan.
Apakah Semua Visa UAE Membutuhkan Sponsor?
Tidak.
Tidak semua visa UAE mensyaratkan sponsor atau host yang berada di UAE.
Pemerintah UAE menjelaskan bahwa terdapat berbagai jenis visa, termasuk visa turis, visa kunjungan, visa pencari kerja, visa untuk mengeksplorasi peluang investasi, dan jenis visa lainnya. Beberapa jenis visa dapat di ajukan tanpa host atau sponsor di UAE.
Untuk visa turis, pemerintah UAE menyebutkan bahwa tourist visa di tujukan bagi orang yang tidak memenuhi syarat Visa On Arrival atau bebas visa, dan pengajuannya dapat di lakukan melalui maskapai, hotel, atau agen perjalanan.
Sementara itu, kategori visa kunjungan keluarga atau teman mempunyai ketentuan tersendiri.
Baca Juga : Visa Dubai untuk WNI Syarat, Biaya dan Cara Mengurusnya
Sponsor Visa UAE untuk Kunjungan Keluarga
Jika seseorang ingin mengunjungi keluarga yang berada di UAE, jenis visa yang di gunakan dapat berupa visit visa untuk relative or friend sesuai ketentuan yang berlaku.
GDRFA Dubai mencantumkan layanan single-entry visit visa untuk kunjungan kerabat atau teman dengan pilihan masa tinggal 30, 60, atau 90 hari. Dalam layanan tersebut, pemohon perlu melampirkan bukti hubungan keluarga dan alasan kunjungan.
Dokumen hubungan dapat berupa dokumen seperti:
- Akta kelahiran.
- Buku atau akta perkawinan.
- Dokumen yang menunjukkan hubungan keluarga.
- Dokumen identitas.
- Dokumen lain sesuai kondisi pemohon.
Tidak semua dokumen harus di gunakan sekaligus. Jenis dokumen bergantung pada hubungan antara pemohon dan pihak yang di kunjungi.
Sponsor Visa UAE untuk Mengunjungi Teman
Kunjungan kepada teman juga mempunyai kategori tersendiri.
Dalam layanan GDRFA Dubai, visit visa untuk relative or friend mencakup kunjungan kepada kerabat atau teman. Persyaratan dapat mencakup bukti hubungan atau penjelasan mengenai tujuan kunjungan.
Untuk kunjungan teman, pemohon sebaiknya menyiapkan dokumen yang dapat menjelaskan:
- Identitas pemohon.
- Identitas pihak yang di kunjungi.
- Tujuan perjalanan.
- Lama kunjungan.
- Alamat selama berada di UAE.
- Hubungan atau alasan kunjungan.
Apabila di perlukan oleh kategori visa, pihak yang berada di UAE juga dapat di minta menyediakan dokumen pendukung tertentu.
Baca Juga : Cara Membuat Visa UAE untuk WNI Panduan Pengajuan dari Awal
Apa Itu Invitation Letter untuk Visa UAE?
Invitation letter adalah surat undangan yang menjelaskan bahwa seseorang atau suatu pihak di UAE mengundang pemohon untuk datang ke UAE.
Surat ini dapat di gunakan untuk menjelaskan tujuan perjalanan dan hubungan antara pemohon dengan pihak yang mengundang.
Informasi yang biasanya terdapat dalam invitation letter antara lain:
- Nama lengkap pihak yang mengundang.
- Alamat di UAE.
- Nomor kontak.
- Status atau pekerjaan.
- Nama lengkap pemohon.
- Nomor paspor pemohon.
- Hubungan antara pengundang dan pemohon.
- Tujuan kunjungan.
- Tanggal atau periode kunjungan.
- Keterangan mengenai tempat tinggal selama berada di UAE.
- Pernyataan dukungan apabila memang di perlukan.
Namun, invitation letter bukan berarti otomatis menggantikan seluruh persyaratan visa.
Pemohon tetap harus mengikuti persyaratan resmi sesuai kategori visa.
Contoh Isi Invitation Letter Visa UAE
Format invitation letter dapat berbeda berdasarkan tujuan perjalanan. Secara umum, surat dapat memuat informasi identitas pengundang dan pemohon serta tujuan kunjungan.
Contoh sederhana:
INVITATION LETTER
Dengan ini saya:
Nama: [Nama Pengundang]
Alamat: [Alamat di UAE]
Nomor Identitas/Residence Permit: [Nomor]
Nomor Telepon: [Nomor]
mengundang:
Nama: [Nama Pemohon]
Nomor Paspor: [Nomor Paspor]
Kewarganegaraan: Indonesia
untuk berkunjung ke Uni Emirat Arab dengan tujuan [kunjungan keluarga/kunjungan teman/bisnis] pada periode [tanggal] sampai dengan [tanggal].
Selama berada di UAE, pemohon akan tinggal di [alamat/tempat tinggal].
Demikian surat undangan ini di buat sebagai dokumen pendukung perjalanan.
[Nama Pengundang]
[Tanda Tangan]
[Tanggal]
Format tersebut merupakan contoh umum. Isi sebenarnya harus di sesuaikan dengan kategori visa dan dokumen yang di minta oleh otoritas terkait.
Baca Juga : Berapa Lama Proses Visa UAE? Waktu Pengajuan
Dokumen Sponsor Visa UAE yang Perlu Disiapkan
Dokumen sponsor bergantung pada jenis visa.
Untuk visa kunjungan kerabat atau teman, GDRFA Dubai mencantumkan beberapa dokumen seperti foto pemohon, salinan paspor dengan masa berlaku minimal enam bulan, dokumen hubungan seperti marriage contract atau birth certificate, serta salary certificate, employment contract, atau partnership contract sesuai status pihak yang terkait.
Dokumen pendukung dapat meliputi:
- Salinan paspor.
- Salinan residence permit apabila relevan.
- Emirates ID apabila di perlukan.
- Surat keterangan kerja.
- Salary certificate.
- Employment contract.
- Partnership contract.
- Bukti hubungan keluarga.
- Invitation letter.
- Bukti alamat.
- Dokumen tujuan kunjungan.
Persyaratan harus di sesuaikan dengan kategori visa karena tidak semua dokumen tersebut berlaku untuk setiap jenis visa.
Baca Juga : Visa Transit UAE Syarat, Durasi dan Ketentuan Transit di Dubai
Dokumen Pemohon untuk Visa UAE dengan Sponsor
Selain dokumen sponsor, pemohon juga harus menyiapkan dokumen pribadi.
Dokumen yang dapat di minta antara lain:
- Paspor.
- Foto terbaru.
- Tiket perjalanan.
- Asuransi kesehatan apabila di wajibkan.
- Bukti akomodasi.
- Dokumen hubungan keluarga.
- Invitation letter.
- Dokumen pendukung tujuan perjalanan.
Pada beberapa layanan visa Dubai, paspor harus mempunyai masa berlaku minimal enam bulan.
Karena persyaratan dapat berbeda, pemohon sebaiknya tidak menganggap seluruh daftar dokumen tersebut sebagai persyaratan wajib untuk semua visa UAE.
Baca Juga : Visa UAE Ditolak? Penyebab, Solusi
Sponsor Visa UAE untuk Visa Turis
Visa turis mempunyai mekanisme yang berbeda dengan visa kunjungan keluarga.
Pada layanan single-entry tourist visa Dubai, GDRFA menyebutkan bahwa sponsor atau host di UAE harus berupa perusahaan yang bergerak di bidang pariwisata. Visa tersebut tersedia untuk masa tinggal 30 atau 60 hari.
GDRFA mencantumkan biaya dasar AED 200 untuk visa 30 hari dan AED 300 untuk visa 60 hari, di tambah VAT 5%. Untuk jenis visa tersebut tidak terdapat security deposit.
Dengan demikian, seseorang yang ingin pergi ke Dubai sebagai wisatawan tidak selalu membutuhkan kerabat atau teman sebagai sponsor pribadi.
Jalur pengajuan dapat berbeda sesuai jenis visa dan pihak yang mengajukan.
Sponsor Visa UAE untuk Bisnis
Perjalanan bisnis juga dapat menggunakan dokumen pendukung yang berbeda.
Jika seseorang di Indonesia mendapatkan undangan dari perusahaan di UAE untuk menghadiri pertemuan, konferensi, negosiasi, atau kegiatan bisnis, perusahaan tersebut dapat menyediakan invitation letter atau dokumen pendukung sesuai kebutuhan.
Surat undangan bisnis sebaiknya menjelaskan:
- Nama perusahaan.
- Alamat perusahaan.
- Nama pemohon.
- Jabatan pemohon.
- Tujuan kunjungan.
- Agenda kegiatan.
- Periode kunjungan.
- Pihak yang bertanggung jawab selama kunjungan.
- Informasi kontak perusahaan.
Dokumen bisnis sebaiknya konsisten dengan tujuan perjalanan yang di cantumkan dalam aplikasi visa.
Baca Juga : Biaya Visa UAE, Visa Turis, Visa Kunjungan dan Biaya Tambahan
Apakah Sponsor Harus Menanggung Biaya Perjalanan?
Tidak selalu.
Peran sponsor berbeda tergantung kategori visa dan ketentuan yang berlaku.
Ada kondisi ketika sponsor atau host hanya berperan sebagai pihak yang mengundang atau mendukung proses visa. Ada pula kondisi tertentu ketika dokumen sponsor berkaitan dengan tanggung jawab finansial atau jaminan.
Karena itu, invitation letter tidak otomatis berarti seluruh biaya perjalanan di tanggung oleh sponsor.
Jika biaya perjalanan di tanggung oleh pemohon sendiri, hal tersebut dapat dijelaskan melalui dokumen keuangan pemohon apabila memang di minta.
Jika biaya ditanggung sponsor, dokumen yang menunjukkan dukungan finansial dapat di siapkan sesuai persyaratan kategori visa.
Financial Guarantee pada Visa Kunjungan UAE
Pada beberapa visa kunjungan Dubai, terdapat ketentuan financial security deposit.
Untuk single-entry visit visa bagi kunjungan kerabat atau teman, GDRFA mencantumkan financial security deposit sebesar AED 1.000, biaya layanan deposit AED 20, serta biaya pengumpulan dan pengembalian deposit AED 40.
Namun, financial security deposit bukanlah hal yang sama dengan saldo rekening.
Deposit merupakan jaminan yang di bayarkan berdasarkan ketentuan layanan visa tertentu. Sedangkan rekening bank atau bank statement di gunakan untuk menunjukkan kondisi finansial apabila kategori visa memang meminta bukti keuangan.
Baca Juga : Syarat Visa UAE untuk WNI Dokumen Lengkap
Cara Mengurus Sponsor Visa UAE
Secara umum, proses pengurusan dapat di lakukan melalui beberapa tahap.
1. Tentukan Jenis Visa
Pertama, tentukan apakah perjalanan di lakukan untuk wisata, kunjungan keluarga, kunjungan teman, bisnis, atau tujuan lainnya.
2. Tentukan Apakah Sponsor Di perlukan
Setelah mengetahui kategori visa, periksa apakah jenis visa tersebut membutuhkan sponsor atau host.
3. Siapkan Dokumen Pemohon
Paspor, foto, tiket, asuransi dan dokumen lainnya di siapkan sesuai persyaratan.
4. Siapkan Dokumen Sponsor
Jika sponsor di perlukan, pihak sponsor menyiapkan dokumen identitas, residence permit, bukti hubungan, surat kerja, atau dokumen lain sesuai kategori visa.
5. Buat Invitation Letter
Surat undangan di buat dengan mencantumkan informasi pemohon, pengundang, tujuan perjalanan dan periode kunjungan.
6. Ajukan Visa
Pengajuan di lakukan melalui kanal yang sesuai. Untuk layanan Dubai tertentu, GDRFA menyediakan pengajuan melalui kanal digital, Customer Happiness Center, atau AMER Service Center.
7. Bayar Biaya
Biaya dibayarkan sesuai kategori visa dan layanan yang di gunakan.
8. Tunggu Pemeriksaan
Dokumen akan di periksa oleh pihak yang berwenang.
Untuk layanan single-entry visit visa relative or friend yang tercantum pada GDRFA Dubai, estimasi penyelesaian adalah 48 jam.
9. Visa Diterbitkan
Jika permohonan di setujui, visa di terbitkan sesuai ketentuan dan masa berlaku yang di tetapkan.
Kesalahan yang Harus Dihindari dalam Invitation Letter
Beberapa kesalahan dapat membuat dokumen pendukung menjadi tidak sesuai dengan aplikasi.
Kesalahan yang sebaiknya di hindari antara lain:
- Nama pemohon berbeda dengan paspor.
- Nomor paspor salah.
- Tanggal kunjungan tidak konsisten.
- Tujuan perjalanan tidak jelas.
- Informasi sponsor tidak lengkap.
- Alamat sponsor tidak sesuai.
- Hubungan keluarga tidak dapat di buktikan.
- Dokumen pendukung tidak sesuai dengan informasi pada surat.
- Menggunakan dokumen yang tidak benar.
- Menggunakan invitation letter untuk kategori visa yang tidak memerlukannya.
Informasi pada invitation letter sebaiknya selalu konsisten dengan formulir aplikasi dan dokumen lainnya.
Baca Juga : Visa UAE untuk WNI Syarat, Jenis Visa dan Cara Mengajukan
Apakah Invitation Letter Menjamin Visa UAE Disetujui?
Tidak.
Invitation letter hanya menjadi salah satu dokumen pendukung apabila memang di butuhkan dalam kategori visa tertentu.
Keputusan penerbitan visa tetap bergantung pada pemeriksaan dan persyaratan otoritas terkait.
Bahkan ketika pemohon memiliki sponsor atau pihak yang mengundang di UAE, dokumen pribadi dan persyaratan visa tetap harus di penuhi.
Karena itu, sponsor dan invitation letter sebaiknya tidak di anggap sebagai jaminan bahwa visa pasti di terbitkan.
Baca Juga : Visa Turis UAE untuk WNI Syarat, Dokumen, Biaya dan Proses
Perbedaan Sponsor, Host dan Invitation Letter
Ketiga istilah tersebut sering di anggap sama, padahal mempunyai fungsi berbeda.
Sponsor adalah pihak yang mempunyai peran sebagai penanggung atau pihak pendukung dalam kategori visa tertentu.
Host adalah pihak atau entitas di UAE yang menjadi pihak yang menerima atau mengundang pemohon dalam konteks visa tertentu.
Invitation letter adalah surat undangan yang menjelaskan tujuan dan informasi mengenai kunjungan.
Ketiganya dapat saling berkaitan, tetapi tidak selalu muncul secara bersamaan pada setiap jenis visa.
Sponsor Visa UAE, invitation letter dan dokumen pendukung harus di siapkan berdasarkan jenis visa yang di gunakan. Tidak semua visa UAE membutuhkan sponsor pribadi, dan tidak semua perjalanan membutuhkan invitation letter.
Untuk kunjungan kerabat atau teman di Dubai, GDRFA mempunyai layanan khusus yang dapat meminta bukti hubungan, dokumen pemohon, dokumen tertentu dari pihak terkait, serta financial security deposit.
Sementara itu, visa turis mempunyai mekanisme berbeda. Pada layanan single-entry tourist visa Dubai, sponsor atau host dapat berupa perusahaan yang bergerak di bidang pariwisata, dengan pilihan masa tinggal 30 atau 60 hari.
Karena setiap kategori visa mempunyai persyaratan berbeda, pemohon sebaiknya menentukan tujuan perjalanan terlebih dahulu, kemudian memeriksa apakah sponsor, invitation letter, bukti keuangan, bukti hubungan keluarga, atau dokumen lainnya memang di perlukan.
Dengan menyiapkan dokumen sesuai kategori visa, informasi antara pemohon dan sponsor dapat di buat konsisten sehingga proses pengajuan dapat di lakukan sesuai ketentuan yang berlaku.
Konsultasikan Visa UAE Anda sekarang.